Claim Missing Document
Check
Articles

PENCAPAIAN STANDAR PENGOLAHAN REKAM MEDIS SEBELUM DAN SESUDAH PELATIHAN DI RSUD PACITAN Kusuma Estu Werdani
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v4i1.98

Abstract

AbstractAchievement of medical record management standards in RSUD Pacitan were still low, hence those became the reason to provide training for medical record staff. On the job training method allowed the staff to practice medical record management directly based on the standards which given in training. This study aimed to compare the achievement of medical record standards in management before and after given training. This is a quantitative research with quasi-experimental pretest-posttest design, which was used to measure the achievement of standards of patient identity completeness and medical records coding. Data were analyzed by using Chi Square Test. The results indicated the increase of the completion of patient identity from 22.22% to 90.37% (p = 0.000) and the completion of medical records coding from 18.52% to 74.81% (p = 0.000). Supporting data from the interviews were known that there the changes of paradigm and attitude of the medical records staff to the function and process of medical records management to support services at the hospital. Periodic training is needed to improve the service quality of medical records at the hospital sustainability.Keywords: training, patient identity, codingAbstrakPencapaian standar pengolahan rekam medis di RSUD Pacitan yang masih rendah, menjadi dasar untuk memberikan pelatihan kepada para petugas rekam medis. Metode pelatihan on the job training bertujuan untuk memberi kesempatan petugas rekam medis mempraktekkan secara langsung materi pelatihan yang telah diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pencapaian standar pengolahan rekam medis sebelum dan sesudah pelatihan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi experimental pretest-postest design, yang dipakai untuk mengukur pencapaian standar kelengkapan pengisian identitas pasien dan coding rekam medis. Analisis data menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil analisis data menunjukkan kenaikan pencapaian kelengkapan pengisian identitas pasien dari 22,22% menjadi 90,37% (nilai p= 0,000) dan kenaikan kelengkapan coding rekam medis dari 18,52% menjadi 74,81% (nilai p= 0,000). Data penunjang dari hasil wawancara diketahui bahwa terjadi perubahan paradigma dan sikap petugas rekam medis terhadap fungsi dan proses pencatatan pada rekam medis untuk menunjang pelayanan di rumah sakit. Kesimpulan penelitian ini adalah ada peningkatan pencapaian standar pengolahan rekam medis sesudah pelatihan. Pelatihan secara periodik perlu untuk dilakukan agar kualitas pelayanan rekam medis di rumah sakit dapat terus ditingkatkan.Kata kunci: pelatihan, identitas pasien, coding
Penilaian Program Moewardi Wae Berdasarkan Pengetahuan dan Sikap untuk Berpartisipasi Pasien Rawat Jalan di RSUD Dr. Moewardi Surakarta Ajeng Nugrahenny; Kusuma Estu Werdani
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v8i2.280

Abstract

Program Moewardi Wae merupakan program live streaming yang dibentuk oleh RSUD Dr. Moewardi Surakarta dengan memanfaatkan media sosial. Dengan mengggunakan media sosial penyampaian informasi kesehatan menjadi lebih cepat, mudah, murah serta jangkauan kepada masyarakat lebih luas. Melalui live streaming masyarakat juga dapat berkonsultasi secara langsung di kolom komentar. Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan tentang program Moewardi Wae dengan sikap pasien rawat jalan untuk mengikuti program Moewardi Wae di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian observasional analitik dan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah pasien rawat jalan Wijaya Kusuma RSUD Dr. Moewardi dengan pengambilan sampel menggunakan simple random sampling sebanyak 112 orang. Uji statistik penelitian ini menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikan (p>0,05). Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan pasien dengan sikap untuk mengikuti program Moewardi Wae di RSUD Dr. Moewardi Surakarta (p=0,014). Disarankan agar masyarakat tertarik untuk mengikuti live streaming program Moewardi Wae supaya mendapatkan informasi mengenai kesehatan dari narasumber yang terpercaya
FAKTOR RISIKO KEJADIAN DIABETES MELLITUS TIPE II PADA WANITA USIA PRODUKTIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PURWOSARI KOTA SURAKARTA TAHUN 2017 Anggi Putri Aria Gita; Kusuma Estu Werdani
Berita Kedokteran Masyarakat (BKM) Vol 36, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.442 KB) | DOI: 10.22146/bkm.51614

