Claim Missing Document
Check
Articles

Fungsi Bahasa Register Taruna Akademi Militer Ilyas, Patmawati; Farikah; Mulyani, Mimi
Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA) Vol. 1 No. 1 (2021): Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA)
Publisher : UPA Bahasa Universitas Tidar And HISKI Kedu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.789 KB) | DOI: 10.31002/kabastra.v1i1.6

Abstract

Language-speaking communities have a variety of languages ​​depending on the context or situation and the social factors surrounding them. Social factors which are the different factors in using the language brings out a language variation that distinguishes one language from other languages ​​which are called register. In its use, the register has various functions depending on what, with whom, and how the register is used to interact or communicate. Military Academy cadet is one of the groups who have registered. In their daily life, Military Academy cadets are educated by strict military rules. One of these rules relates to how to communicate between cadets of the same age, junior cadets and senior cadets, as well as between cadets and coaches, caregivers, or the workers (civil servant or army) in Military Academy. This article will describe the register and its functions in cadet conversations in Military Academy.
Teori Tindak Tutur dalam Studi Pragmatik Safitri, Rizki Dian; Mulyani, Mimi; Farikah
Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA) Vol. 1 No. 1 (2021): Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA)
Publisher : UPA Bahasa Universitas Tidar And HISKI Kedu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.425 KB) | DOI: 10.31002/kabastra.v1i1.7

Abstract

This article explains the theory of speech acts proposed by John L. Austin and his student John R. Searle. Speech act theory is a sub-field of pragmatics. This field of study deals with the ways in which words can be used not only to present information but also to carry out actions. This theory considers three levels or components of speech: locutionary acts (the making of a meaningful statement, saying something that a hearer understands), illocutionary acts (saying something with a purpose, such as to inform), and perlocutionary acts (saying something that causes someone to act). Many view speech acts as the central units of communication, with phonological, morphological, syntactic, and semantic properties of an utterance serving as ways of identifying the meaning of a speaker’s utterance or illocutionary force. There are five types of Illocutionary points according to Searle: declarations, assertives, expressives, directives, and commissives (1979:viii). A speech act, in order to be successful, needs to be performed along with certain types of conditions. These conditions were categorized by the linguist John Searle, who introduced the term felicity conditions: propositional content condition, preparatory condition, sincerity condition, and essential condition.
TELAAH KURIKULUM PENDIDIKAN: DINAMIKA PERUBAHAN PENERAPAN KURIKULUM DI INDONESIA Rinjani, Afifah Qodri; Mulyani, Mimi; Pangestika, Ratna Rosita
Jurnal Panrita Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Panrita-December
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhamamdiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/panrita.v5i2.300

Abstract

This article provides a critical review of the education curriculum in Indonesia starting from the implementation of the Competency Based Curriculum (KBK) which was implemented in 2004 to the Merdeka Curriculum which has been implemented since 2022. Through a systematic review method, this research seeks to analyze curriculum developments with a focus on the Based Curriculum. Competencies (2004), Education Unit Level Curriculum (2006), 2013 Curriculum, revised 2013 Curriculum, and Merdeka Curriculum. The results of the review show that each curriculum has a positive impact on students and the education system and has its own unique obstacles. The Competency-Based Curriculum emphasizes the development of generic skills and student character, while the Merdeka Curriculum emphasizes learning freedom and learning recovery as a response to the Covid-19 pandemic. From the analysis of the various curricula, it can be stated that learning from each curriculum is important for forming a future curriculum that is adaptive, high quality and in line with educational needs in Indonesia.
Pelatihan dan Pendampingan Implementasi Multimodal Genre-based Approach dalam Pembelajaran Bahasa Inggris di SMP Kabupaten Magelang Farikah, Farikah; Mulyani, Mimi; Astuty, Astuty; Normawati, Afi; Hamdani, Rifki; Raikhana, Salma; Mazid, Sukron
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku2402

