Claim Missing Document
Check
Articles

Ekstraksi Senyawa Tanin Dari Kulit Bawang Putih (Allium Sativum L.) Berbantu Gelombang Mikro Cahyana, Iga; Kurniasari, Laeli; Maharani, Farikha
Prosiding Sains Nasional dan Teknologi Vol 11, No 1 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 11 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/psnst.v1i1.5479

Abstract

AbstrakBawang putih (Allium sativum L) merupakan tumbuhan herba yang biasa digunakan sebagai komponen resep dari kebanyakan makanan. Penggunaan bawang putih sebagai bumbu masakan menghasilkan limbah dari kulit bawang putih yang dibuang begitu saja. Padahal menurut beberapa penelitian kulit bawang putih ternyata memiliki khasiat yang tidak kalah penting. Terdapat beberapa zat aktif yang terkandung didalam kulit bawang putih, salah satunya adalah tanin yang memiliki manfaat sebagai antioksidan dan antibakteri. Ekstraksi dengan bantuan gelombang mikro merupakan proses yang relatif lebih unggul jika dibandingkan dengan metode konversional. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variabel rasio bahan baku-pelarut, daya dan waktu proses ekstraksi tanin dari kulit bawang putih dengan bantuan gelombang mikro. Percobaan dilakukan dengan variabel rasio bahan baku-pelarut 1:10, 1:15, 1:20, 1:25, 1:30, variabel daya 10% dan 50% dari daya maksimum alat (399 watt), dan variabel waktu 5, 10 dan 15 menit. Hasil percobaan menunjukan bahwa ketiga variabel berpengaruh terhadap konsentrasi tanin hasil ekstraksi. Secara umum konsentrasi tanin meningkat seiring kenaikan ketiga variabel sampai maksimum di titik tertentu, kemudian turun. Kadar tanin tertinggi diperoleh sebesar 22,255 mg/ml dengan % yield sebanyak 2,04% dari perbandingan bahan baku-pelarut 1:15, waktu ekstraksi 10 menit dan daya 50%. Kata kunci: Kulit bawang putih, tanin, gelombang mikro.
PENGARUH SUHU, KONSENTRASI ASAM ASETAT DAN WAKTU TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA (SWELLING POWER, SOLUBILITY, DERAJAT SUBSTITUSI) MODIFIKASI TEPUNG LABU KUNING (CUCURBITA MOSCHATA) DENGAN PROSES ASETILASI Maulana, Yafi S.; Kurniasari, Laeli; Maharani, Farikha
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v7i1.6607

Abstract

Indonesia mempunyai banyak komoditas pangan yang ketersediaannya melimpah dan dapat berpotensi sebagai bahan baku tepung. Labu kuning (Cucurbita moschata) merupakan salah satu alternatif sumber karbohidrat sebagai substitusi tepung terigu. Modifikasi tepung dapat dilakukan secara fisik untuk menghasilkan produk pangan ramah lingkungan. Tepung atau amilum adalah karbohidrat kompleks yang tidak larut dalam air, berwujud bubuk putih, tawar dan tidak berbau.Tepung termodifikasi adalah tepung yang mengalami perlakuan fisik ataupun kimia secara terkendali sehingga mengubah satu atau lebih dari sifat asalnya. Asetilasi merupakan salah satu metode modifikasi tepung yang dapat digunakan untuk meningkatkan sifat fisikokimia tepung, yakni swelling power, % solubility, dan derajat substitusi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suhu (60°C, 80°C, 120°C), konsentrasi asam asetat (5%, 15%, 25%) dan waktu (10 menit dan 30 menit) terhadap nilai swelling power, solubility dan derajat substitusi tepung labu kuning terasetilasi.  Ada 2 proses utama dalam penelitian ini, yaitu pembuatan tepung labu kuning dan proses asetilasi tepung labu kuning. Hasil asetilasi tepung labu kuning diuji untuk mengetahui tepung yang memiliki kualitas yang lebih baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimal diperoleh pada konsentrasi asam asetat 5% suhu asetilasi 60°C waktu 10 menit dengan nilai swelling power sebesar 6,32 g/g, solubility 15% dan derajat substitusi 3,31.Kata kunci: Labu kuning, asetilasi, swelling power, % solubility, derajat substitusi
Optimization of ultrasound assisted extraction of sappan (Caesalpinia sappan L) wood for preparation of high quality extract Djaeni, Moh; Budi Sasongko, Setia; Yuni Susanti, Devi; Mahatmanti, F Widhi; Cahyo Kumoro, Andri; Kurniasari, Laeli
Communications in Science and Technology Vol 10 No 1 (2025)
Publisher : Komunitas Ilmuwan dan Profesional Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21924/cst.10.1.2025.1710

