p-Index From 2021 - 2026
7.461
P-Index
This Author published in this journals
All Journal DIMENSIA: Jurnal Kajian Sosiologi JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial KOMUNITAS: INTERNATIONAL JOURNAL OF INDONESIAN SOCIETY AND CULTURE Indonesian Journal of Conservation Abdimas Forum Ilmu Sosial Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Wahana Didaktika KARSA: Jurnal Sosial dan Budaya Keislaman (Journal of Social and Islamic Culture) Solidarity: Journal of Education, Society and Culture UMBARA Indonesian Journal of Anthropology Jurnal Sosiologi USK (Media Pemikiran & Aplikasi) Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama (JISA) Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Madani : Indonesian Journal of Civil Society Ijtimaiya : Journal of Social Science and Teaching Acta Diurna: Jurnal Ilmu Komunikasi Progress in Social Development Prosiding Seminar Nasional Sasindo Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi Journal of Education Research Jurnal Puruhita Sewagati: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Jurnal Riptek SocioEdu: Sociological Education Jurnal Sosiologi Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Pengabdian Pendidikan Indonesia (PPI) EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran Indonesian Journal of Humanities and Social Sciences Komunitas: International Journal of Indonesian Society and Culture Solidarity : Journal of Education, Social dan Culture Jurnal Bina Desa Indonesian Journal of Conservation Journal of Community Empowerment Harmony : Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Forum Ilmu Sosial Jurnal Sosiologi USK (Media Pemikiran & Aplikasi) Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Kesehatan Masyarakat Melalui Kegiatan Donor Darah Desa Pramono, Didi; Fransiska, Junita Dwi; Lubna Askhiya , Siti; Pramudanti, Yolinda
Jurnal Bina Desa Vol. 7 No. 2 (2025): Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jurnalbinadesa.v7i2.12041

Abstract

 The purpose of this community service is to increase community awareness and involvement in blood donation. The community service approach applied is Participatory Rural Appraisal (PRA), which invites the community to get involved and participate. The method used is socialization and assistance for blood donors. The target community for the activity is the community of Ngemplak Village, Kudus. The activity was carried out on August 4, 2024 in collaboration with the Indonesian Red Cross. The results of the activity were that the community was very enthusiastic about participating in the socialization event and participating in donating their blood for humanity. A total of 30 villagers donated their blood, and the rest were unable to donate their blood for health reasons. The requirements for someone to be able to donate blood are a minimum age of 17 years, a maximum of 60 years, a minimum weight of 50 kg, physically and mentally healthy. not taking medication, not suffering from infectious diseases such as Hepatitis, Syphilis and others, for women not pregnant, breastfeeding, or menstruating, 2 hours before donating blood, eat first, get enough rest, sign the Informed Consent (Identity, medical history, and blood are examined and willing to be told the results).
Internalisasi Pendidikan Karakter Dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila Di SMAN 11 Semarang ida lutfi ayuningtyas; Pramono, Didi
Journal of Education Research Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i3.344

Abstract

Character education is an important aspect of Indonesian education that is being pursued by the Ministry of Education and Culture. Through the policy of strengthening the dimension of the Pancasila student profile that must be proclaimed in Indonesian educational institutions, it is considered to have an urgency towards the formation of the character of the next generation in accordance with national values and ready to face globalization in the twenty-first century era. This study aims to find out how the internalization of character education affects the profile of Pancasila students through the habituation process in SMA Negeri eleven Semarang. This study was conducted using a qualitative approach using the case study method. Research Data were collected through observation techniques, interviews, and documentation studies supported by relevant literature reviews. The results showed that SMA Negeri eleven Semarang has succeeded in internalizing character education to students through the practice of intracurricular, cocurricular, and extracurricular activities in which efforts are made to inhabit the sub-elements. Keyword:  internalization, character education, habituation, Pancasila student profile.
Relevansi Nilai Pendidikan Karakter dalam Kitab Ta’limul Mutaallim dengan Profil Pelajar Pancasila Ulum, Jauharul; Pramono, Didi
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1510

