Claim Missing Document
Check
Articles

Kebun Sains : Wahana Belajar Perubahan Iklim Dan Kearifan Lokal Bagi Pelajar Dan Masyarakat Rohyani, Immy Suci; Ahyadi, Hilman; Isrowati; Ernawati; Widiyanti, Astrini
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.9042

Abstract

Pengintegrasian pendidikan perubahan iklim dan kearifan lokal ke dalam Kurikulum Merdeka, implementasi masih sulit untuk dijalankan. Wahana kebun sains merupakan suatu inovasi yang dapat mengatasi permaslaahan tersebut. Program pengabdian ini ditujukan untuk mensosialisasikan dan mengembangkan wahana pembelajaran kebun sains mengakomodir kebutuhan belajar terkiat perubahan iklim dan kearifan lokal bagi pelajar dan masyarakat. Wahaan kebun sains dapat di jadikan sebagai kelas, laboratorium, dan tempat belajar, berdiskusi, dan memahami teori-teori serta implementasi perubahan iklim dan kearifan lokal pelajar dan masyarakat. Metode pendekatan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode pembelajaran langsung (hands-on) dan Trainer of Training (TOT), yaitu keterlibatan secara langsung dalam berbagai kegiatan pengabdian yang akan dilaksanakan untuk tujuan menata dan menggembangkan Wahana Kebun Sains, manajemen organisasi, promosi dan pemasaran produk yang ditujukan bagi tim pendamping atau volunteer. Implementasi kegiatan langsung di ujicobakan pada siswa tingkat dasar. Hasil kegiatan ini adalah terdapat perubahan signifikan dalam sikap dan perilaku siswa dan masyarakat terhadap lingkungan. Mereka menjadi lebih peduli dan proaktif dalam mengadopsi praktik ramah lingkungan di kehidupan sehari-hari. Pengurangan penggunaan plastik, pembuatan kompos dari sampah organik, dan praktik daur ulang menjadi beberapa contoh perubahan perilaku yang diamati.
Penanaman Tanaman Herbal Pada Pekarangan Sebagai Bentuk Pemanfaatan Lahan Untuk Apotek Hidup Di Desa Darmasari Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur Jupri, Ahmad; Halwani, Muhammad Fuad; Hidayat, Wahyu; Ahyadi, Hilman; Widianti, Astrini; Supardiono; Suripto; Ernawati
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.9261

Abstract

Pekarangan adalah tanah di sekitar rumah atau halaman rumah. Kegiatan penanaman pekarangan di sekitar rumah biasanya dilakukan dengan jumlah yang sedikit dan beranekaragam tanaman. Kecamatan Sikur terdiri dari banyak desa diantaranya adalah desa lokasi pengabdian yaitu desa Darmasari. Kegiatan pengabdian ini dipusatkan di desa Darmasari. Perumahan di kawasan pedesaan memiliki jarak antar rumah yang yang agak renggang dengan halaman rumah yang cukup luas. Menanam tanaman yang produktif di pekarangan sekitar rumah dapat memberikan dampak yang baik bagi estetika, kesehatan dan ekonomi. Tanaman apotik hidup merupakan tanaman herbal yang dapat ditanam di sekitar rumah yang dapat memberikan banyak manfaat. Tetapi tanaman apotik hidup atau tanaman herbal keluarga (toga) belum banyak ditanam masyarakat di pekarangan rumah warga desa Darmasari. Berdasarkan hal tersebut maka diadakan pengabdian ini dengan metode pelaksanaan pengabdian berupa penyuluhan tentang manfaat penanaman tanaman apotik hidup di pekarangan rumah serta membuat demplot tanaman apotik hidup yang biasanya mudah ditemui yaitu tanaman jahe, kunyit, rosella, lengkuas dan serai. Hasil dari pengabdian ini adalah peningkatan pengetahuan masyarakat tentang manfaat menanam tanaman apotik hidup di halaman pekarangan rumah serta penyediaan obat-obatan herbal bagi keluarga,
Evaluation of Insecticidal Performances of Jayanti Plant (Sesbania sesban) for Integrated Control of Cabbage Caterpillar (Plutella xylostella) Suripto, Suripto; Japa, Lalu; Ahyadi, Hilman; Rahayu, Rachmawati Noviana
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 10 (2023): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i10.5635

