Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

TRANSFORMASI PEMBELAJARAN TERINTEGRASI MICRO LEARNING DALAM MATAKULIAH ANALISIS DATA PENELITIAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SENI RUPA Iriaji, Iriaji; Rahman Prasetyo, Abdul; Ratnawati, Ike; Cahya Indraswari, Dinda; Putri Surya, Eka; Aruna, Alby; Marcelliantika, Adinda; Atma Wijaya, Ginanjar
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i8.3037-3053

Abstract

Dalam era digital saat ini, micro learning telah menjadi strategi pembelajaran yang semakin populer karena kemampuannya untuk menyajikan konten pendidikan dalam potongan-potongan kecil yang mudah dikelola. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas implementasi strategi pembelajaran terintegrasi micro learning dalam matakuliah Analisis Data Penelitian pada Program Studi Pendidikan Seni Rupa. Metodologi yang digunakan adalah penelitian pengembangan yang fokus kepada aset micro learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep dan penerapan analisis data di kalangan mahasiswa. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa integrasi micro learning dalam kursus Analisis Data Penelitian dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran dan memberikan manfaat signifikan dalam pemahaman materi yang lebih dalam dan aplikatif. Implikasi dari temuan ini adalah bahwa institusi pendidikan tinggi harus mempertimbangkan penerapan strategi micro learning sebagai metode pembelajaran alternatif yang efektif, terutama dalam kurikulum yang membutuhkan pemahaman analitis yang kuat.
IMPLEMENTATION OF THE HIGH TOUCH, HIGH TEACH, AND HIGH TECH FRAMEWORK FOR BEGINNER BATIK BUSINESS Ratnawati, Ike; Rahman Prasetyo, Abdul; Iriaji, Iriaji; Aruna, Alby; Marcelliantika, Adinda; Putri Surya, Eka; Atma Wijaya, Ginanjar
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 7 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i7.2394-2409

Abstract

The batik industry in Indonesia faces the challenge of modernization while maintaining its rich traditions. Batik beginners are often hampered by limited knowledge and access to technology. This research aims to explore the effectiveness of the High Touch, High Teach, and High Tech framework in supporting start-up batik businesses for innovation and sustainable growth. This research uses the ADDIE Model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) to implement the framework. The Analysis Phase involves collecting data about the needs of a budding batik business. The Design and Development stage builds a strategy that integrates High Touch, High Teach, and High Tech approaches. Implementation was carried out through pilots in a number of start-up batik businesses, with assistance and training. Evaluation involves validation by batik experts and analysis of feedback from batik entrepreneurs. This framework shows significant improvements in product quality, process efficiency, and market reach of start-up batik businesses. Validation by batik experts confirms an increase in the combination of traditional values and modern innovation.
PENGEMBANGAN PRODUK TEKNOLOGI HOLOGRAFI SEBAGAI MEDIA BELAJAR KUSTOMISASI 3D PT. MITRA BANGUN KREATIFA Rahman Prasetyo, Abdul; Ratnawati, Ike; Aulia, Fikri; Marcelliantika, Adinda; Putri Surya, Eka; Rahmawati, Nila; Aruna, Alby
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 9 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i9.2024.3696-3710

