p-Index From 2021 - 2026
6.203
P-Index
This Author published in this journals
All Journal DIMENSIA: Jurnal Kajian Sosiologi JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial KOMUNITAS: INTERNATIONAL JOURNAL OF INDONESIAN SOCIETY AND CULTURE Indonesian Journal of Conservation Abdimas Forum Ilmu Sosial Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Wahana Didaktika KARSA: Jurnal Sosial dan Budaya Keislaman (Journal of Social and Islamic Culture) Solidarity: Journal of Education, Society and Culture UMBARA Indonesian Journal of Anthropology Jurnal Sosiologi USK (Media Pemikiran & Aplikasi) VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Ijtimaiya : Journal of Social Science and Teaching Acta Diurna: Jurnal Ilmu Komunikasi Progress in Social Development Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Prosiding Seminar Nasional Sasindo Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi Journal of Education Research Jurnal Puruhita Sewagati: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Jurnal Riptek Jurnal Sosiologi Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Indonesian Journal of Humanities and Social Sciences Komunitas: International Journal of Indonesian Society and Culture Solidarity : Journal of Education, Social dan Culture Jurnal Bina Desa Indonesian Journal of Conservation Journal of Community Empowerment Harmony : Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Forum Ilmu Sosial Jurnal Sosiologi USK (Media Pemikiran & Aplikasi)
Claim Missing Document
Check
Articles

Konservasi Nilai Kepedulian Sosial Mahasiswa melalui Program Hari untuk Negeri Ngabiyanto Ngabiyanto; Didi Pramono; Harto Wicaksono; Tutik Wijayanti; Noven Tresandya; Devia Fitri Alfiana; Naufal Hafiz Ikhsan
SEWAGATI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 4 (2022): Desember : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/sewagati.v1i4.503

Abstract

Konservasi nilai kepedulian sosial salah satunya bisa ditanamkan melalui kegiatan “Hari untuk Negeri”. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mengimplementasikan program bersih desa, donasi sembako, pendampingan belajar dan mengaji, pengembangan bakat dan keterampilan anak-anak, serta penanaman mangrove. Metode pelaksanaan program meliputi tahap prakegiatan, yang berisi persiapan pelaksanaan program. Tahap pertama meliputi implementasi program. Tahap kedua adalah pendampingan. Tahap ketiga monitoring dan evaluasi. Hasil dari implementasi program “Hari untuk Negeri” ini masyarakat sangat mengapresiasi pelaksanaan Program “Hari untuk Negeri” yang diselenggarakan oleh mahasiswa Jurusan Sosiologi dan Antropologi FIS UNNES. Kegiatan ini dinilai berhasil dalam meningkatkan kebersihan, semangat gotong royong, motivasi belajar siswa, dan kebersamaan masyarakat Desa Tapak. Karang taruna, pemerintah desa, dan perguruan tinggi merupakan triple helix yang bernilai strategis dalam program pemberdayaan masyarakat desa. Masyarakat berharap kegiatan ini dilaksanakan secara berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini dinilai efektif sebagai upaya konservasi nilai kepedulian sosial bagi mahasiswa.
Dibalik Eksotisme Gili Ketapang : (Studi Dokumentasi di Desa Gili Ketapang, Kecamatan Sumber Asih, Kabupaten Probolinggo) Fivi Ananda Amellya Putri; Nadya Kamilata Arzaqi; Otniel Linuwih Agung Maulana; Fairuz Quamilla Hilmina; Syakira Desmalia Rizma; Didi Pramono
Journal SOSIOLOGI Vol. 6 No. 1 (2023): REALITAS MASYARAKAT DALAM PERUBAHAN
Publisher : Prodi Sosiologi FISIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59700/jsos.v6i1.9065

