Claim Missing Document
Check
Articles

Mitigating Academic Risk among Agribusiness Students through the Integration of a Cognitive Socioneuroscience Approach: The Case of the Fun Accounting Double Entry Table at Universitas Jenderal Soedirman Situmorang, Sawitania; Wijayanti, Irene Kartika Eka; Satriani, Ratna; Solekan, Muhamad
Unram Journal of Community Service Vol. 6 No. 2 (2025): June
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v6i2.1024

Abstract

This community service initiative addresses the high academic risk in double-entry bookkeeping comprehension among agribusiness students at Universitas Jenderal Soedirman through the implementation of the Fun Accounting Double Entry Table—a certified HKI educational tool based on cognitive socioneuroscience principles. A structured socialization program engaged 94 students (50 from diploma and, 44 from undergraduate), including activities such as guided practice and independent application using HOTS question on 25 minutes assessment quiz. Facility Index (FI) analysis of the pre-test and post-test assessments evaluated question’s difficulty, while qualitative testimonials captured user feedback. The result is: average scores increased by 48.7% (D3) and 42.6% (S1), systematic journaling mistakes decreased by 84%, 89% of participants reported reduced learning anxiety, and 100% of attendees endorsed table integration into curricula.
Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Eco-Enzyme Dalam Memanfaatkan Sampah Organik Bagi Ibu PKK Desa Kedungwringin wahyu adhi saputro; Irene Kartika Eka Wijayanti; Prabowoputra, Dandun Mahesa
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Volume 01 Nomor 02 (Oktober 2023)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ininnawa.v1i2.500

Abstract

Sampah merupakan isu yang belum terselesaikan hingga saat ini. Terlebih lagi bahwa timbulan sampah biasanya bersumber pada rumah tangga. Permasalahan sampah juga dialami di Kabupaten Banyumas yang memiliki catatan 36% sampahnya berasal dari sampah pangan. Salah satu desa yang masih juga memiliki permasalahan mengenai sampah di Banyumas adalah Desa Kedungwringin. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan dan pendampingan pembuatan eco-enzyme dalam memanfaatkan sampah organik bagi ibu PKK Desa Kedungwringin. Pemilihan ibu PKK menjadi peserta kegiatan pengabdian dikarenakan mereka adalah sumber daya manusia juga harus dioptimalkan dalam pengelolaan sampah. Selain itu ibu merupakan kunci penyedia bahan pangan di rumah tangga. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini diawalai dengan sosialisasi kemudian dilanjutkan dengan kegiatan praktek. Berdasarkan kegiatan pengabdian yang telah dilakukan peserta kegiatan yaitu ibu-ibu PKK Desa Kedungwringin sangat antusias mengikuti kegiatan pengabdian ini. Kegiatan ini dilakukan dengan tahapan sosialisasi terlebih dahulu mengenai apa saja yang harus diketahui tentang eco-enzyme. Sosialisasi menggunakan penyuluhan dan diselingi dengan diskusi maupun tanya jawab. Kegiatan pengabdian kemudian dilanjutkan dengan pelatihan dan pendampingan pembuatan eco-enzyme. Hasil post-test yang dilakukan menunjukkan skor sangat tinggi bahwa sudah terjadi peningkatan keterampilan ibu-ibu PKK Desa Kedungwringin dalam mengetahui dan membuat eco-enzyme. Panen eco-enzyme sendiri akan dilakukan setelah tiga bulan dari tanggal pembuatan.
MOTIVASI PETANI BERUSAHATANI BAWANG MERAH PADA LAHAN PASIR DI KECAMATAN ADIPALA Afifi, Muhammad Ainul; Sriningsih, Endang; Wijayanti, Irene Kartika Eka
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 6 No 2 (2023): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v6i2.2846

Abstract

Jumlah petani bawang merah di Kecamatan Adipala setiap tahunya berfluktuasi dikarenakan motivasi petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat motivasi petani serta faktor-faktor yang berpengaruh terhadap motivasi petani bawang merah pada lahan pasir di Kecamatan Adipala. Pengambilan sampel dilaukan secara purposive. Alat analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukan bahwa petani bawang merah memiliki tingkat motivasi sedang. Faktor internal dan faktor eksternal berpengeruh terhadao motivasi petani. Dimensi dari faktor internal yang paling berpengaruh adalah pengalaman usahatani, sedangkan dimensi dari faktor eksternal yang paling berpengaruh adalah ketersediaan saprodi
ANALISIS DAYA SAING CRUDE PALM OIL (CPO) INDONESIA DI PASAR AMERIKA SERIKAT Azzahra, Fahira Azalia; Wijayanti, Irene Kartika Eka
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 7 No 1 (2024): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v7i1.3413

