Claim Missing Document
Check
Articles

Konsumsi, PBB, dan Konversi Pakan Itik Peking Umur 3-6 Minggu Yang Menggunakan Tepung Kulit Ari Kedelai Sebagai Bahan Pakan Muhammad Ihsan Nugroho; Achmad Selamet Aku; Hamdan Has
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 2, No 2 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v2i2.16848

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung kulit ari kedelai (TKAK) dalam ransum terhadap performa produksi itik peking. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Februari sampai dengan Bulan Maret-Mei Tahun 2018, bertempat di lab. Unit Ternak Unggas, Fakultas Peternakan, Universitas Halu Oleo, Kendari. Materi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 64 ekor itik peking umur 3-6 minggu dengan jenis kelamin campuran (jantan dan betina) dan bahan pakan yang digunakan yaitu ransum komplit RK 24, dedak padi, jagung giling dan tepung kulit ari kedalai, Variabel yang diamati dalam penelitian yaitu konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan 4 (empat) perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan dalam penelitain ini adalah level penggunaan tepung kulit ari kedelai, yaitu: 0, 4, 8 dan 12% dalam pakan. Data yang diperoleh dianalisis ragam dan di uji lanjut menggunakan uji BNT. Variabel yang di amati menunjukan bahwa penggunaan TKAK dalam ransum itik peking berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap konsumi ransum, PBB (Pertambahan Bobot Badan), dan konversi ransum. Kesimpulan penelitian ini adalah Penggunaan tepung kulit ari kedelai (TKAK) dalam ransum dapat digunakan hingga level 4% dalam ransum tanpa menurunkan kinerja produksi itik peking.
Karakteristik dan Potensi Pengembangan Kawasan Sentra Peternakan Rakyat (Spr) Berdasarkan Fasilitas Fisik dan Non Fisik di Kabupaten Konawe Awang Rosyadi; Rahman Rahman; Hamdan Has
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 3 (2021): JIPHO (JURNAL ILMIAH PETERNAKAN HALU OLEO)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i3.19679

Abstract

Potensi Pengembangan Sentra Peternakan Rakyat (SPR) dapat diketahui berdasarkanketersediaan fasilitas fisik dan non fisik. Tujuan dari penelitian ini menganalisis karakteristik danpotensi kawasan SPR berdasarkan fasilitas fisik dan non fisik di Kabupaten Konawe. LokasiPenelitian adalah daerah Kabupaten Konawe yaitu Kecamatan Amonggedo, Kecamatan Wawotobi,Kecamatan Lambuya dan Kecamatan Puriala. Aspek yang diteliti adalah ketersediaan fasilitas fisikdan non fisik yang mendukung pengembangan SPR. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptifuntuk menggambarkan karakteristik dan potensi SPRS dari segi ketersediaan fasilitas fisik dan nonfisik di Kabupaten Konawe. Hasil penelitian menunjukan bahwa fasilitas fisik yang tersedia yaituAreal penggembalaan (Kecamatan Amonggedo, Kecamatan Wawotobi, Kecamatan Lambuya,Kecamatan Puriala), kebun hijauan makanan ternak (Kecamatan Amonggedo, Kecamatan Wawotobi,Kecamatan Lambuya, dan Kecamatan Puriala), pabrik/gudang pakan (Kecamatan Amonggedo,Kecamatan Lambuya, dan Kecamatan Puriala) Puskeswan (Kecamatan Amonggedo dan Puriala) PosIB (Kecamatan Amonggedo, Kecamatan Wawotobi, Kecamatan Lambuya, Kecamatan Puriala) danfasilitas non fisik yang tersedia yaitu lembaga kemitraan (Kecamatan Wawotobi), dan lembagakeuangan (Kecamatan Amonggedo, Kecamatan Wawotobi, dan Kecamatan Puriala). Kesimpulanpada penelitian ini yaitu pada Kabupaten Konawe memiliki karakteristik fasilitas fisik dan non fisikyang berpotensi untuk dikembangkan sebagai lokasi SPR.
Pengaruh Pemberian Asam Sitrat Terhadap Performa Burung Puyuh (Cortunix Cortunix Japonica) Fase Grower L.d. Agung Suharto; Hamdan Has; La Ode Nafiu
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 2, No 3 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v2i3.16885