Abstract

Pengembangan dan rancang bangun produk teknologi holografi sebagai media belajar kustomisasi dinamis berbasis citra visual 3D di PT. Mitra Bangun Kreatifa bertujuan menciptakan alat pembelajaran yang interaktif dan inovatif. Teknologi holografi memungkinkan visualisasi objek dalam tiga dimensi, memberikan pengalaman belajar yang mendalam dan imersif. Proyek ini melibatkan tahap perancangan, pengembangan, dan uji coba produk holografi yang dapat dikustomisasi sesuai kebutuhan pembelajaran. Melalui perancangan, tim merancang sistem holografi yang dapat memproyeksikan citra visual yang jelas dan realistis. Pada tahap pengembangan, teknologi ini diintegrasikan dengan perangkat lunak pendukung untuk memastikan fungsionalitas dan kemudahan penggunaan. Uji coba produk melibatkan siswa dari berbagai tingkat pendidikan untuk mengevaluasi efektivitas dan keterlibatan yang dihasilkan. Hasil awal menunjukkan bahwa teknologi ini dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran, serta meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar. Implementasi produk ini diharapkan memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pendidikan melalui penggunaan teknologi canggih, menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik dan interaktif di era digital.
PEMAHAMAN DAN PRAKTIK KEWIRAUSAHAAN DI KAMPUNG MANTERAMAN MELALUI DIVERSIFIKASI MOTIF DAN PENDAMPINGAN PRODUKSI BATIK Ratnawati, Ike; Dhesti Anggriani, Swastika; Rahman Prasetyo, Abdul; Aruna, Alby; Putri Surya, Eka; Marcelliantika, Adinda
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 9 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i9.2024.3682-3695

Abstract

Upaya mempercepat pemahaman dan praktik kewirausahaan di Kampung Manteraman, Desa Pagelaran, dilakukan melalui diversifikasi motif dan pendampingan produksi batik. Peningkatan kualitas dan daya saing produk batik lokal menjadi fokus utama. Pendekatan yang diterapkan mencakup pelatihan intensif dan bimbingan teknis untuk memperkenalkan motif-motif baru yang inovatif serta sesuai dengan tren pasar. Di samping itu, pendampingan dalam aspek produksi dan manajemen usaha diberikan guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Hasil yang diharapkan meliputi peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat setempat dalam kewirausahaan, serta kualitas produk batik yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Melalui program ini, diharapkan terjadi peningkatan pendapatan masyarakat dan keberlanjutan usaha batik di Kampung Manteraman. Pendekatan holistik ini bertujuan untuk memberikan dampak jangka panjang yang positif bagi komunitas, meningkatkan kesejahteraan, serta mendorong keberlanjutan ekonomi berbasis budaya lokal. Keberhasilan program ini diukur melalui peningkatan keterampilan dan pengetahuan warga, serta kualitas dan daya saing produk batik yang dihasilkan.
Kesenian Jaran Bodhag Probolinggo sebagai Sumber Inspirasi Penciptaan Motif Batik Tulis pada Outwear Semi-Formal Aziz, Akbar Naufal; Ratnawati, Ike; Sidyawati, Lisa
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 40 No. 1 (2023): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v40i1.7906

Abstract

Kesenian Jaran Bodhag Probolinggo mengalami pasang surut dalam modernitas, masih belum cukup dikenal oleh masyarakat luar maupun dalam Probolinggo. Kesenian pertunjukkan yang berakar sejarah dari Jaran Kencak tercipta sebuah kesenian masyarakat dengan modifikasi bentuk imitasi kepala kuda dan Bodhag dalam bahasa Madura yang berarti “wadah/tudung nasi”, dihiasi sedemikian rupa dan tercipta sebuah artifisial jaranan. Penulis memiliki ketertarikan pada bentuk Jaran Bodhag untuk dituangkan pada batik tulis dalam outerwear semi-formal untuk meningkatkan daya tarik gaya berbusana batik yang cenderung monoton pada kalangan usia remaja-dewasa. Penciptaan ini bertujuan untuk menggaungkan kesenian Jaran Bodhag Probolinggo juga mendeskripsikan ide konsep, proses visualisasi, dan hasil motif batik tulis pada bentuk outerwear semi-formal. Penelitian ini menggunakan metode penciptaan yang dikemukakan oleh SP. Gustami yang terdiri dari tahap eksplorasi, perancangan, dan perwujudan. Hasil penciptaan karya ini terdapat tiga jenis outer antara lain: Beden Sokmah Jaran Bodhag (Vest), Demslendeman (Jacket), Gal Megol (Crop Top Bolero). Hasil penciptaan karya tersebut menjadi salah satu upaya bentuk inventarisasi motif baru dan pelestarian kesenian lokal dalam wujud karya batik.
Analisis Motif Batik Kembang Turi Sebagai Identitas Budaya Lokal Di Kampung Wisata Batik Turi Kota Blitar Ni’amah, Ulva; Ratnawati, Ike
Jurnal Pendidikan dan Penciptaan Seni Vol 5, No 2 (2025): Jurnal Pendidikan dan Penciptaan Seni - November
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/jipsi.v5i2.892

