Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Perumusan Strategi Pengembangan Industri Kecil Menengah Topeng Malangan Sunday Noya; Khoirul Hidayat; M Melany
Jurnal Teknik Industri Vol. 15 No. 1 (2014): Februari
Publisher : Department Industrial Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/JTIUMM.Vol15.No1.19-34

Abstract

Topeng Malangan is one of potential cultural products developed to preserve culture and bring revenue for stakeholder in Malang. This study aims to identify internal and external factors affecting the existence of small medium enterprise (SME) Topeng Malangan and formulate its development strategy. The identification of problem and factors is done by focus group discussions (FGD) involving businessmen, cultural observer, academician, regional government and researchers. The results of FGD is then analyzed and developed by using SWOT matrix in order to determine formula of SME development strategies. To sharpen the strategy more effective in implementation, the analysis using IFAS and EFAS matrix is conducted. The result is final formula for SME Topeng Malangan development strategy that is more focused on strategy SO (Strength - Opportunities); which is the utilization of strength organization of SME Topeng Malangan for taking advantage of opportunities.
PENGARUH PENGETAHUAN HALAL, KESADARAN HALAL (HALAL AWARENESS) DAN LABEL HALAL TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK JAMU MADURA Muhammad Munir; Khoirul Hidayat; Muhammad Fakhry; M Fuad Fauzul Mu’tamar
Agroindustrial Technology Journal Vol. 3 No. 2 (2019): Agroindustrial Technology Journal
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/atj.v3i2.3858

Abstract

Produk berbasis pertanian menjadi salah satu sektor yang terpengaruh akan adanya isu halal di masyarakat. Hal tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang yang sangat besar untuk meningkatkan nilai tambah bagi pelaku usaha dalam memproduksi dan memasarkan produk halal. Pada tahun 2015, produk jamu menjadi bagian dari ketetapan produk yang harus bersertifikat halal yang ditetapkan oleh pemerintah. Jamu Madura merupakan produk khas yang menjadi kearifan lokal masyarakat Madura dan diwariskan turun-temurun. Jamu Madura tidak hanya dikenal di wilayah Jawa Timur, tetapi telah dikenal luas ke berbagai kota di Indonesia bahkan hingga pasar mancanegara. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan halal, kesadaran halal (halal awareness) dan label halal terhadap keputusan pembelian produk Jamu Madura. Penelitian ini dilakukan terhadap 50 responden yang berasal dari empat kabupaten di Pulau Madura. Pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner dan selanjutnya dilakukan uji-t dan uji-F menggunakan software SPSS Statistics versi 25. Hasil uji-t menunjukkan bahwa pengetahuan halal berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk Jamu Madura, kesadaran halal berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian produk Jamu Madura dan label halal berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk Jamu Madura. Sedangkan hasil uji-F menunjukkan bahwa pengetahuan halal, kesadaran halal dan label halal secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kaputusan pembelian produk Jamu Madura.
PENERAPAN SIRKULAR EKONOMI BAGI SISWA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN HAND SANITIZER DARI ECO-ENZYME Firmansyah, Arief; Mu’tamar, M Fuad Fauzul; Probowati, Banun Diyah; Lisdayana, Nurmalisa; Nurhidayah, Enung Siti; Sugiharto, Sugiharto; Asfan, Dian Farida; Fansuri, Hamzah; Rakhmawati, Rakhmawati; Hidayat, Khoirul
Abdi Techno Jurnal AbdiTechno, Vol. 3, Nomor 2, Juli 2023
Publisher : Departemen Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70124/abditechno.v3i2.1027

