p-Index From 2021 - 2026
8.312
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Pendidikan Bahasa Indonesia Jurnal Gramatika Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Al Ishlah Jurnal Pendidikan Diglosia Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar English Language and Literature International Conference (ELLiC) Proceedings JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Metalingua: Jurnal Penelitian Bahasa SALINGKA Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya GERAM (GERAKAN AKTIF MENULIS) Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Rangkiang: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nuances of Indonesian Language Jurnal Pengabdian Multidisiplin Journal of Pragmatics and Discourse Research Indonesian Journal of Instruction Jurnal Gramatika: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Indonesian Research Journal on Education Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Metamorfosis: Jurnal Bahasa Sastra Indonesia dan Pengajarannya Jurnal Pelangi RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat INTERNATIONAL JOURNAL OF LANGUAGE PEDAGOGY Signifie: Jurnal Penelitian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Journal of Social and Scientific Education Alamtana Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Majalah Ilmiah Bahasa dan Sastra
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING TERHADAPKETERAMPILAN MENULIS TEKS BERITA SISWA FASE F SMAN 1 PAINAN Febriza, Ferla; Helda, Trisna; Nisja, Indriani
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.34303

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa fase F SMAN 1 Painan dalam menulis teks berita. Hal ini disebabkan kurang terampil dalam mengungkapkan ide dan pembelajaran yang dilakukan secara monoton.tujuab penelitian ini untuk mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran Student Facilitator and Explaining terhadap keterampilan menulis teks berita siswa fase F SMAN 1 Painan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan metode eksperimen dengan rancangan penelitian One Group Protes-Postest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa fase F SMAN 1 Painan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas f.6. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes untuk kerja. Data pada penelitian ini berupa skor dari hasil tes untuk kerja menulis teks berita sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh 3 kesimpula sebagai berikut: Pertama, keterampilan dan teks berita sebelum menggunakan model pembelajaran Student Facilitator dan Explaining siswa fase F SMAN 1 Painan berada pada tingkat penguasaan 56-65% dengan kualifikasi cukup dengan memperoleh rata-rata 64,26. Kedua, keterampilan teks berita sesudah menggunakan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining siswa fase f sma negeri 1 painan berada pada tingkat penguasaan 76-85% dengan kualifikasi baik dengan memperoleh nilai rata-rata 77,03. Ketiga, penggunaan teks model pembelajaran Student Facilitator and Explaining memiliki pengaruh terhadap keterampilan menulis teks berita siswa fase F SMAN 1 Painan. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil uji -t yang disimpulkan bahwa hipotesis alternatif (h1) diterima pada taraf signifikan 95% dengan dk=n-1 karena thitung>ttabel (3,22>1.70). Model Student Facilitator and Expending secara signifikan berpengaruh terhadap keterampilan menulis teks berita karena model ini menuntun siswa untuk dapat menulis secara sistematis mulai dari memikirkan ide, mendiskusikan hal-hal yang akan ditulis dan mengembangkan ide menjadi teks berita yang sesuai dengan struktur dan kaidah kebahasaan pada teks tersebut.
PENGARUH MEDIA FILM PENDEK TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS TEKS CERPEN SISWA FASE F SMAN 1 LUHAK NAN DUO H, Lingga Kesuma; Helda, Trisna; Fitri, Rahayu
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.34309

