Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MEREK USAHA PADA UMKM “HANA HINI HITU” DI TANJUNGPANDAN Ie, Mei; Buana, Salsabilla Ayundha Martsha
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i3.26209

Abstract

ABSTRACT Looking at the current market situation, wet cake is a type of food that is quite popular with many people from various groups, ranging from adult consumers to children who can consume it. However, the more needed it is, many entrepreneurs also use this opportunity and use it as their business idea. Therefore, Hana Hini Hitu has a necessity to provide a different experience to its consumers in order to attract consumer attention and afterwards reach more consumers and even the market or target that has been determined. In accordance with what was previously determined that the target output to be generated from this activity is a transfer of knowledge related to entrepreneurship, how to market products through social media, creativity in marketing and increasing brand awareness which in the future can be applied independently to their products and consumers. Then, it is hoped that this service can help partners in making developments in entrepreneurship and strategies, especially in the fields of entrepreneurship and marketing in developing businesses. ABSTRAK Melihat keadaan pasar saat ini, kue basah merupakan jenis makanan yang cukup diminati oleh banyak masyarakat dari berbagai macam kaum, mulai dari konsumen usia dewasa hingga anak-anak bisa mengonsumsinya. Namun, semakin dibutuhkannya hal tersebut, banyak juga pengusaha yang menggunakan peluang tersebut dan digunakan sebagai ide bisnis mereka. Oleh karena itu, Hana Hini Hitu memiliki sebuah keharusan untuk memberikan pengalaman yang berbeda pada konsumennya agar dapat menarik perhatian konsumen dan setelahnya dapat menjangkau lebih banyak konsumen bahkan pasar ataupun target yang telah ditentukan. Sesuai dengan hal yang ditetapkan sebelumnya bahwa target luaran yang hendak dihasilkan dari kegiatan ini adalah kegiatan transfer ilmu pengetahuan terkait dengan ilmu berwirausaha, cara bagaimana memasarkan prosuk melalui sosial media, kreativitas dalam pemasaran serta peningkatan brand awareness yang kedepannya dapat pihak mitra terapkan secara mandiri pada produk serta para konsumen mereka. Kemudian, besar harapan bahwa dengan adanya pengabdian ini dapat membantu mitra dalam melakukan perkembangan dalam ilmu berwirausaha serta strategi terutama pada bidang kewirausahaan dan pemasaran dalam mengembangkan usaha.
MENANGKAL INTIMIDASI MELALUI STRATEGI SOSIALISASI ANTI-BULLYING DAN TATA KRAMA PADA SISWA DI SEKOLAH Efna, Nayra Fitrianita; Kimberley; Erick; Phandry, Venrico; Bharath, Divyas; Rinaldi, Adryanus; Ie, Mei
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.32215