Abstract

This decade is developed a maximal utilization of products until there are no leftovers, known as the circular economy. The concept explained that organics waste should be used to produce a good product like eco-enzyme. Eco-enzyme is a fermentation product that has a lot of benefits for agriculture till personal sanitation. The benefit of circular economy through eco-enzyme application must be promoted and disseminated. The workshop that targeted teenagers provided long-term effects for applying the circular economy concept. The empowerment event aims to disseminate the circular economy concept through hand-sanitizer production from eco-enzyme, which is taken from organic waste. The object of this event was students in 10th and 11th grade from Muhammdiyah 2 High School, Surabaya. The workshop used a combination of methods between lecturing and demonstration. This workshop was assessed by 5 indicators, i.e., workshop theme, competencies of lecturer, communication effectiveness, workshop duration, and availability of visual aid. Data was collected by the questioner at the end of the workshop. The result showed that 4 of 5 indicators provided good responses. Indicators of workshop duration need to evaluate for the next event. The workshop succeeded in providing knowledge about how to make hand sanitizer from eco-enzyme. The next event should discuss and demonstrate the production of another personal hygiene.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN BRIKET SEBAGAI ENERGI TERBARUKAN DI DESA LAPA LAOK KECAMATAN DUNGKEK KABUPETEN SUMENEP Jamilah, Jamilah; Mulayadi, Mulayadi; Suhartatik, Suhartatik; Ahmad, Sabarudin; Hidayat, Khoirul; Joni, Koko; Dzulkarnain, Iskandar; Purwitasar, Elvina; Arifa, Herfina Nur; Manahim, Bisma Nurillah; Hotija, Siti Nur; Faida, Roijatul
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i6.22851

Abstract

Desa Lapa Laok, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, berupaya mengoptimalkan potensi alamnya guna meningkatkan perekonomian desa. Limbah serabut dan tempurung kelapa merupakan potensi alam yang melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal. Penggunaan briket arang tempurung kelapa dianggap sebagai solusi yang sejalan dengan upaya mengatasi tantangan global terkait polusi, energi alternatif, dan teknologi ramah lingkungan. Hasil dari diskusi dengan pengelola Bumdes mengidentifikasi beberapa permasalahan prioritas, yaitu produksi (mesin pengolah briket), manajemen usaha (sumber daya manusia/SDM), pemasaran, dan teknologi. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat kali ini difokuskan pada pelatihan dan pendampingan untuk memanfaatkan briket sebagai sumber energi terbarukan. Dengan memberikan pelatihan dan pendampingan secara komprehensif, diharapkan para pelaku usaha bio briket di Desa Lapa Laok dapat mengoptimalkan kegiatan usaha mereka dan mencapai perkembangan yang lebih baik di masa depan.
Innovations in Islamic Religious Education Teaching Methods in the Digital Era Gunawan, Syahrul; Maryani; Roihan Ramadhan, Muhammad; Arya Yanuar, Fitra; Saidah; Hidayat, Khoirul
Zona Education Indonesia Vol. 2 No. 3 (2024): JUNE 2024
Publisher : Yayasan Mentari Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

this study investigates the impact of digital innovation on the teaching of Islamic Education (PAI), highlighting how technology enhances learning outcomes and engagement. The research focuses on the integration of interactive learning applications, e-learning platforms, social media, and educational software into PAI instruction. The primary objective is to evaluate how these technological tools affect student understanding, motivation, and accessibility to learning materials. Using a mixed-methods approach, including surveys and interviews with teachers and students, the study reveals that digital tools make PAI more engaging and relevant. Students appreciate the flexibility of e-learning platforms, which allow for personalized learning experiences. However, challenges such as technology access disparities between urban and rural areas, as well as the need for ongoing teacher training, are identified. The findings suggest that while digital innovations have positive effects on PAI, addressing access issues and enhancing teacher competency are crucial for maximizing their benefits. This study underscores the need for continuous investment in technology infrastructure and professional development to ensure equitable and effective digital education in Islamic studies
Strategi Pengembangan Sate Sebagai Makanan Khas Daerah Madura Hidayat, Khoirul; Natalia, Henni; Rakhmawati, Rakhmawati; Firmansyah, R. Arief
Parjhuga : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Daerah Vol 1 No 2: December 2023
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60128/parjhuga.v1i2.1

