Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Prokrastinasi Akademik dan Hasil Belajar Sosiologi Siswa Kelas X Fase E di SMAN 14 Padang Cantika Cania; Eka Asih Febriani
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 3 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (September 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i3.323

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh nilai sosiologi siswa kelas X Fase E di SMAN 14 Padang yang rendah. Salah satu faktor penyebabnya adalah siswa yang melakukan prokrastinasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan prokrastinasi akademik dengan hasil belajar sosiologi siswa kelas X Fase E di SMAN 14 Padang. Jenis penelitian ini yaitu penelitian Expost Facto dengan metode kuantitatif korelasi. Alat pengumpulan data menggunakan Angket untuk variabel prokrastinasi akademik dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling yang berjumlah 22 item pernyataan yang sudah valid disebarkan ke 80 sampel siswa kelas X Fase E di SMAN 14 Padang, dan dokumen dari hasil ujian tengah semester (PTS) untuk variabel hasil belajar. Teori yang di gunakan dalam penelitian ini adalah teori belajar Humanistik oleh Carl Rogers. Berdasarkan temuan penelitian, tingkat prokrastinasi akademik siswa kelas X Fase E di SMAN 14 Padang berada pada kategori sedang, yaitu sebesar 61,98%. Tingkat hasil belajar sosiologi siswa kelas X Fase E di SMAN 14 Padang berada pada kategori tinggi, yaitu sebesar 77,36%. Ternyata tidak terdapat hubungan yang signifikan antara prokrastinasi akademik dengan hasil belajar sosiologi, dengan koefisien korelasi sebesar -0,13. Prokrastinasi akademik memiliki kontribusi sebesar 18% terhadap hasil belajar sosiologi. Maka dari itu, tidak ada hubungan antara prokrastinasi akademik dengan hasil belajar sosiologi siswa kelas X Fase E di SMAN 14 Padang. Namun masih terdapat pengaruhnya terhadap hasil belajar sosiologi walaupun hanya 18%, sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak di teliti pada penelitian ini berupa faktor motivasi belajar siswa, kebiasaan belajar, kecerdasan emosional, lingkungan belajar, dukungan orang tua, kualitas pengajaran, kesehatan fisik dan mental, dan akses sumber belajar.
Penerapan Model Pembelajaran VAK (Visual, Auditory, Kinestetik) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sosiologi Kelas X Fase E di SMA Negeri 4 Sumatera Barat Puan Silvia; Eka Asih Febriani
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 3 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (September 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i3.356

Abstract

Latar belakang masalah penelitian ini yaitu rendahnya hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran Sosiologi, salah satunya disebabkan model pembelajaran yang tidak sesuai dengan karakteristik materi dan peserta didik dalam pembelajaran, maka dari itu penting untuk menggunakan model yang sesuai dengan karakteristik siswa, yaitu model VAK (Visual, Auditory, Kinestetik). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran VAK (Visual, Auditory, Kinestetik) dapat memperbaiki hasil belajar peserta didik. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research), dengan desain penelitian oleh Kurt Lewin yang terdiri dari empat tahapan: perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), pengamatan (implementing), dan refleksi (reflection). Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori konstruktivisme, subjek penelitian peserta didik kelas X E 3 SMA N 4 Sumatera Barat. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar dari sepuluh soal pilihan ganda pada setiap pertemuan. Hasil dalam penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran VAK (Visual, Auditory, Kinestetik) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada siklus I dari 38,88% menjadi 47,22%, pada siklus II dari 61,11% menjadi 86,11%. Awalnya peserta didik masih masih kurang bersemangat dan malu-malu dengan kegiatan bermain peran sederhana. Memperbaiki siklus sebelumnya, dimana peserta didik sudah mampu untuk melibatkan diri dengan antusias mengikuti games yang diberikan dan mampu memahami penelitian yang telah dilakukan kedalam pembelajaran dan melakukan presentasi dengan baik, sehingga pada siklus II hasil belajar peserta didik pun meningkat. Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh model VAK (Visual, Auditory. Kinestetik) terhadap hasil belajar peserta didik.
Pelatihan Pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO) Sebagai Upaya Pengembangan Pariwisata Sehat di Nagari Sungai Pinang, Pesisir Selatan Sumatera Barat Lia Amelia; Nora Susilawati; Eka Asih Febriani; Delmira Syafrini; Fadilla Saputri; Adri Febrianto
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 4 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v5i4.446

