Claim Missing Document
Check
Articles

Disparitas Antar Kecamatan Dan Strategi Pembangunan Ekonomi di Kabupaten Banyuwangi Nur Anim Jauhariyah; Abdul Kholiq Syafa’at; Nurul Inayah; Lely Ana Ferawati Ekaningsih
Conference In Business, Accounting, And Management (CBAM) Vol 1, No 3 (2012): Conference In Business, Accounting And Management (Cbam) 2012
Publisher : Conference In Business, Accounting, And Management (CBAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study was conducted 1) to Knowing the potential of each sector in Banyuwangi and 24 districts, 2) to analyze the economic disparity among districts in Banyuwangi. Analysis of the data used typology Klasen, Location Quotient (LQ), Analysis of Inter- District Disparities, Policy Analysis with Analytical Hierarchy Process (AHP). The results of the analysis of the economic development strategy in Banyuwangi is as follows: Klassen Quotients result shows that the sector can be categorized as an advanced and fast-growing sector (primary sector) refers Agriculture and the sector is underdeveloped sectors of Manufacturing, Trade, Hotels and Restaurants, Transport and Communications, and Services. The results of the analysis of the seed sector LQ sectors have LQ values> 1 consists of Agriculture, mining and quarrying sector, and financial sector, leasing, and corporate services. The agricultural sector is a sector that is still contributing to economic growth in Banyuwangi. AHP analysis results to find policy solutions from primary data analysis indicates that the sector is still very optimistic about the potential and developed in accordance with the year Banyuwangi analysis is still optimistic on the agricultural sector, followed by hospitality sector saw the potential of tourism in Banyuwangi is still beautiful and clean, potential to be optimized to increase revenue Banyuwangi. The results of the analysis of disparities among districts using Williamson Index and Theil Entropy Index that Wongsorejo District, Muncar, Kalipur, and Licin possessed a relative index of inequality is higher than the other sub-districts.Keywords: disparities, policy strategies, the potential of the distric.
Analisis Unit Usaha Badan Usaha Milik Desa (Bum Desa) Kategori Berkembang di Kabupaten Banyuwangi Nur Anim Jauhariyah; Nurul Inayah; Mahmudah Mahmudah
ACTIVA: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2 No 1 (2019): April
Publisher : LP3M STITNU Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of the study was to 1) analyze business units at BUM Desa in Banyuwangi District which were in the Developing Category to become the basis for other BUM Desa in Banyuwangi Regency in order to be able to run business units in accordance with local wisdom in the village referring to experiences that had implemented by villages that have BUM Desa that have developed first; 2) Knowing the management strategy in developing business units in BUM Desa which develops in Banyuwangi Regency. This research is a qualitative descriptive study. The results showed that 1) BUM Desa in the developing category has business units that have a Village Market business unit, Department Store, Savings and Loans, Village Canteen, Garbage Transport Services, Hippam, and Online Bank Payment Point (PPOB), Sports Building Management, Clean water / PAM management, PPUB, brick production, all-business cooperative unit, Ijen Home Stay, Ijen Lestari Café, Ijen Tourism Entrance Fee, Village Market (Weekly), Flower Market, Seruni Bathing Pool, Kemping Ground, Hippam, RTH Management / Parking and Management of multi- purpose buildings, Agriculture, Village Markets, Trade, Savings and Loans, Livestock, and Home Industries. 2) The strategy that has been applied to Village- Owned Enterprises (BUMDes) that have been able to develop in their activities, namely specialization, sees village potential and the characteristics of each village that varies. For villages that are close to the tourism sector, the opportunities for welfare of BUMDes can be obtained from tourism development, and strategic rural areas with agricultural potential, then maximized for BUM Desa which is engaged in the agricultural sector.
Optimalisasi Manajemen Keuangan Menggunakan Sistem Excel pada Buku Kas Koperasi Simpan Pinjam Tamara di Desa Tamansari Kecamatan Tegalsari Kabupaten Banyuwangi Munawir Munawir; Nur Anim Jauhariyah; Cindy Claudia
LOYALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2022): Mei 2022
Publisher : IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/loyalitas.v5i1.1484

Abstract

The objectives of this service work program are 1) Maximizing a comprehensive understanding of financial management using the excel system for BUMDes managers; 2) BUMDes managers can use the excel system to make it easier and save time in terms of service and bookkeeping for each transaction. This service is carried out in the savings and loan business unit that manages the TAMARA BUMDes, Tamansari Village, Tegalsari District, Banyuwangi Regency. The approach used is the PAR approach. The results of the service prove that the use of the excel financial system can make it easier for BUMDes managers of savings and loan units so that they can avoid mistakes and make financial transactions easier.
Analisis Kemiskinan dan Disparitas Ekonomi di Kabupaten Banyuwangi Melalui Pendekatan Partisipatif Nur Anim Jauhariyah
Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam Vol 6 No 1 (2014): September 2014
Publisher : IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.537 KB)

