Claim Missing Document
Check
Articles

Penggunaan Information Search dalam Pembelajaran Sosiologi di Kelas XI IPS 2 SMA Adabiah Padang Andre Febrian; Eka Asih Febriani
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 2 No. 4 (2023): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (December 2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v2i4.140

Abstract

Peserta didik menggunakan smartphone dalam pembelajaran sosiologi di kelas XI IPS 2 SMA Adabiah, tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mengamati penggunaan information search dalam pembelajaran di SMA Adabiah padang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian ini dilakukan di kelas XI IPS 2 SMA Adabiah Padang. Teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak 13 orang. Data dikumpulkan melalui observasi partisipasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis data interaktif Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa menggunakan smartphone di dalam kelas sebagai sumber belajar selain dari buku teks pelajaran sosiologi. Siswa mengakses information search melalui google dalam rangka mencari materi-materi pelajaran yang sedang dibahas, selain itu guru mengisinkan siswa untuk mencari jawaban-jawaban dari soal yang diberikan oleh guru untuk menambah wawasan peserta didik. Guru juga menyarankan siswa untuk dapat menggunakan sumber internet melalui information search ketika belajar dirumah. Siswa dapat menyelesaikan pekerjaan rumah yang diberikan guru dengan berbantukan internet. Dengan demikian siswa dapat menambah berbagai literatur yang bersumber dari internet yang diakses melalui information search berupa artikel online dan e book.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif tipe The Learning Cell Terhadap Hasil Belajar Sosiologi Siswa Kelas XI SMAN 1 Tanjung Jabung Timur Tiwi Nuryani; Eka Asih Febriani
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 1 (2024): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (March 2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v3i1.182

Abstract

Penelitian ini menarik dilakukan untuk membuktikan apakah model pembelajaran kooperatif tipe learning cell berpengaruh kepada hasil belajar sosiologi peserta didik kelas XI SMAN 1 Tanjung Jabung Timur. Latar belakang penelitian ini yaitu partisipasi aktif peserta didik dalam belajar rendah, dan model pembelajaran yang diterapkan kurang bervariasi. Penelitian menggunakan teori konstruktivisme Jean Piaget yang menyatakan perkembangan pengetahuan kognitif harus dilakukan sendiri melalui berpikir rasional dengan cara kerja sama. Metode penelitian adalah kuantitatif tipe eksperimen. Populasi penelitian adalah siswa Kelas XI SMAN 1 Tanjung Jabung Timur. Pengambilan sampel melalui teknik purposive sampling atau sampel bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik, dan kelas yang dipilih sebagai eksperimen yaitu Kelas XI.FD2 dan kelas kontrol adalah kelas XI.FDI berjumlah 68 didasarkan pada hasil ujian MID semester memperoleh rata-rata nilai yang paling rendah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar peserta didik dalam bentuk pilihan ganda. Teknik analisia data menggunakan uji Mann-Whitney (uji U). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar sosiologi peserta didik setelah menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe the learning cell. Hal ini dapat dilihat dari perolehan nilai rata-rata tes hasil belajar sosiologi kelas eksperimen adalah 87,35 dan nilai rata-rata tes sosiologi kelas kontrol adalah 75,14. Setelah dilakukan uji hipotesis pada taraf nyata 0,05 diperoleh nilai U sebesar 137.000 dengan nilai signifikan sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05 yang artinya Ho ditolak dan Hi diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh dari penerapan model pembelajaran kooperatif tipe the learning cell terhadap hasil belajar sosiologi siswa kelas XI SMAN 1 Tanjung Jabung Timur.
Penerapan Model TGT (Teams Games Tournament) Berbantu Kahoot dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Sosiologi Kelas XI IPS 3 SMA Adabiah 2 Padang Silvia Yani; Eka Asih Febriani
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 1 (2024): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (March 2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v3i1.187

