Claim Missing Document
Check
Articles

MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PKN DI ERA DIGITAL DENGAN PENDEKATAN DEEP LEARNING Sukron Mazid; Anif Istianah; Farikah Farikah; Mimi Mulyani
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i1.23073

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di era digital menghadapi tantangan dalam hal keterlibatan siswa, pemahaman konsep, serta relevansi materi dengan dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara. Model pembelajaran konvensional yang berfokus pada hafalan dinilai kurang efektif dalam menumbuhkan karakter warga negara yang reflektif, kritis, dan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran PKn berbasis deep learning guna meningkatkan kualitas pembelajaran di tingkat SMP. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan mengacu pada model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII di SMP Negeri 7 Kota Magelang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, serta tes pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis deep learning yang dikembangkan mampu meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan berpikir kritis, dan partisipasi aktif siswa. Model ini juga memperoleh penilaian “sangat layak” dari para ahli dan respon positif dari guru serta peserta didik. Dengan demikian, pendekatan deep learning terbukti efektif sebagai strategi pembelajaran inovatif untuk memperkuat pendidikan kewarganegaraan di era digital.
Citra Perempuan pada Tokoh Utama Novel "Reem" karya Sinta Yudisia sebagai Materi Ajar Apresiasi Sastra di SMA Nur Ayuningtyas; Mimi Mulyani; Mashud Syahroni
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): REPETISI VOLUME 8 NOMOR 2
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/repetisi.v8i2.4745

Abstract

Latar belakang penelitian ini didasarkan pada gambaran dan peranan perempuan tokoh utama dalam novel Reem karya Sinta Yudisia. Penelitian ini mengkaji gambaran atau citra diri perempuan dari aspek fisis dan psikis, serta citra sosial perempuan yang mencakup peranan dalam keluarga maupun lingkungan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan citra perempuan pada tokoh utama novel Reem karya Sinta Yudisia dan mengimplementasikan-nya sebagai materi ajar apresiasi sastra di SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa novel Reem. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, sedangkan analisis data meliputi reduksi, penyajian data, dan simpulan. Hasil penelitian pada tokoh Reem menunjukkan bahwa terdapat citra diri aspek fisis, dengan karakteristik anggun, berwajah syahdu, cantik, dan tidak dapat hamil sejumlah 10 data; citra diri aspek psikis, sebagai perempuan yang rajin, pemberani, penyayang, cerdas, mandiri, sabar, dan lainnya sejumlah 29 data; citra sosial yang mencerminkan peran perempuan dalam keluarga (sebagai anak dan keponakan) dan dalam masyarakat (sebagai mahasiswa, relawan, pemateri, dan motivator) terdapat 13 data. Temuan penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan ajar apresiasi sastra di SMA sesuai Kurikulum Merdeka Fase F. Melalui pembelajaran ini, peserta didik diharapkan mampu menafsirkan nilai-nilai karakter dan memahami representasi perempuan dalam karya sastra. Kata Kunci: citra perempuan, novel Reem, materi ajar, apresiasi sastra, SMA.
Pengaruh Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dan Jigsaw Terhadap Keterampilan Menulis Puisi pada Peserta Didik Kelas VIII SMP Negeri 3 Pakis Kabupaten Magelang Suharno, Imam; Mulyani, Mimi; Wulandari, Ayu
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): REPETISI VOLUME 8 NOMOR 2
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/repetisi.v8i2.4746

Abstract

Keterampilan menulis merupakan kemampuan yang harus dikuasai peserta didik di setiap jenjang pendidikan. Namun, kenyataannya pembelajaran menulis puisi masih menghadapi berbagai permasalahan, salah satunya keterbatasan pendidik menerapkan metode pembelajaran menulis puisi yang kurang inovatif dan tepat, sehingga berdampak pada rendahnya keterampilan menulis puisi peserta didik. Kondisi ini menyebabkan peserta didik mengalami kesulitan dalam merangkai kata, menuangkan ide, serta memilih diksi yang sesuai dengan tema. Selain itu, rendahnya minat membaca, kurangnya motivasi belajar, serta kurangnya kerja sama antarpeserta didik semakin memperparah permasalahan tersebut. Oleh sebab itu, metode Student Teams Achievement Division (STAD) dan Jigsaw dapat diterapkan sebagai alternatif metode pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi. Tujuan penelitian ini yaitu, (1) membuktikan ada tidaknya perbedaan yang signifikan pada keterampilan menulis puisi peserta didik sebelum dan setelah perlakuan menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe student teamsachievement division (STAD). (2) membuktikan ada tidaknya perbedaan yang signifikan pada keterampilan menulis puisi peserta didik sebelum dan sesudah perlakuan menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe kooperatif tipe Jigsaw. (3) Untuk menemukan pengaruh yang paling signifikan antara penggunaan metode Student Teams Achievement Division (STAD) dan Jigsaw dalam meningkatkan keterampilan menulis puisi peserta didik. Penelitian ini menggunakan desain Pretest and Posttest Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 62 peserta didik dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi tes keterampilan menulis puisi yang diberikan perlakuan pretest dan posttest. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji statistik deskriptif dan inferensial.   Kata Kunci: Metode Pembelajaran Kooperatif, Student Teams Achievement Division, Jigsaw, dan menulis puisi.
Kritik Sosial dalam Lirik Lagu Album Hits Kitsch Karya FSTVLST: Tinjauan Sosiologi Sastra dan Implementasinya sebagai Materi Ajar di SMA Ismawati, Devi Anjas; Mimi Mulyani; Muhammad Daniel Fahmi Rizal
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): REPETISI VOLUME 8 NOMOR 2
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/repetisi.v8i2.4747

