Claim Missing Document
Check
Articles

Penggunaan Media Pembelajaran dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Atas: Apa Kata Siswa? Hidayatullah, Al Abil; Ramadhanti, Dina; Helda, Trisna
Journal of Social and Scientific Education Vol. 2 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : South Sulawesi Education Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/josse.v2i1.302

Abstract

Penelitian ini merupakan sebuah studi pendahuluan untuk mengetahui pandangan awal siswa tentang penggunaan media dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMAN 15 Padang. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, dilakukan analisis mendalam terhadap pandangan siswa tentang penggunaan media pembelajaran yang meliputi lima aspek, yaitu: pengalaman belajar menggunakan media pembelajaran, preferensi media pembelajaran, akses penggunaan media pembelajaran, efektivitas pembelajaran, dan keterlibatan dan interaktivitas. Sebanyak 15 orang mahasiswa dipilih secara purposive untuk dijadikan subjek penelitian atau informan penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara dan analisis data dilakukan dengan cara analisis deskriptif. Analisis data menunjukkan hasil berikut ini. Pertama, dari segi pengalaman belajar menggunakan media pembelajaran, siswa merasa guru masih belum menggunakan sarana pembelajaran secara maksimal. Siswa masih kesulitan belajar karena pembelajaran  dilaksanakan belum bervariasi karena guru menggunakan buku teks pelajaran dan sesekali menggunakan infokus untuk membantu menyampaikan materi pembelajaran. Kedua, dari segi preferensi media pembelajaran, siswa merasa nyaman menggunakan media pembelajaran yang bervariasi karena dapat membantu mereka meningkatkan motivasi belajar. Ketiga, dari segi akses penggunaan media pembelajaran, siswa mengikuti pembelajaran menggunakan media yang digunakan guru di kelas. Mereka biasanya mengakses informasi menggunakan ponsel di luar sekolah karena ponsel hanya boleh digunakan di luar sekolah. Keempat, efektivitas pembelajaran, siswa merasa pembelajaran terasa menyenangkan jika guru menggunakan media pembelajaran yang menarik dan efektif. Kelima, keterlibatan dan interaktivitas, siswa merasa pemberian kuis dan simulasi sangat menarik. Sebagian siswa merasa lebih senang belajar secara mandiri dan sebagian lagi menyukai pembelajaran dengan adanya bimbingan langsung dari guru. Dengan demikian, guru perlu merencanakan media pembelajaran yang tepat dan bervariasi, serta sesuai dengan kebutuhan belajar siswa sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Terhadap Keterampilan Menulis Teks Eksplanasi Siswa Kelas XI SMA N 2 Pulau Punjung Saprina; Helda, Trisna; Fitri, Rahayu
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 2 No. 1 (2022): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.619 KB) | DOI: 10.58218/alinea.v2i1.170

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan sebagai berikut ini. Pertama, siswa masih belum terampil dalam menulis teks eksplanasi. Kedua,siswa tidak bisa mengungkapkan ide-idenya. Ketiga,siswa kesulitan dalam merangkai kata-kata sehingga tulisan siswa belum terampil. Penelitian ini betujuan untuk mendeskripsikan keefektivan penggunaan model pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) terhadap keterampilan menulis teks Eksplanasi siswa kelas XI SMA N 2 Pulau Punjung. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Desain penelitian ini adalah Posttest-Only Control Design. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA N 2 Pulau Punjung yang berjumlah 26 orang. Data dalam penelitian ini adalah skor keterampilan menulis teks Eksplanasi sebelum menggunakan Model Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) dan skor keterampilan menulis teks Eksplanasi sesudah menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) siswa kelas XI SMA N 2 Pulau Punjung. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut ini. Pertama, keterampilan menulis teks eksplanasi siswa kelas XI SMA Negeri 2 Pulau Punjung sebelum menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) memperoleh nilai rata-rata 59,48 berada pada rentangan 56-65% sesudah kualifikasi yaitu cukup (C). Kedua, kemampuan menulis teks eksplanasi siswa kelas XI SMA N 2 Pulau Punjung sesudah menggunakan model Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) memperoleh nilai rata-rata 75,38 berada pada rentangan 66-75% sesudah kualifikasi yaitu Lebih dari Cukup (LdC). Ketiga, berdasarkan hasil uji-t di dapat hasil uju hipotesis yaitu thitung > ttabel (7,71 >1,71).
Efektivitas Penggunaan Metode Examlple Non Example terhadap Kemampuan Menulis Cerita Fantasi Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Luhak Nan Duo Ega Widia Putri; Trisna Helda; Samsiarni
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 2 No. 3 (2022): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.459 KB) | DOI: 10.58218/alinea.v2i3.259

