Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Teaching For Personal And Social Responsibility Model Dalam Pembelajaran Atletik Nomor Lari Estafet SMPN 1 Karwang Barat Ramadhan, Fajar; Setiawan, Daffa Rafid; Alea, Tiara Kheisya; Rahayu, Ega Trisna; Suherman, Asep
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 22 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10114792

Abstract

Model Teaching for Personal and Social Responsibility (TPSR) merupakan pendekatan instruksional yang berfokus pada pengembangan keterampilan sosial dan tanggung jawab pribadi. Dalam konteks lari estafet, siswa perlu belajar berkolaborasi dalam tim dan berkomunikasi secara efektif untuk mencapai hasil yang positif. Model ini membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan seperti kerja sama, komunikasi, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan dalam konteks tim olahraga. Dengan menerapkan model TPSR, siswa dapat merasa lebih termotivasi dan terlibat dalam pembelajaran lari estafet atletik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Teaching for Personal and Social Responsibility (TPSR) terhadap pembelajaran lari estafet atletik di SMPN 1 Karwang Barat. Model TPSR merupakan pendekatan instruksional yang menekankan pada pengembangan keterampilan sosial dan tanggung jawab pribadi. Melalui penerapan model ini, penelitian ini berupaya memahami bagaimana model TPSR dapat mempengaruhi pembelajaran lari estafet dan perkembangan siswa dalam konteks olahraga. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, meliputi observasi partisipan, wawancara, dan analisis dokumen yang relevan. Peserta penelitian meliputi siswa dan guru/pelatih yang terlibat dalam pembelajaran lari estafet di SMPN 1 Karwang Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model TPSR dalam pembelajaran lari estafet berpengaruh positif. Penerapan model TPSR juga meningkatkan motivasi siswa dalam pembelajaran lari estafet. Dalam konteks lari estafet, siswa belajar untuk menghormati aturan, mengakui keberhasilan lawan, dan mengelola emosi mereka secara efektif selama kompetisi. Secara keseluruhan penelitian ini menyimpulkan bahwa model TPSR berpengaruh positif terhadap pembelajaran lari estafet atletik di SMPN 1 Karwang Barat. Model meningkatkan keterampilan sosial siswa, tanggung jawab pribadi, motivasi, dan pemahaman tentang etika olahraga. Penelitian ini memberikan wawasan dan rekomendasi bagi guru, pelatih, dan sekolah dalam mengimplementasikan model TPSR dalam pendidikan olahraga untuk meningkatkan pengalaman belajar holistik siswa.
Pengaruh Personalize System For Inruction Model dalam Pembelajaran Aktivitas Pengembangan Terhadap Kebugaran Jasmani SMA 4 Karawang Triwulandari, Firda; Fathoni, Furqon Dwi; Rahayu, Ega Trisna; Suherman, Asep
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 22 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10115055

Abstract

Kebugaran jasmani adalah kondisi fisik seseorang yang melakukan aktifitas tertentu, kebugaran jasmani seseorang akan mengalami peningkatan jika melakukan Latihan secara rutin, aktifitas rutin jarang dilakukan Latihan fisik. Kebugara jasmani sangat menentukan penampilan seseorang, seseorang yang bugar jasmani akan dapat tampil semangat dan produktif dalam aktifitas sehari – hari. Kebugaran dibagi menjadi 2 katagori yaitu : kebugaran yang berhubungan dengan Kesehatan atau helsth firness dan kebugaran yang berhubungan dengan keterampilan atau skill related fitness. Tingkat kebugaran jasmani yang baik akan mencerminkan ciri – ciri sebagai berikut : (1) cukup kuat dalam melakukan tugas harian maupun tugas darurat atau mendadak lainnya, (2) mempunyai kemampuan untuk menyelesaikan tugas harian yang melelahkan, (3) mempunyai ketahanan kardiovaskuler untuk melakukan pekerjaan yang melelahkan, (4) memiliki kelincahan sehingga mampu untuk bergerak leluasa, (5) memiliki kecepatan untuk mampu bergerak cepat dalam mengatasi keadaan darurat, (6) memiliki daya control mengkoordinasikan Gerakan tubuh dangan mulu. Metodologi juga merupakan analisis teroritis mengenai suatu cara untuk metode.
Pengaruh Direct Interction Model Terhadap Kemampuan Teknik Dasar Passing Bawah Dan Passing Atas Dalam Permainan Bola Volly Terhadap Sikap Kerja Sama Siswa Kelas X Smk Negeri 3 Karawang Barat Fadhillah, Muhammad Ridwan; Resti, Serra; Rahayu, Ega Trisna; Suherman, Asep
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 22 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10118247

