Claim Missing Document
Check
Articles

Pendidikan Multikultural Pada Budaya Pesantren Modern Muhammad, Giantomi; Suhartini, Andewi; Ahmad, Nurwadjah
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Vol 19, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/tarbawi.v19i2.2560

Abstract

Budaya pesantren salah satu karakteristik dari kegiatan-kegiatan yang dilakukan di pesantren. Nuansa yang kental akan kerukunan dan keharmonisan antara sesama santri dan juga santri kepada kiayi merupakan sirkulasi yang penuh dengan tata krama, sopan santun, nilai-nilai spritual dan lingkungan moral yang mendukung terbentuknya karakter. Selain sebagai salah satu lembaga pendidikan tertua di Indonesia, pesantren bersumbangsih besar terhadap perkembangan peradaban di Indonesia serta menjaga Kebhinekaan yang menjadi semboyan kuat bangsa ini. Salah satunya adalah pesantren modern yang merupakan salah satu pesantren yang menggunakan sistem modern dalam pendidikannya telah berpengaruh besar dalam menanamkan nilai-nilai kerukunan dan keharmonisan. Para santri pada Pesantren Modern umumnya datang dari berbagai daerah dan dari bergai macam suku, sehingga menimbulkan sifat multikultural di dalamnya. Maka oleh karena itu penelitian ini akan membahas pendidikan multikultural yang terjadi pada budaya pesantren modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi pustaka (library research) lalu dilakukan analisis dari berbagai macam sumber dari buku, jurnal dan artikel. Hasil dari penelitian ini adalah mendeskripsikan pendidikan multikultural pada budaya pesantren modern yang ditelaah dari sumber referensi pustaka. 
The Effect of Dhuha Prayer Habituation on the Awareness of Performing Fard Prayers among Madrasah Ibtidaiyah Students Surana, Dedih; Muhammad, Giantomi; Sanusi, Iwan; Nurhakim, Haditsa Qur’ani; Pamungkas, Muhamad Imam
MUDARRISA: Jurnal Kajian Pendidikan Islam Vol. 16 No. 2 (2024): Mudarrisa: Jurnal Kajian Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/mudarrisa.v16i2.2582

Abstract

This study examines the influence of Duha prayers on students' daily performance of fardhu prayers. A quantitative approach was utilized, involving surveys, questionnaires, and interviews for data collection. Descriptive statistical analysis was conducted. The research findings indicate a correlation between regular Duha prayers and students' adherence to fardhu prayers at home, with a 20.5% and 79.5% difference in performance before and after implementing the Duha prayer, respectively, which can be attributed to various factors. This percentage demonstrates the impact of the habit of Duha prayers on students' consciousness in fulfilling fardhu prayers, with the main contributing factor being the students' awareness developed through consistent practice at school. The consistent practice of habits can significantly influence a person's personality. Similarly, incorporating the habit of performing the Duha prayer is essential in shaping students' personalities. The implementation of fardhu prayers at home has a noticeable impact on students. Since fardhu prayers are obligatory for Muslims, it is essential to have a supportive process to ensure their fulfillment.
Pengetahuan Akhlak Sosial Sebagai Upaya Mencegah Tindakan Perundungan di Sekolah Muhammad, Giantomi; Rozali, Zahra Putri; Erhamwilda, Erhamwilda
Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan Vol 17 No 1 (2025): Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam Dan Pendidikan
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-qalam.v17i1.3490

Abstract

The current rampant bullying is accompanied by physical violence, not just verbal. Those who are weak are oppressed by a group of people who feel powerful and have power. There is news circulating on television and social media regarding bullying that leads to death every year. This is a very sad phenomenon amidst Indonesia's hopes of gold in 2045. Therefore, massive efforts are needed to tackle bullying, especially in schools. The aim of this research is to describe knowledge of social morals as an effort to prevent bullying. The research uses a qualitative approach with a case study method. Data sources for students and teachers through interviews, documentation and observation processes. Data analysis techniques through data reduction, data interpretation, data triangulation and data conclusions. The results of the research reveal that the implementation of knowledge of social morals is supported by cognitive, affective and psychomotor understanding in students not to bully, thus assessing it as a form of detrimental negative action. Students take better care of themselves and increase their knowledge of social morals that bind Islamic values ​​in forming an Islamic brotherhood
Implementation of Moral Values ​​Underlying Awareness of Covering the Private Parts of Hijab-wearing Female Students at Universitas Islam Bandung Muhammad, Giantomi; Azizah, Hasna Nur; Suhardini, Asep Dudi
Journal of Educational Social Studies Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jess.v14i1.16380

