Claim Missing Document
Check
Articles

Fostering Literacy Culture: An In-depth Exploration of the Reading Corner Initiative at Madrasah Ibtidaiyah Nyatnyono 01 Semarang Regency Cahyaningsih, Esty; Nasution, Khoiruddin
HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/hjie.2023.32-04

Abstract

This study delves into the enhancement of literacy culture at Madrasah Ibtidaiyah Nyatnyono 01, Semarang Regency, through Talcott Parsons' functional-structural theory, particularly the AGIL framework (Adaptation, Goal Attainment, Integration, and Latency), using a qualitative case study method. Structured interviews with key personnel like Mrs. AL, the head of the Madrasah, participatory observation, and documentation analysis formed the basis of data collection, which was analyzed through the Miles and Huberman model for structured and reliable insights. The research facilitated by the Reading Corner initiative highlights significant improvements in literacy among students. Adaptation was evident as students actively engaged in reading activities during breaks, while Goal Attainment was reflected in integrating literacy into various subjects, aiming for improved academic performance. Integration was achieved by blending literacy with diverse issues using innovative teaching models and motivational materials, and Latency was seen in the internalization of literacy habits within the school community. Despite its specific focus and the need for further research to explore long-term impacts in varied contexts, this study contributes to the broader discourse on literacy, emphasizing the need for culturally specific approaches in educational settings and providing a potential model for enhancing literacy culture in other institutions.
Pengembangan Tata Kelola Laboratorium Universitas Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta Nasution, Khoiruddin
Indonesian Journal of Action Research Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ijar.2025.41-04

Abstract

Tujuan- Penelitian ini bertujuan mengkaji dan merumuskan model tata kelola laboratorium di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang sesuai dengan tuntutan Standar Nasional Perguruan Tinggi serta tren globalisasi pendidikan tinggi abad ke-21. Metode- Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara, survei, dokumentasi, dan diskusi dengan 85 responden yang terdiri dari pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Studi banding juga dilakukan terhadap praktik tata kelola laboratorium di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan Universitas Negeri Malang (UM). Hasil - Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Laboratorium Terpadu UIN SUKA belum sepenuhnya berbasis Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), karena sebagian besar dokumen mutu (kebijakan, manual, standar, dan formulir) belum tersedia secara lengkap. Sementara ITS telah memulai dengan peraturan rektor dan pedoman pengelolaan laboratorium yang relatif memenuhi standar mutu, UM sedang menempuh langkah serupa. Relevansi bagi UIN SUKA adalah perlunya menyusun regulasi internal serta melengkapi dokumen SPMI agar pengelolaan laboratorium lebih profesional, produktif, dan berdaya guna. Dengan demikian, laboratorium dapat berfungsi optimal tidak hanya sebagai sarana pembelajaran, tetapi juga pusat riset, pengabdian masyarakat, dan pengembangan unit bisnis universitas.