Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Bobot Telur Dan Lama Penyimpanan Terhadap Fertilitas Dan Daya Tetas Telur Ayam Broiler Strain Cobb Lisran Lisran; Hamdan Has; Takdir Saili
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 2, No 3 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v2i3.16870

Abstract

Telur ayam pada umumnya disimpan selama masa jangka pendek prion untukproses penetasan baik penetasan buatan maupun penetasan alami. Pengaruh bobot telur danlama penyimpanan terhadap fertilitas, daya hidup embrio, daya tetas dan bobot tetasdievaluasi pada penelitian ini. Rancangan Faktor Acak Lengkap digunakan dalam penelitianini dengan 2 faktor (bobot telur dan lama penyimpanan). Faktor A adalah bobot telur A1(59-68 g) dan A2 (69-78 g), faktor B adalah lama penyimpanan yang disimpan selama 3hari (B1) dan 7 hari (B2). Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat pengaruh interaksiantara variable yang diukur, namun faktor A terdapat pengaruh nyata (P<0,05) terhadapbobot tetas, sementara faktor B memiliki pengaruh nyata (P<0,05) terhadap fertilitas dandaya tetas. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu fertilitas dan daya tetas yang optimaldiperoleh pada telur yang disimpan selama 3 hari dan semakin tinggi bobot telur makasemakin tinggi pula bobot tetasnya.
Pemberian Tepung Sawi Putih (Brassica pekinensia L) Meningkatkan Persentase Bagian Karkas Ayam Broiler Purnaning Dhian Isnaeni; Rusli Badaruddin; Fuji Astuty Auza; Putu Nara Kusuma Prasanjaya; Asma Bio Kimestri; Fadli Ma’mun Pancar; Hamdan Has
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 5, No 1 (2023):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v5i1.29942

Abstract

Ayam broiler merupakan ternak penghasil daging yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Salah satu permasalahan yang sering dihadapi peternak adalah mahalnya harga pakan. Tepung sawi putih merupakan salah satu limbah yang dapat dijadikan sebagai alternatif pakan karena mengandung protein sekitar 26,33% yang mampu meningkatkan produktivitas karkas ayam broiler. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan level tepung hasil samping sawi putih yang sesuai untuk mendukung produktivitas ayam broiler. Seratus ekor ayam broiler digunakan dalam penelitian ini, pakan yang digunakan terdiri dari jagung, konsentrat, dedak, dan tepung hasil samping sawi putih (TSP). Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan dengan level P1= 0% TSP, P2= 5% TSP, P3= 10% TSP, dan P4= 15% TSP. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan pada persentase karkas broiler yang diberi pakan tepung sawi putih, tetapi terjadi peningkatan signifikan perlakuan P4 terhadap berat bagian sayap, persentase paha, dan persentase sayap, serta perlakuan P3 terhadap persentase punggung. Pemberian tepung sawi putih belum mampu meningkatkan kuantitas karkas, tetapi terbukti dapat dijadikan alternatif bahan pakan pada level 15% tanpa menurunkan produktifitas ayam broiler
Penampilan Produksi Burung Puyuh (Coturnix coturnix japonica) Fase Grower yang Diberi Ransum dengan Kadar Protein - Energi yang Berbeda Ridwan Syah Alimin; Nuraini Nuraini; Hamdan Has
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 2 (2021): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i2.18037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kadar protein-energi yangberbeda dalam ransum terhadap penampilan produksi puyuh (Coturnix coturnix japonica) periodepertumbuhan (grower). Puyuh yang digunakan sebanyak 96 ekor yang tidak dibedakan jeniskelaminya berumur 16 hari dengan berat rata-rata 66 gram. Penelitian ini menggunakan RancanganAcak Lengkap (RAL) 6 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri atas : R1 (18 % protein kasar-2700energi metabolis), R2 (20 % protein kasar-2700 energi metabolis), R3 (22 % protein kasar-2700energi metabolis), R4 (18 % protein kasar-2900 energi metabolis), R5 (20 % protein kasar-2900energi metabolis), dan R6 (22 % protein kasar-2900 energi metabolis). Variabel yang diamati yaitukomsumsi ransum, pertambahan bobot badan, dan konversi ransum. Hasil penelitian menunjukkanbahwa pemberian kadar protein-energi hingga taraf (22 %-2900 Kkal/kg) dalam ransum berpengaruhtidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi ransum dan konversi ransum burung puyuh, tetapiberpengaruh nyata (P<0,05) terhadap pertambahan bobot badan yaitu perlakuan R1. Rekomendasipenggunaan protein kasar 18 % dan energi metabilis 2700 Kkal telah memenuhi kebutuhan nutrisiburung puyuh fese grower yang ditunjukkan dengan pertambahan bobot badan yang lebih tinggidibandingkan dengan perlakuan lainnya.
Kualitas Fisik Es Krim Berbahan Susu Sapi dengan Pengemulsi Berbeda Muniru Muniru; Deki Zulkarnain; Astriana Napirah; Hamdan Has
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 4, No 2 (2022): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v4i2.25076