Abstract

Setiap tahun, kebutuhan akan hasil perkebunan meningkat. CPO (Crude Palm Oil) merupakan salah satu produk pertanian yang sangat disukai di beberapa negara. Indonesa menjadi negara penyumbang CPO terbesar di Amerika Serikat pada tahun 2022 dengan nilai penjualan 2 miliar US$ atau 84 persen dari total nilai penjualan impor CPO di Amerika Serikat. Tujuan dari penelitian ini ialah menganalisis keunggulan komparatif dan kompetitif komoditi CPO Indonesia dibandingkan dengan Malaysia, Kolombia, dan Ekuador tahun 2013 – 2022 serta mengetahui kekuatan ekspor CPO Indonesia di pasar Amerika Serikat yang dibandingkan dengan empat negara pesaingnya. Keunggulan komparatif akan dianalisis menggunakan indeks revealed comparative advantage (RCA) sedangkan keunggulan kompetitif akan dianalisis menggunakan indeks spesialisasi perdagangan (ISP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia memiliki daya saing komparatif yang lebih unggul dari Malaysia, Kolombia, dan Ekuador yaitu sebesar 67,08.  Daya saing kompetitif yang dihitung menggunakan analisis ISP memberikan hasil yang menunjukkan bahwa negara Indonesia, Malaysia, dan Ekuador memiliki nilai rata-rata sebesar 1,00, 0,89, dan 0,90. Hal ini menunjukkan bahwa negara Indonesia, Malaysia, dan Ekuador memiliki ekspor CPO yang berada pada tahap pematangan, sehingga produk CPO mereka sangat bersaing di pasar Amerika Serikat. Sedangkan Kolombia memiliki nilai sebesar 0,40 yang artinya negara tersebut ada pada tahap pertumbuhan ekspor. Hal tersebut menunjukkan bahwa Amerika Serikat sangat potensial sebagai negara tujuan ekspor CPO IndonesiaKata kata Kunci: Analisis Daya Saing, RCA, ISP 
ANALISIS DAYA SAING JAGUNG INDONESIA DI PASAR INTERNASIONAL Ahmad Izzul Asyhar; Irene Kartika Eka Wijayanti
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 4 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Tantangan utama pertanian Indonesia saat ini adalah pasar bebas, yang mengharuskan komoditas pertanian memiliki daya saing, baik dari segi keunggulan komparatif maupun kompetitif, dibandingkan komoditas dari negara lain. Ekspor komoditas jagung Indonesia di pasar internasional tahun 2014-2023 menunjukkan tren positif. Hal tersebut mengindikasikan  komoditas jagung Indonesia memiliki potensi untuk bersaing di pasar internasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keunggulan komparatif dan kompetitif komoditas jagung Indonesia serta posisi Indonesia sebagai eksportir atau importir jagung di pasar internasional. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan jenis data sekunder. Obyek penelitian yaitu ekspor jagung Indonesia dengan kode Harmonized System (HS) 1005 (jagung) di pasar internasional pada tahun 2014-2023. Analisis data yang digunakan yaitu analisis Revealed Comparative Advantage (RCA) dan Indeks Spesialisasi Perdagangan (ISP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai RCA ekspor jagung Indonesia di pasar internasional memiliki rata-rata kurang dari 1. Hasil ini mengindikasikan bahwa ekspor jagung Indonesia di pasar internasional memiliki keunggulan komparatif yang lemah. Nilai RSCA ekspor jagung Indonesia di pasar internasional menunjukkan hasil negatif berarti komoditas jagung Indonesia tidak memiliki keunggulan komparatif di perdagangan dunia. Nilai ISP rata-rata sebesar -0,85463 menunjukan ekspor jagung Indonesia masuk dalam kategori pengenalan. Artinya bahwa daya saing dari komoditi tersebut rendah atau negara tersebut mengimpor komoditi tersebut.
ANALISIS PERAMALAN IMPOR, POSISI PERDAGANGAN, DAN KETERGANTUNGAN IMPOR BAWANG PUTIH INDONESIA Nunuy Nur Afiani; Irene Kartika Eka Wijayanti
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 4 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Bawang putih adalah salah satu komoditas strategis dalam perekonomian Indonesia, namun ketergantungan yang tinggi terhadap impor bawang putih menimbulkan risiko besar terhadap ketahanan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) memprediksi volume impor bawang putih Indonesia, (2) menganalisis posisi perdagangan bawang putih, dan (3) mengevaluasi ketergantungan Indonesia terhadap impor. Data konsumsi, produksi, dan impor periode 2019–2023 dianalisis menggunakan metode peramalan moving average, indeks spesialisasi perdagangan (ISP), dan rasio ketergantungan impor (IDR). Hasil menunjukkan bahwa impor bawang putih diprediksi meningkat hingga mencapai 657,02 ribu ton pada 2028, dengan akurasi peramalan sebesar 95%. Nilai ISP negatif menunjukkan Indonesia sebagai negara importir dominan bawang putih tanpa daya saing internasional. Selain itu, nilai rata-rata IDR sebesar 90,71% mencerminkan ketergantungan signifikan terhadap impor bawang putih. Temuan ini menegaskan perlunya kebijakan strategis seperti peningkatan produktivitas lokal melalui insentif bagi petani, akses teknologi, dan penguatan pengawasan terhadap kewajiban tanam importir.    
POSISI PERDAGANGAN, KETERGANTUNGAN IMPOR, DAN FORECASTING IMPOR KEDELAI INDONESIA Reni Kristyanti; Irene Kartika Eka Wijayanti
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 4 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Kedelai merupakan komoditas penting dalam mendukung ketahanan pangan Indonesia. Namun, ketergantungan impor kedelai yang tinggi dan produktivitas domestik yang rendah menjadi tantangan utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya saing Indonesia dalam perdagangan kedelai, tingkat ketergantungan impor, dan meramalkan volume impor kedelai  selama lima tahun ke depan. Metode yang digunakan meliputi analisis Indeks Spesialisasi Perdagangan (ISP) untuk menilai daya saing, Import Dependency Ratio (IDR) untuk mengukur ketergantungan impor, serta metode peramalan moving average untuk memproyeksikan impor. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai ISP Indonesia selama 2019–2023 rata-rata bernilai negatif (-0,99827), menegaskan posisi sebagai net importir dengan daya saing rendah. Nilai IDR menunjukkan ketergantungan impor yang tinggi, mencapai puncak 92,33% pada 2021, meskipun mengalami penurunan hingga 87,10% pada 2023. Proyeksi impor menunjukkan tren menurun dari 2,177 juta ton pada 2024 menjadi 1,872 juta ton pada 2028, mencerminkan potensi peningkatan produktivitas domestik. Daya saing yang lemah, ketergantungan pada harga pasar internasional, dan ketergantungan terhadap kedelai impor dari Amerika Serikat menjadi perhatian utama. Upaya strategis seperti peningkatan produktivitas domestik, diversifikasi sumber protein, dan kebijakan agraria yang mendukung diperlukan untuk mengurangi ketergantungan impor dan memperkuat posisi Indonesia di pasar internasional.
KELAYAKAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN LUMBUNG PANGAN MASYARAKAT UNTUK MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN (STUDI KASUS PADA LPM GAPOKTAN NGUDI TANI) Neni Irawati; Irene Kartika Eka Wijayanti; Lilik Kartika Sari
Jurnal Pertanian Agros Vol 27 No 4 (2025): EDISI OKTOBER
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v27i4.154

