Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH VARIASI NORMALITAS NaOH PADA AKTIVASI BASAFISIK ZEOLIT PELET PEREKAT TERHADAP PRESTASI SEPEDA MOTOR BENSIN 4-LANGKAH Pane, Ari Andrew; Wardono, Herry; Risano, A.Yudi Eka
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin FEMA Vol. 2 No. 2 (2014)
Publisher : FT UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Natural zeolite is an alternative adsorbent. It needs firstly to  be activated before using it as absorbent in order to get zeolite with high adsorption capacity. Previously, the use of pelletized zeolite activated by NaOH-physic and KOH-physic with varied normalities was only performed in a diesel engine to observe the engine performance.In this study there were two kinds of activation, that is  chemical activation with NaOH activator variation on the normality of 0.25 N, 0.5 N, 0.75 N, and 1.0 N and physical activation with using  a temperature of 220 °C for 2 hours. All are made in the form of adhesive zeolite pellets with a diameter of 10 mm and a thickness of 3 mm.From the test results and analysis showed that the use of chemically activated zeolite can improve the performance of 4-stroke petrol engine when compared without using  zeolite. The best performance in this experiment obtained at the normality of 0,75 N. At road test, the pelletized zeolite can reduce the fuel consumption 23, 15 %, and 16,51 % at stationary test, and increase acceleration by 14,77 %. Keywords: zeolite adsorbent, variation of normality, activator of NaOH
PENGARUH VARIASI MASSA DAN TEMPERATUR AKTIVASI FLY ASH PELET DARI CANGKANG DAN SERABUT KELAPA SAWIT TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR SEPEDA MOTOR BENSIN 4 LANGKAH Prayitno, Hadi; Wardono, Herry
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin FEMA Vol. 2 No. 2 (2014)
Publisher : FT UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energy determines the development and sustainability of economic system, social change and political growth in a country. Because of that, the energy crisis is the crisis of growth and sustainability of life system. Auto-vehicle is a certain transportation mode which an engine requiring fuel. To decrease the fuel consumption, we can use the natural resource like fly ash of shell and fiber of palm. The objective of this research is to observe the effect of the variation of mass and activation temperature in producing pelletized fly ash on performance and emission of a four-stroke petrol motorcycle. This research was done by implementing several variations of test, those were test of fuel comsumption at speed of  50km/hour for 5 km and stationer at 1500, 3500, and 5000 rpm. The fly ash used in this research was 10 mm in diameter and 3 mm in thicknes. Those fly ash were wrapped in a frame and put in an air filter of New Jupiter Z 110 cc. So the combustion air fistly contacted with the fly ash before entering into the combustion chamber. From the results, the best fly ash mass used P•—nƒì ?‡ and the best temperature activation is 175 oC. Those fly ash can save the fuel consumption by 17.23 % (road test) and 20.06% (stasioner test).  Keywords : fly ash adsorbent, combustion air treatment, emission
Characterization and Application of HCl-Activated LTA Zeolite from Lampung Natural Zeolite (LNZ) for Bioethanol Purification Ginting, Simparmin Br; Wardono, Herry; Islamia, Ulfa; ., Darmansyah
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 17, No 2 (2022): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan (December, 2022)
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23955/rkl.v17i2.26692

Abstract

Lynde Type-A (LTA) zeolite as being molecular sieve and hydrophilic zeolite is used to dehydrate water in the purification of bioethanol. LTA zeolite from LNZ has a small surface area of 29,62 m2/g. Adding HCl activators to LTA Zeolite from LNZ was carried out to increase the surface area of LTA zeolite. The activation of LTA zeolite was carried through in a closed erlemeyer with various HCl concentration: 10% w/w, 15 % w/w, and 20% w/w and the ratio acid/LTA zeolite was 10 ml: 1 gram. The XRD analysis showed that the structure of LTA zeolite activated does not change despite the process of activation, and the highest percentage of crystallinity was obtained at 68.25% wt by concentration of HCl at 20 % w/w. The result of XRF analysis showed that the highest of impurity removal and the highest of decreasing ratio of Si/Al was in the LTA zeolite activated by HCl 20% w/w. The result of BET analysis showed the largest surface area at 45.67 m2/g obtained by adding 10% w/w of HCl activator, which was 45.67 m2/g, and the size of zeolites pore volume was 0.027 cc/g. The result performance of LTA zeolite activated obtained the highest purity of bioethanol by 99.74 % v/v at HCl concentration 20% w/w.
Pengaruh Waktu Aging pada Sintesis Zeolit Linde Type-A (LTA) dari Zeolit Alam Lampung (ZAL) dengan Metode Step Change Temperature of Hydrothermal Ginting, Simparmin Br.; Arya Perdana, Guntur; Darmansyah, Darmansyah; Agustina Iryani, Dewi; Wardono, Herry
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 14, No 1 (2019): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan (June, 2019)
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23955/rkl.v14i1.12093

