Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search
Journal : Window of Public Health Journal

Bioakumulasi Logam Berat Kadmium (Cd) dan Kromium (Cr) yang Terdapat dalam Air dan Ikan di Sungai Tallo Makassar Jais, Nurjhanna Jais; Ikhtiar, Muhammad; Gafur, Abd; Hasriwiani Habo Abbas; Hidayat
Window of Public Health Journal Vol. 1 No. 3 (Oktober, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i3.112

Abstract

Bioakumulasi berarti peningkatan konsentrasi unsur kimia tersebut dalam tubuh makhluk hidup sesuai piramida makanan. Logam berat dapat terakumulasi melalui rantai makanan yakni semakin tinggi tingkatan rantai makanan yang ditempati oleh suatu organisme, akumulasi logam berat di dalam tubuhnya juga semakin bertambah. Konsentrasi logam berat yang tinggi dapat terakumulasi pada beberapa jenis biota perairan seperti ikan dan kerang. Proses ini diawali dengan penumpukan logam berat dalam tubuh biota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bioakumulasi logam berat kadmium (Cd) dan kromium (Cr) yang terkandung pada ikan dan air di Sungai Tallo Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan obervasional dengan rancangan analisis konsentrasi dimana faktor-faktor konsentrasi diukur dengan parameter air secara fisik pada waktu yang sama untuk menganalisis kandungan logam berat pada kadmium (Cd) dan kromium (Cr) pada ikan dan air di Sungai Tallo. Dari hasil penelitian ini diperoleh kandungan kadmium (Cd) dan kromium (Cr) yang terdapat dalam ikan dan air di perairan Sungai Tallo Makassar tidak memenuhi syarat sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia dan Badan Standar Nasional Indonesia. Besarnya hasil logam berat kadmium (Cd) dan kromium (Cr) di Sungai Tallo Makassar disebabkan karena adanya aktivitas industri (buangan limbah) ke sungai tersebut. Selain aktivitas industri, banyaknya disekitaran Sungai Tallo terdapat pemukiman penduduk yang padat dan masyarakat membuang air limbah domestik ke sungai sehingga besarnya kandungan logam berat kadmium (Cd) dan kromium (Cr) mempengaruhi biota sungai. Bioakumulasi logam berat kadmium (Cd) dan kromium (Cr) pada air dan ikan di Sungai Tallo Makassar tidak memenuhi syarat. Hendaknya masyarakat yang bermukim di sekitar Sungai Tallo sadar akan pentingnya menjaga lingkungan sekitar.
Karakteristik Determinan Kejadian Stunting pada Anak Balita Usia 24-59 Bulan di Kawasan Kumuh Kecamatan Bontoala Kota Makassar Megantari, Sitti Hutami; Abbas, Hasriwiani Habo; Ikhtiar, Muhammad
Window of Public Health Journal Vol. 1 No. 3 (Oktober, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i3.127

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan linier yang disebabkan oleh adanya malnutrisi asupan zat gizi maupun penyakit infeksi yang bersifat kronis. Kejadian tersebut terjadi secara berulang ditunjukkan dengan nilai Z-Score tinggi badan dibanding usia (TB/U) kurang dari standar yang telah ditentukan World Health Organization (WHO). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik determinan kejadian stunting pada anak balita usia 24-59 bulan di kawasan kumuh Kecamatan Bontoala Kota Makassar Tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dngan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini semua balita yang berada di Kecamatan Bontoala Kota Makassar. Teknik pengambilan sampel yaitu non random sampling :purposive sampling. jumlah sampel sebanyak 112 balita . Metode analisis data menggunakan uji bivariate dengan uji korelasi chi-square. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pola pengasuhan sebagai kejadian stunting pada balita dengan nilai x2 = 0.002 < 0.05 berarti ada hubungan yang signifikan. hubungan pola asuh makan dengan kejadian stunting pada balita dengan nilai x2 = 0.008 < 0.05 berarti ada hubungan. hubungan pola riwayat menyusui dengan kejadian stunting pada balita dengan nilai x2 = 0.000 < 0.05 berarti ada hubungan yang signifikan. hubungan usia penyapihan dengan kejadian stunting pada balita dengan nilai x2 = 0.000<0.05 berarti ada hubungan yang signifikan. dan hubungan penyakit infeksi dengan kejadian stunting pada balita dengan nilai x2 = 0.005< 0.05 berarti ada hubungan yang signifikan. hubungan riwayat imunisasi dengan kejadian stunting pada balita dengan nilai x2 = 0.000 < 0.05 berarti ada hubungan yang signifikan. hubungan emotional bonding dengan kejadian stunting pada balita dengan nilai x2 = 0.001<0.05 berarti ada hubungan yang signifikan. dan hubungan pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada balita dengan nilai x2 = 0.000< 0.05 berarti ada hubungan yang signifikan.
Bioakumulasi Logam Berat Arsen dalam Kerang Darah (Anadara Granosa) dan Sedimen di Muara Sungai Tallo Makassar Ananda Putri, Nurul; Ikhtiar, Muhammad; Gafur, Abdul
Window of Public Health Journal Volume 1 Nomor 6 (April, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i6.167