Abstract

Artikel ini disusun untuk memaparkan bagaimana problematika dibalik gencarnya upaya untuk membangun sektor pariwisata di wilayah Gili Ketapang, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan metode studi dokumentasi melalui video yang diunggah oleh Watchdoc Documentary melalui platform youtube yang berjudul “Menyisir Pesisir Gili Ketapang” Masalah-Masalah yang tak Teratasi di Kawasan Pariwisata”. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dibalik gencarnya upaya pembangunan pariwisata di Gili Ketapang, terdapat beberapa persoalan yang sudah seharusnya mendapat perhatian khusus, diantara adalah pembangunan yang kurang memperhatikan aspek lingkungan, sistem pengelolaan yang kurang baik, hingga kurangnya edukasi pada warga sekitar yang kemudian berdampak pada kurangnya partisipasi masyarakat terhadap sektor pariwisata yang dibangun.
Mendiskriminasikan Pesepeda: Analisis Konflik Video Dokumenter ‘Minoritas Urban: Diskriminasi Pesepeda’ Aprillianty Belinda Ayu Nadifa Putri; Shafaa Salsabila Durotul Azis; Tita U’ut Oktavia; Ika Setyowati; Didi Pramono
Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi Vol 12, No 1 (2023): Dimensia: Jurnal Kajian Sosiolgi
Publisher : Departemen Pendidikan Sosiologi FISHIPOL UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dimensia.v12i1.60858

Abstract

Artikel mendalami permasalahan masyarakat urban khususnya deskriminasi kepada pesepeda dengan keterbatasan akses pengguna jalan yang dialami. Kajian menggunakan metode kualitatif untuk menggambarkan keadaan secara realistis dalam memahami makna dalam mempelajari suatu kasus. Lokasi dan fokus penelitian berada di Kota Jakarta yang merupakan ibu kota dengan kepadatan penduduk sehingga menimbulkan berbagai masalah sosial yaituperebutan hak para pengguna jalanan umum seperti sepeda dengan pengguna kendaraan lainnya. Subjek penelitian yang menjadi informan dalam penelitian ini merupakan pengguna sepeda  bernama Adhito Hari Nugroho dan Rahmi sepeda yang hendak pergi bekerja. Banyak ditemukan pengguna jalan yang ingin mendominasi jalanan yang tidak seharusnya menjadi haknya. Kebijakan pemerintah dinilai cenderung kurang dalam mengatasi masalah ini.
Pengambilan Keputusan Lulusan Sekolah pada Masa Pandemi: Studi Kasus di Kampung Kejawanan Dandy Prayoga; Didi Pramono
Jurnal Sosiologi USK (Media Pemikiran & Aplikasi) Vol 17, No 1 (2023)
Publisher : Sociology Department Of Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jsu.v17i1.31234

Abstract

This article aims to examine how school graduates during the pandemic make informed decisions between continuing their studies or entering the workforce. The research was conducted in Kampung Kejawanan using qualitative research methods. Data were collected through observation, interviews, and documentary studies. The participants consisted of high school or equivalent graduates, parents, and administrative staff during the pandemic. The findings of this study indicate that the decisions of high school graduates in Kampung Kejawanan are influenced by their rationality and interests. The economic factor is the primary consideration when choosing between pursuing further education or working. The majority of students opt to work due to financial reasons and family needs, while some choose to continue their studies based on personal interest and awareness of the importance of education. In conclusion, the decisions of high school graduates in Kampung Kejawanan regarding continuing their studies or entering the workforce are influenced by their rationality and interests, with economic factors playing a significant role. Efforts are needed to address economic disparities and improve access to education to ensure equal opportunities for children to pursue their education.AbstrakArtikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana lulusan sekolah di masa pandemi membuat keputusan yang baik antara melanjutkan studi atau bekerja. Penelitian ini dilakukan di Kampung Kejawanan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Informan terdiri dari anak lulusan SMA/Sederajat di masa pandemi, orang tua, dan staf administrasi. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa keputusan anak lulusan SMA di Kampung Kejawanan dipengaruhi oleh rasionalitas dan minat mereka. Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama dalam memilih antara melanjutkan studi atau bekerja. Mayoritas anak-anak memilih untuk bekerja karena alasan keuangan dan kebutuhan keluarga. Sedangkan beberapa anak memilih untuk melanjutkan studi karena minat pribadi dan kesadaran akan pentingnya pendidikan. Kesimpulannya, keputusan anak lulusan SMA di Kampung Kejawanan dalam memilih antara melanjutkan studi atau bekerja dipengaruhi oleh rasionalitas dan minat mereka. Faktor ekonomi memainkan peran penting dalam keputusan tersebut. Diperlukan upaya untuk mengatasi ketimpangan ekonomi dan akses pendidikan guna memastikan anak-anak memiliki kesempatan yang setara dalam melanjutkan pendidikan.
Kultur Belajar Sistem Kredit Semester di SMA: Perlukah dalam Implementasi Kurikulum Merdeka? Ma'rifatun Nisa; Didi Pramono
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i3.1410