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa fase F SMAN 1 Luhak Nan Duo dalam menulis teks berita. Hal ini disebabkan kurang terampil dalam mengungkapkan ide dan pembelajaran yang dilakukan secara monoton.tujuab penelitian ini untuk mendeskripsikan pengaruh media film pendek terhadap keterampilan menulis teks cerpen siswa fase f SMAN 1 Luhak Nan Duo. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuntitatif menggunakan metode pre eksperimen dengan rancangan penelitian One Group Protes-Postest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa fase F SMAN 1 Luhak Nan Duo. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas f.4. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes untuk kerja. Data pada penelitian ini berupa skor dari hasil tes untuk kerja menulis teks cerpen sebelum dan sesudah menggunakan media film pendek . Berdasarkan hasil analisis data diperoleh 3 kesimpula sebagai berikut: Pertama, keterampilan dan teks cerpen sebelum menggunakan media film pendek berada pada tingkat penguasaan 76-85%% dengan kualifikasi cukup dengan memperoleh rata-rata 76,04. Kedua, keterampilan teks bcerpen sesudah menggunakan media film pendek berada pada tingkat penguasaan 76-85% dengan kualifikasi baik dengan memperoleh nilai rata-rata 82,78. Ketiga, penggunaan teks cerpen media film pendek . Hal tersebut dapat dilihat dari hasil uji -t yang disimpulkan bahwa hipotesis alternatif (h1) diterima pada taraf signifikan 95% dengan dk=n-1 karena thitung>ttabel (3,22>1.70). Media film pendek secara signifikan berpengaruh terhadap keterampilan menulis teks cerpen karena model ini menuntun siswa untuk dapat menulis secara sistematis mulai dari memikirkan ide, mendiskusikan hal-hal yang akan ditulis dan mengembangkan ide menjadi teks cerpen yang sesuai dengan struktur dan kaidah kebahasaan pada teks tersebut.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENURUNAN LITERASI MEMBACA SISWA SMK NEGERI 1 HILIRAN GUMANTI Rafitri, Suci; Ramadhanti, Dina; Helda, Trisna
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.34312

Abstract

Pada penelitian ini, permasalahan yang diteliti adalah menganalisis faktor-faktor terjadinya penurunan literasi membaca siswa SMK Negeri 1 Hiliran Gumanti. Penelitian ini melibatkan empat subjek penelitian. Jenis penelitian ini adalah kualiatif dengan menggunakan metode deskriptif. Teknik Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan metode wawancara. Teknik pengabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik triangulasi. Hasil penelitian tersebut menjelaskan jenis teks yang diminati oleh siswa yang mendominasi adalah fiksi seperti novel, sedangkan yang sedikit diminati penulis adalah teks ilmiah artikel. Siswa tidak bisa menemukan bahan bacaan di perpustakaan SMK Negeri 1 Hiliran Gumanti. Siswa hanya menggunakan bahan bacaan yang disediakan oleh guru. Guru belum menyediakan pojok baca di dalam kelas. Kepala sekolah SMK Negeri 1 Hiliran Gumanti belum menyediakan layanan digital di perpustakaan. Orang tua siswa tidak memiliki waktu yang cukup untuk menyediakan bahan bacaan maupun bimbingn langsung di rumah. Hal ini memerlukan evaluasi lebih lanjut untuk mengatasi permasalahan literasi membaca siswa SMK Negeri 1 Hiliran Gumanti.
DIGA-FAM Model (Differentiation Instruction and Game-Based Formative Assessment Model): Teacher Needs Analysis Vivi Indriyani; Ary Ramadhan; Anisa Nurjanah; Trisna Helda
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 11 No 4 (2025): Desember
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v11i4.32214

Abstract

Formative assessment plays a crucial role in improving the quality of learning, but its practice in the classroom is often suboptimal due to limitations in media, methods, and suitability to student characteristics. This study aims to analyze teachers' needs in developing the DIGA-FAM Model (Game-Based Differentiated Learning and Formative Assessment Model) as an alternative formative assessment model that suits students' needs and characteristics. This study used a descriptive method with a survey approach through a questionnaire distributed to Indonesian language teachers in secondary schools. The questionnaire instrument focused on four aspects: teachers' needs for an assessment model, teachers' needs for assessment based on student characteristics, teachers' needs for effective feedback and student engagement, and teachers' needs related to digital-based assessment models. Data were analyzed descriptively and quantitatively to map the needs and obstacles faced by teachers. The results showed that teachers urgently need a formative assessment model that not only facilitates differentiated learning but also increases student motivation and engagement through a game-based approach. Furthermore, the integration of digital assessment is considered crucial to facilitate the implementation and continuous monitoring of student learning progress. These findings form an important basis for the development of the DIGA-FAM Model as an innovative solution that can address teachers' needs while supporting an effective and enjoyable learning process.
Analyzing TPACK Competence among Pre-Service Indonesian Language Teachers: A Quantitative Case Study Silvia Marni; Harry Andheska; Sainee Tamphu; Abdul Wahid; Astri Widyaruli Anggraeni; Trisna Helda; Muhammad Aliman
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 18, No 1 (2026): MARCH 2026
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v18i1.7347

