Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Stres Terhadap Tekanan Darah pada Lansia Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kadungora Kabupaten Garut Citra Windani Mambang Sari; Nina Sumarni; Yuliana Sri Rahayu
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 4, No 2 (2019): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.691 KB) | DOI: 10.30651/jkm.v4i2.3193

Abstract

 Hypertension will often occur in the elderly due to physiological decline and stress will trigger an increase in blood pressure if it lasts a long time it will cause persistent high blood pressure This research aims to know the correlation between stress and blood pressure in elderly with hypertension at the working area of Community Health Center of Kadungora, Garut RegencyThis was a correlational descriptive research which used cross sectional approach and total sampling technique with 116 elderlies who suffer from hypertension.The instrument of the research was DASS (Depression, Anxiety, and Stress Scale) which consisted of 14 questions and used digital sphygmomanometer to measure the blood pressure. The results of this study were obtained the normal category stress  32 respondens (27,6%), mild stress 45 respondents (38.8%), moderate stress 29 respondents (25.0%) and severe stress 10 respondents (8.6 %). The results of blood pressure 130-139 mmHg / 80-89 mmHg were 30 respondents (25.9%), ≥140 mmHg / ≥90 mmHgs 79 respondents (68.1%) and ≥180 mmHg / ≥120 mmHg as many as 7 respondents ( 6.0%). From the analysis result, the significant value of p=0,024 which means that it significant effect and thus the H1 can be accepted that there is a significant correlation between stress and blood pressure on hypertension elderly in the working area of Community Health Center of Kadungora, Garut Regency. Medical staffs are expected to use this research as the basic in developing health care activities for elderlies such as Integrated Development Post (posbindu) by providing socialization about information and education related with stress and blood pressure.
Aplikasi Program RW Geulis (RW Genep Ulah Hipertensi) Di RW 6 Desa Jayawaras Garut Iwan Shalahuddin; Udin Rosidin; Nina Sumarni
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2021): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.304 KB) | DOI: 10.35568/abdimas.v4i1.1115

Abstract

Tingginya kejadian penyakit tidak menular (PTM) dengan hipertensi di RW 06 Desa Jayawaras Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut dipicu oleh ketidaktahuan dan ketidakmampuan kepala keluarga untuk mengontrol dan mencegah hipertensi serta tidak mengetahui kemungkinan dampaknya hipertensi. Tujuan dari kegiatan adalah untuk menambah pengetahuan dan pemahaman tentang hipertensi. Metode yang dilakukan dengan metode ceramah via whatsapp, pemasangan poster, tanya jawab dan diskusi kelompok. Hasil kegiatan penyuluhan kesehatan tersebut diberi nama RW Genep Ulah Hipertensi (GEULIS) di RW 06 Desa Jayawaras, Kecamatan Tarogong Kidul yang dilaksanakan pada hari Minggu, 22 Maret 2020 pukul 16.00 - selesai WIB. Selanjutnya pemasangan poster edukasi di RW 06 dilakukan pada hari selasa tanggal 18 Maret 2020. Dalam proses pelaksanaan penyuluhan; Masyarakat terlihat sangat antusias saat pemberian materi berlangsung. Peserta mengikuti penyuluhan dengan gembira karena penyuluhan dilakukan dengan metode online yang menyenangkan. Kegiatan penyuluhan berjalan kondusif karena masyarakat memperhatikan materi yang disampaikan dengan baik.
FAKTOR YANG BERKONTRIBUSI DALAM PEMANFAATAN POSBINDU Nina Sumarni; Witdiawati Witdiawati
Media Informasi Vol 14, No 1 (2018): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.492 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v14i1.169

