Claim Missing Document
Check
Articles

Kualitas Fisik Es Krim Berbahan Susu Sapi dengan Pengemulsi Berbeda Muniru Muniru; Deki Zulkarnain; Astriana Napirah; Hamdan Has
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 4, No 2 (2022): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v4i2.25076

Abstract

Pengemulsi dalam pembuatan es krim dapat berupa pengemulsi alami atau pengemulsi buatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas fisik es krim dengan bahan pengemulsi yang berbeda. Penelitian ini rancangan acak lengkap yang terdiri atas 3 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang dicobakan adalah P1 = es krim dengan penambahan 0,5% kuning telur, P2= es krim dengan penambahan 0,5% emulsifier SP, P3= es krim dengan penambahan 0,5% buttermilk. Variable yang diamati dalam penelitian ini adalah daya leleh, overrun dan stabilitas emulsi es krim. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam dan dilanjutkkan menggunakan uji wilayah berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahan pengemulsi berbeda memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap daya leleh es krim tetapi tidak mempengaruhi nilai overrun, dan stabilitas emulsi.
Mutu Organoleptik Tepung Telur Menggunakan Bagian Telur Itik dan Ragi yang Berbeda Annisa Monthalea DzulFebiyanti Napirah; Harapin Hafid; Astriana Napirah
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 5, No 4 (2023):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v5i4.43415

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh mutu organoleptik pada bagian telur itik yang berbeda dan untuk mengetahui pengaruh mutu organoleptik pada penggunaan ragi yang berbeda. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial. Faktor I jenis bagian telur itik (putih telur, kuning telur dan telur utuh) dan faktor II jenis ragi (tanpa ragi, ragi roti, ragi tape dan ragi tempe). Parameter pengamatan meliputi : pH, rendemen, daya buih, warna, aroma, tekstur dan penerimaan umum. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis sidik ragam dan perlakuan menunjukkan pengaruh nyata maka dilanjutkan dengan Uji Wilayah Berganda Duncan. Perlakuan yang memberikan hasil optimal adalah tepung putih telur yang menggunakan ragi. Ragi yang memberikan hasil yang baik pada pembuatan tepung telur yaitu ragi roti dan ragi tempe. Kata kunci: Telur Itik, Tepung Telur, pH, Daya Buih, Organoleptik
Pengaruh Pemberian Tepung Kulit Ari Biji Kedelai Hasil Fermentasi Terhadap Performa Produksi Puyuh Petelur (Coturnix Coturnix Japonica) Fase Layer Muhammad Aminullah; Natsir Sandiah; Astriana Napirah
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 4, No 3 (2022):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v4i3.27027

Abstract

Salah satu upaya mengatasi biaya pakan yang tinggi adalah dengan memanfaatkan limbah pengolahan biji kedelai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan tepung kulit ari biji kedelai fermentasi terhadap performa produksi burung puyuh petelur. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan. Pakan yang digunakan adalah pakan self mixing yang mengandung energi metabolism 3.300 – 3.400 kkal/kg dan protein kasar 19%. Perlakuan yang diterapkan dalam penelitian ini yaitu P0 (pakan tanpa kulit ari biji kedelai fermentasi), P1 (pakan yang mengandung 5% tepung  kulit ari biji kedelai fermentasi), P2 (pakan yang mengandung 10% tepung   kulit ari biji kedelai fermentasi), dan P3 (pakan yang mengandung 15% tepung   kulit ari biji kedelai fermentasi). Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah konsumsi pakan, produksi telur, dan konversi pakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa rataan konsumsi pakan pada P0, P1, P2, dan P3 adalah 75.45, 75.57, 75.88, dan 75.76 g/ekor/hari. Rataan produksi telur perlakuan P0, P1, P2, dan P3 masing-masing sebesar 60.,83, 55.21, 46.67 dan 39.58%. Konversi pakan yang diperoleh pada P0, P1, P2, dan P3 adalah 2.97, 3.39, 3.99, 4.58. Kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu pemberian tepung kulit ari biji kedelai fermentasi hingga level 15% dalam pakan tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap tingkat konsumsi pakan puyuh fase layer, namun menunjukan pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap tingkat produksi telur dan konversi pakan puyuh fase layer. Produksi telur dan konversi pakan puyuh cenderung menurun seiring dengan peningkatan level penggunaan kulit ari biji kedelai fermentasi dalam pakan.
Performa Produksi Puyuh Fase Grower yang Diberi Pakan Mengandung Tepung Maggot (Musca domestica) Dharma Sanjaya; Hamdan Has; Astriana Napirah
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 4 (2021): JIPHO (JURNAL ILMIAH PETERNAKAN HALU OLEO)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i4.21107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa produksi puyuh fase grower yangdiberi pakan mengandung tepung maggot (Musca domestica). Rancangan yang digunakan padapenelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri atas 5 perlakuan dan 4 ulangan.Perlakuan yang digunakan adalah (P0) Kontrol, (P1) Tepung maggot 4%, (P2) Tepung maggot6%, (P3) Tepung maggot 8%, dan (P4) Tepung maggot 10%. Hasil penelitian menunjukanperlakuan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap konsumsi pakan tetapi tidak memberikanpengaruh (P>0,05) terhadap pertambahan bobot badan dan konversi pakan.
Kualitas Fisik Telur Ayam Kampung yang Diberi Pakan Mengandung Ekstrak Daun Singkong. Ahmad Fitra; Hairil A Hadini; Astriana Napirah
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 2, No 4 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v2i4.16923

