Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI MODEL MULTILITERASI TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN PESERTA DIDIK KELAS V SDN 27 SAGO Abdul Malik; Zulfahmi Zulfahmi; Rendy Nugraha Frasandy
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.858 KB) | DOI: 10.15548/jcm.v4i2.4781

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakngi oleh peserta didik belum berperan aktif dalam proses pembelajaran, kurangnya minat peserta didik menjawab pertanyaan dari guru dan disaat menjawab pertanyaan berdasarkan buku teks bacaan peserta didik masih melihat buku teks bacaan tanpa memahami teks bacaan tersebut sehingga berdampak terhadap kemampuan membaca pemahaman peserta didik kelas V di SDN 27 Sago. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan menggunakan model Multiliterasi dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan kemampuan membaca pemahaman menggunakan model Multiliterasi dan tanpa menggunakan model Multiliterasi kelas V SDN 27 Sago. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Exsperimen). Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa pada kelas V A dan V B. Pengambilan sampel dilakukan dengan pertimbangan tertentu (Porposive Sampling), kelas yang dipilih sebagai kelas eksperimen adalah V B dan kelas kontrol V A. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan SPSS 28. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tes akhir (post test) kemampuan membaca pemahaman kelas eksperimen 83,57 dan rata-rata nilai Tes Akhir kelas kontrol 80,71. Persentase ketuntasan belajar peserta didik kelas eksperimen 78,5% sedangkan pada kelas kontrol 71,4%. Berdasarkan uji hipotesis dengan SPSS Versi 28 diperoleh signifikan α dalam dua sisi (2-tailed) sebesar = 0,011 maka dapat diambil kesimpulan bahwa (0,011 < 0,05). Oleh karena itu dapat dikatakan H0 ditolak dan Ha diterima, yang artinya terdapat perbedaan kemampuan membaca pemahaman ketika penggunaan model Multiliterasi dibandingkan dengan model konvensional pada mata pelajaran Bahasa Indonesia SDN 27 Sago.
Penerapan Kebijakan Kedisiplinan dalam Program Tahfidz di MIS Pesisir Selatan Rendy Nugraha Frasandy; Rafi Firdaus
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4, No 2 (2021): Murabby Vol. 4 No. 2 September 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mrb.v4i2.3046

Abstract

This research aims to; knowing the implementation of disciplinary policies in the implementation of the tahfiz program at MIS Pesisir Selatan. This research is packaged with a qualitative descriptive research design, where the data sources are tahfiz teachers, school principals, and students at MIS Pesisir Selatan. In collecting data, the writer uses observation, interview, and documentation techniques. To analyze the data the author uses inductive, deductive and comparative methods. The results showed that the disciplinary policy in the tahfiz program at MIS Pesisir Selatan was divided into 3, firstly disciplined on time, such as: students arrived on time, that is, before tahfidz started, they arrived at the place, if there were students who were late for the tahfidz event, they directly faced the principal with asked carefully the reason is often late. Sanctions for students who are late are enough with a warning, if it is still carried out, the sanctions are discussed in deliberation by the principal and teachers, so that the punishment can be deterMIS Pesisir Selataned according to the actions that have been done. The two disciplines enforce the rules, such as teachers, students and parents/guardians using uniforms that are polite, neat and clean, not wearing sandals on top of the mosque. The three disciplines are in attitudes such as speaking politely and politely, raising your hand when you want to speak and starting and closing the study by praying. 
The effort of educators in improving the students' multi souls in SD IT Adzkia Padang Rendy Nugraha Frasandy; Fauza Mashudi; Hasnah Baharuddin Syarif
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 2 (2020): Murabby Vol. 3 No. 2 September 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mrb.v3i2.1821