Abstract

Makalah ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana peningkatan pengetahuan masyarakat dalam pengembangan pariwisata sehat di Nagari Sungai Pinang, Sumatera Barat. Masalah ini menarik karena Nagari Sungai Pinang termasuk kedalam kawasan wisata di Sumatera Barat dengan jumlah wisatawan yang cukup banyak baik lokal maupun mancanegara. Pengembangan pariwisata sehat belum diiringi oleh kesiapan masyarakat setempat. Salah satu indikatornya adalah minimnya pengetahuan masyarakat mengenai pariwisata sehat serta kurangnya minat masyarakat mengolah potensi alam yang ada di daerah mereka. Padahal daerah ini memiliki peluang besar mengembangkan pariwisata sehat dengan menghasilkan produk kesehatan seperti Virgin Coconut Oil (VCO), dimana buah kelapa bahan utama produk mudah didapatkan serta tumbuh subur di sepanjang pesisir pantai Nagari Sungai Pinang. Hal ini menjadi alasan pentingnya diadakan pembinaan terhadap masyarakat, sebagai solusi permasalahan pada mitra dengan melaksanakan pelatihan pembuatan produk pariwisata sehat Virgin Coconut Oil (VCO). Melalui pelatihan tersebut masyarakat diberikan edukasi mengenai pentingnya pengembangan pariwisata sehat dan mengenalkan berbagai produk-produk pariwisata sehat yang dapat dibuat dengan memanfaatkan potensi alam yang ada di Nagari Sungai Pinang. Bentuk kegiatan yang diberikan adalah sosialisasi, pelatihan pembuatan dan pengemasan produk pariwisata sehat Virgin Coconut Oil (VCO). Hasil kegiatan ini menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan dan kemampuan masyarakat dalam membuat inovasi dari pengolahan kelapa, yaitu Virgin Coconut Oil (VCO) yang dapat menjadi icon pariwisata sehat dan mendukung peningkatan perekonomian masyarakat di Nagari Sungai Pinang.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pendampingan Pengelolaan Sampah di Nagari Sulit Air Kabupaten Solok Deski Beri; Ofianto Ofianto; Eka Asih Febriani; Evelyna Ikhza Wafiyah; Alfajri Yusra; Okriyeni Sudiar
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i3.1253

Abstract

Sampah merupakan salah satu permasalahan serius yang dihadapi masyarakat pedesaan di Indonesia, termasuk di Nagari Sulit Air, Kabupaten Solok. Minimnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah serta keterbatasan infrastruktur menyebabkan penanganan sampah belum optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui program sosialisasi dan pendampingan pengelolaan sampah, sekaligus meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan warga dalam menerapkan praktik pengelolaan sampah yang ramah lingkungan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif yang meliputi beberapa tahapan, yaitu persiapan dan koordinasi dengan pemerintah nagari, sosialisasi serta penyuluhan materi pengelolaan sampah, diskusi interaktif dan sesi tanya jawab, serta evaluasi yang dilakukan melalui analisis wawancara dan diskusi kelompok. Informan kegiatan ini terdiri atas perangkat nagari, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap dampak sampah, terbentuknya kelompok kerja desa sebagai wadah pengelolaan sampah, serta tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk memilah sampah dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Implikasi kegiatan terciptanya model pengelolaan sampah berbasis komunitas yang dapat direplikasi di desa lain, sekaligus berkontribusi pada pencapaian SDGs 11 dan 12 terkait kota berkelanjutan serta konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbantuan Media Quizizz Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran Sosiologi Maisyaroh Maisyaroh; Eka Asih Febriani
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 5 No. 1 (2026): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (March 2026)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v5i1.359