Abstract

Zeolit Lynde Type-A (LTA) merupakan zeolit yang tergolong dalam kadar Si/Al rendah. Zeolit LTA memiliki berbagai kegunaan, antara lain sebagai adsorben, katalis, membran, penukar ion, maupun molecular sieve. Zeolit LTA sebagai molecular sieve memiliki kemampuan dehidrasi yang tinggi sehingga dapat digunakan untuk dehidrasi air pada campuran bioetanol-air agar diperoleh bioetanol yang sesuai dengan FGE (Fuel Grade Ethanol), yaitu kemurnian mencapai lebih besar dari 99%. Zeolit LTA dapat menyerap air di dalam bioetanol dikarenakan sifat Zeolit LTA yang hidrofilik. Penelitian ini mengkaji pengaruh waktu aging agar diperoleh persen kristalinitas relative zeolit LTA yang tinggi. Variasi waktu aging pada penelitian ini adalah 0 jam, 15 jam, 30 jam, dan 45 jam. Tahapan sintesis zeolit dilakukan pada sebuah water bath secara hidrotermal dengan metode step change temperature, yaitu pada suhu 90oC selama 1,5 jam dan 95oC selama 2,5 jam. Hasil sintesis dianalisis menggunakan SEM (Scanning Electron Microscopy), FTIR (Fourier Transmission Infra Red), BET (Brunaur, Emmet And Teller), dan XRD (X-Ray Diffracton). Berdasarkan analisis FTIR, hasil sintesis mempunyai ciri khas Zeolit LTA yaitu double rings pada bilangan gelombang 550-600 cm-1, persen kristalinitas relatif tertinggi yang didapatkan dari hasil analisis XRD adalah sebesar 66,15%, hasil analisis SEM menunjukkan morfologi Zeolit LTA berbentuk kubus, dan berdasarkan analisis BET didapatkan isotherm adsorpsi tipe ketiga.
PERKUATAN TEBING SUNGAI MENGGUNAKAN SHEET PILE DENGAN PERKUATAN ANCHOR DAN PEMINDAHAN ARUS SUNGAI DENGAN KRIB Abdullah; SUKMANA, IRZA; Wardono, Herry
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v4i1.351

Abstract

Pemasangan bangunan perkuatan tebing sungai dan krib pada belokan aliran sungai dimaksudkan untuk mengurangi gerusan yang terjadi pada dinding sungai dan memindahkan arah arus sungai yang semula membentur dinding sungai agar pindah ke arah lain, sehingga melindungi tebing dari proses gerusan. Pemasangan krib pada awal memasuki belokan aliran sungai efektif digunakan, kemudian pada bagian tengah belokan aliran sungai efektif digunakan turap, dan pada akhir belokan pemasangan krib tidak efektif, Meskipun sudah dipasang batu baronjong namun kelongsoran itu pun tetap terjadi. Hal ini terjadi pada pemasangan beronjong di Desa Dusun Anyar Kabupaten OKI. Arus sungai yang kuat membentur dinding sungai mengakibatan beronjong runtuh dan terjadi longsor. Begitu pula yang terjadi di Desa Serapek Kabupaten OKI. Pemasangan batu beronjong diatas tidak efektif, maka perlu dilakukan bentuk lain dari struktur perkuatan tebing. Turap adalah konstruksi yang dapat menahan tanah disekelilingnya, mencegah terjadinya kelongsoran, Jenis turap yang dipakai padapemasangan perkuatan tebing di Desa Serapek adalah turap jenis CCSP dengan tiang tegak, yang terdiri dari jajaran tiang-tiang. Dalam merencanakan suatu konstruksi turap perlu dilakukanperhitungan terhadap struktur tebing sungai yang akan direncanakan disepanjang alur sungai. Dalam pelaksanaan pemasangan turap, untuk memperkuat bangunan turap maka dipasang anchur yang yang menumpu pada balok anchur yang ditanam pada bagian dalam turap. Hal ini akan membantu menambah kekuatan turap terhadap tekanan tanah pada bagian dalam turap.
Perhitungan Nilai Kapasitas Ruas Jalan Sirah Pulau Padang – Pampangan sebagai Acuan Perencanaan Umur Desain Perkerasan Jalan Rahmadi, Ahmad; Wardono, Herry; Despa, Dikpride
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v4i1.386