Abstract

The study on the use of local natural materials as a source of insecticides is intended, among other things, to reduce farmers' dependency on using synthetic chemicals. This research was conducted to obtain the most selective insecticidal active ingredient from Sesbania sesban plant for controlling cabbage caterpillars, choose a target mode of action that has a safe impact on the environment, and determine insecticidal stability during storage of the material prior to application and its stability in water after application.  The dried powder of S. sesban leaves was extracted in stages using a series of solvents, namely hexane, DCM, ethanol and water, respectively.  Each of the extract fractions produced was tested for its lethal toxicity against Plutella xylostella larvae and Diadegma semiclausum imago. Each of mortality data were processed by probit analysis to produce LC50(s) to determine their insecticidal selectivity. Subsequent bioassays were carried out using extract-water of S. sesban leaves and the data were processed by probit analysis to determine their anti-ovipositor, ovicidal powers and anti-feedant properties against P. xylostella. The insecticidal stability of S. sesban was also studied according to variations in the storage time of the simplicia before extraction, the storage time of the extract before dissolution, and its stability in water during application. The data was processed using ANOVA. The results show that the insecticidal activity of the ethanol extract fraction of S. sesban leaves for controlling cabbage caterpillars was very selective, namely very toxic to P. xylostella but very less toxic to D. semiclausum. Against P. xylostella, S. sesban leaf extract has also been proven to significantly prevent oviposition, inhibit egg hatching and feeding activity. The insecticidal power of S. sesban did not decrease significantly during storage of the simplicia for less than three months and during storage of the extract for less than seven days. However, the toxicity of the extract solution decreased drastically after 24 hours of application
the Ethnoecological Study of Local Community Food in Supporting the Development of Culinary Ecotourism in the Sekotong Region, West Lombok Rohyani, Immy Suci; Jupri, Ahmad; Supardiono, Supardiono; Ahyadi, Hilman; Isrowati; Reda; Saputra, Kurniawan Adi
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 4 (2024): April
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i4.6113

Abstract

Combining the concept of ecotourism with culinary delights based on local food resources in coastal communities in West Lombok district is one form of appropriate development strategy that will make the West Lombok district region have its own development characteristics leading to sustainable tourism and tourism support which will become the concept of future tourism development. This research examines in more depth the ethnoecological aspects of coastal communities, especially regarding local food. Through this research, data will be obtained regarding the diversity of local food types in coastal communities, mapping community wisdom in processing and utilizing local food. Local community interactions and perceptions of local food diversity. The type of research used is descriptive exploratory with research techniques in the form of exploration. The sampling techniques used in the research were purpose sampling and snowball sampling. Research data collection uses several techniques, including random observation to obtain qualitative and quantitative data on local food typical of the island of Lombok, which uses an open questionnaire targeting local communities according to predetermined criteria. The research results show that coastal communities have more food resources originating from marine resources, both fish and non-fish, these food resources are still protected because most people still harvest the results using simple equipment. There are around 11 types of processed food as a family practice. Tuna fish has the highest ICS (Index of Cultural Significance) value while mackerel fish has the highest variety of uses. Shrimp is the fish group that has the highest ICS value, while cassava leaves have the highest ICS value for the vegetable group. The local wisdom of the community which originates from their ancestors in order to protect their environmental resources is still maintained today.
Analysis of Residential Well Water Quality Around People's Gold Mines in the Tourist Area of Dusun Selindungan Rahayu, Rachmawati Noviana; Suripto; Ahyadi, Hilman
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 7 (2024): July
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i7.8200

Abstract

The Sekotong area has natural charm and potential mining. This area is one of the preferred destinations for visits by local and foreign tourists. However, apart from that, the Sekotong area is also famous as a community gold mining area. Mining activities carried out still use traditional methods, which are very far from environmentally friendly principles, so they can have impacts, including causing a decrease in the quality of residential well water. This research was conducted to determine the water quality of residential wells around community gold mining in the tourist area of Dusun Selindungan Eleven well water samples were taken using a purposive sampling method based on the distance of the well to the source of gold mining waste disposal and are still used by residents to meet their daily needs. Physical, chemical and biological water quality parameters of water samples were investigated in the laboratory, except temperature and pH were measured directly in the field. Data for each water quality variable was analyzed to determine the pollution index. The results show that DO, TDS, content of phosphate, E. Coli bacteria and total coliforms in well water from the study area generally exceed quality standardsWell water in an area that is a different distance from the people's gold mining waste disposal site has each been contaminated with manganese and mercury, although it is still below quality standards.
Sosialisasi Dampak Pembakaran Sampah Terhadap Kesehatan Dan Lingkungan Di Dusun Dasan Geria Selatan, Desa Dasan Geria, Lombok Barat Lalu Muhammad Aby Dujana; Hilman Ahyadi; Isrowati; Astrini Widiyanti; Ernawati; Marsella Anggraeni
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13125

