p-Index From 2021 - 2026
6.954
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Wahana Riset Akuntansi Jurnal Informatika Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam Jurnal Ius Constituendum Jurnal Analis Kesehatan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Kreativitas PKM Jurnal Pro Hukum : Jurnal Penelitian Bidang Hukum Universitas Gresik JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan JURNAL PENELITIAN Jurisprudensi: Jurnal Ilmu Syariah, Perundang-undangan, Ekonomi Islam PALAR (Pakuan Law review) Jurnal Ilmu Teknik dan Komputer JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Literatus Al-Syakhsiyyah : Journal of Law and Family Studies Ascarya: Journal of Islamic Science, Culture and Social Studies FOCUS: Journal of Social Studies Jurnal Aplikasi Teknologi Informasi dan Manajemen (JATIM) IBLAM Law Review Ijtimā`iyya: Journal of Muslim Society Research Khuluqiyya: Jurnal Kajian Hukum dan Studi Islam Indonesian Research Journal on Education Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Journal of fiqh in Contemporary Financial Transactions El-Adabi: Jurnal Studi Islam Ngabekti: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Izzatuna: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Al-Masail: Journal of Islamic Studies Wawasan Belajar Anak Usia Dini Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Masyarakat: Jurnal Pengabdian At-Ta'aruf: Jurnal Hukum Keluarga Islam Journal of Law Jurnal Info Kesehatan Journal of Islamic Economics, Banking, and Social Finance
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL PENELITIAN

TRANSFORMASI MASYARAKAT PETANI MRANGGEN MENUJU MASYARAKAT INDUSTRI Ismanto, Kuat; Huda, Misbahul; Maulida, Chusna
Jurnal Penelitian Vol 9 No 1: Mei 2012
Publisher : IAIN Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.249 KB) | DOI: 10.28918/jupe.v9i1.129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis (1) bagaimana pertanian masyarakat menghadapi industrialisasi yang terjadi di Mranggen, (2) bagaimana perubahan nilai-nilai sosial-religius petani, (3) apakah agama masih dianggap sebagai publik hidup dan kehidupan pribadi dalam masyarakat. Hasil adalah bahwa: pertama, industrialisasi di Mranggen dimulai sejak tahun 1995 dengan pembentukan berbagai industri. Untuk petani, industrialisasi adalah berkat karena tanahnya lebih mahal dan dia bisa pergi haji dengan menjual tanahnya. Untuk pengangguran dan perempuan, itu adalah untuk mendapatkan pekerjaan. Untuk masyarakat secara seorang pedagang baru, itu adalah kesempatan untuk menjajakan barang dagangan. untuk lokal pemerintah, itu adalah sebagai kesuksesan pembangunan ekonomi dan pendapatan daerah. Kedua, transformasi masyarakat menjadi masyarakat industri membawa perubahan di Mranggen: in infrastruktur, pembangunan perumahan, serta modernisasi pertanian, sehingga mempersempit bidang pekerja pertanian. Ketiga, nilai pertumbuhan baru di masyarakat industri, agama masih memiliki tempat suci di depan umum hidup dan kehidupan pribadi
TRANSFORMASI MASYARAKAT PETANI MRANGGEN MENUJU MASYARAKAT INDUSTRI Kuat Ismanto; Misbahul Huda; Chusna Maulida
Jurnal Penelitian Vol 9 No 1: Mei 2012
Publisher : IAIN Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/jupe.v9i1.129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis (1) bagaimana pertanian masyarakat menghadapi industrialisasi yang terjadi di Mranggen, (2) bagaimana perubahan nilai-nilai sosial-religius petani, (3) apakah agama masih dianggap sebagai publik hidup dan kehidupan pribadi dalam masyarakat. Hasil adalah bahwa: pertama, industrialisasi di Mranggen dimulai sejak tahun 1995 dengan pembentukan berbagai industri. Untuk petani, industrialisasi adalah berkat karena tanahnya lebih mahal dan dia bisa pergi haji dengan menjual tanahnya. Untuk pengangguran dan perempuan, itu adalah untuk mendapatkan pekerjaan. Untuk masyarakat secara seorang pedagang baru, itu adalah kesempatan untuk menjajakan barang dagangan. untuk lokal pemerintah, itu adalah sebagai kesuksesan pembangunan ekonomi dan pendapatan daerah. Kedua, transformasi masyarakat menjadi masyarakat industri membawa perubahan di Mranggen: in infrastruktur, pembangunan perumahan, serta modernisasi pertanian, sehingga mempersempit bidang pekerja pertanian. Ketiga, nilai pertumbuhan baru di masyarakat industri, agama masih memiliki tempat suci di depan umum hidup dan kehidupan pribadi