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pandangan bahwa lirik lagu merupakan bentuk karya sastra yang mampu merekam realitas sosial sekaligus menyampaikan kritik terhadap berbagai persoalan kehidupan. Album Hits Kitsch karya FSTVLST dipilih karena memuat lirik yang sarat metafora, simbolisasi, serta kritik sosial terhadap fenomena masyarakat modern. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk kritik sosial yang terdapat dalam lirik lagu Hits Kitsch karya FSTVLST serta mengimplementasikan hasil kajiannya sebagai materi ajar Bahasa Indonesia di jenjang SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa simak dan catat, sedangkan analisis dilakukan melalui teknik close reading. Kritik sosial dalam penelitian ini dianalisis menggunakan teori masalah sosial dari Soerjono Soekanto dan ditinjau melalui pendekatan sosiologi sastra Alan Swingewood yang memandang karya sastra sebagai produk dan refleksi kehidupan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu dalam album Hits Kitsch memuat berbagai bentuk kritik sosial, antara lain mengenai kemiskinan, kejahatan, disorganisasi keluarga, pelanggaran norma, dan ketidakadilan birokrasi. Selain itu, hasil kajian menunjukkan bahwa lirik lagu dapat dijadikan media pembelajaran kontekstual dalam Kurikulum Merdeka untuk menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan kepekaan sosial peserta didik. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian sastra melalui integrasi antara musik dan pendidikan. Kata Kunci: kritik sosial, lirik lagu, sosiologi sastra, FSTVLST, pembelajaran Bahasa Indonesia
Integrating Group Investigation Method and Local Wisdom to Enhance StudentsÔÇÖ Writing Skill Mimi Mulyani; Puri Bakthawar; Sirajul Munir
Ta'dib Vol 26 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jt.v26i1.8610

Abstract

The integration of local wisdom and teaching method in all language skills are important to preserve the culture and to insert the character values. This notion relates with this study in which the local wisdom and group investigation method are integrated in teaching writing. Group investigation is teaching method that build studentsÔÇÖ team work. Besides, the aim of this study is to explore the effect of implementing group investigation method and local wisdom in improving studentsÔÇÖ writing skill. The research method used is a quasi-experimental study (one group Pre-test - Post-test). The subject of this study is junior high school students. The results of T-test show that there is a significant difference of studentsÔÇÖ writing skill before and after getting the treatment. Besides, integrating group investigation method and local wisdom is more effective to enhance studentsÔÇÖ writing skill. Furthermore, this study gives theoretical, practical, and pedagogical implications in teaching writing. The novelty of this study is that this study uses interdisciplinary approach, especially in integrating the local wisdom discourse and group investigation method. The contribution of this study is to the language teachers especially those who concern with writing skills, on how to develop teaching method using cultural approach in creative way
KEGEMILANGAN BOROBUDUR SIMBOL TOLERANSI DUNIA SEBAGAI PENGUAT KARAKTER MASYARAKAT Sukron Mazid; Atsani Wulansari; Farikah; Mimi Mulyani
Bhineka Tunggal Ika Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKN
Publisher : Universitas Sriwijaya in Collaboration with AP3Kni (Asosiasi Profesi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Indonesia/Indonesia Association Profession of Pancasila and Civic Education)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v12i1.184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegemilangan Candi Borobudur sebagai simbol peradaban toleransi dunia dan pembentuk karakter masyarakat. Borobudur melahirkan nilai-nilai luhur dari berbagai aktivitas dan rutinitas yang secara bertahap menjadi bagian dari pembudayaan dalam membentuk karakter baik masyarakat. Cerminan tersebut lahir dari keteladanan dan pembiasaan warga yang menginternalisasi nilai-nilai hidup melalui keberadaan Candi Borobudur. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan metode. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegemilangan Borobudur sebagai simbol toleransi dunia mampu memperkuat karakter masyarakat melalui dua hal utama: (1) Borobudur sebagai simbol toleransi dunia yang membentuk perilaku dan karakter masyarakat melalui kegiatan rutin dan kunjungan spiritual, serta menjadi contoh harmoni antarumat beragama; (2) Borobudur menjadi simbol yang menginspirasi pembentukan karakter baik di masyarakat sekitarnya melalui pesan toleransi yang tersirat. Secara keseluruhan, keberadaan Candi Borobudur tidak hanya berdampak pada pelestarian nilai sejarah dan budaya, tetapi juga memiliki kontribusi signifikan dalam membangun karakter masyarakat yang inklusif, toleran, dan berkepribadian luhur.   This study aims to determine the splendor of Borobudur Temple as a symbol of world tolerance civilization and the formation of community character. Borobudur gives birth to noble values ​​from various activities and routines that gradually become part of the culture in forming good community character. This reflection is born from the exemplary behavior and habits of residents who internalize life values ​​through the existence of Borobudur Temple. The research method uses a qualitative descriptive approach through observation, interviews, and documentation. Data validity is obtained through triangulation of sources and methods. Data analysis is carried out using the Miles and Huberman model which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study show that the splendor of Borobudur as a symbol of world tolerance is able to strengthen community character through two main things: (1) Borobudur as a symbol of world tolerance that forms community behavior and character through routine activities and spiritual visits, as well as being an example of harmony between religious communities; (2) Borobudur becomes a symbol that inspires the formation of good character in the surrounding community through an implied message of tolerance. Overall, the existence of Borobudur Temple not only has an impact on preserving historical and cultural values but also has a significant contribution in building the character of an inclusive, tolerant and noble society.
LANGUAGE VARIATION IN THE LINGUISTIC LANDSCAPE OF THE CHINATOWN AREA IN MAGELANG CITY syafira, Vira; Mulyani, Mimi; Pradita, Linda Eka
JURNAL KONFIKS Vol 13 No 1 (2026): KONFIKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jp4kdg17

