p-Index From 2021 - 2026
4.918
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Administrasi Bisnis Niagawan Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK) JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Manajemen Pendidikan Jurnal Manajemen & Keuangan IJBE (Integrated Journal of Business and Economics) Eklektik : Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan SAR (Soedirman Accounting Review): Journal of Accounting and Business Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) IKRA-ITH EKONOMIKA Jurnal Samudra Ekonomi dan Bisnis JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) JCRS (Journal of Community Research and Service) Faktor Jurnal Ilmiah Kependidikan Jurnal Aplikasi Akuntansi Progress: Jurnal Pendidikan, Akuntansi dan Keuangan ASEAN Journal of Community Engagement Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara JOURNAL OF ECONOMICS EDUCATION AND ENTREPRENEURSHIP Maslahah: Jurnal Pengabdian Masyarakat SECONDARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah (JIPM) TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Journal of Economics, Entrepreneurship, Management Business and Accounting Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ekonomi, Pendidikan, dan Sosial Humaniora QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran MUQADDIMAH: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Bisnis Journal of Global Research Publications
Claim Missing Document
Check
Articles

Optimalisasi Pengelolaan dan Peningkatan Pendapatan UMKM Budidaya Ikan Lele di Kabupaten Asahan Putra, Pasca Dwi; Budiarta, Kustoro; Mustaqim, Mustaqim
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sosial Humaniora Vol 6 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mitra Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini merupakan pelaku usaha budidaya ikan lele yang baru memulai usaha di bidang perikanan yang beralamat di Dusun V Desa Silo Lama Kecamatan Silau Laut Kabupaten Asahan. Hasil panen pertama kali mengalami kerugian yang signifikan dikarenakan beberapa faktor yang mempengaruhinya. Berdasarkan hasil survey permasalahan prioritas kedua mitra adalah mitra tidak memiliki pengetahuan, keterampilan dan pengalaman budidaya ikan lele; tidak ada catatan laporan keuangan; kerugian karena budidaya ikan lele di kolam tanah tidak memakai terpal atau keramba. Kegiatan pendampingan yang diberikan kepada mitra adalah pendampingan dan pelatihan manajemen usaha sektor produksi, sumber daya manusia, keuangan dan pemasaran; pendampingan dan pelatihan budidaya ikan lele menggunakan keramba pada kolam tanah, pemberian keramba apung dan bibit ikan lele. Luaran yang dicapai pada kegiatan PKM ini, yaitu: laporan akhir; publikasi artikel pada jurnal nasional terakreditasi Sinta; publikasi video kegiatan di laman YouTube LPPM UNIMED; publikasi media massa online; HKI laporan pkm; keramba ikan; bibit ikan lele; dan peningkatan level keberdayaan mitra dalam kesejehteraan masyarakat.
Pengaruh Academic Resilience Dan Mindfulness Terhadap Academic Stress Pada Mata Pelajaran Dasar-Dasar Kejuruan Siswa Kelas X Akuntansi SMK Negeri 1 Medan Fannya Regina Putri; Ulfa Nurhayani; Andri Zainal; Pasca Dwi Putra; Rini Herliani
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.5849

Abstract

Academic stress merupakan salah satu permasalahan yang sering dialami siswa dalam menghadapi tuntutan pembelajaran di sekolah kejuruan, khususnya pada mata pelajaran Dasar-Dasar Kejuruan. Kondisi ini perlu diatasi melalui kemampuan academic resilience dan mindfulness yang diyakini mampu membantu siswa mengelola tekanan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh academic resilience dan mindfulness terhadap academic stress pada mata pelajaran Dasar-Dasar Kejuruan siswa kelas X Akuntansi di SMK Negeri 1 Medan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian ex post facto dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 139 siswa kelas X Akuntansi, dengan sampel sebanyak 79 siswa yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui angket yang telah diuji validitas menggunakan korelasi Product Moment dan reliabilitas menggunakan Cronbach Alpha, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial academic resilience berpengaruh negatif dan signifikan terhadap academic stress dengan nilai t hitung -5,616 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Mindfulness juga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap academic stress dengan nilai t hitung -3,438 dan signifikansi 0,001 < 0,05. Secara simultan, academic resilience dan mindfulness berpengaruh signifikan terhadap academic stress dengan nilai F hitung 60,916 > 3,11. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,606 menunjukkan bahwa kedua variabel memberikan kontribusi sebesar 60,6% terhadap academic stress siswa. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan academic resilience dan mindfulness dapat menjadi strategi efektif dalam menurunkan tingkat academic stress siswa.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN KAHOOT UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR AKUNTANSI SISWA KELAS XI SMKS PAB 2 HELVETIA Maria Finsensia Sihaloho; Rini Herliani; Ramdhansyah Ramdhansyah; Pasca Dwi Putra; Choms Gary Ganda Tua Sibarani
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i3.11408