Abstract

Bullying is a behavior or action that refers to violence and persecution, both physically and mentally. Such actions can have serious impacts on the well-being of individuals who are victims. In addition to the issue of bullying, the role of etiquette as the foundation of good behavior and a positive school culture is also a primary concern. Etiquette refers to rules of behavior and norms in society. With the phenomenon of violence, bullying, and the increasing decline in manners or etiquette at SD X Kabupaten Cianjur. The PKM Implementation Team at SD X Kabupaten Cianjur through implementing Anti-Bullying and Ethics Socialization twice, students at SD X Kabupaten Cianjur began to be aware of acts of violence and abuse in the school environment. The students at SD X Kabupaten Cianjur have started to bravely report any actions related to bullying and become initiators in preventing such actions. Similarly, the socialization strategy regarding the importance of etiquette and instilling etiquette in students at SD X Kabupaten Cianjur has shown an improvement in students behavior in terms of etiquette. ABSTRAK Perundungan merupakan perilaku atau tindakan yang merujuk kepada kekerasan dan penganiayaan, baik secara fisik maupun mental. Tindakan tersebut dapat menimbulkan dampak serius pada kesejahteraan individu yang menjadi korban. Selain masalah perundungan, peran tata krama sebagai fondasi perilaku yang baik dan budaya sekolah yang positif juga menjadi perhatian utama. Tata krama mengacu pada aturan perilaku dan norma dalam masyarakat. Dengan adanya fenomena kekerasan, perundungan, serta kurang terlihatnya sikap sopan santun atau tata krama di SD X Kabupaten Cianjur, memberikan bimbingan kepada anak mengenai buruknya perundungan serta penanaman tata krama merupakan salah satu solusi untuk permasalahan yang terjadi di SD X Kabupaten Cianjur. Tim Pelaksana PKM di SD X Kabupaten Cianjur melakukan analisis situasi dan memilih menggunakan strategi Sosialisasi dengan materi mengenai Bullying dan juga Tata Krama. Dengan dilaksanakannya Sosialisasi Anti-bullying dan Tata Krama sebanyak dua kali, murid SD X Kabupaten Cianjur mulai sadar akan tindakan kekerasan serta penganiayaan yang terjadi di lingkungan sekolah. Siswa dan siswi SD X Kabupaten Cianjur mulai berani untuk melaporkan segala tindakan yang merujuk kepada perundungan dan menjadi inisiator dalam pencegahan tindakan tersebut. Begitu pula dengan strategi sosialisasi mengenai pentingnya tata krama serta penanaman tata krama pada siswa/i SD X Kabupaten Cianjur yang memperlihatkan peningkatan perilaku siswa/i dalam aspek tata krama.
MENJELAJAHI KEKUATAN TANGAN : MENGGAPAI KREATIVITAS MELALUI PEKERJAAN KREATIF TANGAN (PKT) Kimberley; Phandry, Venrico; Fitrianita Efna, Nayra Fitrianita; Bharath, Divyas; Rinaldi, Adryanus; Erick; Ie, Mei
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.32217

Abstract

The implementation of Creative Handwork (PKT) has become an integral part of education at various levels, as it plays a crucial role in developing students' creative skills, fine motor skills, and problem-solving abilities. PKT teaches students to use their hands as primary tools for creating artworks, crafts, or other projects that encourage exploration, innovation, and self-expression. The implementation team reviews the importance of PKT in education, especially in an era where technology increasingly dominates daily life. The team explains how PKT provides opportunities for students to engage in creative physical activities, build hand skills, and enhance concentration and perseverance. Additionally, the team discusses the role of PKT in providing an inclusive learning environment, where students with diverse needs and talents can participate and thrive. The team also highlights how PKT can be integrated into the curriculum holistically, not just as an additional activity, but as an essential part of cross-disciplinary learning. The PKM implementation team conducted a situational analysis and decided to teach creativity through PKT. The goal is to enhance understanding of the importance of PKT in shaping creative, independent, and competitive individuals in a constantly changing and evolving society. The results of the PKT we practiced had a positive impact on the social and emotional development of students, as it promotes cooperation, self-confidence, and appreciation of diversity. ABSTRAK Pelaksanaan Pekerjaan Kreatif Tangan (PKT) telah menjadi bagian integral dari pendidikan di berbagai tingkatan, karena memainkan peran krusial dalam pengembangan keterampilan kreatif, motorik halus, serta pemecahan masalah siswa. PKT mengajarkan siswa untuk menggunakan tangan mereka sebagai alat utama untuk menciptakan karya seni, kerajinan, atau proyek lain yang mendorong eksplorasi, inovasi, dan ekspresi diri. Tim pelaksana mengulas pentingnya pelaksanaan PKT dalam pendidikan, terutama di era teknologi semakin mendominasi kehidupan sehari-hari. Tim pelaksana menjelaskan bagaimana PKT memberikan kesempatan bagi siswa untuk terlibat dalam aktivitas fisik yang kreatif, membangun keterampilan tangan, dan meningkatkan konsentrasi serta ketekunan. Selain itu, tim pelaksana membahas peran PKT dalam menyediakan lingkungan pembelajaran yang inklusif, di mana siswa dengan berbagai kebutuhan dan bakat dapat berpartisipasi dan berkembang. tim pelaksana juga menyoroti bagaimana PKT dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum secara holistik, tidak hanya sebagai kegiatan tambahan, tetapi juga sebagai bagian penting dari pembelajaran lintas mata pelajaran. Tim pelaksana PKM melakukan analisis situasi dan memutuskan untuk mengajarkan kreativitas melalui PKT. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya PKT dalam membentuk individu yang kreatif, mandiri, dan berdaya saing di masyarakat yang terus berubah dan berkembang. Hasil dari PKT yang kami praktikkan memiliki dampak positif terhadap perkembangan sosial dan emosional siswa, karena mempromosikan kerjasama, rasa percaya diri, dan penghargaan terhadap keragaman.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Usaha pada Usaha Mikro dan Kecil di Jakarta Barat Effendy, Reonard Marcelino; Ie, Mei
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 7 No. 4 (2025): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/d52gmn81