Abstract

Meningkatnya umur harapan hidup penduduk berdampak pada meningkatnya jumlah penduduk yang berusia lanjut. Pemeliharaan kesehatan bagi lansia dilakukan dengan berbagai upaya, diantaranya melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat yang melibatkan keluarga dan masyarakat setempat. Posbindu Cendrawasih merupakan satu-satunya posbindu yang berada di wilayah kerja Puskesmas Cipanas Garut, dengan jumlah lansia 126 orang. Cakupan pelayanan posbindu di Puskesmas Cipanas Garut masih rendah (30,2%) dari target 70%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor apa yang berkontribusi dalam pemanfaatan posbindu di Posbindu Cendrawasih Wilayah Kerja Puskesmas Cipanas Garut Tahun 2016. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Ukuran sampel yang digunakan adalah sampel populasi yaitu 126 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabititasnya. Analisa penelitian dilakukan sampai analisa univariat. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar pengetahuan lansia dalam kategori kurang (50,78%), lansia bersikap negatif (62,78%), dukungan keluarga yang rendah (66,67%). Tindakan atau perilaku manusia dibentuk oleh keturunan, lingkungan dan pengetahuan. Sikap yang terbentuk tidak dapat diubah begitu saja karena sangat erat kaitanya dengan faktor dalam dan luar individu. Dukungan keluarga merupakan faktor penguat untuk terjadinya perilaku kesehatan. Puskesmas perlu melakukan pendidikan kesehatan yang berkesinambungan mengenai pentingnya posbindu sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan kesehatan lansia
Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Perdarahan Postpartum Sri Purnama Alam; Sukmawati; Nina Sumarni
Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA (JKSP) Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Katolik Musi Charitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32524/jksp.v4i1.36

Abstract

The maternal mortality rate in West Java in 2018 was still high while in Garut Regency was second rank after Indramayu. The highest cause of maternal death is post partum hemmorage, one of the efforts to prevent post hemmorage by conducting routine ANC and Family Planning. Good knowledge is needed to prefered birthing and anticipate if there is post partum hemmorage. The purpose of this research was to determine the description of pregnant women's knowledge level about post partum hemmorage.This type of research used quantitative descriptive. The population in this research were all pregnant women who visited Cilawu Health Center with sample of 111 people. Sampling used the accidental sampling technique. The instrument in this research adopted from previous researchers which was modified by the researcher and tested for validity and reliability in Cimaragas Health Center with validity test result r count = 0.473-0.663 and reliability result = 0.885. The variables in this study are pregnant women’s knowledge about post partum hemmorage with a level of C2 comprehension. Analysis used univariate with frequency distribution percentage .The result showed that the knowledge of pregnant women was almost half in the category of sufficient knowledge (44.1%), small portion was in the category of insufficient knowledge (17.1%) and nearly half were in the category of good knowledge (38.7%). The conclusion from the result of the research showed that the description of pregnant women's knowledge level about post partum hemmorage nearly half of them had sufficient knowledge. It is hoped that health workers will more intensively provide health education about post partum hemmorage, especially for pregnant women who are at risk.
PERSEPSI LANSIA DALAM UPAYA PENCEGAHAN KOMPLIKASI HIPERTENSI Witdiawati Witdiawati; Dadang Purnama; Nina Sumarni
JURNAL MITRA KENCANA KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 1, No 2 (2018): JURNAL MITRA KENCANA
Publisher : LPPM Universitas Bhakti Kencana Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54440/jmk.v1i2.52

Abstract

ABSTRAK Indonesia termasuk lima besar negara penduduk lanjut usia terbanyak di dunia, yang mencapai 18,1 juta jiwa atau 7,6 persen dari total penduduk. Beberapa penyakit degeratif muncul akibat perubahan fisik dan fungsi fisiologis tubuh diantaranya hipertensi. Penyakit hipertensi dan komplikasinya yaitu penyakit jantung, stroke dan penyakit ginjal merupakan salah satu penyebab kematian dan faktor resiko utama kematian. Dalam upaya pencegahan komplikasi hipertensi ada beberapa faktor yang berkontribusi terhadap perilaku lansia, salah satunya adalah faktor persepsi lansia itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran persepsi lansia dalam upaya pencegahan komplikasi hipertensi. Rancangan penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel adalah Non Probability sampling dengan pendekatan purposive sampling pada 70 sampel lansia hipertensi di wilayah Puskesmas Haurpanggung menggunakan kuesioner dengan nilai uji validitas dan Reliabilitas Alpha Cronbach 0,948. Analisa data yang digunakan adalah Skor T. Hasil penelitian diperoleh 61,4% persepsi lansia terhadap kerentanan dan keseriusan mengalami komplikasi hipertensi tidak mendukung, 55,7% persepsi lansia terhadap manfaat yang didapatkan apabila melakukan upaya pencegahan komplikasi tidak mendukung, 52,9% persepsi lansia tentang hambatan dalam melakukan upaya pencegahan komplikasi tidak mendukung dan 51,4% persepsi lansia tentang kemampuan dalam melakukan tindakan pencegahan tidak mendukung. Temuan penelitian menggambarkan keempat persepsi dari lansia hipertensi tidak mendukung kearah perilaku pencegahan komplikasi hipertensi. Perlu optimalisasi upaya promosi kesehatan bagi lansia melalui kegiatan berbasis masyarakat. Kata Kunci : Persepsi, Lansia, Hipertensi dan Health Belief Model
Pentingnya Edukasi Vasiksinasi untuk Mencegah Covid -19 Nina Sumarni; Udin Rosidin; Umar Sumarna
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i7.6273