Abstract

Abstract: This study aims to; first, to know the efforts made by SD IT Adzkia Padang educators in developing religious belief and knowledge in students. Second, to find out the efforts made by SD IT Adzkia Padang educators in developing students' religious attitudes and behavior. This research was packaged with a qualitative descriptive design, where the data sources were teachers, school principals, school administrators or committees, employees, and students at SD IT Adzkia Padang. In collecting data, the writer used observation, interview, and documentation techniques. To analyze the data, the writer used inductive, deductive and comparative methods.The results showed that; first, the efforts of educators in developing the religious spirit of students through the cultivation of religious beliefs in students, namely by providing understanding through the teaching and learning process, namely that in every lesson, both theme lessons and religious lessons and character are always associated with Islamic rule or known as integration. . Then carry out various religious activities such as prayer, memorizing the Koran and habituation. Second, in developing the attitude and behavior of the diversity of students, educators always provide guidance and supervision of the actions taken by students such as when taking ablution water, praying when starting a job, such as starting lessons, while eating, telling honestly and being gentle, 5S (smile, greetings, greetings, polite, polite), call ustadz / ustadzah to educators, ana for me, antum for you. Furthermore, always exercise control over the activities of students, so that students always maintain worship and have an inherent religious attitude and take place every day.Keywords: Teacher Effort, Diversity Spirit, Students
KEBIJAKAN DAN IMPLEMENTASI PROGRAM TAHFIZ AL-QURAN DI SD NEGERI 11 KOTA PADANG Rendy Nugraha Frasandy; Siti Faizatun Nimah
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2, No 2 (2019): Murabby Vol. 2 No. 2 September 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mrb.v2i2.662

Abstract

The purpose of this study is to find out 1) the policies of the Al-Qur'an tahfiz program in the 11th Elementary School of Padang City, 2) the implementation of the Al-Qur'an tahfiz program in the 11th Elementary School of Padang City. This research uses a descriptive qualitative approach, with observation, interview and documentation research instruments. The results showed that the policy of the Tahfiz program in SD Negeri 11 Padang, was derived from the policies of the Padang city government, through Mayor Regulation No. 33 of 2013 concerning the Tahfiz Al-Qur'an Program in the City of Padang. Al-Qur'an's tahfiz program at the 11th Elementary School of Padang City was implemented in 2015, when the school principal was Ms. Deswati S.Pd. Until now the Al-Qur'an tahfiz program continues to run and get positive interest from the surrounding community. This program is carried out 1x for 1 week using Saturday for 2-3 hours of study each day. This program is classified as extracurricular activities and has been followed by students from grades 3 to 6 elementary school. Especially for grade 6 students, get attention and priority with a target of 1 juz when graduating from elementary school.
Hubungan Kompetensi Guru PAI Dengan Hasil Belajar Siswa di SMP 5 Kota Bengkulu Rendy Nugraha Frasandy
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 1, No 2 (2018): Murabby Vol. 1 No. 2 September 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mrb.v1i2.322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar hubungan kompetensi guru PAI dengan hasil belajar siswa, penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif korelasional dengan teknik analisis hipotesis asosiatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi profesional guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam ketegori sedang yaitu sebanyak 17 orang (51,51%). Hasil belajar Pendidikan Agama Islam Siswa kelas VIII di SMP Negeri 5 Kota Bengkulu dalam kategori sedang yaitu sebanyak 28 orang (84,85%). Kompetensi profesional guru secara signifikan memiliki hubungan dengan hasil belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) siswa. Hal ini dibuktikan dengan analisis korelasi pada taraf signifikan r hitung yaitu (0,961) lebih besar dari r tabel yaitu (0,344) pada taraf signifikan 5%. Dengan demikian hipotesis nol (Ho) ditolak, sedangkan hipotesis kerja (Ha) yang diterima ini berarti terdapat hubungan yang positif antara kompetensi profesional guru dengan hasil belajar PAI siswa di SMP Negeri 5 Kota Bengkulu.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK DI SD IT INSAN KAMIL HALMAHERA SELATAN Muhammad Husni Muslim; Rendy Nugraha Frasandy
Tarbiyah al-Awlad Vol 12, No 1 (2022): Vol 12 Nomor 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v12i1.4495

