Claim Missing Document
Check
Articles

PERBEDAAN EFEKTIFITAS LATIHAN KEKUATAN OTOT GENGGAM HAND GRIPPER EXERCISE DENGAN ISOMETRIC STRENGTHENING WRIST DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN AKTIVITAS FUNGSIONAL PADA LANSIA DI BANJAR SANGLAH UTARA DENPASAR Anjani Septania Soegiharto; Ni Luh Nopi Andayani; Ni Komang Ayu Juni Antari; Made Winarsa
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 9 No 2 (2021): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2021.v09.i02.p03

Abstract

Kekuatan Genggam Tangan adalah ukuran yang digunakan untuk mengukur seberapa kuat ekstremitas atas dengan memperhatikan posisi saat latihan. Pada lansia kekuatan otot akan berkurang 10-25% pada saat usia kurang lebih 60 tahun keatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektifitas latihan kekuatan otot genggam Hand Gripper Exercise dan Isometric Strengthening Wrist dalam meningkatkan kemampuan aktivitas fungsional pada lansia di Banjar Sanglah Utara Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan metode pre test dan post test design dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel 20 orang. Sampel dibagi menjadi 2 kelompok perlakuan yaitu Kelompok Hand Gripper Exercise dan Isometric Strengthening Wrist. Pada penelitian ini terdapat statistik deskriptif berupa usia, IADL, IMT dan kekuatan otot genggam. Berdasarkan Uji homogenitas diperoleh hasil sig > 0,05 yang artinya data penelitian bersifat homogen. Uji hipotesis dengan menggunakan paired - T test untuk menguji adanya perbedaan hasil sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok latihan Hand Gripper Exercise dan Isometric Strengthening Wrist diperoleh nilai p= 0,001. Uji T-Independent untuk menganalisa perbedaan efek yang ditimbulkan oleh kelompok Hand Gripper Exercise dengan Isometric Strengthening Wrist diperoleh hasil nilai p=0,023. Berdasarkan hasil penelitian dan uji statistik diatas, maka dapat disimpulkan bahwa latihan Hand Gripper Exercise dan Isometric Strengthening Wrist dapat meningkatkan aktivitas fungsional lansia. Terdapat perbedaan efektifitas latihan kekuatan otot genggam Hand Gripper Exercise dan Isometric Strengthening Wrist dalam meningkatkan kemampuan aktivitas fungsional pada lansia di Banjar Sanglah Utara Denpasar. Adapun saran yang dapat diberikan kepada reponden yaitu tetap berlatih meskipun penelitian telah selesai. Kata kunci : latihan kekuatan otot genggam, aktivitas fungsional lansia
HUBUNGAN BESAR Q-ANGLE DENGAN KEJADIAN PATELLOFEMORAL PAIN SYNDROME PADA KOMUNITAS PELARI REKREASIONAL DI KABUPATEN BADUNG DAN KOTA DENPASAR I Gede Puspa Anom; Sayu Aryantari Putri Thanaya; Nila Wahyuni; Ni Luh Nopi Andayani
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 10 No 1 (2022): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2022.v10.i01.p11

Abstract

Pendahuluan: Salah satu problematika lutut yang sering dijumpai pada pelari adalah patellofemoral pain syndrome (PFPS). Penelitian menyebutkan bahwa cedera yang paling banyak dialami pelari adalah PFPS dengan prevalensi kejadian sebesar 13,4%. Penyebab dari PFPS sampai saat ini masih belum diketahui secara pasti. Peningkatan Quadriceps angle (Q-angle) dianggap sebagai salah satu faktor risiko dari kejadian PFPS. Beberapa penelitian telah meneliti hubungan antara besar Q-angle dengan kejadian PFPS, namun hasil dari penelitian masih bersifat kontradiktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara besar Q-angle dengan kejadian PFPS pada komunitas pelari rekreasional di Kabupaten Badung dan Kota Denpasar.Metode: Metode penelitian yang akan digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah metode observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional dan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 45 sampel yang disesuaikan dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data dilakukan dengan mengukur besar Q-angle menggunakan goniometer dan pemeriksaan PFPS menggunakan serangkaian wawancara dan pemeriksaan fisik.Hasil: Berdasarkan hasil penelitian dan uji Chi-square yang dilakukan, didapatkan hasil p=0,031 pada lutut sisi kanan serta p=0,032 (p<0,05) pada lutut sisi kiri.Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara besar Q-angle dengan kejadian patellofemoral pain syndrome pada lutut sisi kanan dan kiri pelari rekreasional di Kabupaten Badung dan Kota Denpasar. Kata Kunci: q-angle, patellofemoral pain syndrome, pelari rekreasional
THE PEMBERIAN INTERVENSI MULLIGAN BENT LEG RAISE LEBIH BAIK DALAM MENURUNKAN NYERI FUNGSIONAL LOW BACK PAIN (LBP) NON-SPESIFIK DARI PADA PEMBERIAN INTERVENSI McKENZIE EXERCISE PADA BURUH ANGKUT BERAS DI DESA MENGESTA, TABANAN Ni Wayan Mira Resdiani; Ni Luh Nopi Andayani; I Gusti Ayu Artini
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 4 No 2 (2016): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1624.975 KB) | DOI: 10.24843/MIFI.2016.v04.i02.p04