Abstract

Sate merupakan salah satu produk lokal yang memiliki keunikan masing-masing berdasarkan bahan yang digunakan, cara pemasakan, maupun bumbu pelengkap yang digunakan. Sate Madura adalah salah satu sate khas daerah yang terkenal dengan kelezatan bumbu kacangnya. Kelemahan dari bumbu sate, yaitu memiliki umur simpan pendek serta merupakan produk yang dibuat berdasarkan permintaan konsumen. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka perlu adanya pengembangan bumbu sate Madura instan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui alternatif bentuk produk bumbu sate Madura instan yang diinginkan konsumen. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode Value Engineering (VE),  karena mampu menciptakan produk biaya minimal dengan performansi yang maksimal. VE memiliki lima tahapan yaitu tahap informasi, kreatif, analisis, pengembangan, dan rekomendasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk produk yang diinginkan konsumen yaitu bumbu sate instan pasta. Terdapat lima atribut antara lain atribut rasa, warna, bentuk, kemasan, dan berat bersih. Nilai tertinggi dari kelima alternatif yang ditawarkan yaitu pada alternatif 2 dengan desain rancangan produk rasa original, warna kecoklatan, bentuk pasta, kemasan standing pouch, berat bersih 100 gram tiap kemasan. Selain itu, alternatif 2 termasuk alternatif dengan biaya produksi paling rendah yaitu Rp. 2.746,-, sehingga sesuai dengan tujuan penggunaan metode value eengineering, yaitu menurunkan biaya yang tidak diperlukan tetapi tetap menjaga kualitas produk dan tetap memperhatikan apa yang diinginkan konsumen.
Edukasi Pangan Halal dan Program Sertifikasi Halal Skema Self-Declare bagi UMKM Di Desa Gumulan, Kec. Kesamben, Kab. Jombang Maflahah, Iffan; Nurhidayah, Enung Siti; Hidayati, Darimiyya; Supriyanto, Supriyanto; Probowati, Banun Diyah; Faridz, Raden; Hidayat, Khoirul; Mu'tamar, Mohammad Fuad Fauzul; Ulya, Millatul; Lisdayana, Nurmalisa; Cystiana, Chika Uca; Verdiana, Hanif Risma
Darmabakti : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 01 (2024): Darmabakti : Junal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Peneliian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Madura (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/darmabakti.2024.5.01.134-140

Abstract

Desa Gumulan, Kec. Kesamben, Kab Jombang memiliki banyak produk pangan yang dihasilkan oleh masyarakat sekitar. Pelaku usaha mayoritas belum melakukan proses sertifikasi halal kurangnya kepedulian pelaku usaha akan pentingnya sertifikasi halal dan terbatasnya informasi untuk proses pengajuan sertifikasi halal yang dianggap rumit. Edukasi akan pentingnya pengetahuan tentang pangan halal dan Program Sertifikasi Halal Skema Self-Declare bagi usaha menengah Di Desa Gumulan dapat menjadi solusi. Tahapan kegiatan edukasi adalah: (1) Tahap persiapan dilakukan melalui berkomunikasi dengan aparat desa; (2) Pemaparan materi sertifikasi halal; (3) Tutorial pendaftaran sertifikasi halal gratis (SEHATI) dengan self-declare; dan (4) Penyebaran kuesioner untuk mengetahui proses keberhasilan kegiatan. Kegiatan ini mampu mengedukasi masyarakat untuk melakukan proses sertifikasi produk yang dihasilkan dengan dibuktikan pengajuan NIB sebagai syarat utama pengajuan sertifikasi halal skema self-declare.
PENGUATAN SISTEM PEMERINTAHAN ADAT DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT ADAT MARIND DI PROVINSI PAPUA SELATAN Silubun, Johanis Anthon; Pelu, Handika Dwi Ardiansyah; Corputty, Frans; Hidayat, Khoirul
Jurnal Restorative Justice Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Restorative Justice
Publisher : Universitas Musamus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/jrj.v8i1.6210