Abstract

Model Interaksi Langsung adalah metode pembelajaran yang berfokus pada interaksi langsung antara guru dan siswa, dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa melalui pengalaman praktik atau demonstrasi. Dalam konteks bola voli, Model Interaksi Langsung dapat digunakan untuk mengajarkan teknik dasar seperti passing bawah dan passing atas. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model interaksi langsung terhadap kemampuan teknik dasar passing bawah dan passing atas dalam permainan bola voli terhadap sikap kerja sama siswa kelas X SMK Negeri 3 Karawang Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design, melalui 3 tahap uji yakni uji normalitas, uji homogenitas serta uji paired saimpel. Subjek penelitian terdiri dari dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang mendapatkan pembelajaran dengan menggunakan model interaksi langsung, dan kelompok kontrol yang mendapatkan pembelajaran konvensional tanpa model interaksi langsung. Teknik pengumpulan data menggunakan pretest dan protest kemampuan teknik dasar passing bawah dan passing atas serta angket sikap kerja sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas X SMK Negeri 3 Karawang Barat yang telah mendapatkan pembelajaran dengan model interaksi langsung mengalami peningkatan yang signifikan dalam kemampuan teknik dasar passing bawah dan passing atas dibandingkan dengan kelompok kontrol. Selain itu, terdapat juga peningkatan sikap kerja sama pada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model interaksi langsung. Dengan demikian, model interaksi langsung memiliki pengaruh positif terhadap kemampuan teknik dasar passing bawah dan passing atas dalam permainan bola voli serta sikap kerja sama siswa. Oleh karena itu, disarankan agar model interaksi langsung dapat diterapkan dalam pembelajaran bola voli di sekolah-sekolah guna meningkatkan kemampuan teknik dasar dan sikap kerja sama siswa.
Pengaruh Personalized System for Instruction Model dalam Penguatan Fisik Sit-Up dan Push-Up Siswa Kelas XII SMAN 3 Cikampek Rizki, Fattihatur; Alifia, Idham Fikri Nur; Haq, Zulkarnain; Rahayu, Ega Trisna; Suherman, Asep
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 22 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10136548

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menginvestigasi pengaruh Personalized System for Instruction (PSI) model dalam penguatan fisik sit-up dan push-up pada siswa kelas XII SMAN 3 Cikampek. Personalized System Of Instruction merupakan salah satu metode pembelajaran pendekatan individual. Personalized System Of Instruction yang disingkat dengan PSI dikembangkan oleh Fred S. Keller (1968), terutama digunakan di tingkat universitas, untuk mengatasi sistem kuliah konvensional. PSI merupakan salah satu bentuk sistem pembelajaran yang menekankan kepada belajar tuntas melalui sistem pembelajaran individual dengan modifikasi pembelajaran kelompok. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas PSI model dalam meningkatkan kemampuan fisik siswa dalam melakukan sit-up dan push-up. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain kelompok kontrol acak. Sampel penelitian terdiri dari dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menerima pembelajaran dengan menggunakan PSI model dan kelompok kontrol yang menerima pembelajaran konvensional. Masing-masing kelompok terdiri dari 30 siswa kelas XII SMAN 3 Cikampek. Intervensi berlangsung selama enam minggu dengan dua sesi pelatihan dalam seminggu. Siswa dalam kelompok eksperimen menerima pembelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan mereka menggunakan PSI model. Siswa dalam kelompok kontrol menerima pembelajaran konvensional tanpa penyesuaian. Data diperoleh melalui tes sit-up dan push-up sebelum dan setelah intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji independent untuk membandingkan perbedaan peningkatan kemampuan fisik antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok siswa yang menerima pembelajaran dengan PSI model mengalami peningkatan yang signifikan dalam kemampuan fisik sit-up dan push-up dibandingkan dengan kelompok kontrol. Hasil ini menunjukkan bahwa PSI model efektif dalam penguatan fisik sit-up dan push-up siswa kelas XII SMAN 3 Cikampek.
Pengaruh Model Pembelajaran Pemecahan Masalah (Pbl) Yang Di Tinjau Dari Minat Belajar Peserta Didik Dalam Belajar Senam Dasar Febrian, Rizky; Rahayu, Ega Trisna; Suherman, Asep
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 22 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10142710