Abstract

This study optimized the Ultrasound-Assisted Extraction (UAE) of sappan wood (Caesalpinia sappan L.) using Central Composite Design-Response Surface Methodology (CCD-RSM) and investigated its kinetics. Temperature, solvent-to-solid ratio, and extraction time were selected as independent variables with extract yield as the response. Analysis of Variance (ANOVA) showed that the solvent-to-solid ratio significantly affected yield. Optimal extraction conditions were 69.9°C, 29.9 mL/g, and 20.2 min, producing approximately yield of 0,293 mg GAE/g sample. High Performance Liquid Chromatography (HPLC) confirmed the presence of brazilin, while Fourier Transform InfraRed (FTIR) analysis indicated the retention of functional groups. UAE was shown to enhance extraction efficiency and preserve phenolic compounds. Additionally, the extraction process was modeled, resulting in a validated effective diffusivity (De) of 1.8 × 10?? cm²/s, The kinetic study was useful in industrial application especially to determine appropriate extraction time.
Pemanfaatan Internet of Things (IoT) untuk Menjaga Kualitas Air Bersih di Desa Nongkosawit Nugroho, Agung; Kurniasari, Laeli; Prianto, Riska; Jati, Isnanto Prasetyo; Nugroho, Ardi Tio Ageng; Priangkoso, Tabah
SMART HUMANITY : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 4: Desember 2024
Publisher : CV. Smart Scienti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70427/sh.v1i4.150

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan kualitas air bersih di Desa Jedung, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, yang dihadapi oleh masyarakat setempat. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah tingginya kandungan Total Dissolved Solids (TDS), besi (Fe), mangan (Mn), serta kekeruhan air yang tidak memenuhi standar kualitas air bersih. Sebagai solusi, diterapkan sistem filtrasi berbasis Internet of Things (IoT) dan teknologi auto blowdown untuk memonitor dan mengoptimalkan kualitas air secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini dimulai dengan sosialisasi kepada masyarakat dan pengelola air, diikuti dengan survei kualitas air dan pemasangan sistem filtrasi. Hasil yang dicapai menunjukkan penurunan signifikan pada TDS, kandungan besi (Fe), mangan (Mn), dan kekeruhan, dengan peningkatan pH yang terukur pada angka 7.8 setelah penerapan sistem filtrasi. Selain itu, teknologi IoT efektif dalam memantau kinerja sistem secara real-time, memastikan sistem berfungsi secara optimal.
Penerapan Internet of Things untuk Penyediaan Air Bersih di Desa Jedung Kecamatan Gunungpati Kota Semarang Nugroho, Agung; Kurniasari, Laeli; Prasetyo Jati, Isnanto; Prianto, Riska; Nugroho, Ardi Tio Ageng
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/pkm.v4i3.3363

