Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Case Control: Paparan Asap Rokok Ibu Hamil terhadap Kejadian Berat Badan Lahir Rendah Aziza, Neri; Nursal, Dien Gusta Anggrani; Triana, Vivi; Ramadani, Mery; Putri, Anggela Pradiva
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/eaqd7212

Abstract

Ibu hamil yang terpapar asap rokok sebagai perokok pasif berisiko mengalami komplikasi kehamilan, salah satunya adalah BBLR yang menjadi penyebab utama kematian bayi. Kondisi ini memerlukan perhatian karena berkaitan dengan peningkatan angka kesakitan dan kematian neonatal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara paparan asap rokok dengan kejadian BBLR di Kota Padang. Penelitian dilakukan pada Januari–Juli 2024 dengan desain case control, menggunakan teknik purposive sampling. Sampel terdiri dari 102 responden, yaitu 51 bayi BBLR (kasus) dan 51 bayi BBLN (kontrol), di Puskesmas Lubuk Begalung dan Pegambiran Kota Padang. Data diperoleh melalui kuesioner dan rekam medis, lalu dianalisis menggunakan uji univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil menunjukkan bahwa paparan asap rokok berhubungan signifikan dengan kejadian BBLR (OR=3,429), demikian pula dengan variabel confounding umur kehamilan (OR=4,839) dan status gizi ibu (OR=10,323). Analisis multivariat menunjukkan ibu hamil perokok pasif memiliki risiko 11,5 kali lebih tinggi melahirkan bayi BBLR setelah dikontrol dengan variabel usia ibu, paritas, pekerjaan, umur kehamilan, dan status gizi (OR=11,59). Penelitian ini menyimpulkan bahwa paparan asap rokok pada ibu hamil secara signifikan meningkatkan risiko BBLR, sehingga diperlukan upaya pencegahan melalui edukasi, pemantauan kehamilan, dan intervensi gizi.
PENGARUH SISTEM AKUNTANSI BIAYA BERBASIS TEKNOLOGI DIGITAL TERHADAP EFISIENSI OPERASIONAL DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN MANAJERIAL Kusumawati, Imas; Ramadani, Mery; Sukiyaningsih, Tri Wahyuni
JAK (Jurnal Akuntansi) Kajian Ilmiah Akuntansi Vol. 12 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/qzqxt128

Abstract

Transformasi digital telah mengubah paradigma fundamental dalam praktik akuntansi biaya modern, dimana era Industry 4.0 menuntut perusahaan mengadopsi sistem akuntansi berbasis teknologi digital untuk meningkatkan akurasi, kecepatan, dan relevansi informasi biaya dalam pengambilan keputusan strategis. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komprehensif pengaruh sistem akuntansi biaya berbasis teknologi digital terhadap efisiensi operasional dan kualitas pengambilan keputusan manajerial melalui pendekatan systematic review. Penelitian menggunakan metodologi Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA 2020, menganalisis 15 jurnal berkualitas tinggi dari basis data Scopus, Web of Science, dan Portal Garuda periode 2020-2025. Implementasi teknologi digital seperti Microsoft Access, ERP, CBAS, dan AI terbukti meningkatkan efisiensi operasional rata-rata 35-70% melalui otomatisasi proses, pengurangan kesalahan manual hingga 90-95%, dan optimalisasi cycle time hingga 3-4 kali lipat. Sistem digital meningkatkan akurasi informasi hingga 95-98% dan mempercepat proses pelaporan hingga 80-85%. Transformasi digital dalam sistem akuntansi biaya memberikan dampak signifikan terhadap kinerja organisasi dengan tingkat kepercayaan 68%. Disarankan organisasi mengembangkan literasi digital dan kesiapan infrastruktur untuk mengoptimalkan implementasi sistem akuntansi biaya digital. Kata Kunci: Akuntansi Biaya Digital, Efisiensi Operasional, Pengambilan Keputusan Manajerial, Sistem Informasi Akuntansi, Transformasi Digital
Effects of Mercury Exposure, Community Behavior, and Activities on Contact Dermatitis in a Watershed Area, 2024 Rahmi, Sintha Defiza; Djafri, Defriman; Ramadani, Mery
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 9 No. 2 (2025): VOLUME 9 - NUMBER 2 - July 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v9i2.45789

