p-Index From 2021 - 2026
13.882
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Jurnal Bahasa dan Sastra Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Logat: Jurnal Bahasa Indonesia dan Pembelajaran SeBaSa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Pendidikan dan Konseling Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Jurnal Tuturan Jurnal Wahana Pendidikan Jurnal Skripta Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan ESTETIKA: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Journal of Education Research Jurnal Edukasi Khatulistiwa : Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Kode : Jurnal Bahasa Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) AKSARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Journal of Educational Sciences Jurnal For Management Student (JFMS) Jurnal Indonesia Sosial Sains Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP) EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies Jurnalistrendi: Jurnal Linguistik, Sastra dan Pendidikan JURNAL PENDIDIKAN BAHASA, SASTRA, DAN BUDAYA TRANSFORMATIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa Deiksis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

DISEMINASI PENGEMBANGAN INFORMASI PELAYANAN MASYARAKAT BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF DI DESA SINDANGKARYA Sinta Rosalina; Uah Maspuroh; Dian Hartati; Nea Resta
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i1.12004

Abstract

Abstrak: Pengurusan administrasi secara konvensional membuat pekerjaan organisasi desa menjadi lebih lambat dan transparan. Kesenjangan digital akibat kurangnya infrastruktur dan sumber daya manusia membuat terhambatnya pengembangan informasi pelayanan masyarakat berbasis multimedia. Tujuan pengabdian untuk mengembangkan informasi pelayanan masyarakat berbasis multimedia interaktif. Metode yang digunakan adalah diseminasi modul sistem informasi pelayanan masyarakat berbasis multimedia interaktif. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, 21 September 2022. Kegiatan diikuti oleh 25 orang yang terdiri atas aparatur desa, anggota karang taruna, kader posyandu, dan bidan. Setelah dilaksanakannya kegiatan pendampingan dan diseminasi, perangkat desa mengalami perubahan signifikan. Segenap aparatur desa telah mampu menjalankan sistem media interaktif dengan baik. Sebanyak 88% mengatakan terbantu dengan adanya multimedia interaktif dalam pelayanan informasi. Dengan demikian kegiatan diseminasi modul bermanfaat untuk mengembangkan multimedia interaktif sebagai informasi pelayanan masyarakat. Aparatur desa dapat meningkatkan kemampuan menyimpan data administrasi dan menyebar informasi desa dengan mudah.Abstract: Conventional administrative management makes the work of village organizations slower and more transparent. The digital divide due to a lack of infrastructure and human resources has hampered the development of multimedia-based community service information. The purpose of the service is to develop interactive multimedia-based community service information. The method used is the dissemination of community service information system modules based on interactive multimedia. The activity was held on Wednesday, September 21, 2022. The activity was attended by 25 people consisting of village officials, members of youth organizations, posyandu cadres, and midwives. After the mentoring and dissemination activities were carried out, village officials underwent significant changes. All village officials have been able to run the interactive media system well. As many as 88% said they were helped by interactive multimedia in information services. Thus the module dissemination activities are useful for developing interactive multimedia as information on community services. Village officials can improve their ability to store administrative data and disseminate village information easily. 
PENGGUNAAN MEDIA KOMIK TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPLANASI SISWA KELAS XI Annisa Dian Ramadhania; Sinta Rosalina; Slamet Triyadi
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 7 No 1 (2023): Volume 7, Nomor 1, 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v7i1.613

Abstract

Learning media has an important role in the learning process. Learning media can help teachers to convey material in an interesting and easily understood by students. This thesis research is about the use of flood disaster comic media on the skills of writing explanatory text in class XI students of SMAN 4 Karawang. The aims of this study were to 1) describe the creation of comic media in learning to write explanatory texts for class XI students of SMAN 4 Karawang, 2) describe the use of comic media with pictures of flood disasters in writing explanatory texts for class XI students of SMAN 4 Karawang. The subjects in this study were thirty-five students of class XI IPS 3. The research object is in the form of comic media with the theme of flood disaster written by XI IPS 3 students. The research method used is descriptive qualitative. The research instrument used tests and interviews. Data analysis techniques carried out in this study consisted of data reduction, data presentation, and making conclusions. Researchers used flood disaster comic media made from A4 photo paper and paper, and the pictures were made by my friend. The results showed that the ability to write explanatory texts for class XI IPS 3 SMAN 4 Karawang using the flood disaster comic media as a whole was in accordance with the structure and linguistic rules of explanatory texts, namely 2 students were categorized as getting very good grades, 18 students were categorized as getting grades good, 1 student is categorized as getting an adequate score, and 13 students are categorized as getting a low score.
Analisis Tindak Tutur Perlokusi dalam Iklan Tokopedia x BTS dan Relevansinya sebagai Bahan Ajar Materi Teks Iklan, Slogan, dan Poster di Sekolah Menengah Pertama Dinda Ardiyanti; Sinta Rosalina; Slamet Triyadi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i2.2076