Abstract

Educators serve as the spearhead of curriculum development and as implementers of the curriculum in the field, which is a key factor in the success of the curriculum. According to researchers preblem based learning model (PBL) is a method triggered by problems that encourage students to learn and work cooperatively in groups to get solutions, think critically and analytically, be able to determine and use appropriate learning resources. Physical education is an important part of the overall education system, so it must be directed towards achieving educational goals. To achieve these goals, specialist sports teachers and classroom teachers must work together (Lynch, 2015).One method of collecting data is by using the test method. The test method is used to determine the number of scores obtained by students after the pretest and posttest using Kiorroga Activities. The test was carried out in two stages, namely the pretest and posttest stages. In the pretest stage the results are used to determine the development of children's fine motor skills before being given treatment and for the posttest the results are used to see the extent of the development of fine motor skills of students after practicing basic gymnastic activities such as (front roll, back). The population of this study consisted of 16 students of class VIIl at AZZHAHIRIYYAH Islamic Junior High School located on the Karawang-Bekasi border. The pre-experimental method was used in this research, with a one group pretest-postest design. Saying that Pre-experimental design is a design that includes only one group or class that is given a pre and post test. This one group pretest and posttest design, carried out on one group without a control or comparison group (Sugiyono, 2014: 109). This research instrument is in the form of multiple choice with 30 questions and one answer score. The Likert scale was used to calculate the score in this review. The Likert scale according to Sugyono (2018) is used to assess the perceptions, beliefs, and attitudes of a person or group towards social phenomena. Several stages or steps that must be considered in the preparation of instruments include construct planning, factor evaluation, indicator preparation, and question item preparation (Irfan Zinat Achmad, 2017). The statistical tests used are N-gain scores, Kolmogorov-Smirnov normality test, homogeneity test with Levene statistics, and paired sample test. This research resulted in the finding that the problem-based learning model (PBL) has a significant effect on the child's motor skills in performing basic gymnastic movements. After we know the data from the three tests, the problem-based learning model (problem-solving learning model) provides many benefits for students, Bruner in Dahar (2011) considers that "Discovery learning is in accordance with the active search for knowledge by humans and in itself provides the best results. Making your own efforts to find solutions to problems and the knowledge that comes with them, produces knowledge that is truly meaningful". Knowledge acquired by discovery learning shows several advantages. First, the knowledge is long-lasting or long-remembered or easy to remember. Second, the results of discovery learning have a better transfer effect than other learning outcomes. Third, overall discovery learning improves students' reasoning and ability to think freely. In physical education, the objectives of problem-based learning (PBL) are designed to according to Ibrahim and Nur (in Rusman, 2010) in more detail, among others, as follows: a. Help learners develop thinking and problem-solving skills. B. Learning various adult roles through their involvement in real experiences. . This study aims to investigate the effect of this problem-based learning model to train students' flexibility in performing basic gymnastic activities such as front roll, back roll, candle stance, and kayang in first-year school students. Through this study, the authors wanted to find out whether the use of problem-based learning model can improve students' movement skills in the context of basic gymnastics. The conclusion of this study is that the use of the Inquiry learning model has a positive and significant effect on students' movement skills in basic gymnastics movements in junior high school. This study also provides a basis for further research on the use of different learning models in the context of basic gymnastics learning.