Abstract

Contact dermatitis is a skin disease with the highest prevalence compared to other types of skin disorders.This study examines the influence of mercury (Hg) exposure levels, community behavior, and activity patterns on the incidence of contact dermatitis in the Batang Tebo River flow, Bungo District, in 2024. The study employed a matched case-control design. The minimum sample size was 49 pairs, with an additional 10% added to account for potential non-response, resulting in a target of 54 matched pairs. After data collection, the final sample consisted of 51 matched pairs with a case-to-control ratio of 1:1. Samples were selected using simple random sampling with matching based on sex. Primary data were collected through interviews with respondents. Case data were obtained from the medical records at Air Gemuruh Primary Health Center. Bivariate analysis identified variables significantly associated with contact dermatitis: mercury (Hg) exposure level (OR = 5.8; 95% CI: 2.24–14.98), bathing activity (OR = 8.5; 95% CI: 3.01–23.95), and contact frequency (OR = 5; 95% CI: 1.91–13.06). Multivariate modeling showed that bathing activity was the most dominant factor influencing the incidence of contact dermatitis.
The Moderating Role of Social Determinants in the Association between Malnutrition and Dental Caries Among Elementary School Children Auliya, Suci; Djafri, Defriman; Ramadani, Mery
Cakradonya Dental Journal Vol 17, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v17i2.45701

Abstract

Dental caries represents a significant health issue, being the most prevalent disease worldwide. Despite being easily preventable, its prevalence has not significantly decreased over the past thirty years and remains concentrated within groups of low socioeconomic status. Chronic malnutrition (stunting) in children can cause atrophy and reduced saliva secretion, which affects masticatory performance and the OHIS (Oral Hygiene Index Simplified). This study aims to determine the influence of social determinants on the correlation between stunting and dental caries in elementary school children. A cross-sectional study design was implemented, and data were analyzed using bivariate and multivariate methods. The findings of this investigation demonstrate a statistically significant association between malnutrition and dental caries (p-value = 0.010). The interaction analysis identified toothbrushing habits as a significant covariate exhibiting an interactive effect between nutritional status and the prevalence of dental caries. Following adjustment for interaction and confounding variables in the final multivariate regression model, the Prevalence Odds Ratio (POR) for nutritional status was determined to be 6.739, with a corresponding significance level of 0.007. Furthermore, the regression coefficient (B) was calculated as 1.908, indicating a positive correlation between nutritional status and the occurrence of dental caries. Based on the results of the study, it was concluded that there is a significant relationship between malnutrition and dental caries that was identified as being influenced by social determinants of toothbrushing habits.
FACTORS RELATED TO BULLYING IN JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS IN PADANG CITY Nurliza, Okta; Ramadani, Mery; Yuni, Hamidatul
Indonesian Journal of Health Science Vol 9 No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ijhs.v9i2.11879

Abstract

Bullying can occur at all educational levels and in social settings, with 75.9% of adolescents having experienced it. This study aims to identify factors related to bullying behavior among students at SMPN 24 and SMP Muhammadiyah 5 in Padang City in 2025. Using a quantitative cross-sectional design, 266 students were sampled from a population of 790 through proportionate random sampling. Data were collected via questionnaires and analyzed using the chi-square test from October 2024 to April 2025. Results showed that 54.1% of students had a high level of bullying behavior. Contributing factors included negative attitudes (p=0.000), poor school environment (p=0.000), low peer support (p=0.020), and strong influence of social media (p=0.000). As bullying levels are high, it is recommended that schools implement monthly education programs addressing the causes, impacts, and prevention of bullying to raise awareness among students and teachers and discourage the normalization of such behavior
PENINGKATAN KUALITAS HIDUP DAN KESEHATAN MASYARAKAT KELOMPOK RENTAN PASCA BENCANA BANJIR BANDANG DI KENAGARIAN PANDAI SIKEK Markolinda, Yessy; Ramadani, Mery; Augia, Trisfa; Novirsa, Randy; Elda, Frima; Kasra, Kamal; Husna, Nadiyatul; Aurora, Bunga Putri; Efendi, Melati Putria; Deca, Fathiya Zarine; Cahyani, Mardhiah BP
Warta Pengabdian Andalas Vol 32 No 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jwa.32.3.357-366.2025