Abstract

This study was motivated by the low motivation and accounting learning outcomes of eleventh-grade students at SMKS PAB 2 Helvetia, as indicated by limited participation in classroom activities, low learning enthusiasm, and the inability of many students to achieve the Minimum Learning Achievement Criteria (KKTP). The study aimed to improve students’ motivation and accounting learning outcomes through the implementation of the Problem Based Learning (PBL) model assisted by the Kahoot application. This research employed Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles involving 17 eleventh-grade accounting students as research subjects. Data were collected through observation, learning outcome tests, and documentation. The findings revealed that the implementation of the PBL model assisted by Kahoot significantly improved students’ learning motivation. In the first cycle, 10 students (58.8%) demonstrated good learning motivation, which increased to 14 students (82.4%) in the second cycle. This improvement was reflected in greater participation in discussions, increased confidence in asking questions, and higher enthusiasm during learning activities. Learning outcomes also improved substantially, with the percentage of students achieving mastery increasing from 29.4% (5 students) in the pre-test to 64.7% (11 students) in the first cycle and 88.2% (15 students) in the second cycle. Therefore, the Problem Based Learning model assisted by Kahoot proved effective in enhancing both learning motivation and accounting learning outcomes among eleventh-grade students at SMKS PAB 2 Helvetia. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi dan hasil belajar akuntansi peserta didik kelas XI SMKS PAB 2 Helvetia yang ditunjukkan oleh rendahnya keterlibatan dalam pembelajaran, kurangnya semangat belajar, serta belum tercapainya Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) oleh sebagian besar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar akuntansi melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Kahoot. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan melibatkan 17 peserta didik kelas XI Akuntansi sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL berbantuan Kahoot mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Pada siklus I, sebanyak 10 siswa (58,8%) menunjukkan motivasi belajar yang baik, kemudian meningkat menjadi 14 siswa (82,4%) pada siklus II. Peningkatan motivasi ditandai dengan bertambahnya keaktifan dalam diskusi, keberanian bertanya, dan antusiasme selama pembelajaran. Hasil belajar juga mengalami peningkatan, dari 5 siswa (29,4%) yang tuntas pada pre-test menjadi 11 siswa (64,7%) pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 15 siswa (88,2%) pada siklus II. Dengan demikian, model Problem Based Learning berbantuan Kahoot terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar akuntansi siswa kelas XI SMKS PAB 2 Helvetia.
PENERAPAN MODEL LEARNING CYCLE DENGAN METODE PEER TEACHING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI AKL DI SMKS PAB 2 HELVETIA Rini Natalina Sitanggang; Choms Gary Ganda Tua Sibarani; Ramdhansyah Ramdhansyah; Pasca Dwi Putra; Haryani Pratiwi Sitompul
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i3.11857

