Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN UNO STATIK DALAM PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING MATERI TURUNAN KELAS XI Juni Rahwanti; Venissa Dian Mawarsari; Abdul Aziz
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2017: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, Sains dan Teknologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.42 KB)

Abstract

Problems in this research that is learning of derivative matter about problem solving problem still considered difficult. Lack of motivation and responsibility result in problem-solving abilities also low. This study aims to develop a valid learning media and learning with learning media developed effectively. Effective is referred to in this research is to achieve mastery, the influence and the difference of average. This research is a type of development research with ADDIE Model which is an abbreviation of Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. The population in this study are all students of class XI in SMA N 1 Jatinomacademic year 2016/2017. Sampling technique using purposive sampling technique. Techniques used to collect data in this study are interviews, documentation, observation, questionnaires and tests. Kevalidan mediaproduct developed based on validation consisting of validation of expert media I with achievement level of 93,75%, media expert II equal to 87,5%, material expert equal to 77,5% and media user equal to 86,67%. The average achievement rate is 86.355%, so the learning media is feasible to be used. The result of completeness test of problem solving ability reaching completeness of study individually with KKM 77 counted 31 students from 38 students and mastery classically 83,87%. Result of influence test by using linear regression test in SPSS program showed that motivation and responsibility influence problem solving equal to 98,1%. The mean difference test results indicate an average difference in problem solvingskills of the experimental class and control class. The average problem solving ability of the experimental class is better that 82.90 than the control class of 70.25. So the Uno Static Learning Media in the Application of Snowball Throwing Learning Model The Class XI Derivative Material is valid and effective learning. Keywords: Learning Media, Uno Statik, Snowball Throwing, Problem Solving Abilities.
RADEC LEARNING DESIGN MODELTO TRAIN THE 21st CENTURY SKILLS IN ELEMENTARY SCHOOL Nanang Rosid Abidin; Eko Andy Purnomo; Venissa Dian Mawarsari
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2021: Proceeding The 12th International Conference On Lesson Study (ICLS-XII)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Changes in the orientation of 21st-century education by training soft skills are of particular concern to the world of education. Revise the 2013 curriculum by adding skills (1). Critical Thinking and Problem-Solving; (2) Creativity and Innovation; (3) Communications; (4) Collaboration that is included in each learning content gives a message about the importance of this skill. This was done because Indonesia's low position in the PISA ranking based on the Education Development Index released in 2016 was ranked 61, 62, and 63 out of 72 countries for the fields of science, reading, and mathematics. Facts on the ground, teachers are still not well prepared for learning. Conventional teaching methods with lectures and teacher-centered are still the favorites. Answering these challenges, lesson design using a learning model (Read, Answer, Discuss, Explain, Create) RADEC can be used as an alternative solution to train 21st-century skills in elementary schools. The research model used is descriptive qualitative from the results of observations, documentation, and interviews. The results showed that students were trained to analyze critical thinking, creativity, and innovation, to communicate and collaborate well at the stages of the RADEC learning model. Students are more active and interested in learning, it is easier to understand the material and get satisfactory results.Keywords: RADEC, 4C, lesson design
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE QUICK ON THE DRAW DENGAN PENDEKATAN OPEN ENDED TERHADAP KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF MATEMATIS PADA MATERI BANGUN RUANG KELAS VIII Aimmatul Hidayah; Venissa Dian Mawarsari; Martyana Prihaswati
Jurnal Karya Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2016): Jurnal Karya Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.44 KB) | DOI: 10.26714/jkpm.3.1.2016.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Quick on the Draw dengan pendekatan Open Endedterhadap kemampuan berfikir kreatif matematis. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Sampel pada penelitian ini adalah kelas VIII A (eksperimen)dan kelas VIII B (kontrol). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) peserta didik yang menggunakan model Quick on the Draw dengan pendekatan Open Ended mencapai ketuntasan sebesar 89,473% lebih dari 81% dengan kriteria ketuntasan 75, (2) hasil uji pengaruh keaktifan dan motivasi terhadap kemampuan berfikir kreatif matematis memiliki besar pengaruh 27,9%; (3) hasil uji beda menunjukan nilai rata-rata kemampuan berfikir kreatif matematis kelas eksperimen 78,62 lebih baik dari kelas kontrol sebesar 76,65. Berdasarkan ketiga hal tersebut menunjukkan model pembelajaran Quick on the Draw dengan pendekatan Open Endedterhadap kemampuan berfikir kreatif matematis pada materi bangun ruang kelas VIII efektif.Kata Kunci: Quick on the Draw, Open Ended, berfikir kreatif matematis.
IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 PADA PERANGKAT PEMBELAJARAN MODEL DISCOVERY LEARNING PENDEKATAN SCIENTIFIC TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS MATERI GEOMETRI SMK Arifatud Dina; Venissa Dian Mawarsari; Rohmat Suprapto
Jurnal Karya Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2015): Jurnal Karya Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkpm.2.1.2015.%p

