p-Index From 2021 - 2026
6.191
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Electrical and Computer Engineering IAES International Journal of Artificial Intelligence (IJ-AI) Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) TEKNIK Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Bulletin of Electrical Engineering and Informatics Journal of Mathematical and Fundamental Sciences Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika (JEPIN) Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO JETT (Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan) JOIV : International Journal on Informatics Visualization Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) KOMPUTIKA - Jurnal Sistem Komputer TEKTRIKA - Jurnal Penelitian dan Pengembangan Telekomunikasi, Kendali, Komputer, Elektrik, dan Elektronika Dinasti International Journal of Education Management and Social Science Journal of Robotics and Control (JRC) Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Jurnal Syntax Transformation MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur) Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR Prosiding Seminar Nasional Rekayasa Teknologi Industri dan Informasi ReTII eProceedings of Engineering Community Service Seminar and Community Engagement (COSECANT) Jurnal Rekayasa elektrika Jurnal INFOTEL Telkatika: Jurnal Telekomunikasi Elektro Komputasi & Informatika Jurnal Isu Teknologi
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Perbandingan Performansi Layanan Voice Over Ip Pada Jaringan Mpls Menggunakan Protokol Udp,sctp,dan Tfrc Derryanda Sulistio; Rendy Munadi; Indrarini Dyah
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Layanan Voice Over IP (VOIP) saat ini mulai banyak digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Layanan ini sama seperti layanan connection-less pada umumnya rentan terhadap delay dan toleran terhadap packet loss. Maka dari itu dibutuhkan sebuah protocol transport yang dapat memenuhi kebutuhan QoS untuk layanan VOIP ini agar dapat meningkatkan performansi dari layanan ini. Pada tugas akhir ini akan dilakukan analisis perbandingan performansi qos pada layanan VOIP dengan menggunakan beberapa protocol transport seperti udp, sctp, dan tfrc. Data untuk analisa akan diambil melalui simulasi dengan menggunakan software network simulator 2.35 yang dijalankan pada sistem operasi linux. Skenario yang akan disimulasikan adalah pengukuran qos pada client yang terhubung ke client lainnya dan saling melakukan pertukaran komunikasi voice. Simulasi akan berjalan pada MPLS Network. Parameter qos yang akan dianalisis antara lain adalah throughput, delay, packet loss, dan jitter. Hasil dari pengujian simulasi didapat bahwa protocol UDP dan protocol SCTP menghasilkan nilai QoS yang lebih baik dibandingkan dengan protocol TFRC untuk melewatkan paket komunikasi suara pada jaringan MPLS. Protocol UDP memiliki QoS jaringan yang sangat baik namun pada pengukuran throughput, protocol TFRC dan SCTP lebih baik dibandingkan UDP. Pada pengukuran packet loss, protocol SCTP mempunyai loss yang paling kecil disbanding TFRC dan UDP. Secara garis besar, protocol SCTP lebih baik untuk melewatkan paket voice pada jaringan MPLS bila dibandingkan dengan protocol UDP dan TFRC. Kata Kunci : Voice Over IP, SCTP, UDP, TFRC, Network Simulator, MPLS
Simulasi Dan Analisis Performansi Protokol Routing Olsr Dan Aomdv Pada Jaringan Vehicular Ad-hoc Network (vanet) Rianda Anisia; Rendy Munadi; Ridha Muldina Negara