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk:1) Mendiskripsikan implementasi pendidikan karakter pada pembelajaran tematik tema delapan ‘’Lingkungan Sahabat Kita’’ kelas V di SD IT Insan Kamil Halmahera Selatan 2) Mendiskripsikan nilai-nilai karakter yang di kembangkan pada pembelajaran tematik tema delapan ‘’Lingkungan Sahabat Kita’’ kelas V di SD IT Insan Kamil Halmahera Selatan. 3) Mendeskripsikan kendala dan upaya yang di hadapi guru dalam mengimplementasikan pendidikan karakter pada pembelajaran tematik kelas V di SD IT Insan Kamil Halmahera Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif. Di lakukan di SD IT Insan Kamil Halmahera Selatan pada September – Desember 2021. Sumber data dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah, guru kelas, dan peserta didik SD IT Insan Kamil Halmahera Selatan. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen utama adalah peneliti dengan menggunakan alat bantu berupa pedoman observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Teknik analisis data yang yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pendidikan karakter dalam pembelajaran tematik masih kurang di terapakan oleh guru dalam proses pembelajaran. Hambatan faktor dalam pendidik dalam menerapkan pendidikan karakter yaitu, (1) Pendidik masih kesulitan dalam mengintegrasikan pendidikan karakter dalam pembelajaran tematik, (2) Masih kurangnya komunikasi orang tua dengan pendidik tentang pendidikan karakter peserta didik. Hambatan faktor luar kurangnya peran lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, dan media massa.
Efektifitas Media Smart Card (Kartu Pintar) dalam Meningkatkan Hasil Belajar Pembelajaran Tematik Rendy Nugraha Frasandy; Eva Suryati; Sonya Yuliantika
Dawuh Guru: Jurnal Pendidikan MI/SD Vol 2 No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Mafapress bekerja sama dengan Prodi PGMI Fakultas Tarbiyah IPMAFA Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35878/guru.v2i2.466

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas media smart card (kartu pintar) pada pembelajaran tematik di MIN 2 Kota Padang. Penelitiannya merupakan lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian adalah peserta didik kelas VI yang berjumlah 38 orang, 2 Guru Kelas IV dan kepala MIN, serta sumber data yang lainnya. Adapun teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, dengan teknik analisa data yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan/verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi media smart card pada pembelajaran tematik dilakukan dengan permainan tepuk kartu dengan langkah-langkah yang telah ditentukan, adapun kendala yang dihadapi guru dalam menerapkan media smart card ini adalah adanya keterbatasan waktu untuk menyiapkannya sehingga hanya digunakan untuk beberapa pembelajaran saja. Peran media smart card pada pembelajaran tematik adalah sebagai media yang dapat membuat peserta didik lebih aktif berinteraksi, membuat suasana kelas lebih kondusif, mempermudah guru dalam penyampaian materi, memudahkan peserta didik mengingat dan memahami materi, serta dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Sehingga media smart card dapat dikatakan efektif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IV pada pembelajaran tematik.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK DI KELAS V MIN 2 BENGKULU Sugiarti Sugiarti; Rendy Nugraha Frasandy
Tarbiyah al-Awlad Vol 12, No 2 (2022): Vol 12 Nomor 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v12i2.5136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk:1) Mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter pada pembelajaran tematik tema delapan ‘’Lingkungan Sahabat Kita’’ kelas V di MIN 2 Bengkulu 2) Mendeskripsikan nilai-nilai karakter yang di kembangkan pada pembelajaran tematik tema delapan ‘’Lingkungan Sahabat Kita’’ kelas V di MIN 2 Bengkulu. 3) Mendeskripsikan kendala dan upaya yang di hadapi guru dalam mengimplementasikan pendidikan karakter pada pembelajaran tematik kelas V di MIN 2 Bengkulu. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif. Dilakukan di MIN 2 Bengkulu pada bulan April 2022 – Juni 2022. Sumber data dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah, guru kelas, dan peserta didik MIN 2 Bengkulu. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen utama adalah peneliti dengan menggunakan alat bantu berupa pedoman observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Teknik analisis data yang yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pendidikan karakter dalam pembelajaran tematik masih kurang diterapkan oleh guru dalam proses pembelajaran. Di dalam proses pebelajaran guru masih sering menggunakan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab. Nilai-nilai karakter yang terdapat dalam tema delapan yang terdiri dari tiga sub tema terdapat nilai-nilai karakter religius, disiplin, jujur, tanggung jawab, peduli lingkungan, dalam perencanaan pembelajaran yang di buat oleh guru belum tertera pendidikan karakter yang di harapkan dalam teman ‘’lingkungan sahabat kita’’. Hambatan faktor pendidik dalam menerapkan pendidikan karakter yaitu, (1) Pendidik masih kesulitan dalam mengintegrasikan pendidikan karakter dalam pembelajaran tematik, (2) Masih kurangnya komunikasi orang tua dengan pendidik tentang pendidikan karakter peserta didik. Hambatan faktor luar kurangnya peran lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, dan media massa.
PEMANFAATAN APLIKASI iSUMBAR MAMBACO UNTUK MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL BAGI MAHASISWA UIN IMAM BONJOL PADA MASA PANDEMI COVID-19 Ratnawita Ratnawita; Fauza Masyhudi; Rendy Nugraha Frasandy; Amhar Amhar
Ensiklopedia of Journal Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 No. 2 Edisi 3 Januari 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.698 KB) | DOI: 10.33559/eoj.v5i2.1596

