Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : jurnal serambi ilmu

PENINGKATAN KEMAMPUAN MODIFIKASI LINGKUNGAN MIKRO PENYIMPANAN KACANG-KACANGAN PADA MASYARAKAT PENGELOLA INDUSTRI PANGAN MELALUI PENDIDIKAN PRAKTEK Hakim, Lukmanul; Irhamni, Irhamni; Zainuddin, Zainuddin; AG, Burhanuddin
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 30, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.286 KB) | DOI: 10.32672/si.v30i2.758

Abstract

UUD nomor 16 tahun 2006 tentang system penyuluhan pertanian berperan mendorong petani lebih berpartisipatif dalam kegiatan sosial. Interaksi sosial yang bersifat partisipatif akan berjalan dengan baik, apabila didukung oleh faktor lingkungan. Ketertarikan serangga pada kacang-kacangan (Fabaceae)dapat disebabkan warna atau kandungan kimia sebagai sumber makanan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubunganperilaku serangga Callosobruchus maculatus (Fab.)dengan cahaya dan jenis kacang pada lingkungan mikro termodifikasi. Penelitiandilakukan di Gampong Cot Mesjid, Kota Banda Aceh dengan menggunakan Racangan Acak Lengkap Faktorial, terdiri dari dua faktor. Faktor pertama 4 warna cahaya, yaitumerah, kuning, hijau dan putih. Faktor kedua3 jenis kacang, yaitu kacang hijau, kacang kedelai dan kacang merah.Hasil penelitian menunjukkan cahaya merah lebih disukai serangga uji. Pemilihan pada warna cahaya dipengaruhi oleh panjang gelombang dari masing-masing cahaya. Panjang gelombang cahaya merah antara 6,60 ± 0,30 ƛ (nm), cahaya kuning antara 5,40 ± 0,30 ƛ (nm), dan cahaya hijau antara 4.80 ± 0.30 ƛ (nm). Sedangkan cahaya putih merupakan gabungan beberapa cahaya menjadi satu cahaya yang tampak (polychromatic). Penempatan telur (oviposisi)tertinggi pada kacang kedelai.Oviposisi) telur pada permukaan biji dipengaruhi oleh warna, bau, dan kandungan esensial. Warna lampu yang tidak disukai serangga hama gudang adalah warna putih, sehingga warna tersebut dapat direkomendasikan untuk penerangan ruang penyimpanan dan untukmenghindari oviposisi telurCallosobruchus maculatus Fabricius pada permukaan biji kacang.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MODIFIKASI LINGKUNGAN MIKRO PENYIMPANAN KACANG-KACANGAN PADA MASYARAKAT PENGELOLA INDUSTRI PANGAN MELALUI PENDIDIKAN PRAKTEK Hakim, Lukmanul; Irhamni, Irhamni; Zainuddin, Zainuddin; Burhanuddin AG, Burhanuddin AG
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 19, No 2 (2018): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v19i2.1007

Abstract

UUD nomor 16 tahun 2006 tentang system penyuluhan pertanian berperan mendorong petani lebih berpartisipatif dalam kegiatan sosial. Interaksi sosial yang bersifat partisipatif akan berjalan dengan baik, apabila didukung oleh faktor lingkungan. Ketertarikan serangga pada kacang-kacangan (Fabaceae)dapat disebabkan warna atau kandungan kimia sebagai sumber makanan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubunganperilaku serangga Callosobruchus maculatus (Fab) dengan cahaya dan jenis kacang pada lingkungan mikro termodifikasi. Penelitiandilakukan di Gampong Cot Mesjid, Kota Banda Aceh dengan menggunakan Racangan Acak Lengkap Faktorial, terdiri dari dua faktor. Faktor pertama 4 warna cahaya, yaitumerah, kuning, hijau dan putih. Faktor kedua3 jenis kacang, yaitu kacang hijau, kacang kedelai dan kacang merah.Hasil penelitian menunjukkan cahaya merah lebih disukai serangga uji. Pemilihan pada warna cahaya dipengaruhi oleh panjang gelombang dari masing-masing cahaya. Panjang gelombang cahaya merah antara 6,60 ± 0,30 ƛ (nm), cahaya kuning antara 5,40 ± 0,30 ƛ (nm), dan cahaya hijau antara 4.80 ± 0.30 ƛ (nm). Sedangkan cahaya putih merupakan gabungan beberapa cahaya menjadi satu cahaya yang tampak (polychromatic). Penempatan telur (oviposisi)tertinggi pada kacang kedelai.Oviposisi) telur pada permukaan biji dipengaruhi oleh warna, bau, dan kandungan esensial. Warna lampu yang tidak disukai serangga hama gudang adalah warna putih, sehingga warna tersebut dapat direkomendasikan untuk penerangan ruang penyimpanan dan untukmenghindari oviposisi telurCallosobruchus maculatus Fabricius pada permukaan biji kacang.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MODIFIKASI LINGKUNGAN MIKRO PENYIMPANAN KACANG-KACANGAN PADA MASYARAKAT PENGELOLA INDUSTRI PANGAN MELALUI PENDIDIKAN PRAKTEK Hakim, Lukmanul; Irhamni, Irhamni; Zainuddin, Zainuddin; Burhanuddin AG, Burhanuddin AG
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 19, No 2 (2018): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.136 KB) | DOI: 10.32672/si.v19i2.1500