Abstract

The problem underlying this study was the low learning achievement of students in the Financial Accounting and Institutions subject in Class XI AKL at SMKS PAB 2 Helvetia. This research aimed to determine the improvement of students' learning outcomes through the implementation of the Learning Cycle model combined with the Peer Teaching method. The study was conducted at SMKS PAB 2 Helvetia during the 2025/2026 academic year, involving all 17 students of Class XI AKL as the research subjects. The method employed was Classroom Action Research (CAR), which was carried out in two cycles, with each cycle consisting of planning, action implementation, observation, and reflection stages. Data were collected through observation, interviews, learning achievement tests, and documentation, while data analysis was conducted quantitatively based on the percentage of students' learning mastery. The results indicated a continuous improvement in students' learning outcomes across each cycle. In the preliminary stage (pre-test), 7 students (41.2%) achieved learning mastery, with an average score of 66.5. After the implementation of the action in Cycle I, the number of students achieving mastery increased to 11 students (64.7%), with an average score of 76.5. In Cycle II, learning mastery further improved to 16 students (94.1%), with an average score of 84.7. Based on these findings, it can be concluded that the implementation of the Learning Cycle model combined with the Peer Teaching method was effective in improving the learning outcomes of Class XI AKL students at SMKS PAB 2 Helvetia. ABSTRAK Permasalahan yang mendasari dilaksanakannya penelitian ini berkaitan dengan rendahnya capaian hasil belajar siswa pada mata pelajaran Akuntansi Keuangan dan Lembaga di kelas XI AKL SMKS PAB 2 Helvetia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Learning Cycle yang dipadukan dengan metode Peer Teaching. Penelitian dilaksanakan di SMKS PAB 2 Helvetia pada Tahun Ajaran 2025/2026 dengan melibatkan seluruh siswa kelas XI AKL yang berjumlah 17 orang sebagai subjek penelitian. Adapun metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan masing-masing siklus mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan observasi, wawancara, tes hasil belajar, serta dokumentasi, sementara analisis data dilakukan dengan pendekatan kuantitatif berdasarkan persentase ketuntasan belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa pada setiap pelaksanaan siklus. Pada tahap awal (pre-test), tercatat 7 siswa atau 41,2% yang mencapai ketuntasan belajar dengan rata-rata nilai 66,5. Setelah pelaksanaan tindakan pada siklus I, jumlah siswa yang dinyatakan tuntas meningkat menjadi 11 orang atau 64,7% dengan rata-rata nilai 76,5. Pada siklus II, ketuntasan belajar kembali meningkat menjadi 16 siswa atau 94,1% dengan rata-rata nilai 84,7. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Learning Cycle yang dikombinasikan dengan metode Peer Teaching terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI AKL SMKS PAB 2 Helvetia.
PENGARUH SELF-REGULATED LEARNING DAN INTERAKSI TEMAN SEBAYA TERHADAP HASIL BELAJAR AKUNTANSI SISWA KELAS XI AKUNTANSI DI SMK NEGERI 1 SIBOLGA Clara Roose Situmeang; Ulfa Nurhayani; Pasca Dwi Putra; Sondang Aida Silalahi; Choms Gary Ganda Tua Sibarani
Eklektik : Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan Vol. 9 No. 1 (2026): Eklektik
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ekl.v9i1.39501

Abstract

Penelitian ini bertujuan “untuk menganalisis pengaruh self-regulated learning dan interaksi teman sebaya terhadap hasil belajar akuntansi siswa kelas XI SMKN 1 Sibolga.” Metode studi yang diimplementasikan ialah kuantitatif melalui jenis ex post facto. Populasi yang dikaji yakni 70 siswa kelas XI Akuntansi melalui metode total sampling. Pengambilan data dilangsungkan melalui angket dan dokumentasi, dan analisis data melalui penerapan regresi linear berganda. Temuan yang ada menjabarkan “self-regulated learning berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar” yang mempunyai skor signifikansi (0,030 < 0,05), dan “interaksi teman sebaya berpengaruh positif dan signifikan” yang mempunyai skor signifikansi (0,000 < 0,05). “Dari segi simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar” yang mempunyai skor signifikansi (0,000 < 0,05) dan kontribusi 35,8%. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan regulasi diri dan interaksi sosial siswa dapat meningkatkan hasil belajar akuntansi.
Pengaruh Pengetahuan Kewirausahaan, Literasi Digital dan Entrepreneurial Mindset terhadap Minat Berwirausaha Siswa: Studi di Kelas XI SMKS Budi Agung Medan Tahun Ajaran 2025/2026 Nadya Rahmadhani; Pasca Dwi Putra
MUQADDIMAH: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Bisnis Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Bisnis
Publisher : LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/kgzsax90

