Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search
Journal : apcp journal

IDENTIFIKASI BIJIH BESI WALENRANG KABUPATEN LUWU DENGAN METODE GEOMAGNET Aryadi Nurfalaq; Rahma Hi. Manrulu; Novi Pardi
Applied Physics of Cokroaminoto Palopo Vol. 1 No. 1 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/apcp.v1i1.36

Abstract

Walenrang area which has the potential for iron ore mineralization. This study aims to create a subsurface model of iron ore in Santandung Village, Walenrang area based on geomanget data. The method used is geomagnetic by identifying differences in the susceptibility of subsurface rocks. Field data acquisition is done by creating a grid. The residual magnetic anomaly map obtained is then filtered for continuation upwards of 20 m and reduction to the poles for easy interpretation. The results of the eduction to the poles obtained a magnetic value of -450 - 700 nT. The subsurface rocks of Santandung Village have a susceptibility value of 0.029 - 0.3144 SI in an area of 0.2 ha at a depth of 0 - 32 m which is identified as basalt. The iron ore formed in Santandung Village is the result of basalt mineralization.
ANALISIS SPASIAL SEBARAN POTENSIAL DIRI BATUAN KAWASANMATA AIR PANAS Rahma Hi. Manrulu; Aryadi Nurfalaq
Applied Physics of Cokroaminoto Palopo Vol. 1 No. 1 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/apcp.v1i1.39

Abstract

A research has been carried out with the title Spatial Analysis of the Potential Distribution of Rocks in the Hot Springs Area which aims to determine the potential distribution of rocks in the Pincara hot spring area and to determine the subsurface rock structure of the Pincara hot spring area based on the potential properties of the rocks. This study uses a Self Potential (SP) tool, by measuring the potential value at each measurement point, the potential value of surface temperature and the pH of hot water as supporting data. Retrieval of data for each measurement point using a fixed base technique (fix base). Potential data collection for daily correction is done by measuring the potential value at the same point repeatedly in a certain time interval. SP data collection points are 50 with a grid spacing of 5 meters. The results of the research in map 1 show that the characteristics of Pincara 1 hot springs have a surface temperature of 650C, smell of sulfur, there are boasting of gas bubbles, a measured pH of 7, while in map 2 the measured surface temperature of hot springs is 690C, clear, steamy, smelly. sulfur, visible boasting of gas bubbles, measured pH 8. The highest self potential value is 69.2 mV, the lowest self potential data is 1.2 mV. The average selfpotential in the study area has a value of 17.245 mV. This indicates the presence of igneous rock that causes anomaly. Igneous rock is rock that is conductive.
ANALISIS SPASIAL SEBARAN POTENSIAL DIRI BATUAN KAWASAN MATA AIR PANAS Rahma Hi. Manrulu; Aryadi Nurfalaq
Applied Physics of Cokroaminoto Palopo Vol. 2 No. 1 (2021): Volume 2 Nomor 1
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/apcp.v2i1.85

