Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : WARTA

PENGEMBANGAN KEGIATAN POSYANDU LANSIA ANTHURIUM DI SURAKARTA Kusumawati, Yuli
WARTA WARTA Volume 19, Nomor 2 September 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1176.586 KB) | DOI: 10.23917/warta.v19i2.2738

Abstract

Pembentukan masyarakat sehat secara mandiri merupakan program kesehatan masyarakat yang harus terus digerakkan dan dibina agar masyarakat dapat membentuk perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Salah satu upayanya berupa dorongan kepada masyarakat dalam memantau kesehatan mandiri lansia melalui kegiatan posyandu. Posyandu lansia merupakan bentuk kegiatan yang dilakukan dari, oleh  dan untuk masyarakat untuk mendidik dan membina masyarakat, sehingga  tercipta masyarakat sehat hingga masa lanjut usia. Posyandu Anthurium terletak di wilayah Surakarta bagian tengah kota dengan karakteristik penduduk sangat beragam dilihat dari sosial ekonominya, namun partisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan cukup baik. Beberapa masalah yang masih dihadapi  posyandu lansia anthurium ini adalah belum adanya papan nama posyandu yang dapat menarik perhatian lansia untuk datang, belum lengkapnya sarana untuk pemeriksaan kesehatan rutin, seperti: tensimeter, timbang badan dan kit untuk pemeriksaan biokimia darah seperti kolesterol, asam urat, gula darah, belum adanya prasarana untuk edukasi tentang penyakit-penyakit degeneratif seperti leaflet  dan poster-poster, belum tersedia meja dan kursi untuk memberikan pelayanan konseling. Permasalahan lain yang tidak kalah penting adalah pengetahuan dan pemahaman pengelola posyandu dalam memberikan pelayanan untuk memantau kesehatan lansia masih sangat kurang.             Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam bentuk pelatihan pembenahan administrasi posyandu, pengadaan dan menambah peralatan untuk pemeriksaan dan pengontrolan kesehatan lansia, mengadakan peralatan konseling kesehatan berupa leaflet dan poster kesehatan, memberikan pelayanan berupa pendidikan dan latihan fisioterapi untuk mencegah dan mengatasi nyeri punggung bawah dan nyeri lutut. Selanjutnya adalah konsultasi gizi, dan penyuluhan tentang tips hidup sehat pada lansia. Hasil pengembangan kegiatan di posynadu lansia dapat meningkatkan motivasi lansia datang ke posyandu untuk mengontrol kesehatannya, sehingga dapat tercipta masyarakat lansia yang sehat, mandiri dan aktif dan tidak lagi bergantung pada program pemerintah.
UPAYA PEMBERANTASAN NYAMUK AEDES AEGYPTI DENGAN PENGASAPAN (FOGGING) DALAM RANGKA MENCEGAH PENINGKATAN KASUS DEMAM BERDARAH Yuniarno, Saudin; Darnoto, S.; Kusumawati, Yuli; Suswardany, Dwi Linna
WARTA WARTA Volume 10, Nomor 1, Maret 2007
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.715 KB) | DOI: 10.23917/warta.v10i1.3222

Abstract

Dengue Haemoragic Fever is one of infectious diseases which cancause death. The spreading of this disease is caused by Aedes aegypti bitingthat carries Dengue Virus in its body. The importance of the mosquitoelimination by fogging is to kill adult mosquitoes which contain  DengueVirus and are ready to infect ather people. So that the spreading cahincan be severed.The elimination of Aedes aegypti done in Hajjah NuriahShabran School of Koranic studies showed satisfying result. Afterevaluating this location, it could be seen that there was no Aedes aegypti,at least its density was decreased. It also could be noticed that the commonenvironment cleanliness was increasing, there was no more Aedes aegyptibreeding places and the larvae did not exist any longer. Finally, there isunderstanding and awareness increasing of the school of Kuranic Studiesmembers in taking care of environment cleanliness properly to eliminatemosquito and the Aedes aegypti breeding places.
Pembentukan Peer Educator dalam Upaya Diseminasi Informasi Pencegahan Perilaku Berisiko HIV pada Remaja Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum; Yuli Kusumawati; Toni Indriawan; Mayang Widya Saputri; Sonia Pebrianti; Aufanadea Laela Liswanti
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 4, Oktober 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v24i4.15035