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran sosiologi. Salah satu faktor yang mempengaruhi rendahnya hasil belajar adalah kurangnya variasi penggunaan model pembelajaran dan penggunaan media pembelajaran. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penerapan model discovery learning berbantuan media quizizz terhadap hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 1 Pariaman. Penelitian ini didasarkan pada teori konstruktivisme yang dipelopori oleh Jean Piaget. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI yang mempelajari mata pelajaran sosiologi tahun ajaran 2024/2025. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, yaitu kelas XI. F. 7 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI. F. 8 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar siswa dalam bentuk pilihan ganda dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan perhitungan uji prasyarat analisis uji normalitas dan homogenitas dan uji hipotesis Independent sampel T-test dengan alat bantu software SPSS 27 for windows. Hasil analisis data menunjukkan bahwa adanya pengaruh hasil belajar siswa setelah diberikan perlakuan berupa penerapan model discovery learning berbantuan media quizizz. Berdasarkan perhitungan uji hipotesis menunjukkan nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima atau terdapat pengaruh dari penggunaan model pembelajaran discovery learning berbantuan media quizizz terhadap hasil belajar siswa kelas XI pada mata pelajaran sosiologi di SMA Negeri 1 Pariaman.
Evaluasi Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 1 Lembah Melintang Rika Adina; Eka Asih Febriani
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 5 No. 1 (2026): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (March 2026)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v5i1.423

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh guru yang masih beradaptasi terhadap kurikulum merdeka dan masih belajar mengenai pendekatan pembelajaran berdiferensiasi, situasi tersebut menunjukkan adanya dinamika dalam proses implementasi yang belum sepenuhnya selaras dengan tujuan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi pembelajaran berdiferensiasi kurikulum merdeka di SMA Negeri 1 Lembah Melintang. Metode yang digunakan adalah metode penelitian evaluatif dengan menggunakan Goal Free Evaluation. Data dikumpulkan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik pemilihan informan dengan cara purposive sampling dengan kriteria guru yang menerapkan pembelajaran berdiferensiasi langsung di kelas, kepala sekolah yang membuat aturan dan siswa yang mengikuti pembelajaran di kelas. Berdasarkan hasil evaluasi penelitian yang diperoleh secara keseluruhan, implementasi pembelajaran berdiferensiasi di SMA Negeri 1 Lembah Melintang berjalan cukup baik, walaupun belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip ideal buku pedoman dari kemendikbud. Melalui Goal Free Evaluation, pelaksanaan diferensiasi pada aspek konten, proses, dan produk telah terintegrasi dalam pembelajaran, namun belum optimal akibat kendala waktu, keterbatasan sarana prasarana, serta jumlah siswa yang besar. Oleh karena itu, diperlukan dukungan kebijakan sekolah yang lebih fleksibel agar pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
Penerapan Model Kooperatif Two Stay Two Stray Berbantuan Poster dalam Peningkatan Hasil Belajar Sosiologi Refi Nasita Putri; Eka Asih Febriani
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 5 No. 1 (2026): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (March 2026)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v5i1.424

