Claim Missing Document
Check
Articles

Kakteristik Telur Tetas Ayam Kampung dan Ayam Persilangan Kampung-Bangkok yang Ditetaskan dengan Mesin Tetas La Ode Halylu; Harapin Hafid; Hamdan Has
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 2, No 1 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v2i1.11419

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik telur tetas ayam kampung dan ayam persilangan  Bangkok yang ditetaskan menggunakan mesin tetas. Peneltian ini dilaksanakan selama ± 1 bulan yaitu pada bulan Mei sampai bulan Juni 2016 di Kandang Perbibitan Unggas Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo. Materi penelitian ini yaitu ayam kampung betina sebanyak 20 ekor,  mesin tetas otomatis sebanyak 2 buah kapasitas 100 butir, mikro tube, spoit, variabel yang diukur adalah fertiltas, kematian embrio, daya tetas, dan bobot tetas. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji T-student. Hasil penelitian menunjukan tingkat fertilitas ayam jantan kampung x betina kampung 68,01% dan fertilitas persilangan jantan Bangkok x betina kampung 77,76%, kematian embrio 48,06% dan 47,06%, daya tetas 51,06 dan 53,63% dan bobot tetas 27,72 g dan 28,01 g. Disimpulkan bahwa hasil perkawinan jantan kampung x betina kampung dan persilangan jantan Bangkok x betina kampung tidak berbeda secara signifikan terhadap fertilitas, kematian embrio, daya tetas, dan bobot tetas.
Kualitas Telur Puyuh (Coturnix Coturnix japonica) yang Diberi Ransum Mengandung Dedak Padi Fermentasi Karimudin Karimudin; La Ode Nafiu; Hamdan Has
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 4 (2021): JIPHO (JURNAL ILMIAH PETERNAKAN HALU OLEO)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i4.21101

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengevaluasi kualitas telur puyuh (Coturnixcoturnix japonica) yang diberi ransum mengandung dedak padi fermentasi. Materi penelitian initerdiri atas 100 ekor puyuh betina umur 60 minggu. Puyuh tersebut dipelihara selama 6 minggu.Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan.Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah indeks yolk, indeks albumen, haugh unit,dan skor warna kuning telur. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis sidik ragamdan diuji lanjut dengan uji duncan. Pemberian ransum mengandung dedak padi fermentasi tidakberpengaruh nyata (P>0,05) terhadap bobot telur, indeks yolk, indeks albumen, haugh unit, tebalkerabang, dan skor warna kuning telur.
Struktur Populasi, Pola Pemeliharaan, dan Sumber Pakan Ternak Sapi Bali di Kecamatan Mowewe dan Lambandia, Kabupaten Kolaka Timur . Muh. Yudit Wahyu R; Hamdan Has; La Ode Nafiu
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 2, No 4 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v2i4.16920

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur populasi, pola pemeliharaan dansumber pakan ternak sapi bali di Kecamatan Mowewe dan Lambandia Kabupaten KolakaTimur. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan dengan metode analisis deskriptif.Teknik penarikan sampel secara purposive berdasakarkan desa yang memiliki populasi ternaktinggi, masing-masing kecamatan diwakili tiga desa sehingga diperoleh 6 (enam) desa sampelpenelitian. Jumlah responden Desa/Kelurahan adalah 20 orang yang diambil menurut jumlahternak terbanyak. Variabel dalam penelitian ini meliputi struktur populasi sapi Bali, sumberpakan, sistem dan pola pemeliharaan. Hasil penelitian menunujukkan bahwa KabupatenKolaka Timur memiliki struktur populasi sapi bali yang tinggi, ketersediaan sumber pakanyang memadai, sistem dan pola pemeliharaan yang baik.
Bobot Potong dan Persentase Karkas Puyuh Fase Grower Yang Diberi Tepung Maggot (Musca domestica) Dandi Dandi; Ali Bain; Hamdan Has
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 4, No 1 (2022): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v4i1.23551