Abstract

ABSTRAK Insiden COVID-19 ini telah menimbulkan kepanikan di masyarakat dan petugas kesehatan. Penyakit ini harus diwaspadai karena penularan yang relatif cepat dan memiliki gejala yang bervariatif, memiliki tingkat mortalitas yang tidak dapat diabaikan, dan belum adanya terapi definitif. Masih terdapat perbedaan pemahaman dan pengetahuan warga terkait dengan pentingnya vaksinasi COVID-19, sebagai  Upaya Pencegahan Penyebaran Virus COVID-19. Tujuan kegiatan adalah edukasi untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya vaksinasi  dalam mencegah COVID 19. Metode yang digunaan pada kegiatan ini ialah ceramah dan diskusi serta tanya jawab. Hasil yang dicapai setelah dilakukan  pendidikan kesehatan melalui edukasi, terdapat peningkatan pengetahuan tentang pentingnya vaksinasi dalam mencegah papar COVID-19 pada para peserta pendidikan kesehatan. Kata Kunci: Pencegahan, COVID-19, Vaksinasi  ABSTRACT The COVID-19 incident has caused panic in the community and health workers. This disease must be watched out for because of its relatively fast transmission and varied symptoms, a mortality rate that cannot be ignored, and the absence of definitive therapy. There are still differences in people's understanding and knowledge regarding the importance of COVID-19 vaccination, as an effort to prevent the spread of the COVID-19 virus. The purpose of the activity is education to increase public knowledge about the importance of vaccination in preventing COVID 19. The method used in this activity is lectures and discussions and questions and answers. The results achieved after health education was carried out through education, there was an increase in knowledge about the importance of vaccination in preventing exposure to COVID-19 in health education participants. Keywords: Prevention, COVID-19, Vaccination
Gambaran tingkat pengetahuan kepala keluarga tentang rumah sehat di kampung Cibogo desa Rancabango Kecamatan Tarogong Garut Iis Yulianti; Iwan Shalahuddin; Nina Sumarni
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 15, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v15i1.3443

Abstract

Knowledge of a healthy house among householders at Cibogo village Rancabango Tarogong –Garut Background: The house is a residence that functions as a place to nurture the family. A healthy house is a house that can meet healthy criteria, including meeting the physiological and psychological needs of its inhabitants, meeting the prevention of disease transmission and meeting the prevention of accidents. The impact of an unhealthy home is causing and transmitting various types of diseases, especially environmental-based diseases.Purpose: To determine of the Knowledge of a healthy house among householders at Cibogo village Rancabango Tarogong -GarutMethod: A quantitative descriptive with total sampling techniq. The locations at Cibogo village Rancabango Tarogong –Garut with respondents as 159 of householders.Results: Finding that the level of knowledge of 159 householders about healthy homes of 40.9% have a poor knowledge, of 36.5% have enough knowledge and of 22.6% have an excellent knowledge.Conclusion: The level of knowledge of householders about a healthy house mostly was in a category of lacking, and they need further information by competent resources regarding a healthy house.Keywords: Knowledge; Healthy House; HouseholdersPendahuluan: Rumah adalah suatu hunian yang fungsinya sebagai tempat untuk membina keluarga. Rumah yang sehat yaitu rumah yang dapat memenuhi kriteria sehat diantaranya memenuhi kebutuhan fisiologis dan psikologis penghuninya, memenuhi pencegahan penularan penyakit serta memenuhi pencegahan terjadinya kecelakaan. Dampak yang ditimbulkan dari rumah yang tidak sehat dapat menyebabkan dan menularkan berbagai jenis penyakit, terutama penyakit berbasis lingkungan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan kepala keluarga di Kampung Cibogo Desa Rancabango Kecamatan Tarogong Garut. Metode: Deskriptif kuantitatif dengan teknik total sampling. Lokasi di Desa Cibogo Rancabango Tarogong – Garut dengan responden 159 kepala keluarga.Hasil: Tingkat pengetahuan kepala keluarga tentang rumah sehat yaitu 40.9% memiliki pengetahuan buruk, 36.5% memiliki pengetahuan yang cukup dan 22.6% memiliki pengetahuan yang baik.Simpulan: Tingkat pengetahuan kepala rumah tangga tentang rumah sehat sebagian besar berada pada kategori buruk, dan mereka membutuhkan informasi lebih lanjut dari sumber daya yang kompeten tentang rumah sehat. 
HUBUNGAN KEHADIRAN ORANG TUA DENGAN KECEMASAN ANAK SAAT PEMBERIAN OBAT IV LINE DI RSU GARUT Nina Sumarni; Yuli Yuliana; Yuppi Rosmala Sari
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 7, No 3 (2018): Volume 7 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v7i3.510