Abstract

Remaja adalah masa dimana terdapat fase perkembangan mulai  anak-anak menuju fase dewasa. Perilaku seks berisiko remaja memiliki dampak terhadap kesehatan reproduksi seperti HIV/AIDS, maupun Kehamilan Tidak Diinginkan. Program pemberian informasi HIV kepada siswa menjadi salah satu kegiatan yang tepat untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menyebarkan informasi HIV kepada teman yang lain. Pelaksanaan program pengabdian masyarakat dilakukan melalui beberapa tahap mulai dari pengembangan media, pemberian informasi dengan media video animasi, dan pendampingan melalui kemitraan dengan organisasi yang bergerak di bidang penanggulangan HIV. Pemberian informasi HIV dilakukan kepada 22 siswa yang tergabung di dalam OSIS SMA Negeri 3 Surakarta melalui edukasi dengan media video animasi. Video animasi yang diberikan terdiri dari materi mengenai definisi HIV, perbedaan HIV dan AIDS, cara penularan HIV, cara pencegahan HIV, dan peran siswa sebagai pendidik sebaya. Upaya pemberian informasi HIV dengan  mampu meningkatkan pengetahuan, sikap, self efficacy serta peran peer educator mengenai upaya-upaya pencegahan HIV/AIDS. Siswa yang telah menjadi peer educator bertugas untuk memberikan informasi terkait HIV/AIDS kepada teman sesama remaja. Keberlanjutan kegiatan pengabdian ini diharapkan melalui pembentukan peer educator dapat menjadi salah satu langkah pencegahan HIV/AIDS di kalangan siswa khususnya remaja melalui tutor teman sebaya khususnya pada ruang lingkup SMAN 3 Surakarta dan Masyarakat sekitar pada umumnya.
PENGEMBANGAN KEGIATAN POSYANDU LANSIA ANTHURIUM DI SURAKARTA Yuli Kusumawati
WARTA LPM WARTA Volume 19, Nomor 2 September 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v19i2.2738

Abstract

Pembentukan masyarakat sehat secara mandiri merupakan program kesehatan masyarakat yang harus terus digerakkan dan dibina agar masyarakat dapat membentuk perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Salah satu upayanya berupa dorongan kepada masyarakat dalam memantau kesehatan mandiri lansia melalui kegiatan posyandu. Posyandu lansia merupakan bentuk kegiatan yang dilakukan dari, oleh  dan untuk masyarakat untuk mendidik dan membina masyarakat, sehingga  tercipta masyarakat sehat hingga masa lanjut usia. Posyandu Anthurium terletak di wilayah Surakarta bagian tengah kota dengan karakteristik penduduk sangat beragam dilihat dari sosial ekonominya, namun partisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan cukup baik. Beberapa masalah yang masih dihadapi  posyandu lansia anthurium ini adalah belum adanya papan nama posyandu yang dapat menarik perhatian lansia untuk datang, belum lengkapnya sarana untuk pemeriksaan kesehatan rutin, seperti: tensimeter, timbang badan dan kit untuk pemeriksaan biokimia darah seperti kolesterol, asam urat, gula darah, belum adanya prasarana untuk edukasi tentang penyakit-penyakit degeneratif seperti leaflet  dan poster-poster, belum tersedia meja dan kursi untuk memberikan pelayanan konseling. Permasalahan lain yang tidak kalah penting adalah pengetahuan dan pemahaman pengelola posyandu dalam memberikan pelayanan untuk memantau kesehatan lansia masih sangat kurang.             Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam bentuk pelatihan pembenahan administrasi posyandu, pengadaan dan menambah peralatan untuk pemeriksaan dan pengontrolan kesehatan lansia, mengadakan peralatan konseling kesehatan berupa leaflet dan poster kesehatan, memberikan pelayanan berupa pendidikan dan latihan fisioterapi untuk mencegah dan mengatasi nyeri punggung bawah dan nyeri lutut. Selanjutnya adalah konsultasi gizi, dan penyuluhan tentang tips hidup sehat pada lansia. Hasil pengembangan kegiatan di posynadu lansia dapat meningkatkan motivasi lansia datang ke posyandu untuk mengontrol kesehatannya, sehingga dapat tercipta masyarakat lansia yang sehat, mandiri dan aktif dan tidak lagi bergantung pada program pemerintah.
UPAYA PEMBERANTASAN NYAMUK AEDES AEGYPTI DENGAN PENGASAPAN (FOGGING) DALAM RANGKA MENCEGAH PENINGKATAN KASUS DEMAM BERDARAH Yuli Kusumawati; Dwi Linna Suswardany; Saudin Yuniarno; S. Darnoto
WARTA LPM WARTA Volume 10, Nomor 1, Maret 2007
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v10i1.3222