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bentuk tindak tutur perlokusi yang terdapat dalam iklan Tokopedia x BTS, (2) mendeskripsikan fungsi tindak tutur perlokusi yang terdapat dalam iklan Tokopedia x BTS, (3) mendeskripsikan relevansi hasil analisis tindak tutur perlokusi dalam iklan Tokopedia x BTS sebagai bahan ajar materi teks iklan, slogan, dan poster di Sekolah Menengah Pertama. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskripstif. Peneliti memilih sebanyak sebelas iklan Tokopedia yang dipilih berdasarkan konteks dan tuturannya. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan teknik pengumpulan data antara lain teknik dokumentasi; teknik simak; dan teknik catat. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini model analisis data interaktif. Hasil penelitian yang ditemukan sebagai berikut. Pertama, bentuk tindak tutur perlokusi yang terdapat dalam penelitian ini adalah sebanyak lima jenis, yaitu (1) tindak tutur representatif sebanyak 49 tuturan, (2) tindak tutur direktif sebanyak 16 tuturan, (3) tindak tutur ekspresif sebanyak 6 tuturan, (4) tindak tutur komisif sebanyak 4 tuturan, dan (5) tindak tutur deklaratif sebanyak 2 tuturan. Kedua, fungsi tindak tutur perlokusi yang terdapat dalam penelitian ini terdapat empat jenis, yaitu (1) fungsi kompetitif sebanyak 12 tuturan, (2) fungsi konvival sebanyak 35 tuturan, (3) fungsi kolaboratif sebanyak 23 tuturan, dan (4) fungsi konfliktif sebanyak 2 tuturan. Ketiga, hasil analisis pada penelitian ini berelevansi sebagai bahan ajar materi teks iklan, slogan, dan poster di Sekolah Menengah Pertama berupa handout yang disesuaikan dengan kompetensi dasar 3.3 dan 4.3.
Pengembangan Media Ajar Bahasa Indonesia Berbentuk Audio Visual Berupa Wayang Zamnoor, Putria Shalsha Ayu; Afifah, Sindi Zahirotul; Rosalina, Sinta
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.773 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v6i4.1834

Abstract

Media pembelajaran adalah perantara yang digunakan untuk menyampaikan materi ke pelajar dengan menggunakan alat tertentu agar pelajar dapat mengerti dengan cepat dan menerima pengetahuan dari pengajar. Menurut Suprijanto (2009) menyatakan bahwa  media  audio  visual  adalah  bahan  atau  alat yang  dipergunakan dalam  situasi  belajar  untuk  membantu  tulisan  dan  kata  yang  diucapkan  dalam menularkan  pengetahuan, sikap dan ide. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan   produk pengembangan media pembelajaran audio visual (teks, gambar, video,  gerak)  dan alat peraga berupa wayang berbahan bekas pada materi Teks Naratif dalam cerpen di kelas XI dalam meningkatkan pemahaman konsep serta dapat dijadikan sebagai media atau sumber belajar bagi siswa.
Sikap Bahasa Masyarakat Desa Sukanegara Kabupaten Bogor Dalam Pemertahanan Bahasa Sunda Iqbal Sidik; Lulu Lutfianingrum; Sinta Rosalina
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 6 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.27 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.7781439

Abstract

Regional languages ​​can be said to be a reflection of a speech community. Characteristics of language attitudes include language loyalty, language pride, and awareness of language norms. If the characteristics of language attitudes are still carried out by a group of people, then it can be said that the community has a positive attitude, otherwise if these characteristics disappear or weaken, then the community has a negative attitude. The approach in this study uses sociolinguistics which is a science that examines the variety of languages ​​that exist in social society. The method used is qualitative research. The subjects of this study were the people in Sukanegara Village, precisely in Jonggol District, Bogor Regency, totaling 22 people with an age range of 17-50 years. Meanwhile, the object of this study is language attitudes in the maintenance of Sundanese. The indicators that will become a research into the Language Attitudes of the Sukanegara Village Community in the Maintenance of Sundanese include aspects of language loyalty, language pride, and awareness of language norms. From the analysis conducted, it can be concluded that of the three characteristics of language attitudes, the respondents who are members of the Sukanegara village community have a positive attitude towards their regional language, namely Mother language. The people of Sukanegara village are loyal to Sundanese by using it in their family environment, peers and remain loyal to using Sundanese at certain moments in the world of work. The people of Sukanegara village are also proud of the Sundanese language they use and the answers disagree and strongly disagree are the most frequently chosen for the statement that Sundanese is an underdeveloped language. Then the last characteristic of language attitudes is the awareness of Sundanese norms which is analyzed based on the use of weak or harsh language in the Sundanese language used by the Sukanegara village community, the result is that the use of lemes Sundanese is dominated by the use of the word limbs and social interaction.
Analisis Kesalahan Penggunaan Bahasa Tulis Mahasiswa pada Program BIPA Universitas Singaperbangsa Karawang Sinta Rosalina; Uah Maspuroh
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13722