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vehicular Ad-Hoc Network (VANET) merupakan pengembangan dari Mobile Ad-Hoc Network (MANET) yang menjadikan kendaraan sebagai node nya dimana terjadi Inter Vehicle Communication (IVC) dan  Vehicle to Infrastructure (V2I). Teknologi VANET diharapkan dapat meningkatkan keamanan pengemudi saat berkendara namun VANET memiliki karakteristik jaringan yang cepat berubah karena pergerakan node yang cepat. Oleh karena itu, perlu dipilih protokol routing yang dinilai cocok dan efisien sehingga pengiriman paket data dapat berlangsung secara maksimal. Pada tugas akhir ini disimulasikan serta dianalisis perbandingan kinerja Optimized Link State Routing Protocol (OLSR) dan Ad Hoc On demand Multipath Distance Vector (AOMDV) menggunakan kondisi  perkotaan untuk Inter Vehicle Communication . Di lingkungan tersebut diuji skenario untuk perubahan kecepatan node dan jumlah node. Simulasi ini dilakukan dengan menggunakan NS-2.34 dilengkapi dengan SUMO 0.12.3 sebagai mobility generator dan MOVE sebagai script generator. Performansi diukur menggunakan parameter perbandingan berupa Average throughput, Packet Delivery Ratio, Average End-to-end delay, Normalized Routing Load, dan Routing Overhead. Dari hasil simulasi AOMDV memiliki nilai performansi yang lebih baik dengan nilai rata-rata  442.55 kbps, 88.96%, 1.659, 1.044 sedangkan pada OLSR memiliki nilai rata-rata 436.31 kbps, 85.73%, 2.075, 1.671. Hal tersebut menunjukkan bahwa protokol routing AOMDV yang bersifat reaktif lebih efisien digunakan pada kondisi jalan perkotaan yang terdapat lebih dari satu persimpangan dan adanya lampu lalu lintas dibandingkan dengan protokol routing OLSR yang bersifat proaktif. Kata kunci : VANET, OLSR, AOMDV, NS-2, SUMO, MOVE
Implementasi Dan Analisis Performansi Wireless Distribution System Pada Layanan Video Conference Rivaldi Fawzian; Rendy Munadi; Danu Dwi Sanjoyo
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi jaringan nirkabel (wireless) yang berkembang saat ini sangatlah pesat dan dibutuhkan. Dengan teknologi ini kita tidak perlu untuk menyambungkan kabel Ethernet ke perangkat kita untuk dapat terhubung ke suatu jaringan ataupun internet. Kebutuhan jaringan nirkabel (wireless) dapat dipengaruhi oleh semakin pesatnya pertumbuhan perangkat-perangkat yang praktis untuk dibawa oleh suatu individu. Kebutuhan manusia yang selalu ingin update akan perkembangan dunia sosial ataupun teknologi mengharuskan suatu individu untuk selali terhubung ke suatu jaringan internet. Terlebih dalam suatu perusahaan diharuskan karyawan untuk selalu terhubung dengan jaringan perusahaan tersebut untuk urusan pekerjaan. Seiring meningkatnya pertumbuhan dan kebutuhan jaringan nirkabel (wireless) menyebabkan perluasan area jaringan nirkabel (wireless) untuk suatu layanan agar tidak terputus-putus ketika kita harus berpindah area atau tempat. Oleh sebab itu, salah satu solusi untuk memperluas jaringan wireless adalah dengan menggunakan metode wireless distribution system. Wireless distribution system adalah sistem yang memungkinkan untuk interkoneksi antar Access Point (AP) sehingga jaringan wireless terbentuk mempunyai area yang luas. Pada tugas akhir ini, penulis akan memasang wireless distribution system dalam keadaan dynamic dimana akan memudahkan dalam membuat suatu jaringan yang luas. Namun jika dipasang dalam keadaan dynamic, jaringan wireless yang terbuat akan mudah terjadi looping. Maka dari itu penulis juga akan memasukkan metode Rapid Spanning Tree Protocol untuk mencegah looping paket yang akan terkirim. Sebuah perangkat Access Point (AP) belum tentu memiliki metode wireless distribution system. Pada topologi ini juga dibutuhkan bandwidth management agar dapat memaksimalkan bandwidth yang dibentuk. Pada wireless distribution system sebuah access point yang dijadikan root AP akan terhubung ke router atau server dengan kabel