Abstract

Abstract ____________________________________________________________ The importance of covering the intimate parts is mandatory for a Muslim woman. Adequate knowledge is required to implement the requirement to cover the private parts properly. Knowledge regarding aspects of morality is an integral part for a Muslim woman so that it is embedded in the personality. Bandung Islamic University students are required to cover their intimate parts while on campus. These rules have been stipulated by the Chancellor's binding regulations. There is a need to strengthen the underlying aspects of morality so that female students remain consistent in covering their intimate parts. The aim of this research is to determine the aspects of morality that underlie the awareness of covering the intimate parts of female students who wear the hijab at Bandung Islamic University. This research uses a qualitative approach with phenomenological methods. Data collection techniques using documentation, interviews and observation. Data analysis techniques are carried out through data reduction, data interpretation, data verification and conclusions. The results of the research reveal the underlying aspects of morality in terms of moral knowledge, moral feelings and moral actions of female hijab-wearing students at Bandung Islamic University. These aspects are strengthened by the regulations implemented so that they can be implemented consistently.    
Pola Pembiasaan Berbasis Kasih Sayang untuk Meningkatkan Semangat Ibadah Peserta Didik Sekolah Dasar Muhammad, Giantomi; Surana, Dedih
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 16, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2025.16(2).228-241

Abstract

Visi Indonesia Emas 2045 diproyeksikan menjadikan bangsa Indonesia unggul dalam  berbagaiaspek termasuk peningkatan kualitas dan kompetensi manusia. Perlu diingat, bahwa hal tersebut memerlukan optimisme dan usaha untuk meningkatkan kualitas pendidikan bangsa Indonesia. Pembiasaan baik yang dilakukan di sekolah dan lingkungan sekitar salah satu bagian mewujudkan Indonesia Emas 2024. Perlu dilakukannya pembiasaan baik sedari kecil atau dasar sebagai masa penting dalam pembentukan karakter. Jenjang sekolah dasar merupakan bagian dari komponen dasar kiranya efektif melakukan pembiasaan kebaikan yang dilakukan oleh sekolah. Sekolah layaknya memberikan pola pembiasaan yang baik dengan kasih sayang utamanya dalam meningkatkan semangat ibadah peserta didik. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pola pembiasaan berbasis kasih sayang dalam meningkatkan semangat ibadah peserta didik di sekolah dasar. Pengumpulan data dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Sumber data dari direktur sekolah, kepala sekolah, dua orang guru kelas, dan empat orang tua peserta didik. Dilakukan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Selanjutnya dianalisis dengan mereduksi data, tafsiran data, triangulasi data dan penyimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa pola pembiasaan kasih sayang yang diterapkan di SDIT Zakia memiliki tujuan dalam meningkatkan semangat ibadah peserta didik. Ada enam pola pembiasaan yang diterapkan yaitu interaksi tatap muka, sentuhan kasih sayang, kalimat penyemangat, perilaku teladan, perhargaan dan hukuman, serta komunikasi bersama orang tua. Pola tersebut rutin diterapkan guru kepada peserta didik. Terdapat juga faktor pendukungnya yakni komitmen pengajaran guru dan peran orang tua yang berkolaborasi satu sama lain. Juga faktor yang menghambatnya di antaranya minat dan potensi peserta didik dalam konsisten beribadah dan lingkungan yang berpengaruh.
PAI (Islamic Religious Education) Teacher in Facing The Millenial Era Challenges Amaly, Abdul Mun'im; Ruswandi, Uus; Muhammad, Giantomi; Erihadiana, Muhammad
Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 13 No 1 (2022): Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/atjpi.v13i1.9438

Abstract

The 21st century, known as the millennial era, cannot be separated from technological advances and other advances that cannot be denied. However, many PAI (Islamic Religious Education) teachers are less capable and less ready to face students in this millennial era. Therefore, the researchers examined PAI teachers' readiness to meet the millennial era's challenges using the library research method taken from various indexed scientific journals. Then, the researchers analyzed the data using the content analysis method. Research result showed that the challenges of Islamic religious education teachers in the millennial era are related to technology and the process of education that cannot be separated from character education that upholds the values of Islamic teachings by applying technology-based learning. Teachers as role models of a religious character and have an optimistic attitude in developing personality according to Islamic principles. So it can be concluded the Islamic religious education teachers are dynamic and open in absorbing various technologies and information that will support their competence. With teachers' adaptive competence, students in this millennium era are expected to master multiple skills and have clean hearts, minds, and noble characters.
Pengaruh Media Pembelajaran Digital Untuk Meningkatkan Sikap Spiritual dan Sosial Siswa Kelas V SD Mathlaul Khoeriyah Bandung Basmah Junnatussadiah; Giantomi Muhammad
Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam Volume 5, No. 1, Juli 2025, Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam (JRPAI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpai.v5i1.6657

