p-Index From 2021 - 2026
7.011
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Nadwa : Jurnal Pendidikan Islam Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam El Tarbawi Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam At-Taqaddum Sawwa: Jurnal Studi Gender Jurnal Pendidikan Usia Dini Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Al-Kimia JURNAL INDRIA (Jurnal Ilmiah Pendidikan Prasekolah dan Sekolah Awal) AL-ATHFAAL : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Kindergarten: Journal of Islamic Early Childhood Education Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan JECCE (Journal of Early Childhood Care and Education) Ta'dibuna: Jurnal Pendidikan Islam Aulad : Journal on Early Childhood as-sibyan : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Bulletin of Counseling and Psychotherapy KIDDO: Jurnal pendidikan Islam Anak Usia Dini MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Didaktika: Jurnal Kependidikan Azzahra : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION Educenter: Jurnal Ilmiah Pendidikan Journal of Early Childhood and Character Education Southeast Asian Journal of Islamic Education International Journal of Islamic Studies Higher Education Jurnal Pendidikan Islam Nuansa: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam EDUCENTER JURNAL PENDIDIKAN Jurnal Pendidikan Anak Al Hikmah: Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education Edukasia Islamika: Jurnal Pendidikan Islam Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Pendidikan Agama Islam Gifted: Journal of Early Childhood Education Journal of Islamic Educational Thought and Development
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : At-Taqaddum

FENOMENA SPIRITUALITAS TERAPAN DAN TANTANGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI ERA GLOBAL Muthohar, Sofa
At-Taqaddum Volume 6, Nomor 2, November 2014
Publisher : Quality Assurance Institute (LPM) State Islamic University Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (861.984 KB) | DOI: 10.21580/at.v6i2.719

Abstract

Fenomena spiritualitas terapan seperti aliran pranana, energy spiritual nusantara, hypno, psichotronika, transfer energy dll sebagai fenomena pola spiritualitas yang mampu mengisi sebagian ruang kegelisahan  orang-orang modern. Berbeloknya manusia modern yang mulai lelah dengan hanya mengandalkan pola berfikir materialis positifis menuju spiritualitas sebagai keseimbangan fithri manusia ternyata tidak serta merta mereka membutuhkan agama yang di dalamnya berisi ke imanan terhadap Allah SWT, Tuhan semesta alam. Namun ternyata spiritualitas terdiri dari banyak ragamnya. Setidaknya ada tiga pola dasar spiritualitas yaitu spiritualitas yang berdasar psikologi/diri manusia, alam dan agama. Dua macam spiritualitas yang pertama hakikatnya sama dengan ilmu-ilmu sain yang mendasarkan pada keyakinan bahwa pusat energi adalah manusia dan alam (anthropo centre dan natural centre) yang juga akan sampai pada titik kehampaan dan keterbatasan manusia dan alam dan berbuah kegelisahan dan keputusasaan. Spiritualitas agama seharusnya bisa tampil ke permukaan, disampaikan dengan metode dan strategi pendidikan agama khususnya Islam yang mudah dipahami dan di aktualisasikan sesuai dengan globalisasi sehingga bisa menjadi solusi bagi kegersangan manusia modern akan hakikat hidup yang serba kompleks, cepat dan majemuk. Spiritualitas agama Islam dengan demikian bisa diharapkan menjadi fondasi baru peradaban mendatang.
FENOMENA SPIRITUALITAS TERAPAN DAN TANTANGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI ERA GLOBAL Sofa Muthohar
At-Taqaddum Volume 6, Nomor 2, November 2014
Publisher : Quality Assurance Institute (LPM) State Islamic University Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/at.v6i2.719