Abstract

A research has been carried out with the title Spatial Analysis of the Distribution of Rock Self Potential in the Hot Springs Area which aims to determine the potential distribution of rocks in the Pincara hot spring area and to determine the subsurface rock structure of the Pincara hot spring area based on the potential properties of the rock. This study uses a Self Potential (SP) tool, by measuring the potential value at each measurement point, the potential value of the surface temperature and pH of hot water as supporting data. Data collection for each measurement point uses a fixed base technique, namely by positioning one fixed electrode as a reference point, while the other electrode moves from one measuring point to another. Potential data retrieval for daily correction is done by measuring the potential value at the same point repeatedly in a certain time interval. The SP data collection points are 50 with a grid spacing of 5 meters. The results on map 1 show that the characteristics of Pincara hot springs 1 have a surface temperature of 65oC, smell of sulfur, there are gas bubbles, pH is 7, while in map 2 the surface temperature of hot springs is 69oC, clear, steamy, smells sulfur, gas bubbles can be seen, the measured pH is 8. The highest self-potential value is 69.2 mV, the lowest self-potential data is 1.2 mV. The average self-potential in the study area has a value of 17,245 mV. The research area is the conductive zone. This is indicated by the low value of the self-measured potential, which is numerically positive in the tens order. The lowest potential anomaly zone was found in the northern area of the study area with a self-potential value of 1.2 mV. The self-potential value is on the order of tens of millivolts. This indicates the presence of igneous rocks that cause the anomaly. Igneous rock is a conductive rock.
Analisis Daerah Rawan Banjir di Kecamatan Tomoni Timur Kabupaten Luwu Timur Menggunakan Metode Pembobotan Ihksan Dwiadi; Aryadi Nurfalaq; Andi Jumardi
Applied Physics of Cokroaminoto Palopo Vol. 3 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/apcp.v3i1.113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan daerah rawan banjir Kecamatan Tomoni Timur. Penelitian menggunakan teknik overlay dengan metode pembobotan parameter kemiringan lereng, jenis tanah, tutupan lahan dan curah hujan. Pada bulan maret kerawanan banjir merupakan yang paling rawan dan menghasilkan 3 tingkat kerawanan banjir dengan klasifikasi 4,5 – 6,75 (rawan), 2,25 – 4,5 (cukup rawan), <2,25 (tidak rawan) sedangkan pada bulan agustus darah rawan banjir yang adalah yang paling rendah dan menghasilkan tiga tiga tingkat kerawanan banjir dengan klasifikasi <2,25 (tidak rawan), 2,25 – 4.5 (cukup rawan), dan 4,5 – 6,75 (rawan).
Karakterisasi Kandungan Mineral Bijih Besi (Fe) Sungai Maosu Desa Sangtandung Kecamatan Walenrang Kabupaten Luwu Nurhalifa Sirua; Suaedi Suaedi; Aryadi Nurfalaq
Applied Physics of Cokroaminoto Palopo Vol. 3 No. 2 (2022): APCP Journal
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/apcp.v3i2.148

Abstract

Telah dilakukan karakterisasi kandungan mineral bijih besi di Sungai Mauso Desa Sangtandung Kecematan Walenrang Kabupaten Luwu. Bijih besi merupakan sumber daya alam yang sangat melimpah di Indonesia. Bijih besi mengandung material magnetik berbasis besi (Fe) dalam bentuk mineral oksida besi (Fe) yaitu magnetit (Fe3O4), hematit (α- Fe2O3), dan maghemit (γ- Fe2O3). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kandungan unsur dan mineral bijih besi menggunakan XRD dan XRF yang dilakukan di Laboratorium Pengukuran Fakultas Sains Universitas Cokroaminoto Palopo, dan Laboratorium XRD dan XRF UNHAS. Berdasarkan hasil uji XRF komposisi kandungan unsur yang terkandung dalam bijih besi yaitu besi 98,34%, mangan 1,24%, fhosfor 0,199%, calsium 0,082%, zinc 0,0372%, copper 0,028%, niobium 0,0263%, molybdenum 0,0166%, indium 0,0104%, stannum 0,0104%, dan stibium 0,0059%, sedangkan hasil uji XRD persentase relatif dalam sampel bijih besi diperoleh mineral Fe3O4 (magnetite) dengan persentase relatif 48,5%, CuFe2O4 (cuprospinel) persentase relatif 44,6%, dan Cr2FeO4 (chromite) persentase relatif 6,9%. Fasa mineral Fe3O4 (magnetite) merupakan fasa dengan persentase tertinggi sesuai dengan sifat magnetite yang mempunyai sifat magnet yang kuat, hal ini juga dibuktikan dari sampel bijih besi yang berwarna hitam kecoklatan.
Pemanfaatan Citra Satelit untuk Identifikasi Konversi Lahan di Kelurahan Sabe Kecamatan Belopa Utara Kabupaten Luwu Asrawi Aspar; Aryadi Nurfalaq; Andi Jumardi
Applied Physics of Cokroaminoto Palopo Vol. 3 No. 2 (2022): APCP Journal
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/apcp.v3i2.149