Ethernet. Penulis juga akan menggunakan router mikrotik untuk bandwidth management pada jaringan wireless yang akan dibuat Pada proposal tugas akhir ini akan diimplementasikan dan dianalisa dynamic wireless distribution system pada layanan video conference. Perancangan yang dilakukan adalah memodelkan 2 client yang akan melakukan video conference dengan menggunakan 1 server. Lalu membagi traffic ke access point station lalu di kirim ke access point lain dengan menggunakan metode wireless distribution system. Kemudian akan dilakukan analisa pada layanan video conference
Prototype Smart Street Lighting Di Jaringan Sensor Nirkabel Ratih Loviesta Nurbed; Rendy Munadi; Ratna Mayasari
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penghematan energi merupakan salah satu permasalahan global warming. Keterbatasan akan energi maupun Sumber Daya Alam menyebabkan berbagai pihak memikirkan banyak cara atau sistem yang dapat mengupayakan penghematan konsumsi energi listrik. Penggunaan lampu penerangan di taman saat ini kurang efisien dikarenakan pada malam hari intensitas kebutuhan lampu penerangan tidak begitu tinggi. Untuk penghematan itu, salah satu cara yang bisa digunakan adalah dengan mengatur intensitas cahaya agar lebih efisien, dan data konsumsi energi listrik ini akan dikirim dengan memanfaatkan jaringan sensor nirkabel. Dalam penelitian ini di desain suatu jaringan sensor nirkabel yang hemat energi yang dapat memantau intensitas cahaya pada lampu penerangan di taman beradasarkan ada atau tidaknya pergerakan pada coverage area. Perancangan ini akan menggunakan topologi mesh. Cara kerja sistem ini diawali dengan sensor Light Dependent Resistor (LDR) mendeteksi intensitas cahaya untuk menandakan kapan lampu akan menyala, kemudian sensor Passive Infrared (PIR) akan mendeteksi adanya pergerakan atau tidak di coverage area. Selanjutnya data akan di proses di Arduino Uno R3 dan hasil data tersebut akan dikirim ke Xbee coordinator yang terhubung dengan PC menggunakan Xbee Series 2. Data yang diterima berupa konsumsi energi listrik di end device serta lifetime router node. Data akan diproses dan di tampilkan pada PC sehingga user dapat lebih gampang untuk proses monitoring dan kontrol. Dengan pengontrolan otomatis ini, diharapkan dapat menekan konsumsi energi listrik dengan mengoptimasi lifetime router node sebesar 3.433%. Jaringan yang dibuat ini, kemudian akan di uji pada empat kondisi, saat ada pergerakan dari arah kiri, saat ada pergerakan dari arah kanan, saat ada pergerakan dari dua arah dan saat ada manusia tapi tidak melakukan pergerakan. Kata Kunci : Jaringan Sensor Nirkabel, LDR, PIR, Xbee Series 2.
Implementasi Dan Analisis Server Asterisk Pada Cloud Computing Untuk Layanan Voip Di Jaringan Thin Client Dan Tanpa Jaringan Thin Client Vikry Fadillah; Rendy Munadi; Ratna Mayasari
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Voice Over Internet Protocol atau VoIP adalah teknologi yang mampu melewatkan trafik suara, video dan data yang berbentuk paket melalui jaringan Internet Protocol. Teknologi Cloud Computing adalah komputasi berbasis internet, dimana didalamnya terdapat sumber daya seperti processor, storage, network dan software menjadi virtual dan diberikan sebagai layanan di jaringan / internet. Konsep dari virtualisasi ini memungkinkan didalam Cloud Computing dibangun lebih dari satu fisik sehingga menghemat sumber daya/ perangkat fisik yang ada. Pengguna layanan atau user biasanya mempunyai media akses dengan mempunyai masing-masing PC yang mereka miliki. Penghematan dari media akses atau PC bisa diatasi dengan jaringan thin client, tapi apakah layanan yang dihasilkan akan lebih baik dari media akses atau PC tanpa