Abstract

Pulau Lombok merupakan salah satu destinasi wisata utama di Indonesia yang mengalami peningkatan jumlah desa wisata, termasuk Desa Dasan Geria di Lingsar, Nusa Tenggara Barat, yang saat ini sedang dalam tahap pengembangan. Namun, perkembangan sektor pariwisata ini juga menimbulkan permasalahan pengelolaan sampah, khususnya di Dusun Dasan Geria Selatan yang menjadi lokasi kegiatan pengabdian masyarakat ini. Permasalahan utama terletak pada konsentrasi pengelolaan sampah yang terbatas pada beberapa titik karena kurangnya infrastruktur memadai dan rendahnya kesadaran masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan. Diharapkan melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memperoleh pengetahuan yang lebih baik dan membentuk kelompok masyarakat yang mampu secara kolektif mengatasi permasalahan sampah di Dusun Dasan Geria Selatan. Hasil dari kegiatan ini meliputi peningkatan pengetahuan dan kapasitas masyarakat yang diharapkan berkontribusi pada peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan.
Pelatihan Pembuatan Kebun Obat Tradisional Berbasis Tumbuhan Lokal Di Dusun Murpeji Desa Dasan Griya Kabupaten Lombok Barat Rohyani, Immy Suci; Jupri, Ahmad; Ahyadi, Hilman; Isrowati; Rahayu, Rachmawati Noviana; Dujana, Lalu Mahammad Aby; Faudziah, Totum Aurora; Juliani
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13410

Abstract

Dusun Murpeji Desa Dasan Griya merupakan daerah perbatasan antara kota Mataram dengan kabupaten Lombok Barat. Mata pencarian sebagai besar masyarakat adalah petanian dan perkebunan. Desa ini merupakan desa yang sangat subur karena terdapat banyak sumber mata air dan sungai yang mengaliri sebagian besar sawah masyarakat. Masyarakat belum maksimal memanfaatkan pekarangan mereka untuk sumber obat keluarga, beberapa lahan juga dibiarkan kosong, kebun masyarakat juga banyak ditumbuhi oleh tumbuhan liar yang memiliki potensi sebagai sumber obat yang belum termanfaatkan. Tumbuhan obat lokal sejauh ini belum dikenal dan dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Luaran dari kegiatan pengabdian ini adalah adanya kebun obat masyarakat di dusun Murpeji berbasis tumbuhan lokal untuk peningkatan kesehatan dan kesejahteraan keluarga. Kebun obat juga diharapkan sebagai wadah untuk kegiatan konservasi masyarakat dengan memperbanyak dan membudidayakan tumbuhan lokal sebagai sumber plasma nutfah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Focus Group Discuss (FGD) untuk menentukan kebutuhan dan jenis kegiatan yang sesuai dengan sasaran dan praktik langsung sejak mulai dari persiapan hingga akhir kegiatan. Kegiatan pelatihan pembuatan obat menggunakan pola pembimbingan dimana masyarakat dirangsang untuk terlibat langsung dalam proses pembuatan produk dan membentuk kelompok kerja bersama. Hasil kegaiatan pengabdian di Dusun Murpeji menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta. Masyarakat telah memiliki pengetahuan dasar terkait jenis, manfaat, dan teknik budidaya tumbuhan obat meskipun masih terbatas. Keberhasilan kegiatan pengabdian dapat dilihat dari peningkatan pengetahuan masyarakat dari yang awam tentang tumbuhan obat menjadi tahu terkait tumbuhan yang dapat dimanfaatkan sebagai obat dan adanya peta tumbuhan obat di dusun Murpeji berbasis pengetahuan masyarakat.
Analisis Perilaku Sanitasi Wisatawan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika Lalu Muhammad Aby Dujana; Ernawati, Ernawati; Isrowati, Isrowati; Baiq Fadila Arlina; Hilman Ahyadi
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/sehatrakyat.v4i4.5539