Abstract

Ketersediaan air bersih merupakan salah satu kebutuhan dasar yang masih menjadi tantangan bagi masyarakat di berbagai daerah, termasuk Desa Jedung, Nongkosawit, Semarang. Permasalahan utama yang dihadapi adalah kualitas air sumur artetis yang keruh, berwarna, berbau, dan mengandung logam berat seperti besi, yang berdampak pada kesehatan dan kegiatan sehari-hari masyarakat. Program pengabdian ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas air bersih di Jedung dengan menerapkan sistem filtrasi otomatis berbasis Internet of Things (IoT) yang dilengkapi teknologi auto blowdown. Teknologi ini memungkinkan pemantauan kualitas air secara langsung dan pembersihan filter secara otomatis ketika diperlukan. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa filtrasi berbasis IoT berhasil menurunkan kekeruhan air dari 50 NTU menjadi 5 NTU, serta mengurangi kadar besi dari 1,5 mg/L menjadi 0,2 mg/L. Selain itu, teknologi ini mempermudah masyarakat dalam memantau dan merawat sistem filtrasi melalui aplikasi IoT. Meskipun demikian, tantangan yang masih dihadapi adalah biaya pemeliharaan dan kebutuhan pendampingan teknis agar sistem ini tetap berkelanjutan. Secara keseluruhan, penerapan teknologi ini memberikan manfaat positif terhadap peningkatan akses air bersih dan pemberdayaan masyarakat dalam mengelola sumber daya air secara lebih berkelanjutan.
Pembuatan Hand Sanitizer Dan Sabun Cuci Tangan Sebagai Upaya Pencegahan Penularan Covid-19 di Puskemas Penawangan Grobogan Kurniasari, Laeli; Maharani, Farikha; Syafa’at, Imam; Dzulfikar, Muhammad; Hartati, Indah
Palawa: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/palawa.v1i1.7037

Abstract

Penggunaan hand sanitizer serta penerapan pola hidup bersih dan sehat merupakan bagian dari upaya pencegahan dan pemutusan mata rantai penyebaran COVID-19. Salah satu intansi yang memiliki tugas untuk mensosialisasikan dan menggalakkan upaya tersebut adalah Puskesmas. Personil di Puskesmas memerlukan wawasan mengenai komposisi dan cara pembuatan hand sanitizer dan sabun cuci tangan. Kegiatan ini bertujuan memberikan pelatihan proses produksi hand sanitizer dan sabun cuci tangan kepada personil Puskesmas Penawangan Grobogan. Kegiatan dilakukan melalui tahapan uji coba proses produksi di kampus, dilanjutkan dengan proses pelatihan di puskesmas serta diakhiri dengan penyerahan produk hand sanitizer dan sabun cuci tangan kepada Puskesmas Penawangan Grobogan. Uji coba proses produksi hand sanitizer dan sabun cuci dilakukan dengan menggunakan komposisi sebagaimana tercantum dalam ketentuan WHO. Proses pelatihan telah berhasil memberikan wawasan bagi personil di Puskesmas mengenai cara produksi hand sanitizer dan sabun cuci tangan. Produk yang dihasilkan telah diserahkan kepada Puskesmas Penawangan Grobogan guna mendukung upaya pencegahan dan pemutusan mata rantai penyebaran COVID-19. Kata Kunci: Covid-19, Hand Sanitizer, Sabun cuci tangan.Abstract. The use of hand sanitizer as well as the healty lifestyle are parts of Covid-19 prevention and transmission chain breaking. Public health center (Puskesmas) is one of health institution having responsibility in informing and promoting of those efforts.  Public health centers need to be supported by the continous supply of hand sanitizers and handsoaps while the health workers should be sthrengthened by providing outlook on the chemical compostion and the procedure of the hand sanitized and handsoap production process. This paper reports the strenghtening efforts of public health center of Penawangan Grobogan by provide training to the health workers on the  chemical compostion and the procedure of the hand sanitized and handsoap production process as well as handover of the hand sanitizers and handsoaps to the public health center of Penawangan Grobogan. This community service was initially performed by producing hand sanitizers and handsoaps based on product compositions suggested by WHO. The service was followed by the training to the health workers on the  chemical compostion and the procedure of the hand sanitized and handsoap production process. The hand sanitizers and handsoaps were handed over to the public health center of Penawangan Grobogan.  Keywords: Covid-19, Hand Sanitizer, handsoap.
PENGUATAN USAHA PRODUKSI POTHIL DI DESA MUNENG WARANGAN KECAMATAN PAKIS KABUPATEN MAGELANG Mauluddin, M. Subchan; Darmanto, Darmanto; Kurniasari, Laeli; Faizin, Safaah Nur; Astuti, Wulan Budi; Astuti, Ernawati Budi; Hartati, Indah; Nugroho, Agung
Palawa: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/palawa.v2i1.8743

