p-Index From 2021 - 2026
5.669
P-Index
This Author published in this journals
All Journal IJTIHAD Jurnal Wacana Hukum Islam dan Kemanusiaan Jurnal Ushuluddin An-Nida' Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam El-Mashlahah Justitia et Pax Jurnal Cahaya Keadilan JOURNAL EQUITABLE Al-Amwal Khatulistiwa: Journal of Islamic Studies BILANCIA Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Perada: Jurnal Studi Islam Kawasan Melayu Jurnal Pendidikan dan Konseling Borneo Law Review Journal BENING Refleksi: Jurnal Filsafat dan Pemikiran Islam TERAJU : Jurnal Syariah dan Hukum IJELR: International Journal of Education, Language, and Religion Al-Awqaf: Jurnal Wakaf dan Ekonomi Islam Lentera:Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies Journal of Nahdlatul Ulama Studies Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat TASAMUH: Jurnal Studi Islam Al-Riwayah : Jurnal Kependidikan An-natiq Jurnal Kajian Islam Interdisipliner Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Kepulauan Riau (JPPM KEPRI) Mabahits JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah) Jurnal Integrasi Ilmu Syariah (Jisrah) QiST: Journal of Quran and Tafseer Studies Millah: Journal of Religious Studies Jurnal Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau Al Barakat: Jurnal Kajian Hukum Ekonomi Syariah Jurnal Pendidikan Islam Indonesia At-Ta’awun: Jurnal Mu’amalah dan Hukum Islam Syakhshiyyah Jurnal Hukum Keluarga Islam Al Fuadiy: Jurnal Hukum Keluarga Islam El-Uqud: Jurnal Kajian Hukum Ekonomi Syariah Multicultural Islamic Education Review Al-Qudwah: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hadis Al-khidmah: Jurnal Pengabdian dan Pendampingan Masyarakat ISLAMITSCH FAMILIERECHT JOURNAL Al-Wasatiyah: Journal of Religious Moderation Bilancia : Jurnal Studi Ilmu Syariah dan Hukum Indonesian Journal of Law and Syariah (IJLS)
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : An-Nida'

Urgency of the Malay Wedding Reception in Kepulauan Riau Based on Al-Maṣlaḥah Asy-Syathibi Perspective Saiin, Asrizal; Umar, M. Hasbi; Badarussyamsi, Badarussyamsi; Radiamoda, Anwar M.
An-Nida' Vol 47, No 2 (2023): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/an-nida.v47i2.25600