Abstract

Nyeri punggung bawah non-spesifik adalah nyeri punggung yang paling sering terjadi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah pemberian Mulligan Bent Leg Raise lebih baik dalam menurunkan nyeri fungsional punggung bawah non-spesifik dari pada McKenzie exercise pada buruh angkut beras di Desa Mengesta, Tabanan. Penelitian eksperimental dengan rancangan Pre and Post Test Control Group Design. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Sampel merupakan 28 orang buruh angkut beras di Desa Mengesta dengan nyeri punggung bawah yang dipilih berdasarkan skor Modified Oswestry Low Back Pain Disability Questionnaire dengan nilai >20%. Rerata selisih penurunan skor nyeri fungsional LBP non-spesifik pada kelompok Mulligan Bent Leg Raise dan kelompok McKenzie Exercise diuji dengan Independent t-test dengan hasil yang bermakna p = 0,000 (p<0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pemberian intervensi Mulligan Bent Leg Raise lebih baik dalam menurunkan nyeri fungsional punggung bawah non-spesifik dari pada Pemberian McKenzie Exercise pada Buruh Angkut Beras di Desa Mengesta, Tabanan
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT AKTIVITAS FISIK TERHADAP KEMAMPUAN MEMORI JANGKA PENDEK MAHASISWI PROGRAM STUDI FISIOTERAPI, FAKULTAS KEDOKTERAN, UNIVERSITAS UDAYANA Ni Luh Nopi Andayani; Made Hendra Satria Nugraha
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 8 No 1 (2020): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.75 KB) | DOI: 10.24843/MIFI.2020.v08.i01.p09

Abstract

Mahasiswa tidak terlepas dari kegiatan belajar dan mengingat. Memori digunakan untuk menyimpan informasi dari proses belajar dan informasi tersebut dapat digunakan kembali di masa yang mendatang. Penelitian terdahulu menjelaskan mengenai manfaat aktivitas fisik dalam hal merangsang neurogenesis, memfasilitasi metabolisme neurotransmitter, serta menjaga dan meningkatkan stimulasi molekuler dan seluler di otak yang mendukung terjadinya plastisitas otak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat aktivitas fisik terhadap kemampuan memori jangka pendek mahasiswi program studi fisioterapi, fakultas kedokteran, universitas udayana. Penelitian ini dilaksanakan bulan April – Mei 2019 dengan desain studi cross sectional analytic. Sampel pada penelitian ini menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel mencapai 61 mahasiswi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan bermakna positif antara tingkat aktivitas fisik dengan memori jangka pendek dengan p=0,003 (p<0,05) dengan koefisien korelasi sebesar 0,375. Hal ini berarti bahwa terdapat hubungan yang cukup, signifikan, dan searah antara aktivitas fisik dengan memori jangka pendek pada mahasiswi program studi fisioterapi FK Unud yaitu semakin tinggi tingkat aktivitas fisik seseorang maka semakin tinggi pula kemampuan memori jangka pendeknya. Kata kunci: aktivitas fisik, memori jangka pendek, mahasiswi
THE PEMBERIAN CORE STABILITY EXERCISE DAPAT MENINGKATKAN STABILITAS LUMBAL PADA KEHAMILAN TRIMESTER III Riska Damayanti Sitompul; Ni Luh Nopi Andayani; Agung Wiwiek Indrayani
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 2 No 2 (2014): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.566 KB) | DOI: 10.24843/MIFI.2014.v02.i02.p07