Abstract

Nagari Pandai Sikek West Sumatra experienced a flash flood disaster that caused infrastructure damage, disruption of basic services, and decreased the quality of life of the community, especially vulnerable groups. This activity aims to improve the quality of life and health of post-disaster communities through an integrated approach in the fields of health and disaster management. The quality of life of the community is measured through a composite approach that includes knowledge improvement (pre- and post-tests), behavioral changes and participation in activities, simple health conditions (blood pressure and physical activity), waste bank and maggot-based environmental management, and community social involvement. These indicators show improvements in physical, cognitive, social, and environmental aspects after the community service activities. Activity methods include socialization, simulation, and education with a pre-test and post-test approach to measure the effectiveness of the intervention. Activities were carried out in the form of disaster mitigation counseling for elementary school students, maggot-based waste management training, healthy lifestyle counseling for the elderly through the GERMAS program, and nutrition education for parents related to stunting prevention. The results of the activity showed an increase in public understanding of disaster mitigation, with an average pre-test score of 58.4 increasing to 82.7 in the post-test. The community demonstrated a better understanding of the importance of waste management to prevent environmental pollution, awareness of early detection of hypertension, and the fulfillment of balanced nutrition to prevent stunting. Active participation in simulations, question and answer sessions, and discussions were indicators of the success of the activity. It can be concluded that this community service program succeeded in increasing the understanding and awareness of the Pandai Sikek community regarding health and disaster preparedness. The sustainability of this program needs to be supported through collaboration with local governments, educational institutions, and local communities to expand its positive impact.
Evaluasi Pelaksanaan Program Antenatal Care (ANC) Terpadu di Kabupaten Kerinci Rizola, Clodeya; Firdawati, Firdawati; Aladin, Aladin; Sriyanti, Roza; Ramadani, Mery; Meinapuri, Malinda
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 9 (2025): Volume 5 Nomor 9 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i9.22208