Abstract

Ruas jalan Sirah Pulau Padang – Pampangan merupakan salah satu ruas jalan yang ada di Kabupaten Ogan Komering Ilir memiliki panjang ruas 19,218 km dengan panjang jalan dalam kondisi rusak ringan dan rusak berat sepanjang 7,42 km. Masih panjangnya kerusakan yang terjadi pada ruas ini tentunya diperlukan perencanaan perhitungan desain perkerasan yang tepat yang mengacu pada manual desain perkerasan (MDP) tahun 2017. Didalam MDP Tahun 2017 dijelaskan bahwa umur perkerasan baik flexible pavement dan rigid pavement masingmasing umur rencana perkerasan ditetapkan 20 tahun dan 40 tahun. Sebagai langkah discounted lifecycle cost dalam perencanaan desain perkerasan pada ruas ini, perhitungan kapasitas jalan perlu dilakukan untuk melihat derajat kejenuhan pada umur rencana 10 tahun yang akan datang. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah LHRT2020, data survei hambatan ruas jalan, serta data teknis dan data umum ruas jalan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa nilai frekuensi hambatan jalan yang telah dihitung sebesar 304 yang diklasifikasikan sebagai kelas hambatan jalan tinggi (H), selain itu nilai kapasitas jalan diperoleh sebesar 1796,76 smp, nilai LHRT2030 sebesar 7216,8 smp, dan nilai derajat kejenuhan ruas jalan Sirah Pulau Padang - Pampangan dengan estimasi volume lalulintas pada jam sibuk pada tahun 2030 sebesar 10% diperoleh nilai derajat kejenuhan sebesar 40%, sehingga dapat disimpulkan bahwa umur rencana yang digunakan masih memenuhi ketentuan batas maksimum derajat kejenuhan jalan yaitu dibawah 85% dan dapat digunakan sebagai umur rencana desain perkerasan jalan yang akan direncanakan.
Pengaruh Pemilihan Alat (Penggunaan Bulldozer) Untuk Meningkatkan Efektivitas Dalam Pekerjaan Galian Tanah Pembangunan Jalan Tebing Cipai Kecamatan Kisam Tinggi Tahun 2015 Rahmansyah, Arif; Kustiani, Ika; Wardono, Herry
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v4i1.404

Abstract

Pekerjaan galian tanah mencakup penggalian, penanganan, pembuangan atau penumpukan tanah atau batu atau bahan lain dari jalan atau sekitarnya yang diperlukan untuk penyelesaian dari pekerjaan Pembangunan Jalan Tebing Cipai Kecamatan Kisam Tinggi. Bulldozer adalah alat yang menggunakan traktor sebagai penggerak utamanya, alat ini sebenarnya traktor yang dilengkapi dengan pelengkap dozer/dozer attachment yaitu berupa blade (pisau). Bulldozer merupakan salah satu jenis dozer yang mempunyai kemampuan untuk mendorong ke muka, bladenya tegak lurus pada arah gerak maju, jenis lain adalah angle dozer, dimana bladenya dapat diatur miring sampai ±25º dari kedudukan lurus (Kusrin, 2008). Bulldozer tipe D65 merk caterpillar digunakan dalam paket Pembangunan Jalan Tebing Cipai Kecamatan Kisam Tinggi. Pemilihan bulldozer dalam melaksanakan pekerjaan galian tanah pada konstruksi Pembangunan Jalan Tebing Cipai Kecamatan Kisam Tinggi dapat lebih menghemat biaya. Dalam hal waktu pelaksanaan juga dapat lebih cepat, mengingat lokasi merupakan daerah dengan intensitas curah hujan yang tinggi jadi pelaksanaan pekerjaan galian tanah harus efektif dan efisien tetapi tetap mengedepankan mutu serta kualitas hasil praktek konstruksi.
Analisa Efisiensi Penggunaan Bata Merah Dibandingkan Bata Ringan Pada Proyek Pembangunan Gedung Nahdatul Ulama Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Winata, B. F.; Kustiani, I.; Wardono, Herry
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v4i1.405