Abstract

Penelitian ditujukan untuk mengetahui pemberian core stability exercise dapat meningkatkan stabilitas lumbal pada kehamilan trimester III. Penelitian dilakukan dengan desain pre dan post test with control group , dimana didapatkan jumlah sampel untuk kelompok kontrol sebanyak sebanyak 12 orang dan pada kelompok perlakuan dengan core stability exercise sebanyak 12 orang. Hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji beda berpasangan yaitu Wilcoxon Signed Rank Test pada kelompok kontrol didapatkan p = 0,730 (p>0,05) menunjukkan bahwa pada kelompok kontrol tidak terdapat perbedaan bermakna antara rata-rata peningkatan stabilitas lumbal pre dan post test . Sedangkan pada kelompok perlakuan didapatkan p = 0,002 (p<0,05) menunjukan bahwa pada kelompok perlakuan terdapat perbedaan bermakna antara rata-rata peningkatan stabilitas lumbal pre dan post test . Kelompok kontrol memiliki rerata selisih 8.33±8.616 sedangkan kelompok perlakuan memiliki rerata 30.83±12.401, data ini menunjukkan bahwa kelompok perlakuan (core stability exercise ) lebih efektif dibandingkan dengan kelompok kontrol (tanpa perlakuan ) untuk meningkatkan stabilitas lumbal pada kehamilan trimester III . Kesimpulan yang dapat diambil adalah pemberian core stability exercise dapat meningkatkan stabilitas lumbal pada kehamilan trimester III.
PERBEDAAN EFEKTIVITAS INTERVENSI INFRARED DAN PLANTAR FASCIA STRETCH DENGAN INTERVENSI INFRARED DAN CALF RAISES TERHADAP PENURUNAN NYERI PLANTARIS PADA KARYAWAN PEREMPUAN DI RAMAYANA BALI MALL DENGAN SEPATU HAK TINGGI Ni Nyoman Devi Yani Prabashanti; Ni Luh Nopi Andayani; I Wayan Gede Sutadarma
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 6 No 3 (2018): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.199 KB) | DOI: 10.24843/MIFI.2018.v06.i03.p01

Abstract

ABSTRACT The aim of this research is to understand the differences between the effectiveness of infrared intervention and plantar fascia stretch and infrared intervention and calf raises toward reduction of plantar heel pain. This research is an experimental research with pre test and post text two groups design. The sample of this research is 30 people which are divided into two groups. This result indicates that there is a reduction of pain in each group. In difference test between first and second group by using independent sample t-test the result is p=0.847 (p> 0.05 ). Based on the result, it can be concluded that infrared intervention and plantar fascia stretch is as good as infrared intervention and calf raises toward reduction of plantaris pain. Keywords: Plantar heel pain, plantar fascia stretch, calf raises, infrared, VAS.
THE PASSIVE STRETCHING MENURUNKAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI KOTA DENPASAR Sayu Aryantari Putri Thanaya; Agung Wiwiek Indrayani; Ni Luh Nopi Andayani
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 3 No 3 (2015): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.669 KB) | DOI: 10.24843/MIFI.2015.v03.i03.p06

Abstract

This study was conducted to determine whether passive stretching can lower blood glucose levels in people with type 2 Diabetes Mellitus in Denpasar City. This study was an experimental study with Pre and Post Test Control Group Design. Samples of 24 people were divided into two groups; an intervention group that was given a program of passive stretching and a control group (negative control) that was given no intervention. Each group consisted of 12 samples. Data analysis was done to compare the mean difference in blood glucose drop before and after given the intervention in both groups. The results obtained were p = 0.000 (p <0.05) for the first day of study and p = 0.000 (p <0.05) for the second day of study. There was a significantly greater drop in blood glucose in the intervention group compared to the control group on both days of study (first day 27.08 mg/dL, second day 21.33 mg/dL). In conclusion, there was a significant difference in blood glucose drop between the intervention group and the control group. Passive stretching lowers blood glucose levels in people with type 2 Diabetes Mellitus.
A Effectiveness differentiation of additional kinesiotaping on ultrasound and plantar fasciitis exercises in increasing functional foot in plantar pain conditions Ari Wibawa; Ni Luh Nopi Andayani; Gede Parta Kinandana
Bali Anatomy Journal Vol 4 No 2 (2021): Bali Anatomy Journal (BAJ)
Publisher : Department of Anatomy, Medical Faculty, Universitas Udayana, Bali-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36675/baj.v4i2.57