Abstract

Pengemulsi dalam pembuatan es krim dapat berupa pengemulsi alami atau pengemulsi buatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas fisik es krim dengan bahan pengemulsi yang berbeda. Penelitian ini rancangan acak lengkap yang terdiri atas 3 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang dicobakan adalah P1 = es krim dengan penambahan 0,5% kuning telur, P2= es krim dengan penambahan 0,5% emulsifier SP, P3= es krim dengan penambahan 0,5% buttermilk. Variable yang diamati dalam penelitian ini adalah daya leleh, overrun dan stabilitas emulsi es krim. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam dan dilanjutkkan menggunakan uji wilayah berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahan pengemulsi berbeda memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap daya leleh es krim tetapi tidak mempengaruhi nilai overrun, dan stabilitas emulsi.
Fertilitas, Daya Hidup Embrio, dan Daya Tetas Telur Ayam Kampung yang Diberi Perlakuan Daun Pegagan (Centella Asiatica (L) Urban) sebagai Desinfektan Alami Annisa Fathia Abdullah; Takdir Saili; Hamdan Has
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 2, No 3 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v2i3.16872

Abstract

Daun pegagan mengandung zat antibiotik dan sering digunakan untuk mengobatiluka pada manusia. Pada penelitian ini, daun pegagan digunakan sebagai desinfektan alamitelur yang diperkirakan dapat mempengaruhi fertilitas, daya hidup embrio, dan daya tetastelur ayam kampung. Materi penelitian ini yaitu telur ayam kampung sebanyak 120 butir,mesin tetas semi otomatis sebanyak 2 buah kapasitas 100 butir, blender, timbangan, alatteropong telur (candler), termometer, dan kamera. Variabel yang diukur adalah fertilitas,daya hidup embro, dan daya tetas. Data yang diperoleh di analisis menggunakan RancanganAcak Lengkap (RAL). Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat fertilitas telur ayamkampung 80,00 sampai 93,33 %, daya hidup embrio telur ayam kampung 68,00 sampai80,00 %, dan daya tetas telur ayam kampung 68,00 sampai 80,00 %, dan hasil anova adalahsuperskrip yang berbeda pada garis yang sama menunjukkan perbedaan perlakuan yangtidak nyata (P>0,05). Kesimpulkan penelitian ini bahwa daun pegagan sebagai desinfektanalami tidak berpengaruhnyata terhadap fertilitas, daya hidup embrio, dan daya tetas telurayam kampung.
Produksi Telur Ayam Kampung Unggul Balitnak yang diberi Ragi Tape sebagai Probiotik dengan Level berbeda Muhammad Arjun Gunawan; Muh Amrullah Pagala; Hamdan Has
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 6, No 2 (2024):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v6i2.47665

Abstract

Ayam Kampung Unggul Balitnak (KUB) adalah ayam hasil seleksi ayam kampung asli Indonesia. Ayam KUB dikembangbiakkan sejak lama, dengan melakukan strategi pemuliaan melalui seleksi untuk mengurangi sifat mengeram dan meningkatkkan produksi telur. Ayam KUB saat ini umumnya dipelihara dengan tujuan sebagai penghasil telur tetas, telur konsumsi dan produksi daging. Penelitian ini bertujuan memberikan informasi tentang Produksi Telur Ayam Kampung Unggul Balitnak yang diberi Ragi Tape sebagai Probiotik dengan level Berbeda. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan dan 5 ulangan. Setiap satuan percobaan diisi dengan 1 ekor ayam yang berusia 12 bulan. Data yang diperoleh dianalisis dengan ANOVA (Analis varian) untuk mengetahui pengaruh perlakuan. Variabel yang dievaluasi pada penelitian ini adalah Konsumsi pakan, produki telur ayam, bobot telur dan konversi pakan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian ragi tape sebagai probiotik dalam pakan pada taraf 0,1%, 0,15% dan 0,2% tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi pakan, produksi telur, bobot telur dan konversi pakan.
Profil Darah Ayam Broiler yang Diberi Sari Jahe (Zingiber Officinale) Melalui Air Minum dengan Dosis yang Berbeda Nur Iksan; Widhi Kurniawan; Hamdan Has
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 4 (2021): JIPHO (JURNAL ILMIAH PETERNAKAN HALU OLEO)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i4.21099