Abstract

ABSTRACT The Sustainable Development Goals (SDGs) emphasize the reduction of the maternal mortality rate (MMR) to 70 per 100,000 live births by 2030. Despite various efforts, the MMR in Indonesia, including in Kerinci Regency, remains high. Integrated Antenatal Care (ANC) has become a key strategy in reducing maternal mortality. This study aims to evaluate the implementation of integrated ANC services in Kerinci Regency and to explore the influencing factors, including aspects of policy, input, process, and output. This research employed a qualitative approach. Informants included the Regent, Head of the District Health Office, and health workers from community health centers (Puskesmas) with the highest and lowest ANC coverage, those contributing to maternal mortality cases, and those with no reported cases. Data were collected through interviews, observations, and document review. The findings revealed that there is no specific policy regarding integrated ANC services. Implementation is hindered by a shortage of trained medical personnel and the absence of dedicated funding. The service delivery process does not fully adhere to established Standard Operating Procedures (SOPs) and remains largely top-down in planning, although coordination among health workers is relatively strong. While pregnant women reported high levels of satisfaction, the coverage of key ANC indicators (K1 and K5) remains suboptimal. In conclusion, the implementation of integrated ANC services in Kerinci Regency remains suboptimal due to various constraints in policy, input, process, and output components. This study highlights the need for short- to long-term interventions and provides in-depth insights into the challenges of implementing integrated ANC in resource-limited settings.  Keywords: Antenatal Care, Health Policy, Maternal Mortality, Program Evaluation  ABSTRAK Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) menekankan penurunan angka kematian ibu (AKI) 70/100.000 kelahiran hidup pada tahun 2030. Berbagai upaya telah dilakukan, AKI di Indonesia, termasuk di Kabupaten Kerinci, masih tinggi. Antenatal Care (ANC) terpadu menjadi salah satu strategi penting dalam penurunan AKI. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan pelayanan ANC terpadu di Kabupaten Kerinci serta mengeksplorasi faktor-faktor yang memengaruhinya, termasuk kebijakan, input, proses, dan output. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Informan terdiri dari Bupati, Kepala Dinas Kesehatan, serta petugas dari Puskesmas dengan cakupan ANC tertinggi, terendah, penyumbang AKI, dan tanpa kasus AKI. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belum terdapat kebijakan khusus mengenai ANC terpadu, dan implementasi masih terkendala keterbatasan tenaga medis terlatih serta ketiadaan pendanaan khusus. Proses pelaksanaan belum sepenuhnya sesuai SOP dan masih didominasi perencanaan top-down, meskipun koordinasi antar petugas sudah berjalan cukup baik. Capaian indikator K1 dan K5 belum optimal, meskipun kepuasan ibu hamil tergolong tinggi. Kesimpulan penelitian ini bahwa pelaksanaan pelayanan ANC terpadu di Kabupaten Kerinci belum optimal dan masih menghadapi berbagai hambatan pada aspek kebijakan, input, proses, maupun output. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan perlunya intervensi jangka pendek seperti rekrutmen, redistribusi dokter dan sosialisasi SOP, intervensi jangka menengah berupa pelatihan berjenjang dan penguatan pendanaan, serta intervensi jangka panjang melalui penguatan kebijakan daerah yang mendukung penurunan AKI Kata kunci: Antenatal Care Terpadu, Kebijakan Kesehatan, Angka Kematian Ibu, Evaluasi Program
Dukungan Suami dalam Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Air Tawar Kota Padang, Sumatera Barat Ramadani, Mery; Hadi, Ella Nurlaella
Kesmas Vol. 4, No. 6
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manfaat pemberian ASI yang sangat besar ternyata belum mampu meningkatkan angka cakupan ASI eksklusif. Hal tersebut terlihat pada tingkat pemberian ASI eksklusif di tanah air yang masih rendah berada pada kisaran 39%-40%. Tujuan penelitian ini mengetahui dukungan suami dalam pemberian ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Air Tawar, Kota Padang Tahun 2009. Rancangan penelitian potong lintang digunakan pada bulan Maret-April 2009 dengan responden ibu bayi usia 7-12 bulan. Hasil penelitian mendapatkan 55,4% ibu memberikan ASI eksklusif dan 57% ibu mendapat dukungan suami dalam pemberian ASI eksklusif. Ada hubungan antara dukungan suami dengan pemberian ASI eksklusif, ibu yang suaminya mendukung pemberian ASI eksklusif berpeluang memberikan ASI eksklusif 2 kali daripada ibu yang suaminya kurang mendukung pemberian ASI eksklusif setelah dikontrol oleh pekerjaan