Abstract

Perkembangan teknologi dan industri yang pesat dewasa ini ternyata membawa dampak bagi kehidupan manusia, baik dampak yang bersifat positif maupun negatif. Dampak yang bersifat positif diharapkan oleh manusia dalam rangka meningkatkan kualitas dan kenyamanan hidup. Sebaliknya dampak yang bersifat negatif tidak diharapkan karena dapat menurunkan kualitas dan kenyamanan hidup, sehingga harus dapat diatasi dengan sebaik-baiknya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bioakumulasi logam berat arsen (As) yang terdapat pada sedimen dan kerang di muara sungai Tallo Kota Makassar. Penelitian menggunakan metode observasional dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian adalah kerang darah dan sedimen. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan Grab sampel, dan untuk pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner. Hasil pemeriksaan kadar logam berat arsen pada kerang dan sedimen di analisis melalui uji laboratorium, yaitu kandungan logam berat As pada kerang berkisar 0,001-0,004 dan sedimen <0,1. Kesimpulan yaitu kandungan logam berat As pada kerang Dari tiga titik pengambilan sampel kerang, semua menunjukkan kadar logam berat As dibawah standar, sedangkan untuk sedimen dari ketiga titik pengambilan dua diantaranya diatas baku mutu yang ditetapkan, yaitu 0,05 mg/kg, sementara untuk titik ketiga masih dibawah standar baku mutu.
Model Komunikasi SMCR Bidan Berhubungan dengan Pengetahuan Ibu Hamil dalam Mencegah Kematian Ibu Aprilia, Suci; Yusriani, Yusriani; Ikhtiar, Muhammad
Window of Public Health Journal Volume 1 Nomor 6 (April, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i6.198

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) menjadi salah satu indikator penting dari derajat kesehatan masyarakat. Tahun 2018 rekapitulasi data kabupaten/kota menunjukkan jumlah kasus kematian ibu di kabupaten kolaka sebanyak 7 kasus. Berdasarkan data yang diperoleh di Puskesmas Kolakaasi pada tahun 2018 terjadi kasus Kematian Ibu berjumlah satu orang. Mengingat terjadinya kematian pada ibu hamil maka peningkatan komunikasi antara petugas kesehatan dengan ibu hamil harus lebih efektif.Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan yaitu cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan model komunikasi SMCR bidan dengan pengetahuan ibu hamil dalam mencegah kematian ibu di Puskesmas Kolakaasi Tahun 2020. Dalam penelitian ini jumlah sampel sebanyak 93 responden dan dilaksanakan pada tanggal 25 Juni 2020 di Puskesmas Kolakaasi. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan probability sampling dengan teknik simple random sampling. Metode analisa data menggunakan tabel distribusi frekuensi dengan uji kolerasi chi square.Setelah ditemukannya pengetahuan ibu hamil yang masih kurang alangkah baiknya jika komunikasi SMCR bidan lebih ditingkatkan lagi agar ibu hamil semakin paham dengan konsep pentingnya menjaga kesehatan ibu hamil dalam mencegah kematian ibu tersebut. Diharapkan bidan dapat mengembangkan komunikasi dalam memberikan informasi menggunakan media informasi dan menerapakan keterampilan komunikasi yang lebih efektif, dan mempertahankan sikap ibu hamil yang sudah baik dalam mencegah kematian ibu. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Ada hubungan antara model komunikasi SMCR bidan dengan pengetahuan ibu hamil dalam mencegah kematian ibu.
Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Penyakit Menular Seksual pada Nelayan di TPI Paotere Makassar Islamiyah, Nurul; Gobel, Fatmah Afrianty; Ikhtiar, Muhammad
Window of Public Health Journal Volume 2 Nomor 1 (Juni, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i1.235