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar peserta didik kelas XI IPS 3 SMA Adabiah 2 Padang pada pelajaran sosiologi menggunakan model TGT (teams games tournament) berbantu kahoot. Metode penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Kemmis dan Mc Taggart tipe partisipan yang terdiri dari 3 siklus dan 4 tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas XI IPS 3 SMA Adabiah 2 Padang dengan jumlah peserta didik sebanyak 28 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis kualitatif Miles dan Huberman untuk menganalisis hasil wawancara, serta teknik analisis kuantitatif melalui lembar observasi guna untuk mengetahui tingkat keaktifan belajar peserta didik setelah diterapkannya model pembelajaran TGT (teams games tournament) berbantu kahoot menggunakan rumus persentase keaktifan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori behaviorisme Thorndike yang melibatkan perubahan dalam perilaku yang terjadi melalui stimulus dan respons. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan keaktifan belajar pada setiap siklus yaitu siklus I sebesar 42,2%, siklus II sebesar 59,3%, dan siklus III sebesar 79,2%. Hasil penelitian membuktikan bahwa model TGT berbantu kahoot mampu meningkatkan keaktifan belajar peserta didik kelas XI IPS 3 SMA Adabiah 2 Padang pada pelajaran sosiologi dengan memperhatikan beberapa hal seperti memberikan poin tambahan kepada peserta didik yang aktif dalam belajar, memberikan variasi animasi, gambar, dan video pada media pembelajaran, serta melakukan ice breaking berupa pemberian mini games dengan tujuan memecah rasa tegang dan membantu peserta didik lebih rileks saat belajar.
Pengaruh Metode Mind Mapping Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Dalam Pembelajaran Sosiologi Kelas XI SMA N 1 Kecamatan Guguak Putri Rosheila; Eka Asih Febriani
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 3 (2024): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (September 2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v3i3.217

Abstract

Latar belakang penelitian ini yaitu peserta didik kurang mampu dalam berpikir kritis dilihat dari hasil belajar yang rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode Mind Mapping terhadap keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini menggunakan teori pemprosesan informasi Robert Gagne. Metode penelitian ini adalah kuantitatif tipe eksperimen. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI SMA N 1 Kecamatan Guguak. Pengambilan sampel melalui teknik purposive sampling. Kelas yang dipilih sebagai kelas eksperimen G-Sos 2 sebanyak 35 siswa dan kontrol E-Sos 1 sebanyak 35 siswa. Teknik analisis data menggunakan Uji independent sample tes (uji T). Hal ini dapat dilihat dari perolehan nilai rata-rata tes sosiologi kelas eksperimen 75,43 dan nilai rata-rata tes sosiologi kelas kontrol adalah 42,29. Setelah dilakukan uji hipotesis pada taraf nyata 0,05 diperoleh t 12.485 dengan nilai signifikan sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05 yang artinya HO ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh dari penerapan metode Mind Mapping terhadap keterampilan berpikir siswa dalam pembelajaran sosiologi kelas XI SMA N 1 Kecamatan Guguak.
Kendala-kendala dalam Pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Tema Kearifan Lokal di SMAN 2 Kinali Randi Pratama; Eka Asih Febriani
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 4 (2024): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (December 2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v3i4.239