Abstract

The research problem is the declining of reading interest and literacy skills of the community, especially students due to the Covid-19 Pandemic that has hit the world since the last two years. This makes students unable to visit literacy places,  libraries, resulting in reading interest of students, including those who are completing their thesis. To revive the spirit of literacy and help access information, the West Sumatra Archives and Library Service created iSumbar Mambaco. The method  is mix methods. The result is the highest percentage statement, "The iSumbar Mambaco application allows me to study anytime and wherever I am" with score of 527 and  percentage of 82.34%.  iSumbar Mambaco could improve the literacy skills of UIN IB students compiling their thesis during the Covid-19 Pandemic. Keywords: iSumbar Mambaco; Literacy; Covid-19.
Pendampingan Pemanfaatan Media Information and Communication Technology (ICT) dengan Menggunakan Aplikasi Powtoon bagi Guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri Kota Padang Awida Awida; Rendy Nugraha Frasandy; Dhita Febriani; Fauza Masyhudi
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i1.7354

Abstract

Tantangan pendidikan Abad 21 menekankan pada pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran tentunya mengiring akan peningkatan kemampuan/kompetensi guru dan siswa dalam memanfaatakan teknologi atau dikenal dengan Information and Communication Technology (ICT). Pemanfaatan ICT bagi guru agar lebih optimal dalam pembelajaran, maka perlu dilakukan pelatihan. ICT Menggunakan Aplikasi Animasi Powtoon Bagi Guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri di Kota Padang. Dipilihnya 21 guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Se-Kota Padang sebagai subyek dampingan karena MIN selama ini menjadi stakeholder bagi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang, namun disisi lain guru di MIN masih jarang mendapatkan pelatihan–pelatihan pemanfaatan ICT dalam pembelajaran, sehingga menjadi tanggung jawab pengabdian meningkatkan pengetahuan dan keterampilan menggunakan aplikasi tersebut sangat mereka butuhkan dalam meningkatkan kualitas pembelajarannya. Kegiatan pengabdian kepada 21 guru MIN di Kota Padang ini dilakukan pada hari Sabtu, tanggal 03 dan 10 September 2022 dengan tujuan untuk mengetahui: “Persepsi guru madrasah setelah mendapatkan pendampingan pemanfaatan aplikasi animasi Powtoon sebagai media pembelajaran”. Hasil pengabdian ini menunjukan adanya persepsi positif peserta pelatihan terlihat dari isian pada kolom kesan dan saran dalam angket yang disebar setelah pengabdian dengan terkategori antusias dan positif dari para guru MIN se Kota Padang. Kesimpulannya persepsi guru MIN se-Kota Padang setelah mendapatkan pendampingan berupa pelatihan pemanfaataan animasi Powtoon sebagai media pembelajaran tergambar antusias, positif, dan bemanfaat. The challenges of 21st-century education emphasize the use of technology in learning. The use of technology in learning certainly accompanies an increase in the ability/competence of teachers and students in utilizing technology or ICT. Utilization of ICT for teachers to be more optimal in learning, it is necessary to conduct training. ICT Using Powtoon Animation Applications for Teachers of State Madrasah Ibtidaiyah in Padang City. The State Islamic Madrasah (MIN) teachers throughout the city of Padang were chosen as the assisted subjects because the State Madrasah Ibtidaiyah (MIN) had been stakeholders for the Tarbiyah and Teacher Training Faculty of UIN Imam Bonjol Padang. In addition, teachers at MIN still rarely receive training in using ICT in learning. In contrast, the knowledge and skills in using these applications are very much needed to improve their learning quality. Community service activities for State Madrasah Ibtidaiyah (MIN) teachers in Padang City aim to discover: “Perceptions of madrasa teachers after receiving assistance on using the animation application as a learning medium”. The results of this study indicate a perception of the training participants can be seen from the impressions and suggestions in the research questionnaire, which are categorized as enthusiastic and positive by the MIN teachers throughout the city of Padang. In conclusion, the perceptions of MIN teachers in the city of Padang after receiving training on using Powtoon animation as a learning medium are enthusiastic, positive, and beneficial.