Abstract

Background: Plantar fasciitis is an inflammation of the tissue that extends from the heel to the toes. Plantar fasciitis can cause disability in patients Aim: This study aimed to prove the differentiation of additional kinesiotaping to ultrasound intervention and plantar fasciitis exercise for plantar pain conditions. Methods: The study applied a pre-test and post-test control group design. The block permutation technique randomly selected two groups. The first group consisted of 15 samples who received kinesiotaping intervention, ultrasound, plantar fasciitis exercise. Group II (15 samples) received ultrasound and plantar fasciitis exercise. Disability was measured by the FFI (Foot Function Index) questionnaire. The study was conducted at physiotherapy clinics in Denpasar and Badung Results: Paired t-test was carried out in each group with a p-value <0.05, indicating a decrease in disability between the two groups. The difference test was carried out with the independent t-test (p > 0.05), implying no difference between group I and group II. Conclusion: There is no difference in the effectiveness of adding kinesiotaping to ultrasound intervention and plantar fasciitis exercises in improving foot function.
Analisis Inovasi Program Pemberdayaan Masyarakat di Kabupaten Serang Agus Lukman Hakim; Haryo Setyoko; Miftah Faiz Ali; Nopi Andayani; Maya Oktaviani
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Sawala Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/sawala.v10i1.4755

Abstract

Pandemi Covid-19 telah memberikan dampak besar pada masyarakat. Pemerintah Kabupaten Serang berupaya melakukan pemuliahan dengan melakukan program pemberdayaan masyarakat. Penelitian bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi inovasi program dan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan perangkat daerah Kabupaten Serang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Beberapa kegiatan berbasis pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Serang yang relevan sesuai kebutuhan adalah : a. Pembinaan cabang olahraga yang terintegrasi dengan kompetisi olahraga di tingkat kabupaten/ kecamatan/ desa. b. Pembangunan pariwisata berkelanjutan (suistainable tourism development) dan pembangunan pariwisata berbasis masyarakat (community based tourism development). c. Program inovasi teknologi (Teknologi Tepat Guna), serta mengkolaborasi sektor pertanian desa dengan sektor industri. d. Pengembangan skema insentif bagi pihak individu/ komunitas yang malakukan perbaikan lingkungan e. Program Petani Millenial (Benchmark Provinsi Jawa Barat) f. Pengembangan Kota/ Desa Kreatif Secara umum inovasi program perlu memanfaatkan dan beradaptasi pada potensi lokasi dan pemanfaatan perkembangan teknologi digital 4.0.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA DALAM PEMBELAJARAN DARING (ONLINE) DI MASA PANDEMI COVID-19 Rifqi Amir Kurnia; Betti Dian Wahyuni; Nopi Handayani; Yoza Nopita Sari
Integral : Pendidikan Matematika Vol 13 No 1 (2022): INTEGRAL
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.693 KB) | DOI: 10.32534/jnr.v13i1.3107