Abstract

Kelurahan Sabe terletak di pusat Kota Belopa sehingga berpotensi untuk mengalami perubahan penggunaan lahan setiap tahun. Salah satu faktor yang mempengaruhi perubahan lahan adalah pertumbuhan penduduk dan sosial ekonomi masyarakat untuk mengetahui penggunaan lahan di Kelurahan Sabe. Penelitian ini menggunakan metode klasifikasi citra supervised (terbimbing), di mana metode ini dilakukan dengan memilih training sample yang representatif dari jenis tutupan lahan berdasarkan data yang diperoleh dari interpretasi visual, kemudian dilakukan proses spatial analysis data yaitu penggabungan peta penggunaan lahan tahun 2014 dan 2020 untuk mendapatkan peta perubahan lahan dalam kurun waktu 6 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan penggunaan lahan di Kelurahan Sabe pada tahun 2014 dan tahun 2020 dengan menggunakan citra satelit Landsat 8. Hasil penelitian ini diketahui jenis penggunaan lahan dan luasnya, untuk tahun 2014 adalah ladang 5,77 ha, lahan kosong 4,06, pemukiman 70,26 ha, sawah 92,98 ha, dan vegetasi 22,39 ha. Untuk tahun 2020 ladang yaitu 9,18 ha, lahan kosong 4,97 ha, pemukiman 104,33 ha, sawah 71,72 ha, dan vegetasi 5,28 ha. Sedangkan untuk perubahan penggunaan lahan dalam jangka 6 tahun area ladang mengalami kenaikan 3,41 ha, lahan kosong mengalami kenaikan 0,91 ha, pemukiman mengalami kenaikan 34,07 ha, sawah mengalami penurunan 21,26 ha, dan vegetasi mengalami penurunan 17,11 ha.
Identifikasi Akuifer Air Tanah Menggunakan Metode Geolistrik Konfigurasi Schlumberger untuk Perencanaan Sumur Bor di Kelurahan Salubattang Kota Palopo Muhammad Adam; Aryadi Nurfalaq; Rahma Hi. Manrulu
Applied Physics of Cokroaminoto Palopo Vol. 3 No. 2 (2022): APCP Journal
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/apcp.v3i2.158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang adanya lapisan batuan pembawa air (aquifer), yang meliputi data tentang kedalaman, penyebaran vertikal serta mengetahui jenis air tanah di Kelurahan Salubattang Kota Palopo. Metode yang digunakan adalah metode geolistrik konfigurasi Schlumberger dengan dilakukan sebanyak 3 lintasan dengan panjang bentangan masing-masing 300 m, 200 m dan 200 m. Hasil pengukuran geolistrik kemudian diolah menggunakan Microsoft Excel dan dimodelkan secara 2D menggunakan Res2Dinv. Hasil interpretasi dengan geolistrik menunjukkan bahwa sebagian besar material dan batuan di titik sounding GL-01 sampai dengan GL-03 dan sepanjang lintasan pengukuran geolistrik memiliki nilai resistivitas berkisar antara 30-100 Ωm yang diinterpretasi sebagai lapisan material lepas yang didominasi oleh material kerakal sampai pasir diindikasi batuannya berasal dari batuan filit yang terendam air tawar dan pada lapisan ini memungkinkan mendapatkan sumber air tawar yang relatif cukup jumlahnya sebagai air tanah.
Analisis Kedalaman dan Kualitas Air Tanah Dangkal Kelurahan Binturu Kota Palopo Berdasarkan Parameter Fisika Aryadi Nurfalaq; Muhammad Adam; Andi Jumardi; Iriansa Iriansa
Applied Physics of Cokroaminoto Palopo Vol. 4 No. 1 (2023): APCP Journal
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/apcp.v4i1.179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kedalaman muka air tanah dangkal secara pasti dengan mengukur langsung sumur warga, mengetahui kualitas air tanah dengan parameter fisika seperti warna, kekeruhan, rasa, bau dan ada tidaknya endapan (zat padatan yang terlarut) terutama di sumur warga yang digunakan untuk konsumsi air minum. Proses akuisisi data dalam penelitian ini dibagi kedalam dua tahapan yaitu pengukuran kedalaman sumur dan pengukuran kualitas air. Akuisisi data kedalaman sumur dan tinggi muka air sumur menggunakan pita ukur dan koordinat sumur menggunakan Global Positioning System (GPS). Parameter Fisika seperti, rasa, bau, kekeruhan, total padatan terlarut, ph, dan salinitias air diukur menggunakan alat pengukur kualitas air portabel. Data analisis secara kualitatif dan kuantitatif. Analisis secara kualitatif mengamati kualitas air tanah berdasarkan parameter fisika seperti bau dan rasa. Untuk analisis kuantitatif dilakukan mengukur dan memplot koordinat, elevasi, dan kedalaman air tanah, TDS, salinitas dan pH. Hasil dari data dilanjutkan dengan pembuatan peta muka air tanah menggunakan aplikasi ArcGIS. Kedalaman muka air tanah di Kelurahan Binturu rata-rata sebesar 0,684 m dimana posisi muka air tanah paling dangkal berada pada kedalaman 0,1 m sedangkan muka air tanah paling dalam terdapat pada kedalaman 1,67 m. Kualitas air tanah di Kelurahan Binturu berdasarkan parameter fisika TDS, salinitas, suhu, pH dan rasa adalah layak untuk di konsumsi. Sedangkan berdasarkan parameter baunya, 40% air sumur di Kelurahan Binturu tidak layak (berbau). Penggunakan air sumur hanya dapat digunakan untuk keperluan MCK.
Identifikasi Struktur Lapisan Bawah Permukaan dengan Metode Geolistrik dalam Perencanaan Pondasi di Kelurahan Songka Kota Palopo Megawati Megawati; Rahma Hi. Manrulu; Aryadi Nurfalaq
Applied Physics of Cokroaminoto Palopo Vol. 1 No. 2 (2020): APCP Journal
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/apcp.v1i2.184