Abstract

Batik is one of Indonesia’s cultural heritages that serves not only as a work of art but also as a regional identity symbol, representing values, history, and local wisdom. This study explores in depth the Kembang Turi batik motif as a symbol of the local culture of the community in Kelurahan Turi, Blitar City. The research aims to analyze the origin and development of the motif and to describe the form, meaning, and uniqueness of the Kembang Turi Batik motif. This research employs a descriptive qualitative method. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation as supporting data. The results show that the Kembang Turi Batik motif, inspired by the natural shape of the turi flower, is enriched with supporting motifs that highlight the cultural potential of Blitar City. Since 2018, this motif has developed into a recognized symbol of local cultural identity, reflecting philosophical values such as simplicity, vitality, and the preservation of traditional arts. The motif also serves educational, aesthetic, and economic functions, supporting the strengthening of local identity and the promotion of regional culture.
Model Traditional Craft Incubation Class Berbasis Limbah Tekstil Anyam untuk Hilirisasi dan Income Generating Komunitas Ike Ratnawati; Khusaini Khusaini; Tri Wahyuningtyas; Mohammad Zidane Eka Prasetya; Wanda Violita Alfi Azizah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2629

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model Traditional Craft Incubation Class berbasis pengolahan bahan bekas tekstil anyam sebagai upaya hilirisasi produk kerajinan lokal dan pemberdayaan ekonomi komunitas di Kabupaten Pacitan. Pengembangan model ini dilatarbelakangi oleh potensi limbah tekstil rumah tangga dan industri kecil yang belum terkelola optimal, serta rendahnya akses masyarakat terhadap pelatihan kewirausahaan berbasis budaya lokal. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, namun hanya dilaksanakan hingga tahap Design (perancangan). Pada tahap Analysis, dilakukan identifikasi kebutuhan komunitas, karakteristik bahan bekas tekstil, serta potensi desain produk kerajinan melalui observasi lapangan dan wawancara dengan pelaku industri kreatif lokal. Tahap Design mencakup perancangan struktur kelas inkubasi yang melibatkan materi pelatihan berbasis praktik, modul desain produk anyaman, serta strategi hilirisasi hasil karya menjadi produk bernilai jual. Hasil desain mencerminkan sinergi antara pendekatan kearifan lokal dan prinsip kewirausahaan sosial yang adaptif. Temuan awal menunjukkan bahwa integrasi pelatihan berbasis praktik dengan pengolahan limbah tekstil memberikan ruang bagi peningkatan kreativitas, kesadaran lingkungan, serta potensi peningkatan pendapatan masyarakat. Model ini juga dinilai relevan untuk diimplementasikan di daerah lain dengan karakteristik serupa. Penelitian ini merekomendasikan uji implementasi dan evaluasi lebih lanjut untuk mengukur efektivitas model dalam konteks pemberdayaan komunitas secara berkelanjutan.
Penguatan Brand Identity dalam Digital Ecosystem untuk Hilirisasi Berkelanjutan Produk Lokal Batik Abdul Rahman Prasetyo; Iriaji Iriaji; Ike Ratnawati; Zulfikar Al Haq; Puteri Anisah Oktaviani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fungsi dan urgensi pengembangan brand identity melalui ekosistem digital sebagai strategi untuk mendorong hilirisasi produk lokal secara berkelanjutan. Studi ini mengambil Batik Wenangkayana di Kediri sebagai objek kajian, dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi dari aktivitas produksi serta pemasaran batik lokal yang terintegrasi dalam platform digital. Temuan menunjukkan bahwa penguatan identitas merek tidak hanya diperlukan dalam aspek visual seperti logo, kemasan, dan gaya komunikasi, tetapi juga dalam narasi budaya yang mendasari filosofi dan keunikan produk. Melalui optimalisasi media sosial, website, katalog interaktif, serta pemanfaatan marketplace lokal-global, brand Batik Wenangkayana mengalami perluasan jangkauan pasar sekaligus penguatan citra merek berbasis kearifan lokal. Ekosistem digital terbukti memberikan peran strategis dalam mempercepat proses hilirisasi, menciptakan loyalitas konsumen, dan memperkuat posisi batik lokal dalam persaingan industri kreatif nasional. Studi ini menegaskan pentingnya pengembangan brand identity sebagai fondasi dalam keberlanjutan produk lokal melalui pendekatan digital yang adaptif dan terstruktur.
Pola Penerapan Inovasi Batik Cap Berbahan Reuseable Material untuk Membangun Ekosistem Kewirausahaan Lokal Batik Wenangkayana Kediri Iriaji; Ike Ratnawati; Abdul Rahman Prasetyo; Venina Nabilla Nazwa; Pandu Satrio Pinandhito Tirta Perdana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2651