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian asam sitratterhadap performa burung puyuh (Cortunix cortunix japonica) fase grower. Puyuh yangdigunakan sebanyak 100 ekor betina berumur 14 hari dengan berat rata-rata 50 gram.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 4 perlakuan dan 5 ulangan.Perlakuan terdiri atas : P0 ( Kontrol), P1 (Kontrol + 0,3% asam sitrat), P2 (Kontrol + 0,6%asam sitrat), P3 (Kontrol + 0,9% asam sitrat). Variabel yang diamati yaitu komsumsiransum, pertambahan bobot badan, dan konversi ransum. Hasil penelitian menunjukkanbahwa pemberian asam sitrat hingga taraf 0,9% dalam ransum tidak berpengaruh nyata(P>0,05) terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, dan konversi ransumburung puyuh (Cortunix cortunix japonica) fase grower. Kesimpulannya bahwapenambahan asam sitrat hingga level 0,9% belum memberikan manfaat terhadap performaburung puyuh (Cortunix cortunix japonica) fase grower.
Fertilitas, Daya Hidup Embrio dan Daya Tetas Telur Hasil Persilangan Ayam Bangkok dan Ayam Tolaki yang Diberi H2o2 Berbeda Kabir Kabir; La Ode Nafiu; Hamdan Has
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 2, No 3 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v2i3.16883

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fertilitas, daya hidup embrio dan dayatetas telur hasil persilangan ayam bangkok dan ayam tolaki yang diberi H2O2 berbeda.Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 6 kaliulangan. Tiap unit percobaan terdiri dari 8 butir telur tetas dengan jumlah satuan percobaansebanyak 18 dan total telur yang digunakan 144 butir hasil Inseminasi Buatan (IB).Perlakuan terdiri atas: P0 = konsentrasi 0% (tanpa H2O2), P1 = konsentrasi 3% H2O2 dan P2= konsentrasi 5% H2O2. Variabel penelitian adalah fertilitas, daya hidup embrio dan dayatetas. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pemberian H2O2 dengankonsentrasi berbeda tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap fertilitas, daya hidupembrio dan daya tetas telur hasil persilangan ayam bangkok dan ayam tolaki, tetapipenggunaan H2O2 cenderung memiliki fertilitas dan daya tetas yang lebih baik.
Performa Produksi Puyuh Fase Grower yang Diberi Pakan Mengandung Tepung Maggot (Musca domestica) Dharma Sanjaya; Hamdan Has; Astriana Napirah
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 4 (2021): JIPHO (JURNAL ILMIAH PETERNAKAN HALU OLEO)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i4.21107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa produksi puyuh fase grower yangdiberi pakan mengandung tepung maggot (Musca domestica). Rancangan yang digunakan padapenelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri atas 5 perlakuan dan 4 ulangan.Perlakuan yang digunakan adalah (P0) Kontrol, (P1) Tepung maggot 4%, (P2) Tepung maggot6%, (P3) Tepung maggot 8%, dan (P4) Tepung maggot 10%. Hasil penelitian menunjukanperlakuan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap konsumsi pakan tetapi tidak memberikanpengaruh (P>0,05) terhadap pertambahan bobot badan dan konversi pakan.
Pengaruh Pemberian Zn-Em4 dalam Air Minum Terhadap Performa Ayam Broiler Melki Marsaban; Hamdan Has; Andi Murlina Tasse
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 2, No 3 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v2i3.16890