Abstract

Seperti kita ketahui bersama bahan material dinding bangunan terus berkembang seiring dengan tuntutan kebutuhan dalam mencapai biaya, waktu dan mutu yang paling efektif dan efisien. Munculnya teknologi bata ringan sebagai material pasangan dinding, cukupmemberikan dampak positif bagi masyarakat pada umumnya dan dunia konstruksi pada khususnya. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan yang diharapkan adalah untuk menganalisa efisiensi biaya penggunaan material batu bata merah dibandingkan dengan bataringan pada Pembangunan Gedung Nahdatul Ulama Kabupaten Ogan komering Ulu selatan. Dengan pelaksanaan penelitian ini beserta batasan-batasan penelitian yang telah ditentukandidapatkan suatu kenyataan perbandingan bahan pasangan dinding atas harga material bata ringan dengan harga material bata merah dapat dipastikan harga bata ringan per satuannya (buah) lebih mahal daripada bata merah. Mahalnya biaya atas material tersebut tidak serta merta akan menghasilkan biaya yang lebih mahal dalam penggunaannya, perlu ditinjau lagi perlu adanya biaya ikutan (biaya pemasangannya) yang diperlukan atas penggunaan materialtersebut pada dinding bangunan. Dalam aplikasi penggunaan atas material bata merah dan bata ringan sebagai pasangan dinding bangunan pada proyek yang diteliti membutuhkan biaya Rp.27.652.389,7 untuk material bata merah dan Rp 36.958.407,3 untuk material bata ringan, biaya ini merupakan biaya material bahan pasangan dinding ditambah dengan biaya tambahan (adonan dan perekat) yang diperlukan untuk pemasangannya. Biaya tenaga kerja yang dibutuhkan untuk dapat melakukan pekerjaan pasangan dinding bangunan pada proyek yang diteliti membutuhkan biaya Rp 19.559.611,82,- untuk pasangan dinding menggunakan materialbata merah dan Rp. 14.729.422,56 untuk pasangan dinding menggunakan material bata ringan. Biaya yang diperlukan untuk membuat permukaan dinding bangunan menjadi halus dan rata(pekerjaan plestrean) pada proyek yang diteliti memerlukan biaya sebesar Rp 51.582.738,376 untuk material bata merah dan biaya Rp 71.957.431,-untuk material bata ringan. Secara jumlah biaya (biaya total) atas perbandingan penggunaan bahan pasangan dinding dengan menggunakan material bata merah dengan bata ringan pada proyek yang diteliti, untuk bata merah biaya totalnya adalah Rp 92.161.634,196 dan untuk biaya penggunaan bata ringan biayatotalnya adalah Rp 118.408.132,86 Secara umum pada hasil analisa efisiensi atas penggunaan material bahan pasangan dinding menggunakan bata merah dibandingkan dengan bata ringan menghasilkan nilai penghematan biaya sebesar Rp 26.246.498,664 atau dengan hasil analisa efisiensi sebesar 22,17%.
Pengendalian Mutu dan Keberterimaan Produk PC-I Girder Fc' 61,2 Mpa, Bentang 45,8 m Pada Proyek Jalan Tol Kayu Agung - Palembang - Betung Tahap II Noviansah, Try; Purba, Aleksander; Wardono, Herry
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v4i1.572