Abstract

Dalam bidang profesi pelayaran kita mengenal kelompok pekerja nelayan yaitu mereka yang berlayar. dalam waktu yang lama sehingga mereka tidak bertemu pasangannya dalam jangkauan waktu yang cukup lama sehingga kebutuhan biologisnya tidak terpenuhi. Keadaan yang dialami nelayan tersebut berpotensi melakukan atau mencari pekerja seks komersial (PSK) untuk memenuhi kebutuhan biologisnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan Penyakit Menular Seksual pada nelayan di TPI Paotere Makassar. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode pendekatan analitik dengan rancangan cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 120 nelayan dengan menggunakan rumus Lemeshow diperoleh menjadi 65 sampel. Analisis bivariat dilakukan dengan menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara variabel lama bekerja dan lama berlayar terhadap perilaku pencegahan penyakit menular seksual karena masing-masing variabel tersebut memiliki nilai p di bawah nilai α=0,05. Hasil uji statistik antara hubungan kedua variabel tersebut dengan perilaku pencegahan penyakit menular seksual adalah lama bekerja (p-value = 0,031) dan lama berlayar (p-value =0,001). Sedangkan tidak ditemukan hubungan antara pengetahuan dengan perilaku pencegahan penyakit menular seksual (p-value =0,771). Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan lama bekerja dan lama belayar dengan perilaku pencegahan penyakit menular seksual pada nelayan, serta ditemukan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku pencegahan penyakit menular seksual pada nelayan.
Hubungan Kemampuan Penanganan P3K oleh Karyawan Bagian Produksi dengan Kecelakaan Kerja di PT. Sermani Steel Trismayanti, Desy; Muhammad Ikhtiar; Andi Nurlinda
Window of Public Health Journal Volume 2 Nomor 2 (Agustus, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i2.185

Abstract

Kemampuan Penanganan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) merupakan bagian penting dalam keselamatan pekerja, upaya yang dilakukan untuk menghindari resiko cidera bertambah parah. Banyak kejadian yang memerlukan pertolongan pertama dalam keadaan gawat darurat, penanganan korban kecelakaan dalam waktu satu jam pertama merupakan waktu yang penting untuk penanganan menyelamatkan korban kecelakaan dan menghindari kondisi buruk atau kematian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kemampuan penanganan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) oleh karyawan bagian produksi dengan kecelakaan kerja di PT. Sermani Steel. Metode penelitian yang digunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan bagian produksi sebanyak 47 orang, jumlah sampel sebesar 47 orang diambil menggunakan teknik total sampling. Data diperoleh menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji chi square dengan α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pelatihan P3K (p=0,266), fasilitas P3K (p=0,498), housekeeping (p=0,108) dan status gizi (p=0,156) dengan kecelakaan kerja. Tidak ada hubungan pelatihan P3K, fasilitas P3K, housekeeping dan status gizi dengan kecelakaan kerja di PT. Sermani Steel Tahun 2020.
Hubungan Asupan Zat Gizi dengan Kejadian Nyeri Punggung Bawah pada Pekerja di PT. Varia Usaha Beton Makassar Ifka Daristi; Muhammad Ikhtiar; Patimah, Sitti
Window of Public Health Journal Volume 2 Nomor 2 (Agustus, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i2.215