suami, dukungan petugas kesehatan, dan pekerjaan ibu. Oleh karena peran suami penting dalam pemberian ASI eksklusif, maka suami harus dijadikan sasaran penyuluhan ASI dan didorong untuk lebih aktif mencari informasi serta aktif belajar mengenai ASI, sehingga lebih paham dalam memberikan dukungan kepada ibu untuk menyusui secara eksklusif. The objective of this study was to know husband’s support in exclusive breastfeeding at working areas of Puskesmas Air Tawar, Padang in 2009. Cross sectional design was used in this study that was conducted from March to April 2009. The respondents were mothers with baby of 7 to 12 months. This study found out that 55.4% of mothers did exclusive breastfeeding, and 57% mothers gained husband’s support in exclusive breastfeeding. There was a relationship between husband’s support and exclusive breastfeeding whereas mothers who had husbands’ support likely do exclusive breastfeeding two times than mothers without husband’s support after adjusted by husband’s occupation, health provider’s support and mother’s occupation. As the role of husband is important in exclusive breastfeeding, therefore husbands should became the target of education on exclusive breastfeeding and encourage them to be more active in searching information about exclusive breastfeeding, so that they would support their wives in exclusive breastfeeding.
Peran Tenaga Kesehatan dan Keluarga dalam Kehamilan Usia Remaja Ramadani, Mery; Nursal, Dien Gusta Anggraini; Ramli, Livia
Kesmas Vol. 10, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebanyak 10,3% kematian tidak langsung pada ibu disebabkan kehamilan usia remaja (< 20 tahun). Di Kabupaten Tanah Datar, masih terjadi peningkatan kehamilan usia remaja dalam tiga tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran tenaga kesehatan, dukungan keluarga, dan pengetahuan remaja dengan kehamilan usia remaja di wilayah kerja Puskesmas Singgalang, Kabupaten Tanah Datar tahun 2014. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei – Juni 2014 menggunakan desain potong lintang. Populasi adalah seluruh remaja putri berusia < 20 tahun yang telah menikah berjumlah 215 orang. Sampel berjumlah 68 orang dan pengambilan sampel dilakukan secara proporsional di delapan jorong/desa. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner. Kemudian, analisis bivariat dilakukan dengan uji kai kuadrat dan analisis multivariat dengan uji regresi logistik ganda. Hasil penelitian mendapatkan sebanyak 55,9% responden hamil di usia remaja. Sebanyak 52,9% responden kurang merasakan peran dari tenaga kesehatan, 66,2% kurang mendapat dukungan keluarga, dan 58,8% memiliki pengetahuan rendah. Didapatkan hubungan peran tenaga kesehatan (nilai p = 0,032), dukungan keluarga (nilai p = 0,025), dan tingkat pengetahuan (nilai p = 0,002) dengan kehamilan usia remaja. Dapat disimpulkan bahwa tenaga kesehatan, keluarga dan tingkat pengetahuan berperan dalam kehamilan remaja. Tenaga kesehatan perlu memberikan penyuluhan mengenai risiko kehamilan remaja kepada remaja serta keluarga. Worth 10.3% of indirect maternal death is due to teenage pregnancy (< 20 years old). In Tanah Datar District, the increase of teenage pregnancy has occured in the last three years. This study aimed to determine health worker's role, family's support and teenagers' knowledge with teenage pregnancy in work area of Singgalang Primary Health Care, Tanah Datar District in 2014. This study was conducted on May – June 2014 using cross-sectional design. Population was 215 married teenage girls < 20 years old. A total of sample was 68 selected proportionally in eight villages. Data were collected through interview using questionnaire. Then bivariate analysis was conducted using chi-square test and multivariate analysis using multiple logistic regression test. Results of study found 55.9% of respondents were pregnant in teen age. Respondents worth 52.9% got less health worker’s role, 66.2% got less family’s support and 58.8% had low level of knowledge. There was a relation found between health worker’s role (p value = 0.032), family’s support (p value = 0.025) and knowledge level (p value = 0.002) with teenage pregnancy. In conclusion, health workers, family and knowledge level play a role in teenage pregnancy. Health workers need to provide counseling concerning teenage pregnancy risks for both teenagers and families.
PERAN LEVEL OF ENTERTAINMENT DALAM MENINGKATKAN BRAND AWARENESS DAN NIAT PEMBELIAN DENGAN SHOW HOST CARACTERSTICS SEBAGAI MODERASI PADA LIVE SHOPPING Lestari, Novia Indah; Ramadani, Mery; Nurmayasari, Rita; Yani, Zulaiha Safitri
EKONOMI KEUANGAN DAN BISNIS Vol 8, No 2 (2023): Ekombis Sains: Jurnal Ekonomi, Keuangan, dan Bisnis
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/ekombis.v8i2.2388