Abstract

Bahasa adalah alat komunikasi yang terdiri dari ragam lisan dan tulisan. Kehadiran ragam tulis salah satunya adalah untuk menyampaikan pesan, ide, dan gagasan kepada penutur. Seseorang yang berhasil menyampaikan maksud dan tujuan dari media tulis dapat dikatakan telah memenuhi standar penulisan yang tepat. Namun, saat ini mahasiswa program BIPA di Universitas Singaperbangsa Karawang masih melakukan kesalahan penulisan pada ejaan dan tataran sintaksisnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan yang dilakukan mahasiswa sebagai bahan acuan perbaikan. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif analitis. Data yang diperoleh, kemudian dianalisis menggunakan teori analisis ejaan dan tataran sintaksis. Data didapatkan dari hasil penugasan mahasiswa program BIPA Universitas Singaperbangsa Karawang sebagai objek dalam penelitian. Hasil analisis menunjukkan jumlah kesalahan berbahasa yang ditemukan sebanyak 29 kesalahan. Terdiri dari kesalahan pada ejaan 19 data dan kesalahan pada tataran sintaksis berjumlah 10 data. Adapun pada kesalahan dalam ejaan diuraikan menjadi 5 kesalahan huruf kapital, 9 kesalahan pada penulisan tanda baca, dan 5 kesalahan pada penulisan kata. Kesalahan pada tataran sintaksis frasa berjumlah 6 data dan kesalahan pada kalimat berjumlah 4 data.
ANALISIS WACANA KRITIS ILM DIREKTORAT PROMKES DAN PM KEMENKES RI MENGENAI VAKSINASI COVID-19 Citra Retno Yulianti; Sinta Rosalina; Slamet Triyadi
Jurnal Education and Development Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.84 KB) | DOI: 10.37081/ed.v11i2.4655

Abstract

Di tengah pandemi Covid-19 yang mengganggu kehidupan masyarakat, berbagai media massa berperan aktif dalam menyebarkan informasi mengenai Covid-19. Hal tersebut, menyebabkan banyak informasi bohong yang tersebar dan membuat resah masyakat. Menyoroti kasus informasi palsu, peneliti tertarik untuk mengkaji informasi yang beredar di tengah masyarakat, dengan penelitian kualitatif, yang bertujuan untuk mendeskripsikan analisis wacana kritis iklan layanan masyarakat Direktorat Promkes dan PM Kemenkes RI mengenai Vaksinasi Covid-19 dengan teori Teun A. Van Dijk. Serta merekomendasikan hasil penelitian sebagai bahan ajar interaktif berbasis aplikasi android dalam materi teks iklan di tingkat SMP. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik simak-catat, dengan metode deskriptif. Analisis wacana kritis model Teun. A Van Dijk berupa pengklasifikasian struktur makro, superstruktur dan struktur mikro yang terdiri atas 18 elemen, ke dalam iklan layanan masyarakat Direktorat Promkes dan PM Kemenkes RI. Iklan layanan masyarakat yang diambil sebagai subjek penelitian terdiri atas lima video mengenai vaksinasi Covid-19. Dari hasil penelitian tersebut diketahui bahwa sebagian besar iklan layanan masyarakat memuat seluruh elemen yang terdapat pada struktur makro, superstruktur dan struktur mikro. Berdasarkan hasil tersebut iklan layanan masyarakat Direktorat Promkes dan PM Kemenkes RI layak dihubungkan sebagai bahan ajar tambahan yang memudahkan guru dan peserta didik dalam melakukan kegiatan belajar mengajar.
Tindak Tutur Ilokusi Asertif dan Direktif ILM Pandemi Covid-19 dalam Media YouTube Lilis Muhlisoh; Sinta Rosalina; Dian Hartati
Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbs.v10i1.113271