Abstract

Nyeri Punggung Bawah (NPB) merupakan masalah kesehatan dunia yang sangat umum, yang menyebabkan pembatasan aktivitas dan juga ketidak hadiran kerja. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan observasional analitik dan rancangan cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 48 orang Pekerja, penarikan sampel menggunakan metode sampling jenuh. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara asupan zat gizi dengan kejadian nyeri punggung bawah pada pekerja di PT. Varia usaha Beton Makassar Tahun 2020. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa rerata asupan zat gizi responden adalah energi 2317,3 Kkal (92,5% AKG), protein 80,8 gr (124,0% AKG), kalsium 270,8 mg (26,6% AKG), magnesium 337,1 mg (94,8% AKG), fosfor 1042,1 mg (146,7% AKG), dan vitamin D 7,8 mcg (52,3% AKG). Dengan jumlah presentase responden yang mengalami risiko nyeri punggung bawah pada kategori rendah (14,6%), Sedang (64,6%), Tinggi (20,8%). Jika berdasarkan uji pearson Chi-Square asupan energi, protein, kalisum, magnesium, fosfor, dan vitamin D tidak berhubungan secara bermakna dengan kejadian low back pain dengan nilai signifikansi secara berturut-turut adalah p=0,711; p=0,40;. p=0,756, p=0,266, p=0,136, dan p=0,594. Dari hasil penelitian tersebut diharapkan kepada perusahaan agar dapat lebih memperhatikan gizi atau makanan pekerja karena keadaan gizi yang rendah dapat menurunkan daya kerja dan produktivitas kerja
Studi Kualitas Air Sumur Gali Untuk Kebutuhan Air Bersih Masyarakat di Dusun Alla'-Alla Desa Babana Kecamatan Budong-Budong Kabupaten Mamuju Tengah Sartika; Rahman; Muhammad Ikhtiar
Window of Public Health Journal Volume 2 Nomor 4 (Desember, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i4.693

Abstract

Air merupakan senyawa kimia yang memiliki peran penting dalam kehidupan manusia, hewan, dan tumbuhan. Akan tetapi penggunaan air dengan kualitas tidak baik dapat menimbulkan berbagai penyakit seperti diare dan batu ginjal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui inspeksi sanitasi sumur gali, kualitas air (kimia dan bakteriologis), dan kondisi kesehatan di Dusun Alla’-Alla’ Desa Babana Kecamatan Budong-Budong Kabupaten Mamuju Tengah. Penelitian ini merupakan survey yang bersifat deskriptif pemilihan sampel manusia menggunakan rumus slovin diperoleh 134 jiwa dan 10 sumur gali. Pengumpulan data dengan observasi inspeksi sanitasi sumur gali, pemberian kuesioner pada masyarakat, dan pemeriksaan parameter kimia dan bakteriologis di Laboratorium Terpadu Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia Makassar. Hasil penelitian menunjukkan dari 10 sumur gali terdapat 30% tingkat pencemaran rendah, 30% tingkat pencemaran sedang dan 40% tingkat pencemaran tinggi. Parameter kimia air yaitu kesadahan total (CaCO3) 9 sumur gali memenuhi syarat dan 1 sumur gali yang tidak memenuhi syarat yaitu pada sampel sumur gali G (514,97 Mg/L). Parameter bakteriologis menunjukkan dari 10 sumur gali tidak memenuhi syarat. Dan kondisi kesehatan diperoleh keluhan kesehatan diare yaitu sebanyak 38 (28,4%) dan 96 (71,6%) tidak mengalami keluhan diare. Dan untuk keluhan kesehatan batu ginjal yaitu sebanyak 12 (9,0%) dan 122 (91,0%) tidak mengalami keluhan batu ginjal.
Karakteristik Determinan Kejadian Stunting pada Anak Balita Usia 24-59 Bulan di Kawasan Kumuh Kecamatan Bontoala Kota Makassar Sitti Hutami Megantari; Hasriwiani Habo Abbas; Muhammad Ikhtiar
Window of Public Health Journal Vol. 1 No. 3 (2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i3.52