Abstract

Abstract This study aims to analyze the impact of COVID-19 on students' mathematics learning difficulties in online learning at school. The research conducted was qualitative research. Data collection method used is the interview method with the interview guide instrument. Meanwhile, the data analysis technique used is to use interactive techniques with three procedures. Based on the results of an interview by one of Bengkulu City's SMPN 4 students named Muhammad Radja Al-Farabi, he experienced difficulties in learning mathematics online, difficulty in focusing on learning mathematics, and difficulty in getting internet network access. Keywords: Mathematics Study Difficulties, Online Learning, Covid-19 Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa mengenai dampak COVID-19 terhadap kesulitan belajar matematika siswa dalam pembelajaran daring di sekolah. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian secara kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara dengan instrumen pedoman wawancara. Sementara itu, teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan teknik interaktif dengan tiga prosedur. Berdasarkan hasil wawancara oleh salah seorang siswa SMPN 4 Kota Bengkulu bernama Muhammad Radja Al-Farabi, ia mengalami kesulitan dalam belajar matematka secara online, Kesulitan fokus belajar matematika, dan Kesulitan dalam mendapatkan akses jaringan internet. Kata Kunci : Kesulitan Belajar Matematika, Pembelajaran Daring, Covid-19
Co-Authors Agung Avinda Dewi Agung Istri Dewi Agung Wiwiek Indrayani Agung Wiwiek Indrayani Agus Lukman Hakim Anak Agung Diah Pradnyautami Anak Agung Gede Angga Puspa Negara Anak Agung Gede Eka Septian Utama Anjani Septania Soegiharto Ari Wibawa Ari Wibawa Aria Wibawa Beno Kusnadi Betti Dian Wahyuni Bettin Dian Wahyuni Chika Nabella Jamaluddin Desak Ayu Suhita Apsari Pradnyandewi Deva Natalia Motik Dewa Ayu Made Dhyana Pradnyan Paramita Dewi, Anak Ayu Nyoman Trisna Narta Dyan Amalina Pratiwi Elfiera Kang Fiqhi Dhamiery Haniefah Effendi Firdaus, Siti Aina Firman Saepudin Gede Desy Darmawan Gede Maheza Wiratama Gede Parta Kinandana Gede Parta Kinandana Govinda Vittala Handoko, Pryo Harta Danu, I Gede Panji Haryo Setyoko Helena Jelita Hera Hendrarso, Panji I Dewa Ayu Dwi Primayanti I Dewa Ayu Inten Dwi Primayanti I Gede Puspa Anom I Gede Putu Wahyu Mahendra I Gusti Ayu Artini I Gusti Ayu Artini I Gusti Ayu Diah Anjaswari I Made Hardi Wira Dharma I Made Krisna Dinata I MADE MULIARTA . I Made Niko Winaya I Made Winarsa Ruma I Ngurah Gede Verar Fujastawan I Nyoman Adi Putra I Putu Adiartha Griadhi I Putu Yudi Pramana Putra I Wayan Gede Sutadarma I Wayan Reinaisen Kertiyasa Bumi I Wayan Sugiritama I Wayan Sugiritama I Wayan Sugiritama I.A. Pascha Paramurthi Ida Ayu Dewi Wiryanthini IGN Iswarabhuwana WP Indah Pramita Indira Vidiari Juhanna Intan Ayu Puspaningsih Isa Cahya Permadi Kadek Nindia Dwi Pratiwi Putri Ketut Laksmi Puspa Dewi Komang Dhyanayuda P. Laili Nuriya Istiani Luh Dwi Erma Krismawati Luh Ita Mahendrayani Luh Kadek Asri Junita Dewi Negara Luh Made Indah Sri Handari Adiputra Luh Made Indah Sri Handari Adiputra Luh Made Indah Sri Handari Adiputra Luh Made Indah Sri Handari Adiputra Luh Putu Ratna Sundari Luh Putu Ratna Sundari M Widnyana M. Robbi Qawi Made Dwi Indah Permatahati Gita Made Dwipa Maha Indra Made Hendra Satria Nugraha Made Hendra Satria Nugraha Made Kristira Yanti Made Risma Caesar Witayanti Made Sri Ambarawati Made Widnyana Made Winarsa mahmud ali Maya Oktaviani Miftah Faiz Ali Ramdhani Miqdaddiati Miqdaddiati Ni Dyah Putu Purnamasari Ni Kadek Vindy Aprilyanti Ni Kadek Yuni Fridayani Ni Komang Ayu Juni Antari Ni Komang Dewi Semariasih Ni Luh Githa Sumiati Ni Luh Putu Gita Karunia Saraswati Ni Made Deni Purnama Ni Made Intansari Tri Buana Ni Made Mas Manik Ni Nyoman Devi Yani Prabashanti Ni Nyoman Wispayani Ni Putu Oktaryani Darma Ayu Ni Putu Purnamawati Ni Putu Venaya Sidarthayani Ni Wayan Aprilia Astariani Putri Ni Wayan Mira Resdiani Ni Wayan Tianing Ni Wayan Tianing Nila Wahyuni Nur Sakinah Putu Ayu Sita Saraswati Putu Ayunia Laksmita Putu Bayu Herlangga Putu Dita Rastiti Putu Intan Noviyanti Putu Santi Krishna Megasari Rahmat Maulana Reni Tania Rifqi Amir Kurnia Rifqi Amir Kurnia Riska Damayanti Sitompul Robin Sayu Aryantari Putri Thanaya Sembiring, Rinawati Siti Aina Firdaus Suhita Apsari Pradnyandewi Susy Purnawati Wiratama, Gede Maheza Yoza Nopita Sari Yoza Nopita Sari Zaenudin