Abstract

The Mandalika tourism area in Central Lombok Regency has been designated as a Special Economic Zone (KEK), leading to rapid development through improved facilities and services, which in turn has significantly increased visitor numbers. While this growth has generated positive impacts, it also poses environmental challenges, particularly regarding sanitation. This study aims to examine tourist sanitation behavior in the KEK Mandalika, focusing on waste bin usage and wastewater management. Data were collected using a questionnaire based on a Likert scale, allowing for quantitative assessment and statistical analysis of behavioral variables. The results show that 59% of respondents demonstrated “Good” behavior in waste bin usage, while 41% were categorized as “Less Good.” In terms of wastewater management, 64% of respondents exhibited “Good” behavior, and 36% fell into the “Less Good” category. However, reporting damaged waste bin facilities and participation in wastewater management programs remain insufficient, as these practices are rarely carried out by visitors.
Analisis Ketersediaan dan Kualitas Sanitasi di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika Lalu Muhammad Aby Dujana; Hilman Ahyadi; Ernawati, Ernawati; Isrowati, Isrowati; M. Restu Rabani
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/sehatrakyat.v5i1.6053

Abstract

Lombok Island, particularly the Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, has rapidly developed as a global tourist destination, attracting a significant annual increase in visitor numbers. This growth necessitates the provision of adequate facilities, especially sanitation facilities, which play a crucial role in enhancing visitor comfort and experience as well as supporting sustainable tourism principles. This study aims to identify the availability of sanitation facilities and analyze sanitation quality at KEK Mandalika through a quantitative approach. Data collection was conducted using checklists to evaluate facility conditions and laboratory tests to measure water quality parameters such as pH, total dissolved solids (TDS), and salinity. The results indicate that several sanitation facilities have not met comfort standards and require improvement. Water quality based on tested parameters showed pH within normal ranges, TDS exceeding quality standards, and salinity tests indicating brackish water with low salinity. This research highlights an urgent need to enhance facilities, particularly those that are disability-friendly, to support inclusive comfort and accessibility, as well as to improve clean water quality. With such facility improvements, KEK Mandalika is expected to maintain its reputation as an environmentally friendly, safe, and high-quality tourist destination. The findings also offer recommendations for infrastructure enhancement and easier access, which ultimately can minimize the environmental impact of tourism activities.
Health Status of Seagrass Beds in Intertidal Zone of West Sekotong West Lombok Nurfitriani, Anisa; Candri, Dining Aidil; Astuti, Sri Puji; Ahyadi, Hilman; Suripto
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 2 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i2.7605