Abstract

Fenomena spiritualitas terapan seperti aliran pranana, energy spiritual nusantara, hypno, psichotronika, transfer energy dll sebagai fenomena pola spiritualitas yang mampu mengisi sebagian ruang kegelisahan  orang-orang modern. Berbeloknya manusia modern yang mulai lelah dengan hanya mengandalkan pola berfikir materialis positifis menuju spiritualitas sebagai keseimbangan fithri manusia ternyata tidak serta merta mereka membutuhkan agama yang di dalamnya berisi ke imanan terhadap Allah SWT, Tuhan semesta alam. Namun ternyata spiritualitas terdiri dari banyak ragamnya. Setidaknya ada tiga pola dasar spiritualitas yaitu spiritualitas yang berdasar psikologi/diri manusia, alam dan agama. Dua macam spiritualitas yang pertama hakikatnya sama dengan ilmu-ilmu sain yang mendasarkan pada keyakinan bahwa pusat energi adalah manusia dan alam (anthropo centre dan natural centre) yang juga akan sampai pada titik kehampaan dan keterbatasan manusia dan alam dan berbuah kegelisahan dan keputusasaan. Spiritualitas agama seharusnya bisa tampil ke permukaan, disampaikan dengan metode dan strategi pendidikan agama khususnya Islam yang mudah dipahami dan di aktualisasikan sesuai dengan globalisasi sehingga bisa menjadi solusi bagi kegersangan manusia modern akan hakikat hidup yang serba kompleks, cepat dan majemuk. Spiritualitas agama Islam dengan demikian bisa diharapkan menjadi fondasi baru peradaban mendatang.
Co-Authors Aang Kunaepi Abdul Razak Abriellia, Najwa Aesti, Sifa Nur Afra Mufida Agus Khunaifi Ahimsa, Naila Irsyanda Ahmad Fahri Yahya Ainuri Ahmad, Sriyono Aina Yulifaatun Mufida Alfan Said Anggana, Clarita Anisatun Nabila, Citra Arsan Sanie Asnia, Zusiva Aulia Ainis Lisa Azzahra, Hilyatul Karimah Barorotul Ulfah Arofah Clarita Pratnya Anggana Desriani Desriani Desriani Desriani desty rukmayana Esa Zahrotul Munawaroh, Wahyu Fadlilah, Sayyidatul Fatah Syukur Fatmawati, Nilal Muna Fihris Fihris Sa’adah Filasofa, Lilif Muallifatul Khorida Halisah, Fitri Nur Hasanah, Silviatul Hasnawati, Lina Hastuti, Windi Hayati, Mardiyan Hermawati, Risky Jeihansyah, Reyhan Daffa Jumaliah, Manis Lilik Kanza, Nurun Fitra Mutia Labiibah, Anzilnaa Mahdiya Lailani Fauzia Lintang Fi Baiti Agustin, Nur Lutfiyah Lutfiyah M. Rikza Chamami Mahfud Junaedi Mardhiyah, Siti Zumrotul Mardiyan Hayati Maula, Nely Nimatal Maulida Pramashella, Anggun Meydina Hikmah Tuzzahro Muhammad Saifullah Muna Fatmawati, Nilal Munarun, Ahmad Mursid Mursid Mursid Mursid Mursid Muslam Muslam Mustakimah Mustakimah Mustakimah, Mustakimah Musthofiyyah, Rizkiyatul Mutohar, Ahmad Nabila, Annisa Fara Nadia, Isma Qotrun nasikhin Nasikhin, Nasikhin Nilal Muna Fatmawati Nilal Muna Fatmawati Nimatal Maula, Nely Nuhla Hilwa Tsabatiyya Nur Asiyah Nur Asiyah Nur Muthmainnah Purwaningrum, Uput R. Arizal Firmansyah RAHARJO Rahmalia, Dhia Rizka Ramawati, Rosalia Risani, Kholifah Hayyu Rizka Amalia Rohman Rohman Safitri, Dhea Ananda Said, Alfan Samsudin, Arif Sari, Dian Mayang Sari, Eky Adelia Sayyidatul Fadlilah Siti Rahmawati Tuzzahro, Meydina Hikmah Uput Purwaningrum Vironika Santika, Viosa Yona, Andrew Laurence Zahrani, Salma Audina