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan linier yang disebabkan oleh adanya malnutrisi asupan zat gizi maupun penyakit infeksi yang bersifat kronis. Kejadian tersebut terjadi secara berulang ditunjukkan dengan nilai Z-Score tinggi badan dibanding usia (TB/U) kurang dari standar yang telah ditentukan World Health Organization (WHO). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik determinan kejadian stunting pada anak balita usia 24-59 bulan di kawasan kumuh Kecamatan Bontoala Kota Makassar Tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dngan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini semua balita yang berada di Kecamatan Bontoala Kota Makassar. Teknik pengambilan sampel yaitu non-random sampling purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 112 balita. Metode analisis data menggunakan uji bivariat dengan uji korelasi chi-square. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan pola pengasuhan terhadap kejadian stunting pada balita dengan nilai x2 = 0.002 < 0.05, ada hubungan pola asuh makan terhadap kejadian stunting pada balita dengan nilai x2 = 0.008 < 0.05, ada hubungan pola riwayat menyusui terhadap kejadian stunting pada balita dengan nilai x2 = 0.000 < 0.05, ada hubungan usia penyapihan terhadap kejadian stunting pada balita dengan nilai x2 = 0.000<0.05, ada hubungan penyakit infeksi terhadap kejadian stunting pada balita dengan nilai x2 = 0.005< 0.05, ada hubungan riwayat imunisasi terhadap kejadian stunting pada balita dengan nilai x2 = 0.000 < 0.05, ada hubungan emotional bonding terhadap kejadian stunting pada balita dengan nilai x2 = 0.001<0.05 dan ada hubungan pengetahuan ibu terhadap kejadian stunting pada balita dengan nilai x2 = 0.000< 005.
Bioakumulasi Logam Berat Kadmium (Cd) dan Kromium (Cr) yang Terdapat dalam Air dan Ikan di Sungai Tallo Makassar Nurjhanna Jais; Muhammad Ikhtiar; Abd. Gafur; Hasriwiani Habo Abbas; Hidayat
Window of Public Health Journal Vol. 1 No. 3 (2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i3.65

