Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Peran Keluarga terhadap Kemampuan Berbahasa Anak Zahwa Anisatun Mardiah; Faizatul Faridy
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2018

Abstract

Kemampuan berbahasa merupakan aspek penting dalam perkembangan kognitif dan sosial anak usia dini. Berdasarkan observasi awal di TK Negeri 2 Banda Aceh, ditemukan beberapa anak usia 5–6 tahun yang mengalami kendala dalam kemampuan berbahasa, seperti kurang mampu menceritakan kembali cerita sederhana dan belum mampu menulis nama sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran keluarga terhadap kemampuan berbahasa anak serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat perkembangan bahasa anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari 5 anak kelas B3 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan analisis data melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan berbahasa anak melalui interaksi sehari-hari, pembiasaan komunikasi, serta penyediaan lingkungan literasi yang kondusif. Faktor pendukung meliputi keterlibatan aktif orang tua, pola asuh responsif, serta kebiasaan membaca dan berdialog dalam keluarga. Adapun faktor penghambat meliputi kurangnya komunikasi intensif antara orang tua dan anak, keterbatasan variasi bahasa di rumah, serta minimnya latihan literasi. Dengan demikian, stimulasi bahasa yang konsisten di lingkungan keluarga menjadi dasar penting dalam mendukung perkembangan bahasa anak.
Pengembangan Flipbook dalam Mengembangkan Kemampuan Kognitif Anak Usia 4-5 Tahun Rizkia Yunanda; Faizatul Faridy
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2259

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan kognitif anak usia 4–5 tahun di TK Bunda Kandung Aceh Besar, terutama dalam mengenal bentuk, pola, dan konsep sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran flipbook serta mengetahui kelayakannya dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan validasi oleh ahli materi serta ahli media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media flipbook yang dikembangkan memperoleh persentase validasi ahli materi sebesar 90% dengan kategori sangat layak, validasi ahli media sebesar 70,07% dengan kategori layak, dan respons anak sebesar 88,46% dengan kategori sangat baik. Penggunaan media flipbook juga mampu meningkatkan kemampuan kognitif anak dalam mengenal bentuk, mengelompokkan objek, dan memahami konsep sederhana. Selain itu, media ini meningkatkan minat dan keterlibatan anak selama proses pembelajaran. Dengan demikian, media flipbook dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran yang efektif, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini.
Dampak Penggunaan Gadget terhadap Perkembangan Anak Usia Dini Syakira Ramadiana; Flora Herlisyah; Risha Herfina; Nabila Asyifa; Faizatul Faridy
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40077

Abstract

Penggunaan gadget di tengah kehidupan anak usia dini (0-6 tahun) kini menjadi fenomena yang semakin meluas dan menimbulkan dampak multidimensi terhadap perkembangan anak. Artikel ini bertujuan mengkaji secara komprehensif dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan anak usia dini, meliputi aspek kognitif, bahasa, sosial-emosional, fisik-motorik, serta nilai agama dan moral. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis artikel ilmiah yang sesuai dan terpercaya. Temuan kajian megindikasikan bahwa penggunaan gadget secara berlebihan cenderung memberikan dampak negatif yang dominan kepada seluruh aspek perkembangan anak, seperti penurunan konsentrasi, keterlambatan bahasa, berkurangnya interaksi sosial, penurunan aktivitas fisik, penurunan aktivitas fisik, serta melemahnya nilai agama dan moral. Sebaliknya, penggunaan gadget yang terstruktur, interaktif, dan didampingi orang tua dapat memberikan manfaat edukatif. Pengawasan orang tua menjadi kunci utama dalam meminimalkan dampak negatif dan mengoptimalkan potensi positif gadget bagi tumbuh kembang anak usia dini.
Pentingnya Literasi Dasar untuk Perkembangan Anak Usia Dini Syarifah Aisyah Al Zahir; Nesty Zelvia; Syakira Ramadiana; Maulizar Putri; Siti Nurhafizah; Faizatul Faridy
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40176