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui profil darah ayam oven yang diberi perasanjahe (Zingiber officinale) melalui air minum dengan dosis yang berbeda. Penelitian inidilaksanakan di Unit Laboratorium Peternakan Unggas dan Unit Laboratorium Fisiologi,Reproduksi dan Kesehatan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo Kendari pada bulanAgustus sampai September 2020. Penelitian ini menggunakan 100 ekor Ayam Panggang SR 707dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan. yaitu P0 (air minumtanpa sari jahe), P1 (air minum + sari jahe 0,5%), P2 (air minum + sari jahe 1%), P3 (air minum +sari jahe 1,5%) dan pengulangan sebanyak 5 kali. Variabel yang diamati adalah kadar hemoglobindarah dan nilai hematokrit darah. Informasi yang diperoleh dianalisis menggunakan analisisragam. Berdasarkan hasil analisis, ekstrak jahe tidak berpengaruh nyata (p>0,05) terhadaphemoglobin dan hematokrit dengan nilai hemoglobin rata-rata berkisar 12,98-14,51 g/dl danhematokrit 28,2-30,4%. Pemberian sari jahe melalui air minum dengan dosis yang berbeda hinggakadar 1,5% tidak berpengaruh terhadap profil darah ayam broiler.
Performa Puyuh (Coturnix Coturnix Japonica) Fase Grower yang diberi Kombinasi Herbal (Jahe, Kunyit dan Daun Sirih) Melalui Air Minum dengan Dosis Berbeda. Ahmad Basrun; Hamdan Has; La Malesi
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 3 (2021): JIPHO (JURNAL ILMIAH PETERNAKAN HALU OLEO)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i3.19690

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Performa Puyuh (Coturnix CoturnixJaponica) Fase Grower yang diberi Kombinasi Herbal (Jahe, Kunyit, dan Daun Sirih) MelaluiAir Minum dengan Dosis Berbeda.Materi penelitian yang digunakan yaitu burung puyuh(coturnix coturnix japonica) yang berumur 14 hari dengan jumlah total puyuh 100 ekor denganjenis kelamin jantan dan betina. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL)dengan 4 perlakuan dan 5 kali ulangan. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalahkonsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan. Data yang diperoleh dianalisismenggunakan analisis sidik ragam akan dilakukan uji lanjut dengan uji duncan.Hasil penelitianpemberian ramuan herbal menunjukkan pengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsiransum dengan nilai 17,040 g, 15,811 g, 15,886 g, dan 16,279 g. Pertambahan bobot badanberpengaruh tidak nyata (P>0,05) dengan nilai 3,35 g, 3,49 g, 3,42 g, dan 3,46 g. Konversipakan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) dengan nilai 5,11, 4,59, 4,68, dan 4,71.Kesimpulanbahwa pemberian ramuan herbal melalui air minum dengan dosis berbeda hingga taraf 15%belum mampu meningkatkan konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, dan konversipakan.
Pengaruh Kepadatan kandang Terhadap Performa Produksi Ayam Kampung (Gallus gallus domesticus) Fase Grower Rahmat Hidayat; Rusli Badaruddin; Asma Bio Kimestri; Hamdan Has
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 6, No 1 (2024):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v6i1.45350

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kepadatan kandang terhadap performa produksi ayam kampung (Gallus gallus domesticus) fase grower. Rancangan penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan dan masing-masing perlakuan terdiri dari 5 ulangan sehingga terdapat 15 unit satuan percobaan, setiap ulangan terdiri dari 12, 14, dan 16 ekor ayam. Perlakuan yang digunakan adalah : P1 = kepadatan 12 ekor/kandang, P2 = kepadatan 14 ekor/kandang, P3 = kepadatan 16 ekor/kandang. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah konsumsi pakan, pertambahan bobot badan (pbb), dan konversi pakan (FCR). Berdasarkan hasil penelitian, kepadatan kandang memberikan pengaruh nyata (P0,05) terhadap konversi pakan ayam kampung.
Konsumsi, PBB, dan Konversi Pakan Itik Peking Umur 3-6 Minggu Yang Menggunakan Tepung Kulit Ari Kedelai Sebagai Bahan Pakan Muhammad Ihsan Nugroho; Achmad Selamet Aku; Hamdan Has
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 2, No 2 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v2i2.16848

