Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Peningkatan Efisiensi Produksi dengan Menggunakan Metode Time Study dan Ranked Positional Weight (RPW) Putera, Muzakkir; Zulfan, Zulfan; Kamarullah, Kamarullah; Abd, Miswar
Jurnal Mekanova : Mekanikal, Inovasi dan Teknologi Vol 11, No 1 (2025): April
Publisher : universitas teuku umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jmkn.v11i1.11850

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi lini produksi X35 di PT MK melalui penerapan metode studi waktu (time study) dan keseimbangan lini produksi (line balancing). Saat ini, lini produksi X35 mengalami kendala berupa ketidakseimbangan beban kerja antar stasiun kerja yang menyebabkan rendahnya efisiensi produksi dan waktu siklus produksi yang tinggi. Penelitian dilakukan melalui beberapa tahapan, diawali dengan pengamatan langsung untuk mengidentifikasi waktu siklus aktual dan aktivitas kerja pada setiap stasiun. Selanjutnya, dilakukan pengukuran waktu baku menggunakan metode stopwatch untuk menentukan standar waktu setiap proses produksi secara objektif. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode line balancing untuk menentukan distribusi beban kerja yang ideal antar stasiun kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan studi waktu dan metode keseimbangan lini mampu menurunkan waktu siklus produksi, mengurangi idle time (waktu menganggur) pada setiap stasiun, serta meningkatkan efisiensi lini produksi secara keseluruhan. Sebelum penerapan metode, efisiensi lini produksi tercatat sebesar 65,3%, sedangkan setelah dilakukan perbaikan, efisiensi meningkat menjadi 88,7%. Implikasi penelitian ini memberikan gambaran nyata bahwa integrasi metode studi waktu dan line balancing secara efektif dapat menyelesaikan permasalahan produksi yang umum terjadi dalam industri manufaktur. Hal ini sekaligus menjadi referensi bagi perusahaan lain yang menghadapi tantangan serupa, sehingga mendorong peningkatan produktivitas secara berkelanjutan.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN TINGKAT KECEMASAN MAHASISWA DALAM MENYUSUN TUGAS AKHIR Sofia, Melda; Kamarullah, Kamarullah; Herawati, Herawati; Rahmayanti, Kurnia; Pardi, Pardi; Asyura, Syarifah; Ismiati, Ismiati; Nursadrina, Cut; Serianti, Putri; Fitriana, Nanda; Mukti, Abdul
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5170

Abstract

AbstrakSaat ini mahasiswa di tuntut untuk menyelesaikan tugas akademikdi perguruan tinggi Namun, banyak mahasiswa mengalami kecemasan dalam proses tersebut, yang dapat memengaruhi kinerja akademik mereka. Kecemasan ini seringkali disebabkan oleh tuntutan akademik, tekanan dari orang tua, serta kurangnya kepercayaan diri. Dukungan sosial dari orang tua, teman, dan dosen diyakini dapat membantu mengurangi kecemasan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang melibatkan 200 mahasiswa yang dipilih secara purposive sampling. Hasil dari pengujian hipotesis Sig. = 0,000 (Sig.< 0,01) menunjukkan yang adanya pengaruh negatif dan signifikan dukungan sosial terhadap kecemasan, sehingga semakin tinggi dukungan sosial yang diterima mahasiswa, terdapat kecenderungan penurunan tingkat kecemasan yang mereka alami dalam proses penyelesaian tugas akhir. Oleh karena itu, mahasiswa disarankan untuk meningkatkan interaksi sosial dan memanfaatkan dukungan yang tersedia, sementara orang tua, teman, dan dosen diharapkan dapat memberikan dukungan emosional, instrumental, dan informatif secara optimal. 
Saya Keras Demi Kepentingan Peserta Didik! Refleksi Pendidik terhadap Prinsip Mengajar dan Profesinya Kamarullah; Sarinauli, Barep
Ta'dib: Jurnal Pemikiran Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/tdb.v13i1.211