jaringan thin client. Dalam tugas akhir ini diimplementasikan server asterisk dalam Cloud Computing yang bersifat dedicated server dengan menggunakan Proxmox VE yang terhubung ke sebuah PC utama. Serta PC utama yang juga terhubung ke thin client untuk mengakses layanan VoIP. Disini thin client digunakan sebagai client yang pada dasarnya adalah berupa alat yang terhubung dengan monitor, keyboard, mouse yang berfungsi layaknya PC utama. Dari hasil pengujian diperoleh parameter QoS terlihat beberapa parameter QoS seperti delay, jitter, throughput dari server asterisk di jaringan thin client dan server asterisk tanpa jaringan thin client. Didapatkan layanan satu panggilan VoIP di jaringan thin client lebih baik yaitu delay 20.41 ms , throughput 1.31 Mbit/s. Pada Jaringan Biasa didapat delay 22.12 ms, throughput 0.21 Mbit/s. Sedangkan QoS dengan dua panggilan VoIP di jaringan biasa yaitu delay 18.26 ms, throughput 0.464 Mbit/s, pada jaringan thin client yaitu delay 20.285 ms, throughput 0.761 Mbit/s.. Kata Kunci : Cloud Computing, Proxmox VE, Thin Client, VoIP, Server Asterisk
Analisis Performansi Transmisi Multimedia Pada Jaringan Wireless Ad Hoc Habib Al Ghani; Istikmal Istikmal; Rendy Munadi
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

a dekade silam. Teknologi pengiriman data pun seiring berkembangnya waktu menjadi lebih mudah, cepat, efisien, dan menarik. Beberapa dekade yang lalu, internet tidak lebih dari teks. Multimedia memegang peranan penting dalam berkembangnya komunikasi via internet karena bidang ini mengintegrasikan teks, audio, video, animasi, grafik, dan media lainnya. Kasus ini akan berisi analisis mengenai proses pengiriman multimedia di jaringan wireless ad hoc. Rancangan jaringan ini akan disimulasikan di perangkat lunak Network Simulator 2.28. Rancangan jaringan wireless ad hoc ini akan menganalisis kinerja format video MPEG-4 di jaringan mobile wireless ad hoc dengan protokol AODV (Ad hoc On Demand Vector). Myevalvid 2 adalah patch yang digunakan dan masih dikembangkan agar trace dari video bisa diproses di Network Simulator 2. Dari hasil simulasi memakai Network Simulator 2.28 ditarik beberapa kesimpulan. Pada skenario frame quality yang bervariasi, penilaian MOS terbaik ada di qscale 7 dan terburuk di qscale 1. Pada scenario frame rate yang bervariasi, penilaian MOS terbaik ada di 26 fps dan terburuk di 10 fps. Kombinasi variasi frame quality dan frame rate menghasilkan MOS terbaik di qscale 5 dengan frame rate 26 fps serta yang terburuk di qscale 2 dengan frame rate 30fps. Kata kunci : Multimedia, MPEG-4, Network Simulator 2, Myevalvid, Wireless ad hoc.
Implementasi Dan Analisis Kinerja Load Balancing Pada Virtual Server Menggunakan Zen Load Balancer Radiv Herdian; Rendy Munadi; Tengku Ahmad Riza
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zen Load Balancer digunakan sebagai load balancer untuk mengatur distribusi pengolahan data ke beberapa server. Skenario pertama perbandingan antara single server dengan menggunakan load balancer, skenario kedua menggunakan pembagian beban dengan bobot yang berbeda, skenario ketiga melakukan failover pada Zen Load Balancer. Untuk pengujian terakhir dilakukan perbandingan antara Zen Load Balancer dengan LVS. Pada penelitian ini telah diimplementasikan load balancing pada virtual server. Didapatkan nilai throughput sebesar 13202 Kbps , dan jumlah layanan per-detik dengan nilai 1592 request per-second . Terjadi penurunan 65,527 % penggunaan CPU virtual server pada skenario round robin dan terjadi penurunan 20,7124 % penggunaan CPU real server pada skenario weighted. Pada skenario failover didapatkan nilai rata-rata downtime sebesar 9622 ms. Nilai throughput LVS mencapai 11916 Kbps, dan LVS dapat melayani maksimal 1321 request per-second. Kata Kunci : load balancing, zen load balancer