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengkaji penguatan sistem pemerintahan adat dalam pemberdayaan masyarakat adat marind di provinsi papua selatan. Tujuan penelitian ini adalah Untuk Mengetahui Punguatan Sistem Pemerintahan Adat Dalam Pemberdayaan Masyarakat Adat Marind Di Provinsi Papua Selatan. Serta Menemukan Konsep ideal Sistem Pemerintahan Adat Dalam Pemberdayaan Masyarakat Adat Marind Di Provinsi Papua Selatan. Adapun jenis penelian yang digunakan adalah penelian normative dengan pendekatan konseptual. Hasil yang diperoleh yaitu Pertama, Penguatan Sistem Pemerintahan Adat Dalam Pemberdayaan Masyarakat Adat Marind Di Provinsi Papua Selatan sebagai upaya melestarikan adat dan budaya. Kedua, Konsep Ideal Pemerintahan adat dalam pemberdayaan masyarakat adat marind yaitu dengan dua unsur utama. Pertama, bersifat keaslian pengaturan dan pengembangan sepenuhnya dilakukan oleh masyarakat adat dalam menjaga dan melestarikan adat budayanya. Kedua, Pemberdayaan, Pemberdayaan Masyarakat adat Marind adalah upaya mengembangkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat dengan meningkatkan pengetahuan, sikap, keterampilan, perilaku, kemampuan, kesadaran, serta memanfaatkan sumber daya melalui penetapan kebijakan, program, kegiatan, dan pendampingan yang sesuai dengan esensi masalah dan prioritas kebutuhan masyarakat adat Marind. Pembentukan pusat pendidikan rakyat untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan, Pemberyaan ekonomi masyarakat berbasis lingkungan serta Pemetaan wiyalah wilayah adat masyarakat adat marind dalam mewujudkan kepastian hukum. Kata Kunci: Sistem pemerintahan adat, masyarakat adat marind, Papua selatan
Pengolahan Limbah Sabut Kelapa dan Siwalan Sebagai Produk Bernilai Tambah Di Desa Romben Barat Sumenep Jamilah, Jamilah; Misbahudholam AR, Muhammad; Fauzi, Moh; Ahmad, Sabaruddin; Arendra, Anis; Hidayat, Khoirul; Dzulkarnain, Iskandar
AKM Vol 5 No 2 (2025): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Januari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v5i2.1306

