Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Media Video Animasi Berbasis Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Ketrampilan Menulis Puisi pada Siswa Kelas VIII SMP Opi Hanidian; Mimi Mulyani; Dzikrina Dian Cahyani
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 1 (2022): REPETISI VOLUME 5 NOMOR 1
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini menghasilkan media video animasi berbasis pendidikan karakter pada pembelajaran keterampilan menulis puisi. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP di Magelang. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, angket, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif persentase. Melalui penelitian dan pengembangan ini dihasilkan prototipe media video animasi yang telah teruji oleh pakar ahli media dan ahli materi. Hasil penelitian ini, yaitu (1) guru dan siswa membutuhkan media pembelajaran video animasi yang menarik, kreatif, memotivasi belajar siswa, bermuatan pendidikan karakter nasionalis dan religius serta memuat materi keterampilan menulis puisi (unsur fisik dan unsur batin). (2) prinsip dalam pengembangan media ini, yaitu menarik, kreatif, motivasi, multimedia dan keterampilan, desain produk media pembelajaran, yaitu menentukan prototipe media (warna, gambar, tulisan, musik dan suara), menentukan materi media sesuai kebutuhan dan kurikulum, dan menentukan urutan penyajian (pembuka, isi dan penutup). Berdasarkan hasil penilaian pakar ahli media diperoleh skor 92,5% yang tergolong sangat layak. Sedangkan penilaian pakar ahli materi memperoleh skor 92,5% yang juga tergolong sangat layak..Kata Kunci: Keterampilan menulis puisi, Media video animasi, Pendidkan karakter.
Menyibak Relevansi Permasalahan Sosial dalam Kumpulan Cerita Pendek Karya Agus Noor dengan Kenyataan Sosial Muhamad Yahya Mauliddin; Agus Nuryatin; Mimi Mulyani
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 2, No 2 (2017): Volume 2 Number 2 September 2017
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.598 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v2i2.243

Abstract

Kumpulan cerpen karya Agus Noor memiliki kaitan yang erat dengan kehidupan sosial. Keterkaitan ini dapat dilihat dari adanya berbagai permasalahan sosial di dalamnya serta relevansi permasalahan tersebut dengan kenyataan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan permasalahan sosial dalam kumpulan cerita pendek karya Agus Noor serta relevansi permasalahan tersebut dengan kenyataan sosial. Pendekatan strukturalisme dan sosiologi sastra digunakan untuk menganalisis kumpulan cerita pendek ini. Analisis data menggunakan metode dialektik. Hasil penelitian ini yaitu ditemukan 10 permasalahan sosial dalam kumpulan cerita pendek karya Agus Noor, meliputi:(1) kejahatan; (2) kemiskinan; (3) disorganisasi keluarga; (4) pelanggaran terhadap norma masyarakat; (5) masalah lingkungan hidup; (6) masalah generasi muda; (7) korupsi; (8) masalah kependudukan; (9) terorisme;(10) permasalahan sosial yang lain, seperti rasa gengsi, politik, ketidakadilan, dan kepercayaan pada takhayul. Kesepuluh permasalahan tersebut memiliki relevansi dengan kenyataan sosial baik saat karya itu ditulis maupun saat ini. Hasil penelitian ini diharapkan
Struktur dan Ideologi Teenlit Karya Dyan Nuranindya Titi Wuryani; Agus Nuryatin; Mimi Mulyani
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 3, No 2 (2018): VOLUME 3 NUMBER 2 SEPTEMBER 2018
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.59 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v3i2.724

Abstract

This study aims to describe the structure and ideology of Dyan Nuranindya's work. There are six teenlit works by Dyan Nuranindya, namely Dealova, Star Secret, Canting Cantiq, Cinderela Pink Hair, Rock N Roll Onthel, and Kotak Pelangi. The method used in this research is descriptive analysis and dialectic which is also part of the approach of theory of genetic structuralism. The data in the study of the parts of the text in the form of words, phrases or sentences related to the genetic structure, ideology in the work of Dyan Nuranindya's work. The results showed the structure of literary works by Dyan Nuranindya's literature includes hero store relationships with other figures, and oposional relations. Relation of hero characters with other characters include brother's sister relation, parent's relation with child, love relation, oposional relation. The ideology contained in the work of Dyan Nuranindya's work is to achieve the ideals, love the homeland, preserve nature.
Aspek Stilistika dalam Antologi Puisi Melipat Jarak Karya Sapardi Djoko Damono dan Pemanfaatannya sebagai Materi Pengayaan Sastra Abdul Muklis; Teguh Supriyanto; Mimi Mulyani
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 3, No 1 (2018): VOLUME 3 NUMBER 1 MARCH 2018
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.473 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v3i1.443

