Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Jurisdictional Conflict between Legal Aid Posts and General Courts in Village Internal Disputes Syah, Arni; Ramly, Amisbah; Putra, Zulfikar; Murdiansyah, Eko Bambang
Journal of Law, Politic and Humanities Vol. 6 No. 2 (2025): (JLPH) Journal of Law, Politic and Humanities
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jlph.v6i2.3052

Abstract

Studi ini mengungkapkan konflik yang terjadi antara Posbakum dan Pengadilan Umum dalam menyelesaikan penyelesaian internal di Desa Rano Jaya berdasarkan Keputusan Mahkamah Konstitusi No. 88/PUU-X/2012. Latar belakang permasalahan di belakangnya adalah batas kewenangan Posbakum yang tidak jelas sehingga memicu tumpang tindih dengan Pengadilan Umum, yang merusak kepastian hukum bagi warga desa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji batasan menyetujui kedua lembaga tersebut melalui pendekatan yuridis normatif menggunakan metode undang-undang, kasus, dan konseptual. Temuan menunjukkan bahwa Posbakum terbatas pada peran bantuan dalam konsultasi dan perwakilan pidana ringan sesuai dengan Peraturan Mahkamah Agung No. 1 Tahun 2014, sedangkan Pengadilan Umum memiliki eksklusif atas interpretasi norma desa, pelanggaran adat, dan eksekusi aset. Kesimpulannya merekomendasikan revisi peraturan untuk harmonisasi kewenangan, standardisasi koordinasi, dan pencegahan forum belanja untuk mencapai akses keadilan yang proporsional bagi warga desa.
Efektivitas Pembelajaran Berbasis Proyek dalam Meningkatkan Pemahaman Nilai-Nilai Pancasila pada Siswa SMA Negeri 1 Lalolae Melin, Melin; Wahida, Sitti Nur; Rahmadani, Natasha; Sopiandy, Dede; Jasrudin, Jasrudin; Putra, Zulfikar
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 12 No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v12i1.33682

Abstract

Students' understanding of Pancasila values ​​remains a persistent challenge in Indonesian education. In learning practices, Pancasila values ​​are often delivered textually and memorization-oriented, preventing students from fully internalizing their meaning and implementing them in their daily lives. This situation demands learning innovations that not only emphasize cognitive aspects but also engage students in an effective, contextual, and meaningful way. This study aims to analyze the effectiveness of the Project-Based Learning (PiBL) model combined with comics in improving high school students' understanding of Pancasila values. This study used a weak experimental method with a One Group Pre-test and Post-test design. The subjects were 25 10th-grade students of SMA Negeri 1 Lalolac. Data were collected through essay tests administered before and after the treatment. Data were analyzed using descriptive statistics and N-gain calculations to determine the level of improvement in students' understanding. The results of the study showed an increase in students' average scores from 77.20 in the pre-test to 89.00 in the post-test. The distribution of score categories shifted significantly from a predominance of low and medium scores to a predominance of high scores. The N gain value of 0.56 indicates that the implementation of project-based learning with comics was effective in the medium category. These findings indicate that integrating the PIBL model with comics significantly improved students' understanding of Pancasila values. Therefore, project-based learning with comics can be used as an alternative, innovative learning strategy in Pancasila and Citizenship Education. This model not only improves students' conceptual understanding but also encourages active involvement, creativity, and critical thinking skills in internalizing Pancasila values.
Representasi Gender dalam Praktik Ritual Barzanji: Analisis Komparatif Desa Rano Jaya dan Kelurahan Sabilambo Anastasia Anastasia; Farid Wajdi; Zulfikar Putra
Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) Vol 7 No 2 (2025): JIREH: Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili dan Kejuruan (STTIK) Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37364/jireh.v7i2.607

Abstract

This study aims to analyze the construction of gender roles in the Barzanji ritual in Rano Jaya Village and Sabilambo Subdistrict and to identify the socio cultural factors influencing their differences. The research employs a qualitative approach with a comparative study design, using in depth interviews, participant observation, and documentation as data collection techniques. Data were analyzed interactively through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the Barzanji practice in Rano Jaya Village represents a conservative complementary model characterized by male dominance in the public ritual sphere, whereas in Sabilambo Subdistrict an inclusive participatory model has developed since 2021, marked by the direct involvement of women in ritual recitation. These differences are influenced by local traditions, leadership dynamics, social openness, and the reinterpretation of religious values.
Pelatihan Manajemen dan Penanganan Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Zulfikar Putra; Eko Bambang Murdiansyah; Darmawan Wiridin; Farid Wajdi; Dede Sopiandy; Sri Hariati
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 9 No. 02 (2025): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v9i02.3318