Analisis Dan Simulasi Hasil Perancangan Jaringan Ftth Untuk Layanan Triple Play Di Apartemen Ciumbuleit Dengan Menggunakan Teknologi Gpon Harry Rachmatsyah; Rendy Munadi; Akhmad Hambali
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Apartemen Ciumbuleit yang terletak di Kota Bandung merupakan Apartemen yang cukup mewah dan sudah dilengkapi dengan teknologi tinggi seperti layanan triple play yang dimiliki oleh jaringan Fiber To The Home (FTTH). Namun, belum ada analisa khusus terhadap jaringan FTTH yang telah dibangun pada apartemen. Untuk itu, penulis ingin membantu dalam menganalisis jaringan link optik tersebut agar pihak apartemen bisa memasarkan sesuai standar yang telah ditentukan. Pada tugas akhir ini akan menganalisa kinerja jaringan FTTH STO Hegarmanah ke Apartemen Ciumbuleit berdasarkan beberapa parameter yaitu Link Power Budget, Rise Time Budget, Signal to Noise Ratio (SNR), Bit Error Rate (BER) dan Quality of Service (QoS) serta menganalisa secara langsung masalah yang terjadi di lapangan. Berdasarkan hasil uji link yang dilakukan, terbukti bahwa jaringan yang telah terimplementasi FTTH ini telah layak dan memenuhi standar jaringan yang ditetapkan oleh PT. Telkom dengan parameter uji yang digunakan yaitu Link Power Budget, Rise Time Budget, SNR, dan BER. Dari hasil pengujian kualitas layanan berdasarkan parameter QoS untuk layanan triple play yang diimplementasikan pada Apartemen Ciumbuleuit bahwa dengan bandwidth yang telah diberikan untuk tiap layanan tersebut masih memenuhi standar ketentuan ITU-T dan memberikan hasil kualitas layanan dengan kategori nilai 1 hingga 5 didapat yaitu 4 atau termasuk dalam kategori baik. Dengan 1010 pelanggan yang akan menempati dengan jumlah 34 core serat optic yang diimplementasi maka tiap pelanggan dapat meningkatkan total layanan mereka hingga 77 Mbps. Kata kunci: Link Power Budget, Rise Time Budget, SNR, BER, QoS.
Evaluasi Coverage Area Untuk Jaringan Selular 2g Operator Xyz(studi Kasus Kota Bandung) Coverage Area Evaluation For 2g Cellular Network Operator Xyz( Study Case At Bandung City Evan Adhi Kurniawan; Rendy Munadi; Periyadi Periyadi
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan jumlah pelanggan suatu operator jaringan seluler tidak hanya berdampak pada peningkatan penghasilan operator tersebut, tetapi berdampak juga pada penurunan kualitas jaringan. Penurunan kualitas jaringan ini ditandai dengan meningkatnya jumlah kegagalan panggilan. Kegagalan panggilan dapat disebabkan oleh beberapa faktor misalnya kesalahan pada perangkat telekomunikasi pelanggan, lokasi pelanggan yang berada diluar jangkauan BTS dan jaringan yang sedang padat. Untuk menghindari terjadinya penurunan kualitas jaringan maka harus dilakukan optimasi jaringan secara berkala. Salah satu metoda dalam melakukan optimasi jaringan adalah dengan menggunakan drive test dimana diharapkan hasil dari drive test sesuai dengan standar yang ada. Rx level dan Rx Qual adalah salah satu parameter yang digunakan untuk menentukan baik buruknya suatu coverage area. Kegiatan evaluasi performansi jaringan 2G dilakukan dengan cara antara lain: pelaksanaan Drive Test, reporting masalah, analisis masalah, optimasi dan implementasi hasil optimasi. Dengan bantuan software TEMS dan software MapInfo digunakan sebagai software untuk drive test dan pembuatan reporting, sementara optimasi sendiri merupakan sebuah tindakan untuk menganalisis masalah dan juga membuat sebuah keputusan untuk memperbaiki masalah coverage yang terjadi. Kata kunci: Drive Test, Optimasi, Jaringan 2G, Rx level, TEMS, MAP Info.