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian Zn-EM4 dalam airminum terhadap performa ayam broiler. Penelitian ini menggunakan 64 ekor ayam broiler,umur dua minggu dengan pakan komplit produksi Malindo feed mill 8208 dan larutan Zn-EM4.Penelitian ini menggunakan rancangan Acak Lengkap (RAL) empat perlakuan dan empatulangan dengan perlakuan PO= Kontrol, P1= Air minum + Larutan Zn-EM4 0,5, P2= Airminum + Larutan Zn-EM4 1,0, P3= Air minum + Larutan Zn-EM4. Variabel yang diamatiadalah konsumsi pakan, konsumsi air minum, pertambahan bobot badan dan feed convertionratio (FCR). Data dianalisis dengan analisis ragam (ANOVA), dan dilanjutkan dengan uji jarakberganda Duncan (DMRT). Berdasarkan hasil penelitian konsumsi pakan, konsumsi air minum,pertambahan bobot badan , dan FCR tidak berpengaruh nyata ( P>0,05). Hal ini dikarenakanPemberian 15 % larutan Zn-EM4 sebanyak
Pengaruh Penggunaan Gallipro® dalam Pakan terhadap Performans Produksi Ayam Petelur Strain Isa Brown Darfia Darfia; Hamdan Has; Audy Joinaldy; Syam Rahadi
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 2, No 3 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v2i3.16999

Abstract

Gallipro® merupakan salah satu probiotik yang ditujukan untuk meningkatkan berat badan dan meningkatkan efisiensi pakan pada unggas, yang dalam aplikasinya dapat dikombinasikan dengan semua aditif pakan dan antibiotik. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan Gallipro® sebagai probiotik dalam pakan terhadap performans produksi ayam petelur strain isa brown. Materi penelitian berupa ayam petelur strain isa brown sebanyak 200 ekor umur 37-40 minggu yang dipelihara salama 4 minggu dengan pakan komplit mash ayam petelur CP-36 yang diproduksi oleh PT. Sinar Terang Madani dan aditif pakan Gallipro®. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan dengan ransum perlakuan P0 (pakan tanpa pemberian gallipro®), P1 (penambahan Gallipro® 0,050%), P2 (penambahan Gallipro® 0,075%), dan P3 (penambahan Gallipro® 0,100%). Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan Gallipro® dalam pakan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi pakan, hen day production (HDP), berat telur, dan konversi pakan.
Penggunaan Tepung Daun Pepaya (Carica papaya L) sebagai Bahan Pakan Burung Puyuh ( Conturnix conturnix japonica) Umur (2 – 8) Minggu. Harni Harni; Hamdan Has; Natsir Sandiah
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 2, No 4 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v2i4.16941

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan tepung daun pepaya (Caricapapaya L) sebagai bahan pakan burung puyuh (Conturnix conturnix japonica) umur 2 – 8minggu. Materi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 80 ekor burung puyuh periodegrower yang dipelihara selama 8 minggu. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkapdengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Level pemberian tepung daun pepaya masing-masingperlakuan yaitu 3%, 6%, dan 9%. Varibael penelitian ini yaitu konsumsi pakan, pertambahanbobot badan dan konversi pakan. Hasil penelitian pemberian tepung daun pepaya tidakberpengaruh nyata (P>0,05) pada konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversipakan burung puyuh.
Daya Tetas Telur Hasil Persilangan Ayam Bangkok dan Ayam Ras Petelur (Isa brown) Menggunakan Ekstrak Daun Sirih Sebagai Bahan Sanitasi Wa Ode Aprili sapta Nadira; Muh Rusdin; Astriana Napirah; Hamdan Has
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 5, No 1 (2023):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v5i1.28791

Abstract

Abstrak. Using betel leaf extract as a sanitizer, this study aims to examine the hatchability of eggs resulting from crosses between Bangkok chickens and laying hens. This study used a randomized design with four treatments and five replications. There are five eggs in each repetition. The treatments tried were soaking eggs in 70% ethanol (P0), 5% betel leaf extract (P1), 10% betel leaf extract (P2), and 15% betel leaf extract separately (P3). in this study were organisms that had not yet developed practicality, mortality and hatchability. Analysis of variance using to tabulate and analyzed the data obtained. The Least Significant Difference Test using to continue the evaluation if the treatment has a significant effect on the variables studied. The mean embryo survival rates were 88% (P0), 91% (P1), 84% (P2), and 58% (P3), according to the findings. In each treatment, the average mortality rate was 12% (P0), 9% (P1), 16% (P2), and 42% (P3). hatchability was 56% (P0), 79.% (P1), 63% (P2), and 42% (P3). The use of betel leaf extract with different concentrations as egg cleaner from crosses between Bangkok and laying hens had a significant impact on embryo survival and mortality, but not on hatchability. The use of 5% betel leaf extract as a cleansing agent for hatching eggs showed that the embryos lived longer and died less frequently.
Pengaruh Pemberian Sari Daun Kelor Melalui Air Minum Terhadap Bobot Potong, Persentae Karkas, Giblet dan Lemak Abdominal Ayam Broiler Umur 5 Minggu I Kadek Jefri; Hamdan Has; La Malesi
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 2, No 3 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v2i3.16878