Abstract

Artikel ini membahas dampak signifikan era digital terhadap pendidikan, khususnya dalam konteks kurikulum Merdeka di Indonesia. Pendekatan berbasis genre multimodal (Multomodal-genre based approach) diperkenalkan sebagai kerangka pedagogi yang efektif untuk mengatasi dinamika waktu. Artikel ini menguraikan kegiatan, saran, dan dukungan bagi guru bahasa Inggris SMP di Kabupaten Magelang dalam mengembangkan modul ajaryang selaras dengan Kurikulum Merdeka. Artikel ini berfokus pada penerapan pendekatan berbasis genre multimodal dan menekankan pentingnya beradaptasi dengan tujuan kurikulum baru, mengembangkan keterampilan abad ke-21, dan mengintegrasikan teknologi ke dalam praktik kelas. Selain itu, artikel ini memperkenalkan konsep TPACK (Technological Pedagogical and Content Knowledge) sebagai kerangka kerja integrasi teknologi yang efektif dalam pendidikan.
Perwatakan dan Konflik Sosial Antartokoh dalam Naskah Drama Kampung All in One Karya Chika Widi Tinjauan Sosiologi Sastra serta Implementasinya sebagai Materi Ajar di SMA Siwi Dwi Mei Widiastuti; Mimi Mulyani; Winasti Rahma Diani
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): REPETISI VOLUME 7 NOMOR 1
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/repetisi.v7i1.4462

Abstract

Perwatakan tokoh dan konflik sosial dalam naskah drama Kampung All in One karya Chika Widi yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari dapat dijadikan sebagai materi pembelajaran bahasa Indonesia pada bab naskah drama kelas XI. Dalam naskah drama ini terdapat banyak perbedaan watak antartokoh dan beragam konflik sosial yang terjadi di lingkungan masyarakat maupun sekolah. Konflik tersebut terjadi karena adanya perbedaan ide, kepentingan, dan keinginan. Adapun tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan perwatakan tokoh dalam naskah drama Kampung All in One karya Chika Widi; (2) mendeskripsikan konflik sosial yang terjadi dalam naskah drama Kampung All in One karya Chika Widi; (3) mendeskripsikan implementasi perwatakan dan konflik antartokoh dalam naskah drama Kampung All in One karya Chika Widi sebagai materi ajar pembelajaran sastra di SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif karena menguraikan dan menganalisis data berupa perwatakan tokoh dan konflik sosial. Sumber data penelitian ini adalah naskah drama Kampung All in One karya Chika Widi yang dimuat di Wattpad. Teknik pengumpulan data menggunakan baca dan catat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik analisis teks. Hasil dari penelitian ini terdapat tiga, yaitu (1) deskripsi perwatakan tokoh protagonis, antagonis, dan tritagonis. (2) deskripsi konflik sosial meliputi konflik sosial akibat perbedaan ide, kepentingan, dan keinginan; (3) implementasi perwatakan tokoh dan konflik sosial dijadikan sebagai alternatif materi ajar pada kelas XI. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan (1) tokoh yang dominan muncul adalah tokoh antagonis sejumlah 16 data; (2) konflik sosial yang dominan muncul adalah konflik sosial akibat beda kepentingan sejumlah 5 data. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi bagi peneliti lain. Kata kunci: perwatakan tokoh, konflik sosial, naskah drama, sosiologi sastra.
Jenis, Bentuk, dan Maksud Tindak Tutur dalam Transaksi Perbankan di Bank Jateng KCP Grabag Rizky Dian Safitri; Mimi Mulyani; Mursia Ekawati
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 7 No. 2 (2024): REPETISI VOLUME 7 NOMOR 2
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/repetisi.v7i2.4476