Abstract

Pothil adalah sejenis makanan ringan berbahan dasar singkong yang menjadi salah satu makanan khas di Kabupaten Magelang.  Salah satu UKM yang bergerak dibidang usaha produksi pothil adalah UKM Pothil Munarsih yang berada di Muneng Warangan Pakis Kab Magelang.  Adapun permasalahan yang dihadapi mitra diantaranya adalah (i) penggunaan alat penggiling yang masih tradisional dengan bahan penutup dari kayu serta rak pemeraman dari kayu, (ii) pengemasan tanpa label kemasan, (iii) mitra belum memiliki ijin usaha dan ijin PIRT, serta (iv) mitra belum memiliki wawasan mengenai manajemen usaha, perijinan, dan pemasaran berbasis e-marketing.  Berdasarkan permasalahan tersebut maka solusi yang ditawarkan dalam kegiatan pengabdian kepada masrarakat ini adalah: (i) perancangan dan pabrikasi alat penggiling singkong serta rak pemeraman, (ii) pelatihan dan pendampingan proses pengemasan beserta desain label dan kemasan, (iii) pendampingan pengurusan ijin usaha dan ijin PIRT, (iv) pelatihan manajemen usaha, perijinan, dan pemasaran berbasis e-marketing. Penerapan alat penggiling, rak pemeraman serta perbaikan lokasi produksi telah berhasil meningkatkan kekuatan usaha produksi pothil. Pelatihan mengenai kemasan produk pangan telah berhasil memberikan wawasan mengenai informasi yang harus termuat dalam label kemasan pangan serta telah menghasilkan desain kemasan produk pothil. Kegiatan pendampingan oleh tim pengusul telah berhasil mendapatkan ijin usaha produks pothil.  Kegiatan pelatihan manajemen usaha telah berhasil memberikan wawasan mengenai manajemen keuangan usaha kecil serta manajemen pemodalan. Kegiatan pelatihan pemasaran telah berhasil memberikan wawasan kepada mitra mengenai jenis jenis media pemasaran online yang dapat dimanfaatkan untuk memasarkan produk pothil
PENGARUH SUHU AKTIVASI DAN KONSENTRASI H₃PO₄ PADA KARAKTERISTIK KARBON AKTIF BUAH MANGROVE: STUDI KADAR AIR DAN DAYA SERAP IOD Ramadhanti, Novia; Rita Dwi Ratnani; Laeli Kurniasari
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Vol. 15 No. 1 (2025): Prosiding SNST 15 Tahun 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/psnst.v15i1.14622