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas fisik telur ayam kampungyang diberi pakan ekstrak daun singkong. Penelitian ini dilakukan selama 5 minggu diLaboratorium Unit Unggas Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo. Pembuatan ekstrakdaun singkong dilaksanakan di Laboratorium Kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu PendidikanUniversitas Halu Oleo. Materi penelitian ini adalah 16 ekor ayam kampung fase layer denganbobot rata-rata 1,6 kg dan extrak daun singkong. Penelitian ini menggunakan Rancangan AcakLengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang dicobakan yaituP0 = Pakan tanpa ekstrak daun singkong, P1 = Pakan yang mengandung 50,4 mg ekstrak daunsingkong, P2 = Pakan yang mengandung 100,8 mg ekstrak daun singkong, dan P3 = Pakanyang mengandung 151,2 mg ekstrak daun singkong. Variabel yang diamati dalam penelitianini adalah bobot telur, warna yolk, indeks albumin, indeks yolk, haugh unit dan tebal kerabang.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan ekstrak daun singkong pada ayamkampung tidak memberikan pengaruh terhadap kualitas fisik telur ayam kampung.
Komposisi Kimia Kulit Kacang Tanah (Arachis Hypogea) Terfermentasi dengan Effective Microorganism (EM-4) dan Ragi Tempe (Rhizopus sp.) sebagai Bahan Pakan Ternak Ruminansia Rispa Yuliana; Ali Bain; Astriana Napirah
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 4, No 1 (2022): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v4i1.23543