Abstract

Telah dilakukan penelitian di Perumahan Bumi Asri Kota Palopo dengan menggunakan metode geolistrik konfigurasi Schlumberger terkait analisis struktur bawah lapisan pondasi jenis tanah lahan basah. Dalam penelitian ini setiap lintasan 1 dan 2 pengukuran ini memiliki 100 meter data yang dihasilkan berbentuk nilai resistansi dan digunakan untuk mencari nilai resistivitas semu, data tersebut kemudian diolah dengan menggunakan Microsoft Excel dan Software IP2win untuk mendapatkan hasil lapisan bawah permukaan tanah lahan basah. Maka dari itu menggunakkan Software IP2win dilihat dari kedalaman jenis tanah basah dan alluvial pada jenis material. Hasil interpretasi berdasarkan lintasan 1 pada grafik tersebut nilai kedalaman 1,068 meter; 1,442 meter; 2,043 meter; 3,496 meter; 5,040 meter; 8, 447 meter; 17,73 meter; dan yang terakhir 27,16 meter; Sedangkan pada lintasan 2 nilai kedalaman yaitu sangat rendah 0,734 meter, 1,21 meter; 2,3 meter; 5,86 meter; 8,37 meter; 11 meter; 30,3 meter; terakhir 50 meter; Maka dari itu dilihat dari kondisi kedalaman sudah ditemukan sudah bisa untuk membangun pondasi karena tanah basah lokasi Songka tersebut layak untuk memulai proses pembangunan.
Identifikasi Kedalaman Intrusi Air Laut Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas di Desa Bassiang Kecamatan Ponrang Selatan Kabupaten Luwu Kurnia Bakri; Fitri Jusmi; Aryadi Nurfalaq
Applied Physics of Cokroaminoto Palopo Vol. 1 No. 2 (2020): APCP Journal
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/apcp.v1i2.185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kedalaman intrusi air laut berdasarkan nilai resistivitas hasil deteksi menggunakan metode geolistrik konfigurasi Schlumberger di Desa Bassiang Kecamatan Ponrang Selatan Kabupaten Luwu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei lapangan dengan pengambilan data dilakukan pada 3 titik lintasan menggunakan metode geolistrik resistivitas konfigurasi Schlumberger. Analisis data lapangan menggunakan perangkat lunak Microsoft Excel untuk memperolah nilai resisitivitas semu dan kemudian diolah menggunakan software IP2WIN untuk memperoleh nilai tahanan jenis yang sebenarnya. Hasil nilai resistivitas sebenarnya yang telah diperoleh dari 3 titik lintasan pengukuran kemudian dikorelasikan untuk menampilkan gambaran penampang tahanan jenis 2D daerah penelitian yang digunakan untuk mempermudah penginterpretasian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intrusi air laut ke akuifer air tanah terjadi pada titik lintasan 1 mulai dari kedalaman 10,84–18,92 meter dan titik lintasan 3 yang semua lapisannya telah terserap oleh air laut. Kemudian untuk titik lintasan 2 sendiri intrusi air laut ke akuifer air tanah tidak ditemukan sehingga daerah pada lintasan 2 adalah yang paling baik digunakan oleh masyarakat dalam pembuatan sumur sebagai solusi dari masalah air bersih.