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya fenomena bahasa berupa ditemukan beragam jenis, bentuk, dan maksud tindak tutur petugas bank dan nasabah dalam transaksi perbankan di Bank Jateng KCP Grabag. Latarbelakang nasabah Bank Jateng KCP Grabag yang beragam dari usia, pendidikan, profesi, tingkat sosial, adat, serta adanya 4 kecamatan sekaligus di area Bank Jateng KCP Grabag sangat tepat sebagai tempat pengambilan data pada penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan jenis, memperoleh bentuk, dan memperloleh deskripsi maksud tindak tutur dalam transaksi perbankan di Bank Jateng KCP Grabag. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif. Sumber dialog atau percakapan petugas bank dan nasabah. Data penelitian ini adalah kalimat dalam tuturan petugas bank dan nasabah pada saat bertransaksi di Bank Jateng KCP Grabag. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik rekam, simak, dan catat. Wujud data berupa kalimat yang diduga mengandung jenis, bentuk dan maksud tindak tutur. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model deskripsi analitik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa diperoleh tindak tutur yang terdiri dari jenis, bentuk, dan maksud. Jenis tindak tutur yang ditemukan berupa, (1) lokusi, (2) ilokusi, dan (3) perlokusi. Bentuk tindak tutur meliputi (1) langsung, (2) tidak langsung, dan (3) literal. Maksud yang terbentuk meliputi menawar, menginformasikan, dan menolak. Penelitian mengenai tindak tutur perbankan dengan fokus kajian yang berbeda masih dapat dilakukan. Penelitian lain juga dapat dilakukan dengan tidak dibatasi pada tindak tutur bahasa dalam dialog petugas bank dan nasabah, serta dapat memperkaya materi pembelajaran teks negosiasi di SMA. Kata kunci: jenis tindak tutur, bentuk tindak tutur, maksud tindak tutur, transaksi perbankan.
GAYA BAHASA ANTOLOGI PUISI KABAR SUKACINTA KARYA JOKO PINURBO SEBAGAI BAHAN AJAR TEKS PUISI KELAS XI SMK Setyananda, Bagas Daffa; Mulyani, Mimi; Syahroni, Mashud
Jurnal Edu Aksara Vol 4 No 1 (2025): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Global Aksara Pers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15378122

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penggunaan gaya bahasa dalam teks puisi. Dalam menulis puisi, gaya bahasa merupakan salah satu aspek yan perlu dikuasai peserta didik untuk membuat sebuah karya puisi. Pengggunaan gaya bahasa dapat membantu peserta didik memahami cara menulis puisi menggunakan elemen bahasa untuk mengungkapkan perasaan dan ide secara lebih kompleks. Dari hasil observasi, bahan ajar yang digunakan dalam menulis puisi dirasa masih kurang mendukung proses pembelajaran. Penelitin ini bertujuan untuk menemukan gaya bahasa yang terdapat pada antologi puisi Kabar Sukacinta karya Joko Pinurbo serta mengimplementasikannya menjadi bahan ajar di sekolah. Analisis penelitian ini menggunakan teori Gorys Keraf. Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yang digunakan adalah gaya bahasa dalam antologi puisi Kabar Sukacintai karya Joko Pinurbo. Metode pengumpulan data menggunakan teknik baca dan catat. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil  penelitian ini menujukkan jenis-jenis gaya bahasa yang diperoleh dari kalimat pada larik dan bait pada antologi puisi Kabar Sukacinta. Gaya bahasa yang ditemukan yaitu gaya bahasa retoris dan gaya bahasa kiasan. Adapun gaya bahasa retoris yang ditemukan meliputi gaya bahasa aliterasi, asonansi, prolepsis, perifrasis, dan kiasmus. Sedangkan gaya bahasa kiasan yang ditemukan meliputi gaya bahasa simile,  personifikasi, metonimia, ironi, dan satire.
Improving Narrative Writing Skills of Madrasah Tsanawiyah Students Through a Group Inquiry Learning Model Based on Religious Character Values Mulyani, Mimi; Mazid, Sukron; Farikah, Farikah; Riyanti, Dwi; Wulansari, Atsani
Jurnal Pendidikan Islam Vol 11 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : The Faculty of Tarbiyah and Teacher Training associated with PSPII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jpi.v11i1.44602