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruhp emberian sari daun kelormelalui air minum terhadap bobot potong, persentase karkas, persentase giblet danpersentase lemak abdominal ayam broiler umur 5 minggu. Penelitian ini menggunakanRancangan Acak Lengkap (RAL) 4 perlakuan dan 3 ulangan, setiap unit perlakuanterdiridari 5 ekor ayam. Variabel dalam penelitian ini yaitu bobot potong, persentase karkas,persentase giblet dan persentase lemak abdominal. Data penelitian yang diperolehkemudian dianalisis secara sidik ragam dari RAL yang menunjukan bahwa pemberian saridaun kelor melalui air minum ayam broiler umur 5 minggu tidak memberikan pengaruh(P>0,05) terhadap bobot potong, persentas
Co-Authors Abda Abda Abdul Salam Adi Saputra Ahmad Basrun Ahmad Basrun Amiluddin Indi Andi Murlina Tasse Annisa Fathia Abdullah Ardianto, Roy AS Aku, AS Ashar Ashar Asma Bio Kimestri Asma Biokimestri Astriana Napirah Audy Joinaldy Awang Rosyadi B Sukamto, B Badarudin, Rusli Dandi Dandi Darfia Darfia Daud, Denvy Meidian Dedem Sutopo Deki Zulkarnain Dewi, Fitria Dharma Sanjaya Dina Hasria Dwi Agustin Fadilla, Zahra Jinan Fadli Ma’mun Pancar Fadli Ma’mun Pancar Febi Pangestu Firman Nasiu Firman Nasiu Fuji Astuty Auza Fyka, Samsul Alam Gunawan, Muhammad Arjun Harapin Hafid H. Harni Harni Hendrika Utami Herwin Herwin I Kadek Jefri Irma Irma Irwan Irwan Isnaeni, Purnaning Dhian Kabir Kabir Karimudin Karimudin Karimudin, Karimudin Kusuma, Putu Nara L.d. Agung Suharto La Malesi La Ode Arsad Sani La Ode Ba’a La Ode Halylu La Ode Hazim Falihuddin Baidi La Ode Muhamad Munadi La Ode Nafiu La Ode Sahaba La Ode Saidi Lisran Lisran Lusfia Lusfia Maulana, Abdul Jabbar Melki Marsaban Muh. Rusdin Muh. Yudit Wahyu R Muhamad Rudini Muhammad Amrullah Pagala Muhammad Arjun Gunawan Muhammad Ihsan Nugroho Muhammad Resdiyansyah Muniru Muniru Musram Abadi Musria Musria Natsir Sandiah Nur Iksan Nur Santy Asminaya Nuraini Nuraini Nurhayu Nurhayu Oktavia Rahayu Puspitarini Purnaning Dhian Isnaeni Purnaning Dhian Isnaeni Purnaning Dhian Isnaeni Purnaning Dhian Isnaeni Purnaning Dhian Isnaeni Putu Nara Kusuma P. Putu Nara Kusuma Prasanjaya Rachmita Dewi S. Toba Rachmita Dewi S. Toba Rahman Rahman Rahman Rahman Rahmat Hidayat Rahmat Tybu Restu Libriani Ridwan Syah Alimin Rilus Kinseng Rina Astarika, Rina Risawa1, Risma Wilasakti Rusli Badaruddin Sahrul Sahrul Sanjaya, Dharma Sawaludin Sawaludin Sri Wulandari Panatha Syam Rahadi Syamsuddin Syamsuddin TAKDIR SAILI Ulul Azmi Harun V D Yunianto W. Kurniawan Wa Laili Salido Wa Ode Aprili sapta Nadira Wa Ode Nurmala Yunita Wa Ode Nurmala Yunita Wa Ode Sitti Nurbaya Wijaya, Andarias Julias Yamin Yaddi