Claim Missing Document
Check
Articles

BAHASA ANAK BARU GEDE (ABG) DALAM CERPEN REMAJA DI MAJALAH ANEKA trisna helda
Jurnal Gramatika Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.57 KB) | DOI: 10.22202/jg.2015.v1i2.1231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bahasa Anak Baru (ABG) pada remaja cerpendi berbagai majalah edisi 10-23 Mei 2013. Penelitian yang menggunakan pengumpulan data menggunakan teknik analisis isi (content analysis), yang melakukan analisis isi pada remaja cerpen di berbagai majalah. Sehingga ditemukan dalam penggunaan kosa kata ketidakbakuan, keragaman bahasa, dan struktur kalimat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa remaja cenderung memilih kosa kata non-standar, bahasa keragaman  kasual, struktur kalimat singkat, lincah dan kreatif dan tungal dan elips. Mudah-mudahan dengan penelitian ini, bahasa ABG di cerpen remaja di berbagai majalah 10-23 Mai 2013 edisi dapat membuat tambahan pengetahuan bagi penulis cerita pendek sehingga orang lain dapat menghasilkan tulisan-tulisan dalam pekerjaan yang baik dan kualitas, terlepas dari cara penulisan sebenarnya
HARGA DIRI PEREMPUAN MINANGKABAU DALAM NOVEL DI BAWAH LINDUNGAN KA’BAH KARYA HAMKA trisna helda
Jurnal Gramatika Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.832 KB) | DOI: 10.22202/jg.2016.v2i1.1409

Abstract

Karya sastra Indonesia warna lokal Minangkabau telah menegaskan pentingnya sosok perempuan. Tokoh perempuan dihadirkan dalam berbagai profil. Harga diri perempuan Minangkabau dalam sastra lokal Minangkabau nampak begitu kuat sesuai dengan fungsinya di dalam realita. Masalah pokok penelitian ini adalah harga diri perempuan Minangkabau, yang terdapat dalam novel Di Bawah Lindungan Ka’bah karya Hamka. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan harga diri perempuan Minangkabau dalam novel Di Bawah Lindungan Ka’bah karya Hamka. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan harga diri perempuan Minangkabau dapat dilihat dari perbuatan dan perilaku tokoh yang berupa ucapan, dan peristiwa yang dilakukan oleh tokoh-tokoh perempuan dalam novel Di Bawah Lindungan Ka’bah karya Hamka. Harga diri perempuan Minangkabau secara individu yang diperankan oleh tokoh yaitu dari perilaku yang ditampilkan oleh tokoh Zainab, Rosna, Mak Asiah, dan ibu Hamid sosok perempuan Minangkabau yang dipandang mulia dari kehidupan bermasyarakat yang bisa menjaga nama baik (martabatnya) sebagai perempuan Minangkabau. Sedangkan harga diri perempuan sebagai anggota masyarakat yang diperan oleh tokoh dalam novel Di Bawah Lindungan Ka’bah karya Hamka yaitu perempuan Minangkabau yang memiliki sifat kepemimpinan yang dapat ditiru oleh masyarakat. Sebagai perempuan Minangkabau yang memegang fungsi penting dalam kehidupan bermasyarakat. Seorang bundo kanduang menurut adat Minangkabau merupakan tempat meniru dan diteladani oleh lingkungan dan keluarganya.
PKM SMA NEGERI 7 PADANG DALAM PENERAPAN TEKNIK PETA KONSEP BAGI GURU PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Trisna Helda; Upit Yulianti DN; Rahayu Fitri
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2022): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.175 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v5i1.3368

Abstract

Pemahaman konsep merupakan kemampuan penting yang harus dikuasai oleh siswa. Akan tetapi beberapa guru bahasa Indonesia di SMA N 7 Padang mengatakan bahwa kesulitan melakukan pembelajaran yang dapat memandu untuk pemahaman konsep. Pembelajaran yang dapat memandu untuk pemahaman konsep adalah peta konsep. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini, tim pengabdi Universitas PGRI Sumbar akan memberikan pelatihan tentang pembelajaran peta konsep. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa guru-guru bahasa Indonesia di SMA N 7 Padang sudah mampu memahami pembelajaran peta konsep yang dapat memandu untuk pemahaman konsep siswa dengan baik dan dapat mengimplementasikan SMA N 7 Padang Respon guru-guru juga sangat positif terhadap pelatihan ini dengan menunjukkan antusias saat melakukkan praktik kerja mandiri dan presentasi. PKM tersebut dilakukan dengan cara membimbing dan memberikan pelatihan pada guru di SMA N 7 Padang agar dapat menggunakan teknik peta konsep pada pembelajaran bahasa Indonesia. Penggunaan media pembelajaran ini dapat membantu siswa untuk lebih semangat dalam proses pembelajaran pada mata pelaaran bahasa Indonesia.
PERBANDINGAN PENGGUNAAN MODEL GI DENGAN NHT TERHADAP KETERAMPILAN MENGIDENTIFIKASI TEKS CERITA FANTASI Tika Sintia; Trisna Helda; Samsiarni
METAMORFOSIS | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya Vol. 14 No. 1 (2021): METAMORFOSIS Edisi Bulan April 2021 | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Peng
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.221 KB) | DOI: 10.55222/metamorfosis.v14i1.544