Abstract

Abstract. This study aims to analyze the effect of digital learning media on improving the spiritual and social attitudes of grade V students at SD Mathlaul Khoeriyah Bandung. This study used a quasi-experimental method with a population of 60 students. Data were obtained through observation, interviews, and questionnaires, then analyzed using statistical tests. The results of the study showed that digital learning media, such as learning videos, interactive quiz applications, and other platforms, were able to improve students' understanding of Islamic religious material and encourage the application of spiritual values, such as the habit of praying and memorizing the Qur'an, as well as social values, such as cooperation and the application of 5S (Smile, Greeting, Greeting, Polite, Courteous). Digital media also makes the learning process more interesting and interactive. In conclusion, digital learning media has a positive influence on the formation of students' spiritual and social attitudes. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media pembelajaran digital terhadap peningkatan sikap spiritual dan sosial siswa kelas V di SD Mathlaul Khoeriyah Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan populasi sebanyak 60 siswa. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran digital, seperti video pembelajaran, aplikasi kuis interaktif, dan platform lainnya, mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi agama Islam serta mendorong penerapan nilai spiritual, seperti kebiasaan berdoa dan menghafal Al-Qur'an, serta nilai sosial, seperti kerja sama dan penerapan 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun). Media digital juga membuat proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan interaktif. Kesimpulannya, media pembelajaran digital memiliki pengaruh positif terhadap pembentukan sikap spiritual dan sosial siswa.
Peningkatan Literasi dan Pembentukan Karakter Sosial Melalui Pendekatan Masyarakat di Desa Cibatu Kabupaten Garut Muhammad, Giantomi; Saepudin, Aep; Aldi, Muhamad; Dewi Wibowo, Lia Yulistia; Purnama, Dika; Ayu Syahrani, Nutfah; Meilana, Dariah
Al-Khidmah Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): SEPTEMBER-DESEMBER
Publisher : Institute for Research and Community Service (LPPM) of the Islamic University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jak.v5i3.4720

Abstract

The community approach is an effort to provide relevant education and socialisation to a homogeneous community. There are two efforts that must be made to the community in the midst of uncertain times, namely increasing community literacy and shaping social character. Literacy is an important part of developing community insight and knowledge. Social character is the basis for building networks and caring for one another. These two efforts were carried out by the community service group of the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Islamic University of Bandung, through a community-based approach in Cibatu Village, Garut Regency. The aim of the activity was to improve literacy and shape social character through a community-based approach. The methods used in the implementation of the activity were interaction-based mentoring and socialisation. The steps taken were: 1) Identifying problems; 2) Planning activities and materials; 3) Coordinating activities; 4) Conducting socialisation; 5) Mentoring; 6) Monitoring and evaluation; and 7) Following up on the programme and documentation. The results of the activities show that the community is interested in improving literacy by reading books and responding to current issues with an objective perspective. Likewise, social character has been formed in relation to maintaining family relationships, caring for the environment, positive communication patterns, and spiritual attitudes in daily life.
Studi Deskriptif Hasil Survei Pelatihan Bermain Konstruktif Balok Membangun (Block Building) pada Guru Raudhatul Atfhfal sebagai Upaya Meningkatkan Kreatifitas Anak Hakim, Arif; Masnipal, Masnipal; Muhammad, Giantomi; Lestari, Via Eka; Fitrotunnisa, Farhah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil pengamatan lapangan pada berbagai lembaga PAUD di Kecamatan Cicalengka menunjukkan hampir semua anak usia dini sangat menyukai permainan balok membangun, akan tetapi mereka melakukannya hanya sekadar menyukai bentuk, warna dan kadang hanya menjadi bahan lemparan anak-anak, padahal alat permainan tersebut sangat besar manfaatnya dalam menumbuhkembangkan kreativitas mereka yang sedang tumbuh. Untuk mengatasi permasalahan diatas maka dilakukan Pelatihan Bermain Konstruktif Balok Membangun (Block Building) pada Guru Taman Kanak-kanak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif. Selama melatih guru PAUD dalam bermain balok menggunakan model PKPK, kami menemukan hal-hal berikut: (i) hampir seluruh lembaga PAUD, seperti Taman kanak-kanak (TK) atau Raudhatul Athfal (RA) memiliki alat bermain balok membangun, bahkan pemerintah melalui dinas pendidikan secara rutin memberikan bantuan berupa alat permainan tersebut ke TK/RA; (ii) sebagian guru belum mengenal teknik permainan balok membangun. Hasil penelitian menunjukkan seluruh guru sudah memahami teknik permainan balok membangun dan disampaikan akan menerapkan pelatihan yang diperoleh di kelas tempatnya mengajar.
Peran Guru Penggerak terhadap Pembentukan Sikap Spiritualitas Berbasis Nasionalisme Peserta Didik di Sekolah Menengah Pertama Muhammad, Giantomi; Elmuna, Labib; Suhardini, Asep Dudi
Tapis: Jurnal Penelitian Ilmiah Vol 8 No 2 (2024): Tapis : Jurnal Penelitian Ilmiah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat of Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/tapis.v8i2.9399

Abstract

The driving teacher is the latest breakthrough from the Ministry of Education and Culture which functions as a motivator and school inspiration for students and fellow teachers. Its existence has a big influence and implications for school culture full of educational values. Global challenges are dimming existing norms, thereby weakening spiritual attitudes which give rise to various kinds of degradation, including tests for the nation's nationalist soul. A driving teacher is a figure who minimizes this and brings about change by forming a spiritual attitude based on nationalism. This research uses a qualitative approach with a case study method, with data collection techniques of observation, interviews, and documentation. The results obtained are that driving teachers are part of forming a spiritual attitude based on nationalism by playing a role in carrying out habituation, acculturation, and empowerment in a consistent and directed manner.