Abstract

Sebelum melakukan dan melanjutkan ke tahap Pekerjaan Pengecoran dan Erection PCI-Girder, yang nantinya akan di pakai sebagai balok gelagar suatu struktur jembatan, overpass ataupun bangunan struktur lainnya, memiliki Standar dan tahap-tahap yang harus di lengkapi dan di legalkan terlebih dahulu oleh ketiga belah pihak terkait dalam suatu proyek, dan mengikuti Standar Keberterimaan Produk PC-I Girder yang sudah tertuang di dalam Spesifikasi Teknis yang telah disepakati. Secara garis besarnya yaitu, Job Mix Desain, Job Mix Formula (Trial Lapangan) Uji nilai kuat tekan Girder, Pengawasan Produksi Girder, sampai dengan Kedatangan dan Inspeksi Bersama di Lapangan untuk Produk PC-I Girder, semua proses tahapannya mengikuti dan memperhatikan kriteria dan parameter dengan Standar Keberterimaan yang sudah di tetapkan. Seperti Inspeksi Material dilakukan bersama, untuk mendapatkan hasil Properties Material yang sesuai dengan Spesifikasi sebagai dasar acuan pembuatan Job Mix Desain dan Job Mix Formula Mutu PC-I Girder Fc’ 61,2 Mpa, kemudian dilakukan Percobaan (Trial Mix) bersama berdasarkan campuran yang telah disepakati, dengan rencana Pengujian sample benda uji beton silinder di umur 7, 14 dan 28 Hari, kemudian dilakukan inspeksi bersama sebelum pelaksanaan pengecoran PC-I Girder, meliputi checklist pembesian, bekisting, vibrator internal dan eksternal, dan memastikan kordinat tendon sesuai gambar kerja, serta memastikan material yang ada di Batching Plant sesuai dengan material yang sebelumnya sudah disetujui untuk Pengecoran. Memastikan produksi PC-I Girder tidak terjadi cacat mutu produksi dengan cara melakukan pengujian benda uji silinder umur 7 & 28 hari dari produksi PC-I Girder dan melakukan inspeksi atau checklist Bersama terhadap dimensi dan visual PC-I Girder setelah pengecoran serta melakukan pengujian UPV dan hammer test bila diperlukan sebagai syarat keberterimaan produk tersebut.
REVIEW DED KAWASAN KUMUH PANGKALAN BENTENG KABUPATEN BANYUASIN Hariani, Pepi; Wardono, Herry; Sarkowi, Muh
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 2 (2024): Vol. 4 No. 2 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.2 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penanganan kawasan kumuh merupakan salah satu prioritas nasional yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025. Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tahun 2015, terdapat 38.431 hektar kawasan kumuh di Indonesia yang tersebar di 390 kabupaten/kota. Apabila penanganan kawasan kumuh tidak dilaksanakan dengan baik, tingkat kekumuhan dapat meningkat. Pemugaran/peremajaan kawasan permukiman kumuh dilakukan untuk mewujudkan kondisi lingkungan hunian yang lebih baik dan meningkatkan kesejahteraan melalui penataan dan perbaikan kualitas permukiman di kawasan kumuh. Peremajaan dilakukan oleh pemerintah dan pemerintah daerah dengan melibatkan masyarakat setempat dan sektor swasta. Kerja sama yang baik dari seluruh pemangku kepentingan akan mendukung tercapainya target nol persen permukiman kumuh. Selain itu, upaya menggerakkan perekonomian masyarakat dan meningkatkan akses terhadap pembiayaan perumahan juga perlu dilakukan agar masyarakat yang tinggal di kawasan kumuh dapat berpartisipasi aktif dalam meningkatkan kualitas permukiman di kawasan tempat tinggalnya. Perencanaan Review Penyusunan DED Kawasan Kumuh Pangkalan Benteng Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin dilaksanakan