Abstract

Public Service Advertisements (PSA) are one of the liaisons between the government and the community in disseminating information about the spread and prevention of the Covid-19 virus. This study aims to describe the types of assertive and directive illocutionary speech acts in public service advertisements on YouTube. In this research, the method used is descriptive qualitative method. The data collection technique in this study used the listening technique, namely listening to seven PSA video shows with the Covid-19 pandemic theme randomly on the YouTube channel Direktorat Promkes dan PM Kemenkes RI . The instrument in this study is the researcher himself, assisted by a table of assertive and directive illocutionary speech acts instruments. The data analysis technique was carried out in several stages: 1) data identification, 2) data classification and, 3) data description. The results showed that there were 10 utterances including assertive illocutionary speech acts with the types of informing, explaining, interpreting, and telling and 14 utterances of directive illocutionary speech acts with the types of prohibiting, ordering, inviting, obliging, suggesting, and warning.
Analisis Ketepatan Penggunaan Ejaan Bahasa Indonesia Dalam Teks Deskripsi Karangan Siswa Kelas VII SMP 1 Cilebar Mia Munawaroh; Sinta Rosalina; M Januar Ibnu Adham
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.562

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya perhatian terhadap penggunaan ketepatan ejaan Bahasa Indonesia yang terdapat didalam sebuat teks karangan siswa. Tujuan dari artikel ini yaitu untuk Mendeskripsikan ketepatan pengunaan ejaan pada teks deskripsi siswa kelas VII SMPN 1 Cilebar dengan menggunakan metode deskriptif kualitataif. Hasil menunjukan terdapat kesalahan penggunaan huruf kapital ditemukan 78 kesalahan ejaan dengan rincian kesalahan huruf kapital, kesalahan kata dan penggunaan tanda baca. Kesalahan huruf kapital ditemukan sebanyak 52 kata, seperti kesalahan huruf kapital di awal kalimat ditemukan sebanyak 17 kata, lalu kesalahan huruf kapital ditengah kalimat ditemukan sebanyak 35 kata. Sehingga dapat disimpulkan masih banyak siswa yang belum bias menggunakan ejaan bahasa indonesia dengan benar sehingga memerlukan bimbingan dalam menulis.
Pelatihan Public Speaking dan Etika Komunikasi untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Perangkat Desa Tegalurung serta Pendampingan Pembuatan Video Profil Desa Uah Maspuroh; Dewi Herlina Sugiarti; Sinta Rosalina; Een Nurhasanah
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v8i2.407