Pengaruh Latihan Lempar Shuttlecock Terhadap Peningkatan Kemampuan Pukulan LOB Pada Siswa Bulutangkis di SMP PGRI Gunungputri Alam, Sohbat; Rahayu, Ega Trisna; Siswanto, Siswanto
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan demi dapat mengetahui pengaruh latihan shuttlecock terhadap peningkatan kemampuan pukulan lob pada siswa. Metode penelitian yang dipergunakan ialah metode eksperimen dengan menggunakan rancangan desain eksperimen The One Group Pretest Posttest Design dimana penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan sampel purposive sample. dengan kriteria, yaitu: (1) perempuan, (2) usia 9-13 tahun, (3) memiliki kesediaan untuk menjadi sampel, (4) tidak pada kondisi sakit, (5) durasi latihan paling sedikit 6 bulan, (6) memiliki keaktifan 75%. Atas kriteria diatas maka sampel yang terpenuni ialah 8 siswa putri. Tes kemampuan lob (French Test) merupakan instrument yang dipergunakan. Nilai reliabilitas 0,96 dan validitas 0,65. Analisis data mempergunakan uji t dengan taraf signifikansi yaitu 0,05 (5%). Hasil penelitian mengungkapkan adanya pengaruh latihan lempar shuttlecock terhadap peningkatan kemampuan pukulan lob pada permainan bulu tangkis di SMP PGRI Gunungputri. Dimana bisa dibuktikan dengan t hitung 7,337 > t tabel 2,36, dan nilai sig 0,000 < 0,05, dengan kenaikan persentase yakni 36,83%.
EFEKTIVITAS INQUARY LEARNING MODEL DALAM KURIKULUM MERDEKA TERHADAP KEMAMPUAN TEKNIK DASAR ROLL DEPAN DAN BELAKANG PADA SISWA/I SMA Surya, Terbit; Nugraha, Aep Guntur; Nursaori, Ferdianka; Rahayu, Ega Trisna
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 7, No 2 (2024): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v7i2.15162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pendekatan pembelajaran inkuiri dalam meningkatkan keterampilan kognitif dan psikomotor siswa pada pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), khususnya pada materi senam lantai roll depan dan roll belakang di SMA Negeri 1 Tempuran. Masalah yang diidentifikasi adalah kelemahan siswa dalam aspek kognitif, mencakup pemahaman teori dasar dan konsep olahraga, serta aspek psikomotor, yang terlihat dari kurangnya keterampilan praktis dan teknik dasar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pra-eksperimental, tipe one group pretest-posttest design. Sebanyak 30 siswa kelas X berpartisipasi sebagai sampel menggunakan teknik sampel jenuh. Teknik pengumpulan data meliputi pemberian instruksi, demonstrasi teknik, pelaksanaan tes roll depan dan roll belakang, serta pencatatan observasi terhadap teknik pelaksanaan, kesalahan, dan waktu yang dibutuhkan. Data dianalisis menggunakan uji N-Gain Skor untuk mengukur efektivitas model pembelajaran.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran inkuiri efektif dalam meningkatkan keterampilan kognitif dan psikomotor siswa. Uji normalitas dan homogenitas menunjukkan data berdistribusi normal dan homogen, sedangkan uji-t menunjukkan perbedaan signifikan antara hasil pre-test dan post-test. N-Gain Skor rata-rata sebesar 0,34 menunjukkan peningkatan yang efektif. Dengan demikian, pendekatan pembelajaran inkuiri terbukti efektif dan dapat diimplementasikan sebagai strategi pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PJOK.
Pengaruh Variasi Latihan Terhadap Keterampilan Gerak Dasar Tendangan Dollyo Chagi Selis, Selis; Rahayu, Ega Trisna; Nugroho, Setio
Jurnal Porkes Vol 7 No 2 (2024): PORKES
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/porkes.v7i2.28297

