Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Metode Pembelajaran Inovatif bagi Tutor Keaksaraan di Kabupaten Wonogiri Tristanti, Tristanti; Suharta, RB; Sujarwo, Sujarwo
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 11 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.921 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i11.1092

Abstract

Wonogiri merupakan salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang memiliki tingkat buta aksara cukup tinggi. Kabupaten Wonogiri menyandang peringkat ke delapan se-jawa tengah dengan tingkat buta aksara merata di seluruh kecamatan. Metode pembelajaran merupakan komponen penting dalam pembelajaran karena berfungsi sebagai pengantar interaksi antara pendidik dengan peserta didik. Metode pembelajaran dapat dijelaskan lebih rinci adalah cara atau situasi yang digunakan atau dirancang oleh pendidik untuk peserta didik dalam proses pembelajaran sehingga materi yang disampaikan dapat diterima dengan mudah. Kegiatan pelatihan metode pembelajaran inovatif telah berjalan dengan lancar sesuai waktu yang dijadwalkan. Manfaat yang diterima oleh peserta pelatihan adalah peserta memiliki pengetahuan baru terkait metode pembelajaran inovatif (PAKEM). Peserta pelatihan juga memahami tentang media pembelajaran yang murah. Saran yang dibutuhkan adalah (1) Perlu dukungan antar tutor agar memiliki semangat yang tinggi dalam mengaplikasikan pengetahuan yang telah diterima, (2). Lembaga pendidikan perlu senantiasa melakukan pendampingan, pemantauan dan penguatan kelompok sasaran secara berkala.
Penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui Pembelajaran Berbasis Proyek di Taman Kanak-Kanak Sulistiyaningsih Sulistiyaningsih; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4456

Abstract

Pendidikan karakter sangat utama untuk diaplikasikan, sehingga pendidikan tidak hanya mengutamakan keberhasilan akademik yang bermuara pada pengetahuan keilmuan saja namun harus dapat mewujudkan anak didik yang memiliki karakter yang baik. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berbasis proyek terhadap penguatan profil pelajar pancasila. Penelitian menggunakan metode kualitatatif dan subyek penelitian terdiri dari Kepala Sekolah, 2 guru kelas, dan 27 peserta didik. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Menggunakan “analisis data mengalir”. Penguatan profil pelajar pancasila melalui pembelajaran berbasis proyek dengan mengangkat topik “aku sayang bumi” dapat terwujud dengan baik dan lancar. Karakter sesuai profil pelajar pancasila muncul ketika anak terlibat langsung dalam proses pembelajaran, baik dari tahap permulaan, pengembangan dan penyimpulan. Dari proyek “aku sayang bumi”, profil pelajar Pancasila yang muncul meliputi beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlaq mulia, mandiri, kreatif, gotong-rotong, berkebinakaan global serta bernalar kritis.
Perbedaan Kemampuan Motorik Kasar Permainan Tradisional Kucing dan Tikus dengan Permainan Tradisional Menjala Ikan Hajar Widihastutik; Sujarwo Sujarwo; Nur Cholimah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5188

Abstract

Perkembangan motorik merupakan kegiatan merangsang perkembangan otak peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan motorik kasar anak antara kelompok anak yang diajar dengan permainan tradisional kucing dan tikus dan permainan tradisional menjala ikan. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen semu (Quasi Experiment). Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive cluster random sampling. Sampel dalam penelitian ini untuk kelompok eksperimen berjumlah 35 dan kelompok kontrol 32. Teknik pengumpulan data metode observasi dan metode dokumentasi.Teknik Analisis menggunakan uji paired t-test dan uji independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan  Terdapat Perbedaan kemampuan motorik kasar anak antara kelompok anak yang diajar  dengan permainan tradisional kucing dan tikus dan menjala ikan. Simpulan menyatakan terdapat perbedaan kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun Saran menunjukkan permainan tradisional dapat menjadi media untuk membentuk karakter yang baik Maka disarankan anak dapat selalu mengikuti permainan tradisional dengan kesungguhan agar tujuan pembelajaran tercapai secara bersama-sama.
PENGARUH PROGRAM VIRTUAL JOURNEY TERHADAP SELF-REGULATION FASILITATOR Agus Supriyo; Sujarwo Sujarwo; Pujiyanti Fauziah; Dafid Slamet Setiana
JURNAL DARMA AGUNG Vol 31 No 4 (2023): AGUSTUS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v31i4.3173

