p-Index From 2021 - 2026
5.198
P-Index
This Author published in this journals
All Journal IJTIHAD Jurnal Wacana Hukum Islam dan Kemanusiaan Jurnal Ushuluddin An-Nida' Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam El-Mashlahah Justitia et Pax Jurnal Cahaya Keadilan JOURNAL EQUITABLE Al-Amwal Khatulistiwa: Journal of Islamic Studies BILANCIA Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Perada: Jurnal Studi Islam Kawasan Melayu Jurnal Pendidikan dan Konseling Borneo Law Review Journal BENING Refleksi: Jurnal Filsafat dan Pemikiran Islam TERAJU : Jurnal Syariah dan Hukum IJELR: International Journal of Education, Language, and Religion Al-Awqaf: Jurnal Wakaf dan Ekonomi Islam Journal of Nahdlatul Ulama Studies TASAMUH: Jurnal Studi Islam Al-Riwayah : Jurnal Kependidikan An-natiq Jurnal Kajian Islam Interdisipliner Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Kepulauan Riau (JPPM KEPRI) Mabahits JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah) Jurnal Integrasi Ilmu Syariah (Jisrah) QiST: Journal of Quran and Tafseer Studies Millah: Journal of Religious Studies Jurnal Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau Al Barakat: Jurnal Kajian Hukum Ekonomi Syariah Jurnal Pendidikan Islam Indonesia Al Fuadiy: Jurnal Hukum Keluarga Islam El-Uqud: Jurnal Kajian Hukum Ekonomi Syariah Multicultural Islamic Education Review Al-Qudwah: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hadis Al-khidmah: Jurnal Pengabdian dan Pendampingan Masyarakat ISLAMITSCH FAMILIERECHT JOURNAL Al-Wasatiyah: Journal of Religious Moderation Bilancia : Jurnal Studi Ilmu Syariah dan Hukum Indonesian Journal of Law and Syariah (IJLS)
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Mabahits

Pergeseran Nilai-Nilai Kesakralan Pada Pernikahan: Sefiyani, Dewi; Wardan, Enda; Nurhidayati, Riezka; Debana, Muhammad Zaky; Saiin, Asrizal
Mabahits : Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 5 No 02 (2024): November
Publisher : UAS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/mabahits.v5i02.1730

Abstract

The majority of Indonesians still consider marriage to be a sacred agreement, as shown by the various events and traditions that accompany it, many people wish to marry once in their lifetime. However, the increasing number of divorces calls into question the sanctity of marriage. In early May 2024 the judge granted Ria Ricis' divorce lawsuit against Teuku Ryan. This research aims to understand marriage in the Civil Code and KHI law, as well as the sacred values ​​of marriage and divorce according to Islamic law and the causes of their occurrence. The author will examine the impulses that cause a shift in sacred values ​​in marriage which causes divorce. This type of qualitative research uses data collection methods using literature, both secondary and primary data. From the findings, marriage is the union of two people who have the same belief or religion. The sacred values ​​in marriage are found when the marriage contract takes place. Divorce is the severance of the relationship between husband and wife and the loss of sacred values ​​in marriage. There are several factors that cause divorce: economic, betrayal, and finally social and cultural. The shift in sacred values ​​in Ria Ricis's marriage was caused by several incentives, First: interference from her in-laws, Second: poor communication, Third: mental support was not met, Fourth: physically insulting the wife. The disputes and disputes that caused the ongoing conflict in Ria Ricis and Teuku Ryan's household were difficult to resolve, so their relationship became unstable and difficult to repair, causing a significant rift. As a result, Ria Ricis and Teuku Ryan's household was destroyed.
Pendekatan Sosiologi Hukum Islam Sebagai Upaya Menjaga Keharmonisan Keluarga Sakinah Lestari, Dewi; Santoso, Hani Hafizah Putri; Darmayanti, Pipit; Ikrom, Dawamil; Saiin, Asrizal
Mabahits : Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 5 No 02 (2024): November
Publisher : UAS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/mabahits.v5i02.1733

Abstract

Keluarga sakinah merupakan impian setiap orang, terutama yang sudah melangsungkan pernikahan yang diharapkan akan melahirkan kenyamanan dan ketentrama bagi anggota keluraga tersebut. Walaupun dalam prakteknya tidak mudah, ada rintangan dan halangan yang harus dilalui agar terciptanya keluarga sakinah. Salah satu kendala rumah tangga yaitu tidak se frekuensi, tidak mengerjakan kewajibannya, dan tidak memahami pasangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami pentingnya menjaga keharmonisan keluarga sakinah. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu metode studi pustaka pengumpulan data dengan cara mencari sumber dan merkontruksi dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, dan riset-riset yang sudah ada. Hasil penelitian yang dapat disimpulkan bahwa berdasarkan pendekatan sosiologi hukum Islam, keluarga harmonis atau keluarga Sakinah itu dapat terwujud dengan berpegang teguh pada “Sakinah Mawaddah Warahmah”, yang mana dapat menjadikan keluarga utuh dan tidak adanya konflik yang membuat terjadinya perpecahan. Adapun upaya menjaga keharmonisan keluarga Sakinah diantaranya: a) keterbukaan, b) empaty, c) sikap positif, d) sikap mendukung dan e) kesetaraan.