Abstract

This study aims to evaluate the effect of training variations on the basic movement skills of dollyo chagi kicks in taekwondo extracurricular at SMAN 1 Karawang. This study adopted a descriptive quantitative approach. In the research design, an exploratory sequential design model was used using an experimental approach with a pretest and posttest control group design. The study population consisted of 31 students involved in taekwondo extracurricular activities, which were taken using proposive sampling technique. Data collection techniques using tests and statistical analysis. The Shapiro Wilk data normality test is said to be normally distributed data if the significance value is more than 0.05 or Sig > 0.05. obtained Sig (2tailed) value of 0.000, significance value (2 tailed) 0.000 < 0.05. The N Gain percent value that is smaller or less than 40% is interpreted into the ineffective category. The N Gain percent value is between 40% 55% interpreted in the less effective category. This indicates an increase in learning completeness before and after learning to write discussion text understanding and basic movement skills of dollyo chagi kick.
The effect of improving physical fitness through traditional games in elementary schools Surur, Muhammad; Gani, Ruslan Abdul; Rahayu, Ega Trisna; Gustiawati, Resty
Jurnal Patriot Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Patriot
Publisher : Department of Coaching, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Padang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/patriot.v6i2.1052

Abstract

Problems: Is through traditional games can improve physical fitness learning outcomes on PJOK Learning. Purpose: To know the improvement of physical fitness learning through traditional games. Methods: The research uses experimental methods with a pretest-posttest control group design. The research population was a fifth-grade student in Muaragembong district of Bekasi. The sample was selected using purposive sampling, which means students who have a low level of physical fitness based on the results of the Indonesian physical fitness test. (TKJI). The sample consisted of two groups, the experimental group and the control group, with a total of 15 students each. Results: The results of data analysis showed that there were significant differences between the experimental group and the control group on the posttest, with values t = -4,76 and p = 0,000 (p < 0.05). This means that the average level of physical fitness of the experimental group is higher than that of the control group after being treated as a traditional game. Conclusion: From the results of this study it can be concluded that learning PJOK using traditional game methods can improve the learning results of physical fitness.
Initial Level of Locomotor Ability Student Class III At Harapan Jaya Beach State Elementary School 04 fermana kautsar, angga; Gani, Ruslan Abdul; Kurniawan, Febi; Rahayu, Ega Trisna
Kinestetik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol 8 No 4 (2024): December
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jk.v8i4.38381