Abstract

Pendidikan adalah proses untuk mencari jati diri agar menjadi manusia yang berpengetahuan dan berkarakter, Pondok Pesantren Maulana Ishaq memadukan Kitab Ta’lim Mutaalim dan Profil Pelajar Pancasila untuk memberikan pendidikan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode pendidikan karakter berbasis Kitab Ta’lim Mutaallim dan Profil Pelajar Pancasila yang diterapkan Pondok Pesantren dan MA Vokasi Maulana Ishaq. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber data dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data primer dan sekunder dianalisis menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Pendidikan karakter di Pondok Pesantren Maulana Ishaq diterapkan melalui program diniyah, ubudiyah, dan ro’an, sementara MA Vokasi Maulana Ishaq menghabituasikan pendidikan karakter melalui kegiatan ubudiyah dan menanam pohon. Faktor pendukung keberhasilan program ini adalah budaya pesantren yang kuat, hubungan baik antara lembaga dan masyarakat, serta peran kyai dan guru sebagai pusat pengetahuan yang dihormati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi Kitab Ta’lim Mutaallim dan Profil Pelajar Pancasila efektif dalam membentuk karakter siswa di Ponpes dan MA Vokasi Maulana Ishaq.
Konstruksi Media Sosial Terhadap Trend Thrifting pada Generasi Z di Kecamatan Boja Kabupaten Kendal Ananto, Novian Puji; Pramono, Didi
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 12 No 1 (2023): SOLIDARITY
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/solidarity.v12i1.71464

Abstract

Trend thrifting merupakan suatu trend untuk membeli pakaian bekas yang masih layak pakai. Perkembangan trend thrifting di kalangan Gen Z tidak terlepas dari adanya media sosial. Media sosial membuat trend thrifting dapat menyebar secara luas dan cepat. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Mengetahui perkembangan trend thrifting di kalangan generasi Z di Kabupaten Kendal. 2) Menganalisis konstruksi media sosial sebagai sarana penyebarluasan trend thrifting. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) trend thrifting di daerah Boja mulai berkembang dari yang awalnya hanya diketahui sebagian orang sampai pada munculnya toko thrifting dan event yang bertema thrifting. perkembangan trend tersebut dikarenakan adanya informasi yang didapat dari media sosial. 2) media sosial sangat berpengaruh dalam penyebarluasan trend thrifting. Media sosial untuk pembeli dimanfaatkan sebagai sarana untuk mencari informasi sedangkan untuk pemilik usaha thrifting media sosial menjadi sarana untuk memasarkan produk thrifting. Konstruksi yang ada dalam media sosial mampu untuk memperluas trend thrifting menjadi semakin berkembang. Media sosial yang digunakan oleh gen z menciptakan realitas baru yang ada di dalam masyarakat dengan banyaknya postingan yang dilihat. Thrifting direkonstruksi lagi menjadi lebih modern dengan adanya media sosial. Media sosial membuat thrifting menjadi digemari dengan konten-konten yang diunggah.
Implikasi Teori Konstruktivisme dalam Pelaksanaan Pembelajaran IPS di Sekolah Muhammad Syawaludin; Puspita Pebri Setiani; Muh. Sholeh; Didi Pramono
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 7 No. 3 (2025): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v7i3.2687

Abstract

Pengetahuan bukan hanya sekedar perangkat fakta, konsep ataupun kaidah untuk diambil dan diingat, melainkan juga harus mengkonstruksi pengetahuan tersebut dan memberikan arti melalui pengalaman secara nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengupas implikasi dan keefektifan dari teori konstruktivisme dalam pelaksanaan pembelajaran IPS dengan menjelaskan secara spesifik bagaimana konsep dari teori konstruktivisme Jean Piaget sebagai suatu landasan teori yang dapat diaplikasikan dalam proses pembelajaran IPS di sekolah. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif berupa kajian kepustakaan dengan mencari data yang bersumber dari buku, jurnal ilmiah dan artikel ilmiah terakreditasi SINTA yang berkaitan dengan topik pembahasan. Analisis data dilakukan dengan bantuan analisis isi, refleksi, induksi, deduksi, komparasi serta analisis model Huberman dan Miles dengan mengorganisasikan data, membaca, membandingkan, mengelola dan dideskripsikan menghasilkan suatu kesimpulan. Adapun hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran IPS membutuhkan implikasi dari teori konstruktivisme dalam melakukan proses pembelajaran yang efektif dan efisien. Hal ini dikarenakan penekanan pada teori konstruktivisme dalam pembelajaran IPS berupa penyelidikan secara langsung untuk mempromosikan pengetahuan yang konseptual kepada peserta didik dengan membangun pemahaman sebelumnya, keterlibatan aktif dan aplikasi terkait situasi nyata di lingkungan sekitar dan sesuai pula dengan orientasi dari pembelajaran IPS yang menekankan peserta didik pada penemuan, eksperimen dan pemecahan masalah terbuka yang dilakukan secara mandiri di lingkungan sosial.
Navigating Challenges: The Adaptation Process of Elementary School Teachers in Implementing Inclusive Education Didi Pramono; Fulia Aji Gustaman; Anindhyta Putri Pradipta; Ismuwati
SocioEdu: Sociological Education Vol. 7 No. 1 (2026): Sociological Education
Publisher : Sociology Education, Teaching Training and Education Faculty, Muhammadiyah University of Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59098/socioedu.v7i1.3068

