Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

AUGMENTED REALITY-BASED LEARNING: NEEDS ANALYSIS ON ELECTRICITY TOPICS FROM THE PERSPECTIVE OF HIGH SCHOOL STUDENTS Haryanto, Zeni; Efwinda, Shelly; Nurhayati, Nurhayati; Sholeh, Muhammad; Norsaputra, Ary
EDUSAINS Vol 16, No 2 (2024): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v16i2.38618

Abstract

One form of educational and technological development is using Augmented Reality as an alternative learning media today. This study aimed to identify the needs of high school students for Augmented Reality-based Learning in Electricity Topics. This research involved 60 high school students in Samarinda. Data was collected using instruments such as observation sheets and questionnaires. The data analysis technique used descriptive qualitative and quantitative. The observation results show that the learning media commonly used are video and virtual simulations through the lecture method. Students are also used to and allowed to use smartphones to access modules and learning materials in class. The results of the questionnaire data analysis show that most students agree that the use of technology is needed to study electricity topics. The majority of students recognize the potential of AR but lack practical experience with it, indicating a significant opportunity for its integration into learning. This research concludes that augmented reality learning is needed as an alternative learning media for electricity. Therefore, we recommend that stakeholders be able to use or develop Augmented Reality media as a source of learning.
Pemanfaatan AI Dalam Pembuatan Modul Ajar Untuk Mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka Damayanti, Puardmi; Haryanto, Zeni; Falentino, Charlos; Farida, Saphira Devina Widya Putri
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v4i2.173

Abstract

Latar Belakang: Pemanfaatan teknologi menjadi krusial dalam mengatasi tantangan implementasi Kurikulum Merdeka, khususnya terkait keterbatasan waktu dan rendahnya literasi digital guru dalam menyusun modul ajar yang adaptif. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) dalam pembuatan modul ajar dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di Kota Samarinda. Metode: Pendekatan Community Development digunakan melalui tahapan identifikasi kebutuhan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan secara daring dalam bentuk workshop. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari 55 peserta aktif mengikuti pelatihan, namun hanya 26 peserta yang berhasil menghasilkan modul ajar mandiri berbasis AI. Hambatan utama adalah kurangnya literasi digital dan komunikasi peserta. Kesimpulan: Kegiatan ini membuktikan bahwa AI efektif digunakan untuk mendukung guru menyusun pembelajaran adaptif sesuai Kurikulum Merdeka. Oleh karena itu, perlu difokuskan pelatihan lanjutan dengan integrasinya dalam evaluasi pembelajaran dan penilaian berbasis proyek.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Edpuzzle pada Materi Elastisitas dan Hukum Hooke sesuai Kurikulum Merdeka Debora, Marely Corlyna; Haryanto, Zeni; Qadar, Riskan
Jurnal Literasi Pendidikan Fisika (JLPF) Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jlpf.v6i1.4464

Abstract

Media pembelajaran memiliki peran penting dalam menunjang keberhasilan proses belajar mengajar. Salah satu media yang digunakan adalah Edpuzzle, platform video interaktif yang mendukung pembelajaran aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran berbasis Edpuzzle pada materi elastisitas dan Hukum Hooke sesuai Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, difokuskan pada tiga tahap awal: Analyze, Design, dan Development. Uji kelayakan dilakukan oleh satu ahli media, satu ahli materi, dan satu pendidik. Hasil validasi menunjukkan bahwa media yang dikembangkan sangat layak, dengan rata-rata skor kelayakan sebesar 90%. Ahli media memberikan nilai 91% dan ahli materi 92%, keduanya masuk kategori sangat layak. Hasil ini menunjukkan bahwa media pembelajaran Edpuzzle dapat digunakan secara efektif dalam pembelajaran fisika, khususnya dalam meningkatkan keterlibatan siswa, membantu pemahaman konsep, serta mempermudah guru dalam menyampaikan materi melalui video interaktif.
Manajemen Pelayanan Beasiswa Batuah Berprestasi Kerja Sama PT Baramulti Sukses Sarana dalam Meningkatkan Sumber Daya Manusia di Desa Batuah Wardhana, Evi; mulawarman, Widyatmike Gede; Masruhim, Amir; Dwiyono, Yudo; Yahya, Masrur; Haryanto, Zeni
Jurnal Manajemen Pendidikan Dasar, Menengah dan Tinggi [JMP-DMT] Vol 6, No 3 (2025): JURNAL JMP-DMT
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmp-dmt.v6i3.24050

