Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS PEMBERIAN ZAT PENGATUR TUMBUH ATONIK DAN PUPUK ORGANIK CAIR NASI BASI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY (Brassica rapa L.) Riska Cahyani Matoneng; Sri Anjar Lasmini
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 14 No 2 (2026): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/0wqqxt68

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian konsentrasi zat pengatur tumbuh (ZPT) atonik dan pupuk organik cair (POC) nasi basi dan terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy. Penelitian dilaksanakan di Screenhouse Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Palu pada bulan Mei 2021 sampai bulan Juni 2021. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial. Faktor pertama yaitu yaitu konsentrasi ZPT atonik yang terdiri dari 4 taraf yaitu A1 = Zat Pengatur Tumbuh Atonik 2 ml/L air dan A2 = Zat Pengatur Tumbuh Atonik4 ml/L air. Faktor kedua yaitu konsentrasi pupuk Organik Cair Nasi Basi yang terdiri dari 4 taraf yaitu P0 = tanpa pupuk organik cair nasi basi, P1 = pupuk organik cair nasi basi 150 ml/polybag, P2 = pupuk organik cair nasi basi 250 ml/polybag, P3 = pupuk organik cair nasi basi 350 ml/polybag. Terdapat 8 kombinasi perlakuan yang kemudian diulang sebanyak 3 kali, sehingga terdapat 24 unit percobaan, setiap unit percobaan terdapat 3 tanaman, sehingga keseluruhan menjadi 72 polybag. Perlakuan yang memberikan pengaruh nyata di uji lanjut menggunakan uji beda nyata jujur (BNJ) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh interaksi terbaik yaitu pada perlakuan A2P3 (zat pengatur tumbuh atonik 4 ml/L air dan pupuk organik cair nasi basi 350 ml/L air) terhadap kadar klorofil dan bobot basah tanaman. Perlakuan tunggal A2 (Zat pengatur tumbuh atonik 4 ml/L air) memberikan pengaruh nyata terhadap jumlah daun, luas daun, bobot basah dan bobot kering tanaman. Perlakuan tunggal P3 (pupuk organik cair nasi basi 350 ml/L air) memberikan pengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, kadar klorofil, luas daun, bobot basah dan bobot kering tanaman.
UTILIZATION OF TUBA ROOT EXTRACT (Derris elliptica Benth.) AS A VEGETABLE PESTICIDE FOR CONTROL OF THE PEST Spodoptera frugiperda J.E Smith Flora Pasaru; Burhanuddin Haji Nasir; Mutmainah; Sri Anjar Lasmini; Nova A. Panggalo; Ivonela Karolina Yahya
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 10 No. 2 (2026): Agrisaintifika
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v10i2.8202