Abstract

Tidak banyak pemilik usaha mikro dan kecil yang memiliki kinerja yang maksimal karena kurangnya orientasi kewirausahaan dan orientasi pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh orientasi kewirausahaan dan orientasi pasar terhadap kinerja usaha dengan dimoderasi dukungan sosial pada usaha mikro dan kecil di Jakarta Barat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai pentingnya orientasi kewirausahaan dan orientasi pasar dalam memengaruhi kinerja usaha yang dimoderasi dukungan sosial. Sampel penelitian ini sebanyak 82 responden pemilik usaha mikro dan kecil di Jakarta Barat dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menganalisis data dengan Partial Least Square - Structural Equation Modelling (PLS-SEM) dengan aplikasi SmartPLS 4. Instrumen penelitian ini adalah dengan menggunakan kuesioner melalui google form yang disebarkan kepada responden penelitian sesuai dengan kriteria sampel yaitu pemilik usaha mikro dan kecil di Jakarta Barat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa orientasi kewirausahaan, orientasi pasar, dan dukungan sosial berpengaruh positif terhadap kinerja usaha mikro dan kecil di Jakarta Barat, orientasi kewirausahaan berpengaruh negatif terhadap kinerja usaha dengan dimoderasi dukungan sosial dan orientasi pasar berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kinerja usaha dengan dimoderasi dukungan sosial. Diharapkan para wirausaha usaha mikro dan kecil dapat meningkatkan pengetahuan tentang orientasi kewirausahaan dan orientasi pasar sehingga dapat meningkatkan kinerja usaha dari para wirausahawan usaha mikro dan kecil, serta diharapkan bagi pihak keluarga, teman dan masyarakat sekitar agar selalu mendukung kepada anggota keluarganya, teman-temannya dan orang-orang yang dianggap penting yang sedang menjalankan wirausaha agar kinerja usaha mereka meningkat. Not many micro and small business owners have maximum business performance because lack of entrepreneurial orientation and market orientation. This study aims to analyze the influence of entrepreneurial orientation and market orientation on business performance when moderated by social support in micro and small businesses in West Jakarta. The results of this study are expected to provide in-depth insight into the importance of entrepreneurial orientation and market orientation to affect business performance moderated by social support. The sample of this study is 82 respondents who are micro and small business owners in West Jakarta by sampling using purposive sampling techniques. Data analysis was performed with Partial Least Square - Structural Equation Modelling (PLS-SEM) with the SmartPLS 4 software. The instrument of this study is by using a questionnaire through a google form which is distributed to the research respondents in accordance with the sample criteria, namely micro and small business owners in West Jakarta. The results of this study show that entrepreneurial orientation, market orientation, and social support have a positive effect on the performance of micro and small businesses in West Jakarta, entrepreneurial orientation has a negative effect on business performance when moderated by social support and market orientation have a positive but not significant effect on business performance when moderated by social support. It is expected that micro and small business entrepreneurs can increase their knowledge of entrepreneurial orientation and market orientation so that they can improve the business performance of micro and small business entrepreneurs, and it is hoped that family, friends and the surrounding community will always support their family members, friends and people who are considered important who are running entrepreneurship so that their business performance improves.
MENEMUKAN JIWA ENTREPRENEUR SISWA MELALUI PENDEKATAN BRAIN COLOR Mei Ie; Salsabilla Ayundha Martsha Buana
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.37034