Abstract

Bioakumulasi berarti peningkatan konsentrasi unsur kimia tersebut dalam tubuh makhluk hidup sesuai piramida makanan. Logam berat dapat terakumulasi melalui rantai makanan yakni semakin tinggi tingkatan rantai makanan yang ditempati oleh suatu organisme, akumulasi logam berat di dalam tubuhnya juga semakin bertambah. Konsentrasi logam berat yang tinggi dapat terakumulasi pada beberapa jenis biota perairan seperti ikan dan kerang. Proses ini diawali dengan penumpukan logam berat dalam tubuh biota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bioakumulasi logam berat kadmium (Cd) dan kromium (Cr) yang terkandung pada ikan dan air di Sungai Tallo Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan obervasional dengan rancangan analisis konsentrasi dimana faktor-faktor konsentrasi diukur dengan parameter air secara fisik pada waktu yang sama untuk menganalisis kandungan logam berat pada kadmium (Cd) dan kromium (Cr) pada ikan dan air di Sungai Tallo. Dari hasil penelitian ini diperoleh kandungan kadmium (Cd) pada ikan di titik 1 yaitu sebesar 1,1182 mg/kg, pada titik 2 yaitu sebesar 0,7867 mg/kg dan pada titik 3 yaitu sebesar 1,0519 mg/kg. Sedangkan kandungan kromium (Cr) yang terdapat dalam ikan di titik 1 dan titik 2 yaitu sebesar 0,01 mg/kg dan pada titik 3 yaitu sebesar 16,9091 mg/kg. Adapun hasil penelitian diperoleh kandungan kadmium (Cd) pada air ditik 1, 2 dan 3 yaitu sebesar <0,003 mg/L. Sedangkan kandungan kromium (Cr) yang terdapat dalam air pada titik 1, 2 dan 3 yaitu sebesar <0,012 mg/L. Besarnya hasil logam berat kadmium (Cd) dan kromium (Cr) pada ikan di Sungai Tallo Makassar disebabkan karena adanya aktivitas industri (buangan limbah) ke sungai tersebut. Selain aktivitas industri, banyaknya disekitaran Sungai Tallo terdapat pemukiman penduduk yang padat dan masyarakat membuang air limbah domestik ke sungai sehingga besarnya kandungan logam berat kadmium (Cd) dan kromium (Cr) mempengaruhi biota sungai. Hendaknya masyarakat yang bermukim di sekitar Sungai Tallo sadar akan pentingnya menjaga lingkungan sekitar.
Co-Authors A. Rizki Amelia Abd. Gafur Abdul Gafur Adhe Sofyan Anas Agus Bintara Ahri, Reza Aril Aisyah Aisyah Alfina Baharuddin Alfina Baharuddin Alfiyah, Nilda Alfriana, A. Titien Amelia, Andi Rizki Ananda Putri, Nurul Andi Asrina Andi Emelda Andi Fitri Farwati Andi Multazam Andi Nurlinda Andi Rizki Amelia Andi Susilawaty, Andi Annisa Amalia Anzar, Reski Ayu AP, A. Rizki Amelia Aprilia, Suci Arman Arman Arman Arman Arman Arni Rizqiani Rusydi Asmawati Ahmad Asran, Asran Aswita Amir Ayu Puspitasari Ayu Puspitasari, Ayu Batara Lipu, Andi Varil Bintara, Agus Darliana Darwis Desy Trismayanti Dwi Fitri Ningsih Fachrin , Suharni A. Fachrin, Suharni a. Fadhilatul Jannah Tambipi Fatma Afrianty Gobel Fatma Afrianty Gobel Fatmah Afrianty Gobel Fatwa, M. Sullam Ferawati Ferawati Feri Feri Fitriani Mursyid Habo, Hasriwiani Haerana, Bs Titi Haeril Amir Haeruddin Haeruddin Haeruddin Haeruddin Haeruddin Hamzah, Wardiah Hardi Hardi, Hardi Harnia Harnia Harnia, Harnia Hartono, Rudy Harun, Rismayanti Hasanuddin Ishak Hasanuddin Ishak Haslina Haslinda Haslinda, Haslinda Hidayat Hidayat Hidayat Horax, Ronny Husaidah, Siti Husniar I Gusti Wayan Murjana Yasa Idris, Fairus Prihatin Ifka Daristi Ikhram Hardi S Imaduddin , Muh Fauzan Irmalasari, Fani Jais, Nurjhanna Jais Jumriani Arianti Kaimuddin Kaimuddin, Kaimuddin Latampung, Nursyachdewi Maisarah Basarang Mansur Sididi Mappau, Zrimurti Masriadi Masriadi, Masriadi Maudani, Andi Shaleha Maulidina, Putri Dwi Megantari, Sitti Hutami Muh. Khidri Alwi Muh. Pasca Rivaldi Muh. Rifo Rianto Muh. Saleh Jastam Muhammad Fachrul Saleh Muhammad Khidri Alwi Muhammad Saleh Muhammad Suharsono Muhammad Syadat Muthmainnah Muthmainnah Mutiara Abduh Muzhaffar, Andi Alif Nadya, Nur Namira Ilham Nasruddin Syam Nawir, Irma Nur Azizah Nur Fadhilah Rasyidi Nur Ulmy Mahmud Nurfadilah, Dewi Nurhaedar Jafar Nurjhanna Jais Nurmiati Muchlis Nurmisbahullah Nursyamsi Nursyamsi Nurul Alrahmi Nurul Ananda Putri Nurul Islamiyah Nurul Islamyah Nurul Ulfah Muttalib Nurul Ulfah Mutthalib Putra, Isharyadi Putri Tasmila Resky Rachman, Hamzah Hi Rahman Rahmasari, Ria Resky, Fauzan Resky, Fauzan Retno Ambrawati Reza Aril Ahri Reza Aril Ahri Reza Aril Ahri Riska Wahyuni Rismayanti Hasrum Riswan, Kanaya Alifia Ruslan La Ane, Ruslan S, Ikhram Hardi Sartika Septiani, Asny Septiyanti Sirajuddin Sitti Fatima Sitti Fatimah Sitti Hutami Megantari Sitti Patimah Sri Widyastuti Suci Aprilia Sudarman, Dirman Sudirman, Farah Zhafirah Suharni A. Fachrin Suharni A. Fachrin Suhermi Sumiaty SUNARTO Syahrul Basri Tenri Abeng, Andi Tias Nugraha, Ninik Trismayanti, Desy Ulfa Sulaeman Ummi Kalsum Nurais Ummu Saadah Amri Veithzal Rivai Zainal Wafiq Purnama Indah Yahya Thamrin Yayat, Hidayat YULIATI Yunus, Alma Awaliyah Yuridesi Nurani Putri Yusriani, Yusriani Yusuf, Rezky Aulia Zulfarhanah Andi Hamid Zulkifli Rahman, Zulkifli Zurriya, Junita Zurriyah, Junita