Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Peningkatan Efisiensi Produksi dengan Menggunakan Metode Time Study dan Ranked Positional Weight (RPW) Putera, Muzakkir; Zulfan, Zulfan; Kamarullah, Kamarullah; Abd, Miswar
Jurnal Mekanova : Mekanikal, Inovasi dan Teknologi Vol 11, No 1 (2025): April
Publisher : universitas teuku umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jmkn.v11i1.11850

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi lini produksi X35 di PT MK melalui penerapan metode studi waktu (time study) dan keseimbangan lini produksi (line balancing). Saat ini, lini produksi X35 mengalami kendala berupa ketidakseimbangan beban kerja antar stasiun kerja yang menyebabkan rendahnya efisiensi produksi dan waktu siklus produksi yang tinggi. Penelitian dilakukan melalui beberapa tahapan, diawali dengan pengamatan langsung untuk mengidentifikasi waktu siklus aktual dan aktivitas kerja pada setiap stasiun. Selanjutnya, dilakukan pengukuran waktu baku menggunakan metode stopwatch untuk menentukan standar waktu setiap proses produksi secara objektif. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode line balancing untuk menentukan distribusi beban kerja yang ideal antar stasiun kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan studi waktu dan metode keseimbangan lini mampu menurunkan waktu siklus produksi, mengurangi idle time (waktu menganggur) pada setiap stasiun, serta meningkatkan efisiensi lini produksi secara keseluruhan. Sebelum penerapan metode, efisiensi lini produksi tercatat sebesar 65,3%, sedangkan setelah dilakukan perbaikan, efisiensi meningkat menjadi 88,7%. Implikasi penelitian ini memberikan gambaran nyata bahwa integrasi metode studi waktu dan line balancing secara efektif dapat menyelesaikan permasalahan produksi yang umum terjadi dalam industri manufaktur. Hal ini sekaligus menjadi referensi bagi perusahaan lain yang menghadapi tantangan serupa, sehingga mendorong peningkatan produktivitas secara berkelanjutan.
Halal Tourism: A Proposed Sharia Model for Implementation Manan, Abdul; Wirianto, Dicky; Fadhilah, Muhammad Arif; Kamarullah, Kamarullah
Jurnal Ilmiah Peuradeun Vol. 11 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Peuradeun
Publisher : SCAD Independent

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/peuradeun.v11i1.784

Abstract

This qualitative study explored the proper and feasible Halal Tourism (HT) model regarding the implementation of Sharia law in Aceh Province, Indonesia. Observation, questionnaire, and interview were conducted at three important tourist cities in Aceh: Banda Aceh, Sabang, and Takengon. Three hundred twenty-five respondents participated in this research, and convenience sampling was used to select them. The results were analyzed using Miles and Huberman’s qualitative analysis method and the SWOT analysis to construct the expected model. The result indicated that the HT model must be arranged under the following six principles: ease, reliability, safety, trust, openness, and continual improvement. Those principles can be implemented in every aspect of tourism: policies and regulations, facilities, hotels, other accommodations, transportation, and human resources. Also, progress in the HT management must focus on implementing Sharia in the plenary (kaffah) and improving the locals’ prosperity. Besides, the HT model consists of planning, decision-making, providing support, socializing, implementing, and supervising, considering its principles toward tourism and local cultures and values. The implementation of the model is expected to ensure the communities' life and integrate their inextricable foundation, Sharia while stimulating their socio-economic through the possibility of investment and employment in the future.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN TINGKAT KECEMASAN MAHASISWA DALAM MENYUSUN TUGAS AKHIR Sofia, Melda; Kamarullah, Kamarullah; Herawati, Herawati; Rahmayanti, Kurnia; Pardi, Pardi; Asyura, Syarifah; Ismiati, Ismiati; Nursadrina, Cut; Serianti, Putri; Fitriana, Nanda; Mukti, Abdul
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5170