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan sebagai berikut ini. Pertama, siswa mengalami kesulitan dalam menulis cerita fantasi, karena kurangnya referensi yang diberikan kepada siswa. Kedua, kurangnya minat siswa dalam menulis, karena tidak berbaurnya siswa dengan metode yang diterapkan. Ketiga, siswa cenderung tidak memiliki ide dan kurang imajinatif dalam menulis serta hanya beberapa siswa yang terampil dalam menulis saat diberi tugas menulis cerita fantasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas penggunaan metode example non example terhadap kemampuan menulis cerita fantasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Luhak Nan Duo. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Penelitian ini menggunakan desain one group pretest-postest. Sampel dalam Penelitian ini adalah siswa kelas VII3 SMP Negeri 1 Luhak Nan Duo yang berjumlah 28 orang. Data dalam penelitian ini adalah skor kemampuan menulis cerita fantasi sebelum dan sesudah menggunakan metode example non example siswa kelas VII SMP Negeri 1 Luhak Nan duo. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut. Pertama, kemampuan menulis cerita fantasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Luhak Nan duo sebelum menggunakan metode example non example memperoleh nilai rata-rata 66,22 dengan kualifikasi yaitu lebih dari cukup (C). Kedua, kemampuan menulis cerita fantasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Luhak Nan duo sesudah menggunakan metode example non example memperoleh nilai rata-rata 81,47 dengan kualifikasi yaitu baik (B). Ketiga, berdasarkan uji-t terdapat efektivitas metode example non example terhadap kemampuan menulis cerita fantasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Luhak Nan duo karena thitung > ttabel (5,57>1,70). Dengan demikian penggunaan metode example non example berpengaruh terhadap kemampuan menulis cerita fantasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Luhak Nan Duo.
Efektivitas Pendekatan Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif Dan Menyenangkan (Pakem) Terhadap Kemampuan Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VII SMP Negeri 31 Padang Wulandari, Rika; Asri Wahyuni Sari; Trisna Helda
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 2 No. 3 (2022): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.696 KB) | DOI: 10.58218/alinea.v2i3.295

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode eksperimen. Desain penelitian ini adalah One Group Pretes-Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII.A SMP Negeri 31 Padang. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 31 Padang yang berjumlah 32 orang. Data dalam penelitian ini adalah skor kemampuan menulis teks teks deskripsi sebelum dan sesudah menggunakan pendekatan Pembelajaran aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan (PAKEM) terhadap Kemampuan menulis teks teks deskripsi siswa kelas VII SMP Negeri 31 Padang. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut ini. Pertama, kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMP Negeri 31 Padang sebelum menggunakan pendekatan pembelajaran aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan (PAKEM) memperoleh nilai rata-rata 56,54 dengan kualifikasi yaitu Cukup (C). Kedua, kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMP Negeri31 Padang sesudah menggunakan pendekatan pembelajaran aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan (PAKEM) memperoleh nilai rata-rata 80,94 dengan kualifikasi yaitu Baik (B). Ketiga, berdasarkan uji-t terdapat efektivitas pendekata terhadap kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMP Negeri 31 Padang karena thitung= 10,89 dan ttabel = 1,70 kriteria pengujian t diterima jika thitung> ttabel sesudah kata lain H1 diterima dan H0 ditolak.
SCIENTIFIC PAPER WRITING TRAINING FOR STUDENTS OF CLASS XII OF SMA 1 PERTIWI PADANG Yulianti, Upit; Fitri, Rahayu; Helda, Trisna
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/rangkiang.2025.v7i1.9939