Abstract

Abstrak   Kekerasan adalah setiap perbuatan yang berakibat kesengsaraan dan penderitaan baik fisik, psikis, seksual, psikologis dan termasuk penelantaran, ancaman serta tindakan tertentu yang merupakan pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara sewenang-wenang baik yang dilakukan di depan umum atau dalam kehidupan pribadi. Pada berbagai kasus kekerasan yang terjadi, pada umumnya korbannya lebih banyak menimpa kalangan perempuan dan anak karena di pandang lemah (tidak berdaya/mampu melawan). Adapun metode pemecahan yaitu dengan melakukan pelatihan ke instansi pemerintahan dan sekolah-sekolah yang berada di Buton Tengah (Buteng). Hasil dari pengabdian ini adalah memberikan penyampaian mengenai keberadaan lembaga Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2PA) yang bertujuan memberikan pelayanan bagi perempuan dan anak korban kekerasan serta berupaya memberikan kontribusi terhadap pemberdayaan perempuan dan anak dalam rangka terwujudnya  kesetaraan dan keadilan gender. Bentuk dari manajemen dan penanganan yaitu dengan proses pengelolaan tindakan penanganan kasus yang meliputi asesment, perencanaan, pelaksanaan pelayanan, pemantauan/monitoring dan evaluasi untuk menangani secara sistematis dengan berkoordinasi dan melibatkan sumber-sumber yang dibutuhkan. Kata Kunci:   Manajemen dan penanganan, kasus kekerasan, perempuan, anak.
Tinjauan Yuridis Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dalam Proses Penerapan Hukuman Disiplin Dilingkup Pemerintah Kota Baubau Nasrin; Zulfikar Putra
Jurnal Interpretasi Hukum Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Interpretasi Hukum
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/juinhum.4.1.6639.108-115

Abstract

Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai aparatur negera, abdi negara dan abdi masyarakat yang mempunyai posisi sangat strategis dan memiliki peranan penting dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui serta memahami pelaksanaan proses penerapan hukuman disiplin PNS berdasarkan PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dilingkup pemerintah Kota Baubau dan faktor yang menjadi kendala dalam proses penerapan hukuman disiplin PNS dilingkup pemerintah Kota Baubau. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif. Penelitian ini berfokus pada hukum positif yang berupa peraturan perundang-undangan yang masih berlaku. Data yang dikumpulkan yaitu penggunaan studi pustaka, sumber hukum, dan wawancara. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode analisis kualitatif. Hasil penelitian bahwa proses penegakan hukuman disiplin bagi PNS dilingkup Pemerintah Kota Baubau belum diterapkan secara maksimal sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Selain itu faktor-faktor yang mempengaruhi penegakan hukuman disiplin Pegawai Negeri Sipil di Pemkot Baubau diantaranya adanya sikap acuh (tidak melaporkan ke atasan) ke sesama PNS lain yang melakukan pelanggaran disiplin, ketidaktegasan pimpinan SKPD terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh bawahannya.
Sosialisasi Perda Nomor 2 Tahun 2015 Tentang Penyelenggaraan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat Miskin Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton Darmawan Wiridin; Zulfikar Putra; Hado Hasina; Muh. Arifin
Jurnal Hukum dan Sosial Politik Vol. 1 No. 2 (2023): Mei: Jurnal Hukum dan Sosial Politik
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jhsp-widyakarya.v1i2.217

Abstract

The existence of legal aid in a legal state is a necessity to provide legal assistance for the poor as mandated by the constitution. The implementation of the provision of legal aid to citizens is an effort to fulfill and at the same time as the implementation of a state of law that recognizes and protects and guarantees the human rights of citizens for the need for access to justice and equality before the law. The purpose of this service is to provide information to the community regarding the existence of legal aid for the poor in Pasarwajo Subdistrict This service activity is carried out in the form of lectures, questions and answers / discussions in which the speaker presents the material or presentation of the material then continues with a two-way discussion (question and answer). The findings obtained, that so far the community has not received complete information about legal assistance to the poor without being charged. After the socialization activity, the community, especially those in Pasarwajo Sub-district, had received information about legal aid. In addition, the activity was followed up with the formation of an institution that focuses on assisting legal cases affecting the poor in Pasarwajo Sub-district.
Analisis Subtansi Hukum Adat Sebagai Penguat Karakter Bangsa Bagi Masyarakat Kecamatan Kesu Toraja Utara Ansyar Ansyar; Farid Wajdi; Zulfikar Putra; Iksan Agus Salim
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3862