Abstract

Linguistic landscape research examines written language in public spaces as a reflection of societal linguistic practices across various forms of public signage. Theoretically, the linguistic landscape has two main functions: informative and symbolic. However, in practice, language use in the observed Chinatown area of Magelang tends to emphasize the informative function. This gap between theoretical concepts and actual practice motivated the present study, which was conducted in the Chinatown area of Magelang City. This study aims to identify and describe forms of language variation and the functions of the linguistic landscape in the area. This research employs a qualitative, descriptive research design. The data sources consist of visual texts found in public spaces, including signboards, banners, advertisements, and road signs. Data were collected through observation and documentation techniques. Data analysis was conducted using the equivalence method with the determinant element sorting technique Pilah Unsur Penentu (PUP), comprising the following stages: data collection, classification by language variation type, analysis of linguistic elements, and conclusion drawing. The results show the presence of monolingual, bilingual, and multilingual language variations, with monolingual language use being the most dominant. The language functions identified include informative and symbolic functions, with the informative functions being the most dominant. These findings indicate that the linguistic landscape in the Chinatown area of Magelang City is more oriented towards conveying information in public spaces.
Co-Authors Abdul Mukhlis Afi Normawati Afifah Qodri Rinjani Agus Nuryatin Akhadiyah, Maulina Amalia Fajriyyatin Najichah Andini, Jihan Widya Anif Istianah Arlinda Devi Utami Arlis Muryani Asrofah Asrofah ASTUTY Astuty Astuty Astuty Astuty Astuty Astuty, Astuty Atsani Wulansari Aulya Cahyaningrum Aulya Cahyaningrum AYU WULANDARI Ayu Wulandari B. Wahyudi Joko Santoso Bayu Aji Nugroho, Bayu Aji Danang Dwi Pradita Dhanu Priyo Widodo Dian Muazinzah, Dian Dwi Riyanti Dwi Winarsih Dzikrina Dian Cahyani Edi Astini Su’udi, Edi Astini Farikah Fatmawati, Aristia Hakim, Sholihul Hamdani, Rifki Hari Wahyono Harno, Sumber Ida Ratna Sari Ilyas, Patmawati Islahudin Ismawati, Devi Anjas Jendriadi, Jendriadi Juminartanti, Dwi Kuncara, Kusuma Peny Kusnida, Faris Liana, Novi Izmi Linda Eka Pradita, Linda Eka M Fatkhu Arifin Madasari, Kurnia Asti Mahda Haidar Rahman Mahda Haidar Rahman, Mahda Haidar Mashud Syahroni Mashud Syahroni Mazid, Sukron Muhamad Yahya Mauliddin Muhammad Daniel Fahmi Rizal Muhilal Muhilal Munarto, Munarto Mursia Ekawati Mustaqim, Ahmad Ngibadiyah, Nurul Noor, Syafiq Hakim Nur Ayuningtyas Opi Hanidian Prasetyo, R. Iguh PRASETYO, RIYAN Puri Bakthawar Raikhana, Salma Ratna Rosita Pangestika Retno Dwi Lestari, Retno Dwi Rifqi Fitriana Rina Supriananingsih Rini, Arika Rinjani, Afifah Qodri Rizky Dian Safitri Robert Rizki Yono Rohmat D. S., Heru Nur Rosiana, Shinta Rustono - Safitri, Rizki Dian Setiyowati, Yani Setyananda, Bagas Daffa Sirajul Munir Siti Kholishotul Ilmiah Siwi Dwi Mei Widiastuti St. Nurbaya Su’udi, Edi Astini Subyantoro Suharno, Imam Sumartini Sumartini Su’udi, Astini Syafiq Hakim Noor Syafira, Vira Teguh Supriyanto Titi Wuryani Uly Fikriyyah Winasti Rahma Diani Yusuf Hendrawanto