Abstract

The prevalence of Diabetes Mellitus Type II has always been increasing in the city of Surakarta. According to the data of the Surakarta Public Health Office (2017), the highest prevalence in 2016 was in the region of Purwosari, in the exact work area of community health center (Puskesmas) which was about 4.62%. The majority of sufferers are the women in childbearing age, so it is risky of causing gestational diabetes mellitus (DM), giving birth to an obese baby, and losing the productive age in their life.  The purpose of this research is to analyze the risk factors and to find out the dominant risk factors which cause the diabetes mellitus type II on the women of childbearing age in the work area of community health center (Puskesmas) Purwosari, city of Surakarta. The type of the research is observational analysis with the design of case control. The subject of this research was taken by using Proportionate Stratified Random Sampling in which the numbers of sample are 150 which consist of 50 samples for the case group and 100 samples for the control group.  The data collecting technique used is an interview using questionnaire to the respondents with respect to the family related DM history, eating pattern, body mass index (BMI) and physical activity.  Bivariate data analysis used is chi-square, and the multivariate is using logistical regression.  The result of the research shows that the factors of DM Type II case risk are physical activity (p= 0,002; OR= 3,269; 95% CI= 1, 533-6,973), family related DM history (p= 0,004; OR= 3,121; 95% CI= 1,425-6,835), eating pattern (p= 0,016; OR= 2,646; 95% CI= 1,200-5,834) and BMI before ailing DM Type II (p=0,008; OR= 2,597; 95% CI=1,273-5,298). The dominant factor that causes DM Type II in this case is physical activity of where people with low frequency of physical activity are risky to ail DM Type II with the probability of 3,3 times higher.
Quality Time Ibu Bekerja dan Perkembangan Bahasa Anak Usia Toddler Di Day Care Kota Surakarta Santi Kresni Anggarwati; Yuli Kusumawati; Kusuma Estu Werdani
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Mahasiswa (student paper presentation)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.388 KB)

Abstract

Tumbuh kembang anak merupakan kunci penting dalam kehidupananak. Ibu memiliki peran penting dalam tercapainya tugasperkembangan anak dengan stimulasi efektif pada usia toddler, karenaanak mulai belajar berbahasa untuk memahami dan mengontrollingkungan. Ibu bekerja harus berusaha lebih dalam menstimulasiperkembangan anak mengingat waktu yang terbatas dan melakukanquality time dengan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisishubungan pengetahuan dan quality time dengan perkembanganbahasa anak usia toddler di day care Kota Surakarta. Jenis penelitianini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional.Populasi penelitian ini adalah ibu bekerja yang memiliki anak usiatoddler di 11 day care di Kota Surakarta sebanyak 108 anak. Sampeldiambil dengan teknik cluster sampling sebanyak 75 ibu dan anaknyadi day care Kota Surakarta. Pengumpulan data dilakukan denganobservasi dan memberikan kuesioner yang dijawab oleh ibu. Analisisdata menggunakan korelasi rank sperman. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan stimulasiperkembangan bahasa (p=0,001) dengan koefisien korelasi antarapengetahuan ibu bekerja tentang stimulasi perkembangan bahasa padatingkatan lemah (r=0,378) dan ada hubungan antara quality time ibubekerja dan anaknya (p=0,019) dengan koefisien korelasi antaraquality time ibu bekerja dan anaknya dengan perkembangan bahasaanak pada tingkatan lemah (r=0,270).
Program Kelompok Pendukung Ibu di Kota Surakarta Fibrina Manda Ningtyas Rachmawati; Kusuma Estu Werdani
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.751 KB)