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan Tema Kearifan Lokal di SMA Negeri 2 Kinali. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengidentifikasi kendala-kendala dalam pelaksanaan P5 melalui observasi partisipatif, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya kendala signifikan pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, ditemukan kurangnya pemahaman guru dalam menyusun modul ajar P5 dan terbatasnya pelatihan khusus. Tahap pelaksanaan terkendala oleh keterbatasan waktu, sumber daya, dan infrastruktur sekolah, serta rendahnya antusiasme peserta didik. Sementara itu, tahap evaluasi menghadapi kendala berupa keterbatasan waktu untuk melakukan penilaian komprehensif. Meskipun menghadapi berbagai tantangan, sekolah menunjukkan komitmen kuat dalam mengatasi kendala-kendala tersebut. Upaya yang dilakukan meliputi mendorong studi mandiri guru, mengoptimalkan fasilitas yang ada, mengembangkan metode pembelajaran interaktif, dan menerapkan sistem penilaian yang lebih komprehensif. Penelitian ini menyimpulkan pentingnya pendekatan holistik dan sistematis dalam mengatasi kendala implementasi P5, dengan fokus pada peningkatan kompetensi guru, perbaikan infrastruktur, dan pengembangan strategi pembelajaran yang efektif.
Pengaruh Model Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Berbantuan Media Crossword Puzzle Terhadap Keaktifan Belajar Siswa Kelas XI F 5 di SMA Negeri 1 Pariaman Oktavenia Wulandari; Eka Asih Febriani
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 1 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (March 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i1.257

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah model pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament (TGT) dengan berbantuan media Crossword Puzzle berpengaruh terhadap keaktifan belajar peserta didik di kelas XI F 5 SMA 1 Pariaman. Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah Keaktifan belajar peserta didik di kelas XI F5 SMAN 1 Pariaman masih rendah dengan presentase rata-rata yaitu 42% berada pada kategori rendah. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori belajar teori behavioristik oleh Thorndike. Metode penelitian adalah kuantitatif tipe eksperimen. Populasi penelitian adalah peserta didik kelas XI.F SMA N 1 Pariaman. Sampel penelitian melalui teknik sampling purposive dengan kelas yang terpilih sebagai kelas eksperimen yaitu kelas XI.F5 dan kelas kontrol yaitu XI.F3. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket, dan lembar observasi keaktifan peserta didik. Teknik analisa data dengan cara uji prasyarat dan uji hipotesis (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang positif dan signifikan pada penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe team games tournament dengan berbantuan media crossword puzzle terhadap keaktifan belajar kelas XI F 5 (humaniora) di SMA Negeri 1 Pariaman. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji hipotesis yang diperoleh sebesar 0,000 dimana nilai tersebut < 0,05, sehingga Ha diterima dan H0 ditolak.
Upaya Peningkatan Aktivitas Belajar Siswa dengan Menggunakan Model Kooperatif Tipe Think Talk Write (TTW) Berbantuan Media Teka Teki Silang (TTS) dalam Pembelajaran Sosiologi di Kelas X Fase E SMAN 1 Hiliran Gumanti Mira Januamita; Eka Asih Febriani
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 4 (2024): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (December 2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v3i4.266

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas belajar siswa Kelas X Fase E1 SMAN 1 Hiliran Gumanti. Model pembelajaran yang digunakan oleh guru merupakan salah satu faktor yang menyebabkan menurunnya aktivitas belajar. Untuk mengatasi hal tersebut, guru harus menggunakan model pembelajaran yang lebih efektif. Salah satu model yang diusulkan adalah dengan menggunakan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan media teka-teki silang dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, dokumentasi, dan tes hasil belajar dengan menggunakan instrumen berupa lembar observasi dan soal tes. Analisis data deskriptif dan kuantitatif dilakukan terhadap 25 siswa Kelas X Fase E1. Teori behavioristik Thorndike menjadi landasan teori penelitian ini, di mana asumsi dasarnya menyatakan bahwa pembelajaran terjadi melalui asosiasi antara stimulus dan respons. Perilaku yang diikuti oleh konsekuensi yang memuaskan akan cenderung diulang (hukum efek), sementara kesiapan mental dan fisik siswa mempengaruhi efektivitas pembelajaran (hukum kesiapan), serta pengulangan aktivitas memperkuat pemahaman (hukum latihan). Berdasarkan hasil penelitian, aktivitas belajar siswa dapat ditingkatkan dengan menerapkan model pembelajaran Think Talk Write yang dipadukan dengan media teka-teki silang. Persentase rata-rata aktivitas belajar siswa meningkat dari 55% pada Siklus I menjadi 79,7% pada Siklus II. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan aktivitas belajar siswa dapat dilakukan dengan pendekatan pembelajaran ini. Persyaratan bagi siswa untuk menyelesaikan tugas sendiri dan kelompok untuk meningkatkan keterampilan berbicara, menulis, dan berpikir mereka yang akan memungkinkan mereka untuk terlibat lebih aktif dalam kegiatan kelas adalah alasan peningkatan ini.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Dalam Mata Pelajaran Sosiologi di Kelas X SMA N 5 Pariaman Nur Anna Sahada; Eka Asih Febriani
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 1 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (March 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i1.270