Abstract

Pendidik merupakan ‘aktor’ yang memiliki sejumlah peran di dunia pendidikan. Kondisi internal dan eksternal acap kali tak terekspos dari profesi ini. Penelitian ini mengeksplorasi isu prinsip dan profesi pendidik sebagai bahan refleksi mereka. Secara kualitatif, peneliti menyusun data penelitian ini dari wawancara tiga informan terpilih untuk memaparkan perspektif mereka terkait dua isu yang disebutkan. Data yang didapatkan dianalisis dengan dikerucutkan, ditampilkan, dan ditarik simpulannya. Hasil temuan menampilkan bahwa para pendidik memiliki prinsip mengajar tersendiri dalam memotivasi dirinya dan peserta didik. Mereka berkomitmen dalam menjalankan profesinya terlepas dari dinamika pendidikan yang terjadi.
SINERGISITAS DALAM PELAKSANAAN PENGAWASAN ANTARA DITPOL AIRUD POLDA KALBAR, KKP DAN TNI AL TERHADAP NELAYAN ASING DI WILAYAH PERAIRAN KALBAR Kudusalam, Aam; Kamarullah, Kamarullah; Haryadi, Haryadi
Nestor : Tanjungpura Journal of Law Vol 2, No 2 (2024)
Publisher : Faculty Of Law, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/nestor.v2i2.81852

Abstract

Cases of maritime violations around the West Kalimantan sea often occur and are expected to continue to increase. For this reason, a supervisory function is needed for Indonesian marine waters, which in this case is carried out by the Ministry of Maritime Affairs and Fisheries of the Republic of Indonesia (KKP), the Directorate of Maritime Police (Ditpolairud) and the Indonesian Navy (TNI AL). This research aims to analyze synergy and the obstacles encountered in synergy as well as efforts to strengthen synergy between these institutions. Using a juridical-sociological research approach, this research is prescriptive-analytical and a posteriori in nature. The data that will be used in this research are primary and secondary data, including interviews, observations, and the use of primary legal materials, secondary legal materials, and tertiary legal materials. Data collection techniques in this research are field studies and documentation studies. The data analysis technique used qualitative analysis techniques. The results of this research are that synergy between the KKP, Ditpolairud and TNI-AL is carried out as follows: joint surveillance operations at sea and on land; exchange of data/information (intelligence, operations); handling maritime and fisheries crimes; increasing human resource capacity in the field of supervision. The obstacles faced are IUU fishing activities by Foreign Fishing Vessels (KIA) and Indonesian Fishing Vessels (KII) which still frequently occur in Indonesian waters; facilities and infrastructure as well as information technology as well as communication for monitoring marine and fisheries resources are still limited; inconsistent law enforcement. The efforts that can be taken are in the form of preemptive, preventive and repressive efforts. Kasus pelanggaran bidang kelautan di sekitar laut Kalimantan Barat sering terjadi dan diperkirakan akan terus meningkat. Untuk itu diperlukan diperlukan fungsi pengawasan terhadap perairan laut Indonesia yang dalam hal ini dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP), Direktorat Polisi Perairan (Ditpolairud) dan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sinergisitas serta hambatan yang ditemui dalam sinergisitas serta upaya memperkuat sinergisitas yang dilakukan di antara lembaga-lembaga tersebut. Menggunakan pendekatan penelitian yuridis-sosiologis, penelitian ini bersifat preskriptif-analisis dan posteriori, Data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder, meliputi wawancara, observasi, serta penggunaan bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, maupun bahan hukum tersier. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa studi lapangan, dan studi dokumentasi. Adapun teknik analisis data digunakan teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian ini berupa, sinergitas antara KKP, Ditpolairud, dan TNI-AL ini dilaksanakan sebagaimana berikut: operasi bersama pengawasan di laut dan di darat; pertukaran data/informasi (intelijen, operasi); penanganan tindak pidana kelautan dan perikanan; peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam bidang pengawasan. Kendala yang dihadapi adalah kegiatan IUU fishing oleh Kapal Ikan Asing (KIA) dan Kapal Ikan Indonesia (KII) yang masih banyak terjadi di wilayah perairan Indonesia; sarana dan prasarana serta teknologi informasi juga komunikasi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan masih terbatas; penegakkan hukum yang belum konsisten. Adapun upaya yang dapat dilakukan berupa upaya preemtif, preventif dan represif.
ANALISA PUTUSAN PTUN NOMOR 25/G/2020/PTUN.PTK TERKAIT KEPASTIAN HAK KEPERDATAAN BAGI PEMEGANG HAK ATAS TANAH Nurhayati, Lutria; Kamarullah, Kamarullah; Itasari, Endah Rantau
Nestor : Tanjungpura Journal of Law Vol 3, No 2 (2025)
Publisher : Faculty Of Law, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/nestor.v3i2.93211