Co-Authors A. Muhammad Idkhan A. Muhammad Idkhan Abdul Rais Agriani Pongkessu Agriani Pongkessu Agussalim Agustinus Suria Darme Alfian Nawir Alfian Nawir Alfian Nawir Alfian Nawir Alfian Nawir Ali, Baso Ali, Baso Andi Baso Kaswar Andi Baso Kaswar Andi Baso Kaswar Andi Jumardi Andi Jumardi Andi Safitri Sacita Andi Syam Rizal Andika Madung Andre Ardyansa Annur Anshariah Anshariah Anshariah, Anshariah Arif Rahman Asrawi Aspar Asrofi, Muhammad Ghufran Atfar R, Ranir Azzahra, Silfa Bantun, Suharsono Baso Usman Cambaba, Sunarti Darme, Agustinus Suria Djamaluddin Djamaluddin Elni Elni Elni, Elni Emi Rohayu Esse Esse Fahri Sa'id Fitri Djusmi Fitriani A. Fitriani, Nita Hafidz Muhtar Hamid, Iis Dahlia Hasbi Bakri Hasmarita Hasmarita Hijra Hijra Hilda Rahmawati Hisma, Hisma Husnia Musda Mulia Idkhan, A. Muhammad Idkhan, Andi Muhammad Ihksan Dwiadi Iin Karmila Putri Iin Karmila Putri Iin Karmila Putri Iin Karmila Putri Iis Dahlia Hamid Iksan Fauzan Illing, Ilmiati Ilyas, Muhammad Intan Noviantari Manyoe Iriansa Irwan Ramli Ivan Taslim Jamaluddin Jamaluddin Jamaluddin Jamaluddin Jamaluddin Jamaluddin Jayanti Yusmah Sari Jihan Hanifa Jumardin Jusmi, Fitri Karangan, Tabita Kurnia Bakri Madung, Andika Marnas, Muhammad Adam Masluki, Masluki Mega, Mega Megawati Megawati Minarti Minarti Muhammad Adam Muhammad Adam Marnas Muhammad Adam Marnas Muhammad Adam Marnas Muhammad Adam, Muhammad Muhammad Akram Hamzah Muhammad Idham Muhammad Idham Rusdi Muhammad Ilyas Muhammad Ilyas Muhammad Naim Muhammad Naim Muhardi Mustafa Muhtar, Hafidz Muis, Ichwan Naim, Muhammad Naldo, Naldo Nawir, Alfian Nilam Sari Zulkifli Nirsal Nirwana, Nirwana Novi Pardi nur annisa Nurasia Nurhalifa Sirua Nurwijayanti Pilu, Reski Pongkessu, Agriani Prasetyawati Umar, Emi Putri, Iin Karmila R, Ranir Aftar Rahma Hi Manrulu, Rahma Hi Rahma Hi. Manrulub Ramli, Irwan Ranir Atfar Ranir Atfar R Rapa, Wiwi Rasyid, Miswar Ray Setiawan Risma Risma Rohayu, Emi Rusmala Sartika Sari Sartika Sari Suaedi Suaedi Suaedi Suaedi Suharsono Bantun Suharsono Bantun Sukmawati Sukmawati Syafriadi Syafriadi Syamsuddin Syamsuddin Umar Umar Umar Umar Usman, Baso Wiwi Rapa Yulvinamaesari Yulvinamaesari