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung kulit ari kedelai (TKAK) dalam ransum terhadap performa produksi itik peking. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Februari sampai dengan Bulan Maret-Mei Tahun 2018, bertempat di lab. Unit Ternak Unggas, Fakultas Peternakan, Universitas Halu Oleo, Kendari. Materi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 64 ekor itik peking umur 3-6 minggu dengan jenis kelamin campuran (jantan dan betina) dan bahan pakan yang digunakan yaitu ransum komplit RK 24, dedak padi, jagung giling dan tepung kulit ari kedalai, Variabel yang diamati dalam penelitian yaitu konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan 4 (empat) perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan dalam penelitain ini adalah level penggunaan tepung kulit ari kedelai, yaitu: 0, 4, 8 dan 12% dalam pakan. Data yang diperoleh dianalisis ragam dan di uji lanjut menggunakan uji BNT. Variabel yang di amati menunjukan bahwa penggunaan TKAK dalam ransum itik peking berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap konsumi ransum, PBB (Pertambahan Bobot Badan), dan konversi ransum. Kesimpulan penelitian ini adalah Penggunaan tepung kulit ari kedelai (TKAK) dalam ransum dapat digunakan hingga level 4% dalam ransum tanpa menurunkan kinerja produksi itik peking.
Co-Authors Abda Abda Abdul Salam Adi Saputra Ahmad Basrun Ahmad Basrun Amiluddin Indi Andi Murlina Tasse Annisa Fathia Abdullah Ardianto, Roy AS Aku, AS Ashar Ashar Asma Bio Kimestri Asma Biokimestri Astriana Napirah Audy Joinaldy Awang Rosyadi B Sukamto, B Badarudin, Rusli Dandi Dandi Darfia Darfia Daud, Denvy Meidian Dedem Sutopo Deki Zulkarnain Dewi, Fitria Dharma Sanjaya Dina Hasria Dwi Agustin Fadilla, Zahra Jinan Fadli Ma’mun Pancar Fadli Ma’mun Pancar Febi Pangestu Firman Nasiu Firman Nasiu Fuji Astuty Auza Fyka, Samsul Alam Gerhana, Gerhana Gunawan, Muhammad Arjun Hakim, Muh Haidir Harapin Hafid H. Harni Harni Hendrika Utami Herwin Herwin I Kadek Jefri Irma Irma Irwan Irwan Isnaeni, Purnaning Dhian Kabir Kabir Karimudin Karimudin Karimudin, Karimudin Kusuma, Putu Nara L.d. Agung Suharto La Malesi La Ode Arsad Sani La Ode Ba’a La Ode Halylu La Ode Hazim Falihuddin Baidi La Ode Muh Mpali La Ode Muhamad Munadi La Ode Nafiu La Ode Saidi Lisran Lisran Lusfia Lusfia Maulana, Abdul Jabbar Melki Marsaban Muh. Rusdin Muh. Yudit Wahyu R Muhamad Rudini Muhammad Amrullah Pagala Muhammad Arjun Gunawan Muhammad Ihsan Nugroho Muhammad Resdiyansyah Muniru Muniru Musram Abadi Musria Musria Natsir Sandiah Nur Iksan Nur Santy Asminaya Nur, Kadir Budiman Nuraini Nuraini Nurhayu Nurhayu Oktavia Rahayu Puspitarini Purnaning Dhian Isnaeni Purnaning Dhian Isnaeni Purnaning Dhian Isnaeni Purnaning Dhian Isnaeni Purnaning Dhian Isnaeni Putu Nara Kusuma P. Putu Nara Kusuma Prasanjaya Rachmita Dewi S. Toba Rachmita Dewi S. Toba Rahman Rahman Rahman Rahman Rahmat Hidayat Rahmat Tybu Restu Libriani Ridwan Syah Alimin Rilus Kinseng Rina Astarika, Rina Risawa1, Risma Wilasakti Rusli Badaruddin Sahrul Sahrul Sanjaya, Dharma Sawaludin Sawaludin Sri Wulandari Panatha Syam Rahadi Syamsuddin Syamsuddin TAKDIR SAILI Ulul Azmi Harun V D Yunianto W. Kurniawan Wa Laili Salido Wa Ode Aprili sapta Nadira Wa Ode Nurmala Yunita Wa Ode Nurmala Yunita Wa Ode Sitti Nurbaya Wijaya, Andarias Julias Yamin Yaddi