Abstract

Dengue Haemoragic Fever is one of infectious diseases which cancause death. The spreading of this disease is caused by Aedes aegypti bitingthat carries Dengue Virus in its body. The importance of the mosquitoelimination by fogging is to kill adult mosquitoes which contain  DengueVirus and are ready to infect ather people. So that the spreading cahincan be severed.The elimination of Aedes aegypti done in Hajjah NuriahShabran School of Koranic studies showed satisfying result. Afterevaluating this location, it could be seen that there was no Aedes aegypti,at least its density was decreased. It also could be noticed that the commonenvironment cleanliness was increasing, there was no more Aedes aegyptibreeding places and the larvae did not exist any longer. Finally, there isunderstanding and awareness increasing of the school of Kuranic Studiesmembers in taking care of environment cleanliness properly to eliminatemosquito and the Aedes aegypti breeding places.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Adisty Rose Artistin Alfiyani, Lina Aliah Dwi Kurnia Haji Abu Almayda, Mutiara Bahi Amanda, Dea Ambarwati Ana Riolina Anggarwati, Santi Kresni Anggraini, Dina Dewi Anindita Hasniati Rahmah Anisa Catur Wijayanti Anisah, Ika Arni Arif Setiawan Asmirati Yakob Athaya, Muhamad Rivandi Aufanadea Laela Liswanti Avi Arya Buana Jaya Putra Ayu Khoirotul Umaroh Azizah Nur Rohim Badar Kirwono Bintang Setyo Pinugroho Brilliyanti, Aulia Suffah Darnoto , Sri Darnoto, S. Devi Wulandari Dewangga, Mahendra Wahyu Dewanti, Ririn Cahya Dewi Kurniawati Dewi, Radi Tia Sintia Dian Purworini Dini Nur Rohmah Dwi Linna Suswardany Dyah Intan Puspitasari Edi Karyadi Eka Nurul Rahmawati, Eka Nurul Elok Dwi Prastiwi Em Sutrisna Endang Nur Widiyaningsih Estu Werdani, Kusuma Fadhila, Vinda Nuri Faiza, Salsabila Alif Fatwa Sari Tetra Dewi Fauziana , Eni Fauziana, Eni Febrian, Anggun Dyah Firantika, Rima Had, Fairus El Hafiduddin, Muhammad Halimatus Sakdiyah Her Supristyani Heru Subaris Kasjono Ida Untari Ika Arni Anisah Imelda Anggraini Inayati, Nurul Latifatul Irdawati Irdawati Izzatul Arifah Junitha Fitri Putri Wicaksana Kelik Wardiono Khoirunisa, Ilma Kirwono, Badar Krisna Viandara, Dewa Made Kristofara Karolina Kewa Kurniawati, Nurdika Kusumaningrum, Tanjung Anitasari Indah Laili, Ramadani Nur Lina Alfiyani Listyani Hidayati Livia, Wardhatul Lukman Atmaja Maimun, Muhammad Halim Mardi Santoso Mayang Widya Saputri Mazia, Fladina Alfi Meliana Fitria Salichah Miasari, Tutyan Miasari, Tutyan Muchlison Anis Muhamad Taufik Hidayat Muliyono, Didik Mutalazimah Mutalazimah Nabilla, Nur Jihan Luthfia Nafisah, Hasna Nugraeni, Christine Dyta Nugroho, Purwo Setiyo Nur Hayati Nuraisyah, Shinta Ramadhania Nurfaiza, Elita Nadia Nurfauzia, Elita Nadia Nurhaliza, Alfida Aulia Rahma Firdausy Nurhaliza, Alfida Aulia Rahma Firdauzy Nurul Fatimah Pinugroho, Bintang Setyo Prastiwi, Elok Dwi Pratiwi, Betty Intan Purwanto, Mochammad Putri Meyzwari, Fiorizka Putri, Yuliana Rahma Rahmi , Anggraita Nur Rahmi, Anggraita Nur Ratri, Yoka Risma Mustika Ridhiya Wiyasa Nugrahaningtyas, Ridhiya Wiyasa Rohim, Azizah Nur Rohman , Saiful Rury Narulita Sari S. Darnoto Santi Kresni Anggarwati Saputri, Inez Ramadhana Sari, Marlynda Happy Nurmalita Saudin Yuniarno Saudin Yuniarno Septiana, Mia Setia Asyanti Setiyo Purwanto Setyaningrum, Amilia Putri Setyawati, Anisa Setyo Purwanto Shabrina Ramadhani, Nur Siti Zulaekah Siti Zulaekah Siti Zulaikah Siti Zulaikah Sonia Pebrianti Sri Darnoto Sri Sat Titi Hamranani Sri Utami Sukoningtyas Saputri Syifa, Asy Tanjung Anitasari Indah Kusumanigrum Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum Toni Indriawan Trijaya Trijaya Trijaya Tsani Khoirun Niswatin Umam, Devid Noor Umi Budi Rahayu Vinami Yulian Wahyu Jatmiko, Safari Wardani, Wening Wahyu Wardiono , Kelik Werdany, Kusuma Estu Wibowo, Chintya Putri Widananda , Clarisa Widananda, Clarisa Widia Lestari Widya Kaharani Putri Widyawati Widyawati Yakob, Asmirati Yumailita Setiawati Yuniar, Siska Zulaekah , Siti