Abstract

Buah Mangrove (Sonneratia caseolaris) merupakan biomassa lignoselulosa yang jarang dimanfaatkan namun memiliki potensi tinggi sebagai bahan baku karbon aktif karena kandungan selulosa, hemiselulosa, dan ligninnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu aktivasi dan konsentrasi aktivator H3PO4 buah Mangrove (Sonneratia caseolaris) terhadap kualitas karbon aktif. Kualitas karbon aktif dianalisis berdasarkan SNI No. 06-3730-1995 dan SII No. 0258-79 meliputi kadar air dan daya serap terhadap iodium. Penelitian ini dilakukan pada variabel bebas suhu aktivasi (60, 70, 80, 90, 100, 110°C) dan konsentrasi aktivator H3PO4 (10, 20, 30, 40, 50, 60%). Buah Mangrove (Sonneratia Caseolaris) dikarbonisasi menggunakan pirolisator dengan suhu pirolisis 300°C selama 6 jam dan didapatkan nilai rendemen karbon buah Mangrove sebesar 11,22%. Penelitian menunjukkan bahwa kualitas karbon aktif terbaik pada variasi suhu aktivasi diperoleh pada suhu 90°C dengan kadar air terendah sebesar 4,79% dan suhu 70°C dengan daya serap iodine tertinggi sebesar 233,723 mg/g. Sementara itu, pada variasi konsentrasi H₃PO₄, kadar air terendah pada konsentrasi H₃PO₄ 60% sebesar 0,29%, sedangkan daya serap iodine tertinggi sebesar 418,895 mg/g dicapai pada konsentrasi H₃PO₄ 20%. Kadar air karbon aktif telah memenuhi standar SNI dan SII. Meskipun daya serap iod belum memenuhi standar SNI hasilnya telah sesuai dengan standar SII. Kata kunci: karbon aktif, mangrove, pirolisis, asam phospat (H3PO4)
Uji Karbon Teraktivasi H2SO4 Hasil Pirolisis Untuk Adsorbsi Ion Logam Kromium (Cr) Andrian Adhi Susila; Safaah Nurfaizin; Laeli Kurniasari; Sufrotun Khasanah
JERA : Journal of Engineering Research and Application Vol 4 No 2 (2025): JERA : Journal of Engineering Research and Application
Publisher : Fakultas Teknik dan Rekayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Heavy metal pollution such as chromium (Cr) in industrial wastewater is a serious environmental problem because of its impact on human health and aquatic ecosystems. One effective method to reduce Cr levels in waste is adsorption using activated carbon based on natural materials. This study aims to examine the effectiveness of activated carbon obtained from pyrolysis wood twig waste in absorbing Cr ions. Activated carbon was activated using sulfuric acid (H₂SO₄) with concentration variations of 1, 3, and 5 M to increase adsorption capacity. Adsorption tests were carried out with contact time variations of 60, 90, and 120 minutes, and analyzed using Atomic Absorption Spectroscopy (AAS). The results showed that activated carbon with H₂SO₄ activation increased adsorption capacity against Cr ions. The higher the concentration of H₂SO₄, the lower the water content and ash content in activated carbon, which indicates an increase in surface area and porosity. The effect of initial Cr concentration on adsorption effectiveness was also observed. At an initial concentration of Cr of 10 ppm, activated carbon was able to absorb up to 58.73% of the total metal ions present. However, when the initial concentration was increased to 25 ppm, the adsorption effectiveness decreased to 41.28%. At a higher concentration, namely 50 ppm, activated carbon was only able to absorb 34.78% of Cr ions. These results indicate that activated carbon from pyrolysis wood twig waste can be an economical and environmentally friendly alternative for the treatment of waste containing heavy metals.
Efektivitas Zat Flavonoid Ekstrak Daun Nangka (Artocarpus heterophyllus Lam.) Sebagai Biopestisida Hama Ulat Grayak (Spodoptera litura) Pada Tanaman Jagung Kurniasari, Laeli; Dewi, Cindy Aurellia Ratna; Hartati, Indah
Journal of Research and Technology Vol. 11 No. 2 (2025): JRT Volume 11 No 2 Des 2025
Publisher : 2477 - 6165