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bobot potong dan persentase karkas puyuh fase grower yang diberi tepung maggot yang didesain menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri atas 5 perlakuan dalam 4 ulangan. Perlakuan yang digunakan terdiri atas ; (P0) Kontrol, (P1) Tepung maggot 4% (P2) Tepung maggot 6%, (P3) maggot 8%, (P4) Tepung  maggot 10%. Hasil penelitian menunjukan perlakuan berpengaruh nyata terhadap bobot potong dan persentase karkas, tetapi tidak memberikan pengaruh terhadap lemak abdominal. Penggunaan tepung maggot dalam ransum belum dapat memperbaiki bobot potong, persentase karkas tetapi belum dapat memperbaiki lemak abdominal puyuh fase grower. Penggunaan tepung maggot pada level 10% menurunkan bobot potong dan persentase karkas.
Pengaruh Pemberian Aminovit® Terhadap Bobot Telur, FCR dan Produksi Telur Ayam Kampung Fase Layer Irwan Irwan; Hamdan Has; Takdir Saili
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 2, No 1 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v2i1.11179

Abstract

Ayam kampung (Gallus domesticus) berasal dari ayam hutan merah (Gallus gallus) yang telah berhasil dijinakkan dan merupakan salah satu ayam yang mampu bereproduksi dengan pemberian pakan yang bernutrisi rendah namun produksi telur masih relatif rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian AMINOVIT® terhadap peningkatan produksi telur ayam kampung. Materi penelitian ini menggunakan 20 ekor ayam kampung betina fase layer dengan bobot badan rata-rata 1629,40±65,43 gram. Bahan pakan yang digunakan berupa jagung, dedak dan konsentrat gold (BP 12) dan AMINOVIT®. Perlakuan penelitian adalah dosis aminovit yang berbeda terdiri atas P0 (0 gram/ekor/hari), P1 (0,062 g/ekor/hari), P2 (0,125 g/ekor/hari), P3 (0,188 g/ekor/hari). Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) 4 perlakuan dan 5 ulangan, data yang diperoleh dianalilis dengan menggunakan analilis ragam dengan tingkat kesalahan 5%. Data yang berpengaruh nyata diuji menggunakan beda nyata terkecil (BNT). Variabel yang diamati yaitu: produksi telur, bobot telur, dan FCR. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian feed suplemen AMINOVIT® tidak berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap bobot telur, tetapi dapat menurunkan FCR dan meningkatkan produksi telur ayam kampung. kesimpulan dalam penelitian ini yaitu AMINOVIT® dapat digunakan hingga taraf 0,188 g/ekor/hari.
Potensi Dan Karakteristik Kawasan Pengembangansentra Peternakan Rakyat Berdasarkan Fasilitas Fisik Di Kabupaten Muna Ashar Ashar; Rahim Aka; Hamdan Has
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 2, No 1 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v2i1.11165

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui informasi potensi dan karakteristik kawasan pengembangan SPR berdasarkan fasilitas fisik di Kabupaten Muna. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara, dengan sub lokasi pemilihan sebanyak 7 kecamatan, yaitu Kecamatan Watopute, Lasalepa, Napabhalano, Kabangka, Parigi, Tongkuno dan Kecamatan Maligano. Metode yang digunakan dalam penentuan lokasi penelitian adalah purposive sampling yaitu tujuh kecamatan yang menjadi lokasi SPR di Kabupaten Muna. Pemilihan responden pada setiap SPR dilakukan secara simple random sampling (acak sederhana). Dari hasil penelitian diketahui bahwa hijauan pakan ternak tersedia disemua lokasi penelitian, fasilitas gudang pakan hanya tersedia di Kecamatan Kabangka, fasilitas Puskeswan tersedia di Kecamatan Napabalano, Kabangka serta Kecamatan Parigi, fasilitas pos IB hanya tersedia di Kecamatan Kabangka, layanan RPH hanya terdapat di Kecamatan Watopute dan Kecamatan Kabangka. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semua fasilitas fisik di Kecamatan Kabangka tersedia 100% sehingga berpotensi untuk dijadikan sebagai kawasan SPR. Sedangkan Kecamatan Watopute, Lasalepa, Napabalano, Parigi, Tongkuno, dan Kecamatan Maligano dapat dijadikan sebagai kawasan pengembangan SPR dengan syarat perlunya penambahan fasilitas fisik yang belum tersedia.
Karakteristik Fisik Kawasan Sentra Peternakan Rakyat (SPR) sebagai Faktor Pendukung dan Penghambat di Kabupaten Bombana Rahmat Tybu; La Ode Nafiu; Hamdan Has
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 2, No 1 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v2i1.11186