Abstract

Gambaran kemiskinan di Kabupaten Banyuwangi, walaupun telah terjadi penurunan jumlah penduduk miskin secara konsisten, namun jumlah penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan dapat dikatakan masih cukup besar. Analisis kemiskinan di Kecamatan Wongsorejo, Kalipuro, dan Licin menggunakan pendekatan partisipatif Participatory Rural Appraisal (PRA) dan disparitas ekonomi menggunakan analisis Indeks Williamson dan Indeks Entropy Theil. Hasil analisis menunjukkan bahwa enyebab kemiskinan dan ketimpangan ekonomi di Kecamatan Wongsorejo, Kalipuro, dan Licin antara lain Umur, tingkat pendidikan, kondisi rumah tempat tinggal, sebagai beberapa faktor internal penyebab kemiskinan dan kebijakan pemerintah, keterbatasan modal, frekuensi kegiatan penyuluhan sebagai faktor eksternal yang mempengaruhi tingkat pendapatan rumah tangga dan merupakan indikator penyebab terjadinya kemiskinan di Kecamatan Wongsorejo, Kalipuro, dan Licin. Hasil analisis IW menunjukkan bahwa pada Tahun 2012, ketimpangan tertinggi berada di Kecamatan Muncar dengan nilai ketimpangan 0,4645 diikuti Kecamatan Wongsorejo 0,3279 dan Kalipuro 0,2616. Hasil analisis indeks entropi theil menunjukkan bahwa pada Tahun 2012, ketimpangan tertinggi berada di Kecamatan Kecamatan Wongsorejo 0,0264 diikuti Kecamatan Licin 0,0188 dan Kalipuro 0,0153. Kebijakan yang dapat digulirkan sesuai dengan data sekunder dan primer untuk menurunkan angka kemiskinan dan disparitas ekonomi di Kecamatan Wongsorejo, Kalipuro, dan Licin yaitu dengan pembentukan strategi pengembangan agribisnis berbasis komunitas petani. Karena mengingat kaum miskin mayoritas adalah bekerja pada sektor pertanian
Kebijakan Pengentasan Kemiskinan Melalui Kajian Potensi Sektor Basis Di Kabupaten Banyuwangi Nur Anim Jauhariyah
Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam Vol 7 No 1 (2015): September 2015
Publisher : IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (659.515 KB)

Abstract

Potensi sektor basis di Kabupaten Banyuwangi hasil analisis Tipologi klassen menunjukkan sektor yang dikategorikan sebagai sektor maju dan tumbuh pesat (sektor prima) adalah Sektor Pertanian dan sektor yang terbelakang adalah sektor Industri Pengolahan, Perdagangan, Hotel dan Restoran, Pengangkutan dan Komunikasi, dan Jasa-jasa. Hasil analisis Shift-share menunjukkan bahwa sektor yang memiliki nilai keunggulan kompetitif adalah Listrik, Gas, dan Air, sektor pertanian dilanjutkan dengan sektor kontruksi, dan sektor-sektor yang lain memiliki nilai keunggulan kompetitif negative. Hasil analisis LQ sektor unggulan yaitu sektor yang memiliki nilai LQ>1 terdiri dari sektor Pertanian, sektor Pertambangan dan penggalian, dan Sektor keuangan, persewaan, dan jasa perusahaan. Jumlah penduduk miskin di Kecamatan Wongsorejo berada di posisi kesembilan (9) sebesar 11,69%, Kecamatan Kalipuro diposisi kedua puluh tiga (23), sebesar 4,47%, dan Kecamatan Licin diposisi tujuhbelas (17) yaitu sebesar 8.83%. Sedangkan posisi prosentase kemiskinan tertinggi berada di Kecamatan Pesanggaran sebesar 16,00%. Hasil analisis AHP untuk mencari solusi kebijakan dari analisis data sekunder mengindikasikan bahwa sektor yang masih sangat potensial dan optimis dikembangkan di Kabupaten Banyuwangi khususnya Kecamatan Licin, Kalipuro, dan Wongsorejo sesuai dengan tahun analisis masih optimis pada sektor pertanian. Harapan masyarakat miskin menaruh harapan pada pemerintah tentang bantuan modal sebesar 86,21%, kebutuhan perhatian sebesar 13,79%. Dan harapan peningkatan hasil produksi tentang bantuan modal sebesar 43,48%, pelatihan/penyuluhan sebesar 43,48%, dan kebutuhan perhatian sebesar 13,04%. Adapun pelatihan/penyuluhan yang diinginkan oleh beberapa responden pelatihan dari Dinas Pertanian dan Dinas Peternakan.
Kontribusi Marketing Syariah dan Citra Lembaga Dalam Mempengaruhi Keputusan Nasabah Menabung Nur Anim Jauhariyah; Kiki Fitria; Mahmudah Mahmudah
Jurnal Istiqro Vol 6 No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/istiqro.v6i1.554