Abstract

The integration of digital technology in education requires pre-service teachers to develop strong Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK). However, empirical studies examining TPACK implementation in Indonesian language teacher education—particularly in regional universities—remain limited. This study aims to examine the TPACK competencies of pre-service Indonesian language teachers and identify demographic factors influencing their technology integration capabilities. This study employed a quantitative approach using an online questionnaire distributed to 133 pre-service Indonesian language teachers at Universitas PGRI Sumatra Barat who had completed microteaching courses. The collected data were analyzed using descriptive statistics to determine TPACK competency levels and to examine variations based on demographic variables, including gender, academic level, and duration of technology use. The findings indicate that participants demonstrated a moderate level of TPACK competency (mean score = 2.69; 67.25%). Variations in competency were observed across demographic categories. The highest competency levels were found among second-year students and those with 3–4 years of technology experience, suggesting potential developmental windows for optimal TPACK acquisition. Gender differences were also evident: male participants showed higher scores in most TPACK domains, while female participants performed better in integrated TPACK. The results highlight that TPACK development may not follow a strictly linear progression. Instead, certain periods during teacher education may serve as optimal phases for strengthening technology integration skills. These findings underscore the importance of implementing structured and targeted technology integration strategies within teacher education curricula to support effective TPACK development among pre-service teachers.
PENGARUH PENERAPAN MODEL SURVEY, QUESTION, READ, REFLECT, RECITE, REVIEW (SQ4R) TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA TEKS HIKAYAT SISWA FASE E KELAS X SMA NEGERI 1 LUHAK NAN DUO Syafnita Lara; Trisna Helda; Ricci Gemarni Tatalia
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.32491

Abstract

This research is motivated by the following problems. The ability of students to read the text of the story is still very low. Students still have difficulty understanding the content of the story text because the language used is a classic Malay language that they rarely encounter. This study aims to describe the effect of the application of the survey, question, read, reflect, recite, review (SQ4R) model on the ability to read the text of the story of phase E students of SMA Negeri 1 Luhak Nan Duo. This type of research is quantitative research using experimental methods. The design of this study is a posttest-only control design. The population of this study is class X students of SMA Negeri 1 Luhak Nan Duo who are registered in the 2024/2025 school year. The sample in this study was 36 students in class XE-3 (control class) and class XE-4 (experimental class) with 36 students. The sample extraction technique of this study is purposive sampling. The data in this study is in the form of objective test scores based on the indicators of the text of the story. The results of this study can be concluded as follows. First, the ability to read the text of the story without using the survey, question, read, reflect, recite, review (SQ4R) model obtained an average score of 70.56. Second, the ability to read the text of the story using the survey, question, read, reflect, recite, review (SQ4R) model obtained an average score of 82.47. Third, from the results of the data analysis that has been carried out, the use of the survey, question, read, reflect, recite, review (SQ4R) model affects the ability to read the text of the story, this can be seen from the acquisition of Thitung 2.60 is greater than the Ttable 1.99. In other words, the alternative hypothesis (H1) is accepted and has a significant influence.
From Literacy to Multiliteracy: Validity and Practicality of The Multiliteracy Integrative Learning (MULGRANING) Model Vivi Indriyani; Herlin Triana; Trisna Helda; Zaiton Zakarya; Hasri Fendi
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : Yayasan Keluarga Guru Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46843/jpm.v4i2.465