Abstract

Virtual journey atau yang kerap dikenal dengan virtual tour adalah konsep baru atau simulasi berwisata secara online dengan pemanfaatan teknologi informasi, komunikasi dan pengguanaan media sosial ditengah pandemi, sedangkan Self-Regulation Fasilitator merupakan fasilitas cara belajar peserta mengelola kegiatan individu agar tercapai tujuan tertentu dengan cara pengontrolan perilaku, memotivasi diri sendiri dan menggunakan kognitifnya dalam melakukan tindakan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui apakah pengaruh program virtual journey pada fasilitator yang terlibat. Metode penelitian yang digunakan adalah experiental learning dan kualitatif pendekatan fenomenologi. Teknik penelitan yang dilakukan meggunakan hasil wawancara, observasi dan dokumentasi dengan analisis Tiagulasi data sumber Hasil dari penelian adalah bahwa experiental learning dan pendekatan fenomenologi membuat fasilitator meningkatkan Self Regulationnya.
Increasing Educational Capacity as an Effort to Achieve SDGs 2030 for Village Association Personnel Rivo Nugroho; Wiwin - Yulianingsih; Gunarti Dwi Lestari; Sujarwo Sujarwo; Narong Kiettikunwong
Journal of Nonformal Education Vol 9, No 2 (2023): August: (Adult Education and Community Empowerment)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jne.v9i2.46041

Abstract

To realize the mandate of Law Number 20 of 2003 concerning the National Education System and Law of the Republic of Indonesia Number 12 of 2012 concerning higher education, namely to provide the widest opportunity for every individual to pursue formal, non-formal, and informal education through lifelong learning facilities as well as providing equal opportunities for certain qualifications as an effort to improve the quality of human resources and realize the 2030 SDGs regarding the provision of quality education, a Prior Learning Recognition program was held by Education Personnel Education Institutions for the community to be able to continue formal education to a higher level which in the end is the provision of proof of learning outcomes in the form of a diploma. Therefore, this research was conducted to describe and analyze the process of strengthening the synergy of Education Personnel Education Institutions in implementing the Recognition of Prior Learning (RPL) program for Village Companions, Ministry of Villages, Development of Disadvantaged Regions and Transmigration (Kemendes PDTT) with Bojonegoro Regency at Surabaya State University and State University Yogyakarta. The research method applied is a qualitative method with a case study approach. Data collection techniques used were observation, interviews, and documentation for program administrators, lecturers, and students. The data analysis technique used is the Miles and Huberman model which consists of 4 stages, namely the stages of collection, reduction, presentation, and concluding the research data that has been obtained. The results obtained from the research that strengthen synergy are carried out by organizing higher education programs in non-formal education study programs, research, and empowering the community by LPTKs at Surabaya State University and Yogyakarta State University. The results of the analysis of the implementation of the Recognition of Prior Learning program were obtained by applying a SWOT analysis. And it can be concluded that the implementation of the Recognition program for past learning of Village Facilitators of the Ministry of Village, PDTT with Bojonegoro Regency can improve the quality of human resources.
Inovasi Pengembangan Materi Seni Untuk Anak Usia Dini Di Perguruan Tinggi Joko pamungkas; Marsini; Sujarwo; Bayu Purwo Adhi; Septika Cahya Rahmawati; Ad Dieni Maulana Rizka
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 5 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v3i5.974

Abstract

Seni menciptakan keindahan, tidak dapat dipungkiri lagi bahwa seni selalu hadir dalam keindahan. Seni adalah bagian tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Pendidikan seni pada hakekatnya merupakan proses pembentukan manusia melalui seni. Kearifan lokal dikenal sebagai pengetahuan setempat (indigenous atau local knowledge), juga sebagai kecerdasan setempat (local genious) yang menjadi dasar identitas kebudayaannya (culture identity). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji inovasi pengembangan materi seni untuk mahasiswa pendidikan anak usia dini. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari observasi dan dokumentasi. Penulis melakukan pengamatan langsung di Universitas Doktor Nugroho Magetan yang berkaitan inovasi pengembangan materi seni untuk mahasiswa pendidikan anak usia dini. Analisis data yang digunakan peneliti dalam artikel ini adalah menggunakan analisis data model Miles Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan dalam menginovasi pengembangan materi seni untuk mahasiswa pendidikan anak usia dini di Universitas Doktor Nugroho Magetan dilaksanakan penyampaian materi mengenai seni yang dapat dikembangkan melalui pemanfaat hasil kekayaan yang ada di wilayah Magetan.
Decision Support Systems A Game Changer in the Field of Education Lestari Wiwik; Siti Irene Astuti Dwiningrum; S Sujarwo
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 4 (2023): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v15i4.4245