Abstract

AbstrakSaat ini mahasiswa di tuntut untuk menyelesaikan tugas akademikdi perguruan tinggi Namun, banyak mahasiswa mengalami kecemasan dalam proses tersebut, yang dapat memengaruhi kinerja akademik mereka. Kecemasan ini seringkali disebabkan oleh tuntutan akademik, tekanan dari orang tua, serta kurangnya kepercayaan diri. Dukungan sosial dari orang tua, teman, dan dosen diyakini dapat membantu mengurangi kecemasan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang melibatkan 200 mahasiswa yang dipilih secara purposive sampling. Hasil dari pengujian hipotesis Sig. = 0,000 (Sig.< 0,01) menunjukkan yang adanya pengaruh negatif dan signifikan dukungan sosial terhadap kecemasan, sehingga semakin tinggi dukungan sosial yang diterima mahasiswa, terdapat kecenderungan penurunan tingkat kecemasan yang mereka alami dalam proses penyelesaian tugas akhir. Oleh karena itu, mahasiswa disarankan untuk meningkatkan interaksi sosial dan memanfaatkan dukungan yang tersedia, sementara orang tua, teman, dan dosen diharapkan dapat memberikan dukungan emosional, instrumental, dan informatif secara optimal. 
An Overview of Inclusive Education in Eastern Aceh, Indonesia: What do the Educational Elements Say? A. Muchsin, Misri; Pratiwi, Siti Habsari; Salasiyah, Cut Intan; Manan, Abdul; Kamarullah, Kamarullah
Jurnal Ilmiah Peuradeun Vol. 10 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Peuradeun
Publisher : SCAD Independent

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/peuradeun.v10i2.631

Abstract

Children with disabilities indeed are encouraged to have equal status in education with the normal ones. However, some domains may face particular challenges. Our article explores the insights of current inclusive education in eastern Aceh – Kabupaten Aceh Timur, Kabupaten Aceh Tamiang, and Kota Langsa – by discovering the views of 104 participants (students, teachers, principals, and officials of educational departments) on inclusive education. By applying a qualitative approach, we integrated a descriptive method through the distribution of questionnaires and interviews. Further, we analyzed the data in data reduction, display, and conclusion drawing stages. All students – both regular and disabled - had no problems sharing the same classroom, including the teachers and other school facilities, although some disabled thought that their school should have specific needs for them. Meanwhile, the officials had no strong power to support the development of inclusive education, while several schools may model inclusivity based on their school policy. Maximizing existing special education teachers, socializing the disabled’ needs to earn the rights for education within communities, and establishing special education centers at the university level, may contribute to the lack of inclusive education development in those regions.
Saya Keras Demi Kepentingan Peserta Didik! Refleksi Pendidik terhadap Prinsip Mengajar dan Profesinya Kamarullah; Sarinauli, Barep
Ta'dib: Jurnal Pemikiran Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/tdb.v13i1.211

Abstract

Pendidik merupakan ‘aktor’ yang memiliki sejumlah peran di dunia pendidikan. Kondisi internal dan eksternal acap kali tak terekspos dari profesi ini. Penelitian ini mengeksplorasi isu prinsip dan profesi pendidik sebagai bahan refleksi mereka. Secara kualitatif, peneliti menyusun data penelitian ini dari wawancara tiga informan terpilih untuk memaparkan perspektif mereka terkait dua isu yang disebutkan. Data yang didapatkan dianalisis dengan dikerucutkan, ditampilkan, dan ditarik simpulannya. Hasil temuan menampilkan bahwa para pendidik memiliki prinsip mengajar tersendiri dalam memotivasi dirinya dan peserta didik. Mereka berkomitmen dalam menjalankan profesinya terlepas dari dinamika pendidikan yang terjadi.
SINERGISITAS DALAM PELAKSANAAN PENGAWASAN ANTARA DITPOL AIRUD POLDA KALBAR, KKP DAN TNI AL TERHADAP NELAYAN ASING DI WILAYAH PERAIRAN KALBAR Kudusalam, Aam; Kamarullah, Kamarullah; Haryadi, Haryadi
Nestor : Tanjungpura Journal of Law Vol 2, No 2 (2024)
Publisher : Faculty Of Law, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/nestor.v2i2.81852