Abstract

This research analyzes the effectiveness of the group inquiry learning model based on religious character values in enhancing narrative writing skills, specifically in the form of diaries. The objective is to evaluate how this model integrates Islamic religious education with literacy culture while fostering religious character values in the learning process. Employing a quasi-experimental method with a matching-only pretest-posttest control group design, the study was conducted with 76 eighth-grade students from Madrasah Tsanawiyah Negeri in Magelang City, Central Java, Indonesia. Data were collected through observations, interviews, and tests assessing narrative writing that incorporated religious character values such as siddiq, amanah, tabligh, and fathanah. The results revealed that the experimental group, which used the group inquiry model, showed significant improvements in writing skills (t-count = 3.081, sig. = 0.018). The N-Gain for the experimental group was 22.33, compared to 0.52 for the control group, demonstrating the model’s effectiveness. This research underscores the importance of integrating group inquiry learning with religious character values, as it significantly improves narrative writing skills, enhances student engagement, and instills core Islamic values, thereby contributing to the development of both literacy and character education in Islamic schools.
TELAAH WACANA DI AWAL KEPEMIMPINAN PRABOWO DALAM TAJUK RENCANA KEDAULATAN RAKYAT EDISI NOVEMBER Afifah Qodri Rinjani; Astuty; Mulyani, Mimi
JURNAL SKRIPTA Vol 11 No 1 (2025): SKRIPTA MEI 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/skripta.v11i1.7464

Abstract

This research aims to explore how Kedaulatan Rakyat framed political issues at the beginning of Prabowo Subianto's leadership, including how the discourse construction influenced public perception. This research will also reveal the power relations hidden behind the text, as well as its impact on the socio-political dynamics in Indonesia. In addition, through this study, it is expected to identify the dominant discourse, ideological bias, and discursive strategies used by Kedaulatan Rakyat.The method used in this research is a descriptive qualitative research method using a critical discourse analysis perspective. The perspective used in this research is critical discourse analysis with the Norman Fairclough model. The data in this study are the issues raised by Kedaulatan Rakyat newspaper in the Opinion section of the Tajuk Rencana column on November 11, 13 and 15, 2024. The use of conjunctions and modality can create convincing and logical arguments. The study of conjunction complexity functions to connect ideas coherently and emphasize the logical relationship between clauses. In addition, an examination of the modality aspect can help convey the editor's attitude towards the issues raised, as well as strengthen the rhetoric, and provide a background for the argument. Through the examination of the use of conjunctions and modality, there are certain objectives. The objectives in production and consumption include (a) criticizing policies and behaviors with analytical schemes but still constructive, (b) increasing public moral awareness by emphasizing efforts through optimizing shared responsibility, (c) proposing realistic but hopeful solutions, such as revamping electricity subsidy data, developing human resources for downstream, or social media literacy.Keywords: Discourse Analyze; Editorial; Kedaulatan Rakyat
Inovasi Kompetensi Pedagogik Mahasiswa PPG Dalam Jabatan (Daljab) pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di FKIP UNTIDAR Mulyani, Mimi; Prasetyo, Riyan; Farikah, Farikah; Jendriadi, Jendriadi
CAKRAWALA LINGUISTA Vol 8, No 1 (2025): Volume 8, Number 1 July 2025
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/cling.v8i1.7433