Abstract

Penggunaan campuran EM-4 dengan ragi tempe sebagai sumber inokulum dalam proses fermentasi bertujuan untuk memperbaiki kualitas kimia kulit kacang tanah sebagai bahan pakan ternak ruminansia. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu rancangan acak lengkap (RAL) untuk menguji 4 jenis perlakuan dan masing-masing perlakuan terdiri atas 4 ulangan, sehingga terdapat 16 unit percobaan. Perlakuan terdiri dari P1 (fermentasi tanpa inokulum EM4 dan ragi tempe), P2 (fermentasi dengan 46% EM4 (v/b) dan 8% ragi tempe (v/b)), P3 (fermentasi dengan 46% EM4 (v/b) dan 10% Ragi Tempe (v/b)), P4 (fermentasi dengan 46% EM4 (v/b) dan 12% Ragi Tempe (v/b)). Variabel yang diamati yaitu kadar bahan kering, kadar abu, kadar protein kasar, kadar serat kasar dan kadar lemak kasar dari kulit kacang fermentasi. Data hasil pengamatan dianalisis dengan analisis ragam dan uji lanjut Duncan menggunakan software SPSS 24.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi menggunakan sumber inokulum EM-4 dan ragi tempe memberikan pengaruh terhadap kadar bahan kering, kadar abu, kadar serat kasar dan kadar protein kasar tetapi tidak mempengaruhi lemak kasar kulit kacang tanah fermentasi. Perlakuan fermentasi menggunakan 46% EM4 dan 12% ragi tempe menghasilkan penurunan serat kasar kulit kacang tanah paling optimal.
Performans Produksi Burung Puyuh (Coturnix-coturnix japonica) dengan Rasio Jantan dan Betina yang Berbeda Muhammad Yunus; Astriana Napirah; Achmad Selamet Aku
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 2, No 1 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v2i1.11168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performans burung puyuh (Coturnix-coturnix japonica) pada perbandingan jantan dan betina yang berbeda. Tujuh puluh dua ekor puyuh betina dan enam belas ekor puyuh jantan digunakan dalam Penelitian ini. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan, perlakuan yang dicobakan adalah perbandingan jantan dan betina  yang berbeda yaitu  P1=1:3, P2=1:4, P3=1:5, dan P4=1:6, kandang yang digunakan adalah kandang baterai dengan ukuran petak lebar 40 cm, panjang 50 cm, tinggi alas 23 cm, dan jarak antara lantai kandang dengan tanah 63 cm. Variabel yang diamati adalah produksi telur, konsumsi pakan, bobot telur, dan konversi pakan. Data yang diperoleh di analisis menggunakan analisis sidik ragam (analysis of variance). Apabila terdapat pengaruh perlakuan maka dilakukan uji lanjut dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa imbangan jantan dan betina yang berbeda tidak berpengaruh nyata (p>0,05) terhadap produksi telur, konsumsi pakan, bobot telur, dan konversi pakan. Namun demikian terdapat kecenderungan perbandingan jantan dan betina 1:6 menghasilkan performans yang lebih ekonomis.
Pengaruh Penambahan Gula Aren Terhadap Rendemen dan Kualitas Organoleptik Dendeng Sapi Iris Fitriyani Fitriyani; Astriana Napirah; Purnaning Dhian Isnaeni; Fitrianingsih Fitrianingsih
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 4 (2021): JIPHO (JURNAL ILMIAH PETERNAKAN HALU OLEO)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i4.21113

Abstract

penelitian bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh penambahan gula aren terhadap rendemendan kualitas organoleptik dendeng iris sapi. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap(RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang dicobakan P0= Gula Aren 0%, P1= GulaAren 10%, P2= Gula Aren 20% dan P3= Gula Aren 30%. Variabel penelitian meliputi rendemen, warna, aroma,cita rasa, tekstur dan penerimaan panelis. Data yang diperoleh di analisis menggunakan analisis ragam dan jikaterdapat pengaruh yang nyata maka dilanjutkan dengan uji wilayah berganda duncan. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa konsentrasi gula aren pada dendeng sapi iris memberikan pengaruh nyata (P<0,05)terhadap rendemen, warna, aroma, cita rasa, tekstur dan penerimaan panelis. Semakin tinggi level penambahangula aren dapat meningkatkan nilai rendemen, skor warna (cenderung coklat kegelapan), aroma (beraromakhas dendeng – cukup beraroma khas dendeng), cita rasa (seikit lemah aroma daging) serta dapat menurunkanskor tekstur (halus) dan penerimaan panelis. Perlakuan terbaik diperoleh pada penambahan gula aren 30%dimana dendeng yang dihasilkan berwarna cokelat, sedikit lemah aroma daging, tekstur halus dan sedangberaroma dendeng. Secara umum produk ini dapat diterima (disukai) oleh panelis.
Daya Tetas Telur Hasil Persilangan Ayam Bangkok dan Ayam Ras Petelur (Isa brown) Menggunakan Ekstrak Daun Sirih Sebagai Bahan Sanitasi Wa Ode Aprili sapta Nadira; Muh Rusdin; Astriana Napirah; Hamdan Has
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 5, No 1 (2023):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v5i1.28791