Abstract

Universitas Negeri Semarang, as a Teacher Education Institution, has developed an Elementary School Labschool to support its vision of educational excellence. However, challenges remain in implementing inclusive education at the school. This study aims to analyze (1) the process of teacher adaptation in implementing inclusive education, (2) teachers’ strategies for developing inclusive education competencies, and (3) supporting and inhibiting factors affecting implementation. Data were collected through interviews, focus group discussions, observations, and documentation, and were analyzed qualitatively using source triangulation to ensure validity. The findings show that teachers adapt through appraisal and employ coping strategies, including problem-focused coping—such as participating in training programs and developing Individualized Education Programs (IEPs)—and emotion-focused coping through emotional regulation, positive affirmation, and collaboration with support teachers. Teacher competency development strategies include formal training, in-house training, independent learning via digital platforms, and the enhancement of social-emotional skills. Supporting factors include government policies, institutional facilities, and professional development programs, while inhibiting factors involve limited disability-friendly infrastructure, administrative workload, unsustainable training, and constraints in initial student assessment. The study concludes that the successful implementation of inclusive education depends on the synergy among teacher readiness, policy support, and adequate facilities.
MITIGASI LEARNING LOSS PASCA PANDEMI COVID-19 MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROJECT-BASED LEARNING BERDIFERENSIASI Hibban, Muhammad Arkan; Pramono, Didi
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

LEARNING LOSS MITIGATION AFTER THE COVID-19 PANDEMICTHROUGH PROJECT-BASED LEARNING DIFFERENTIATION LEARNINGMODEL COVID-19's existence in Indonesia has led to several new issues, particularly in education, oneof which is students' learning loss. This study aims to analyze how teachers mitigate learning lossand identify the impact of implementing project-based learning differentiation learning models.The methodology employed in this study takes a qualitative approach, combining primary datasources from interviews and observations along with secondary data from written sources suchas books and journal articles. As a validity test for this study, source triangulation with narrativedata presentation was used. Changes in learning settings induced by the COVID-19 pandemichave resulted in learning loss in students, thus teachers must act immediately using creativelearning models to reduce it. Students receive advantages from implementing this project-basedlearning differentiation methodology in terms of psychological outcomes. The real impact felt bystudents such as learning more fun, being motivated in class, and feeling comfortable during thelearning process is considered to be able to mitigate the occurrence of learning loss in studentsat SMAN 11 Semarang. Hadirnya COVID-19 di Indonesia membuat munculnya berbagai permasalah baru, tak terkecualipada bidang pendidikan dimana terdapat istilah baru pada siswa yaitu learning loss. Penelitianini bertujuan menganalisis bagaimana guru melakukan mitigasi learning loss dan mengidentifikasidampak implementasi model pembelajaran project based learning berdiferensiasi. Metode yangdigunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakansumber data wawancara dan observasi sebagai data primer serta dokumentasi, buku, dan artikeljurnal sebagai data sekunder. Uji validitas penelitian ini menggunakan tiranggulasi sumberdengan penyajian data berupa naratif. Perubahan kondisi belajar karena pandemi COVID-19kemarin hingga saat ini menimbulkan terjadinya learning loss pada siswa, hingga guru harusbertindak cepat dengan mengimplementasikan model pembelajaran project based learningberdiferensiasi sebagai cara untuk mitigasi terjadinya learning loss pada siswa. Penggunaanmodel pembelajaran ini menunjukan perubahan psikologi dari siswa. Adanya dampak nyata yangdirasakan oleh siswa seperti belajar lebih menyenangkan, termotivasi dalam pembelajaran dikelas, dan merasa nyaman ketika proses pembelajaran dirasa mampu memitigasi terjadinyalearning loss pada siswa di SMAN 11 Semarang.
Model pendidikan seks melalui pendekatan pedagogi kritis bagi remaja di Rifka Annisa Women’s Crisis Center Salsabela, Ristama Fitria; Pramono, Didi
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um022v8i12025p42-59