Abstract

Sekolah merupakan satuan pendidikan sebagai wadah tempat tumbuh dan berkembang individu menjadi cerdas dan berkarakter. Adanya perbedaan kemampuan kecepatan belajar dan tingkat kecerdasan peserta didik diakomodasi melalui implementasi Sistem Kredit Semester (SKS) dengan masa studi dua tahun ini sebagai layanan untuk memfasilitasi peserta didik yang memiliki tingkat kecerdasan di atas rata-rata. Tujuan penelitian ini untuk mengulas mengenai kultur belajar kelas SKS dua tahun serta manfaat dan relevansi SKS dengan pembelajaran berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber penelitian data primer dan data sekunder. Subjek penelitian ini merupakan wakil kepala SMA Negeri 1 Semarang bidang kurikulum, guru, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, Focus Group Discussion (FGD) dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SKS masa studi dua tahun di SMA Negeri 1 Semarang sudah tepat sebagai layanan untuk memfasilitasi kultur belajar yang cepat bagi peserta didik karena terdapat faktor pendukung yaitu ketersediaan sarana dan prasarana, sumber daya guru dan peserta didik, namun terdapat beberapa faktor penghambat mengenai administrasi, waktu dan kesiapan mental. SKS memberikan manfaat positif dan layak dilanjutkan di Kurikulum Merdeka pada tingkat sekolah menengah atas.
Strengthening Religious Values Based on Youth Organizations to Prevent Devious Behavior of The Young Generation Saputro, Iwan Hardi; Ruhadi, Ruhadi; Arumsari, Nugraheni; Pramono, Didi; Nafi, Ahmad
Jurnal Abdimas Vol 27, No 2 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v27i2.46849

Abstract

The challenges of the young generation today are faced with the age of the younger generation itself, where the age of the younger generation is a transitional age from adolescence to adulthood. At this time, of course, the younger generation does not have mature emotional stability, so they are often trapped in situations that lead to deviant behavior, such as drugs, free sex, brawls and other deviant behavior. One solution that can be offered to prevent deviant behavior is through instilling religious values, so this research is urgent to carry out. The aim of this research is to describe how religious organizations implement the cultivation of religious values in an effort to prevent deviant behavior of the younger generation in Wonosobo Regency. The method used in this research is a qualitative research approach which includes stages. The stages of this research method include: (1) preparation; (2) data collection; (3) data analysis; and (4) reflection. The results of this research were that at the beginning of its formation, activities were carried out including joint learning across classes and departments. Through weekly overnight shifts at group members' homes. During these rotating stays, activities include visiting local ulama to gain knowledge. When you return from the gathering, you can study together using discussion or question and answer methods. The peak activity is the joint prayer (mujahadah) after the tahajud at midnight. Apart from routine activities, this group also organizes incidental activities involving the general public such as halal bihalal, seminars and commemoration of other Islamic holidays. Perhaps it was unique for a group of students of that age to have the courage to organize activities featuring religious and youth figures at sub-district level.
Internalisasi Pendidikan Karakter Dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila Di SMAN 11 Semarang ida lutfi ayuningtyas; Pramono, Didi
Journal of Education Research Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i3.344

Abstract

Character education is an important aspect of Indonesian education that is being pursued by the Ministry of Education and Culture. Through the policy of strengthening the dimension of the Pancasila student profile that must be proclaimed in Indonesian educational institutions, it is considered to have an urgency towards the formation of the character of the next generation in accordance with national values and ready to face globalization in the twenty-first century era. This study aims to find out how the internalization of character education affects the profile of Pancasila students through the habituation process in SMA Negeri eleven Semarang. This study was conducted using a qualitative approach using the case study method. Research Data were collected through observation techniques, interviews, and documentation studies supported by relevant literature reviews. The results showed that SMA Negeri eleven Semarang has succeeded in internalizing character education to students through the practice of intracurricular, cocurricular, and extracurricular activities in which efforts are made to inhabit the sub-elements. Keyword:  internalization, character education, habituation, Pancasila student profile.
Relevansi Nilai Pendidikan Karakter dalam Kitab Ta’limul Mutaallim dengan Profil Pelajar Pancasila Ulum, Jauharul; Pramono, Didi
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1510