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah model pembelajaran problem based learning (PBL) berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa dalam mata pelajaran sosiologi kelas X SMA N 5 Pariaman. Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah kemampuan berpikir kreatif siswa kelas X masih tergolong rendah dengan presentase rata-rata yaitu 37,84% berada pada kategori siswa kurang kreatif. Salah satu faktor penyebab rendahnya berpikir kreatif siswa itu disebabkan oleh pilihan model pembelajaran yang kurang tepat. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori belajar konstruktivisme oleh Jean Piaget. Metode penelitian adalah kuantitatif tipe eksperimen. Populasi penelitian adalah peserta didik kelas X.E SMA N 5 Pariaman. Sampel penelitian melalui teknik sampling purposive dengan kelas yang terpilih sebagai kelas eksperimen yaitu kelas X.E1 dan kelas kontrol yaitu X.E6 yang didasarkan pada hasil data presentase observasi awal kemampuan berpikir kreatif yang paling rendah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan observasi yang disesuaikan dengan indikator kemampuan berpikir kreatif siswa. Teknik analisa data menggunakan uji hipotesis (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa setelah menggunakan model pembelajaran problem based learning. Hal ini dapat dilihat dari perolehan nilai tes post-test rata-rata kelas eksperimen adalah 69,19% dan nilai post-test rata-rata tes kelas kontrol adalah 59,85%. Setelah dilakukan uji hipotesis (uji-t) diperoleh sebesar 1.886 berdasarkan df 52 Thitung pada taraf signifikan 0.05 sebesar 1.675. Maka nilai Thitung 1.886 > Ttabel 1.675, sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Selain itu juga terdapat perbedaan dari hasil presentase rata-rata observasi kemampuan berpikir kreatif siswa di mana kelas eksperimen memperoleh sebesar 68% dan kelas kontrol memperoleh sebesar 51%. Dari hasil observasi menunjukkan bahwa indikator yang paling tinggi presentase rata-ratanya yakni indikator berpikir orisinal dan indikator yang paling rendah yakni berpikir lancar.
Pengaruh Penggunaan Model Project Based Learning (PjBL) terhadap Partisipasi Belajar Peserta Didik dalam Pembelajaran Sosiologi di Kelas XI SMA N 1 Baso Nabila Wirda Sari; Eka Asih Febriani
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 4 (2024): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (December 2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v3i4.280

Abstract

Partisipasi belajar peserta didik di kelas XI di SMA N 1 Baso masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Model Project Based Learning (PjBL) terhadap peningkatan partisipasi belajar peserta didik di kelas XI (Sosiologi 3) SMA N 1 Baso. Teori belajar yang digunakan adalah teori behavioristik dari Thorndike. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis eksperimen semu (Quasi Experiment). Subjek dalam penelitian ini yaitu kelas XIS.3 (eksperimen) dan kelas XIS.2 (kontrol). Teknik pengumpulan diperoleh melalui observasi, kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan cara uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian menemukan terdapat pengaruh yang positif pada penggunaan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap partisipasi belajar peserta didik kelas XI di SMA N 1 Baso. Hasil nilai significance kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah sebesar 0,01 dimana nilai tersebut < 0,05. Model project based learning memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan partisipasi belajar peserta didik.
Penerapan Model Bamboo Dancing Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sosiologi Mega Tamara; Eka Asih Febriani
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 1 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (March 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i1.294