Abstract

The coastal waters of West Sekotong possess significant potential in fisheries and marine resources. Seagrass is one of the key biotas contributing nutrients to support the fertility of surrounding waters. This study, conducted from May to July 2021 aimed to identify seagrass species and assess the health status of seagrass bed based on percentage cover and ecological indices. The research method used was purposive sampling with three research stations and systematic random sampling with transects. Based on the research that has been conducted, the following results were obtained seven seagrass species from two families. Hydrocharitaceae families (Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, Halophila ovalis, Halophila minor) and Cymodoceaceae families (Cymodocea rotundata, Cymodocea serrulata, Halodule pinifolia). The highest species density was H. pinifolia (119.47 ind/m²), with the highest important value index at station 1 (H. pinifolia 89%), station 2 (T. hemprichii 205%), and station 3 (E. acoroides 300%). Station 1 had the highest diversity and uninformity index, while station 3 was dominated by single species. Seagrass cover ranged from 31–48.33%, indicating unhealthy conditions, although environmental parameters remained within suitable ranges for seagrass growth.
Co-Authors AA Ngurah Nara Kusuma Abdus Sabil, Abdus Agung Riyadi Ahmad Jupri Ahmad Jupri Ahmad Jupri Ahmad Jupri AIDA MUSPIAH AIDA MUSPIAH Aina Ul Mardiati Aina Ul Mardiati Aini, Diah Kurotul Anggraeni, Marsella Apriadi, Rhandy Asmi Aqiela, Zulia Arben Virgota Arben Virgota Arief Rachman Astri Wulandari Astrini Widiyanti Aulia, Nurul Waroatul Bagus Hakimi Baiq Fadila Arlina Baiq Farista Baiq Farista Baiq Farista Baiq Rema Junia Sasmita Berliana, Cok Gea Boy Rahardjo Sidharta Cahya, Maeliandri Aulia Cahyani, Inda Nur Damayanti , Eva Destiana, Elvina Dewi, Saskia Septina Dining A Candri Dining Aidil Candri, Dining Aidil Diswandi Diva, Ni Putu Natasa Dujana, Lalu Mahammad Aby Dujana, Lalu Muhammad Aby Dwiyanti, Amalya Eka S Prasedya Eka Sunarwidhi Prasedya Eka Sunarwidi P Ernawati Ernawati Ernawati Evy Aryanti Fadila, Baiq Arlina Fadli Fadli Fadli Faisal Hamzah fatur Rahman, fatur Faudziah, Totum Aurora Garno, Yudhi Soetrisno Gazali, Mursal Hakim, Abdurrahman Halwani, Muhammad Fuad Handayani, Nurmala Haryanti Hidayat, Ismadi Dwi Saputra I MADE SUDARMA I WAYAN SUANA I WAYAN SUANA I Wayan Suana Ihsan, Iif Miftahul Ika Puspita Dewi Immy Suci Rohyani ISKANDAR Islamul Hadi Isnaini Marliana Isrowat Isrowati Isrowati, Isrowati Joko Prayitno Susanto Juliani Jupri , Ahmad Kartini Ambarwati Komang Adi Kurniawan Saputra Laily Hunawatun Sani Lalu Ahmad Fikri Zainuri Lalu Japa, Lalu Lalu Muhammad Aby Dujana Lestari, Bening Sagita Lia Mar’atus Sholeha Lilik Hidayati, Lilik Luh Putu Ayu Damayanti, Luh Putu Ayu M. Restu Rabani M. Subandi Rahmani Makosim, Syahril Mardiati, Aina Ul Marsella Anggraeni Martha, Eriko Thopan Megawati, Novi Meirinawati, Hanny Muhami Muhammad Hamdi Iswandi Muhammad Syach Nuzul Firdauzy Munawaroh, Anggi Nurhardiyanti Murdani, Muhammad Taufiq Zulfikri Muthma'innah, Elfira Ni Putu Reny Diantari Novida Sari Nurfitriani, Anisa Nurmala Handayani Nurul Fitriya NURUL HIDAYAH nurulfadilah Oka, Risky Agustina Pardede Shinta Trilestari Prasedya, Eka Sunarwidi Purnamayanti, Juli Putri, Baiq Ega Zulqaidah Putri, Nurliana Hasan Rabani, M. Restu Rachmawati Noviana Rahayu Rachmawati Noviana Rehayu Rahayu, Rachmawati Noviana Rahman Rahmatullah, Dimas Rizky Ratu Siti Aliah Reda riandinata, selamet kurniawan Riardi Pratista Dewa, Riardi Pratista Rifwan, Moh. Nurkholis Riski, Danu Riski, Tita Nia Ananda Rizkia Apriani Romadhona, Ekky Ilham Royani, Andhini Dwi Mifta Rozi, Tapaul Sachoemar, Suhendar Indrakusmaya Sagita, Baiq Vira Emaliyana Sari Novida Sasmitha, Yuan Sebastian Aviandhika Setiarti Sukotjo Shinta Leonita Siti Rosidah Sri Puji Astuti sri puji astuti Sukiman Sukiman . Sukmaraharja Aulia Rachman Tarigan Sunarwidi P, Eka Supardiono Supardiono, Supardiono Suripto Suripto Suripto sydqy, Shohibul Tapaul Rozi Teguh Prayogo Tri wahyu Setyaningrum Ulya Nisa Afifa Uzma, Saadatul Wahyu Hidayat Wahyudi, Alpan Widianti, Astrini Widiyanti, Astrini Wijdan, Ifad Wulandari, Suci Yulia Yuliadi Zamroni Yulianti Yulianti Zahara, Asha Aulia Zainuri, Lalu Ahmad Fikri