Abstract

Literasi dasar merupakan fondasi penting yang harus ditanamkan sejak usia dini, karena berkontribusi pada perkembangan linguistik, kognitif, sosial, dan emosional anak. Studi ini bertujuan untuk meneliti signifikansi literasi dasar dalam perkembangan anak usia dini dan menguraikan berbagai bentuk perkembangannya. Metodologi yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan teknik deskriptif kualitatif, yang melibatkan penelitian berbagai jurnal, buku, dan penelitian terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa kemampuan literasi yang diperkenalkan sejak dini dapat meningkatkan kemampuan berbahasa, berpikir kritis, komunikasi, seeta kesiapan anak dalam mengikuti pendidilkan formal. Pengembangan literasi dapat dipupuk melalui membaca cerita, bermain huruf, bercerita, bernyanyi, dan penggunaan media digital yang sesuai usia. Pengembangan literasi yang efektif membutuhkan kerja sama antara guru, orang tua, dan lingkungan sekitar.
Faktor Lingkungan terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini: Kajian Literatur Salwa Haryati; Fifit Aulia; Cut Puteri Balqis; Nurul Kamaliah; Debi Apriyani; Faizatul Faridy
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40525

Abstract

Lingkungan memiliki dampak signifikan terhadap pembentukan bahasa di usia dini. Berdasarkan studi yang diterbitkan antara tahun 2021 dan 2025, tinjauan literatur ini bertujuan untuk meneliti faktor-faktor lingkungan yang memengaruhi perkembangan bahasa pada anak usia dini. Metodologi yang digunakan melibatkan penelusuran sepuluh artikel yang diterbitkan di jurnal ilmiah nasional bergengsi. Temuan menunjukkan bahwa perkembangan bahasa anak dipengaruhi oleh konteks keluarga, sekolah, pergaulan sebaya, dan internet. Perkembangan bahasa anak mendapat manfaat dari keterlibatan verbal orang tua yang sering dan dari gaya pengasuhan yang lebih demokratis. Sebaliknya, waktu menonton layar tanpa pengawasan dapat berdampak negatif pada pemerolehan bahasa. Lingkungan sekolah dan sosial juga memainkan peran penting dalam membantu anak-anak mengembangkan kemampuan komunikasi mereka melalui bermain dan pengajaran. Terakhir, agar perkembangan bahasa anak mencapai potensi penuhnya, sangat penting bagi mereka untuk menerima jenis bantuan lingkungan yang tepat.
Peran Lingkungan dalam Pengembangan Bahasa Anak Usia Dini Rahmi Sarita; Putri Devani Aris; Novia Rifni; Nasyatul Wahidah; Nasywa Tarizha; Faizatul Faridy
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40583

Abstract

Bagian penting dari perkembangan awal anak adalah pemerolehan kemampuan berbahasa, yang dibentuk oleh lingkungannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk merinci bagaimana lingkungan sekitar memengaruhi perkembangan linguistik anak usia dini. Pendekatan yang digunakan adalah tinjauan pustaka, yang meliputi pengumpulan dan evaluasi berbagai karya ilmiah (misalnya, buku, jurnal, dan artikel) yang relevan dengan subjek yang dibahas. Temuan penelitian ini menyoroti pentingnya media digital, keluarga, dan lingkungan komunitas dalam memengaruhi perkembangan bahasa anak. Sikap positif, stimulasi verbal yang cukup, dan kesempatan untuk keterlibatan aktif semuanya berkontribusi pada suasana yang kondusif untuk perkembangan bahasa. Oleh karena itu, sangat penting bagi orang tua, guru, dan komunitas untuk bekerja sama dalam menciptakan suasana yang mendukung perkembangan bahasa anak sejak usia dini.
Analisis Perilaku Penakut Pada Anak Usia Dini di Lingkungan Sekolah Inklusif Misna Yani; Faizatul Faridy; Ghina Raudhatul Jannah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40610

Abstract

Perilaku penakut pada anak usia dini dapat memengaruhi perkembangan sosial, emosional, serta kemampuan anak dalam beradaptasi di lingkungan sekolah sehingga memerlukan perhatian dari guru dan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku penakut pada anak usia dini di lingkungan sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap anak, guru, dan orang tua di lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku penakut pada anak ditandai dengan rasa malu, takut mencoba hal baru, kurang percaya diri, serta sulit berinteraksi sosial. Faktor penyebab perilaku tersebut meliputi pola asuh, lingkungan keluarga, pengalaman anak, dan interaksi sosial di sekolah. Guru memiliki peran penting dalam membantu anak mengurangi rasa takut melalui pendekatan positif, pemberian motivasi, dan kegiatan bermain yang menyenangkan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sekolah yang aman dan dukungan guru dapat membantu meningkatkan keberanian dan rasa percaya diri anak. Novelty penelitian ini terletak pada kajian mendalam mengenai perilaku penakut pada anak usia dini melalui pendekatan kualitatif di lingkungan sekolah.
Analisis Diagnostik Speech Delay Pada Anak Usia Dini Berbasis Pola Komunikasi Orang Tua di Rumah Asmaul Husna; Faizatul Faridy; Awal Maulidza; Dominic Shifa; Mutiara Mutiara; Meutia Rahmasari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40640