Abstract

Peternakan merupakan bagian dari sektor pertanian yang penting dalam menunjang perekonomian masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk melihat faktor penghambat dan pendukung program SPR di Kabupaten Bombana. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2016 di wilayah Kabupaten Bombana dengan sub-wilayah Kecamatan Rarowatu Utara, Lantari Jaya, Poleang Utara dan Kecamatan Poleang Selatan yang merupakan kecamatan lokasi pengembangan SPR berdasarkan rekomendasi Pemerintah Daerah. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor pendukung SPR adalah ketersediaan fasilitas fisik seperti puskeswan yang terdapat di Rarowatu Utara dan Lantari Jaya, Pos IB yang terdapat di Rarowatu Utara dan Lantari Jaya, kepemilikan kebun HMT, Gudang pabrik yang terdapat di Poleang Selatan, dan padang pengembalaan; dan ketersediaan fasilitas non fisik seperti lembaga kemitraan (tidak ada), lembaga keuangan (bank), koperasi, dan faktor lingkungan dan kebiasaan masyarakat yang meliputi penyakit, kriminalitas, dan kebiasaan. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu Faktor pendukung SPR adalah faktor yang mendukung pengembangan SPR seperti tersedianya fasilitas fisik dan non fisik peternakan sapi. Sedangkan faktor penghambat adalah faktor yang dapat menghambat pengembangan SPR seperti tidak tersedianya fasilitas fisik dan non fisik, lingkungan, kriminalitas, dan penyakit.
Bobot Potong, Persentase Karkas dan Lemak Abdominal Ayam Broiler yang Diberi Tepung Daun Afrika (Vernonia amygdalina) Sri Wulandari Panatha; Amiluddin Indi; Hamdan Has; Putu Nara Kusuma Prasanjaya; Purnaning Dhian Isnaeni; Rachmita Dewi S. Toba; Asma Bio Kimestri
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 4, No 3 (2022):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v4i3.27025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bobot potong, persentase karkas dan lemak abdominal ayam broiler yang diberi tepung daun afrika (Vernonia amygdalina). Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan dan 5 ulangan sehingga terdapat 20 unit satuan percobaan, setiap perlakuan diisi dengan 5 ekor ayam. perlakuan yang digunakan adalah: P0 = kontrol, P1 = penggunaan 2 % tepung daun afrika, P2 = penggunaan 4 % tepung daun afrika, P3 = penggunaan 6 % tepung daun afrika. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah bobot potong, persentase karkas dan lemak abdominal. Berdasarkan hasil penelitian, pemberian tepung daun afrika pada ayam broiler berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap bobot potong, pemberian tepung daun afrika 2 % sampai 6 % dapat menurunkan bobot potong. Pemberian tepung daun afrka tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap persentase karkas dan lemak abdominal. 
Performa Puyuh (Coturnix Coturnix Japonica) Fase Grower yang diberi Kombinasi Herbal (Jahe, Kunyit dan Daun Sirih) Melalui Air Minum dengan Dosis Berbeda Ahmad Basrun; Hamdan Has; La Malesi
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 1 (2021): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i1.16910

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa puyuh (Coturnix coturnix japonica) fase grower yang diberi kombinasi herbal (jahe, kunyit, dan daun sirih) melalui air minum dengan dosis berbeda.Sejumlah 100 ekor burung puyuh (Coturnix coturnix japonica)umur 14 hariyang tidak dibedakan jenis kelaminnya digunakan dalam penelitian ini.Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang dicobakan yaitu air minum tanpa ramuan herbal (P0), air minum mengandung 5% ramuan herbal (P1), air minum yang mengandung 10% ramuan herbal, dan air minum yang mengandung 15% ramuan herbal. Parameter yang diamati adalah konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis sidik ragam dan dilanjutkan menggunakan uji wilayah berganda duncan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan. Rataan konsumsi pakan masing-masing perlakuan pada penelitian ini adalah 17,040 g, 15,811 g, 15,886 g, dan 16,279 g. Rataan pertambahan bobot badan berkisar 3,35 g, 3,49 g, 3,42 g, dan 3,46 g pada masing-masing perlakuan. Nilai konversi pakan masing-masing perlakuan adalah 5,11, 4,59, 4,68, dan 4,71.Dapat disimpulkan bahwa pemberian ramuan herbal melalui air minum dengan dosis berbeda hingga taraf 15% belum mampu mengoptimalkan konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan.
Kualitas Kimia Pelet Hijauan Indigofera zollingeriana dengan Menggunakan Berbagai Jenis Binder Pelet Wa Ode Nurmala Yunita; Ali Bain; Widhi Kurniawan; Hamdan Has
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 4, No 4 (2022):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v4i4.28707