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan peserta didik dalam proses belajar dikelas X E2 Fase E SMAN 1 Batang Anai. Rendahnya keaktifan belajar ini diakibatkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah model pembelajaran yang digunakan oleh guru saat mengajar. Untuk mengatasi masalah tersebut, guru perlu menerapkan model pembelajaran yang lebih efektif dan kolaboratif. Salah satu model yang diusulkan adalah dengan menggunakan model pembelajaran bamboo dancing dalam proses pembelajaran. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) digunakan, dengan model dua siklus oleh Kemmis dan McTaggart. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi dan dokumentasi dengan menggunakan instrumen berupa lembar observasi. Analisis data deskriptif dan kuantitatif dilakukan terhadap 36 siswa kelas XE 2.Teori yang mendasari penelitian ini adalah teori behaviorisme Ivan Petrovich Pavlov. Hasil dalam penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe bamboo dancing dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa; pada siklus I, persentase aktivitas meningkat dari 65% menjadi 83%. Peningkatan ini disebabkan oleh tuntutan siswa untuk aktif dalam tugas individu dan kelompok yang melibatkan keterampilan berpikir, berbicara, menulis, dan berkomunikasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model bamboo dancing efektif untuk meningkatkan keaktifan belajar peserta didik dalam proses belajar mata pelajaran sosiologi.
Co-Authors Adri Febrianto Afdani, Chici Cania Affandri Jasrio Ahmad Sabandi Alfajri Yusra Alfharizi, M. Fhadil Ana Kuswanti Andre Febrian Anesito L Custilas Asyim, Fauzan Aziza Zakiah Azmi Fitrisia Bayu Wijayanto Cantika Cania Dea Minalloh Delmira Syafrini Dendy Marta Putra Deski Beri Dewi Ramadhan Dwi Cantika Elly Malihah Erianjoni Erianjoni Evelyna Ikhza Wafiyah Fadilla Saputri Felia Siska Fira Yanda Putri Firza Firza Fitri Yenni Hamsah Hamsah Hamsah, Hamsah Hastuti, Hera Hopi Handayani Ike Sylvia Ikhwan Ikhwan Indrawadi, Junaidi Inge Kadarsih Iqbal Liayong Pratama Irwan Irwan Irwan Irwan Ismail Isnarmi Moeis Jasrio, Affandri Khairul Fahmi Khasanah, Lailatul Kokom Komalasari Krisma Haryuniati Krisma Haryuniati Lasri Wahyuni Lia Amelia Lia Amelia Maisyaroh Maisyaroh Mega Tamara Miftahul Husni Aziza Mira Januamita Misbahul Jannah Muhyiatul Fadilah Nabila Wirda Sari Ninda Ayu Sabina Nora Susilawati Nur Anna Sahada Nurlizawati Nurlizawati, Nurlizawati Nurul Alfida Ofianto, Ofianto Okriyeni Sudiar Oktavenia Wulandari Permata, Bunga Dinda Puan Silvia Putra, Dendy Marta Putri Rosheila Randi Pratama Refi Nasita Putri Reno Fernandes Resty Antika Putri Rika Adina Ritagustiani, Ritagustiani Romi Mesra Rosdianto Rosmadi bin Fauzi RR. Ella Evrita Hestiandari Samadi Santun RP Sitorus Saputri, Fadilla Silfani, Novri Silvia Yani Sintia Fadhillah Sari SITI FATIMAH Suci Suci Sufyarma Marsidin Tiara Indri Safitri Tiwi Nuryani Tryna Andiyani Wahyu Ilham Wahyu Witri Hidayatul Khairani Yola Pistika Sari Sari yusra, alfajri Zebua, Anna Mariana Zusmelia Zusmelia