Abstract

This community service activity is in the form of scientific writing training for grade XII students of SMA Pertiwi 1 Padang. The low scientific writing skills of the students can be seen from the writing of a grade XII student of SMA Pertiwi 1 Padang. Various errors were found in the writing of the structure of the student's scientific work, starting from writing the background of the problem, formulation of the problem, benefits of writing, to writing the results of the research. In addition, errors in writing linguistic elements were also found, such as errors in the use of spelling, effective sentences, to writing bibliographies.The solution offered to this problem is to provide assistance in the form of providing motivation and practice to improve skills and interest in writing scientific papers.The activities in this training use lecture, discussion, and practice methods. Participants follow the training activities very well and can make positive contributions to the results of students' scientific work. This is proven by enthusiasm and increased understanding and the ability to write good scientific papers.. The results of the analysis of students' scientific work data show that as many as 86% of students experienced an increase in understanding and ability in writing scientific works.
Shaping Communicative Identity Through Group- Discovery Learning Model: Enhancing 21st Century Skills in Language Education Helda, Trisna; Indriyani, Vivi; Yusandra, Titiek Fujita; Marni, Silvia; Yulianti DN, Upit
Jurnal Gramatika Vol 11, No 1 (2025): Spring Issue (April-September)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/jg.2025.v11i1.9584

Abstract

This study investigates the impact of the Group-Discovery Learning Model on students’ communicative identity and the development of essential 21st-century skills, including critical thinking, creativity, collaboration, and communication. This model is rooted in constructivist principles and encourages active learning through peer interaction, problem-solving tasks, and self-directed inquiry. Employing a quasi-experimental design, data were collected from 104 high school students across two schools in Padang who participated in either experimental or control classes. A validated performance-based assessment instrument was used to measure student outcomes across multiple dimensions of skill development. The results revealed significant improvements in 21st-century skills among students in the experimental group, with average post-treatment scores of 84.3 and 84.8, indicating a positive effect of the model. The normalized gain (N-Gain) scores showed medium effects (0.51 and 0.45), demonstrating measurable progress over four sessions. No significant interaction was found between the school category and the model's effectiveness, suggesting its potential adaptability across diverse educational settings. These findings support the Group-Discovery Learning Model as an effective approach for enhancing both cognitive and social competencies essential for modern learners. Despite these positive outcomes, challenges remain, particularly in developing higher-order critical thinking skills such as evaluating peer arguments and synthesizing complex ideas. This suggests that while the model fosters collaborative learning and engagement, additional scaffolding may be required to strengthen analytical reasoning. The study recommends integrating digital tools into the model to enrich collaborative learning experiences and reinforce students’ evolving communicative identities in contemporary language education.
From Literacy to Multiliteracy: Validity and Practicality of The Multiliteracy Integrative Learning (MULGRANING) Model Indriyani, Vivi; Triana, Herlin; Helda, Trisna; Zakarya, Zaiton; Fendi, Hasri
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : Yayasan Keluarga Guru Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46843/jpm.v4i2.465

Abstract

A learning model capable of integrating various literacies and disciplines is urgently needed to face the challenges of 21st-century learning. This need drives the development of the Multiliteracy Integrative Learning Model (MULGRANING) which focuses on language learning through the integration of various fields of science. This study aims to analyze the validity and practicality of the MULGRANING model. The research method used is research and development (RD) using the Plomp Nieeven model which consists of preliminary research, prototyping stage, and assessment stage. Data were obtained through expert validation and limited trials on teachers and students at the high school level, namely at SMAN 2 Padang and SMAN 9 Padang. The results of the study indicate that the MULGRANING model has high validity in terms of material (92%), presentation (96%), language (84%), graphics (77%), model syntax (88%), social system (90%), reaction principle (84%), support system (91%), instructional and accompanying impact (88%). Furthermore, teachers and students rated this model as practical to implement, with an average student practicality score of 91% and a teacher practicality score of 95%. The model is categorized as very practical because it provides a clear learning flow, varied activities, and allows for the development of language skills and 21st-century skills. Based on these findings, it can be concluded that this model can be used as an alternative in the language learning process.
Analisis Kebutuhan Media Pembelajaran Mengevaluasi Informasi dalam Teks Negosiasi di SMA Hidayatullah, Al Abil; Ramadhanti, Dina; Helda, Trisna
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10 No 2 (2025): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indones
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v10i2.3463