Abstract

Penelitian stilistika ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bentuk bahasa figuratif yang dominan dalam antologi puisi Melipat Jarak karya Sapardi Djoko Damono, (2) mendeskripsikan bentuk citraan yang dominan yang digunakan dalam antologi puisi Melipat Jarak karya Sapardi Djoko Damono, (3) memaparkan pemanfataan aspek stilistika yang ada dalam antologi puisi Melipat Jarak karya Sapardi Djoko Damono sebagai materi pengayaan sastra di SMA kelas X. Penelitian ini menggunakan stilistika sebagai alat pendekatannya. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif analisis semiotik melalui pembacaan heuristik dan hermeneutik untuk mengungkap aspek stilistika dan analisis komparatif untuk memaparkan pemanfaatan aspek stilistika dengan materi pengayaan sastra. Hasil penelitian berdasarkan analisis data menunjukkan (1) bahasa figuratif yang ditemukan antara lain majas 60 data dan idiom 1 data, majas yang dominan yakni personifikasi 18 data (30%), simile 11 data (18,5%), dan metafora 10 data (16,65%), (2) data citraan yang ditemukan sebanyak 99 data. Citraan yang dominan yaitu citraan gerak 33 data (33%), pendengaran 29 data (29%), dan penglihatan 22 data (22%), dan (3) pemanfaatan aspek bahasa figuratif dan citraan dalam antologi puisi Melipat Jarak sebagai materi pengayaan sastra di SMA kelas X terbagi dalam dua kegiatan, yakni eksploratori dan keterampilan proses.
Transitivitas Pidato Kampanye Ahok pada Pemilihan Gubernur DKI Jakarta Periode 2017-2022 Dhanu Priyo Widodo; Mimi Mulyani; B. Wahyudi Joko Santoso
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 3, No 1 (2018): VOLUME 3 NUMBER 1 MARCH 2018
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.356 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v3i1.444

Abstract

Penelitian transitivitas ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan tipe transitivitas (proses, partisipan, dan sirkumstan) serta makna logis yang terdapat di dalam pidato kampanye Ahok pada pemilihan Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022, (2) menganalisis tujuan yang ingin disampaikan oleh Ahok pada pemilihan Gubernur DKI Jakarta periode2017-2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis wacana fungsional. Adapun dalam penelitian ini yang menjadi data adalah penggalan klausa yang teridentifikasi tipe transitivitas (proses, partisipan, dan sirkumstan), makna logis, dan konteks situasi. Metode analisis yang digunakan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis model Miles dan Huberman, serta dibantu dengan teknik bagi unsur langsung. Hasil penelitian berdasarkan analisis data menunjukkan (1) tipe transitivitas, yakni proses yang ditemukan sebanyak 411 data dan proses material menjadi yang paling dominan digunakan, yakni sebanyak 210 atau 51%, partisipan yang ditemukan sebanyak 232 data dengan partisipan goal menjadi yang dominan digunakan, yaitu 81 data atau 34,9%, sirkumstan yang ditemukan sebanyak 163 data dengan sirkumstan lokasi dominan digunakan, yakni 63 atau 38,6%, makna logis yang ditemukan sebanyak 120 data dengan makna logis suprasegmental yang dominan digunakan, yaitu 61 data atau 50,8%., (2) konteks situasi yang ditemukan dalam penelitian ini terbagi menjadi tiga, yakni medan wacana, pelibat wacana, dan sarana wacana. Medan wacana direalisasikan oleh ranah pengalaman yang diwujudkan oleh proses material, tujuan jangka panjang sebanyak 14 data atau 0%, tujuan jangka pendek sebanyak 21 data atau 60%. Pelibat wacana terbagi menjadi dua, yakni jarak sosial dan status sosial. Jarak sosial direalisasikan oleh penggunaan nomina “Bapak-Ibu” sebagai sapaan dan temuannya sebanyak 22 data sedangkan status social direalisasikan oleh penggunaan nomina saya sebanyak 66 data atau 44,2%, nomina kami sebanyak 40 data atau 26,8%, dan nomina kita sebanyak 43 data atau 28,8%. Terakhir sarana wacana yang dibagi menjadi dua, yakni saluran dan medium. Saluran dalam penelitian ini adalah pidato kampanye Ahok pada pemilihan Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 yang utuh sedangkan medium direalisasikan oleh penggunaan persuasi. Dalam penelitian ini, ditemukan persuasi sebanyak 8 data.
Kelayakan Kebahasaan dan Isi Buku Teks Bahasa Indonesia Kelas XII Semester 1 SMA Yusuf Hendrawanto; Mimi Mulyani
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 2, No 2 (2017): Volume 2 Number 2 September 2017
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.605 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v2i2.246