Abstract

The high unemployment rate among vocational high school graduates indicates that entrepreneurial interest remains a critical issue requiring empirical investigation. Previous studies have generally examined entrepreneurship knowledge, digital literacy, and entrepreneurial mindset separately, while limited evidence explains their simultaneous contribution to entrepreneurial interest among vocational students within the framework of the Theory of Planned Behavior. Addressing this gap, the present research investigates the influence of entrepreneurship knowledge, digital literacy, and entrepreneurial mindset on the entrepreneurial interest of Grade XI students at SMKS Budi Agung Medan in the 2025/2026 academic year. A quantitative explanatory approach was employed using a survey design involving 99 respondents selected from a population of 130 students through proportionate stratified random sampling based on the Slovin formula. Data were collected using questionnaires and school documentation, then analyzed through multiple linear regression with SPSS version 29 following validity, reliability, and classical assumption testing. The findings reveal that entrepreneurship knowledge (β = 0.340; p = 0.001), digital literacy (β = 0.301; p = 0.001), and entrepreneurial mindset (β = 0.153; p = 0.001) each exert a positive and significant effect on entrepreneurial interest. Simultaneously, the three variables significantly influence entrepreneurial interest (F = 29.396; p < 0.001) and explain 46.5% of its variance (Adjusted R² = 0.465). These findings reinforce the Theory of Planned Behavior by demonstrating that cognitive competence, digital capability, and entrepreneurial mindset collectively strengthen students' entrepreneurial intentions while providing practical implications for entrepreneurship education in vocational schools.
Pengaruh Self-Regulated Learning, Dukungan Teman Sebaya, dan Kualitas Pembelajaran terhadap Hasil Belajar Siswa Jurusan Bisnis Digital Melalui Motivasi Belajar pada Mata Pelajaran Dasar - Dasar Program Kejuruan: Studi di SMKS Budi Agung Medan Tahun Ajaran 2025/2026 Linsa Febby Br Barus; Pasca Dwi Putra
MUQADDIMAH: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Bisnis Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Bisnis
Publisher : LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/2826zm43

Abstract

Learning outcomes in vocational education are influenced by multiple internal and external factors, including self-regulated learning, peer support, learning quality, and students' learning motivation. Understanding the interaction among these variables is essential for improving learning effectiveness, particularly in Digital Business vocational programs. This quantitative study employed an explanatory survey design involving 60 students of the Digital Business Department at SMKS Budi Agung Medan during the 2025/2026 academic year. The entire population was selected using a saturated sampling technique. Data were collected through Likert-scale questionnaires and documentation of students' achievement scores, then analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4. Instrument quality was evaluated through convergent validity, discriminant validity, composite reliability, and Cronbach's alpha before structural model assessment. The findings indicate that learning quality has a positive and significant effect on learning motivation, whereas self-regulated learning and peer support do not significantly influence learning motivation. Self-regulated learning, peer support, learning quality, and learning motivation also do not have significant direct effects on learning outcomes. Furthermore, learning motivation fails to mediate the relationship between the independent variables and learning outcomes. These findings emphasize that improving instructional quality plays a more substantial role in fostering students' motivation than directly improving academic achievement. The study contributes empirical evidence regarding the structural relationships among learning-related variables in vocational education and provides recommendations for strengthening instructional practices to enhance student learning experiences.
PENGARUH EFIKASI DIRI DAN PENGALAMAN PEMBELAJARAN MICROTEACHING TERHADAP KESIAPAN MENGAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN AKUNTANSI DI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Nia Syahfitri; Ramdhansyah Ramdhansyah; Jufri Darma; Pasca Dwi Putra; Haryani Pratiwi Sitompul
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i3.12216

Abstract

Teaching readiness is a fundamental competency that education students must possess before entering the school environment. Field conditions indicate that some Accounting Education students at Universitas Negeri Medan still face challenges in conducting optimal instruction, reflected in unstable self-confidence and classroom management skills that still require improvement. This study aimed to examine the effect of self-efficacy and microteaching learning experience on students' teaching readiness. A quantitative approach with an ex post facto design was employed. The population and sample comprised all 2022-cohort Accounting Education students who had completed the microteaching course, totaling 60 individuals, determined through total sampling technique. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed using multiple linear regression. The results showed that self-efficacy and microteaching learning experience simultaneously had a significant effect on teaching readiness, with an F value of 31.579 (sig. < 0.001) and a model contribution of 50.9%. Partially, self-efficacy had a positive and significant effect with a regression coefficient of 0.527, while microteaching experience also had a positive and significant effect with a coefficient of 0.258. These findings indicate the need to strengthen microteaching programs and develop strategies to enhance students' self-efficacy as prospective professional educators. ABSTRAK Kesiapan mengajar merupakan kompetensi mendasar yang wajib dimiliki mahasiswa kependidikan sebelum terjun ke lingkungan sekolah. Kondisi di lapangan menunjukkan sebagian mahasiswa Pendidikan Akuntansi Universitas Negeri Medan masih mengalami kendala dalam melaksanakan pembelajaran secara optimal, tampak dari rasa percaya diri yang belum stabil serta kemampuan pengelolaan kelas yang masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh efikasi diri dan pengalaman pembelajaran microteaching terhadap kesiapan mengajar mahasiswa. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain ex post facto. Populasi sekaligus sampel penelitian mencakup seluruh mahasiswa Pendidikan Akuntansi angkatan 2022 yang telah menyelesaikan mata kuliah microteaching, berjumlah 60 orang, ditetapkan melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket berskala Likert, kemudian dianalisis dengan teknik regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri bersama pengalaman pembelajaran microteaching secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kesiapan mengajar, dengan nilai F sebesar 31,579 (sig. < 0,001) dan kontribusi model sebesar 50,9%. Secara parsial, efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien regresi sebesar 0,527, sementara pengalaman microteaching juga berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien sebesar 0,258. Temuan ini mengindikasikan perlunya penguatan program microteaching serta strategi peningkatan efikasi diri mahasiswa sebagai calon pendidik profesional.
PENERAPAN MODEL THINK PAIR SHARE DENGAN BERBANTUAN CURIPOD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X DI SMK NEGERI 1 SIBOLGA Aldiman Pasaribu; Tuti Sriwedari; Sondang Aida Silalahi; Ulfa Nurhayani; Pasca Dwi Putra
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.11535