Abstract

Cases of maritime violations around the West Kalimantan sea often occur and are expected to continue to increase. For this reason, a supervisory function is needed for Indonesian marine waters, which in this case is carried out by the Ministry of Maritime Affairs and Fisheries of the Republic of Indonesia (KKP), the Directorate of Maritime Police (Ditpolairud) and the Indonesian Navy (TNI AL). This research aims to analyze synergy and the obstacles encountered in synergy as well as efforts to strengthen synergy between these institutions. Using a juridical-sociological research approach, this research is prescriptive-analytical and a posteriori in nature. The data that will be used in this research are primary and secondary data, including interviews, observations, and the use of primary legal materials, secondary legal materials, and tertiary legal materials. Data collection techniques in this research are field studies and documentation studies. The data analysis technique used qualitative analysis techniques. The results of this research are that synergy between the KKP, Ditpolairud and TNI-AL is carried out as follows: joint surveillance operations at sea and on land; exchange of data/information (intelligence, operations); handling maritime and fisheries crimes; increasing human resource capacity in the field of supervision. The obstacles faced are IUU fishing activities by Foreign Fishing Vessels (KIA) and Indonesian Fishing Vessels (KII) which still frequently occur in Indonesian waters; facilities and infrastructure as well as information technology as well as communication for monitoring marine and fisheries resources are still limited; inconsistent law enforcement. The efforts that can be taken are in the form of preemptive, preventive and repressive efforts. Kasus pelanggaran bidang kelautan di sekitar laut Kalimantan Barat sering terjadi dan diperkirakan akan terus meningkat. Untuk itu diperlukan diperlukan fungsi pengawasan terhadap perairan laut Indonesia yang dalam hal ini dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP), Direktorat Polisi Perairan (Ditpolairud) dan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sinergisitas serta hambatan yang ditemui dalam sinergisitas serta upaya memperkuat sinergisitas yang dilakukan di antara lembaga-lembaga tersebut. Menggunakan pendekatan penelitian yuridis-sosiologis, penelitian ini bersifat preskriptif-analisis dan posteriori, Data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder, meliputi wawancara, observasi, serta penggunaan bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, maupun bahan hukum tersier. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa studi lapangan, dan studi dokumentasi. Adapun teknik analisis data digunakan teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian ini berupa, sinergitas antara KKP, Ditpolairud, dan TNI-AL ini dilaksanakan sebagaimana berikut: operasi bersama pengawasan di laut dan di darat; pertukaran data/informasi (intelijen, operasi); penanganan tindak pidana kelautan dan perikanan; peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam bidang pengawasan. Kendala yang dihadapi adalah kegiatan IUU fishing oleh Kapal Ikan Asing (KIA) dan Kapal Ikan Indonesia (KII) yang masih banyak terjadi di wilayah perairan Indonesia; sarana dan prasarana serta teknologi informasi juga komunikasi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan masih terbatas; penegakkan hukum yang belum konsisten. Adapun upaya yang dapat dilakukan berupa upaya preemtif, preventif dan represif.
ANALISA PUTUSAN PTUN NOMOR 25/G/2020/PTUN.PTK TERKAIT KEPASTIAN HAK KEPERDATAAN BAGI PEMEGANG HAK ATAS TANAH Nurhayati, Lutria; Kamarullah, Kamarullah; Itasari, Endah Rantau
Nestor : Tanjungpura Journal of Law Vol 3, No 2 (2025)
Publisher : Faculty Of Law, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/nestor.v3i2.93211

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kepastian serta mekanisme pemulihan hak keperdataan bagi pemegang hak yang terdampak pasca pembatalan hak atas tanah berdasar putusan Pengadilan Tata Usaha Negara yang telah berkekuatan hukum tetap. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Sumber data dalam penelitian ini dengan menggunakan data sekunder yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menemukan bahwa kepastian hak keperdataan pemegang hak yang terdampak pasca pembatalan hak atas tanah berdasar putusan Pengadilan Tata Usaha Negara secara normatif masih terlindungi. Mekanisme pemulihan hak keperdataan atas pembatalan sertifikat berdasarkan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara harus dilakukan oleh pemegang hak atas tanah yang dibatalkan sertifikatnya dengan mengajukan gugatan keperdataan ke Pengadilan Negeri yang berwenang untuk mengadili.
Biodiesel synthesis from used cooking oil via esterification-transesterification using jackfruit derived waste solid catalysts Mulkan, Andi; Abd, Misswar; Kamarullah, Kamarullah
Jurnal Polimesin Vol 23, No 5 (2025): October
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v23i5.7614