Perancangan Dan Implementasi Metode Vpn Pppoe Pada Jaringan Backbone Wireless Mpls Rein Rachman Putra; Ridha Muldina Negara; Rendy Munadi
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pada saat ini banyak sekali industri ISP (Internet Service Provider) yang menggunakan teknologi wireless IEEE 802.11 b/g/n dengan frekuensi 5.8 Ghz atau 2,4 Ghz sebagai Backbone.Untuk melindungi data pelanggan yang melalui jaringan wireless mayoritas ISP menggunakan protokol PPPoE namun penambahan protokol ini pada jaringan, berpengaruh terhadap kualitas dari jaringan karena ada nya proses enkapsulasi yang terjadi, maka diperlukan ada nya pengukuran QoS pada jaringan untuk menenentukan dampak dari protokol ini pada jaringan. Pada penelitian ini penulis telah merancang dan melakukan pengukuran QoS pada jaringan backbone sebuah ISP yang menggunakan PPPoE serta penulis akan menggunakan metode MPLS (Multi Protocol Label Switching) pada jaringan agar meredam penurunan QoS yang terjadi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terdapat kenaikan nilai delay pada saat menggunakan protokol PPPoE menjadi sebesar 6ms tanpa menggunakan layanan dan 171,1ms untuk layanan video streaming. Kata kunci : PPPoE, QoS, MPLS,Wireless.
Co-Authors Abdulqadir Muhtadi Achmad Rizal Danisya Adinda Ayu Herdianto Adinda Riztia Putri Aditya Bram Wiratma Aditya Ramadwiputra Adnan Purwanto Ahmad , Ali Hanafi Ahmad Abdillah Siddiq Ahmad Saifuddin Mufid Ahmad Thoriq Azzam Ahmad Tri Hanuranto Ahmad, Ali Hanafi Ahsanuddin, Rafiq Irham Airlangga Baihaqi Wicaksono ajibekti, ari Akhmad Hambali Akhmad Syauqi Alam Nasyrah Muharram Nasution Alfin Hikmaturokhman Algafaru, Aldo Ali Muayyadi, Ali Alif Faikah Alifiyah Pratiwi P.Wedda Almyra Rosedyana AM, Debby Tri Wulandari Ammatia Risty Ammatia Risty, Ammatia Andi Ainun Najib Andrea Eges Seca Barus Andri Agustav Wirabudi Andri Suwignyo Anego, Raga Esa Angga Rusdinar Anisia, Rianda Aqila Safira Hasnul AR. Margans Tanjung Ardhi Anzala Muhammad Arfianto Arfianto Arfianto Fahmi Ari Ajibekti Masriwilaga Ari Satrio Arief Goeritno Arief Rakhman Arief Rakhman Saputra Arif Indra Irawan Arisman Putra Munggaran Arta, Virda Amalia Asep Mulyana Asep Mulyana Audy Septarindra Ayu Irmawati Azzam, Ahmad Thoriq Bachtiar Hendro Assiddiq Bahtiar Widayanto Basuki Rahmat Basuki Rahmat Masdi Siduppa Bayu Erfianto Beny Triantono Bima Sanjaya Boby Priaksa Briantono, Mahardika Hanif Cendika Deby Hartanta Chrisna Fiddin Dadan Nur Ramadan Dadan Rohdiana Dadang Gunawan Dadiek Pranindito Damayanti, Widya Danu Dwi Sanjoyo Derryanda Sulistio Devi Fitriani Devyta Asterina Dewa Gede Cahya Prastika Dewanto, Ramadhika Dini Adlina Salman DJOMI, MANZILA IZNIARDI Doan Perdana Dong Ho Lee Dong-Sung Kim Dwi Sanjoyo, Danu Edoeardo Setiawan Eka Santi Wahyuningtyas Emeraldo Faris Aufar Endang h Chumaidiya Enrico Megantara Evan Adhi Kurniawan F. Ahmadi Djajasugita Fadhil Riardy Rivai Fadhilah, Muhammad Zidan Fahmi Bagaskara Perdana Fahriza, Mochammad Iqbal