Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : At-Taqaddum

FENOMENA SPIRITUALITAS TERAPAN DAN TANTANGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI ERA GLOBAL Muthohar, Sofa
At-Taqaddum Volume 6, Nomor 2, November 2014
Publisher : Quality Assurance Institute (LPM) State Islamic University Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (861.984 KB) | DOI: 10.21580/at.v6i2.719

Abstract

Fenomena spiritualitas terapan seperti aliran pranana, energy spiritual nusantara, hypno, psichotronika, transfer energy dll sebagai fenomena pola spiritualitas yang mampu mengisi sebagian ruang kegelisahan  orang-orang modern. Berbeloknya manusia modern yang mulai lelah dengan hanya mengandalkan pola berfikir materialis positifis menuju spiritualitas sebagai keseimbangan fithri manusia ternyata tidak serta merta mereka membutuhkan agama yang di dalamnya berisi ke imanan terhadap Allah SWT, Tuhan semesta alam. Namun ternyata spiritualitas terdiri dari banyak ragamnya. Setidaknya ada tiga pola dasar spiritualitas yaitu spiritualitas yang berdasar psikologi/diri manusia, alam dan agama. Dua macam spiritualitas yang pertama hakikatnya sama dengan ilmu-ilmu sain yang mendasarkan pada keyakinan bahwa pusat energi adalah manusia dan alam (anthropo centre dan natural centre) yang juga akan sampai pada titik kehampaan dan keterbatasan manusia dan alam dan berbuah kegelisahan dan keputusasaan. Spiritualitas agama seharusnya bisa tampil ke permukaan, disampaikan dengan metode dan strategi pendidikan agama khususnya Islam yang mudah dipahami dan di aktualisasikan sesuai dengan globalisasi sehingga bisa menjadi solusi bagi kegersangan manusia modern akan hakikat hidup yang serba kompleks, cepat dan majemuk. Spiritualitas agama Islam dengan demikian bisa diharapkan menjadi fondasi baru peradaban mendatang.
FENOMENA SPIRITUALITAS TERAPAN DAN TANTANGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI ERA GLOBAL Sofa Muthohar
At-Taqaddum Volume 6, Nomor 2, November 2014
Publisher : Quality Assurance Institute (LPM) State Islamic University Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/at.v6i2.719

Abstract

Fenomena spiritualitas terapan seperti aliran pranana, energy spiritual nusantara, hypno, psichotronika, transfer energy dll sebagai fenomena pola spiritualitas yang mampu mengisi sebagian ruang kegelisahan  orang-orang modern. Berbeloknya manusia modern yang mulai lelah dengan hanya mengandalkan pola berfikir materialis positifis menuju spiritualitas sebagai keseimbangan fithri manusia ternyata tidak serta merta mereka membutuhkan agama yang di dalamnya berisi ke imanan terhadap Allah SWT, Tuhan semesta alam. Namun ternyata spiritualitas terdiri dari banyak ragamnya. Setidaknya ada tiga pola dasar spiritualitas yaitu spiritualitas yang berdasar psikologi/diri manusia, alam dan agama. Dua macam spiritualitas yang pertama hakikatnya sama dengan ilmu-ilmu sain yang mendasarkan pada keyakinan bahwa pusat energi adalah manusia dan alam (anthropo centre dan natural centre) yang juga akan sampai pada titik kehampaan dan keterbatasan manusia dan alam dan berbuah kegelisahan dan keputusasaan. Spiritualitas agama seharusnya bisa tampil ke permukaan, disampaikan dengan metode dan strategi pendidikan agama khususnya Islam yang mudah dipahami dan di aktualisasikan sesuai dengan globalisasi sehingga bisa menjadi solusi bagi kegersangan manusia modern akan hakikat hidup yang serba kompleks, cepat dan majemuk. Spiritualitas agama Islam dengan demikian bisa diharapkan menjadi fondasi baru peradaban mendatang.