Abstract

This study originated from the problem of low learning activity and learning achievement among students in the Basic Accounting Vocational subject in Class X AKL 1 at SMK Negeri 1 Sibolga. The low level of learning activity was reflected in students’ limited participation in listening to the teacher’s explanations, engaging in discussions, asking questions, responding to questions, and expressing their ideas during the learning process. In addition, students’ learning achievement remained relatively low, as most of them had not yet met the Learning Objective Achievement Criteria (KKTP). This study aimed to examine the improvement of students’ learning activity and learning achievement through the implementation of the Think Pair Share learning model integrated with Curipod media. The study employed a Classroom Action Research (CAR) design consisting of two cycles and involved 36 students of Class X AKL 1 at SMK Negeri 1 Sibolga during the 2025/2026 academic year. Data were collected through three instruments: observation, learning achievement tests, and documentation. The findings revealed that the implementation of the Think Pair Share model assisted by Curipod effectively enhanced both students’ learning activity and learning achievement progressively across each cycle. The improvement in learning achievement was indicated by the increasing number of students who successfully achieved mastery learning. These findings suggest that the Think Pair Share model combined with Curipod is effective for use in Basic Accounting Vocational learning. Therefore, it can be concluded that the implementation of the Think Pair Share learning model assisted by Curipod significantly contributes to improving the learning activity and learning achievement of students in Class X AKL 1 at SMK Negeri 1 Sibolga. ABSTRAK Studi ini bermula dari permasalahan rendahnya aktivitas dan capaian belajar peserta didik pada mata pelajaran Dasar Kejuruan Akuntansi di kelas X AKL 1 SMK Negeri 1 Sibolga. Indikasi rendahnya aktivitas belajar tampak dari minimnya partisipasi siswa dalam menyimak penjelasan pendidik, melakukan diskusi, mengajukan pertanyaan, merespons pertanyaan yang diberikan, serta kurangnya keberanian mereka dalam mengemukakan gagasan sepanjang kegiatan pembelajaran. Di sisi lain, capaian belajar siswa pun masih tergolong rendah, mengingat sebagian besar dari mereka belum berhasil memenuhi Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peningkatan aktivitas dan capaian belajar peserta didik melalui implementasi model pembelajaran Think Pair Share yang diintegrasikan dengan media Curipod. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan rancangan dua siklus, melibatkan 36 peserta didik kelas X AKL 1 SMK Negeri 1 Sibolga sebagai subjek penelitian pada Tahun Pembelajaran 2025/2026. Pengumpulan data dilaksanakan melalui tiga instrumen, yakni observasi, tes capaian belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penerapan model Think Pair Share berbantuan Curipod terbukti mampu mendorong peningkatan aktivitas maupun capaian belajar siswa secara bertahap pada setiap siklus yang dilaksanakan. Peningkatan capaian belajar ini ditandai dengan bertambahnya jumlah siswa yang berhasil mencapai ketuntasan belajar. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa model Think Pair Share yang dikombinasikan dengan Curipod efektif diterapkan dalam pembelajaran Dasar Kejuruan Akuntansi. Berdasarkan hal ini, dapat ditarik simpulan bahwa implementasi model Think Pair Share berbantuan Curipod secara nyata berkontribusi pada peningkatan aktivitas dan capaian belajar siswa kelas X AKL 1 SMK Negeri 1 Sibolga.
