Pengelolaan sampah menjadi pusat perhatian Dinas Lingkungan Hidup karena masyarakat masih memaksimalkan pembuangan sampah tanpa dipilah ke tempat pembuangan akhir yang mengakibatkan overload dari kapasitasnya. Bank Sampah Bersinar merupakan badan yang memiliki konsep reduce, reuse dan recycle (3R) yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pemilahan sampah. Namun peran dari Bank Sampah Bersinar masih kurang optimal karena keterbatasan akses lokasi, drop point, sarana informasi dan teknologi menjadi hambatannya. Dalam upaya meningkatkan layanan, perancangan UI/UX aplikasi menjadi salah satu solusi yang dapat memperbaiki permasalahan. Pendekatan desain proses model double diamond dianggap mampu menggali permasalahan hingga mendalam dengan proses discover, define, develop dan deliver. Hasil yang didapat pada perancangan ini adalah sebuah strategi untuk mengintegrasikan seluruh layanan bank sampah sehingga lebih efektif. Manfaat dari penelitian ini dapat digunakan untuk pembuatan aplikasi yang digunakan oleh masyarakat.