Abstract

Pemerintah Desa Batuah menyadari pentingnya peningkatan kualitas SDM dalam menghadapi pembangunan IKN. Beberapa waktu terakhir semakin banyak perusahaan tambang batubara yang beroprasi di wilayah desa batuah program beasiswa menjadi solusi penting bagi peningkatan kualitas SDM. Penelitian ini bertujuan Untuk mendeskripsikan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan pelayanan beasiswa batuah berprestasi kerjasama PT. BARAMULTI SUKSESSARANA dalam peningkatan sumber daya manusia di Desa Batuah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode yang digunakan adalah studi kasus. Hasil penelitian menunjukan Pada tahap perencanaan kedua pihak bekerjasama melakukan sosialisasi, setelah itu membuka pendaftaran dan seleksi yang dilakukan secara transparan dan adil agar beasiswa menjadi tepat sasaran. 2. Pada tahap Pengorganisasian kepala desa Batuah membentuk pembentukan struktur organisasi atau tim yang khusus menangani masalah beasiswa dan bekerjasama dengan pihak PT BARAMULTI SUKSESSARANA dalam bertanggung jawab atas pelaporan kepada Perusahaan dan desa. 3. Pada tahap pelaksanaan dilakukan beberapa tahap seleksi bagi calon penerima beasiswa yang mendaftar, Setelah seleksi, daftar penerima beasiswa disahkan oleh panitia makan akan dilakukan pencairan beasiswa Dana ditransfer institusi pendidikan yaitu Poltek Negeri Samarinda untuk menghindari penyalahgunaan. 4. Pada proses Pengawasan diadakan Pelaporan berkala dari pihak desa dan institusi pendidikan, penerima beasiswa juga diminta pelaporan berkala tiap smester. Dengan indikator keberhasilan beasiswa Penerima dapat menyelesaikan pendidikan tepat waktu dengan hasil memuaskan. Penerima juga ikut berpartisipasi aktif dalam kegiatan masyarakat desa, Peningkatan keterampilan kerja.
AUGMENTED REALITY-BASED LEARNING: NEEDS ANALYSIS ON ELECTRICITY TOPICS FROM THE PERSPECTIVE OF HIGH SCHOOL STUDENTS Haryanto, Zeni; Efwinda, Shelly; Nurhayati, Nurhayati; Sholeh, Muhammad; Norsaputra, Ary
EDUSAINS Vol. 16 No. 2 (2024): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v16i2.38618

Abstract

One form of educational and technological development is using Augmented Reality as an alternative learning media today. This study aimed to identify the needs of high school students for Augmented Reality-based Learning in Electricity Topics. This research involved 60 high school students in Samarinda. Data was collected using instruments such as observation sheets and questionnaires. The data analysis technique used descriptive qualitative and quantitative. The observation results show that the learning media commonly used are video and virtual simulations through the lecture method. Students are also used to and allowed to use smartphones to access modules and learning materials in class. The results of the questionnaire data analysis show that most students agree that the use of technology is needed to study electricity topics. The majority of students recognize the potential of AR but lack practical experience with it, indicating a significant opportunity for its integration into learning. This research concludes that augmented reality learning is needed as an alternative learning media for electricity. Therefore, we recommend that stakeholders be able to use or develop Augmented Reality media as a source of learning.
Self-Efficacy of PCK: An Exploration of Indonesian Prospective Physics Teacher Perspectives Efwinda, Shelly; Haryanto, Zeni; Sulaeman, Nurul Fitriyah; Nuryadin, Atin
Jurnal Pendidikan Indonesia Gemilang Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Gemilang Maju Publikasi Ilmiah (GMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53889/jpig.v3i2.252

Abstract

As physics is considered difficult to understand, prospective physics teacher programs face the challenges of providing adequate Pedagogical Content Knowledge (PCK). Future teachers' self-efficacy is an essential factor affecting their teaching performance in the classroom. This study aimed to explore the self-efficacy of prospective physics teachers in Indonesia. Data were collected through a questionnaire with a Likert scale consisting of 18 statements and reasons for scoring. The questionnaire on self-efficacy was divided into the self-efficacy domain Content Knowledge (CK), Pedagogical Knowledge (PK), and PCK. The participants were 71 final-year students from 5 Physics Education Study Programs in Indonesia. According to the results, the total self-efficacy score of prospective teachers in physics was 6.98, which falls into the high category. In the CK, PK, and PCK domains, self-efficacy was 6.91, 7.06, and 6.93, respectively, in the high category. An in-depth analysis of students who responded in the low category showed that prospective teachers with low self-efficacy tend to be unsure that they have taught well. They believe that they have not fully mastered physics material and the characteristics of diverse students. Also, they have not gained significant teaching experience. According to these results, teacher education institutions must re-evaluate what learning activities can increase prospective teachers' self-efficacy in teaching and their teaching opportunities.
Strategi Kepala Sekolah dalam Pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah untuk Peningkatan Mutu Sekolah di SMA Negeri Kutai Barat Cengkas, Lily Aprilyana; Akhmad, Akhmad; Haryanto, Zeni; Haryaka, Usfandi; Sudarman, Sudarman
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jimpian.v4i2.4369