Abstract

Buku teks Bahasa Indonesia kelas XII semester 1 masih dikeluhkan guru karena memiliki banyak kekurangan dari aspek kebahasaan dan isi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis kelayakan buku teks Bahasa Indonesia kelas XII semester 1 yang digunakan di SMA Islam Sudirman. Aspek kelayakan yang dinilai adalah aspek kebahasaan dan isi. Data dalam penelitian kualitatif  ini dikumpulkan dengan metode simak dan cakap sedangkan untuk menganalisis data digunakan metode analisis isi. Penelitian ini menggunakan triangulasi pakar untuk menguji keabsahan data, yaitu data dihasilkan oleh peneliti, guru, dan siswa dengan mengisi kartu data berdasarkan aspek kelayakan buku teks. Hasil penelitian ini menunjukkan kelayakan aspek kebahasaan dan isi dalam buku teks tersebut. Aspek kebahasaan dan isi mendapatkan skor 50,97 dan 52,27 sehingga tergolong masih kurang layak. Kedua aspek tersebut perlu diperbaiki agar buku teks tersebut layak digunakan oleh guru dan siswa.
Persepsi Pendidik dan Peserta Didik terhadap Pengembangan Buku Bacaan Cerita Fantasi Bermuatan Nilai Moral bagi Peserta Didik SMP Kelas VII Amalia Fajriyyatin Najichah; Agus Nuryatin; Mimi Mulyani
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 3, No 2 (2018): VOLUME 3 NUMBER 2 SEPTEMBER 2018
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.899 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v3i2.723

Abstract

Buku bacaan sebagai salah satu buku nonteks pelajaran seringkali tidak digunakan secara maksimal dalam proses pendidikan di sekolah. Padahal, dengan adanya gerakan literasi sekolah (GLS) saat ini, justru keberadaan buku bacaan sangat diperlukan sebagai kebutuhan utama bagi peserta didik. Tidak hanya itu, buku bacaan juga dapat digunakan dalam proses pembelajaran tertentu untuk menambah pengetahuan yang tidak dapat diperoleh peserta didik dari  buku teks pelajaran. Salah satu contohnya adalah buku bacaan cerita fantasi bermuatan nilai moral yang dapat digunakan untuk menunjang proses pembelajaran teks cerita fantasi untuk siswa SMP Kelas VII. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi pendidik dan peserta didik terhadap adanya pengembangan buku bacaan cerita fantasi bermuatan nilai moral. Penelitian dengan desain kualitatif deskriptif ini menunjukkan hasil bahwa, keberadaan buku bacaan cerita fantasi bermuatan nilai moral sangat diperlukan dalam menunjang proses pembelajaran teks cerita fantasi. Selain itu, nilai moral yang terkandung dalam cerita fantasi dapat digunakan sebagai sarana pembentukan nilai moral bagi peserta didik.
TIPE DAN FUNGSI PERTANYAAN DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KURIKULUM 2013 Mahda Haidar Rahman; Subyantoro Subyantoro; Mimi Mulyani
Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 8, No 2 (2018): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan (Juni 2018)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/re.v8i2.2359

Abstract

Bertanya merupakan kegiatan penting dalam pembelajaran, khususnya pembelajaran bahasa. Hal ini dikarenakan pertanyaan dapat mengawali sebuah interaksi. Interaksi yang baik merupakan awal pembelajaran yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tipe dan fungsi pertanyaan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia Kurikulum 2013. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode padan yang dilanjutkan dengan teknik dasar Pilah Unsur Penentu (PUP) untuk mengklasifikasikan tipe dan pertanyaan. Berdasarkan pengamatan, tipe pertanyaan yang sering digunakan guru secara berturut-turut yakni: factual, perceiving and initiating action, conceptual convergen, conceptual divergen, valuing, evaluative, dan actualizing. Adapun fungsi pertanyaan berdasarkan fungsi yang sering muncul secara berturut-turut yakni: elisitasi faktual, memeriksa pemahaman, menejemen kelas, membangun pemikiran, konfirmasi, memeriksa pengetahuan, menyuruh/ melarang, membangun konten, isyarat elisitas, klarifikasi, merekap, mengembangkan kosakata, sanjungan/ sindiraan, refleksi dan mempraktikkan keterampilan. Fungsi pertanyaan dapat berbeda bergantung pada konteks interaksi, tidak bergantung pada tipe pertanyaan.  Pertanyaan yang baik adalah pertanyaan yang sesuai dengan konteks interaksi dalam kelas.
DESAIN INSTRUKSIONAL: SEBUAH REFLEKSI KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR MAHASISWA CALON GURU SEKOLAH DASAR Farikah; Mimi Mulyani; Dwi Winarsih; Astuty; M.Fatkhu Arifin; Danang Dwi Pradita
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 1 No. 2: Oktober 2021
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.752 KB) | DOI: 10.53625/jcijurnalcakrawalaindonesia.v1i2.485