Abstract

The introduction and development of entrepreneurial skills since school can provide better provisions for students to face the world of work and even create jobs independently. One approach that is often used to recognise personality related to entrepreneurship is the brain colour approach. This approach divides a person's personality into four groups, namely: blue, yellow, green and orange. Each group has different ways of learning and tendencies. This method can be used in education to identify students' strengths and weaknesses. This can correlate with the development of entrepreneurial skills. Basically, entrepreneurship at a young age has goals such as giving children the opportunity to grow into a more creative person, giving lessons on how to handle a problem, and training children to be more confident. The objectives to be achieved from this community service activity are to provide new insights with the introduction of entrepreneurial characteristics to students and provide opportunities for students to get to know themselves better through brain colour measurement. ABSTRAK Pengenalan dan pengembangan keterampilan kewirausahaan sejak di bangku sekolah dapat memberikan bekal yang lebih baik kepada siswa untuk menghadapi dunia kerja dan bahkan menciptakan lapangan kerja secara mandiri. Salah satu pendekatan yang sering digunakan untuk mengenal kepribadian yang berkaitan dengan kewirausahaan adalah pendekatan brain color. Pendekatan ini membagi kepribadian seseorang menjadi empat kelompok, yaitu: biru, kuning, hijau, dan jingga. Setiap kelompok memiliki cara mereka belajar dan kecenderungan yang berbeda. Metode ini dapat digunakan dalam pendidikan untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan siswa. Ini dapat berkorelasi dengan pengembangan keterampilan kewirausahaan. Pada dasarnya, kewirausahaan di usia muda memiliki tujuan seperti memberikan kesempatan pada anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang lebih kreatif, memberikan pelajaran bagaimana menangani sebuah masalah, dan melatih anak untuk lebih percaya diri. Adapun tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah memberikan wawasan baru dengan dilakukannya pengenalan mengenai karakteristik kewirausahaan kepada para siswa/I dan memberikan kesempatan kepada para peserta didik untuk lebih mengenal dirinya sendiri melalui pengukuran brain color.
Pengaruh Perilaku Kewirausahaan dan Kreativitas Bisnis terhadap Kinerja Usaha pada UMKM Kuliner di Jakarta Barat Wiraya, Joanne Katharina; Ie, Mei
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i1.36887