Abstract

This research aims to describe the needs analysis of learning media to evaluate information in negotiation text at SMAN 15 Padang. The needs analysis includes learning needs analysis, learning objectives, learners' characteristics, and learning environment to evaluate information in negotiation text. By using qualitative approach and description method, the data obtained through observation, interview, and questionnaire were analyzed in depth. The results showed that students at SMAN 15 Padang, in terms of learning needs, need access to technology in the form of negotiation simulation videos with interactive animations that visualize the negotiation process; in terms of learning objectives, students need media that help them unravel the structure of negotiation texts, assess arguments, and practice negotiations; in terms of learner characteristics, students generally like visual media and gamification so they need media that can facilitate various learning styles of students; and in terms of learning environment, students need access to interactive media, google docs for joint evaluation, and comfortable classrooms. Thus, students need learning media that is contextual/relevant to their daily lives, participatory/demanding students to be creative, adaptive to their diverse learning styles, and feedback such as quizzes to measure their skills.
MINAT BACA SISWA TERHADAP ARTIKEL POPULAR DAN PROBLEMATIK PEMBINAANNYA Helda, Trisna
Salingka Vol 15, No 1 (2018): SALINGKA, Edisi Juni 2018
Publisher : Balai Bahasa Sumatra Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/salingka.v15i01.251

Abstract

Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Problem Based Learning (PBL) Mata Pelajaran Bahasa Indonesia pada Materi Menulis Teks Eksplanasi Kelas XI di SMA 05 Mukomuko Jupita, Bela; Hartati, Yulia Sri; Helda, Trisna
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2213

Abstract

Penelitian pengembangan ini dilatarbelakangi oleh kemampuan siswa dalam menulis teks eksplanasi yang belum merata, hal tersebut disebabkan oleh sumber belajar yang minim, yakni hanya berasal dari buku paket. Pada materi menulis teks eksplanasi juga belum tersedia bahan ajar khusus yang mengarahkan siswa belajar Lembar Kerja Peserta Didik secara bertahap. Tujuan dari penelitian ini, yakni sebagai berikut, Pertama, Mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Problem Based Learning Mata Pelajaran Bahasa Indonesia pada materi menulis teks eksplanasi kelas XI di SMA 05 Mukomuko. Kedua, Mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Problem Based Learning mata pelajaran Bahasa Indonesia pada materi menulis teks eksplanasi kelas XI di SMA 05 Mukomuko yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan 4-D model yang terdiri dari 4 tahap, yaitu define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), disseminate (pengembangan). Penelitian pengembangan ini hanya sampai pada tahap ketiga yakni develop (pengembangan). Tahap define terdiri dari analisis kurikulum, analisis karakteristik peserta didik, analisis materi, dan merumuskan tujuan. Tahap design dilakukan pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik menulis teks eksplanasi berbasis Problem Based Learning. Tahap develop dilakukan uji validitas terhadap 3 orang dosen, uji praktikalitas oleh 1 orang guru bahasa Indonesia dan 9 orang siswa kelas XI SMA Negeri 05 Mukomuko, dan uji efektivitas dilakukan pada kelompok kecil yakni 9 orang dengan mengamati aktivitas siswa selama menggunakan Lembar Kerja Peserta Didik dan hasil tes unjuk kerja menulis teks eksplanasi. Hasil dari penelitian ini, yaitu sebagai berikut. Pertama, uji validitas dengan kategori sangat valid yaitu 91,65%, ditinjau dari segi isi, penyajian, Problem Based Learning, kebahasaan, dan kegrafikan. Kedua, uji praktikalitas pada guru dan siswa. Uji kepraktisan guru dengan kategori sangat praktis yaitu 88,33% dan uji kepraktisan oleh siswa dengan kategori sangat praktis 92,50%. Ketiga, uji efektivitas dilihat dari aktivitas belajar siswa yang berkategori sangat aktif yaitu 95,24% dan hasil belajar siswa berkategori amat baik, yaitu rata-rata 86,67, Dapat disimpulkan bahwa Lembar Kerja Peserta Didik yang dihasilkan sudah valid, praktis, dan efektif.