Abstract

Proses pembelajaran sosiologi bertujuan untuk memaknai kehidupan sosial yang bermanfaat bagi kehidupan siswa di masyarakat. Proses pembelajaran yang berpusat pada guru, belum optimal untuk mencapai tujuan pembelajaran sosiologi. Perbaikan dengan menggunakan model dan media yang kontekstual dapat membawa pembelajaran sosiologi bermakna dan sesuai dengan realitas masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray  berbantuan media poster. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kurt Lewis yang terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI F2 SMA Negeri 2 Tilatang Kamang pada mata pelajaran Sosiologi dengan materi Permasalahan Sosial. Data penelitian diperoleh melalui observasi aktivitas siswa dan tes hasil belajar pada setiap siklus dengan teknik analisis data menggunakan teknik analisis data kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebelum dilakukan penelitian, pada kondisi pra penelitian, hasil belajar siswa tergolong sangat rendah dimana hanya sebagian kecil siswa yang memiliki nilai di atas KKTP. Terjadi peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkannya model Two Stay Two Stray berbantuan poster. Pada Siklus I, ketuntasan belajar siswa meningkat secara signifikan. Setelah dilakukan perbaikan pada Siklus II, ketuntasan belajar meningkat kembali sehingga mencakup hampir seluruh peserta didik. Secara teoritis, keberhasilan ini mendukung teori konstruktivisme, di mana peserta didik membangun pengetahuannya secara aktif melalui interaksi sosial dan pengalaman langsung. Dengan demikian, model Two Stay Two Stray berbantuan media poster dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Sosiologi di sekolah menengah atas.
Sustaining social harmony in diverse schools: A structural functionalist analysis of school climate using the AGIL framework Wahyu Ilham Wahyu; Erianjoni; Isnarmi Moeis; Eka Asih Febriani
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol. 13 No. 1 (2026): March
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hsjpi.v13i1.96891

Abstract

This study aims to analyze how school climate functions in maintaining social harmony amid diversity at SDN 32 Muaro Putuih through the lens of structural functionalism, particularly Talcott Parsons’ AGIL framework (Adaptation, Goal Attainment, Integration, and Latency). The research employs a qualitative approach with a case study design to explore school climate as a lived social reality experienced by school members. Data were collected through non-participant observation, in-depth semi-structured interviews, and documentation involving school principals, teachers, students, parents, and community members. The validity of the data was ensured through source and time triangulation, while data were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that school climate functions as a social system that fulfills AGIL requirements: (1) adaptation is reflected in inclusive practices accommodating religious, ethnic, and linguistic diversity; (2) goal attainment is shown through the shared commitment to sustaining social harmony; (3) integration is achieved through mutual trust, respect, and effective communication among school members; and (4) latency (pattern maintenance) is maintained through the continuous internalization of tolerance, empathy, and social care in everyday interactions. A positive relational school climate characterized by inclusive interactions and strong school–parent communication plays a crucial role in sustaining harmony. Diversity does not lead to conflict but is managed through daily social practices grounded in shared values and supportive leadership. These findings suggest that school climate, as a socially constructed system, significantly contributes to fostering inclusive and harmonious relationships in diverse educational settings while simultaneously demonstrating the functional operation of AGIL in maintaining social order.
Rasionalitas Siswa dalam Memilih SMK di Jorong Sago Nagari Manggopoh Kecamatan Lubuk Basung Tiara Indri Safitri; Eka Asih Febriani
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 5 No. 2 (2026): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (June 2026)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v5i2.281

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada meningkatnya minat siswa di Jorong Sago Nagari Manggopoh Kecamatan Lubuk Basung dalam memilih SMK sebagai jenjang pendidikan lanjutan. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis rasionalitas siswa dalam memilih SMK di Jorong Sago Nagari Manggopoh Kecamatan Lubuk Basung. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori fenomenologi Alfred Schutz. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 12 orang yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria informan siswa sekolah menengah kejuruan yang berdomisili di Jorong Sago Nagari manggopoh Kecamatan Lubuk Basung. Data dikumpulkan dengan, observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Kemudian dianalisis dengan analisis data Miles dan Huberman menggunakan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasionalitas siswa dalam memilih SMK di Jorong Sago Nagari Manggopoh Kecamatan Lubuk Basung yaitu: 1) Keinginan Diri Sendiri. 2) Untuk Mendapatkan Pekerjaan, 3) untuk mendapatkan keterampilan di SMK.
Pelatihan Pembuatan Simulasi Virtual Reality Sebagai Media Pembelajaran Interaktif untuk Guru IPS Eka Asih Febriani; Hera Hastuti; Firza Firza; Affandri Jasrio; Krisma Haryuniati; Alfajri Yusra
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i2.1912