Abstract

Penelitian studi kasus deskriptif bertujuan untuk membuat deskripsi, gambaran, atau lukisan secara sistematis, fenomena yang berkaitan dengan permasalahan penelitian yaitu refleksi guru berkaitan dengan keterampilan instruksional yang diimplementasikan pada pembelajaran daring. Sumber data penelitian ini adalah guru-guru Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah yang mengikuti perkuliahan S1 Pendidikan Sekolah Dasar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara secara daring serta dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data Induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil temuan, terdapat delapan indikator refleksi yang digunakan dalam penelitian. (1) keterampilan guru dalam membuka pelajaran secara daring, (2) materi yang digunakan dalam pembelajaran daring (3) media pembelajaran yang digunakan guru (4) kegiatan pembelajaran yang telah rancang oleh guru (5) media pembelajaran yang digunakan oleh guru (6) pengelolaan kelas yang dilakukan oleh guru (7) penjelasan/instruksi yang disampaikan oleh guru (8) keterampilan guru dalam menutup pembelajaran.
BLENDED LEARNING MEDIATED INSTRUCTION IN ENGLISH CLASS: STUDENT ENGAGEMENT Farikah; Mimi Mulyani; Astuty; Aulya Cahyaningrum
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 1 No. 8: April 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.06 KB) | DOI: 10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v1i8.2020

Abstract

There have been many discussions on the concepts of student engagement in learning during Blended learning mediated instruction. Student engagement tended to be discussed in academic activities during Pandemic learning. This study explored the students’ engagement in a project-based blended learning classroom. It investigated how the project-based blended learning model motivates student engagement. A case study approach was adopted that involved ten English department students. Questionnaires and interviews were used to collect the data. Deci and Ryan’s theory (1985) opted to analyze the data. The results contribute to higher education pedagogy by providing insights into the use of project-based blended learning models in engaging students.
Co-Authors Abdul Mukhlis Afi Normawati Afifah Qodri Rinjani Agus Nuryatin Akhadiyah, Maulina Amalia Fajriyyatin Najichah Andini, Jihan Widya Arlinda Devi Utami Arlis Muryani Asrofah Asrofah ASTUTY Astuty Astuty Astuty Astuty Astuty Astuty, Astuty Atsani Wulansari Aulya Cahyaningrum Aulya Cahyaningrum AYU WULANDARI B. Wahyudi Joko Santoso Bayu Aji Nugroho, Bayu Aji Danang Dwi Pradita Dhanu Priyo Widodo Dian Muazinzah, Dian Dwi Riyanti Dwi Winarsih Dzikrina Dian Cahyani Edi Astini Su’udi, Edi Astini Farikah Fatmawati, Aristia Hakim, Sholihul Hamdani, Rifki Hari Wahyono Harno, Sumber Ida Ratna Sari Ilyas, Patmawati Islahudin Istianah, Anif Jendriadi, Jendriadi Juminartanti, Dwi Kuncara, Kusuma Peny Kusnida, Faris Liana, Novi Izmi M Fatkhu Arifin Madasari, Kurnia Asti Mahda Haidar Rahman Mahda Haidar Rahman, Mahda Haidar Mashud Syahroni Mazid , Sukron Mazid, Sukron Muhamad Yahya Mauliddin Muhilal Muhilal Munarto, Munarto Mursia Ekawati Mustaqim, Ahmad Ngibadiyah, Nurul Noor, Syafiq Hakim Opi Hanidian Prasetyo, R. Iguh PRASETYO, RIYAN Puri Bakthawar Raikhana, Salma Ratna Rosita Pangestika Retno Dwi Lestari, Retno Dwi Rifqi Fitriana Rina Supriananingsih Rini, Arika Rinjani, Afifah Qodri Rizky Dian Safitri Robert Rizki Yono Rohmat D. S., Heru Nur Rosiana, Shinta Rustono - Safitri, Rizki Dian Setiyowati, Yani Setyananda, Bagas Daffa Sirajul Munir Siti Kholishotul Ilmiah Siwi Dwi Mei Widiastuti St. Nurbaya Su’udi, Edi Astini Subyantoro Sukron Mazid Sumartini Sumartini Su’udi, Astini Syafiq Hakim Noor Teguh Supriyanto Titi Wuryani Uly Fikriyyah Winasti Rahma Diani Yusuf Hendrawanto