Abstract

UUD nomor 16 tahun 2006 tentang system penyuluhan pertanian berperan mendorong petani lebih berpartisipatif dalam kegiatan sosial. Interaksi sosial yang bersifat partisipatif akan berjalan dengan baik, apabila didukung oleh faktor lingkungan. Ketertarikan serangga pada kacang-kacangan (Fabaceae)dapat disebabkan warna atau kandungan kimia sebagai sumber makanan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubunganperilaku serangga Callosobruchus maculatus (Fab) dengan cahaya dan jenis kacang pada lingkungan mikro termodifikasi. Penelitiandilakukan di Gampong Cot Mesjid, Kota Banda Aceh dengan menggunakan Racangan Acak Lengkap Faktorial, terdiri dari dua faktor. Faktor pertama 4 warna cahaya, yaitumerah, kuning, hijau dan putih. Faktor kedua3 jenis kacang, yaitu kacang hijau, kacang kedelai dan kacang merah.Hasil penelitian menunjukkan cahaya merah lebih disukai serangga uji. Pemilihan pada warna cahaya dipengaruhi oleh panjang gelombang dari masing-masing cahaya. Panjang gelombang cahaya merah antara 6,60 ± 0,30 ? (nm), cahaya kuning antara 5,40 ± 0,30 ? (nm), dan cahaya hijau antara 4.80 ± 0.30 ? (nm). Sedangkan cahaya putih merupakan gabungan beberapa cahaya menjadi satu cahaya yang tampak (polychromatic). Penempatan telur (oviposisi)tertinggi pada kacang kedelai.Oviposisi) telur pada permukaan biji dipengaruhi oleh warna, bau, dan kandungan esensial. Warna lampu yang tidak disukai serangga hama gudang adalah warna putih, sehingga warna tersebut dapat direkomendasikan untuk penerangan ruang penyimpanan dan untukmenghindari oviposisi telurCallosobruchus maculatus Fabricius pada permukaan biji kacang.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Jabar, Mohd Azidan bin Achmad Tohe Aini, Dian Arsy Aisyah Maawiyah Amalia Amalia Ana Ramadhona Ardila, Mutia Assaat, Lusiani Dewi Burhanuddin AG Burhanuddin AG, Burhanuddin AG Burhanuddin AG, Burhanuddin AG Busriyanti Busriyanti, Busriyanti Chairul Fahmi Cut Yulvizar Dewi, Ariana Shafira Dzulfikri, Dzulfikri Elfiani Evi Yufita Fauzi Fauzi Fayruza, Aida Zavirah Ghofur, Nahdah Arifatus Sholihah Gunawan Gunawan Hadi Kurniawan, Hadi Hayatinupus, Windri Huzni, Syaiful Intan Mulia Sari Ismail Ismail Ismail, Muhd Zulkifli Isriyanti Affifah, Isriyanti Jailani Jailani Julfi, Muhammad Juliana, Eka Juvitasari, Safira Kamil, Ridlo Inshofa Kamil, Ridlo Inshofa Kamsir, Rita Zahara Khair, Umul Khalisah, Khalisah Khasairi, Moh. Kholisin Kholisin M. Syathibi Nawawi Maimunah, Aisyah Malahayati Malahayati Marwan Marwan Masykur, Masykur Masyudi Masyudi Maysitah, Maysitah Misrahanum Misrahanum Moh. Fauzan Moh. Khasairi Muhammad Faisol Mursal Mursal Nawawi, M. Syathibi Nisfah, Ulfa Asrifatun Nurhidayati Nurhidayati Nurlaili Nurlaili Nurul Murtadho Pertiwi, Ratu Mega Rahma tia, Rahma Rahmi Zulmaulida Ramadhani, Muhammad Fakhry Ratna Sari Siti Aisyah Rini Safitri Rizky Kurniawan Robby Zidny Salsabila, Laila Yayu Salsabila, Unik Hanifah SAUDAH SAUDAH Selvia Selvia Siska, Widya Siti Aisyah, Ratna Sari Solekha, Nuralia Annisatus Solfarina, Solfarina Sri Rahmawati Sri Suyanta Sugiyanti, Sri Suhendrayatna Suhendrayatna Sukmawati, Irma Wahib Dariyadi, Moch. Windari, Ratna yaman, aman Yarsina, Nova Yelfi Dewi Yulian, Rika Wulan Yundari, Yundari Yusra, Oktarina Zaidiyah Zaidiyah Zainal Fauzi Zainuddin, Zainuddin Zuhri, Sarika Zulfalina, Zulfalina Zulkarnain Jalil