Abstract

Program Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan (PPG Daljab) yang diselenggarakan pemerintah bertujuan mencetak pendidik profesional dengan kompetensi pedagogik, mencakup kemampuan menyusun tujuan pendidikan, memahami perkembangan peserta didik, memilih metode pembelajaran tepat, serta mengevaluasi hasil belajar. Implementasi kompetensi ini masih belum optimal. Berdasarkan observasi di kelas ditemukan ketidaksesuaian antara rencana dan praktik pembelajaran khususnya pada tahap membuka, mengelola, dan menutup pembelajaran. Selain itu, mahasiswa PPG Daljab belum sepenuhnya mampu mengaitkan pembelajaran dengan konteks dunia nyata dan menanamkan nilai karakter kepada peserta didik. Penelitian ini bertujuan mengkaji kompetensi pedagogik mahasiswa PPG Daljab FKIP UNTIDAR melalui analisis praktik mengajar yang direkam dalam bentuk video. Aspek yang diamati meliputi perencanaan pembelajaran, penampilan mahasiswa saat membuka, mengelola, menutup pembelajaran, serta pelaksanaan asesmen mencakup ranah kognitif, psikomotor, dan afektif. Hasil analisis menunjukkan bahwa modul ajar yang disusun mahasiswa sudah memenuhi kriteria yang ditetapkan kementerian, termasuk elemen identitas sekolah, kompetensi awal, profil pelajar Pancasila, hingga asesmen dan remedial. Mahasiswa PPG Daljab umumnya telah menguasai tujuh aspek kompetensi pedagogik, meskipun belum sepenuhnya optimal. Mereka mampu merancang strategi pembelajaran sesuai kebutuhan peserta didik, menjelaskan materi dengan jelas, mengembangkan kurikulum, serta menyusun modul ajar yang lengkap. Selain itu, mahasiswa dapat menggunakan media pembelajaran sesuai karakteristik peserta didik dan berkomunikasi secara santun dan penuh empati. Evaluasi umumnya dilakukan di akhir pembelajaran. Temuan ini diharapkan menjadi dasar pengembangan program PPG untuk meningkatkan kompetensi pedagogik mahasiswa, sehingga mampu mengelola pembelajaran yang lebih efektif dan bermakna
Co-Authors Abdul Mukhlis Afi Normawati Afifah Qodri Rinjani Agus Nuryatin Akhadiyah, Maulina Amalia Fajriyyatin Najichah Andini, Jihan Widya Anif Istianah Arlinda Devi Utami Arlis Muryani Asrofah Asrofah ASTUTY Astuty Astuty Astuty Astuty, Astuty Atsani Wulansari Aulya Cahyaningrum Ayu Wulandari AYU WULANDARI B. Wahyudi Joko Santoso Bayu Aji Nugroho, Bayu Aji Cahyaningrum, Aulya Danang Dwi Pradita Dhanu Priyo Widodo Dian Muazinzah, Dian Dwi Riyanti Dwi Winarsih Dzikrina Dian Cahyani Edi Astini Su’udi, Edi Astini Farikah Fatmawati, Aristia Hakim, Sholihul Hamdani, Rifki Hari Wahyono Harno, Sumber Ida Ratna Sari Ilyas, Patmawati Islahudin Ismawati, Devi Anjas Jendriadi, Jendriadi Juminartanti, Dwi Kuncara, Kusuma Peny Kusnida, Faris Liana, Novi Izmi Linda Eka Pradita, Linda Eka M Fatkhu Arifin Madasari, Kurnia Asti Mahda Haidar Rahman Mahda Haidar Rahman, Mahda Haidar Mashud Syahroni Mashud Syahroni Mazid, Sukron Muhamad Yahya Mauliddin Muhammad Daniel Fahmi Rizal Muhilal Muhilal Munarto, Munarto Mursia Ekawati Mustaqim, Ahmad Ngibadiyah, Nurul Noor, Syafiq Hakim Nur Ayuningtyas Opi Hanidian Prasetyo, R. Iguh PRASETYO, RIYAN Puri Bakthawar Raikhana, Salma Ratna Rosita Pangestika Retno Dwi Lestari, Retno Dwi Rifqi Fitriana Rina Supriananingsih Rini, Arika Rinjani, Afifah Qodri Rizky Dian Safitri Robert Rizki Yono Rohmat D. S., Heru Nur Rosiana, Shinta Rustono - Safitri, Rizki Dian Setiyowati, Yani Setyananda, Bagas Daffa Sirajul Munir Siti Kholishotul Ilmiah Siwi Dwi Mei Widiastuti St. Nurbaya Su’udi, Edi Astini Subyantoro Suharno, Imam Sumartini Sumartini Su’udi, Astini Syafiq Hakim Noor Syafira, Vira Teguh Supriyanto Titi Wuryani Uly Fikriyyah Winasti Rahma Diani Yusuf Hendrawanto