Abstract

Program Kelompok Pendukung Ibu di Suarakarta menjadi mediapemberdayaan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkancakupan ASI eksklusif. Pelaksanaan program tersebut masih belumoptimal karena peningkatan ASI eksklusif belum terlihat meningkatsecara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasiprogram kelompok pendukung ibu di Kota Surakarta berdasarkananalisis SWOT. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatifdengan rancangan penelitian analisis SWOT (Strenghs, Weaknesses,Opportunies, Threats). Teknik pengumpulan data dengan carawawancara kepada 10 informan utama yang mewakili 2 pembinamotivator, 4 motivator, 4 peserta KP-Ibu, dan 1 informan triangulasidari dinas kesehatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa secaragaris besar KP-Ibu di Kota Surakarta aktif. Adapun KP-Ibu yangtidak aktif dikarenakan sulit mendapatkan peserta. Hambatankeikutsertaan peserta KP-Ibu yaitu bosan, bekerja, repot, lupa,jemput sekolah anak, dan jarak lokasi pelaksanaan KP-Ibu yangjauh. Selain itu, masih ada KP-Ibu yang hanya memiliki 1 motivator.Alasan ketidakaktifan motivator lainnya adalah bekerja, mempunyaibayi dan balita. Setelah adanya KP-Ibu, cakupan ASI eksklusif diKota Surakarta meningkat tetapi KP-Ibu tidak berpengaruh terhadapstatus gizi balita. Dinas kesehatan tidak memberikan dana untukpelaksanaan KP-Ibu, tetapi setiap puskesmas mempunyai anggaranyang berbeda-beda untuk memprioritaskan program KP-Ibu yangseharusnya ada dana swadaya dari masyrakat. Monitoring selaindari pihak puskesmas dan dinas kesehatan sejauh ini belum berjalan.Sehingga diperlukan monitoring dari kelurahan, kecamatan, danPKK.
KEAKTIFAN IBU DALAM PROGRAM KELOMPOK PENDUKUNG IBU (KP-IBU) DI PUSKESMAS SANGKRAH SURAKARTA Devyca Dwi Nanda Sari; Kusuma Estu Werdani Estu Werdani
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.574 KB)

Abstract

Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan cakupan ASI Eksklusif di kota Surakarta salah satunya adalah program Kelompok Pendukung Ibu (KP-Ibu). Cakupan ASI esklusif di Puskesmas Sangkrah Surakarta belum mencapai target nasional (80%) sebesar 76,7%. Kurangnya keaktifan peserta KP-Ibu merupakan salah satu faktor rendahnya cakupan ASI eksklusif.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan status pekerjaan, akses, dukungan keluarga, dan dukungan motivator dengan keaktifan ibu pada program KP-Ibu di wilayah kerja Puskesmas Sangkrah Surakarta. Jenis penelitian yang dilakukan adalah observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta KP-Ibu di wilayah kerja Puskemas Sangkrah bulan Maret-September 2017 yaitu sebanyak 299 orang, sedangkan sampel yang diambil sebanyak 161 orang dengan tehnik proportional random sampling. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara status pekerjaan (p=0,002), dukungan keluarga (0,000), dan dukungan motivator (0,000) dengan keaktifan ibu pada program KP-Ibu di wilayah kerja Puskesmas Sangkrah Surakarta. Akan tetapi tidak ada hubungan antara akses pelayanan (0,377) dengan keaktifan ibu pada program KP-Ibu di wilayah kerja Puskesmas Sangkrah Surakarta. Adanya dukungan dari keluarga dan motivator serta modifikasi waktu pelaksanaan pertemuan KP-Ibu diharapkan dapat meningkatkan keaktifan peserta KP-Ibu.
KAJIAN LITERATUR KINERJA BIDAN DALAM PELAYANAN ANTENATAL CARE (ANC) Kusuma Estu Werdani
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Perekam Medis & Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v5i2.2888