Abstract

Industri kuliner di Jakarta Barat terus berkembang pesat, namun banyak UMKM yang menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal inovasi, akses pasar, dan pengelolaan sumber daya yang terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perilaku kewirausahaan dan kreativitas bisnis terhadap kinerja UMKM kuliner, dengan tingkat digitalisasi sebagai variabel moderasi. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yang memiliki kriteria tertentu sesuai dengan tujuan penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan metode PLS-SEM melalui aplikasi SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku kewirausahaan, kreativitas bisnis, dan digitalisasi secara positif dan signifikan mempengaruhi kinerja UMKM kuliner. Selain itu, digitalisasi berperan penting sebagai moderator yang memperkuat hubungan antara kreativitas bisnis dan kinerja usaha, yang mengindikasikan bahwa pemanfaatan teknologi digital dapat meningkatkan efisiensi operasional dan memperluas jangkauan pasar. Temuan ini memiliki implikasi yang signifikan bagi pelaku UMKM kuliner, yang perlu fokus pada pengembangan kewirausahaan dan kreativitas serta pemanfaatan teknologi digital untuk memperbaiki pemasaran, distribusi, dan manajemen. Bagi pembuat kebijakan, hasil penelitian ini merekomendasikan dukungan dalam bentuk program pelatihan digital dan peningkatan akses terhadap platform digital, untuk mendorong pertumbuhan dan daya saing UMKM kuliner di Jakarta Barat. The culinary industry in West Jakarta continues to grow rapidly, yet many SMEs face various challenges, particularly in innovation, market access, and limited resource management. This study aims to analyze the impact of entrepreneurial behavior and business creativity on the performance of culinary SMEs, with digitalization level as a moderating variable. The sample consists of 100 respondents selected using purposive sampling, based on specific criteria relevant to the research objectives. Data analysis was conducted using the PLS-SEM method through the SmartPLS 4 application. The results show that entrepreneurial behavior, business creativity, and digitalization have a positive and significant effect on the performance of culinary SMEs. Moreover, digitalization plays a crucial role as a moderator that strengthens the relationship between business creativity and business performance, indicating that the use of digital technology can improve operational efficiency and expand market reach. These findings have important implications for culinary SME owners, who need to focus on enhancing entrepreneurship and creativity, as well as utilizing digital technology to improve marketing, distribution, and management. For policymakers, the results recommend support in the form of digital training programs and increased access to relevant digital platforms, to encourage growth and competitiveness of culinary SMEs in West Jakarta.
Co-Authors Alvionita, Alvionita Andrea, Shannon Anisa Husnul Khotimah Aqila, Nyimas Anastasia Atalya Fransiska Ayesha Desfitrianie Bharath, Divyas Buana, Salsabila Ayunda Martsa Buana, Salsabilla Ayundha Martsha Budiman, Bellinda Calvinus, Yohanes Clinton , Clinton Danuarta, Leo Desi Arisandi Dewi, Fransisca I.R. Effendy, Reonard Marcelino Efna, Nayra Fitrianita Ellys Ellys Endah Setyaningsih Eni Visantia Erick Fasmita, Windy Fitrianita Efna, Nayra Fitrianita Florensia, Michelle Fransisca I. R. Dewi Fransisca Iriani Roesmala Dewi Gultom, Marvin Gunawan, Ferdyanto Halim, Angelina. R Halim, Veroansyah Haris Maupa Henny Henny Henny Henny, Henny Heriyanto, Hermawan Hetty Karunia Tunjungsari Irene, Patricia Jap Tji Beng Johan, Livia Juliani, Viren Kevin, Nicholas Kimberley Kurniawan, Velista J. Laurent, Margaret Lavenia, Lavenia Lavinsky, Saskia Lee, Angel Lee, Vivien Madris Madris, Madris Margareta Martsha Buana, Salsabilla Ayundha Metty, Patrice Febiyani Milenia, Tiara Natalie Novario Jaya Perdana Oeyta, Vienchenzia Phandry, Venrico Pratama, Vincent Putera, Samahita Rahmiyana Nurkholizah Rinaldi, Adryanus Rorlen, Rorlen Rusli, Suci Salsabila Salsabilla Ayundha Martsha Buana Saputri, Marselina Sefanya, Suzan Shalsa Dea Purnama Sigalingging, Della N. Solikhah, Nafia Sri Tiatri Sri Tiatri Suheryanto, Fadillah Akbar Talahi, Evelyn Sabella Tasya Mulia Salsabila Teddy, Giovanni Elbert Tonnisen, Utomo Kevin Trimurni, Andreas Utama, Didi Widya Valentina, Eveline Viny Angellika Viny Christanti M Widjaja, Oey Hannes Widjaya, Ardelia Wijaya, Marvin Wijaya, Septihani Michella Winata, Raynard Wiraya, Joanne Katharina Yukianti, Chiara Rizka Zahra Shafira Zefanya Salsabilla