Abstract

Pendidikan adalah proses untuk mencari jati diri agar menjadi manusia yang berpengetahuan dan berkarakter, Pondok Pesantren Maulana Ishaq memadukan Kitab Ta’lim Mutaalim dan Profil Pelajar Pancasila untuk memberikan pendidikan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode pendidikan karakter berbasis Kitab Ta’lim Mutaallim dan Profil Pelajar Pancasila yang diterapkan Pondok Pesantren dan MA Vokasi Maulana Ishaq. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber data dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data primer dan sekunder dianalisis menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Pendidikan karakter di Pondok Pesantren Maulana Ishaq diterapkan melalui program diniyah, ubudiyah, dan ro’an, sementara MA Vokasi Maulana Ishaq menghabituasikan pendidikan karakter melalui kegiatan ubudiyah dan menanam pohon. Faktor pendukung keberhasilan program ini adalah budaya pesantren yang kuat, hubungan baik antara lembaga dan masyarakat, serta peran kyai dan guru sebagai pusat pengetahuan yang dihormati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi Kitab Ta’lim Mutaallim dan Profil Pelajar Pancasila efektif dalam membentuk karakter siswa di Ponpes dan MA Vokasi Maulana Ishaq.
Relations and Resistance of Authorities in Deforestation of Indigenous Forests in Kinipan Village, Central Borneo Kartika, Ema; Nafisah, Jazilatun; Dzikrillah, Nurfaizzatu; Azkia, Rizka Noor; Kusumaningtyas, Zahra; Pramono, Didi
Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/sosial.v4i1.1359

Abstract

The Kinipan Indigenous Forest is both a livelihood and a vital habitat for indigenous peoples, animals, and plants. However, the presence of corporates has caused issues that have upset the equilibrium of the Kinipan Customary Forest. This research seeks to analyze the pattern of interactions that led to the admission of corporations into customary forests and to identify the resistance of the indigenous Kinipan people. Qualitative approach was employed, including observation collection techniques and data documentation from a Watchdoc Documentary-uploaded documentary video titled "KINIPAN," which is supported by literature studies. The findings of this study indicate the existence of a power relationship between the government and the company regarding the regulation of mining permits and mining roads in the Kinipan Customary Forest, which is carried out without the community's participation, thereby causing social conflict between third parties. As a result of this conflict, indigenous peoples formed multiple communities to defend the forest, including the forester's community, the Dayak Tomun community, and the Borneo Red Army.
Strategi Adaptasi dan Dampak Implementasi Platform Merdeka Mengajar di SMA Kesatrian 2 Kota Semarang Anrichal, Raharditya; Pramono, Didi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 4 (2023): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i4.1687