Abstract

Industri batik di Kediri, khususnya Batik Wenangkayana, memiliki potensi dalam menguatkan ekonomi lokal melalui kewirausahaan berbasis budaya. Namun, penggunaan bahan yang belum ramah lingkungan dan pengelolaan limbah yang belum optimal menjadi tantangan utama. Melalui program pengabdian masyarakat, diperkenalkan inovasi batik cap berbahan reuseable material guna membentuk pola kewirausahaan berkelanjutan yang ramah lingkungan. Pendekatan kualitatif dengan studi kasus digunakan melalui pelatihan dan pendampingan, mencakup teknik produksi efisien dan penggunaan bahan alternatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen produksi. Hasil menunjukkan munculnya pola adaptif dan kolaboratif di kalangan pengrajin, peningkatan keterampilan, efisiensi produksi, dan pengurangan limbah. Kesadaran lingkungan dan nilai ekonomi budaya juga meningkat. Inovasi ini terbukti memiliki dampak positif dan berpotensi direplikasi sebagai strategi pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi lokal berkelanjutan.
Motif parang barong sebagai inspirasi penciptaan tote bag rajut dengan teknik Crochet Rahmah, Farah Mawaddatur; Ratnawati, Ike
Journal of Language Literature and Arts Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v6i22026p127-154

Abstract

Motif Parang Barong merupakan salah satu warisan budaya Jawa yang sarat akan makna filosofis tentang keteguhan, kebijaksanaan, dan kepemimpinan. Dalam konteks kehidupan modern, nilai-nilai tersebut diangkat kembali melalui penciptaan karya kriya terapan berupa tote bag rajut dengan teknik crochet. Karya ini tidak hanya berfungsi sebagai upaya pelestarian budaya, tetapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap pengurangan penggunaan plastik sekali pakai dengan menghadirkan alternatif tas yang ramah lingkungan, tahan lama, dan dapat digunakan berulang kali. Tujuan utama penciptaan ini adalah menghasilkan tote bag rajut bermotif Parang Barong yang mampu memadukan unsur tradisional dan modern dalam satu rancangan desain yang fungsional, estetis, dan relevan dengan gaya hidup masyarakat masa kini. Proses penciptaan mengacu pada model penciptaan Alma M. Hawkins yang meliputi tiga tahapan, yaitu eksplorasi, improvisasi, dan pembentukan. Tahap eksplorasi difokuskan pada penemuan ide dan konsep visual, tahap improvisasi dilakukan untuk mengembangkan desain dan pola rajut, sedangkan tahap pembentukan merupakan proses realisasi karya hingga mencapai bentuk akhir. Hasil penciptaan berupa enam karya tote bag rajut berjudul Suryakanti, Wulan Sogan, Sariane, Tanarupa, Jayengkara, dan Larasmita yang memadukan nilai-nilai budaya Jawa dengan estetika kriya modern. Karya ini diharapkan dapat memperkuat identitas budaya lokal, memperluas inovasi seni kriya berbasis kearifan tradisional, serta menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan produk yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.