Abstract

Public speaking atau berbicara di depan umum merupakan softskill yang harus dikuasai semua orang untuk menjalin komunikasi di muka umum. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan penulis di desa Tegalurung terdapat permasalahan terkait public speaking yang belum dikuasi oleh perangkat desa. Padahal tugas utama perangkat desa adalah berkomunikasi dihadapan umum untuk memberi pelayanan kepada warga desa. Hal tersebut menjadi permasalahan yang harus dicarikan solusinya. Perangkat desa juga perlu memahami etika komunikasi agar maksud dan tujuan komunikasi tersampaikan dan dapat diterima. Penulis tergerak untuk melakukan pelatihan public speaking dan etika komunikasi di lingkungan perangkat desa Tegalurung. Pelatihan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan berbicara perangkat desa sehingga berdampak dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Penulis juga melakukan pendampingan pembuatan video profil desa berbantuan aplikasi Filmora. Setelah dilakukan pelatihan, perangkat desa diberi pendampingan pembuatan video profil desa dengan penyuntingan menggunakan aplikasi filmora. Output kegiatan pengabdian diharapkan terdapat peningkatan keterampilan berbicara para perangkat desa sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat desa. Hasil akhir kegiatan pengabdian produk berupa video profil desa yang dapat digunakan oleh desa untuk memperkenalkan desa melalui jejaring sosial sehingga daya tarik dan potensi desa lebih dikenal masyarakat secara luas. Public speaking or public speaking is a soft skill that everyone must master to establish communication in public. Based on the results of observations made by the author in Tegalurung village, there are problems related to public speaking that have not been controlled by village officials. Even though the main task of village officials is to communicate in public to provide services to villagers. This is a problem that must be found a solution. Village officials also need to understand communication ethics so that the purpose and purpose of communication are conveyed and acceptable. The author was moved to conduct public speaking and communication ethics training in the Tegalurung village apparatus environment. The training is expected to improve the speaking skills of village officials so that it has an impact in providing services to the community. The author also assisted in making village profile videos with the help of the Filmora application. After the training, village officials were given assistance in making village profile videos by editing using the filmora application. The output of service activities is expected to improve the speaking skills of village officials so that they can provide better services to the village community. The final result of product service activities is in the form of a village profile video that can be used by the village to introduce the village through social networks so that the attractiveness and potential of the village are better known to the wider community.
Co-Authors Aca Suhendar Ade Irma Afifah, Sindi Zahirotul Ahmad Midani Aisah Aisah Aldafa Nur Azella Alfath, Khoirunnisa Syahadati Alifah Arde Ajeng Hamidah Alinda Dita Putri Wahyu Sagita Alza Cecaria Amelia Alpiani Anggi, Nopita Anisya Mutiara Oktavia Annisa Dian Ramadhania Annisa Istiya Wardani Annisa, Zam Apriyanti, Dila Aulia Rachmawati Widi Hartati Azizah Hikmatunisa Azka, Salsa Nurul Citra Retno Yulianti Cut Nuraini Daffa Ramadhan, Muhammad Dedi Dedi Dewi Herlina Dewi Herlina Sugiarti Dewi Herlina, Dewi Dewi, Karwila Dewi, Lina Maryani Diah Windari Dian Hartati Dian Novita Sari, Dian Novita Diana Pratiwi Dina Amalia Mulyadi Dinda Ardiyanti Eva Muzdalifah Fhatwah, Risma Fitri Anggraini Fitri Dewi Anggraeni Suriyanto Fitri Giatri Wismar Siwi Gumelar, Surya Hartati, Dian Hartati, Dian HENDRA SETIAWAN Hendra Setiawan Hendra Setiawan Hermawati, Yeyen Nenden Hudawati, Retna Intendyah Siti Nur Imam Muhtarom Indriyani, Oktavia Intan Fajri Mulyaningsih Iqbal Sidik Istikomah, Siti Nur Jaelani Jaelani Jaelani, Jaelani Jamilah Mukarromah Akmaliah Joty Islamiati Julaeha Julaeha Kanita, Ellise Sheehan Kartika Aulia Karwila Dewi Keisyarani Arifin, Qoria Kurniawan, Andhika Putra La'ali Luthfiyyah Lestari, Dinda Permata Lia Camellia Lilis Muhlisoh Lulu Lutfianingrum Lumban Siantar, Petrus Bekam M Januar Ibnu Adham Maspuroh, Uah Mega Rachmawati Arum Permatasari Meilani, Leni Mia Munaroh Mia Munawaroh Mia Resti Fauzi Mira Sasmika Muhammad Sobari Muna Maulida Nanda Dwie Rosmalinda Nazar Abdul Rafli Nea Resta nindia nita nita Nur 'Aini, Najmah Nurdianti, Astri Nurindah Setyawati Nurul Kamila Putri Putri Nurul Mutia Rahmah Odang Supriadi Oding Supriadi Oding Supriadi, Oding Oktavia, Raidah Olamsyah, Novi Kurniasih Paramita Utari, Dewinta Patricia Gunadhi, Leony Permatasari, Destiya Ayu Putra, M. Erlangga Febrian Syah Putri Lestari Putri Lestari, Putri Rachmawati, Titi Rafif Waluyo, Muhammad Rakha Rahayu, Setyaningrum Dwi Ramadhan, Hilmi Zacky Ramadhan, Muhammad Daffa Resta, Nea Rifa Liyanda Fadillah Rifa'i, Ikrom Rizki, Nurpiyah Roni Nugraha Syafroni Safuri Musa Sahroni, mahammad Salsabila, Anisa Salsabila, Najwa Raudhah Sari, Sonnia Aulia Satria Tanu Wijaya Sa’adah, Laelatus Septiana, Yerika Setyawati, Nurindah Sinta Wati Siska Sri Lestari Siti Kamilah Nur Fauziyyah Siti Nur Istikomah Slamet Triyadi Slamet Triyadi Suhani Suhani Sulistiyarini, Sulistiyarini Sultonah, Nur Sultonah Suntoko, Suntoko Suprihatin , Dewi Suprihatin, Dewi Susani Fadhila Sutri, Sutri Syahrul R, Syahrul Tanti Aprilliani Triyadi, Slamet Uah Maspuroh Uah Maspuroh Uah Maspuroh Ummaya, Zaidiyah Wahyu Setiawan Raharjo Wienike Dinar Pratiwi Yana, Melinda Defy Zamnoor, Putria Shalsha Ayu Zenia Carolita Putri