Abstract

National food reserves are built through the roles of the central government, local governments, and communities, one of which is implemented through the development of Community Food Barns (Lumbung Pangan Masyarakat/LPM) as an effort to empower communities and strengthen food-related institutions. This study aims to analyze the business feasibility of LPM from both financial and non-financial aspects, as well as to formulate development strategies to support food security. The research method employed is a case study using a descriptive exploratory approach with qualitative and quantitative analyses. Financial analysis uses indicators such as Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period, and Return on Investment (ROI), while non-financial analysis covers legal, organizational, marketing, and socio-economic aspects. The results show that LPM Ngudi Tani is financially feasible, with an NPV of IDR 476,072,831, an IRR of 52%, a payback period of one year, and an ROI of 36%. From a non-financial perspective, LPM has legal status, a clear organizational structure, an established marketing system, and contributes to stabilizing the supply and prices of rice and unhusked rice, as well as creating employment opportunities. The SWOT analysis places LPM in a growth and development position. The main recommended strategy is strengthening partnerships to increase sales, supported by policy measures, resource optimization, and capacity building of human resources.  
PERSEPSI PETANI TERHADAP PERTANIAN ORGANIK DI KABUPATEN BANYUMAS Emy Triyanti; Irene Kartika Eka Wijayanti; Akhmad Rizqul Karim
Jurnal Pertanian Agros Vol 27 No 4 (2025): EDISI OKTOBER
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v27i4.155