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi belum maksimalnya implementasi Kurikulum 2013, masih rendahnya keaktifan siswa, serta adanya kesulitan dalam memahami ide atau konsep dan merepresentasikan masalah ke dalam bentuk bangun pada materi geometri sehingga kemampuan komunikasi matematis siswa SMK kurang optimal. Sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang mampu mengatasi masalah tersebut yaitu dengan penerapan model discovery learning pendekatan scientific agar keaktifan siswa dapat optimal pada implementasi Kurikulum 2013 terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa SMK. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keefektifan model discovery learning pendekatan scientific pada implementasi Kurikulum 2013 terhadap kemampuan komunikasi matematis materi geometri SMK. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh kelas X SMK N 6 Semarang tahun ajaran 2013/2014. Hasil penelitian menunjukkan model discovery learning pendekatan scientific dalam implementasi Kurikulum 2013 materi geometri mencapai ketuntasan secara individu diperoleh 29 siswa tuntas dari 34 siswa sedangkan secara klasikal sebesar 85% siswa tuntas. Hasil uji pengaruh menunjukkan adanya pengaruh keaktifan siswa terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa yaitu sebesar 39,7%. Selain itu hasil uji banding juga menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa yang mendapat perlakuan lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Sehingga disimpulkan model pembelajaran discovery learning pendekatan scientific pada perangkat pembelajaran implementasi Kurikulum 2013 terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa efektif. Kata kunci: kemampuan komunikasi matematis, kurikulum 2013, model discovery learning, pendekatan scientfic.
KEEFEKTIFAN PENERAPAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERKARAKTER DENGAN PENDEKATAN INQUIRY PADA MATA KULIAH GEOMETRI RUANG BERBASIS ICT Venissa Dian Mawarsari; Achmad Solichan
Jurnal Karya Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2015): Jurnal Karya Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkpm.2.2.2015.%p

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan pembelajaran berkarakter dengan pendekatan inquiry pada geometri runag berbasis ICT. Dalam penelitian ini dikatakan efektif jika memenuhi 2 hal, yaitu : (1) ketuntasan hasil belajar dan (2) pengaruh keaktifan dan keterampilan proses terhadap hasil belajar mahasiswa dalam penerapan perangkat pembelajaran berkarakter dengan pendekatan inquiry pada matakuliah geometri ruang berbasis ICT. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan populasi adalah mahasiswa S1 Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Semarang. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah  hasil belajar yang diperoleh dengan cara tes, sedangkan variabel bebasnya adalah keterampilan proses di peroleh dengan cara observasi. Hasil penelitian menunjukkan penerapan perangkat pembelajaran berkarakter dengan pendekatan inquiry pada matakuliah geometri ruang berbatuan ICT efektif. Hal tersebut ditunjukan dengan (1) Terdapat ketuntasan hasil belajar mahasiswa dengan rata-rata 85 dan 100% mahasiswa tuntas, serta (2) adanya pengaruh keaktifan dan keerampilan proses mahasiswa terhadap hasil belajar sebesar 94,3% dan 5,7% dipengaruhi faktor lain.Kata kunci: Inquiry, Geometri ruang, ICT
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Model Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization Berbasis Konstruktivisme untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa Dwi Sulistyaningsih; Venissa Dian Mawarsari
Jurnal Karya Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2016): Jurnal Karya Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.501 KB) | DOI: 10.26714/jkpm.3.2.2016.%p