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di Kota Padang masih menghadapi kendala dalam penggunaan media pembelajaran interaktif yang efektif, sehingga diperlukan strategi untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan kualitas pembelajaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada guru-guru IPS mengenai penggunaan dan desain simulasi Virtual Reality (VR) sebagai media pembelajaran interaktif. Metode yang digunakan mencakup sosialisasi media interaktif, pelatihan desain VR oleh instruktur ahli, dan simulasi penggunaan VR secara praktis dengan pendampingan langsung. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa guru-guru memiliki antusiasme tinggi terhadap teknologi (85%) dan sebagian besar (75%) mampu mengikuti tahapan simulasi desain VR dengan baik. Pelatihan ini membekali guru dengan pemahaman dan keterampilan dasar penggunaan VR, meningkatkan kreativitas dalam merancang materi ajar interaktif, serta memperkuat literasi digital mereka. Meskipun keterbatasan alat dan waktu membatasi pembuatan produk VR mandiri, kegiatan ini menyediakan fondasi penting untuk pengembangan media pembelajaran berbasis VR di masa depan. Implikasi dari kegiatan ini adalah peningkatan kesiapan guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran IPS secara berkelanjutan, sehingga memperkaya pengalaman belajar siswa dan mendukung inovasi pendidikan abad ke-21.
Co-Authors Adri Febrianto Afdani, Chici Cania Affandri Jasrio Ahmad Sabandi Alfajri Yusra Alfharizi, M. Fhadil Ana Kuswanti Andre Febrian Anesito L Custilas Asyim, Fauzan Aziza Zakiah Azmi Fitrisia Bayu Wijayanto Cantika Cania Dea Minalloh Delmira Syafrini Dendy Marta Putra Deski Beri Dewi Ramadhan Dwi Cantika Elly Malihah Erianjoni Erianjoni Evelyna Ikhza Wafiyah Fadilla Saputri Felia Siska Fira Yanda Putri Firza Firza Fitri Yenni Hamsah Hamsah Hamsah, Hamsah Hastuti, Hera Hopi Handayani Ike Sylvia Ikhwan Ikhwan Indrawadi, Junaidi Inge Kadarsih Iqbal Liayong Pratama Irwan Irwan Irwan Irwan Ismail Isnarmi Moeis Jasrio, Affandri Khairul Fahmi Khasanah, Lailatul Kokom Komalasari Krisma Haryuniati Krisma Haryuniati Lasri Wahyuni Lia Amelia Lia Amelia Maisyaroh Maisyaroh Mega Tamara Miftahul Husni Aziza Mira Januamita Misbahul Jannah Muhyiatul Fadilah Nabila Wirda Sari Ninda Ayu Sabina Nora Susilawati Nur Anna Sahada Nurlizawati Nurlizawati, Nurlizawati Nurul Alfida Ofianto, Ofianto Okriyeni Sudiar Oktavenia Wulandari Permata, Bunga Dinda Puan Silvia Putra, Dendy Marta Putri Rosheila Randi Pratama Refi Nasita Putri Reno Fernandes Resty Antika Putri Rika Adina Ritagustiani, Ritagustiani Romi Mesra Rosdianto Rosmadi bin Fauzi RR. Ella Evrita Hestiandari Samadi Santun RP Sitorus Saputri, Fadilla Silfani, Novri Silvia Yani Sintia Fadhillah Sari SITI FATIMAH Suci Suci Sufyarma Marsidin Tiara Indri Safitri Tiwi Nuryani Tryna Andiyani Wahyu Ilham Wahyu Witri Hidayatul Khairani Yola Pistika Sari Sari yusra, alfajri Zebua, Anna Mariana Zusmelia Zusmelia