Abstract

A wedding reception in the Malay wedding tradition absolutely must be carried out by the Malay community in the Kepulauan Riau, because there are moral sanctions if someone does not follow the applicable customary law. Apart from that, there is a doctrine for the Malay community in Kepulauan Riau, that a wedding reception is important to hold, if a wedding reception is not held, then one's wedding procession will not be complete. Complexity in these problems often divert the value of the relationship between custom and religion, especially Islam, within the scope of sharia. Starting from the idea that in Islam, everything must be seen for its benefit, this research uses an approach al-Maṣlaḥah Ash-Shatibi. This research uses a type of field research with the nature of descriptive qualitative research. In this research the data used is primary data and secondary data. Primary data comes from data obtained through observation, interviews and documentation. Meanwhile, secondary data comes from internet sites, literature and other media. At the data processing stage there are three activities carried out, namely: editing, coding and tabulation. The results of this research show that if viewed based on al-Maṣlaḥah perspective, Malay wedding reception in Kepulauan Riau is something special taḥsiniyyah. This is because the traditional Malay wedding procession in Kepulauan Riau is only a support for a person's advancement in society and is simply a form of obedience. Abstrak: Resepsi pernikahan dalam tradisi perkawinan melayu mutlak harus dilaksanakan oleh masyarakat melayu di Kepulauan Riau, karena adanya sanksi moral apabila seseorang tidak megikuti hukum adat yang berlaku. Selain itu juga, terdapat doktrin bagi masyarakat melayu di Kepulauan Riau, bahwa resepsi pernikahan menjadi penting untuk dilaksanakan, jika resepsi pernikahan tidak dilaksanakan, maka belum sempurna prosesi pernikahan seseorang. Kompleksitas di dalam problematika tersebut sering kali mengalihkan nilai keterkaitan antara adat dan agama khususnya Islam dalam lingkup syariah. Berangkat dari pemikiran bahwa dalam Islam, segala sesuatu harus dilihat kemaslahatannya, dalam penelitian ini dengan pendekatan al-Maṣlaḥah asy-Syathibi. Penelitian ini menggunakan jenis studi lapangan (field research) dengan sifat penelitian kualitatif deskriptif. Dalam penelitian ini data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer berasal dari data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan data sekunder bersumber dari situs internet, kepustakaan dan media lainnya. Pada tahap pengolahan data ada tiga kegiatan yang dilakukan, yaitu: penyuntingan (editing), pengkodean (coding) dan tabulasi (tabulating). Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa jika ditinjau berdasarkan perspektif al-Maṣlaḥah, resepsi pernikahan melayu di Kepulauan Riau merupakan sesuatu yang bersifat taḥsiniyyah. Hal ini karena prosesi pernikahan adat Melayu Kepulauan Riau, hanya menjadi suatu penunjang peningkatan seseorang dalam pergaulannya di masyarakat dan sebagai bentuk kepatuhan semata.
Co-Authors . Zulfan Afriadi, Putra Afrizal Nur Agustiar Agustiar Ahmad Chuzairi Aidillah Suja Aliem Amsalu Anwar M. Raadiamoda April, Muhammad Ari Hidayat, Muhammad Yayad Aribbilah, Ilhamuddin Armita, Pipin Asrizal Assril aziwantoro, juni Azzahra, Khairunnisa Badarussyamsi, Badarussyamsi Bashori Bashori Candra Wesnedi Darmayanti, Pipit Debana, Muhammad Zaky Dewi Lestari Dina Suci Hasanah Simanungkalit Elviandri, Elviandri Farkhani Farkhani Fauzi Fauzi Fery Adi Alwiyon Firdaus Firdaus Fitrah, Annisa Freska Salsabila Hajazi, Moh. Zaidi Hasbi Umar Hasibuan, Supri Yadin Hermanto Harun Hidayat, Muhammad Yayad Ari Humaira Ahmad Iffan, Ahmad Ikrom, Dawamil Ilhammuddin Aribbillah Janeri, Roles Karina Talia Putri Lola Abellia Lufiya, Tira Lukmanul Hakim M Azmi M TAUFIQ M. Asrafil M. Indra M. Iqbal Maulana Putra M. Radiamoda, Anwar Maulana Yusuf Maya Duwi Ayunda Moetia Septi Mohamad Karuok Mohd Faizulamri Mohd Saad Muchimah, Muchimah Muh. Rizki Muh. Rizki Muhammad April Muhammad Fadhli Muhammad Gilang Aidil Saputra Muhammad Ridho Nur Muhammad Rizki Muhammad Taufiqurrahman, Muhammad Muharram, Nur Nadi Putra Nugroho, Pebriyan Nurhidayati, Riezka Nyoto Nyoto Nyoto, Nyoto Pipin Armita Pipin Armita Pipin Armita Pipin Armita Radiamoda, Anwar M. Rahma Islamiati Rahman, Muhammad Rahmat Hidayatullah Rahmawati, Siti Nur Aini Dwi Raihana Raihana Raihana Raihana Raja Hesti Hafriza Rianto, Muhammad Riezka Nurhidayati Rihana Hidayanti Sagala, Khaoirunnisa Azzahra Santoso, Hani Hafizah Putri Saphira, Bella Sefiyani, Dewi Siti Maheran Siti Nurjanah Sudanto supani supani Supriyadin Hasibuan Susandi, Ari Tri Wahyuni Lestari Umar, M. Hasbi Valijon Ghafurjonovich Macsudov Wardan, Enda Zaitun Zaitun Zia Ulfuat Hisam Abdillah Zulfa Hudiyani Zulfan Efendi