Abstract

Kinerja bidan adalah aktivitas seorang   bidan   di   dalam menginplementasikan dengan sebaik- baiknya suatu wewenang, tugas dan tanggung jawabnya dalam rangka pencapaian tujuan tugas pokok profesi dan terwujudnya tujuan dan sasaran unit organisasi. Tanda kinerja bidan baik adalah tingkat kepuasan dari bidan tinggi dan tidak ada keluhan dari pasien. Kualitas kinerja bidan sendiri tidak lepas dari faktor yang mempengaruhinya. Kajian pustaka ini dilakukan dengan tujuan untuk mengkaji artikel yang berkaitan dengan kinerja bidan dalam pelayanan Antenatal Care (ANC). Penelitian dilakukan dengan menggunakan kajian literatur dengan sumber data berupa artikel asli yang dipublikasian di jurnal nasional/internasional melalui basis data elektronik seperti Google scholar dan Garuda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada faktor individu yang berhubungan signifikan yaitu kemampuan, pengalaman, dan umur; pada faktor psikologis yang berhubungan signifikan yaitu sikap dan motivasi; pada faktor organisasi yang berhubungan signifikan yaitu kepemimpinan, imbalan, lama kerja, status karyawan,fasilitas dan beban kerja. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai masukan bagi institusi penyedia layanan kesehatan untuk peningkatan kualitas bidan dalam memberikan pelayanan ANC (Antenatal Care)
PENDAMPINGAN KADER KESEHATAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP LANSIA Wachidah Yuniartika; Nieldya Nofandrilla; Kusuma Estu Werdani; Kartinah; Siti Musalamah; Silvianita Damayanti; Her Supristyani; Ahmad Fariz Farisulhaq; Anjani Bharata Ajie
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 5 No. 3 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingkat kualitas hidup lansia akan dipengaruhi oleh tantangan mereka, dan kualitas hidup adalah ukuran seberapa puas lansia dengan kehidupan sehari-hari mereka. Kegiatan posyandu lansia merupakan salah satu kegiatan sosial yang berlangsung di masyarakat. Posyandu merupakan salah satu jenis pelayanan kesehatan yang diselenggarakan oleh masyarakat dengan bantuan teknis dari ahli kesehatan. Salah satu relawan yang melaksanakan kegiatan posyandu adalah kader kesehatan yang diambil dari masyarakat. Keberadaan kader harus dipertahankan karena mereka berperan penting dalam pelaksanaan program posyandu di lapangan. Kurangnya informasi dan koordinasi yang kurang baik antara kader dan petugas kesehatan dalam pelaksanaan kegiatan posyandu dapat mengakibatkan rendahnya minat masyarakat untuk datang ke posyandu. Kurangnya pelatihan dan pembinaan untuk meningkatkan keterampilan kader yang memadai juga dapat menyebabkan kurangnya pemahaman tentang tanggung jawab kader. Metode yang dilakukan degan penyebaran kuesioner. Kuesioner yang digunakan dalam pengabdian ini menggunakan kuesioner WHOQOL-Bref yang terdiri dari 26 pertanyaan. Hasil penelitian yang dilakukan dalam bentuk Pre-test menunjukkan skor mayoritas kualitas hidup baik sejumlah 75 % dan terjadi peningkatan skor post test setelah diberikan penyuluhan, pengajian dan pelatihan melalui kader lansia menjadi 92.5 %. Kesimpulan terdapat peningkatan kualitas hidup setelah dilakukan kegiatan penyuluhan kesehatan, pengajian dan pelatihan lansia. Kata Kunci: kader, kulitas hidup lansia, posyandu.
PELATIHAN UNTUK MENINGKATKAN KETRAMPILAN PENANGANAN PERTAMA PADA KORBAN KECELAKAAN BAGI MASYARAKAT AWAM Beti Kristinawati; Fahrun Nur Rosyid; Ardhu Rizkiawan; Kusuma Estu Werdani; Ekan Faozi; Sri Rahayu
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 4 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i4.15674

Abstract

Abstrak: Pertolongan pertama merupakan prosedur yang harus dilakukan oleh seseorang yang menemukan korban kecelakaan. Salah satu cara untuk memperluas pemahaman dan informasi tentang cara memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan adalah dengan memberikan pelatihan kesehatan. Pelatihan kesehatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan dan kemampuan masyarakat umum dalam memberikan pertolongan pertama pada korban kecelakaan. Pelatihan tersebut dilaksanakan pada tanggal 26 Maret 2023 di Gedung Dakwah Muhammadiyah Polanharjo Klaten yang diikuti oleh 30 peserta dari Pemuda Muhammadiyah dan 10 peserta dari Nasyiatul Aisyiah. Kegiatan ini dilakukan dengan cara ceramah dan demonstrasi. Tingkat pengetahuan dan ketrampilan dievaluasi dengan menggunakan survei yang diberikan sebelum dan sesudah kegiatan pelatihan. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan dengan nilai rata-rata 82,75, sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan ini dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan masyarakat dalam memberi, diawali dengan membantu korban kecelakaan.Abstract: First aid is a procedure must be carried out by somebody who has found an mishap casualty. One way to extend understanding and information about how to supply first aid to mishap casualties is to supply wellbeing instruction. This wellbeing instruction points to extend the information and abilities of the common open in giving first aid to mishap casualties. This benefit was given through preparing which was held on march 26 2023 at the Polanharjo Klaten Muhammadiyah Dakwah Building which was gone to by 30 participants from Pemuda Muhammadiyah and 10 participants from Nasyiatul Aisyiah. This activity is carried out by means of lectures and demonstrations. The level of information and aptitudes was evaluated employing a survey given before and after training activities. The results show an increase in knowledge and skills with an average value of 82.75, so it can be concluded that this training activities can increment people's understanding and abilities in giving to begin with help help to mischance casualties.
Path analysis of adolescents’ reproductive health education on college students’ sexual behavior Arifah, Izzatul; Werdani, Kusuma Estu
International Journal of Public Health Science (IJPHS) Vol 12, No 4: December 2023
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijphs.v12i4.22707