Abstract

A model of sex education through a critical pedagogy approach for adolescents at Rifka Annisa Women’s Crisis Center The research aims to analyze the sex education model through Paulo Freire’s critical pedagogy approach for adolescents in Rifka Annisa and identify its impact. This research uses descriptive qualitative methods with observation, interviews, and documentation data collection techniques. The results showed that the models and forms of sex education activities for adolescents in Rifka Annisa are the Youth Class Community Forum, RGTS (Rifka Annisa Goes to School), RGTS by Order, RGTS by Project, and media campaigns. Sex education methods using the critical pedagogy approach are serial discussions, art, and reflective methods. The serial discussion method is a discussion with a different theme for each meeting that is still continuous. The art method is a creative and interesting medium used for sex education, including music, graphic design, and performing arts. The following method is the reflective method, which is a process of deepening, realizing, and reflecting on the material, experiences, and life around the participants. Sex education activities in Rifka Annisa that use these three methods impact changes in perspective, changes in behavior, and critical awareness of participants. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pendidikan seks melalui pendekatan pedagogi kritis Paulo Freire bagi remaja di Rifka Annisa dan mengidentifikasi dampaknya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model dan bentuk kegiatan pendidikan seks bagi remaja di Rifka Annisa adalah Forum Komunitas Kelas Remaja, RGTS (Rifka Annisa Goes to School) RGTS by Order dan RGTS by Project, dan media campaign. Metode pendidikan seks yang menggunakan pendekatan pedagogi kritis yaitu diskusi serial, metode seni, dan metode reflektif. Metode diskusi serial merupakan diskusi dengan tema yang berbeda setiap pertemuan namun tetap berkesinambungan. Metode seni merupakan media kreatif dan menarik yang digunakan sebagai bentuk pendidikan seks meliputi musik, desain grafis, dan seni pertunjukan. Metode selanjutnya adalah metode reflektif merupakan proses pendalaman, penyadaran, dan merefleksikan materi, pengalaman, dan kehidupan di sekitar peserta. Kegiatan pendidikan seks di Rifka Annisa yang menggunakan ketiga metode tersebut berdampak untuk perubahan perspektif, perubahan perilaku, dan kesadaran kritis peserta.
TANTANGAN DAN STRATEGI IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA SISWA ATLET PUSAT PENDIDIKAN DAN LATIHAN OLAHRAGA PELAJAR (PPLOP) SMA Naufal Dzaky Firmansyah; Didi Pramono
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i2.10067

Abstract

This study was motivated by the challenges teachers face in implementing differentiated instruction for student-athletes at the Student Sport and Training Center (PPLOP), who juggle dual roles in academics and athletic performance. The focus of this study is to explore in depth the challenges and strategies teachers use in applying differentiated instruction to student-athletes at PPLOP SMA Negeri 11 Semarang. This study employs a qualitative approach using a case study design. The research subjects consist of four subjects teachers and five student-athletes selected as purposive sampling. Data collection was conducted via interviews, observation, and document analysis. Data analysis utilized source triangulation through interactive model purposed by Miles, Huberman, and Saldana. The findings reveal two main results. First the challenges faced by teachers stem from cultural gaps between curriculum demands and the realities of student-athletes. These gaps manifest in three aspects: planning (student heterogenity, process (physical condition and attendance of student-athletes). Second in response this challenges, teachers developed adaptive strategies in the form of differentiation of content (simplification of material), process (flexibility of learning methods), and products (flexible assigment and examination system). The implementation of differentiation learning of student-athletes requires teachers to be innovators capable of bridging the gap between the ideal curriculum requirements and the realities of the ground. Sucsessful implementation will be achieved if systemic support in the form of flexible policies and collaboration among various stakeholders can be implemented simultaneously.
PREFERENSI ORANG TUA DAN SANTRI DI BREBES TERHADAP PENDIDIKAN PESANTREN PASCASEKOLAH DASAR Fina Nur Hidayati; Didi Pramono
Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama (JISA) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Sociology of Religion Study Program, Faculty of Social Sciences, North Sumatra State Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jisa.v9i1.28651