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis substansi hukum adat di Toraja Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan explanatory research yang dilakukan di Toraja Utara Kecamatan Kesu dengan jumlah informan sebanyak 3 orang yang mewakili. Penelitian dilakukan melalui wawancara langsung dengan tokoh-tokoh yang meliputi tokoh adat, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedoman wawancara. Hasil kajian menunjukkan bahwa hukum adat di Tanah Toraja telah diakui dan dilindungi oleh pemerintah daerah sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2019 tentang “pengakuan dan perlindungan hak-hak masyarakat hukum adat”. Dalam penerapannya, hukum adat ditentukan oleh Toparenge, dan adat-istiadat di suatu wilayah hukum yang khas tetap dihormati dan dijunjung tinggi oleh masyarakat hukum adat setempat. Nilai-nilai karakter bangsa adalah toleransi, kerjasama, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap pelestarian budaya.Kata Kunci: Adat Toraja, Hukum, Karakter AbstractThis study aims to determine the analysis of the substance of customary law in North Toraja. The method used in this research is a case study with an explanatory research approach carried out in North Toraja, Kesu District with a number of informants as many as 3 representing figures. The research was conducted through direct interviews with leaders including traditional leaders, community leaders, and local government. The instrument used in this research is the interview guide. The study results show that customary law in Tanah Toraja has been recognized and protected by the local government in accordance with Regional Regulation Number 1 of 2019 concerning "recognition and protection of the rights of indigenous peoples". In its application, customary law is determined by the Toparenge, and customs in a typical law area are still respected and upheld by the local indigenous community. The values of the nation's character are tolerance, cooperation, responsibility, and concern for cultural preservation.Keywords: Toraja Custom, Law, Character
Implementasi Profil Pelajar Pancasila di SMA Negeri 1 Wundulako Kabupaten Kolaka Ansyar Ansyar; Zulfikar Putra; Farid Wajdi; Nur Fazhillah; Firman Firman; Syairullah Wahana
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3920

Abstract

AbstrakTujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya mengajarkan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila di kalangan siswa baru SMA Negeri 1 Wundulako dalam mewujudkan profil siswa Pancasila dengan enam karakter utama, yaitu iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia. karakter, keragaman global, bekerja sama. berpikir kooperatif, mandiri, kritis dan kreatif. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam bentuk ceramah dan dialog interaktif dimana para nara sumber menjelaskan tema-tema tertentu. Kemudian terjadi diskusi tentang presentasi yang telah disampaikan. Temuan dalam pengabdian yang dilakukan adalah masih ada beberapa siswa yang belum hafal sila Pancasila dengan urutan yang benar dan pencerminan sikap dan perilaku yang tidak sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Melalui kegiatan pengabdian ini diharapkan mahasiswa baru dapat memahami dengan baik bahwa Pancasila merupakan sumber nilai moral, etika, dan hukum dan dengan nilai-nilai tersebut diharapkan nilai-nilai tersebut dapat diimplementasikan dalam kehidupan sekolah. yang terbingkai dalam potret profil mahasiswa Pancasila.Kata Kunci: Kata Kunci: Nilai Pancasila, Pelajar Pancasila AbstractThe purpose of this service is to provide an understanding of the importance of teaching and practicing Pancasila values among new students of SMA Negeri 1 Wundulako in realizing the profile of Pancasila students with six main characteristics, namely faith and piety to God Almighty and noble character, global diversity, working together. cooperative, independent, critical and creative reasoning. This service activity is carried out in the form of lectures and interactive dialogues where the resource persons explain specific themes. Then a discussion occurs on the presentations that have been delivered. The findings in the service carried out are that there are still some students who have not memorized the Pancasila precepts in the correct order and the reflection of attitudes and behavior is not in accordance with the values contained in Pancasila. Through this service activity, it is hoped that new students can understand well that Pancasila is a source of moral, ethical, and legal values and with these values, it is hoped that these values can be implemented in school life which is framed in the portrait of the Pancasila student profile.Keywords: Keywords: Pancasila Values, Pancasila Students
Opportunities and Challenges of Islamic Law in Indonesia's National Legal System from Constitutional Perspective Muh. Arifin; Zulfikar Putra; Karman Karman
Tanfizi : Journal of Islamic Constitutional and Political Law Vol. 2 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : Program Studi Hukum Tata Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/tanfizi.v2i1.11133

Abstract

This research aims to analyse the opportunities and challenges of applying Islamic law from a legal perspective in Indonesia. The background to this study is based on the fact that Islamic law has played a significant historical and normative role in the formation of the legal system in Indonesia. However, in practice, there are complex dynamics involved in integrating the principles of Islamic law into the pluralistic national legal framework. The results of the study indicate that there is significant potential for Islamic law to contribute to the strengthening of morality and justice within the national legal system. This potential is reinforced by the presence of Islamic law within the Indonesian legal system through regulations such as the Compilation of Islamic Law  and the recognition of Sharia Courts in certain regions. This research employs a qualitative an empirical legal approach that analyzes legal phenomena occurring in society. Data were obtained through a review of the literature on regulations, legal doctrines, judicial decisions, and previous research relevant to this topic. The conclusion is that Islamic law has great potential to contribute to Indonesia’s national legal system. One of the key opportunities lies in public acceptance of the principles of Islamic law, particularly in private law areas such as marriage, inheritance and Islamic finance. Regulations such as the Compilation of Islamic Law and the existence of institutions such as the Sharia Court in Aceh serve as concrete examples that Islamic law can be applied within the national legal framework with strong normative support