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa faktor, yaitu faktor dari siswa dan faktor dari guru. Pertama, faktor dari siswa, hal ini dapat dilihat dari kurangnya minat siswa dalam pembelajaran mengidentifikasi teks cerita fantasi. Siswa pada dasarnya kurang memahami dan kesulitan dalam mengidentifikasi unsur-unsur teks cerita fantasi. Kedua, faktor dari guru, guru jarang menggunakan model dan teknik dalam proses pembelajaran sehingga siswa kesulitan dalam mengidentifikasi unsur-unsur teks cerita fantasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbandingan model pembelajaran Group Investigation (GI) Dengan Numbered Head Together (NHT) Terhadap Keterampilan Mengidentifikasi Teks Cerita Fantasi Siswa Kelas VII SMP Negeri 29 Solok Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Desain penelitian ini adalah randomized control-group posttes only design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 29 Solok Selatan yang berjumlah 44 orang yang terdaftar pada tahun 2020/2021. Sampel penelitian ini kelas VII1 (Eksperimen 1) dan kelas VII2 (Eksperimen 2). Data penelitian ini adalah skor hasil tes keterampilan mengidentifikasi teks cerita fantasi dengan menggunakan model pembelajaran Group Investigation (GI) dan skor hasil tes keterampilan mengidentifikasi unsur-unsur teks cerita fantasi dengan penggunaan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) berdasarkan hasil penelitian disimpulkan hal sebagai berikut: Pertama, keterampilan mengidentifikasi teks cerita fantasi siswa kelas VII1 SMP Negeri 29 Solok Selatan dengan menggunakan model pembelajaran Group Investigation (GI) memperoleh nilai rata-rata 70,29 dengan tingkat penguasaan 66-75% yaitu berada pada kualifikasi Lebih dari Cukup. Kedua, keterampilan mengidentifikasi teks cerita fantasi siswa kelas VII2 SMP Negeri 29 Solok Selatan dengan menggunakan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) memperoleh nilai rata-rata78,08 dengan tingkat penguasaan 76-85% yaitu berada pada kualifikasi Baik. Ketiga, terdapat perbandingan yang signifikan penggunaan model pembelajaran Group Investigation (GI) dengan Numbered head Together (NHT) terhadap keterampilan mengidentifikasi teks cerita fantasi siswa kelas VII SMP Negeri 29 Solok Selatan karena thitung>ttabel (2,52>1,68).
SCIENTIFIC WRITING TRAINING FOR CLASS XI STUDENTS OF SMA NEGERI 7 PADANG Upit Yulianti; Rahayu Fitri; Trisna Helda
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.266 KB) | DOI: 10.22202/rangkiang.2021.v3i2.5576

Abstract

The training activity of scientific writing for students of SMA Negeri 7 Padang has been carried out. The low interest and skills of students in writing a good and interesting scientific work is caused by the lack of students' knowledge of title writing, problem formulation, discussion writing, closing and bibliography writing, systematic writing of scientific papers, and linguistic rules in scientific works. The solution offered to these problems is to provide assistance in the form of providing motivation to increase interest in writing scientific papers. Scientific works can be written as the result of research or literature review. The training method is an activity filled with lectures, presentations, discussions, and mentoring of participants. Participants responded positively to the activity by showing enthusiasm during the activity and increasing participants' understanding of scientific writing. This activity can increase students' interest and skills in writing scientific papers.
Innovative Way to Improve Learning Languange and Cultural Understanding Through Film Background Minangkabau Culture Trisna Helda; Wahyudi Rahmat; Silvia Marni
INTERNATIONAL JOURNAL OF LANGUAGE PEDAGOGY Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Language Pedagogy Study Program, Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Padang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ijolp.v1i2.15

Abstract

This article discusses how films set in Minangkabau culture can be used as an effective platform to enable students to understand Minangkabau culture and the target language. Through films, students broaden their understanding of culture, language, geography, sociolinguistics, socioeconomic, socio-political and educational in Minang society. This article describes how a small number of films set in Minangkabau culture have been used at different skill levels in language programs in schools as one of the local content subjects, especially schools located in West Sumatra with the majority of the Minang community. It also examines the role of films in the teaching and learning process, and how watching films strengthens classroom activities such as discussions, and debates and activities outside the classroom such as interviews and research on topics related to the films. To explore student feedback on this process, there was a discussion about responses to watching the film. It is proposed that three main issues need to be considered: film choice; development of lesson plans; and possible efficiency is obtained by asking students to watch movies. In conclusion, it is argued that the combination of these strategies demonstrates how films set in Minangkabau culture can be used in innovative ways to teach Minang language and culture in West Sumatra. Development of lesson plans; and possible efficiency is obtained by asking students to watch movies.
The Effectiveness of Virtual Class With Zoom Meeting in Teaching Evaluation Lectures Indonesian Trisna Helda; Edwar Kemal; Yulia Pebriani; Silvia Marni
INTERNATIONAL JOURNAL OF LANGUAGE PEDAGOGY Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Language Pedagogy Study Program, Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Padang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ijolp.v2i2.43