Abstract

The purpose of this study 1) Knowing the influence of sharia marketing (X1) on customer decisions (Y) saving; 2) Determine the magnitude of the influence of the image of the institution (X2) on the customer's decision (Y) to save; 3) Knowing the simultaneous influence between sharia marketing (X1) and institutional image (X2) on Customer Decision (Y) saving. In this study using a quantitative approach to the type of survey research. Determination of the research sample using simple random sampling technique with 30 respondents. Research conclusions 1) Sharia marketing Bank Syariah Mandiri KC Genteng Banyuwangi Regency is one of the factors that influence customers' decision to save. The better the marketing of sharia is carried out, the more interested the public will be in saving at Syariah Syariah Bank KC Genteng Banyuwangi Regency; 2) the image of the institution of Bank Syariah Mandiri KC Genteng Banyuwangi Regency is one of the factors that influence the interests of customers to save. The better the image in the minds of the public, the more interested people will be saving at the Syariah Mandiri Bank KC Genteng Banyuwangi Regency; 3) sharia marketing (X1) and institutional image (X2) are the dominant variables on customer decisions (Y) saving at Bank Syariah Mandiri KC Genteng Banyuwangi Regency.
PRIORITAS CLUSTER PENGEMBANGAN PARIWISATA SEHAT DI KABUPATEN BANYUWANGI Nur Anim Jauhariyah; Ahmad Munib Syafa’at
ICO EDUSHA Vol. 2 No. 1 (2021): THE 2nd ICO EDUSHA 2021 INTERNATIONAL CONFERENCE ON EDUCATION MANAGEMENT AND SH
Publisher : STAI AN-NAJAH INDONESIA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.632 KB)

Abstract

The tourism sector is one of the drivers of economic growth in Banyuwangi Regency. This study aims to determine the priority of the cluster on the development of healthy tourism in Banyuwangi Regency. This study uses a mixed qualitative and quantitative method approach through interviews and distributing questionnaires to experts from the health office, culture and tourism office, and the Banyuwangi Regency Regional Development Planning Agency. The analysis technique uses the Analytic Network Process (ANP). The results of the analysis show that the priority of developing healthy tourism clusters in Banyuwangi Regency is Objects and Tourist Attractions by occupying the first position which indicates that DTW is a priority to be developed into healthy tourism with a percentage of 33%. Keywords: Healthy Tourism, Development, Sustainable, Banyuwangi Regency.
Analisis Pengukuran Kinerja Perhotelan Dengan Pendekatan Balanced Scorecard (BSC) Nur Anim Jauhariyah; Mahmudah Mahmudah; Erna Munadifah
Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam Vol. 7 No. 1 (2015): September 2015
Publisher : IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.63 KB) | DOI: 10.30739/darussalam.v7i1.57

Abstract

Penelitian ini meneliti tentang kinerja keuangan Manyar Garden Hotel Banyuwangi selama 2 (Dua) tahun terakhir; 2) mengetahui kinerja Manyar Garden Hotel Banyuwangi dilihat dari aspek pelangganya (customer); 3) mengetahui kinerja Manyar Garden Hotel Banyuwangi dilihat dari aspek internalnya (internal business process); 4) mengetahui kinerja Manyar Garden Hotel Banyuwangi dilihat dari aspek belajar dan bertumbuh(learning and growth).Hasil analisis menunjukkan bahwa 1) Aspek belajar dan bertumbuh dilihat dari aspek kepuasan karyawan, retensi karyawan, dan kemampuan sistem informasi menunjukkan bahwa karyawan Manyar Garden Hotel Banyuwangi memiliki tingkat kepuasan yangtinggi melihat respon dari pengisian kuisioner dan hasil analisis data primer yang telah diolah.; 2) Aspek usaha internal mencakup beberapa bidang usaha Manyar Garden Hotel Banyuwangi sebagai usaha di buidang jasa yaitu selama berdiri mulai Tahun 1974 sampai sekarang telah berkembang unit-unit usaha, maka dapat dilihat dari pembuatan unit-unit baru sebagai pengembangan dari unit yang sudah ada; 3)Aspek pengguna layanan disini adalah pengunjung hotel yang menginap dan memberikan opininya berdasarkan kuisioner yang diisi menyatakan bahwa Pengunjung Manyar Garden Hotel Banyuwangi merasakan kepuasan terhadap layanan yang diberikan oleh Karyawan Manyar Garden Hotel Banyuwangi; 4) Aspek keuangan di Manyar Garden Hotel Banyuwangi mengingat Hotel tersebut adalah Perusahaan jasa yang berorientasikan profit akan tetapi berorentasi utamanya kepelayanan pelanggan/pengunjung memperlihatkan bahwa dalam sirkulasi keuangan di Manyar Garden Hotel Banyuwangi, selain dari penyewaan room-room, juga didapatkan dari hasil cabang usaha dan menyewakan fasilitas Speed Boat
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah Skala Rumah Tangga untuk Mewujudkan Kabupaten Banyuwangi Sehat Nur Anim Jauhariyah; Mahmudah Mahmudah; Pipit Hariyono; Ana Aniati
LOYALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/loyalitas.v5i2.1820