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan perangkat pembelajaran matematika dengan menggunakan model kooperatif Team Assisted Individualization berdasarkan konstruktivisme yang valid dan efektif. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan meliputi Silabus, Rencana Pelaksanan Pembelajaran (RPP), Buku Siswa, Lembar Kerja Siswa (LKS) Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan 4D dari Thiagarajan, Smemel dan Smemel  yang  terdiri dari tahap  Pendefinisian, Perancangan, Pengembangan dan Penyebaran, dengan tahap penyebaran ditiadakan. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi perangkat pembelajaran, lembar observasi keaktifan, dan Tes Kemampuan Berpikir Kreatif siswa. Nilai rata-rata hasil validasi perangkat adalah 3,35 (kriteria tinggi) yang artinya bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid. Uji coba di lapangan menunjukan bahwa penerapan perangkat pembelajaran yang dikembangkan adalah efektif. Berdasarkan hasil analisa nilai pretes dan postes pada kelas eksperimen  menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa sebesar 63,5 % (kriteria Sedang). Oleh karena itu, produk perangkat ini dapat digunakan sebagai acuan dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolah-sekolah. Kata kunci: perangkat pembelajaran; model kooperatif; konstruktivisme; TAI, berpikir  kreatif . ABSTRAKS Aim of this study is to develop the mathematical learning device by using  the cooperative model of Team Assisted Individualization based on constructivism that valid and effective. Learning devices developed include Syllabus, Lesson Plan, Student Books and Worksheets Students. This study is the development of research which refers to the development of 4D models of Thiagarajan, Smemel and Smemel comprising the step Defining, Designing, Development and Deployment, the deployment phase eliminated. The instrument used in this study is the validation sheet of learning, liveliness observation sheets, and creative thinking ability of students tests. The average value of the validation result is 3.35 (high criteria) which means that the learning devices developed have valid criteria. Field trials showed that the application of the developed learning devices were effective. Based on analysis of the value of pretest and posttest in the experimental class  showed an increase in students' ability to think creatively by 63.5% (medium criteria). Therefore, the product can be used as a reference in the learning implementation in schools. Keywords : learning device; cooperative model; constructivism; Team Assisted Individualization, creative thinking.
PERBANDINGAN EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATIONS PADA PEER GROUP DAN NON PEER GROUP MATERI STATISTIKA KELAS X Sriyanti -; Venissa Dian Mawarsari; Iswahyudi Joko Suprayitno
Jurnal Karya Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2015): Jurnal Karya Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkpm.2.1.2015.%p

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan efektifitas model pembelajaran RME pada peer group dan non peer group materi statistika kelas X. Metode yang digunakan adalah eksperimen postest-only control. Hasil penelitian ini menunjukkan kelas peer group dan non peer group telah mencapai ketuntasan klasikal masing-masing adalah 82,35% dan 80,56% dengan KKM 77. Selain itu hasil uji pengaruh keaktifan dan keterampilan proses masing-masing sebesar 45,5 % dan 37,6%, sedangkan keaktifan dan keterampilan proses secara bersama-sama berpengaruh terhadap prestasi belajar sebesar 52,1%. Pada kelas non peer group terdapat pengaruh keaktifan dan keterampilan proses masing-masing sebesar 39,6 % dan 37,8%, sedangkan keaktifan dan keterampilan proses secara bersama-sama berpengaruh terhadap prestasi belajar sebesar 46,8%. Hasil uji banding menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata antara kelas peer group dan non peer group, disisi lain model pembelajaran RME pada peer group maupun non peer group lebih efektif daripada model pembelajaran ekspository. Kata Kunci: Non Peer Group, Peer group, Prestasi belajar dan RME
Pendampingan Guru Sains SD Melalui Pelatihan Pembuatan Media Pop-up Book Untuk Meningkatkan Literasi Baca Tulis. Andari Puji Astuti; Venissa Dian Mawarsari; Martyana Prihaswati
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2020): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.22 KB) | DOI: 10.21067/jpm.v5i1.3257