Abstract

locomotor movements are basically important aspects that children should be able to do and develop . The development and improvement of basic locomotor movements in schools through PJOK learning is the basis for children to participate in other physical activities . Research This aiming For know level ability beginning motion locomotive student class III at Pantai Harapan Jaya 04 Public Elementary School. Research This is study descriptive , with use method descriptive quantitative . Data collection techniques use test . Type of method used is TGMD test 2. Test results beginning motion locomotors implemented in class​ low at SD Negeri Pantai Harapan Jaya 04 shows part big ability student is in the category enough to reach percentage as much as 50% or 7 people, while category Good reached 21% or 3 people, category not enough reached 29% or 4 people, while very good category No There is .
Co-Authors Abdul Fattah Hanif Abdul Wahid Habibi Afrinaldi, Rolly Afrinaldi, Rolly Agiet Fadilah Rachman Agrilia Damayanti S.P Agus prastiyo Alam, Sohbat Aldi Firman Pangestu Alea, Tiara Kheisya Alifia, Idham Fikri Nur Alwi Sihab Amien, Muhamad Farhan AMINUDIN, RIZKI Andrie Chaerul Angga Fermana Kautsar Angga Teja Permana Annisa Juliana Djaffar Asep Suherman Asep Suherman Asep Surherman Ayubi, Rahman Tri Baihaqi Akbar Bery Naufal Setiaji Citra Resita Deni Ardian Dewi Siti Aisyah Dhika Bayu Mahardhika Dhika Bayu Mahardika Dicky Wahyudin Dinda Aisyah Dinda Nur Akmalia Dinda Nur Akmalia Dirman Mardiana Divaldo Taneo Dwi PN, Nabila Evi Susianti Fadhilah, Mohammad Eka Fadhillah, Muhammad Ridwan Fadilah Ilham Ash Shiddiq fahrudin Fahrudin Fahturahman, Muhamad Ardi Fajar Ramadhan, Fajar Falah Fadhlurahman khalil Fanny Nilna El-Fadillah Fathoni, Furqon Dwi Febi Kurniawan Febrian, Rizky Febriyanti Cahyaningtias Ferianto Ferianto fermana kautsar, angga Fiko Ramdhani Fikri Lutfhi Fina Malikha Cahyani Firmansyah, Ilyas Khatib Gustiawati, Resty Gustiawati, Resty Haliza Syahnurmala Haliza Syahnurmala Hamdany, Mochammad Haq, Zulkarnain Harvenes Chandra Hayati, Eva Henandar, Erfhan Herul, Herul Hesti Nur Utami Hinggil Permana Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ikbal Maulana Yusup Imam Abdul Aziz Imam Maulana Hafazhah Ine Nirmala Ineke Hanny Rahmawati Inggit Sri Garnasih Inri Novita Dwianti Irfan Zinat Achmad Jahid Jihad Karsan Suryana Karyawati, Lilis Komarudin Agung Suhara Kuntoro Aji Laode Jefri Zanurdi Leni Widiawati Lilis Karyawati lisnawati, nuraini Mahdi Safi’i Alfaja Mardhani Imaduddin Maulana Syarif Mohammad Eka Fadhilah Muhamad Dimyati Muhamad Farhan Amien Muhamad Fariz Budiman Muhamad Ferdyan Rusmana Muhammad Ardiansyah Muhammad Hafizh Sany Muhammad Rhico Syandhiva Muhammad Yoga Al Haj Munip Faisal Fatrah Muzzamil, Ferdy Nafala Mufti Naimi Neng Titih Neng Ulya Nugraha, Aep Guntur Nugroho, Setio Nurhidayah, Helmy Nurjasman Nurjasman Nursaori, Ferdianka Nurunnabilah Nurunnabilah Panji Abdul Azis Prakoso, Bagus Ken Prasetio, Hari Puspita Sari RAHMAT IQBAL Rahmawati, Ineke Hanny REKHA RATRI JULIANTI Resti, Serra Restu Fauziah Hermawan Reynaldi Ksanjaya Rifki Sabik Rina Marlina Rina Syafrida Rina Syafrida Rizki, Fattihatur Rizky Bima Prasetyo Rizky Gymnastiar Fadli Ruslan Abdul Gani Ruslan Abdul Ghani Ryanto, Aria Kusuma Yuda S Siswanto Saddam Dwi Arfandi Saepul Ma’mum Saepul Ma’mun Salwa Azzahra Saputra, Irawan Eka Selis Selis Selis, Selis Septa Rafael Telaumbanua Septi Nur Widarto Setiawan, Daffa Rafid Siwi, Septiaji Raka Sujai, Idam Surur, Muhammad Surya Sahri Mahendra Simamora Surya, Terbit Surya, Terbit Surya Tania Artamevia Tazra Fiddinnia Robin Teguh Ramdani Terbit Surya Surya Tiara Puspita Putri Tiyo Prayoga Tommy Johan Triwulandari, Firda Vicky Ade Efendi Wicaksono, Rizqi Fadilah Wida Febiyanti Wijaya Syamhari Wijaya, Karta Wijaya, Raditiya Danang Windary Windary Wira Yudhistira Yazid Abdul Rozaq Yoga Tri Nugraha yusuf ucup - Zulhani, Atha Raihan