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kepastian serta mekanisme pemulihan hak keperdataan bagi pemegang hak yang terdampak pasca pembatalan hak atas tanah berdasar putusan Pengadilan Tata Usaha Negara yang telah berkekuatan hukum tetap. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Sumber data dalam penelitian ini dengan menggunakan data sekunder yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menemukan bahwa kepastian hak keperdataan pemegang hak yang terdampak pasca pembatalan hak atas tanah berdasar putusan Pengadilan Tata Usaha Negara secara normatif masih terlindungi. Mekanisme pemulihan hak keperdataan atas pembatalan sertifikat berdasarkan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara harus dilakukan oleh pemegang hak atas tanah yang dibatalkan sertifikatnya dengan mengajukan gugatan keperdataan ke Pengadilan Negeri yang berwenang untuk mengadili.
Biodiesel synthesis from used cooking oil via esterification-transesterification using jackfruit derived waste solid catalysts Mulkan, Andi; Abd, Misswar; Kamarullah, Kamarullah
Jurnal Polimesin Vol 23, No 5 (2025): October
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v23i5.7614

Abstract

The search for renewable and sustainable energy sources has heightened the significance of biodiesel. However, conventional production methods often rely on costly chemical catalysts that produce harmful waste, which this study addresses by introducing a low-cost, recyclable solid catalyst derived from abundant jackfruit peel waste in Indonesia. The novelty of this work lies in transforming underutilized biomass into a functional catalyst that improves both environmental sustainability and economic feasibility. Jackfruit peel was processed through cleaning, drying, grinding, open-air burning, and calcination at 500 °C for 120 minutes. The resulting material exhibited significant catalytic activity, with characterization confirming the presence of carbonates and metal oxides, particularly potassium (42.1%). Optimization of the transesterification reaction was carried out using a 1:9 molar ratio of oil to methanol, 12% catalyst loading, and a reaction temperature of 65 °C for 105 minutes. Under these conditions, the catalyst achieved a biodiesel yield of 98.9%. The produced biodiesel met the Indonesian National Standard (SNI 7182:2015) for key physicochemical properties. This research highlights the potential of agricultural waste as a sustainable catalyst source, offering an effective pathway toward cleaner biodiesel production and supporting circular economy practices in renewable energy development.
Kajian Efisiensi Inkubator Untuk Penetasan Telur Puyuh Kamarullah, Kamarullah; Zulfan, Zulfan; Abd, Misswar; Al Munawir, Al Munawir; Mulkan, Andi
Jurnal Mekanova : Mekanikal, Inovasi dan Teknologi Vol 11, No 2 (2025): Oktober
Publisher : universitas teuku umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jmkn.v11i2.13654

Abstract

Inkubator merupakan salah satu penerapan secara tidak langsung energy panas untuk menetaskan telur puyuh sebagai pengganti induknya, daya tetas induk alami mencapai 90% sedangkan daya tetas dengan incubator mencapai 70% sampai dengan 80%. Dari pengamatan dan analisa hasil pengujian, variasi bola lampu dan daya yang digunakan sangat mmpengaruhi temperature ruangan incubator. Pengujian menggunakan empat lampu dengan daya 160 watt, enam lampu dengan daya 130 watt, dua lampu dengan daya 120 watt, empat lampu dengan daya 100 watt dan menggunakan menggunakan delapan lampu dengan daya 80 watt kurang efisien karena temparatur yang dihasilkan berkisar antara 40 0C sampai dengan 41,5 0C, kemudian pada pengujian menggunakan enam lampu dengan daya 90 watt temperature yang dihasilkan sangat seragam berkisar antara 39 0C sampai dengan 40 0C sehingga sudah sangat efisien unuk dilakukan pengujian penetasan. Berdasarkan hasil perhitungan, inkubator kecil dengan asumsi daya 60 watt yang digunakan selama 20 hari untuk menetaskan 78 butir telur puyuh membutuhkan energi total sekitar 28,8 kWh, atau 0,37 kWh per butir telur.Tingkat daya tetas yang diperoleh sebesar 78%, masih di bawah penetasan alami (±90%), namun sudah sesuai dengan kisaran inkubator skala rumah tangga (70–80%). Hal ini menunjukkan bahwa sistem inkubator sudah cukup baik, tetapi masih perlu peningkatan efisiensi dan pengaturan suhu agar hasil penetasan lebih optimal.
Peningkatan Kemampuan Koneksi Matematika Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning Pada Siswa Di MAN 1 Aceh Barat Hafriani; Fauziah, Ulya; Nazariah, Nazariah; Kamarullah, Kamarullah
Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 5 No. 1 (2024): Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/asimetris.v5i1.2501