Fanny Tarida Tampubolon Fardan Fardan Faris Salman Hakim Favian Dewanta Fendy Purwanto Feralia Fitri Feri Teja Kusuma Fidar Adjie Fidar Adjie Laksono Fidelis Surya Putranta Fidelis Surya Putranta Fitra Purwandika Galih Erki Basuki Gendhis Azzukhruf Dynastuti Gilang Perdana Putra Gita Indah Hapsari Gumilar Hadi Prabowo Gustommy Bisono Habib Al Ghani Hadhara, Fikri Hafidudin . Harry Rachmatsyah Helni Mutiarsih Jumhur Herda Theo Perdana Hirwandi Agusnam I Made Wahyuda Permana Ida Wahidah Ilham Reza Wijaya Imam Hedi Santoso Iman Hedi Santoso Iman Santoso Indra Maulana, Bintang Indra Perdana Putra Sutejo Indra Perdana Putra Sutejo Indrarini Dyah Indrarini Dyah Irawati Intan Laily Muflikhah Irawan, Muhammad Naufal Nur Irma Noviandari Irma Nurlita Dewi Irmansyah, Tedy Irwanda Kurniawan Istikmal Jafar Alim Habibi Jorjiana Aminatus Kadi, Aufaryafi Baskara Khurniawan, Amri Leanna Vidya Novita Leanna Vidya Yovita Leanna Yovita Listya Wulandari Mardiah M.Yanis, Naili Ikrimah Mahardika Hanif Briantono Mas’ud Bayu Sadewo Maulana, Bintang Indra Maya Rosalia Menachem Bayazid Aufar Mohamad Samudra Mohammad Andre Mutalibov Mohammad Kurnia Putra Mohammad Rizky Pratama Muhammad Azriel Muhammad Fuadi Sururuzzaman Muhammad Furqan Ramadani Muhammad Geo Unggul Putra Kusuma Utomo Muhammad Hafizh Triaoktora Muhammad Hamzah Mushaddiq Nabila Nabila Nachwan Mufti Adriansyah Nachwan Mufti Ardiansyah Natasya Nurul Putri Nigo Wisnu Wijaya Ningrum, Ratna Widya Ningrum, Sussi Novia Indrawati Nugraha, Umar Nur Andini Nur Irawan, Muhammad Naufal Nurwulan Fitriyanti Nyoman Bogi Aditya Karna Periyadi, Periyadi Piove Wiraguna Prasojoe, Rahmat Ramadan putri angelia R Rumani Rumani R Rumani Rumani, R Rumani Raden Arjani Rosalina Radian Priambodo Radiv Herdian Rafif Taruna Ramadhan Ramadhika Dewanto Ramadhika Dewanto Ratih Loviesta Nurbed Ratna Mayasari Rein Rachman Putra Repka Mochamad Zaqy Mulyadi Resi Pramudyo Pariwibowo Retno Hendriyanti Reza Arlan Reza Fahlevi Zulkarnaen Reza Lutfi Ananda Rianda Anisia Rianda Anisia Riano Febrianto Riany Erdiyanti Ridha Muldina Negara Rifqi, Muhammad Naufal Risang Suryadi Saputra Risyaf Fawwaz Pradipta Rivaldi Fawzian Rizal Erwin Irwansyah Rizka Darmawan Dwi Putra Robby C. Manurung Rudi Sianipar Ruly Naufaldi Kurniawan S, Andhika Sabrina Chairunnisa Safida Reynita Sari Sahrul Mulia Sandra Erpanji Sar Sardy Satria Bagus Pratama Septian Nurul Chalik Setyorini Setyorini Setyorini Sevierda Raniprima Shihab, Kusvihawan Muhammad Sofia Naning Hertiana Sugondo Hadiyoso Suryamiharja, Andhika Sussi Sussi Sussi , Sussi Syarifuddin, Sri Dewi Sartika Tanjung Perdana Kusuma Tengku Ahmad Riza Tjahjo Adiparabowo Tjahjo Adiprabowo R Tuntun Aditara Maharta Uke Kurniawan Usman Unang Sunarya Usep Taufiq Hidayat Vikry Fadillah Virginia Rosaline Wibowo, Truly Baaqii Widyanto, Toto Wisesa, Pradipa Catya Wisma Dwi Kurnia Yanis, Naili Ikrimah M. Yasir, Dara Kusumawati Ramadani Yohanes Dickson Yuggo Afrianto Yusuf Budiman Zhafari Luthfan Oswar