Abstract

This study aims to analyze the preferences of parents, students, and the integration of James S. Coleman's rational choice theory in Siwuluh Village, Bulakamba District, Brebes Regency, Central Java, regarding the choice of post-primary Islamic boarding school education. This study is qualitative and uses a case study technique. Data collection uses interview, observation, and documentation techniques. Informants consist of 11 participants consisting of 6 main informants (MFZ, KU, SY, LF, SIM, and WFR), 4 supporting informants (N, R, T, and LNA), and 1 key informant (RA) who has experience in Islamic boarding school education. The data validity technique in this study uses source triangulation. Data are analyzed qualitatively using the approach proposed by Miles, Huberman, and Saldana in the form of data condensation, data models (data display), and making and validating conclusions. The results show that parents and students assess education in Islamic boarding schools positively. Parents' and students' preferences are influenced by family, social, environmental, religious, and reputational factors, as well as comparisons with other similar educational institutions, and are the result of rational considerations. The decision to send children to post-primary school is a rational one based on a cost-benefit analysis. Benefits such as instilling religious values, developing good character and morals, strict social supervision, and protection from negative influences far outweigh the relatively low economic costs.
Co-Authors Abda Abda Adiansyah, Darel Viko Adiyatma Rakhmawati Af'idah, Nabila Zakiyyatul Agnes Riska Rifatul Imammi Ahmad Nafi Aji Setiawan Ali Akbar Rizqi Amaliyah, Khasiatun Amrin Ma'ruf Ananto, Novian Puji Andhika Gusti Ramadhan Anindhyta Putri Pradipta Anrichal, Raharditya Antari Ayuning Arsi Apriliyanti, Dinda Aprillianty Belinda Ayu Nadifa Putri Asep Purwo Yudi Utomo Asih, Rizqi Amalia Dwi Atika Wijaya Azkia, Rizka Noor Budiyono, Muhammad Dandy Prayoga Destria Sibarani Devia Fitri Alfiana Dina Puspa Ringga Dinda Apriliyanti Dini Agustin Dzikrillah, Nurfaizzatu Edo Maulana Eka Yuniati Elly Kismini Elsa Lutmiranita Amanatin Ema Kartika Ervina Dwi Anggraeni Fairuz Quamilla Hilmina Fajar Fajar Fatrisia, Ihda Fauzi, Lesa Fina Nayla Farha Fina Nur Hidayati Fivi Ananda Amellya Putri Fransiska, Junita Dwi Fulia Aji Gustaman, Fulia Aji Gayyutri Naylacitra Hanafi, Asti Handika Mukti Hanifah, Ulin Hardi Saputro, Iwan Hartati Sulistyo Rini Harto Wicaksono Harto Wicaksono, Harto Hasna Barara M Hendri Irawan Heri Tjahjono Hibban, Muhammad Arkan ida lutfi ayuningtyas Iflahul Amal Ihda Fatrisia Ika Setyowati Indarti, Eka Irawan , Hendri Irchas Dwika Suryandaru Islamy, Amilia Buana Dewi Ismuwati Isnarto, Isnarto Julianto, Dimas Karni Karni Khasan Setiaji Kuncoro Bayu Prasetyo Kunti Dewi Masyithoh Kurniawan, Muhammad Andi Kusumaningtyas, Zahra Kyarto, Abdullah Fariz Lubna Askhiya , Siti Ma'rifatun Nisa Maharani, Annisa Tetty Manggali, Ratna Maria Ayu Puspita Martanti, Nadia Luki Masrukhi Masrukhi Masrukhi Moh Yasir Alimi Muh. Sholeh Muhammad Syawaludin Nadya Kamilata Arzaqi Nafisah, Jazilatun Nai’lah Cahaya Putri Naila Rahmaniyatul Wulida Naufal Dzaky Firmansyah Naufal Hafiz Ikhsan Nazaruddin Akhmad Nekha Dewi Anggraeni Ngabiyanto - Ninuk Sholikhah Akhiroh Noven Tresandya Noviani Achmad Putri Noviani Achmad Putri Nugraheni Arumsari Nugroho Trisnu Brata Nur Khayati Nurul Fatimah Oktavia, Hasna Tri Otniel Linuwih Agung Maulana Pramana Herjati Putra Dionchi Pramudanti, Yolinda Prasetya, Heldi Prayoga, Dandy Puspita Pebri Setiani Radini Sinta, Radini Rahma Vitranti Refiyan, Tio Putra Restu Ayu Mumpuni, Restu Ayu Restu Tria Anugrah Riska Dwiyanti Rochamah Nur Hidayah Rossi Galih Kesuma, Rossi Galih Rudi Salam Ruhadi Ruhadi Salma Putri Adani Salsabela, Ristama Fitria Saufa Alina Alfasya Setyawan, Muhamad Andi Shafaa Salsabila Durotul Azis Shonia Ummu Khabibah Siswandi Siswandi Sukrisna Syahwa Putri Restivalia Syakira Desmalia Rizma Tita U’ut Oktavia Tubagus Luthfi Yahya Zaenurie Tutik Wijayanti Tutik Wijayanti, Tutik Ulum, Jauharul Ulung, Benny Victoria Nastacia Sudiana Vina Nurul Husna Wafiana, Mufita Widhiyanto, Riyadi Yanitama, Arka Yulianti Bakari Zaematul Mahbubah Zahra Nabila Luthfianisasa Ziryu Robben Duta Wijaya Zunitasari, Sindy