secara bertahap yaitu melalui tahap persiapan, perencanaan, pelelangan dan pelaksanaan konstruksi fisik yang bertujuan akan mendapatkan hasil yang terbaik secara kualitas sesuai dengan kebutuhan agar mendapatkan desain yang terbaik. Dan hasilnya akan mengurangi kekumuhan di kawasan Pangkalan Benteng. Berdasarkan hasil pengukuran kondisi eksisting, didapatkan data bahwa Dusun I (satu) yang terdiri dari 6 (enam) RT yang termasuk dalam kawasan kumuh memerlukan penannganan Pembangunan Drainase dan Pembangunan Jalan Beton. Sedangkan biaya yang diperlukan untuk rehabilitasi Dusun I (Satu) adalah Rp. Rp. 3.366.321.000,00 atau Tiga Milyar Tiga Ratus Enam Puluh Enam Juta Tiga Ratus Dua Puluh Satu Ribu Rupiah.
Co-Authors A.Yudi Eka Risano A.Yudi Eka Risano, A.Yudi Eka Abdul Aziz Abdul Kadir Fajarudin Abdullah Achmad Tarmizi Adi Ernadi afrisol putra Agus Sugiri, Agus Agustina Iryani, Dewi Ahmad Suudi Akhmad Riszal Aleksander Purba Amrizal Danur Sasongko Amrul Amrul Amrul Amrul Anandati, Ghea Maulidaco Andi Fiardi Andika Wiwaha Angelia Eka Salsabillah Anwar, Syaipudin Ari Andrew Pane Ari Andrew Pane, Ari Andrew Arief Andriansyah Armijon Armijon Arya Perdana, Guntur Aviati S., Yuniar Aziz, Sholhan Badaruddin, M. Bagus Rachmad Akbar Bagus Rachmad Akbar, Bagus Rachmad Bambang Supriyadi Basuki, Muji br Ginting, Simparmin Budiman Budiman Chandra Winata Pandapotan Chandra Winata Pandapotan, Chandra Winata Cheria Ayu Aditya Darmansyah DARMANSYAH . Darmansyah . Darmansyah . Darmansyah Darmansyah Darmansyah Darmansyah Denfi Efendri Denfi Efendri, Denfi Devi Permata Sari Devi Permata Sari Dewi Agustina Iryani Dewi Agustina Iryani Dewi Agustina Iryani, Dewi Agustina Dhesta Ari Andut Dian Eka Pratama Dian Eka Pratama, Dian Eka Dikpride Despa Edy Hamid Eko Pujiyulianto Eko Putra Eko Wahid Apriansyah Erisha Putri Erlangga, Sona Febri Antonia Fiandra, Firda Ghea Maulidaco Anandati Gigih Forda Nama Ginting, Simparmin Boru Guntur Arya Perdana Hadi Prayitno Hadi Prayitno, Hadi Hariani, Pepi Harmen Hassanah, Mareta Heri Rustamaji Herti Utami Herti Utami Hidayat Suryanegara Huda, Zulmiftah Hutama, Saka Mahidaya Ika Kustiani Irza Sukmana Irza Sukmana Irza Sukmana, Irza Ishak Islamia, Ulfa Junaidi Supratman Junaidi Supratman, Junaidi Juwanda Alsya Kadek Edi Artana Kustiani, I. M. Dyan Susila M. Dyan Susila ES M. Haviz Mareli Telaumbanua Martinus Martinus Martinus, Martinus Medriansyah Meizano Ardi Muhammad Miranda, Thalya Muh Sarkowi Muhammad Abdillah Sjaheru Muhammad Budi Setiawan Muhammad Hanif Muhammad Hanif Muhammad Sarkowi Mundir Nikolaus Derry Chandra Nikolaus Derry Chandra Novian Korin A Novian Korin A, Novian Noviansah, Try Nurul Azmi, Nurul Oki Endrata Wijaya Panji Kurniawan Paundra, Fajar Praja, Rozak Putra , Ferly Indra Putri, Erisha Rahmadi, Ahmad Rahmansyah, Arif Rama Kapitan Ratna Widiyawati Ratna Widyawati Renardy, B Niko Risano, Yudi Eka A Risuli Utama Riszal, Akhmad Rizal Adi Saputra Rozak Indra Praja Sandy Dwi Hardin Santoso, Arief Adkha Sari, Putri Fitria Sarkowi, M Sepyanto, Weldy Sihombing, Gunawan Poniton R.P. Simparmin br Ginting simparmin ginting Siti Fatimah Solly Aryza Sri Ismiyati Damayanti Sri Waluyo Sri Waluyo Sugiyanto - Suharno Suharno Suharno Suharno Syamsul Arifin Tarkono Tarkono Tebu, Yohanes Yonathan Thalya Miranda Thohirin, Muh Tohari Tohari Toni Hidayat Trisya Septiana Ulfa Islamia Wijaya, Muhammad Niki Winata, B. F. Yesi Yandriani Yuli Darni Yunita , Diana Yusniati Eka Saputri