Abstract

Hadirnya Platform Merdeka Mengajar rupanya belum sepenuhnya di respon positif oleh Guru-Guru di sekolah, masih banyak Guru yang belum sepenuhnya mengerti dalam pengoperasian Platform Merdeka Mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Guru dalam menghadapi pembelajaran menggunakan Platform Merdeka Mengajar, menganalisis dampak dari diimplementasikannya Platform Merdeka Mengajar, dan mengidentifikasi kendala yang dihadapi Guru dalam menerapkan Platform Merdeka Mengajar pada Kurikulum Merdeka. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara terstruktur dengan para informan, serta observasi yang digunakan sebagai observasi partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa strategi yang dilakukan oleh Guru dalam mengimplementasikan Platform Merdeka Mengajar yaitu dengan habituasi, pembelajaran teman sebaya, pelaksanaan In House Training dan workshop. Dampak implementasi Platform Merdeka Mengajar yaitu Guru-Guru mempelajari hal-hal baru, Guru mampu melakukan inovasi pembelajaran, meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran, serta terjadi pergeseran peran Guru. Kendala yang dihadapi Guru dalam implementasi Platform Merdeka Mengajar yaitu gagap teknologi, beban ganda bagi Guru, dan minimnya apresiasi yang diperoleh Guru. Serangkaian strategi yang dilakukan oleh Guru dinilai belum cukup untuk mengoptimalkan penggunaan Platform Merdeka Mengajar di SMA Kesatrian 2 Kota Semarang.
Co-Authors Adiansyah, Darel Viko Adiyatma Rakhmawati Af'idah, Nabila Zakiyyatul Agnes Riska Rifatul Imammi Ahmad Nafi Aji Setiawan Amaliyah, Khasiatun Ananto, Novian Puji Andhika Gusti Ramadhan Anrichal, Raharditya Antari Ayuning Arsi Apriliyanti, Dinda Aprillianty Belinda Ayu Nadifa Putri Asep Purwo Yudi Utomo Asih, Rizqi Amalia Dwi Atika Wijaya Azkia, Rizka Noor Budiyono, Muhammad Dandy Prayoga Destria Sibarani Devia Fitri Alfiana Dina Puspa Ringga Dinda Apriliyanti Dini Agustin Dzikrillah, Nurfaizzatu Edi Kurniawan Edo Maulana Elly Kismini Elsa Lutmiranita Amanatin Ema Kartika Ervina Dwi Anggraeni Fairuz Quamilla Hilmina Fajar Fajar Fatrisia, Ihda Fauzi, Lesa Fina Nayla Farha Fivi Ananda Amellya Putri Fransiska, Junita Dwi Fulia Aji Gustaman, Fulia Aji Hanafi, Asti Handika Mukti Hanifah, Ulin Hardi Saputro, Iwan Hartati Sulistyo Rini Harto Wicaksono Harto Wicaksono, Harto Hasna Barara M Hendri Irawan Heri Tjahjono Hibban, Muhammad Arkan ida lutfi ayuningtyas Iflahul Amal Ihda Fatrisia Ika Setyowati Indarti, Eka Irawan , Hendri Irchas Dwika Suryandaru Islamy, Amilia Buana Dewi Isnarto, Isnarto Julianto, Dimas Karni Karni Kuncoro Bayu Prasetyo Kurniawan, Muhammad Andi Kusumaningtyas, Zahra Kyarto, Abdullah Fariz Lubna Askhiya , Siti Ma'rifatun Nisa Maharani, Annisa Tetty Manggali, Ratna Maria Ayu Puspita Martanti, Nadia Luki Masrukhi Masrukhi Masrukhi Moh Yasir Alimi Nadya Kamilata Arzaqi Nafisah, Jazilatun Nai’lah Cahaya Putri Naila Rahmaniyatul Wulida Naufal Hafiz Ikhsan Nazaruddin Akhmad Nekha Dewi Anggraeni Ngabiyanto - Ninuk Sholikhah Akhiroh Noven Tresandya Noviani Achmad Putri Nugraheni Arumsari Nugroho Trisnu Brata Nur Khayati Nurul Fatimah Oktavia, Hasna Tri Otniel Linuwih Agung Maulana Pramana Herjati Putra Dionchi Pramudanti, Yolinda Prasetya, Heldi Prayoga, Dandy Radini Sinta, Radini Rahma Vitranti Rahmadani, Anisya Refiyan, Tio Putra Restu Ayu Mumpuni, Restu Ayu Restu Tria Anugrah Rochamah Nur Hidayah Rossi Galih Kesuma, Rossi Galih Rudi Salam Ruhadi Ruhadi Salma Putri Adani Setyawan, Muhamad Andi Shafaa Salsabila Durotul Azis Sholikhah Akhiroh, Ninuk Shonia Ummu Khabibah Siswandi Siswandi Sukrisna Syahwa Putri Restivalia Syakira Desmalia Rizma Syifa Ifada, Hanif Tita U’ut Oktavia Tubagus Luthfi Yahya Zaenurie Tutik Wijayanti Tutik Wijayanti, Tutik Ulum, Jauharul Ulung, Benny Victoria Nastacia Sudiana Vina Nurul Husna Wafiana, Mufita Widhiyanto, Riyadi Winarno, Yohanes Yanitama, Arka Yulianti Bakari Yuniati, Eka Zaematul Mahbubah Zahra Nabila Luthfianisasa Zunitasari, Sindy