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/b93mjz50

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun nangka (Artocarpus heterophyllus Lam.) sebagai biopestisida pengendali hama ulat grayak (Spodoptera litura) pada tanaman jagung. Ekstrak diperoleh menggunakan metode ekstraksi ultrasonik (Ultrasound Assisted Extraction) dengan pelarut etanol 96% dan aquades. Dengan variabel seperti waktu ekstraksi, rasio pelarut, suhu ekstraksi dilakukan untuk menentukan rendemen dan kadar flavonoid optimal yang terkandung pada sampel. Hasil menunjukkan bahwa rendemen tertinggi diperoleh pada waktu ekstraksi 40 menit, rasio pelarut 1:25, dan suhu 50°C. Ekstrak dengan pelarut etanol 96% menghasilkan kadar flavonoid sebesar 42,58 mgQE/gram, lebih tinggi dibandingkan dengan aquades yang sebesar 37,66 mgQE/gram. Konsentrasi ekstrak yang diaplikasikan pada uji toksisitas adalah 1000 ppm, 1500 ppm, dan 2000 ppm. Uji toksisitas menunjukkan larutan sampel uji yang menggunakan ekstrak dengan pelarut etanol 96% secara signifikan lebih efektif meningkatkan kematian hama, dibandingkan larutan sampel uji yang menggunakan ekstrak dengan pelarut aquades. Khususnya pada konsentrasi 2000 ppm yang menunjukan kematian semua ulat dalam waktu 120 menit. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak daun nangka dengan pelarut etanol 96% memiliki potensi sebagai biopestisida alami yang efektif dan ramah lingkungan dalam pengendalian hama ulat grayak pada tanaman jagung. Penelitian ini memberikan alternatif pengendalian hama yang lebih aman dan berkelanjutan.
Co-Authors ., Salsabila Ahadta Anindya Rahmah Ajeng Ajeng Ajeng Wijareni Alin, Tanzil Aliyatul Farida Amaranti, Ratna Bernika Andri Cahyo Kumoro Andrian Adhi Susila Aniq, Nur Aprianto Aprianto Aprilina Purbasari Aqnes Budiarti Ardianto, Sandi Dimas Arief Hidayat Arif Andrianto Asmanto Asmanto Buclatin, Willie C Cahyana, Iga Cahyanto, Yodhi Chandra Pribadi Darmanto Darmanto Darmanto Darmanto Darmanto Darmanto Darmanto Dewi, Cindy Aurellia Ratna Dien Iffa Hidayatin Dyah Puspa Arum Erma Sulistyaningsih Ernawati Budi Astuti F Widhi Mahatmanti Faizin, Safaah Nur Faria, Rani Aish Farikha Maharani Fatnawati Nur Hidayah Fifi Kurniasari H. Purwanto Hasan, Hasan Hayani, Alfitra I Hartati I. Hartati I. Hartati I. Hartati I. Hartati I. Hartati I. Hartati I. Riwayati Imam Sujarwo Imam Syafaat Indah Hartati Indah Nurdiani Indarwati, Dewi Irma Sulistyo Ismiyatul Kholisoh Ismiyatun Ismiyatun Jati, Isnanto Prasetyo Khanifah Khanifah Khornia Dwi Lestari Lailatul Firdaus Kun Ma'adella Nafisawati Laksono, F. W. Lukman Eka Prasaja lula atsila tabriza Luqman Buchori M. Djaeni M. E. Yulianto M. E. Yulianto Maulana, Yafi S. Mauluddin, M. Subchan Mauludin, Mochamad Subchan Mey Sulistiyaningsih Mia Dinnis A Moh Djaeni Muhamad Farid Aminudin Muhammad Dzulfikar Muhammad Farid Aminudin Muhammad Ivan Nurohman Nanik Andar Miningsih Nayyifatus Sa’diyah Ninik Indah Hartati Ninik Indah Hartati Nugroho Widiasmadi Nugroho, Agung Nugroho, Ardi Tio Ageng Nurhayani, Mira Nurrijal, Kolul Nurul Fatkhiyah Penaflorida, Veronica P Prasetyo Jati, Isnanto Pratama, Fandy Indra Prianto, Riska Putri Prihastuti Ramadhanti, Novia Renan Subantoro Revy Andar Raesta Rita Dwi Ratnani Rita Dwi Ratnani Rohmawati, Alfi Rudi Firyanto Sabila Ameliya Safaah Nurfaizin Safaah Nurfaizin Saiful Huda Saiful Huda Sari, N. L. S. Setia Budi Sasongko Setia Budi Sasongko Setiyanto Setiyanto Sinta Ariyani Siti Indana Isdiyanti Siti Indana Isdiyanti Siti Iqlima Layudha Siti Sudarmiseh Sri Mulyo Bondan Respati Sufrotun Khasanah Sumayah Sumayah Suwardiyono Suwardiyono Suwardiyono Suwardiyono Tabah Priangkoso Titin Titin Tristiyanti, Alvia Sefie Tsaniyatul Fitriyah Via Utami Putri Vivi Nurin Shofiyana Wulan Budi Astuti Yance Anas Yuni Susanti, Devi Yuni Wulandari