Abstract

A learning model capable of integrating various literacies and disciplines is urgently needed to face the challenges of 21st-century learning. This need drives the development of the Multiliteracy Integrative Learning Model (MULGRANING) which focuses on language learning through the integration of various fields of science. This study aims to analyze the validity and practicality of the MULGRANING model. The research method used is research and development (RD) using the Plomp Nieeven model which consists of preliminary research, prototyping stage, and assessment stage. Data were obtained through expert validation and limited trials on teachers and students at the high school level, namely at SMAN 2 Padang and SMAN 9 Padang. The results of the study indicate that the MULGRANING model has high validity in terms of material (92%), presentation (96%), language (84%), graphics (77%), model syntax (88%), social system (90%), reaction principle (84%), support system (91%), instructional and accompanying impact (88%). Furthermore, teachers and students rated this model as practical to implement, with an average student practicality score of 91% and a teacher practicality score of 95%. The model is categorized as very practical because it provides a clear learning flow, varied activities, and allows for the development of language skills and 21st-century skills. Based on these findings, it can be concluded that this model can be used as an alternative in the language learning process.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Terhadap Keterampilan Menulis Teks Eksplanasi Siswa Kelas XI SMA N 2 Pulau Punjung Saprina; Trisna Helda; Rahayu Fitri
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 2 No. 1 (2022): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v2i1.170

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan sebagai berikut ini. Pertama, siswa masih belum terampil dalam menulis teks eksplanasi. Kedua,siswa tidak bisa mengungkapkan ide-idenya. Ketiga,siswa kesulitan dalam merangkai kata-kata sehingga tulisan siswa belum terampil. Penelitian ini betujuan untuk mendeskripsikan keefektivan penggunaan model pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) terhadap keterampilan menulis teks Eksplanasi siswa kelas XI SMA N 2 Pulau Punjung. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Desain penelitian ini adalah Posttest-Only Control Design. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA N 2 Pulau Punjung yang berjumlah 26 orang. Data dalam penelitian ini adalah skor keterampilan menulis teks Eksplanasi sebelum menggunakan Model Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) dan skor keterampilan menulis teks Eksplanasi sesudah menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) siswa kelas XI SMA N 2 Pulau Punjung. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut ini. Pertama, keterampilan menulis teks eksplanasi siswa kelas XI SMA Negeri 2 Pulau Punjung sebelum menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) memperoleh nilai rata-rata 59,48 berada pada rentangan 56-65% sesudah kualifikasi yaitu cukup (C). Kedua, kemampuan menulis teks eksplanasi siswa kelas XI SMA N 2 Pulau Punjung sesudah menggunakan model Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) memperoleh nilai rata-rata 75,38 berada pada rentangan 66-75% sesudah kualifikasi yaitu Lebih dari Cukup (LdC). Ketiga, berdasarkan hasil uji-t di dapat hasil uju hipotesis yaitu thitung > ttabel (7,71 >1,71).
Efektivitas Penggunaan Metode Examlple Non Example terhadap Kemampuan Menulis Cerita Fantasi Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Luhak Nan Duo Ega Widia Putri; Trisna Helda; Samsiarni
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 2 No. 3 (2022): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v2i3.259

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan sebagai berikut ini. Pertama, siswa mengalami kesulitan dalam menulis cerita fantasi, karena kurangnya referensi yang diberikan kepada siswa. Kedua, kurangnya minat siswa dalam menulis, karena tidak berbaurnya siswa dengan metode yang diterapkan. Ketiga, siswa cenderung tidak memiliki ide dan kurang imajinatif dalam menulis serta hanya beberapa siswa yang terampil dalam menulis saat diberi tugas menulis cerita fantasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas penggunaan metode example non example terhadap kemampuan menulis cerita fantasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Luhak Nan Duo. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Penelitian ini menggunakan desain one group pretest-postest. Sampel dalam Penelitian ini adalah siswa kelas VII3 SMP Negeri 1 Luhak Nan Duo yang berjumlah 28 orang. Data dalam penelitian ini adalah skor kemampuan menulis cerita fantasi sebelum dan sesudah menggunakan metode example non example siswa kelas VII SMP Negeri 1 Luhak Nan duo. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut. Pertama, kemampuan menulis cerita fantasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Luhak Nan duo sebelum menggunakan metode example non example memperoleh nilai rata-rata 66,22 dengan kualifikasi yaitu lebih dari cukup (C). Kedua, kemampuan menulis cerita fantasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Luhak Nan duo sesudah menggunakan metode example non example memperoleh nilai rata-rata 81,47 dengan kualifikasi yaitu baik (B). Ketiga, berdasarkan uji-t terdapat efektivitas metode example non example terhadap kemampuan menulis cerita fantasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Luhak Nan duo karena thitung > ttabel (5,57>1,70). Dengan demikian penggunaan metode example non example berpengaruh terhadap kemampuan menulis cerita fantasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Luhak Nan Duo.
Efektivitas Pendekatan Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif Dan Menyenangkan (Pakem) Terhadap Kemampuan Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VII SMP Negeri 31 Padang Rika Wulandari; Asri Wahyuni Sari; Trisna Helda
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 2 No. 3 (2022): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v2i3.295