Abstract

This study employed the Simple Additive Weighting (SAW) method within a Decision Support System (DSS) to evaluate student admissions in the field of education. By assigning weights to criteria and calculating weighted scores for alternatives, the study ranked the applicants and identified the most preferred choices. The results revealed that the ranking process considers multiple factors and their respective weights to determine the relative performance of each alternative. It assists decision-makers in selecting the solutions that most effectively align with their criteria and objectives. This facilitates informed decision-making. Educational institutions can streamline the admissions process by assessing the alternatives and scrutinizing each applicant's performance against many criteria. This approach enhances the equity, clarity, and impartiality of decision-making. The findings highlight the effectiveness of the SAW method and DSS in facilitating data-driven decision-making processes in education. However, limitations in subjective weight assignment and criteria selection should be considered. Future research should explore alternative decision analysis techniques and address implementation challenges.
Elements of Metamorphic Rocks (Marble and Quartzite) of Bukit Cinta Gunung Gajah, Klaten Hiryanto; Sujarwo; Tristanti; Fitta Ummaya Santi
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 11 (2023): November
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i11.5260

Abstract

Rocks such as metamorphic and sedimentary are natural constructions. Rocks in natural construction become elementary materials that form the landscape of the area, including in nature-based tourism objects, Bukit Cinta in Gunung Gajah, Klaten, Central Java. The purpose of this research is to describe the elements of rocks in the place. The study method used is descriptive qualitative method and tends to use analysis. The theoretical basis is used as a basic reference in preparing the study report to match the conditions in the field. In addition, the theoretical basis can also provide an overview of the background of the study as material for discussion. The ability to collect data is an important factor in determining the validation of the study conducted. Data collection in this case is obtained secondarily, namely through documents or literature studies. The results of the study found that there are 3 main supporters for the strong landscape in the tourist ojek of Gunung Gajah love hill. The three are metamorphic rocks observed there are fillic metamorphic relief, marble metamorphic rocks, and quartzite metamorphic rocks; limestone sedimentary rocks. Limestone can be used for building materials, road paving, and house foundations; and Diorte igneous rocks. Diorte igneous rocks can be used as home decoration.
Diversifikasi Olahan Berbahan Pisang Pada Kelompok Wanita Tani (KWT) di Ngawen, Gunungkidul Fitta Ummaya Santi; Adin Ariyanti; Yudan Hermawan; Sujarwo Sujarwo; Arif Wijayanto
Madaniya Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.742

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Dusun Jambu, Jurangjero, Ngawen, Gunungkidul. Kegiatan ini berupa pelatihan diversifikasi produk olahan berbahan pisang. Kegiatan dilaksanakan pada 20 anggota Kelompok Wanita Tani (KWT). Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan beberapa tahap: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) evaluasi dan pendampingan. Metode yang digunakan dengan pemberian ceramah, diskusi, dan praktik. Materi yang disampaikan mengenai diversifikasi produk, pengolahan produk dan pengemasan produk. Hasil kegiatan Kelompok Wanita Tani (KWT) sudah memiliki pemahamaan dan pengetahuan mengenai diversifikasi suatu produk. Mereka telah mampu mendiversifikasi produk keripik pisang yang semula hanya 2 rasa dapat menjadi 6 rasa (manis, gurih, balado, keju, cokelat, original). Produk juga sudah di kemas dengan plastik yang lebih elegan dan sudah diberi stiker yang lebih menarik.
The Influence of Competency on The Performance of Functional Officials with Equalization Pathway Istiyani Nuryati; Sujarwo Sujarwo; Hermanto Hermanto
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol 14 No 1 (2022): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v14i1.4791

Abstract

This research aims to examine competency's influence on functional officials' performance through equalization pathways. Employing an applied causal quantitative approach, the study surveyed functional officials from various universities, with 100 respondents. A questionnaire served as the instrument, encompassing variables such as competency, work motivation, work culture, and the performance of functional officials. Data analysis comprised descriptive and inferential analyses alongside multiple regression analysis techniques aimed at determining variable X's partial and simultaneous influence on variable Y. The findings revealed a positive correlation between competency (X) and performance (Y), indicating that higher competency levels corresponded to higher performance levels. In comparison, lower competency levels were associated with diminished performance. Thus, it can be inferred that a significant relationship exists between competency and the performance of functional officials.