Abstract

Penelitian ini menyelidiki metode yang digunakan kepala sekolah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan menerapkan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di SMA Negeri 2 Sendawar. Penelitian ini bertujuan untuk memahami fungsi kepala sekolah dalam mendukung pengembangan profesional guru, pembinaan siswa, optimalisasi sarana dan prasarana, serta kolaborasi dengan orang tua dan komite sekolah. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif yang mengumpulkan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Menurut hasil penelitian, kepala sekolah menggunakan strategi yang mencakup pengawasan informal melalui pemantauan langsung kegiatan belajar-mengajar, serta pengawasan formal melalui rapat koordinasi. Optimalisasi fasilitas seperti ruang belajar dan laboratorium menjadi prioritas utama. Kepala sekolah juga mendorong kerja bersama komite sekolah dan orang tua melalui program "Kelas Inspirasi" dan forum paguyuban kelas. Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan sistem penjaminan mutu, variasi komitmen guru, dan rendahnya partisipasi pihak eksternal. Sebagai solusi, kepala sekolah menggunakan pendekatan personal untuk meningkatkan motivasi guru, melakukan evaluasi berkala, dan membangun komunikasi intensif dengan pihak terkait. Studi ini menunjukkan bahwa pendekatan yang digunakan oleh kepala sekolah berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan, akademik dan non-akademik dan merekomendasikan penguatan pelatihan serta pemanfaatan teknologi untuk keberlanjutan manajemen berbasis sekolah.
Development of Augmented Reality-Based High School Physics Learning Media on Static Electricity Material Fadhilah, Khairunnisa Hayatul; Haryanto, Zeni; Komariyah, Laili
Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi (JPFT) Vol 10 No 2 (2024): July - December
Publisher : Department of Physics Education, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpft.v10i2.7553

Abstract

Physics is a branch of science that discusses natural phenomena. Physics learning process is expected to facilitate students to observe the phenomenon directly, but not all phenomena can be observed directly. One of them is static electricity subject material. So, learning media is needed that can channel information to students. Teachers can create various learning media with dynamic representations such as Augmented Reality. This study aims to determine the feasibility of Augmented Reality based learning media on static electricity material developed. This research is a type of R & D (Research and Development) research with the 4D model (Define, Design, Development, and Disseminate). The media feasibility test is determined through validation by 4 validators, namely 2 media experts and 2 material experts. The results of the feasibility test in terms of media with indicators of graphics and language got a percentage of 81% with very feasible criteria and in terms of material with content, presentation, and contextual indicators of 83% with very feasible criteria. Thus the development of Augmented Reality-based learning media on static electricity material is very feasible to use in supporting physics learning. Keywords: Learning Media; Augmented Reality; 4D; Feasibility Test.
Indonesian Science Teachers' Ability to Design Scientific Literacy Test Qadar, Riskan; Haryanto, Zeni; Subagiyo, Lambang; Junus, Muhammad; Syam, Muliati
International Journal of STEM Education for Sustainability Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Gemilang Maju Publikasi Ilmiah (GMPI) 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.054 KB) | DOI: 10.53889/ijses.v2i1.52

Abstract

The ability of junior high school teachers to design scientific literacy tests is necessary. This research is focused on finding out how teachers can elaborate their ability to design scientific literacy tests. There are eight indicators related to scientific literacy in the developed instrument. We analyzed 41 packages in junior high schools from 9 regencies/cities in Indonesia. Based on the analysis, it was found that there were indicators that had not been achieved because curriculum materials were not available in that semester. This study shows that Indonesian science teachers can develop tests containing scientific literacy with an average of 76.4% of all scientific literacy indicators.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Edpuzzle pada Materi Sumber Energi Sesuai Kurikulum Merdeka Puteri, Emilya; Haryanto, Zeni; Sulaeman, Nurul Fitriyah
Jurnal Literasi Pendidikan Fisika (JLPF) Vol. 6 No. 2 (2025): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jlpf.v6i2.4462

Abstract

Media pembelajaran interaktif berbasis teknologi, salah satunya Edpuzzle, dikembangkan berdasarkan perkembangan teknologi pendidikan dan Kurikulum Merdeka yang berpusat pada kebutuhan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan pengembangan media pembelajaran berbasis Edpuzzle pada materi sumber energi sesuai Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RnD) dengan model pengembangan ADDIE yang disederhanakan menjadi tiga tahap, yaitu analisis, desain, dan pengembangan. Pada tahap pengembangan, dilakukan pengujian kelayakan oleh ahli media, ahli materi, dan pendidik. Media pembelajaran fisika berbasis Edpuzzle ini difokuskan pada materi sumber energi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase kelayakan media mencapai 81%, sedangkan kelayakan materi sebesar 88%, keduanya dengan kriteria sangat layak. Hasil tersebut menyimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis Edpuzzle sangat layak digunakan sebagai sarana pembelajaran. Media ini mendukung pembelajaran yang lebih interaktif, relevan dengan kebutuhan siswa, serta membantu pencapaian tujuan pembelajaran sesuai Kurikulum Merdeka.