Abstract

Adanya perkembangan teknologi dan internet, trend belanja saat ini tidak terbatas hanya pada toko fisik untuk membeli barang. Pembelian online telah menjadi fungsi penting dalam masyarakat saat ini. Hal ini dkarenakan pembelanjaan online lebih cepat dan efisien, ini termasuk pada live shopping yaitu system berbelanja yang dilakukan secara langsung melalui live streaming dengan didampingi pembawa acara. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui peran dari tingkat hiburan acara live shopping sehingga bisa meningkatkan brand awareness dan niat pembelian seseorang dengan karakteristik pembawa acara sebagai variabel moderasi. Penelitian ini ditujukan untuk konsumen yang pernah melakukan pembelanjaan melalui live shopping di media social seperti tiktok dan instragram sebanyak minimal tiga kali. Sampel penelitian ini berjumlah 100 sampel dengan menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuisioner dan diproses dengan menggunakan Teknik SEM-PLS. hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa level of entertainment memiliki pengaruh yang positif dalam meningkatkan brand awareness dan niat pembelian seseorang dalam melakukan pembelanjaan melalui live shopping. Selain itu karakteristik pembawa acara memiliki efek moderasi yang positif dalam meningkatkan niat pembelian seseorang karena adanya level of entertainment pada acara live shopping di social media.
Co-Authors - Afrizal Ade Suzana Eka Putri Afrizal Afrizal Afrizal Afrizal ALADIN ALADIN Alda Faujan Anggela Pradiva Putri Anggreini, Stevany Anshari, Luthfil Hadi aris Aris Tristanto Aris Tristanto Aris Tristanto Augia, Trisfa Auliya, Suci Aurora, Bunga Putri Aziza, Neri Azmi, Fadilla Bahren Bahren BP, Mardhiah Cahyani Cahyani, Mardhiah BP D.B.P, Mira Lilia Darmayanti Darmayanti Deca, Fathiya Zarine Defriman Djafri Dian Fajri Utami Dwi Yuliani Efendi, Melati Putria Elda, Frima Ella Nurlaella Hadi Fauziah Fauziah Firdawati, Firdawati Fitrayeni Fitrayeni Fitri Yuliani Fitri Yusya Fitri Yusya Fivi Melva Diana, Fivi Melva Friska Meininda Putri Gayatri, Satya Hade, Aliffa Oktanofrida Hamidatul Yuni Hanifah Aulia Rafdi Hanifah Aulia Rafdi Hanifah S Hanifah S Hendery Dahlan, Hendery Husna Yetti Husna, Nadiyatul Ice Yolanda Puri Imelda Aliska Islah, Nurul Kamal Kasra Kusumawati, Imas Livia Ramli Lolly Mayoritha Malinda Meinapuri Markolinda, Yessy Markolinda, Yessy Markolinda Melyanti, Melyanti Najmiatul Fitria Nila Kasuma Noor Syrah, Anniba Novia Indah Lestari Novia Indah Lestari Nurliza, Okta Nurmayasari, Rita Nursal, Dien Gusta Anggrani Rahmi, Sintha Defiza Ramli, Livia Randy Novirsa Ranny Firsti Ranny Firsti reniwati reniwati Rezi Fatrima Surya Rizki Ridhatul Tani Rizola, Clodeya Safutri, Mitha Sahirah, Regina Muthia Sawirman Sawirman Simarmata, Sondang Solfiyeni Solfiyeni Sri Setiawati Sri Setiawati Sriyanti, Roza Sukardi, Muthya Divani Sukiyaningsih, Tri Wahyuni Suryati Suryati Sutikno Sutikno Sutikno Sutikno Syafrawati Taufiqurrahman, Rd. Aldifa Trisfa Augia Tuty Ernawati Vivi Triana Wira Iqbal Yani, Zulaiha Safitri Yessy Markolinda Yolanda, Christi Yuniar Lestari Yusya, Fitri