Abstract

Penelitian ini berupaya untuk mensitasi dan mengkaji diagnosis speech delay pada populasi anak usia dini melalui lensa pola komunikasi orang tua dalam konteks domestik. Pendekatan metodologis yang diadopsi adalah kualitatif, memanfaatkan tinjauan literatur ekstensif. Ini melibatkan analisis komprehensif terhadap lima belas artikel jurnal internasional yang terkemuka dan memiliki reputasi baik. Pengumpulan data dilakukan melalui metode dokumentasi, diikuti dengan analisis isi (content analysis) untuk mengungkap pola, konsep, dan korelasi antar variabel. Temuan utama mengindikasikan bahwa pola komunikasi orang tua memegang peranan krusial dalam perkembangan linguistik anak, yang terutama termanifestasi melalui responsivitas, frekuensi interaksi, dan mutu stimulasi verbal. Anak-anak yang terlibat dalam dialog verbal yang dinamis, berkelanjutan, dan bermutu cenderung menunjukkan perkembangan bahasa yang sangat baik, sementara defisiensi dalam interaksi verbal dapat secara signifikan meningkatkan predisposisi terhadap speech delay. Selain itu, lingkungan rumah yang komunikatif serta keterlibatan aktif orang tua dalam intervensi terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan bahasa anak. Penelitian ini menegaskan bahwa pola komunikasi orang tua dapat dijadikan sebagai indikator penting dalam analisis diagnostik yang lebih kontekstual dan komprehensif. Dengan demikian, pendekatan berbasis keluarga memiliki potensi besar dalam mendukung deteksi dini dan penanganan speech delay pada anak usia dini.
Efektivitas Penggunaan Media Kartu Kata Bergambar dalam Mengembangkan Kemampuan Pra-Membaca Anak Usia 4-5 Tahun Zuhratul Muna; Faizatul Faridy
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2564

Abstract

Penelitian ini di latarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pra-membaca anak usia dini di TK Negeri 2 Banda Aceh. Berdasarkan hasil observasi awal, sebagian besar anak masih mengalami kesulitan dalam mengenal dan membedakan simbol huruf abjad, seperti huruf B dan D serta E dan F. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media kartu kata bergambar dalam mengembangkan kemampuan pra-membaca anak usia 4–5 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan pre-eksperimen melalui desain one group pretest-posttest. Populasi penelitian adalah seluruh anak kelompok B TK Negeri 2 Banda Aceh yang berjumlah 70 anak, dengan sampel penelitian sebanyak 16 anak dari kelas B4 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pra-membaca anak setelah diberikan perlakuan menggunakan media kartu kata bergambar, dengan nilai rata-rata meningkat dari 7,38 pada pretest menjadi 14,81 pada posttest. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai thitung sebesar 17,383 lebih besar dari ttabel sebesar 1,753, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian, media kartu kata bergambar efektif dalam mengembangkan kemampuan pra-membaca anak usia 4–5 tahun.
Penerapan Pembelajaran Berbahan Alam di SPS Khalifah Mulia Banda Aceh Hania Maulidya Putri; Faizatul Faridy
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2424