Abstract

Young people are vulnerable to reproductive health (RH) problems due to their engagement in risky sexual behavior. Study of adolescents’ RH education effects on the behavior of the young will add evidence about aspects that directly/indirectly affect the behavior. This study intended to explore the influence of adolescents’ RH education and other associated factors on college students’ sexual behavior using path analysis. A cross-sectional study was conducted from March to Mei 2021 in Solo Raya Residency, Central Java, Indonesia. A sample of 20-24 years old college students from public dan two private universities (n=375) participated. An online questionnaire was used to collect the data. Path analysis was conducted to identify relationships between variables. Path analysis demonstrated that sexual behavior was directly affected by age and pornography access, regardless the gender. Even though factors that influenced sexual behavior differed among female and male students, RH education was proved to indirectly influence sexual behavior irrespective the gender. Overall, sexual behavior was influenced by RH education in the complex mechanism. Improving the information delivery of RH education is needed to ensure all youth, irrespective of gender, benefit from this program. Further study in a more significant setting in Indonesia is required.
Co-Authors 'Aisyah, Madina Siti Nur Aditya Risky Dwinanda Ahmad Fariz Farisulhaq Ajeng Nugrahenny Aliah Dwi Kurnia Haji Abu Almayda, Mutiara Bahi Anggarwati, Santi Kresni Anggi Putri Aria Gita Anisa Catur Wijayanti Anitasari Indah K, Tanjung Anjani Bharata Ajie Anjani, Dinny Putri Ardhu Rizkiawan Arifa, Nida Dwi Astuti, Lia Kusuma Budhy Aulia, Afifah Zakiyatul Ayu Khoirotul Umaroh Az Zahra, Qoonitah Azizah, Savira Nur Azka Hayyina Nur Faizah Beti Kristinawati Bunga Cintantya Rudisty Burhannudin Ichsan Chayanita Sekar Wijaya Choirunnisa, Fadillah Zuhroh Desy Ratna Endriyeni Devyca Dwi Nanda Sari Dia Amana Saputri Dian Tias Aorta Dwi Astuti Ekan Faozi Fadillah, Abdur Rasyid Fahrun Nur Rosyid Faizah, Azka Hayyina Nur Fauzi Abdi Prakosa Fibrina Manda Ningtyas Rachmawati Gita, Anggi Putri Aria Had, Fairus El Haq, Marsa Arinal Hasna Salsabila Najiyah Hatmanti, Wirya Her Supristyani Hidayah, Avifah Ainun Inez Ramadhana Saputri Izzatul Arifah Izzatul Arifah Judi Judi Kartinah Khasanah, Khotim Nur Khoirotul Umaroh, Ayu Khoyriani, Nadila Anti Nur Latifa, Aliya Rahma Maharani Ayu Kusumawati Maheswari, Gayatri Marfansyah, Rifairrohman Martino, Tahta Mochammad Imron Awalludin Muhammad Zamzami Mukti Kusumaningtyas, Bethari Najiyah, Hasna Salsabila Nieldya Nofandrilla Nisa, Rahma Dian Noor Alis Setiyadi Nugroho, Purwo Setiyo Nuraisyah, Shinta Ramadhania Oktaviana, Vindiani Olga, Chintya Putri Dunami Pramudya, Muhammad Pratama, Adinda Dwi Septyasarie Prihatini, Mulatsih Purwanti . PURWANTI PURWANTI Puspita, Widya Galih Putri Zahira, Aura Putri, Sylvia Anggraini Widodo Putri, Vella Arneta Rachma Agustin, Fanni Rachmawati, Fibrina Manda Ningtyas Rahma, Mislaillatul Khollifah Rahmawati Fajrin Rezania Asyfiradayati Rezania Asyfiradayati Rifairrohman Marfansyah Salma Binti Purwaningsih Salsabila Purnamasari Santi Kresni Anggarwati Sardi, RA Annisa Allifian Tiara Shofia Andriyani Sholikha, Nur Silvianita Damayanti Siti Masitoh Siti Masitoh Siti Musalamah Siti Nurokhmah Siti Nurokhmah, Siti Snow, Rachel C. Sri Darnoto Sri Rahayu Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum Tiyas Mariza Khoirunnisa Tsabitha Al’tsani Miftakhu Rochan Wachidah Yuniartika Widyani, Zahrina Windi Wulandari Yeni Indriyani Yolanda, Ade Yuli Kusumawati Yustisia Imaninditya Puteri Widarini