Abstract

Online Lectures are the main means of learning during the Covid-19 pandemic. It was unavoidable at that time, the campus was conducting online lectures from home due to the Covid-19 pandemic, but lecturers and students continued to conduct online-based lectures or Virtual Class through various applications, one of which was Zoom Meeting. The application of Zoom Meetings is still very common for students because usually lecturers teach face-to-face. The purpose of this article is to find out the effectiveness of implementing Virtual Class with Zoom Meetings in Indonesian language teaching evaluation lectures. The method used is quantitative in the form of filling out questionnaires through Google Forms for students of the Indonesian Language and Literature Education Study Program at PGRI West Sumatra University who are taking the Indonesian Language Teaching Evaluation course in the odd semester of 2021/2022 totaling 34 students. From the results of the descriptive survey, it was found that the Zoom Meeting was less effective in evaluating Indonesian language teaching, but it was effective in virtual classroom learning and could be used as an online learning application. So it can be concluded that students can still continue their lectures in a virtual class or indirectly by using a zoom meeting in the process of evaluating Indonesian language teaching evaluation lectures.
Efektivitas Efektivitas Model Discovery Learning Terhadap Kemampuan Menulis Resensi Berdasarkan Cerpen Yang Ditulis Oleh Teman Siswa : Efektivitas Model Discovery Learning Terhadap Kemampuan Menulis Resensi Berdasarkan Cerpen Yang Ditulis Oleh Teman Siswa Marjulita Lita; Upit Yulianti DN; Trisna Helda
Signifiѐ Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Signifiè Edisi Mei 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas PGRI Ronggolawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0523/signifi.v2i1.1088

Abstract

This research is motivated by the ability to write reviews based on short stories written by fellow students using the Discovery Learning model with a quantitative research type, the research design used is one group pretest, post test, design. The population in this study were students of the F after using the Discovery Learning model it became 81.16 with Quality in the range of 76-85% good qualifications (B).
The Effectiveness of the Discovery Learning Model on the Ability to Identify Life Values in the Short Stories of Phase F XI High School Students Guci, Aqlina Ulya; Helda, Trisna; Yulianti DN, Upit
Pelangi (e-Journal) Vol 15, No 1 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/jp.2024.v15i1.7912

Abstract

This research was motivated by knowing the effectiveness of the Discovery Learning model on the ability to identify life values in Phase F XI high school students' short stories. Research purposes . First, describe the ability to identify life values in Phase F XI students' short stories before using the Discovery Learning learning model. Second, to describe the ability to identify life values in Phase F XI high school students' short stories after using the Discovery Learning learning model. Third, describe the effectiveness of using the Discovery Learning learning model on the ability to identify life values in Phase F XI high school students' short stories. Type of experimental quantitative research. The research population was students of Phase F This research data is in the form of test scores for the ability to identify life values in short stories before and after using the Discovery Learning learning model through objective tests. Based on the results of the research, it was concluded that there was effectiveness in using the Discovery Learning model on the ability to identify life values in the short stories of Stage F XI students at SMA Negeri 7 Padang before and after using the Discovery Learning model.
Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Instruction Berbantuan Audio Visual terhadap Keterampilan Menulis Teks Anekdot Sari, Bayu Puspita; Helda, Trisna; Rahmi, Afrini
Indonesian Journal of Instruction Vol. 4 No. 1 (2023): January 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/iji.v4i1.44565

Abstract

Permasalahan siswa belum terampil menulis teks anekdot. Serta kurangnya model dan media pembelajaran yang menarik, sehingga membuat siswa kesulitan dalam memahami dan menulis teks anekdot. Kurangnya minat siswa dalam pembelajaran menulis teks anekdot, hal ini disebabkan karena siswa merasa bosan dengan pembelajaran menulis teks anekdot, siswa juga masih sulit mengemukakan gagasan atau ide-ide ke dalam bentuk tulisan. Penelitian ini betujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan. model problem-based instruction berbantuan audio visual terhadap keterampilan menulis teks teks anekdot siswa kelas X SMA. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan model pembelajaran eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA yang berjumlah 26 orang. Data dalam penelitian ini adalah skor keterampilan menulis teks anekdot sebelum dan sesudah menggunakan model problem-based instruction berbantuan audio visual siswa kelas X SMA. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat efektivitas penggunaan model problem-based instruction berbantuan audio visual terhadap keterampilan menulis teks anekdot siswa kelas X SMA karena thitunglebih dari ttabel (2,71 lebih dari 1,71). Simpulan menunjukkan penggunaan model Problem Based Instruction Berbantuan Audio Visual efektif digunakan keterampilan menulis teks anekdot siswa kelas X SMA. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan menulis siswa.