Abstract

Declining agricultural productivity and crop failures caused by changing rainfall patterns, rising temperatures, and reduced water availability are negative impacts of climate change on agriculture. Threats to the agricultural sector are not only influenced by the impacts of climate change, but also the implementation of conventional farming systems. Implementing an environmentally friendly farming system that is adaptive to climate change and able to improve farmer welfare is one solution to mitigate the negative effects of conventional farming, namely organic farming. Farmer perception is how farmers see, think, and respond to something. Farmer perception influences their decision to implement organic farming. The study aimed to analyze farmers' perceptions of organic farming in terms of economic sustainability, ecological sustainability, and social sustainability and to identify the influence of factors on farmers' perceptions. The study was conducted in Dawuhan Village, Banyumas District, and Lemberang Village, Sokaraja District, using quantitative descriptive approaches with a census method. Farmers' perceptions of organic farming in terms of economic sustainability were categorized as very high (80.6%), very high in terms of ecological sustainability (71%), and very high in terms of social sustainability (83.9%). Factors that significantly influenced farmers' perceptions of organic farming were ease of organic cultivation and relative profitability. Ease of obtaining production inputs, the role of groups and stakeholders did not significantly influence farmers' perceptions.
Pengaruh Adopsi Teknologi, Luas Lahan, dan Pendidikan Formal pada Petani Milenial di Kabupaten Brebes terhadap Ketahanan Pangan Rumah Tangga Kiki Puspitasari; Irene Kartika Eka Wijayanti; Faizah Noviani
ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/abdikan.v4i4.6825

Abstract

This study aims to analyze the influence of agricultural technology adoption, land size, and formal education on household food security among millennial farmers in Brebes Regency. The impetus for this research arises from the significant role of younger generations as catalysts for agricultural transformation in the face of challenges such as land fragmentation, rice price volatility, and climate change, which jeopardize the stability of regional food security. This study employs a quantitative method with a survey approach involving 30 millennial rice farmers selected purposively. Primary data were collected through structured questionnaires and analyzed using multiple linear regression with the aid of SPSS software. The results show that simultaneously, agricultural technology adoption, land size, and formal education significantly affect household food security among millennial farmers, with an F-value of 9.634 and a significance level of 0.000 (<0.05). Partially, agricultural technology adoption and formal education have a positive and significant effect on food security, while land size has no significant effect. The coefficient of determination (R²) value of 0.526 indicates that these three variables explain 52.6% of the variation in household food security, while other factors may influence a larger portion of the variation. These findings emphasize that the food security of millennial farmers in Brebes Regency is more strongly determined by the level of technology adoption and formal education than by land size. Therefore, strategies to enhance food security should focus on agricultural modernization based on technology and the improvement of human resource capacity through education and training.
Co-Authors Abdullah, Muhammad Irfani Afifi, Muhammad Ainul Agus Sutanto Agus Sutanto Ahmad Izzul Asyhar Akhmad Rizqul Karim Ali Hasyim Al Rosyid Altri Mulyani Altri Mulyani Amaliah Nur Aini Anisur Rosyad Anny Hartati Any Suryantini Ardhian Rachmanto Auralia, Muthia Ayu Sitanini Aziz Pradana Azzahra, Fahira Azalia Bambang Sumanto Boru Saragih, Selvani Damaryanty Budi Dharmawan Darmawati Putri, Dindy Dhika Sulistiyo Dindy Darmawati Putri Dindy Darmawati Putri Djeimy Kusaman Dwidjono, Hadi Darwanto Dyah Ethika Noehdiyati Emy Triyanti Endang Sriningsih Faizah Noviani Faizah Noviani Hasanah, Erni Ummi Indah Setiawati INDAH WIDYARINI Irfani Abdullah, Muhammad Jamhari Jamhari Karim, Akhmad Rizqul Kiki Puspitasari Kiki Puspitasari Kurniawati Darmaningrum Kusmantoro Edy Sularso Kusnaman, Djeimy Lilik Kartika Sari Lutfi, Burhanudin MANDAMDARI, ALPHA NADEIRA Mellinia, Salwa Putri Mochamad Sugiarto Monica, Ersa Muhammad Amir Biky Muslihudin Muslihudin N. DYAH ETHIKA Neni Irawati Norbertus Citra Irawan Nunuy Nur Afiani Okki Nur Safitri Perdana, Putri Prasetyo, Kunandar Pratiwi, Liana Fatma Leslie Raniasari Bimanti Esthi Ratna Satriani Reni Kristyanti Retno Lantarsih Rifki Andi Novia Rosi Widarawati Rozanisa, Isnaya Sapara, Nadia Saputro, Wahyu Adhi Sarno Sarno Savira Kusumadewi Sawitania Christiany Dwi Utami Boru Situmorang Sholih Riwaldi Sipri Paramita Solekan, Muhamad Sukma Wijaya, Indra Sunendar Sunendar Sunendar Suyono Suyono Syahrul Ganda Syahrul Ganda Sukmaya Syamsul Arifin Tatang Widjojoko Ulfah Nurdiani Ulfah Nurdiani, Ulfah Virekha Yolanda Wahyu Adhi Saputro Wahyu Adhi Saputro Wakhidati, Yusmi Nur WARDONI, ILHAM Wiwiek Rabiatul Adawiyah Yunita Firdha Kyswantoro Zandra Dwanita Widodo Zulhilmi, Muhammad Ivan Zulkfli, Lutfi Zulkifli, Lutfi