Abstract

Abstrak. Using betel leaf extract as a sanitizer, this study aims to examine the hatchability of eggs resulting from crosses between Bangkok chickens and laying hens. This study used a randomized design with four treatments and five replications. There are five eggs in each repetition. The treatments tried were soaking eggs in 70% ethanol (P0), 5% betel leaf extract (P1), 10% betel leaf extract (P2), and 15% betel leaf extract separately (P3). in this study were organisms that had not yet developed practicality, mortality and hatchability. Analysis of variance using to tabulate and analyzed the data obtained. The Least Significant Difference Test using to continue the evaluation if the treatment has a significant effect on the variables studied. The mean embryo survival rates were 88% (P0), 91% (P1), 84% (P2), and 58% (P3), according to the findings. In each treatment, the average mortality rate was 12% (P0), 9% (P1), 16% (P2), and 42% (P3). hatchability was 56% (P0), 79.% (P1), 63% (P2), and 42% (P3). The use of betel leaf extract with different concentrations as egg cleaner from crosses between Bangkok and laying hens had a significant impact on embryo survival and mortality, but not on hatchability. The use of 5% betel leaf extract as a cleansing agent for hatching eggs showed that the embryos lived longer and died less frequently.
Pengaruh Penggunaan Tepung Limbah Ubi Jalar (Ipomea batatas L) Terhadap Produktivitas Burung Puyuh (Coturnix-coturnix japonica) Fase Layer Nur Asmiati; Natsir Sandiah; Astriana Napirah
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 1 (2021): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i1.16898

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan tepung limbah ubi jalar(Ipomea batatas L) terhadap produktivitas burung puyuh (Coturnix-coturnix japonica). Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 64 ekor burung puyuh yang dipelihara selama satu bulan. Puyuh penelitian dibagi dalam 16 petak kandang yang masing-masing petak diisi dengan 4 ekor burung puyuh percobaan. Penelitian ini menggunakan rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan empat ulangan. Parameter yang diamati adalah konsumsi pakan, produksi telur, konversi pakan dan bobot telur. Data yang diperoleh disusun dan dianalisis menggunakan analisis ragam. Jika perlakuan berbeda nyata dilakukan uji lanjut menggunakan uji BNT (beda nyata terkecil). Berdasarkan hasil penelitian pemberian tepung limbah ubi jalar hingga level 20% tidak memberikan pengaruh nyata P>0,05 terhadap
Co-Authors Abda Abda Ahmad Fitra Ali Bain Amiluddin Indi Amiludin Indi Andi Murlina Tasse Andi Murlina Tesse Andi Mus Malikah Annisa Monthalea DzulFebiyanti Napirah Annisa Monthalea DzulFebiyanti Napirah Apriliana Dewi Kartini Arif Efendi AS Aku, AS Asma Bio Kimestri Asriati Asriati Badarudin, Rusli Dedem Sutopo Deki Zulkarnain Dharma Sanjaya Dila Muhlis Dominica Irene Elfia Elfia Febiang Lopulalan Firman Nasiu Firman Nasiu Fitriani Fitriani Fitrianingsih Fitrianingsih Fitrianingsih Fitrianingsih Fitriyani Fitriyani Fuji Astuty Auza Fyka, Samsul Alam Hamdan Has Hamdan Has Harapin Hafid H. Hasanuddin Bua Hasriani Hasriani Hasriani Hasriani, Hasriani Helmi I Wayan Sura Indi, Amiludin Indriyani Indriyani Isnaeni, Purnaning Dhian Ita Nurhidayah Safitri Kusuma, Putu Nara La Budi Budi La Malesi La Ode Arsad Sani La Ode Baa La Ode Baitul Makmur La Ode Hadini La Ode Hazim Falihuddin Baidi La Ode Muhamad Munadi La Ode Nafiu LaOde Muhamad Basri Mardiana Napirah Maulana, Abdul Jabbar Moh. Hadrin Muh. Rusdin Muhamad Rajab Muhammad Aminullah Muhammad Amrullah Pagala Muhammad Yunus Muniru Muniru Muntia, La Ode Natsir Sandiah Nian Anisa Nur Asmiati Nur Santy Asminaya Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nurfianti Nurfianti Nurhayu - Purnaning Dhian Isnaeni Putu Nara Kusuma P. Putu Nara Kusuma Prasanjaya Rakhmah Ramadani Restu Libriani Rilus Kinseng Rispa Yuliana Rusli Badaruddin Sanjaya, Dharma Saputri, Saufi Sarifa Sarifa Sasa Sulastri Saufi Saputri Selpion Degei Silvia Eva Ningrum Siti Rahmawati Supadmo (Supadmo) Syam Rahadi Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin TAKDIR SAILI Uci Malinda Vidya Batara W. Kurniawan Wa Laili Salido Wa Laily Salido Wa Ode Aprili sapta Nadira Wa Ode Astija Madu Yamin Yaddi Yulianti Yulianti Yumin yuniati yuniati Zuprizal (Zuprizal)