p-Index From 2021 - 2026
6.266
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Ruang

KAJIAN SALURAN KREATIVITAS FRANK O GEHRY MELALUI TEORI POETIC ARCHITECTURE ANTONIADES Mashuri; Timbang, Gator; Luthfiah
JURNAL RUANG / ISSN : 2085-6962 Vol 16 No 2 (2022): JURNAL RUANG
Publisher : Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 94118 e-mail :Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 941

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ruang.v16i2 September.36

Abstract

Frank O Gehry adalah salah satu dari maestro arsitek yang menghasilkan karya arsitektur yang fenomenal pada era Postmodern. Sebagian besar karya arsitekturnya diyakini dirancang melalui intuisi dan pemikiran yang tidak dapat dijelaskan, seperti dalam “kotak hitam”. Namun demikian, pemikiran yang tidak jelas ini sering memicu lompatan kreativitas yang menghasilkan arsitektur yang luar biasa. Apakah pemikiran “kotak hitam” benar-benar tidak dapat dijelaskan?. Penelitian ini mencoba menjabarkan pemikiran “kotak hitam” dari Frank O Gehry. Teori Poetic Arhitecture (Arsitektur Puitis) yang ditulis oleh Antoniades (1995) digunakan untuk mengkaji saluran kreativitas Frank O Gehry. Dengan 12 (dua belas) kasus proyek arsitektur sebagai sampel, saluran kreativitas dari Frank O Gehry diterjemahkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa Teori Poetic Arhitecture (Arsitektur Puitis) dapat digunakan untuk menjelaskan aspek intuitif dari kreativitas desain. Teori ini dimungkinkan membuka "kotak hitam”" pemikiran proses desain sebagai metode pembelajaran desain yang akuntabel dalam pendidikan arsitektur
Perwujudan Konsep dan Nilai-Nilai Kosmologi Pada Bangunan Rumah Tradisional Toraja Mashuri
JURNAL RUANG / ISSN : 2085-6962 Vol 2 No 1 Maret (2010): RUANG : JURNAL ARSITEKTUR
Publisher : Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 94118 e-mail :Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 941

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ruang.v2i1 Maret.107

Abstract

Salah satu ciri yang kuat pada arsitektur vernakular adalah adanya kosmologi dalam penataan penataan lingkungan baik yang bersifat makro (pemukiman) maupun yang bersifat mikro (rumah). Orientasi kosmologi ini dapat ditandai dengan adanya ruang yang bersifat sakral maupun yang bersifat profan. Toraja, sebuah kelompok etnik yang tinggal di sebelah utara provinsi Sulawesi Selatan, mempunyai bentuk arsitektur tradisional yang unik dan indah, yang merupakan ekspresi dari “Aluk Todolo”, agama dan “way of life”nya. Pemikiran kosmologi dan ajaran “Aluk Todolo” diekspresikan dalam arsitektur Toraja, baik dalam pembagian ruang secara horizontal maupun secara vertikal.
Proses Berarsitektur Dalam Telaah Antropologi : Revolusi Gaya Arsitektur Dalam Evolusi Kebudayaan Mashuri
JURNAL RUANG / ISSN : 2085-6962 Vol 2 No 2 September (2010): RUANG : JURNAL ARSITEKTUR
Publisher : Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 94118 e-mail :Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 941

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ruang.v2i2 September.121

Abstract

Salah satu wujud kebudayaan adalah benda fisik atau artifak. Karya arsitektur sebagai artefak merupakan wujud akhir yang timbul akibat adanya gagasan dan tindakan dalam suatu kebudayaan. Gambaran hubungan antara kebudayaan dengan arsitektur adalah perkembangan gaya dalam dunia arsitektur itu sendiri. Perbedaan gaya dalam karya arsitektur yang terjadi antar daerah dan waktu disebabkan karena adanya perbedaan rumusan bentuk estetika masing-masing. Perbedaan dalam rumusan bentuk estetika, sekaligus akan menggambarkan kondisi pengalaman yang diterima oleh masyarakat.Perkembangan arsitektur yang ada di dunia saat ini merupakan manifetasi dari evolusi kebudayaan itu sendiri.
Konsep Kosmologi Dalam Arsitektur Vernakular (Kasus: Konsep Penataan Pemukiman Tradisional di Bali) Mashuri
JURNAL RUANG / ISSN : 2085-6962 Vol 3 No 2 September (2011): RUANG : JURNAL ARSITEKTUR
Publisher : Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 94118 e-mail :Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 941

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ruang.v3i2 September.137

Abstract

Ciri yang kuat dalam penataan pemukiman tradisional di Indonesia adalah adanya konsep kosmologi yang menjadi pijakan dalam mengatur dan menata pemukimannya. Secara umum pemukiman tradisional vernakuler di Indonesia mengikuti pola kosep kosmologi yakni menempatkan pemukimannya berada di antara gunung dan laut atau gunung dan sungai. Secara garis besar, konsep penataan pemukiman tradisional di Bali menggunakan dua konsep utama yakni konsep Tri Angga (konsep tata ruang pemukiman secara vertikal) dan konsep Sanga Mandala (konsep tata ruang pemukiman secara horizontal).