Abstract

The search for renewable and sustainable energy sources has heightened the significance of biodiesel. However, conventional production methods often rely on costly chemical catalysts that produce harmful waste, which this study addresses by introducing a low-cost, recyclable solid catalyst derived from abundant jackfruit peel waste in Indonesia. The novelty of this work lies in transforming underutilized biomass into a functional catalyst that improves both environmental sustainability and economic feasibility. Jackfruit peel was processed through cleaning, drying, grinding, open-air burning, and calcination at 500 °C for 120 minutes. The resulting material exhibited significant catalytic activity, with characterization confirming the presence of carbonates and metal oxides, particularly potassium (42.1%). Optimization of the transesterification reaction was carried out using a 1:9 molar ratio of oil to methanol, 12% catalyst loading, and a reaction temperature of 65 °C for 105 minutes. Under these conditions, the catalyst achieved a biodiesel yield of 98.9%. The produced biodiesel met the Indonesian National Standard (SNI 7182:2015) for key physicochemical properties. This research highlights the potential of agricultural waste as a sustainable catalyst source, offering an effective pathway toward cleaner biodiesel production and supporting circular economy practices in renewable energy development.
Kajian Efisiensi Inkubator Untuk Penetasan Telur Puyuh Kamarullah, Kamarullah; Zulfan, Zulfan; Abd, Misswar; Al Munawir, Al Munawir; Mulkan, Andi
Jurnal Mekanova : Mekanikal, Inovasi dan Teknologi Vol 11, No 2 (2025): Oktober
Publisher : universitas teuku umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jmkn.v11i2.13654

Abstract

Inkubator merupakan salah satu penerapan secara tidak langsung energy panas untuk menetaskan telur puyuh sebagai pengganti induknya, daya tetas induk alami mencapai 90% sedangkan daya tetas dengan incubator mencapai 70% sampai dengan 80%. Dari pengamatan dan analisa hasil pengujian, variasi bola lampu dan daya yang digunakan sangat mmpengaruhi temperature ruangan incubator. Pengujian menggunakan empat lampu dengan daya 160 watt, enam lampu dengan daya 130 watt, dua lampu dengan daya 120 watt, empat lampu dengan daya 100 watt dan menggunakan menggunakan delapan lampu dengan daya 80 watt kurang efisien karena temparatur yang dihasilkan berkisar antara 40 0C sampai dengan 41,5 0C, kemudian pada pengujian menggunakan enam lampu dengan daya 90 watt temperature yang dihasilkan sangat seragam berkisar antara 39 0C sampai dengan 40 0C sehingga sudah sangat efisien unuk dilakukan pengujian penetasan. Berdasarkan hasil perhitungan, inkubator kecil dengan asumsi daya 60 watt yang digunakan selama 20 hari untuk menetaskan 78 butir telur puyuh membutuhkan energi total sekitar 28,8 kWh, atau 0,37 kWh per butir telur.Tingkat daya tetas yang diperoleh sebesar 78%, masih di bawah penetasan alami (±90%), namun sudah sesuai dengan kisaran inkubator skala rumah tangga (70–80%). Hal ini menunjukkan bahwa sistem inkubator sudah cukup baik, tetapi masih perlu peningkatan efisiensi dan pengaturan suhu agar hasil penetasan lebih optimal.
A Bibliometric Analysis of English Teaching in Inclusive Education Using Scopus Data Kamarullah, Kamarullah; Hasrina, Noliza; Istiarsyah, Istiarsyah; Singh, Amreet Kaur Jageer; Maulya, Ranti
Langkawi: Journal of The Association for Arabic and English Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/lkw.v0i0.7301

Abstract

As the need for equality in education is fundamental, this study conducts a comprehensive bibliometric analysis of research on English Teaching in Inclusive Education (ETIE) indexed in Scopus from 1997 to 2023. The aim is to systematically examine the scope and trends within ETIE literature, identifying gaps and opportunities for future research. Utilizing a methodical approach for 201 Scopus-indexed publications, the study progresses through four distinct phases: initial database search using Publish or Perish, rigorous filtering of publications based on predefined bibliometric criteria, verification of data accuracy with Mendeley Desktop, and detailed analysis employing VOSviewer. The findings reveal a concerning decline in ETIE publications over time, suggesting a waning academic interest in this crucial area of study. Despite the decrease in publications, the analysis highlights several key areas that remain underexplored and could significantly benefit from further scholarly attention. The study underscores the importance of increased research collaboration and the adoption of more inclusive education practices in English teaching. Implications of this research are far-reaching, offering critical insights for educators, researchers, and policymakers. By providing a clearer understanding of the current landscape of ETIE research, the study paves the way for enhancing educational practices and supports the development of more inclusive educational environments. This will, in turn, contribute to the broader goal of ensuring equitable education access for all students, particularly those within diverse learning contexts.