Abstract

The demands of the development are increasingly advanced with the era of the industrial revolution 4.0, of course, requires teachers to be proficient in mastering teacher competencies, not least in the use of learning media. But in the learning process there is still a lack of learning media. In addition to the implementation of the 2013 curriculum, teachers are still limited in the preparation of administration and learning devices only. In the implementation of the learning process there are still many teachers who use the expository learning model. This is due to the low level of knowledge of SD Negeri Meteseh teachers in making innovations and learning media that implement scientific approaches. The low knowledge of teachers about learning media innovations has the effect of less motivated students in the learning process, especially 3-dimensional learning media. For this reason, the proposing team provided a solution in solving these problems, namely by planning a training program for the teachers of SD Negeri Meteseh in making Learning Media. Learning media in the form of Pop Up Book for elementary school teachers. The result of this activity is that most teachers have never received pop up book learning media training. The teachers gave a positive response to the activities carried out. Teacher creativity in making learning media in the form of pop-up books increases. With the pop-up book the teacher can provide real concepts in the form of 3D images to students at the elementary level. In addition, basic literacy especially in reading skills of elementary students also increases..
TECHNOLOGY ADAPTATION ASSISTANCE THROUGH UTILIZATION OF BLOGS AS AN INFORMATION MANAGEMENT SYSTEM IN ELEMENTARY SCHOOL Rudy Bagus Wicaksono; Wibowo Heru Prasetiyo; Venissa Dian Mawarsari; Achmad Muthali'in; Patmisari Patmisari
Abdimas Galuh Vol 4, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v4i2.7355

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk menjelaskan pendampingan adaptasi teknologi melalui pemanfaatan media blog sebagai sistem pengelolaan informasi di sekolah dasar. Fokus utama pengabdian ini adalah penggunaan blog sebagai media sosialisasi dan pendampingan adaptasi teknologi dalam mengelola informasi yang dilaksanakan satu pekan dua kali melalui program kampus mengajar. Subjek dalam pengabdian ini adalah guru dan operator sekolah di SD 6 Terban. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi dengan metode analisis data yang digunakan dalam pengabdian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi ini sejatinya memberikan pemahaman sekaligus menyadarkan staf kependidikan mengenai pentingnya penggunaan teknologi informasi dan komunikasi. Pendampingan ini dilakukan dengan tiga tahapan yaitu (1) Membimbing dan menjelaskan kepada staf kependidikan, (2) Melaksanakan tanya jawab dan koordinasi kolaboratif melalui Focus Grup Discusion (FGD), serta (3) Melakukan pengelolaan data secara valid dan penyebaran informasi kepada khalayak umum. Penggunaan media blog ini diharapkan mampu meningkatkan mutu pendidikan sekaligus potensi staf kependidikan dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.
DESAIN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS VIDEO KEARIFAN LOKAL MATERI POLA BILANGAN ERA 5.0 Venissa Dian Mawarsari; Winda Kustriani; Iswahyudi Joko
KALAMATIKA Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 1 (2023): KALAMATIKA April 2023
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/KALAMATIKA.vol8no1.2023pp77-92

Abstract

Teachers often face challenges in creating effective learning materials, particularly in mathematics. Traditional lecture methods and insufficiently engaging learning tools can lead to student disinterest. Hence, it is essential to develop mathematics learning media that stimulate interest and connect to real-world experiences, including local cultural practices. Therefore, this study aimed to design effective learning media for Year 8 students focused on number patterns and to assess the validity of this media. This research adopted a development approach, utilizing the Analysis, Design, and Development (ADDIE) method. The development process was limited to the Analysis, Design, and Development stages. An assessment questionnaire was used to evaluate the validity of the video media, with input from both media experts and material experts. Five experts from each field were consulted for media validation. Results of the validation process indicated that the video media scored 88% and 87% in the material expert and media expert evaluations, respectively. These scores met the criteria for validity, indicating that the media is suitable for use in the classroom.