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode eksperimen. Desain penelitian ini adalah One Group Pretes-Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII.A SMP Negeri 31 Padang. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 31 Padang yang berjumlah 32 orang. Data dalam penelitian ini adalah skor kemampuan menulis teks teks deskripsi sebelum dan sesudah menggunakan pendekatan Pembelajaran aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan (PAKEM) terhadap Kemampuan menulis teks teks deskripsi siswa kelas VII SMP Negeri 31 Padang. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut ini. Pertama, kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMP Negeri 31 Padang sebelum menggunakan pendekatan pembelajaran aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan (PAKEM) memperoleh nilai rata-rata 56,54 dengan kualifikasi yaitu Cukup (C). Kedua, kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMP Negeri31 Padang sesudah menggunakan pendekatan pembelajaran aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan (PAKEM) memperoleh nilai rata-rata 80,94 dengan kualifikasi yaitu Baik (B). Ketiga, berdasarkan uji-t terdapat efektivitas pendekata terhadap kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMP Negeri 31 Padang karena thitung= 10,89 dan ttabel = 1,70 kriteria pengujian t diterima jika thitung> ttabel sesudah kata lain H1 diterima dan H0 ditolak.
Co-Authors Abdul Wahid Afrilia Trideni Al Abil Hidayatullah Amalia, Rika Nur Anggun Gusti Pratama Anisa Nurjanah Aruna Laila Ary ramadhan ASRI WAHYUNI SARI Astri Widyaruli Anggraeni Atmazaki Atmazaki Dafriardi, Dafriardi Defa Juli Lestari Dina Ramadhanti Ega Azrobil Huda Huda Ega Widia Putri Ega Widia Putri Ellya Ratna Elva Yetri Elvia, Dona Erizal Gani Eva Krisna Fathya Zahara Febriza, Ferla fitrika, sovia lidiya Futri, Yuliana Guci, Aqlina Ulya H, Lingga Kesuma Harry Andheska Hasri Fendi Heni Dwi Jayanti Herlin Triana Hidayatullah, Al Abil Huda, Ega Azrobil Huda husna, salmiatul Indriani Nisja Indriani Nisja Ismail Nasution Jenny, Regina Lisma Jessy Mutiara Helda Jessy Mutiara Helda Jupita, Bela Kamcani, Ferdian Linda Oktavia Sari Lira Hayu Afdetis Mana M. Zaim Marjulita Lita Mayasari, Pelangi Muhammad Aliman, Muhammad Nia Amelia Nisja, Indriani Nofia Sri Mirza Pebriani, Yulia Rafitri, Suci Rahayu Fitri Rahayu Fitri Rahayu Fitri Rahayu Fitri Rahayu Fitri, Rahayu Rahayu, Anggia Septi Rahmadani, Rizki Putri Rahmi, Afrini Ramdhanti, Dina Ria Satini Ricci Gemarni Tatalia Rika Wulandari Rika Wulandari Rina Sartika Sainee Tamphu Samsiarni Samsiarni Samsiarni Samsiarni Saprina Saprina Sari, Bayu Puspita Satini , Ria Satini, Ria Silvia Lestari Silvia Marni Sri Imelwaty Syafnita Lara Tatalia, Ricci Gemarni Tiawati, Refa Lina Tika Sintia Titiek Fujita Yusandra Titiek Fujita Yusandra Upit Yulianti Upit Yulianti Upit Yulianti Upit Yulianti DN Upit Yulianti DN Upit Yulianti DN Upit Yulianti DN Vivi Indriyani Wahlin Wahlin Wahyudi Rahmat Wirnita Eska Yulia Pebriani Yulia Sri Hartati Yulia Sri Hartati Yuliana Futri Yulianti DN, Upit Zaiton Zakarya Zikri Hazmi