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas kimia pelet berbahan Indigofera zollingeriana dengan menggunakan berbagai jenis binder yang berbeda. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan, sehingga terdapat 16 unit satuan percobaan. Masing-masing perlakuan menggunakan tepung Indigofera zollingeriana sebanyak 4 kg. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah P1= Tepung hijauan Indigofera zollingeriana + 1% binder komersial (LignoBond DD), P2 = Tepung hijauan Indigofera zollingeriana + 1% tepung sagu, P3 = Tepung hijauan Indigofera zollingeriana + 1% tepung jagung, P4 = Tepung hijauan Indigofera zollingeriana + 1% tepung tapioka. Variabel penelitian yang diamati adalah uji kimia pelet yang meliputi analisa kadar protein kasar (PK), bahan kering (BK), serta bahan organik (BO) pelet. Berdasarkan hasil penelitian, penambahan berbagai jenis binder pelet memberikan pengaruh yang nyata (P<0,05) pada uji bahan kering pelet dan bahan organik pelet, serta memberikan pengaruh yang tidak nyata (P>0,05) pada protein kasar pelet. Kesimpulan penelitian ini yaitu kualitas kimia pelet yang baik terdapat pada P2 dengan penambahan binder tepung sagu.Kata Kunci : Indigofera zollingeriana, LignoBond DD, Tepung Sagu, Tepung Jagung, Tepung Tapioka.
Co-Authors Abda Abda Abdul Salam Adi Saputra Ahmad Basrun Ahmad Basrun Amiluddin Indi Andi Murlina Tasse Annisa Fathia Abdullah Ardianto, Roy AS Aku, AS Ashar Ashar Asma Bio Kimestri Asma Biokimestri Astriana Napirah Audy Joinaldy Awang Rosyadi B Sukamto, B Badarudin, Rusli Dandi Dandi Darfia Darfia Daud, Denvy Meidian Dedem Sutopo Deki Zulkarnain Dewi, Fitria Dharma Sanjaya Dina Hasria Dwi Agustin Fadilla, Zahra Jinan Fadli Ma’mun Pancar Fadli Ma’mun Pancar Febi Pangestu Firman Nasiu Firman Nasiu Fuji Astuty Auza Fyka, Samsul Alam Gunawan, Muhammad Arjun Harapin Hafid H. Harni Harni Hendrika Utami Herwin Herwin I Kadek Jefri Irma Irma Irwan Irwan Isnaeni, Purnaning Dhian Kabir Kabir Karimudin Karimudin Karimudin, Karimudin Kusuma, Putu Nara L.d. Agung Suharto La Malesi La Ode Arsad Sani La Ode Ba’a La Ode Halylu La Ode Hazim Falihuddin Baidi La Ode Muhamad Munadi La Ode Nafiu La Ode Sahaba La Ode Saidi Lisran Lisran Lusfia Lusfia Maulana, Abdul Jabbar Melki Marsaban Muh. Rusdin Muh. Yudit Wahyu R Muhamad Rudini Muhammad Amrullah Pagala Muhammad Arjun Gunawan Muhammad Ihsan Nugroho Muhammad Resdiyansyah Muniru Muniru Musram Abadi Musria Musria Natsir Sandiah Nur Iksan Nur Santy Asminaya Nuraini Nuraini Nurhayu Nurhayu Oktavia Rahayu Puspitarini Purnaning Dhian Isnaeni Purnaning Dhian Isnaeni Purnaning Dhian Isnaeni Purnaning Dhian Isnaeni Purnaning Dhian Isnaeni Putu Nara Kusuma P. Putu Nara Kusuma Prasanjaya Rachmita Dewi S. Toba Rachmita Dewi S. Toba Rahman Rahman Rahman Rahman Rahmat Hidayat Rahmat Tybu Restu Libriani Ridwan Syah Alimin Rilus Kinseng Rina Astarika, Rina Risawa1, Risma Wilasakti Rusli Badaruddin Sahrul Sahrul Sanjaya, Dharma Sawaludin Sawaludin Sri Wulandari Panatha Syam Rahadi Syamsuddin Syamsuddin TAKDIR SAILI Ulul Azmi Harun V D Yunianto W. Kurniawan Wa Laili Salido Wa Ode Aprili sapta Nadira Wa Ode Nurmala Yunita Wa Ode Nurmala Yunita Wa Ode Sitti Nurbaya Wijaya, Andarias Julias Yamin Yaddi