PENGARUH ADVERSITY QUOTIENT, KEMANDIRIAN BELAJAR DAN PEMANFAATAN LITERASI DIGITAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN DASAR KEAHLIAN KELAS X JURUSAN BISNIS DARING DAN PEMASARAN DI SMK NEGERI 1 TEBING TINGGI Evi Fany Batuara; Pasca Dwi Putra
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 3 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah hasil belajar siswa mata pelajaran dasar keahlian siswa kelas X BPD di SMK Negeri 1 Tebing Tinggi dalam kategori kurang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh adversity quotient, kemandirian belajar, dan pemanfaatan literasi digital terhadap hasil belajar siswa kelas X BPD di SMK Negeri 1 Tebing Tinggi. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Tebing Tinggi yang beralamat di Jalan Letda Sujono . Populasi dalam penelitian ini adalah 36 siswa kelas X BPD di SMK Negeri 1 Tebing Tinggi dan sampel penelitian sebanyak 36 siswa dengan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan penyebaran angket (kuesioner) dalam bentuk skala likert. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode analisis regresi linear berganda.Hasil uji parsial menunjukkan bahwa variabel adversity quotient berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa. Untuk variabel kemandirian belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa. Untuk variabel pemanfaatan literasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar. Hasil uji simultan menunjukkan bahwa adversity quotient, kemandirian belajar, dan pemanfaatan literasi digital secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar.Kata Kunci : Adversity Quotient, Kemandirian Belajar, Pemanfaatan Literasi Digital, Hasil Belajar
Co-Authors Adek Cerah Kurnia Azis Aisyah Amini Siregar Aldiman Pasaribu Andri Zainal Ardila, Syifa Milliana Bayu Maulana Budiarta, Kustoro Charles Fransiscus Ambarita Choms Gary Ganda Tua Sibarani Choms Gary Ganda Tua Sibarani Clara Roose Situmeang Damanik, Melba Dea Natalia Sembiring DEDE RUSLAN Dede Ruslan Duma, Yesika Egidius Egia Aginta Ginting Eko Wahyu Nugrahadi Elma Julia Rani Manullang Elysa, Nuri Zannah Endang Pratiwi Eva Lovita Pricilia Aritonang Evi Fany Batuara Fadillah Janadiyah Fannya Regina Putri Farza, T. Citra Nisa Farza, Tengku Citra Nisa Fenny Afrida Fenny Afrida Fransiari, Muhammad Edwin Halim Simatupang Harahap, Khairunisa Harahap, Khairunnisa Haryadi Haryadi Haryani Pratiwi Sitompul Haryani Pratiwi Sitompul Hendra Saputra Hendra Saputra Hidir Efendi Indra Maipita Ivo Selvia Agusti Ivo Selvia Agusti Ivo Selvia Agusti Ivo Selvia Agusti Jufri Darma Khafi Puddin Khairunnisa Harahap Khairunnisa Harahap La Ane La Hanu Linsa Febby Br Barus Lisyanto . Loviana Uli Manurung Maria Finsensia Sihaloho Martha Rotua Purba Maulana, Bagoes Muhammad Faisal Khadavi Muhammad Nasir Muhammad Nasir Mustaqim Mustaqim, Mustaqim Nadia Maulida Nadya Rahmadhani Nia Syahfitri Noni Rozaini Nurhayani, Ulfa PUTRI WULANDARI Rahmah, Seline Suci Ramdhansyah Ramdhansyah Ramdhansyah Ramdhansyah Rini Herliani Rini Natalina Sitanggang Ritonga, Aslam Naufal Arrahman Roy Prayuda, Muhammad Roza Thohiri Roza Thohiri Roza Thohiri Samuel Karip Tambunan Selamat Riadi Sondang Aida Silalahi Sondang Aida Silalahi Sriwedari, Tuti Sriwedari, Tuti Suci Frisnoiry Suharianto , Joko Tengku Citra Nisa Farza Thohiri, Roza Tri Immanuel Sitinjak Tuti Sriwedari Ulfa Nurhayani Ulfa Nurhayani Wasis Wuyung Wisnu Brata Weny Nurwendari Yerisma Welly Yolanda Sihaloho Yuliana Dewi Siregar