Abstract

Pemanfaatan tanaman kelapa dan siwalan oleh masyarakat Romben Barat pada umumnya hanya terbatas pada pengambilan air dan daging buah, sehingga menyisakan limbah berupa serabut kelapa dan siwalan. Untuk itu, diperlukan solusi yang inovatif dan tepat guna agar limbah serabut kelapa dan siwalan tersebut dapat diolah menjadi produk unggulan yang bermanfaat secara ekonomi dan memberikan nilai tambah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi observasi langsung di lapangan, perumusan masalah dan solusinya, pengumpulan data sampel limbah serabut kelapa, proses pengolahan limbah, penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), serta evaluasi. Dari kegiatan yang telah dilaksanakan, Kelompok Tani Sumber Rejeki dan anggota PKK Desa Romben Barat telah memahami proses pengolahan limbah serabut kelapa menjadi cocofiber dan cocopeat. Selain itu warga telah menguasai teknik pengolahan serabut kelapa menjadi cocofiber dan cocopeat secara efisien. Pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah serabut kelapa dan siwalan menjadi media tanam cocopeat dan cocofiber meningkat pesat. Kegiatan ini tidak hanya membantu mengurangi limbah, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi ekonomi lokal.
Perbandingan Metode Kansei Engineering, Quality Function Deployment, Value Engineering Dalam Pengembangan Mesin Pemanenan Padi Hidayat, Khoirul; Nur Prasetyo, Rifan Dwi; Firmansyah, Arief
INVANTRI (Inovasi Dan Pengelolaan Industri) Vol 4 No 1 (2024): September
Publisher : Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia is an agricultural country where 40% of the population's livelihood is farming. Agrarian potential in Indonesia is very high because of the fertile soil. The fertile agricultural land in Indonesia is due to the country's location in an area with a tropical climate and Indonesia has many mountains. Most farmers in Indonesia still carry out the harvesting process manually, especially when threshing rice seeds from the stalks. The rice harvesting process that still uses manual methods can cause problems for farmers and also result in relatively low productivity. The process of harvesting rice using a sickle is still widely carried out because rice harvesting machines have not yet been created suitable for existing agricultural land in Indonesia, where agricultural land in Indonesia is generally narrow with undulating topographic conditions. This research aims to compare methods for developing rice harvesting machines. The method used in this research is to compare the Kansei Engineering, Quality Function Deployment, and Value Engineering methods. The results of this research indicate that the Kansei Engineering method is a suitable method for developing rice harvesting machines because the Kansei engineering method uses emotional feelings in the product development process. The Kansei engineering method can increase the level of satisfaction and interest of consumers because products are designed using the Kansei engineering method.
Co-Authors A, Andika Aulya A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abu Ubaidah, Darwis Ahmad, Sabaruddin Ahmad, Sabarudin Alfirmansyah, Ahmad Anis Arendra Annuri, Ahmad Anton Johanis Silubun Arie Wahyu Prananta Arief Firmansyah Arifa, Herfina Nur Aronika, Nadiyah Ferah Arya Yanuar, Fitra Baharuddin Baharuddin Budi Hartono Corputty, Frans Cystiana, Chika Uca DARIMIYYA HIDAYATI Dewi, Heny Wydia Kusuma Dian Farida Asfan Dwi Fitriani Endar Sulistyowati Enung Siti Nurhidayah Fachry Abda El Rahman Faida, Roijatul Fajri Habibi, Fajri Firdias I, Achmad Firmansyah, Raden Arief Gunawan, Syahrul Hamzah Fansuri Handika Dwi Ardiansyah Pelu Hotija, Siti Nur Ibrah Prayogo, Dhian Iffan Maflahah Illahi, Wahyudi Irianto, Prasetyo Adi Iskandar Dzulkarnain Jamilah Khoiriyah, Zuhro'ul Koko Joni Labib, Mohammad Ainul Lisdayana, Nurmalisa Lukman Hakim M Fahkry M Melany Manahim, Bisma Nurillah Mardliyah, Dewi Maryani Maulana, Sofyan Fajar Melany, M Misbah Hoerul Anam, Jajang Moh Fauzi, Moh Mohammad Yaskun, Mohammad Muhammad Fakhry Muhammad Misbahudholam AR Muhammad Munir Muhtadin Muhtadin Mulayadi, Mulayadi Murthasiah, Dewi Mutaqin, Jaenal Mu’tamar, M Fuad Fauzul Mu’tamar, M. Fuad Fauzul Mu’tamar, Mohammad Fuad Fauzul Nafiuddin Naibaho, Erwan Natalia, Henni Nur Prasetyo, Rifan Dwi Nuriyana, Laha Probowati, Banun Diyah Purwitasar, Elvina Raden Faridz Rakhmawati Rakhmawati rakhmawati, ita Riansyah, Rizqy Rifai, Abil Rifai, Emon Rifky Maulana Yusron Rizal, A. Roihan Ramadhan, Muhammad S. Sugiharto Sabeni Sahrina, Alfi Saidah Setiawan, Faiq Rizqi Suhartatik Suhartatik Suminar S, Ratna Sunday Noya Supriyanto Supriyanto Suratman, Ahmad Suwarno Abadi Tambunan, Monifa Geraldin Thoyyibah, Hayatun Triyaningsih Ulya, Millatul Verdiana, Hanif Risma Zakariya, Yuza