Abstract

Changes in people's behavior in waste management are very important, as a solution to the waste problems that have occurred so far. The purpose of this service is to provide an overview of the education community in managing household-scale waste. This dedication approach uses Participatory Action Research (PAR). The results of the service show that so far the handling of household waste in Alasmalang Village, Singojuruh District, is still being burned and thrown into the river. This can become a public health problem, in addition to the problem of flooding which will threaten at any time. In supporting the Healthy Banyuwangi Regency, it is necessary to educate and assist in separating and sorting waste from households on an ongoing basis.
Analisis Nisbah dan Angsuran Terhadap Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di BriSyariah KCP Genteng Banyuwangi Nur Anim Jauhariyah; Ahmad Saiful Amin
JPSDa: Jurnal Perbankan Syariah Darussalam Vol. 1 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.103 KB) | DOI: 10.30739/jpsda.v1i1.781

Abstract

This study uses a quantitative approach by determining the research sample using data collection techniques obtained from the number of respondents 24 customers. The independent variables of this study are Nisbah (X1) and Installments (X2), while the dependent variable (Y) is Financing using micro small business credit products (KUR) iB. The analysis tool uses multiple regression with the help of SPSS software.The results of the study 1) Significantly the ratio (X1) has an effect on the financing (Y) of the people's business credit (KUR) micro and small iB products; 2) Significantly the installment (X2) has no effect on the financing (Y) of the people's business credit (KUR), micro and small iB; 3) Simultaneously, the ratio (X1) and installments (X2) have a significant effect on the financing (Y) of the iB micro and small business credit (KUR) product at BRISyariah KCP Genteng, Banyuwangi Regency.
Co-Authors Abdul Aziz Abdul Kholiq Syafa’at Afada, Sherif Ahmad Mufarih Hasan Fadly Ahmad Munawar Ahmad Munib Syafa'at Ahmad Saiful Amin Alfina Shofi Afkarina Ana Aniati Ana Kurnia Ashari Aniati, Ana Aula Izatul Aini Baraz Yoechva Alfaiz Barokah, Lailiyatul Biati, Lilit Cindy Claudia Eko Budiywono Erna Munadifah Fajar Isnaini Febriani, Eka Feryansyah Prima Ernanda Fitria, Dea Amelia Fitria, Kiki Habibulloh Habibulloh Habibulloh, Habibulloh Imam Khusnudin Isnaini, Fajar Kiki Fitria Komarudin Komarudin Lely Ana Ferawati Ekaningsih Lu’at Happyana M. Alaika Nasrulloh Mahbub Mahbub Mahmudah Mahmudah Mahmudah Mahmudah Mahmudah Mahmudah Mahmudah Mahmudah Mahmudah Mahmudah Mahmudah Mahmudah Mahmudah Mahmudah Mahmudah Mahmudah Mahmudah Ma’unah, Dwi Hanifatul Mira Rahayu Moh. Qoyum Moh. Riza Pahlevi Mohammad Habib Imroni Muhammad faqih Muhammad Hasbullah Ridwan Muhammad Imam Khaudli Muhammad Nur Ahsan Muhammad Riza Aziziy Munawir Munawir Munawir Munawir Muti Atus Sofiah Nawal Ika Susanti, Nawal Ika Nihayatul Wafiroh Niken Lufi Anggini Nikmatul Hikmah Nur Hania Nur Khalimah Nur Mu’alina Nur Wiarsih Nur Wiarsih Nurul Handayani Nurul Inayah Nurul Inayah Nurul Inayah Nurul Inayah Nurus Sofa, Fatiha Indana Pipit Hariyono Qohar, M Khafidul Rahma Nanda Nur Azizah Riza Pahlevi, Riza Ruslan Salma, Sabrina Shinta Hayu Asyisa Kurnia Sholihin Siti Komariyah Soekardjo Soekardjo Sofi Faiqotul Hikmah Sofi Faiqotul Hikmah Sujoko, Edy Sutriani Ulan Ani Setiawaty Ulfa Fitria Yazid, Azy Athoillah Yulissetyawati, Salma