Abstract

Kemampuan Koneksi matematis salah satu bagian yang penting dalam proses belajar mengajar matematika yang harus dimiliki oleh para peserta didik untuk membantu mereka menyelesaikan berbagai masalah. Namun, fakta bahwa kemampuan ini masih rendah di kalangan siswa menunjukkan bahwa ada cara yang baik untuk meningkatkannya. Penggunaan model pembelajaran berbasis masalah—juga dikenal sebagai problem based learning—dapat diterapkan di dalam proses pembelajaran. Adapun Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bagaimana model pembelajaran ini dapat membantu siswa dalam peningkatan kemampuan pengkoneksian matematis mereka. Metode campuran digunakan dalam penelitian ini. Sampel penelitian terdiri dari semua siswa kelas X di MAN 1 Aceh Barat, termasuk siswa MIA 1. Siswa memiliki kemampuan koneksi matematis yang sedang atau rendah, menurut hasil N-Gain. Dari hasil penganalisaan data menunjukkan adanya peningkatan kemampuan koneksi matematika pada peserta didik, meskipun belum sepenuhnya memenuhi semua indikator yang ada.
Coping Stress Pada Mahasiswa Menyusun Skripsi (Studi Kasus) Sofia, Melda; Kamarullah, Kamarullah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2434

Abstract

Kesulitan-kesulitan yang dialami oleh mahasiswa selama proses menyusun tugas akhir akan menjadi tekanan bagi mahasiswa sehingga bisa mengalami stress. Oleh karena itu, mahasiswa ini perlu memiliki strategi-strategi yang dapat digunakan untuk menghadapi situasi menekan setiap saat yang dapat mengakibatkan stress dengan cara melakukan coping. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasisa tingkat akhir yang menyusun skripsi. Lokasi penelitian di Medan. Metode penelitian yang digunakan menggunakan penelitian kualitatif studi kasus tunggal (single subject). Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek melakukan strategi-strategi coping, baik emotional focussed coping maupun problem focussed coping.Kata Kunci: Mahasiswa, emotional focussed coping, problem focussed coping.The difficulties experienced by students during the process of compiling the final project will be pressure for students so that they can experience stress. Therefore, these students need to have strategies that can be used to deal with stressful situations at any time that can lead to stress by means of coping. The subjects in this research are final year students who compose the thesis. The research location  in Medan. The research method uses  a single case study qualitative research (single subject). The results showed that the subject performed coping strategies, both emotional focused coping and problem focused coping.Keywords: Student, emotional focussed coping, problem focussed coping.
THE UNITY OF COMMUNITY IN CEMETERY: AN ETHNOGRAPHIC STUDY OF THE ISLAMIC BURIAL RITUALS IN ACEH, INDONESIA Manan, Abdul; Kamarullah, Kamarullah; Husda, Husaini; Rasyad, Rasyad; Fauzi, Fauzi
Islam Futura Vol 24 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Islam Futura
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jiif.v24i1.14965

Abstract

Our study portrays burial rituals practiced by Aceh Province, Indonesia, as this ethnic group has distinctive traditions for burying deceased members of society due to the intertwining of cultures and religions in Aceh. The intertwining of the Islamic tenet with the local cultures has constructed the burial rituals in Aceh differently from any Islamic community in Indonesia. To discover the ritual’s distinction as this study’s focus, we explored three aspects of the rituals: processes, meanings, and implications. We integrated a qualitative approach through an ethnographic study by observing three burial rituals and interviewing 45 informants across the province. As a result, the processes covered initial meetings, grave cleansing, ceremonious announcement, feast, and pilgrimage. Regarding the ritual’s meanings, we revealed that the Acehnese people practiced the burial rituals to expect God’s blessing and forgiveness for the deceased, represent gratitude and homage toward the left family, affirm the local customs, and consolidate kinship relations. A for the implication, the series of rituals in burying a dead person in Aceh serves as a way to establish a vertical relationship from people to God, along with a horizontal relationship, from person to person, which contains local wisdom representing the identity of Aceh. The urgency of burial rituals reflects communities’ harmony and adherence to cultural and religious beliefs regardless of any condition.