Abstract

Fall armyworm (Spodoptera frugiperda) is one of the main pests of corn. The intensity of S. frugiperda attacks was quite high, namely 57.62%. Controlling S. frugiperda using tuba root extract is an environmentally friendly pest control technique. The research aims to determine the concentration of tuba root extract (Derris elliptica Benth) that is effective in controlling S. frugiperda. Preliminary test research was carried out at the Plant Pest and Disease Laboratory, Faculty of Agriculture, Tadulako University, and further tests were carried out in Oloboju Village, Sigi Biromaru District, Sigi Regency, from July 2023 to October 2023. Preliminary tests used a Completely Randomized Design (CRD) and for further tests in the field used a Randomized Block Design (RBD) consisting of 5 treatments, namely without extract (K0), concentration 2, 5% tuba root extract (K1), 5% (K2), 10% (K3), and 20% (K4). The results of research in the laboratory showed that the K4 was able to kill S. frugiperda larvae and inhibit the development of the larvae into pupae. Based on LC50 probit analysis, tuba root extract can kill S. frugiperda larvae above 50%. Field application shows that a concentration of 20% (K4) is able to suppress attacks by S. frugiperda larvae, and can increase corn production. Application of 20% concentration of tuba root extract can kill S. frugiperda larvae by 53.33%, inhibit the development of larvae into pupae by 46.67%, suppress attacks by 22.78%, and increase production corn amounted to 3.48 tonnes/ha.
PENGUATAN KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN SISTEM USAHATANI TERINTEGRASI TANAMAN DAN TERNAK Nur Khasanah; Rosmaniar Gailea; Burhanuddin Nasir; Sri Anjar Lasmini
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketahanan pangan masyarakat menghadapi berbagai tantangan, antara lain tingginya biaya produksi pertanian, ketergantungan terhadap pupuk kimia, serta belum optimalnya pemanfaatan limbah pertanian dan peternakan. Di Desa Oloboju, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, limbah tanaman sayuran dan limbah ternak sebagian besar belum dimanfaatkan secara produktif sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penerapan sistem usahatani terintegrasi tanaman dan ternak sebagai upaya mendukung pertanian berkelanjutan dan penguatan ketahanan pangan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan limbah ternak menjadi kompos serta limbah tanaman sayuran menjadi pupuk organik. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara partisipatif melalui sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, demonstrasi lapangan, praktik langsung, dan pendampingan kepada kelompok tani dan kelompok ternak, dengan kegiatan utama, yaitu pelatihan pembuatan kompos berbahan limbah ternak dan pelatihan pembuatan pupuk organik dari limbah tanaman sayuran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah pertanian dan peternakan menjadi produk yang bernilai ekonomis dan ramah lingkungan. Penggunaan pupuk organik dan kompos memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan tanaman sayuran, memperbaiki struktur tanah, serta membantu mengurangi penggunaan pupuk anorganik. Pemanfaatan limbah pertanian dan peternakan dapat menekan biaya produksi dan mengurangi pencemaran lingkungan, sehingga memberikan kontribusi positif terhadap penguatan ketahanan pangan masyarakat melalui penerapan sistem usahatani terintegrasi berbasis sumber daya lokal
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI MELALUI PELATIHAN FERMENTASI BIJI KAKAO UNTUK MENINGKATKAN MUTU DAN NILAI TAMBAH KAKAO Flora Pasaru; Asrul Asrul; Dance Tangkesalu; Spetriani Spetriani; Hasriyanty Hasriyanty; Sri Anjar Lasmini; Burhanuddin Nasir; Idham Idham
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kakao merupakan komoditas perkebunan unggulan yang berperan penting dalam meningkatkan pendapatan masyarakat pedesaan. Desa Sejahtera, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah memiliki potensi pengembangan kakao yang cukup besar, namun mutu biji kakao yang dihasilkan petani masih rendah karena sebagian besar petani belum menerapkan fermentasi pada proses pascapanen. Kondisi tersebut menyebabkan kualitas dan nilai jual kakao menjadi kurang optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat Skema PDB ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok tani dalam melakukan fermentasi biji kakao guna menghasilkan kakao bermutu dan bernilai tambah ekonomi. Metode yang digunakan yaitu partisipatif berupa penyuluhan, pelatihan, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan kepada kelompok tani kakao di Desa Sejahtera Kecamatan Palolo. Materi pelatihan meliputi pentingnya fermentasi, tahapan fermentasi yang benar, faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan fermentasi, serta teknik pengeringan pascafermentasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dalam melakukan fermentasi biji kakao. Petani mampu memahami dan menerapkan teknik fermentasi dengan baik sehingga menghasilkan biji kakao dengan warna lebih merata, aroma khas kakao fermentasi, dan kualitas fisik yang lebih baik dibandingkan kakao nonfermentasi. Kegiatan pengabdian juga meningkatkan kesadaran petani terhadap pentingnya mutu hasil pascapanen dalam meningkatkan daya saing dan nilai tambah kakao. Pelatihan fermentasi biji kakao menjadi salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat yang efektif dalam mendukung peningkatan kualitas dan nilai ekonomi kakao rakyat secara berkelanjutan
Co-Authors . Sulaeman Abd. Syakur Abd. Syakur Abd. Wahid Abda Abda Abdul Hadid Abdul Syakur Abdul Syakur Abdul Syakur Abdul Syakur Abdul Wahid Aldi Aldi Aldi, Aldi Alfin Sarira Andi Ete Andri Andri Anthon Monde Asgar Taiyeb Asrul Asrul Azwar Azwar Burhanuddin Burhanuddin Haji Nasir Burhanuddin Nasir Chitra Anggriani Salingkat Dance Tangkesalu Deni Hamzah Dwi Rohma Wulandari Ely Triwahyuni Endang Rahayu. P Flora Pasaru FNU Idham Haerani Maksum Hasriyanty Hasriyanty Hasriyanty Hasriyanty Hawalina Hawalina I Kadek Duis Tiana I Kadek Suartawan I Putu Suci Astawa Ichwan Ichwan Idham Idham Idham Idham Idham Idham Idul Fuqra Idul Fuqra Ilham Akbar Imam Wahyudi Imam Wahyudi Indrawan, Imam Wahyudi Indah Nurjannah Intan Ardiana Irmawati Irmawati IRWAN LAKANI Ivonela Karolina Yahya Jusriadi Lukman Zaen Maemunah Maemunah Mariyati Mariyati Meilizanur, Meilizanur Moh. Hibban Toana Moh. Syahrul Asdar Moh. Syahrul Asdar Moh. Yunus Mohammad Yunus Muh. Syawal Muhammad Ansar Muhammad Anshar Muhammad Sirajuddin Muhardi Muhardi Muhardi Muhardi Mutmainah Mutmainah Mutmainah Najamudin Najamudin Najamudin Najamudin Najamudin Najamudin Nova A. Panggalo Novalina Serdiati Nur Afni Nur Edy Nur Hayati Nur Hayati Nur Hayati Nur Hayati Nur Hayati Nur Khasanah Nur Khasanah Nur Khasanah Nur Ramadhani Nurhaeni Nurhaeni Nuryatin, Nuryatin Pasigai, Muhammad Anshar Pratiwi, Sisi Rahmawati Rahmawati Ramal Yusuf Ramli Ratu Mentari Dewi Riska Cahyani Matoneng Riskayanti Riskayanti Riskayanti Rosmaniar Gailea Rosmini Rosmini Rosmini Rosmini Rosmini Rosmini Rosmini S, Wandaria SATRIYAS ILYAS Sisi Pratiwi Sitti Rahmawati Sitti Sabariyah Spetriani Spetriani Sulaeman Sulaeman Sulaeman Sulaeman Sulistika Ulandari Supriansyah Supriansyah Surya, I Komang Syamsuddin Laude Syawal, Muh. Tarsono Uko, Rahmat Hidayat Usman Made Valentino Valentino Wahyuniarsih, Desi Wayan Agus Wijana Yohanis Tambing Yohanis Tambing Yolanda Eva Rosalina Yudana, I Kadek Yudana, Kadek Zainuddin Zainuddin