Abstract

Anak usia sekolah mudah terserang penyakit, sehingga tidak sedikit anak pada usia tersebut harus menginap dan dirawat di rumah sakit. Anak usia sekolah yang dirawat di RSU Garut tercatat 435 anak pada 2016. Perawatan anak dirumah sakit memerlukan tindakan invasif salah satunya pemberian obat melalui IV Line.Akibat Hospitalisasi, perpisahan anak dengan orang tuanya dan teman sepermainan, menyebabkan anak mengalami kecemasan. Tujuan penelitian diketahui hubungan kehadiran orang tua dengan kecemasan anak usia saat pemberian terapi melalui IV Line di RSU Garut. Jenis penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan desain case kontrol menggunakan teknik purposive sampling, dengan sampel berjumlah 54 anak. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat.Analisisnya data dengan ChiSquare, dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil analisis diperoleh ρ=0,003, artinya terdapat hubungan antara kehadiran orang tua dengan kecemasan anak usia sekolah saat pemberian terapi melalui IV Line di RSU Garut. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan RS melibatkan orang tua selama proses perawatan untuk mengurangi kecemasan anak
Peran Orang Tua Dalam Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Pada Anak Usia Balita Di RT 04 RW 01 Desa Jayaraga Kecamatan Tarogong Kidul – Garut Ema Arum Rukmasari; Nina Sumarni; Gusgus Graha R; Kosim Kosim
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i2.5512

Abstract

ABSTRAK Periode usia balita merupakan “golden periode” masa yang relatif singkat dan tidak akan terulang kembali dalam kehidupan seorang anak. Sehingga para orang tua, pengasuh, dan pendidik perlu memanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Tumbuh kembang yang optimal adalah tercapainya proses tumbuh kembang yang sesuai dengan potensi yang dimiliki oleh anak. Dengan mengetahui penyimpangan tumbuh kembang secara dini, maka dapat dilakukan berbagai upaya pencegahan, stimulasi dan penyembuhan serta pemulihannya sedini mungkin pada masa-masa proses tumbuh kembang anak. Kegiatan ini bertujuan untuk melibatkan orang tua agar mampu mengembangkan tumbuh kembang anak melalui stimulasi deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang anak. Metode yang digunaan pada kegiatan ini ialah ceramah dan diskusi serta tanya jawab. Berdasarkan hasil kegiatan diketahui bahwa sebelum dilakukan Pendidikan kesehatan, sebagian besar orangtua belum memahami pentingnya stimulasi, deteksi dan Intervensi dini tumbuh kembang anak, dan setelah dilakukan pendidikan kesehatan, hampir 80 persen para peserta memahami pentingnya deteksi dini tumbuh kembang anak.SaranBawalah anak ke Posyandu agar terpantau pertumbuhan dan perkembangannya.  Kata kunci: Peran orang tua, Deteksi dini, dan Intervensi  ABSTRACT         The toddler age period is a  relatively short “ golden period” and will not be repeated in a child’s life. So that parents, caregivers,  and educators need to make the best use of it. Optimal growth and development is the achievement of a growth and development process that is in accordance with The potential possessed by the child. By knowing the deviations of growth and development early, various prevention, stimulation and healing efforts can be made as well as their recovery as early as possible during the period of the child’s growth and development process child growth. The method used in this activity is lecture and discussion and question and answer. Based on the Result of the activity, it was found that before health education was conducted, most parents did not understand the importance of early detection, stimulation, and intervention for child development, and after health education was conducted, almost 80 percent of participants understood the importance of early detection of child growth and development. Suggestion take the child to the Posyandu to monitor their growth and development.                   Keywords: Role of parents, early detection, and intervention
Bahaya Anemia Dan Pencegahannya Pada Remaja Putri Di SMPN 1 Garut Nina Sumarni; Ema Arum Rukmasari; Udin Rosidin
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 2 April 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i2.3430