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan pembelajaran berbahan alam di SPS Khalifah Mulia Banda Aceh serta faktor pendukung dan penghambat dalam pembelajaran berbahan alam terhadap perkembangan kognitif dan kreativitas anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah  Purposive Sampling. Subjek  dalam penelitian ini yaitu 10 orang anak usia 5–6 tahun dan 1 orang guru. Dan analisis data yang digunakan yaitu trigulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbahan alam di SPS Khalifah Mulia Banda Aceh menggunakan ampas kelapa, biji-bijian, daun kering, pelepah pisang, batang sawi, dan bahan lainnya membuat anak lebih berkembang dan kreatif melalui kegiatan kolase dan menjiplak. Metode ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan kontekstual. Hasilnya, anak menunjukkan antusiasme tinggi terhadap tekstur, warna, dan bentuk bahan, sekaligus memperoleh stimulasi kognitif, peningkatan kreativitas, dan keterampilan motorik halus. Faktor pendukung meliputi ketersediaan bahan, biaya rendah, dukungan sekolah, dan keterlibatan orang tua. Kendala yang dihadapi mencakup keterbatasan variasi metode, bau bahan tertentu, isu keamanan, dan keterbatasan kreativitas guru. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran serta pelatihan guru untuk menjaga keberlanjutan metode ini.
Co-Authors Ade Rahmita Adinata, Budi Rahmat Aida Fitri Amanda Putri Andriansyah Andriansyah Aphina Wulan Kunanti Arief Rahman Arita, Salfayana Putri Asmaul Husna Asmaul Husna Athaya, Ahmad Faiq Awal Maulidza Azilla, Silvia Burrahman, Muji Cut Puteri Balqis Cut Ulya Umamah Cut Zahra Iklima Debi Apriyani Devi Amelinda Dewi Fitriani Diba Futri Balkis Dina Humaira Dipa, Syahrul Ridha Dita Masdalena Dominic Shifa Effendi, Rijal Erli Maula Rahmana Fatiya, Ulya Fatiyyah, Asna Khoiril Fifit Aulia Fitri Fitri Fitri, Muliana Fitria Santika Flora Herlisyah Fuji Hastuti Ghina Raudhatul Jannah Hania Maulidya Putri Heliati Fajriah, Heliati Hijriaty Hijriaty Himayaturrahmah Himayaturrahmah Iman Rahmawan Intan Ramadhani Iqra, Alief Prasandi Irhamna Irhamna Irhamna, Irhamna Jamaliah Hasballah Jayawarsa, A.A. Ketut Juliarta Marpaung Khairina Khairina Khairina, Khairina Khumala Annisa Aas Lina Amelia Lisa Salfiana M. Faisi Ikhwali Mahyana, Mahyana Masitah Fitri Maulana, Teuku Rian Maulida Yanti Maulida, Maulida Maulizar Putri Maya Rosita Urza Mazaya Fildzah Meutia Rahmasari Misna Yani Mumtazul Fikri Mutia, Rizka Mutiara Mutiara Nabila Asyifa Nabila Fasya Agustina Nabila Rahmah Najwa Muthmainnah Nasyatul Wahidah Nasywa Tarizha Naylatunnisa Alfirsi Nazila Wanfitri Nazirah Maulina Nesty Zelvia Nohan Suharni Nova Nanda Sari Novia Rifni Ns. Suci Rahayu Ningsih Nurhayati Nurhayati Nurjannah Nurjannah Nurmalina Nurmalina, Nurmalina Nurul Hidayati Nurul Izzati Nurul Izzati Nurul Kamaliah Orisa Sativa Putri Assyifa Putri Devani Aris Putri Maulidia Putri Shafina Putri Situmorang Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmawan, Iman Rahmayani Br Bancin Rahmi Sarita Raihanah Raihanah Ramli, Selvia Rani Puspa Juwita Rani Puspa Juwita Rani Puspa Juwita Rifda, Rifda Risha Herfina Risha Herfina Riza Mardhatillah Rizka Nurul 'Aini Rizkia Yunanda Rizqi, Alifah Rohendi, Aulia Sabila Walidaini Sakinah Alfarina Salwa Haryati Sauma Fitri Shabrina Saleem Shafina, Putri Silvi Fahmi Ramadani Siri Leik Siti Nurhafizah Sitti Ulviani Sofyan Sufri Syahrina, Alfi Syakira Ramadiana Syakira Ramadiana Syarifah Aisyah Al Zahir Syifa Salsabila T. Muharram Vibran Tanjung, Aris Muda Tasyatul Mahfirah Teuku Muhammad Ashari Tri Milda Alfudjar Umi Linda Sari Usnaila Ramadhani Wati, Widia Wilda Masyitah Wulan Indah Zahwa Anisatun Mardiah Zihan Aulia Amanda Zikra Hayati Zuhratul Muna