Abstract

ABSTRAK Anemia pada remaja putri  disebabkan oleh pola makan  yang rendah zat besi yang berasal dari tumbuhan dan hewani. Daya ingat merupakan salah satu sektor yang terpengaruh ketika anemia sehingga pada remaja dapat mengakibatkan hasil akademik yang kurang maksimal. Selain itu, efek anemia pada wanita  muda dapat menyebabkan anemia ketika mengalami kehamilan. Oleh karena itu, penatalaksanaan kasus anemia pada anak perempuan usia 10 sampai 19 tahun harus diutamakan, karena dapat mengganggu siklus anemia pada  saat  terjadi  kehamilan  dan kemungkinan besar akan melahirkan bayi dengan gangguan kognitif. Tujuan kegiatan adalah memberikan edukasi untuk mengikuti  pembelajaran mengenai   Bahaya  anemia  dan pencegahannya bagi remaja di SMPN 1 Garut. Metode yang digunaan pada kegiatan ini ialah ceramah dan diskusi serta tanya jawab . Hasil  yang dicapai setelah dilakukan pendidikan kesehatan melalui  penyuluhan kesehatan ,para peserta dapat mengetahui dan memahami  serta mengungkapkan kembali tentang bahaya anemia dan cara mencegah risiko anemia pada remaja putri. Kata kunci: Anemia, Bahaya, Pencegahan.  ABSTRAC Anemia in young women is caused by a diet low in iron from plants and animals.  Memory is one of the sectors that can be affected when anemia occurs, in adolescents it can lead to un optimaly academic results.  In addition, the effects of anemia in young women can cause anemia during pregnancy.  Therefore, the management of cases of anemia in girls aged 10 to 19 years should be prioritized, because it can disrupt the cycle of anemia during pregnancy and is likely to give birth to a baby with cognitive impairment.  The purpose of the activity is to provide education to follow lessons about the jeopardy of anemia and its prevention for adolescents at SMPN 1 Garut.  The methods used in this activity are lectures and discussions and questions and answers.  The results achieved after carrying out health education through health education, participants can know and understand and reveal again about the jeopardy of anemia and how to prevent the risk of anemia in adolescent girls. Keywords: Anemia, Jeopardy, Prevention.
Co-Authors Aat Sriati Ahmad Yamin Ahmad Yamin AI MARDHIYAH, AI Akfini Husnul Khotimah Amira, Iceu Anggi Putri Ariyani Anggi Putri Ariyani Ariyani, Anggi Putri Arum Rukmasari Citra Windani Mambang Sari Citra Windani Mambang Sari Dadang Purnama Desy Indra Yani efri widianti Ema Arum Rukmasari Fajari, Salsabila Furkon Nurhakim Gusgus Graha R Handayani, Eriska Nur Hartiah Haroen Hendrawati Hendrawati Hendrawati Hendrawati Iceu Amira Iceu Amira DA Iis Yulianti Indra Maulana Iwan Shalahhudin Iwan Shalahuddin Iwan Sholahhudin Iwan Sholahuddin Iwan Sholahudin Iwan Sholahudin Iwan Suhendar Jani, Devi Triana Karin Natasha Angela Khaerunnisa, Milda Kosim Kosim Kosim Kosim Luthfiyani, Nida M Noor, Rohmahalia Mamat Lukman Mamat Lukman, Mamat Muhamad Gustaf Al Fajar Mulya, Adelse Prima Nida Luthfiyani Nida Luthfiyani Noor, Rohmahalia M. Noor, Rohmahallia M Nurrahmawati, Devi R, Ema Arum Raini Diah Susanti, Raini Diah Rohmahalia M Noor Rohmahalia M Noor Rohmahalia M Noor Rohmahalia M Noor Rohmahalian M. Noor Sandra Pebrianti Sari, Citra Windani Mambang Selviya, Devi Setiawan Setiawan Shalahhudin, Iwan Sholahudin, Iwan Sopyanti, Yupira Dera Sri Purnama Alam Sukmawati Sumarna, Umar Sumarna, Umar Suryadi, Ardiansyah Ekaputra Titin Sutini, Titin Tuti Fahria Udin Rosidin Udin Rosidin Udin Rosidin Ujang Khaerullah Ujang Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati, Witdiawati Yuli Yuliana Yuliana Sri Rahayu Yupira Dera Sopyanti Yuppi Rosmala Sari